EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Info

Google Classroom Hadirkan Kapabilitas untuk Menilai dan Menetapkan Label Penilaian Massal, Seperti Apa?

Baru-baru ini Google Classroom memperkenalkan sebuah update yang memungkinkan pengajar untuk dapat memberikan penilaian massal di halaman Student work selain di bagian Gradebook. Pembaruan ini memungkinkan pengajar untuk menilai sekaligus menetapkan label penilaian secara massal, yang pada akhirnya membuat penilaian lebih efisien dan menghemat waktu. Simak ulasan berikut untuk mengetahui cara menggunakannya! Kapabilitas penilaian massal Google Classroom Photo Credit: Freepik Untuk lebih meningkatkan opsi penilaian bagi pengajar yang menggunakan sistem penilaian di Classroom, baru-baru ini Google memperkenalkan kapabilitas untuk melakukan penilaian massal melalui fitur “grade all”. Dengan fitur baru ini pengajar dapat menilai semua pekerjaan siswa dengan cepat dan efisien di halaman Gradebook. Anda juga dapat memilih untuk mengganti nilai yang ada dan secara otomatis mengembalikannya kepada siswa setelah penilaian selesai. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mulai menggunakan fitur grade all Fitur ini bisa langsung digunakan tanpa perlu melalui pengaturan tambahan oleh administrator. Bagi pengajar sebagai end-user, setelah Anda selesai melakukan penilaian, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini: Buka Google Classroom > masuk ke halaman Student Work > pilih beberapa siswa yang ingin dinilai > klik menu “bulk actions” dan pilih opsi yang diinginkan (misalnya “grade all” untuk menilai beberapa tugas siswa sekaligus). Baca juga: Practice Sets: Fitur Baru Google Classroom untuk Pembelajaran yang Lebih Personal Ketersediaan Photo Credit: Freepik Kapabilitas baru Google Classroom ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 16 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terbatas. Kapabilitas untuk memberikan penilaian massal kepada beberapa siswa sekaligus ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan Workspace Individual, dan juga pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Dengan adanya kapabilitas tambahan pada kapabilitas penilaian Google Classroom, pengajar bisa menghemat lebih banyak waktu. Terlebih, kini pelabelan nilai pun dapat dilakukan secara massal. Seperti yang telah disebutkan, aplikasi Google Classroom telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi lain yang ada dalam jaringan Google for Education. Nikmati kelas online berbasis cloud yang lebih optimal dan seamless dengan Workspace for Education. Dapatkan paket Google Workspace Education yang terbaik untuk institusi pendidikan Anda hanya di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Akses Terbatas Fitur Alpha Gemini untuk Aplikasi Google Workspace, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Tahun lalu, Google meluncurkan akses versi beta ke Workspace melalui Gemini bagi pelanggan edisi Business dan Enterprise. Pada tahun 2025, akses ditingkatkan menjadi alpha yang memungkinkan Anda untuk dapat memanfaatkan fitur Google AI sebelum fitur kontrol ini diluncurkan untuk umum. Lalu, bagaimana cara mengaksesnya? Mengontrol akses pengguna ke fitur Workspace baru Photo Credit: Google Workspace Updates Selain menghadirkan peningkatan dari beta access yang diluncurkan tahun lalu, alpha access ini juga memungkinkan Anda untuk memanfaatkan fitur-fitur terbaru Google AI untuk kemudian menentukan mana saja kapabilitas yang dapat diterapkan di lingkungan kerja. Akses ke fitur alpha Gemini dapat diaktifkan untuk seluruh pengguna atau sebagian pengguna di organizational unit (OU) maupun grup tertentu. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Penting untuk diingat Alpha mendapatkan standar perlindungan data yang sama kuatnya dengan semua layanan Workspace. Alpha bersifat eksperimental dan mungkin tidak selalu berfungsi dengan baik sebelum diluncurkan untuk umum. Namun, perlu diingat bahwa fitur dapat diubah, ditangguhkan, atau dihentikan kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan alpha Photo Credit: Freepik Administrator Fitur ini akan NONAKTIF dalam setelan default dan dapat diaktifkan untuk tingkat domain, OU, maupun grup. Sebelum mengaktifkan akses, harap pertimbangkan hal-hal berikut: Dengan peluncuran ini, lisensi add-on Gemini tidak lagi diperlukan untuk mengakses fitur alpha Gemini di Workspace. Pastikan pengaturan alpha diaktifkan hanya untuk grup atau OU yang Anda inginkan. Setelah pengaturan alpha aplikasi Gemini in Workspace diaktifkan, admin dapat memberikan akses ke fitur alpha baru kapan saja. Disarankan agar admin dan pengguna akhir mendaftar ke halaman komunitas alpha Google Workspace. Fitur dapat ditambahkan ke, dimodifikasi, dan dihapus kapan saja tanpa pemberitahuan. Beberapa fitur alpha mungkin tidak diluncurkan ke semua pengguna yang Anda pilih. Karena fitur-fitur ini belum tersedia secara umum, Google tidak menawarkan dukungan penuh. End-user Ketika fitur telah diaktifkan oleh administrator. End-user bisa langsung mencoba fitur-fitur alpha Gemini di aplikasi Workspace. Ketersediaan Akses menuju fitur alpha Gemini untuk aplikasi Workspace melalui perilisan diperpanjang (extended rollout) mulai tanggal 22 April 2025 (kemungkinan akan lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Pembaruan ini akan berlaku bagi Google Workspace edisi Business (Starter, Standard, dan Plus) serta Enterprise (Starter, Standard, dan Plus). Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Terbukanya akses ke fitur-fitur alpha Gemini di aplikasi Workspace ini memungkinkan Anda untuk bisa mencobanya sebelum peluncuran umum. Anda bahkan bisa memberikan umpan balik agar Google dapat meningkatkan kemampuan Gemini. Tak sabar untuk mencoba? Anda bisa langsung mencobanya cukup dengan berlangganan Google Workspace for Business melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi Google Workspace secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Segera hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya!

Info

Pembaruan untuk Konfigurasi Bahasa untuk Beberapa Fitur Google Workspace

Pada tanggal 17 April 2025 lalu, Google Workspace mengumumkan dukungan bahasa tambahan untuk beberapa fitur mereka, seperti captions dan “Take notes for me” di Meet. Lalu, bagaimana caranya untuk dapat mengakses pembaruan tersebut? Mari simak penjelasannya berikut! Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah tahun lalu resmi meluncurkan konfigurasi pengaturan bahasa untuk Meet, Google Workspace kini memperkenalkan dukungan bahasa tambahan untuk fitur “Take notes for me”, captions rekaman video, dan transkrip rapat. Kini Anda bahkan dapat mengatur bahasa pilihan untuk fitur-fitur ini: Dari undangan Calendar. Bahasa pilihan Anda akan berlaku untuk setiap rapat dalam rangkaian. Selama rapat menggunakan Meet di perangkat Android maupun iOS. Masuk ke konfigurasi Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini akan muncul secara otomatis setelah peluncuran. Untuk mulai menggunakannya pada fitur Take notes for me, silakan kunjungi dokumentasi ini. Namun jika Anda ingin mengakses konfigurasi bahasa pada captions Meet, kunjungi halaman tutorial ini. Baca juga: Closed Caption Google Meet Kini Diperluas ke 31 Bahasa Tambahan, Apa Saja? Tanggal peluncuran fitur Untuk versi mobile Konfigurasi pengaturan bahasa baru ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 17 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Untuk Google Calendar Konfigurasi pengaturan bahasa baru ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 28 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Baca juga: Dukungan Bahasa yang Diperluas untuk Caption Google Meet Ketersediaan Versi iOS Gmail: 6.0.250305.1795546 Meet: 298.0.72766 Versi Android Gmail: 2025.04.06.744527406 Meet: 301.0.744527189 Fitur “Take notes for me” kini telah tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, serta pengguna yang telah memiliki add-on Gemini Education Premium, Gemini Enterprise, dan AI meetings & Messaging. Transkrip Meet kini telah tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Starter, Standard, dan Plus, Education Plus, pemilik add-on Teaching & Learning, serta pelanggan Workspace pribadi. Captions untuk rekaman rapat tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Education Plus (pengguna dengan lisensi “Staff” atau “Student” serta pemilik add-on Teaching & Learning), Enterprise Essentials, Standard dan Plus, pelanggan Workspace pribadi, serta pelanggan Google One dengan penyimpanan 2 TB atau lebih. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Pembaruan ini menandai inovasi baru yang terus dihadirkan rangkaian produktivitas Google Workspace. Lewat pembaruan ini Anda bisa dengan mudah memilih bahasa pada fitur Workspace. Untuk penggunaan skala besar yang lebih optimal, Anda bisa berlangganan paket Google Workspace melalui EIKON Technology, authorized reseller produk-produk Google untuk Indonesia. Informasi selengkapnya, klik di sini.

Info

Tambahan Dukungan Bahasa Pemrograman untuk Fitur Smart Canvas Google Docs, Apa Saja?

Tahun 2022 lalu, Google memperkenalkan smart canvas, sebuah fitur yang memungkinkan Anda untuk menampilkan dan memformat kode di Docs dengan code blocks. Pada tahun 2025 ini, Docs menghadirkan pembaruan berupa tambahan bahasa pemrograman yang didukung di smart canvas. Apa saja tambahan bahasa pemrograman yang dihadirkan? Mari cari tahu jawabannya di sini! Tentang smart canvas Smart canvas merupakan fitur canggih Google Docs yang meningkatkan kolaborasi dan produktivitas dengan mengintegrasikan berbagai komponen seperti building blocks, templat, dan smart chips. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas-tugas seperti menyusun email, membuat catatan rapat, hingga melacak kemajuan proyek secara langsung di Docs tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi, seperti Google Tasks, Calendar, dan tools manajemen proyek. Baca juga: Smart Canvas, Kolaborasi Terbaru Milik Google Workspace Tambahan bahasa pemrograman yang didukung Photo Credit: Google Workspace Updates Google Docs menambahkan bahasa pemrograman untuk smart canvas agar lebih banyak pengguna dapat memvisualisasikan kode dengan mudah, sehingga kode lebih mudah dibaca dan kolaborasi menjadi lebih mudah. Mulai 14 April 2025, pengguna dapat memformat code blocks dalam bahasa pemrograman tambahan berikut: C#  Go  Kotlin  PHP  Rust  TypeScript  HTML  CSS  XML  JSON  Protobuf  Textproto  SQL  Bash/Shell  Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Mengaktifkan bahasa tambahan smart canvas Tambahan bahasa pemrograman yang didukung ini akan muncul secara otomatis setelah pembaruan tanpa memerlukan pengaturan dari administrator. Untuk menampilkan dan memformat kode di Google Docs, pilih Insert > Building blocks > Code blocks > pilih bahasa pemrograman yang diinginkan atau ketik @ > Code blocks > pilih bahasa pemrograman yang diinginkan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menyisipkan smart chips dan building blocks di Google Docs, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Pembaruan smart canvas Docs ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat mulai tanggal 14 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 29 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tambahan dukungan bahasa pemrograman ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Starter, Standard, dan Plus, Enterprise Essentials Plus, serta Education Standard dan Plus. Baca juga: Buat Dokumen dan Balas Email Kini Jadi Makin Cepat dengan Dukungan Duet AI for Google Workspace Agar tidak tertinggal fitur baru dari smart canvas Google Docs, pastikan Anda telah berlangganan. Telah tersedia beberapa edisi Workspace yang khusus ditujukan untuk penggunaan skala besar seperti Business dan Education. Tingkatkan produktivitas di lingkungan kerja Anda dengan Google Workspace. Kini telah tersedia di EIKON Technology, Untuk mulai memilih paket berlangganan, silakan klik di sini.

Info

5 Jenis Penipuan Digital yang Harus Anda Waspadai Saat Ini

Pada tahun 2024, Global Anti-Scam Alliance melaporkan bahwa hanya dalam waktu satu tahun, terdapat kerugian global mencapai $1 triliun dari penipuan digital. Sayangnya, pemahaman terhadap taktik penipuan masih rendah yang mengakibatkan penipu bertindak lebih efektif. Berikut 5 tren penipuan terkini yang diidentifikasi oleh analis keamanan siber Google. Penipuan layanan pelanggan Photo Credit: Pexels Penipu sekarang mengeksploitasi kesulitan pengguna melalui kerentanan web untuk menampilkan nomor telepon palsu. Mereka sering kali meniru brand terkenal. Google Chrome baru-baru ini menambahkan perlindungan bertenaga AI menggunakan model Gemini Nano di perangkat untuk melindungi pengguna dari situs berbahaya, termasuk jenis penipuan ini. Baca juga: Melihat Bagaimana Fitur Enhanced Protection Google Safe Browsing Melindungi Anda Malvertising Merupakan jenis malware yang didistribusikan melalui iklan digital. Penipu biasanya menggunakan malvertising sebagai langkah awal dalam siklus serangan mereka, dengan maksud untuk melakukan penyalahgunaan lebih lanjut. Pengguna diyakinkan bahwa software keluaran penipu merupakan produk yang aman, bahkan mendesak mereka untuk mengabaikan peringatan keamanan atau menonaktifkan antivirus. Melalui kombinasi AI dan peninjauan manusia, Google mengidentifikasi dan memblokir materi iklan dan akun yang mengarahkan pengguna mengunduh software berbahaya. Akun yang melanggar kebijakan software berbahaya Google Ads akan segera ditangguhkan. Situs web perjalanan palsu Situs web perjalanan palsu memikat pengguna untuk memesan perjalanan dengan janji harga atau diskon yang luar biasa. Biasanya penipu meniru hotel-hotel terkenal atau berpura-pura sebagai agen perjalanan yang sah. Google melarang keras iklan yang mengaburkan informasi tentang suatu bisnis, produk, atau layanan. Iklan yang meniru brand untuk meminta informasi pribadi pun dilarang. Baca juga: 6 Kesalahan Cybersecurity yang Masih Sering Dilakukan Penipuan pelacakan paket Penipuan pelacakan paket memanfaatkan meluasnya penggunaan layanan belanja daring dengan mengirimkan pesan palsu yang seolah-olah berasal dari perusahaan pengiriman yang sah. Penipuan ini sering kali menipu pengguna agar membayar “biaya” tambahan yang tidak akan pernah diminta Untuk mencegahnya, Google Messages kini dilengkapi dengan Scam Detection yang menggunakan perlindungan proaktif canggih dari penipuan melalui pesan SMS, MMS, dan RCS. Penipuan tagihan Photo Credit: Pexels Penipuan ini melibatkan penipu yang mengirim pesan teks palsu yang mengklaim bahwa Anda memiliki tunggakan tagihan atau biaya administratif lain seperti pajak dan kartu kredit. Menyadari ancaman yang meningkat ini, Google Messages baru-baru ini meluncurkan penyempurnaan baru untuk mendeteksi penipuan tagihan penagihan lainnya, memperingatkan pengguna secara real-time untuk membantu mereka tetap aman. Baca juga: Mengenal Keamanan di Ekosistem Google Cloud Dengan terus berkembangnya ancaman penipuan digital, Google terus berinovasi dalam meningkatkan sistem keamanan sekaligus memberikan informasi terkini tentang teknik penipuan terbaru. Lindungi data digital Anda dengan bekerja dalam ekosistem Workspace for Business, kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Memahami Bagaimana Chrome Melindungi Anda dengan Enhanced Protection

Google Safe Browsing membantu menjaga keamanan Anda saat menjelajahi web dengan mengidentifikasi phishing, malware, penipuan, dan ancaman online lainnya secara real-time. Diluncurkan pada tahun 2005, fitur ini ada di Chrome untuk menjaga keamanan 5 miliar perangkat beserta data para penggunanya. Pada tahun 2020, Google meluncurkan Enhanced Protection di mode Safe Browsing Chrome untuk mengatasi ancaman daring yang dihadapi pengguna. Kini, lebih dari 1 miliar pengguna Chrome menggunakan mode ini, yang melindungi mereka dua kali lebih aman dari phishing dan penipuan lainnya jika dibandingkan dengan mode Standard Protection. Berikut adalah cara kerja Enhanced Protection di mode Safe Browsing Chrome untuk menjauhkan Anda dari ancaman keamanan daring. Enhanced Protection Chrome Photo Credit: Google The Keyword Ketika mengaktifkan Enhanced Protection, sebagian besar perlindungan tambahan yang Anda terima berasal dari model AI dan pembelajaran mesin canggih yang dirancang untuk menemukan URL berbahaya yang terlibat dalam teknik phishing dan social engineering. Model-model ini dilatih untuk membedakan antara situs web asli dan berbahaya berdasarkan jutaan contoh yang ada. Baca juga: Update Google Workspace untuk Cegah Email Phishing Bagaimana perlindungan ini bekerja Enhanced Protection dapat mengidentifikasi URL yang dirancang agar tampak mirip dengan domain tepercaya. Selain itu, halaman yang mencurigakan dibandingkan dengan pola serangan yang diketahui untuk mengidentifikasi potensi risiko. Photo Credit: Google The Keyword Perlindungan ini tidak hanya menjaga Anda tetap aman saat menjelajah, tapi juga menggunakan teknik AI dan pembelajaran mesin yang canggih untuk melindungi Anda dari unduhan berbahaya. Dengan mengaktifkannya, Safe Browsing menjalankan lebih dari 300.000 pemindaian mendalam terhadap file yang mencurigakan terhadap pemindai canggih setiap bulan, membantu menemukan bentuk-bentuk malware baru yang belum pernah terlihat sebelumnya. Baca juga: 7 Cara Admin G Suite Membantu Mengamankan Akun dari Serangan Phishing Enhanced Protection bahkan dapat membantu melindungi Anda dari ancaman baru yang tersembunyi dalam arsip terenkripsi. Anda dapat mengaktifkan mode Enhanced Protection di setelan privasi dan keamanan Google Chrome. Perlindungan keamanan privasi data Photo Credit: Google The Keyword Enhanced Protection juga melindungi privasi Anda. Data Anda, termasuk URL, konten halaman, file, dan lainnya, akan dianonimkan jika memungkinkan. Data tersebut hanya digunakan untuk tujuan keamanan, dan disimpan hanya selama diperlukan. Baca juga: 7 Cara Admin G Suite Membantu Mengamankan Akun dari Serangan Phishing Mengaktifkan perlindungan tidak hanya meningkatkan keamanan untuk Anda, tetapi juga untuk semua orang di web. Setelah mendeteksi halaman atau unduhan sebagai berbahaya, informasi tersebut dapat melindungi semua pengguna mendatang yang mengunjungi situs tersebut. Untuk melindungi diri lebih baik dari phishing, penipuan, rekayasa sosial, dan malware, aktifkan Enhanced Protection di Chrome dan di Akun Google Anda.  Untuk mengoptimalkan performa keamanan ekosistem Chrome, gunakan perangkat Chromebook yang telah tersedia di EIKON Technology.  Informasi terkait  ketersediaan dan pembelian hubungi kami di sini!

Info

Cara Google Mengoptimalkan Teknologi AI untuk Menghalau Penipuan

Selama lebih dari satu dekade, Google telah menggunakan perkembangan AI untuk melindungi pengguna dari penipuan online. Tahun 2026 ini, Google merilis laporan baru tentang cara memerangi penipuan di Search serta penggunaan teknologi AI untuk menjaga keamanan pengguna selama menggunakan Search, Chrome, dan Android. Menghentikan penipuan di Google Search dengan teknologi AI Photo Credit: Pexels Di Search, Google memanfaatkan AI untuk mendeteksi dan memblokir ratusan juta hasil penipuan setiap hari. Dalam laporan terbaru, sistem deteksi penipuan bertenaga AI Google mampu menangkap 20 kali jumlah halaman scammy. Perbaikan ini melindungi Anda dari situs berbahaya yang mencoba mencuri data sensitif. Google juga melaporkan bahwa  sistem deteksi  terbarunya dapat mengurangi penipuan di Search mencapai lebih dari 80%. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Penjelajahan yang aman di Chrome dengan Gemini Nano Enhanced Protection di mode Safe Browsing Chrome merupakan tingkat perlindungan tertinggi browser Google. Fitur ini melindungi pengguna dua kali lebih aman dari phishing dan penipuan lainnya jika dibandingkan dengan versi Standard Protection. Google kini juga dilengkapi dengan Gemini Nano, large language model (LLM) di desktop untuk memberi perlindungan yang disempurnakan bagi pengguna terhadap penipuan online. Pendekatan on-device memberikan wawasan instan tentang situs web yang berisiko, bahkan terhadap penipuan yang belum pernah terlihat sebelumnya. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI Melawan penipuan, spam, dan pemberitahuan yang tidak diinginkan Terkadang risiko dari situs scammy dapat melampaui situs itu sendiri. Jika Anda telah mengaktifkan pemberitahuan dari situs web, situs berbahaya dapat mencoba menipu melalui rentetan pemberitahuan. Untuk membantu Anda tetap di depan pemberitahuan berbahaya, spam atau menyesatkan, Google meluncurkan peringatan bertenaga AI baru untuk Chrome di Android. Ketika model machine learning di perangkat Chrome menandai pemberitahuan, Anda akan menerima peringatan dengan opsi untuk berhenti berlangganan atau melihat konten yang diblokir. Melindungi Anda dari penipuan panggilan dan pesan canggih Photo Credit: Google The Keyword Siklus penipuan umumnya sedang dimulai dari panggilan telepon dan pesan teks yang tampak tidak berbahaya pada awalnya, tapi kemudian berubah menjadi situasi berbahaya. Google baru-baru ini meluncurkan deteksi penipuan bertenaga AI di aplikasi Google Messages dan Phone by Google untuk melindungi pengguna Android dari jenis penipuan canggih ini. Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Tidak ada yang suka ditipu, tetapi penipu terus-menerus mengembangkan taktik mereka dan tidak mungkin menyerah dalam waktu dekat. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi AI, Google terus meningkatkan standar keselamatan di seluruh aplikasi dan sistem operasi mereka, ChromeOS. Dapatkan produk resmi Google melalui EIKON Technology. Kami merupakan official partner Google yang menyediakan produk berlisensi.  Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

5 Fitur Aksesibilitas Chromebook untuk Pembelajaran yang Lebih Inklusif

Hari Kesadaran Aksesibilitas Global merupakan pengingat penting tentang pentingnya aksesibilitas digital bagi penyandang disabilitas. Berikut adalah beberapa fitur aksesibilitas pada Chromebook untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam kegiatan belajar. Mari simak bersama! Face Control untuk navigasi Chromebook secara hands-free Photo Credit: Google The Keyword Keterbatasan kemampuan tangan dapat membuat penggunaan mouse, trackpad, dan keyboard menjadi sulit. Face Control menyediakan alternatif hands-free menggunakan gerakan dan gestur wajah untuk tugas seperti email atau pencarian. Baca juga: Peningkatan Fitur Aksesibilitas Perangkat Google Meet Hardware Navigasi browser dengan keyboard Fitur aksesibilitas ini hadir untuk membantu penyandang gangguan penglihatan dengan mengoptimalkan fungsi caret browsing (penjelajahan sisipan).  Mengaktifkan fitur ini memungkinkan Anda menavigasi dan berinteraksi dengan halaman web menggunakan keyboard. Saat diaktifkan, fitur ini akan menempatkan kursor teks yang berkedip, yang sering disebut “caret,” di halaman web. Anda kemudian dapat menggerakkan kursor ini menggunakan tombol papan ketik, seperti tombol panah, mirip dengan cara menavigasi teks dalam pengolah kata. Baca teks dalam huruf Braille dengan ChromeVox untuk mengakses konten digital Photo Credit: Pexels Dirancang untuk mendukung individu dengan gangguan penglihatan, ChromeVox adalah pembaca layar bawaan yang menyuarakan teks yang ditampilkan di layar. Dalam beberapa minggu mendatang, saat terhubung ke tampilan Braille (melalui USB atau Bluetooth), ChromeVox dapat mengeluarkan teks audio dalam huruf Braille agar dapat diakses secara mandiri oleh pengguna. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Reading Mode untuk siswa dari seluruh tingkat kemampuan membaca Reading Mode di Chrome memiliki fitur text-to-speech yang disebut read aloud, yang menggunakan suara yang terdengar alami agar siswa dapat membaca dan mendengarkan konten web secara bersamaan. Hal ini sangat berguna bagi siswa dengan kesulitan membaca. Suara yang terdengar alami di Chromebook juga dapat digunakan dengan tools seperti Select to Speak dan ChromeVox. Fitur aksesibilitas ChromeOS Aplikasi ujian Bluebook milik College Board—tempat semua siswa mengikuti SAT Suite of Assessments dan sebagian besar ujian Advanced Placement (AP)—memberikan akses kepada pengguna Chromebook ke fitur aksesibilitas bawaan Google, termasuk pembaca layar ChromeVox dan Dictation, beserta alat ujian digitalnya sendiri. College Board memanfaatkan teknologi bantuan Google secara maksimal untuk membantu siswa belajar. Baca juga: Perluasan Kapabilitas Google Meet dengan Dukungan Caption Terjemahan di Video Recordings Fitur aksesibilitas ini tersedia untuk seluruh pengguna Chromebook. Beberapa di antaranya terpasang dalam sistem operasi, dapat diakses melalui tombol aksesibilitas di perangkat Chromebook Plus, atau lewat menu aksesibilitas di Pengaturan. Dapatkan segera perangkat Chromebook Anda melalui EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google di Indonesia. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology.

Info

Layanan Migrasi Data dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive Kini Telah Tersedia

Kini, layanan baru Data Migration dapat digunakan untuk memigrasikan file dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive. Layanan ini memungkinkan administrator untuk memigrasikan data dari situs SharePoint Online, termasuk library dokumen, folder, file, dan izin terkait, yang akan membantu Anda bertransisi ke Google Workspace dengan cepat dan mudah. Bagaimana caranya? Memigrasikan file dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive Dengan tersedianya layanan New Data Migration ini, administrator dapat memigrasikan file dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive. Anda  dapat memulai dan menyelesaikan migrasi dalam beberapa langkah sederhana berikut: Hubungkan ke akun SharePoint Online tempat Anda ingin menyalin data. Tentukan site tempat Anda ingin menyalin data dan folder Drive mana yang harus berisi data yang disalin. Tentukan pengguna dan grup yang izinnya harus disalin. Fitur ini tersedia dalam versi open beta, yang berarti tidak diperlukan pendaftaran tambahan. Photo Credit:  Google Workspace Updates Anda dapat memigrasikan data dari hingga 100 sites SharePoint Online sekaligus ke Shared Drive di Google Drive. Anda dapat menemukan laporan komprehensif tentang kemajuan migrasi, termasuk jumlah sites dan file (yang dimigrasikan/dilewatkan). Anda juga dapat mengekspor laporan migrasi untuk penyelidikan kesalahan dan pemecahan masalah. Pembaruan Delta tersedia untuk memigrasikan file yang baru ditambahkan atau diperbarui. Baca juga: Tips Percepat Migrasi Data dengan Database Migration Program Mendapatkan layanan migrasi Layanan migrasi baru ini dapat diakses oleh Super Admins melalui konsol Google Admin, tepatnya di bawah Menu > Data > Data Import & export > Data Migration (New). Silakan kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang layanan baru Data Migration dan layanan migrasi Microsoft Sharepoint. Baca juga: Memanfaatkan Confidential Space untuk Kolaborasi Data yang Lebih Aman di Google Cloud Ketersediaan Photo Credit: Pexels Layanan migrasi dari Microsoft Sharepoint ke Google Drive ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 22 Mei 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Layanan tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi: Business Starter, Standard, dan Plus; Enterprise Starter, Standard, dan Plus; Education Fundamentals, Standard, dan Plus, serta pemilik add-on Teaching and Learning; Essentials Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus; dan Nonprofits. Baca juga: Kelola Dokumen Lebih Mudah dengan Ekstensi SharePoint for Zoho CRM Google Workspace terus berupaya untuk menghadirkan solusi dan layanan yang menyederhanakan alur kerja Anda. Hadirnya layanan migrasi baru dari Microsoft Sharepoint ke Google Drive ini dapat dimanfaatkan untuk menyederhanakan migrasi data, suatu proses yang selama ini dianggap sangat kompleks dan membutuhkan waktu lama. Agar tidak ketinggalan berbagai kemudahan tersebut, segera gunakan Google Workspace. Kami dari EIKON Technology siap membantu Anda menyediakan paket berlangganan Workspace for Business. Untuk langsung terhubung dengan tim EIKON Technology, silakan klik di sini.

Google Workspace

Membuat Kuis dengan Cepat Menggunakan Canvas di Aplikasi Gemini

Kini Anda dapat membuat kuis untuk subjek apa pun menggunakan Canvas di aplikasi Gemini cukup dengan mengunggah dokumen atau memberi perintah seperti “Buat kuis latihan tentang sistem saraf”. Simak ulasan berikut untuk mengetahui detail selengkapnya! Memanfaatkan Canvas aplikasi Gemini untuk membuat kuis Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah update terbaru Gemini, Anda kini dapat membuat kuis interaktif berdasarkan file atau perintah yang diunggah. Anda juga dapat meminta Gemini untuk membuat kuis berdasarkan konten yang dibuat di Canvas, termasuk laporan Deep Research. Baca juga: Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Jerman Anda juga akan menerima umpan balik instan dan informasi tambahan berdasarkan jawaban untuk memperkuat pembelajaran secara real-time. Saat menemui kendala pada suatu pertanyaan, Gemini dapat memberikan petunjuk bermanfaat, untuk memandu Anda menuju jawaban yang benar. Setelah menyelesaikan kuis, Anda akan melihat skor keseluruhan, rincian akurasi, dan wawasan mengenai area yang perlu ditingkatkan. Photo Credit: Google Workspace Updates Quizzes di Gemini untuk saat ini tersedia bagi pengguna berusia 18+. Quizzes tersedia dalam semua bahasa dan wilayah yang didukung oleh aplikasi Gemini. Pengguna Workspace for Business dan Education tidak dapat membagikan konten yang dibuat di Canvas. Namun, jika pengguna dengan akun pribadi membagikan tautan, pengguna Workspace akan dapat membukanya, tetapi mereka tidak dapat melakukan tindakan tambahan, seperti meminta Gemini untuk menyempurnakan konten tersebut. Photo Credit: Google Workspace Updates Ketersediaan Fitur pembuat kuis di Canvas aplikasi Gemini ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi: Business Starter, Standard, Plus Enterprise Starter, Standard, Plus Education Fundamentals, Standard, Plus Frontline Starter dan Standard Essentials, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus Nonprofits Baca juga: Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Selain itu, fitur ini juga tersedia bagi pelanggan Google Workspace yang telah memiliki add-ons: Gemini Business Gemini Enterprise Gemini Education Gemini Education Premium Baca juga: Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja? Dengan aplikasi Gemini yang dibekali dengan Canvas pembuat kuis, Anda dapat menghadirkan kuis interaktif secara cepat. Gemini juga telah diintegrasikan ke dalam konteks alur kerja di seluruh platform, perangkat, dan aplikasi Google Workspace untuk membantu institusi pendidikan dalam menyederhanakan alur kerja mereka. Akan lebih banyak lagi fitur inovatif yang hadir. Pastikan untuk tidak tertinggal inovasi terbaru dari Google Classroom. Kini telah tersedia di EIKON Technology, melalui paket berlangganan Workspace for Education. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top