EIKON TECHNOLOGY BLOG

25

Oct


Sebagai insan yang selalu terkoneksi dengan orang lain baik internal maupun eksternal dari perusahaan, Anda pasti membutuhkan presentasi untuk menyampaikan informasi. Gagasan baru, hasil pekerjaan, atau penawaran produk bisa Anda sampaikan secara lebih menarik jika presentasi Anda didukung oleh tools yang memadai. Tidak hanya memadai, tapi juga membuat presentasi Anda lebih interaktif.

Adalah Google Slides, presentasion tools milik Google yang sudah dilengkapi dengan fitur kolaborasi real-time. Fitur ini memudahkan Anda dan tim dalam membuat presentasi secara bersamaan. Menghemat waktu, bisa saling melihat revisi terbaru, dan mudah digunakan. Hadirkan presentasi menarik pada klien karena Google Slides telah melakukan update pada fitur-fiturnya, seperti berikut.

  1. Ambil ide dari Keep dan hidupkan di Google Slides

Keep Google Slides.gif

Keep adalah aplikasi ringan semacam notes yang membantu Anda dengan mudah mengatur gagasan. Pada update terbarunya, ada fitur integrasi drag-and-drop antara Keep dan Google Slides yang bisa mengubah gagasan ini menjadi tindakan. Cukup pilih catatan yang akan ditindaklanjuti dari Keep, atau urutkan dengan #labels, lalu drag menuju Google Slides. Saat menambahkan catatan Anda dari Keep ke dalam presentasi, Google Slides akan secara otomatis memberi judul dan deskripsi untuk Anda isi.

  1. Skip manual updates, sekarang gunakanlah Google Slides yang ditautkan

Linked Slides Google Slides.gif

Entah Anda sedang mencoba menyiapkan beberapa presentasi untuk klien atau memastikan data selalu up to date, tapi berulang kali menyalin slide dari presentasi satu ke lainnya adalah wasting time. Buang-buang waktu. Sekarang, Anda bisa menuatkan dan menyelaraskan slide dari banyak presentasi dengan sekali klik. Dengan ini, Anda dapat mempertahankan satu sumber yang benar atau valid dan dengan mudah memperbarui slide terkait agar sesuai dengan sumbernya. Biasanya, Anda membutukan ini untuk review bisnis bulanan atau presentasi perusahaan.

  1. Fitur upgrades yang membuat presentasi lebih baik

Sangat menyenangkan karena Google Slides mengerti apa yang Anda ingin dan butuhkan. Beberapa feature upgrades yang dilakukan antara lain:

  • Insert Diagrams, atau visualisasi yang ready-to-use. Ini bagus ketika Anda butuh untuk berbagi timeline, proses, atau hirarki secara efektif.
  • Select Grid View untuk melihat semua slide Anda dalam satu thumbnails. Ini memudahkan Anda untuk menyusun ulang atau mengubah format dari multiple slides.
  • Sesuaikan presentasi pada audience yang berbeda dengan fitur Skip Slide. Sekarang Anda dapat memilih untuk melewati slide yang dipilih tanpa menghapus secara menyeluruh ketika Anda presentasi dari ponsel atau laptop.
  1. Cari dan tambahkan gambar dari Adobe Stock, tepat di Google Slides
Adobe Stock Google Slides.png

Anda dapat menggunakan add-on Adobe Stock untuk membuat presentasi visual yang menakjubkan di Google Slides. Lakukan penelusuran, pratinjau, dan beli gambar pada Adobe Stock tanpa meninggalkan Google Slides. Melalui add-on ini, Anda dapat menggunakan Adobe Stock Visual Search untuk menemukan gambar yang relevan dengan gambar yang Anda upload (versus pencarian teks). Integrasi yang sangat menguntungkan, bukan?

  1. Gunakan add-on Shutterstock Editor untuk menambah dan menyesuaikan foto

Shutterstock Google Slides.png

Selain itu, dengan add-on Shutterstock, Anda juga dapat menjelajahi semua koleksi Shutterstock dengan gambar yang royalti-free. Masuk ke Shutterstock untuk memberi lisensi konten, langsung di Google Slides. Pilih gambar lalu terapkan opsi penyesuaian seperti filter, teks, logo, dan lainnya.

Anda juga dapat memanfaatkan kemampuan yang lebih canggih lagi dalam Google Slide dengan add-on tambahan dari Balsamiq, Lucidchart, Pear Deck, Noun Project dan Unsplash. Klik “add-on” di menu bar Google Slides untuk memulai. Anda juga bisa memasang add-on dengan template di Google Slides. Ingat, add-on hanya akan bekerja jika diaktifkan untuk domain Anda dan template yang dipasang add-on akan mengikuti aturan dari Admin Console, sama seperti template lainnya. Sejuah ini, template hanya tersedia dalam Bahasa Inggris.

  1. Sesuiakan Google Slides, ada alur kerja otomatis dengan Apps Script

Apps Script adalah teknologi yang sama untuk menguatkan add-on. Apps Script untuk Google Slides memungkinkan Anda dalam memrogram dan memodifikasi Google Slide secara bertahap. Seperti menyesuaikan tampilan menu, dialogue boxes, dan sidebars secara user interface.

Apps Script menawarkan kemungkinan yang amazing bagi Anda untuk melakukan improvisasi pada alur kerja. Tim sales dapat menggunakan Apps Script untuk secara otomatis menarik informasi dari database Google Spreadsheets untuk menciptakan client pitch decks dan templates sesuai yang dibutuhkan. Tim marketing pun juga diuntungkan, mereka bisa host aset internal pada customized sidebar di Google Slides, lebih mudah mengakses logo atau files yang sering mereka gunakan.

Fitur baru ini bisa Anda gunakan dalam versi web, kecuali untuk Skip Slide yang sudah bisa Anda gunakan di Android dan iOS. Saatnya Anda lebih percaya diri dengan presentasi bersama Google Slides. Google Slides terintegrasi dengan produk G Suite lainnya. Miliki Google Slides pada G Suite sekarang dengan klik tautan berikut.

More About G Suite >

Coba Gratis G Suite Selamanya

It's All About The Cloud

Welcome to EIKON Technology blog! We're excited to share our insights about the IT industry and the Cloud. Subscribe today to get the latest news.

  • Cloud News
  • Partner Updates
  • Product Releases
  • Company News

Subscribe To Updates

Popular Post

Recent Posts