Info

Catatan Google Meet Kini Dilengkapi Cuplikan Layar Visual

Google terus memperbarui fitur “Take notes for me” di Google Meet dengan menambahkan kemampuan menangkap cuplikan layar (screenshot) konten yang dipresentasikan secara otomatis langsung ke dalam dokumen catatan rapat. Fitur ini dirancang untuk memberikan konteks visual yang utuh dari setiap diskusi. Mengapa konteks visual itu penting? Photo Credit: Google Workspace Updates Meskipun transkrip teks dapat merekam dialog dengan akurat, dokumen berbasis teks sering kali kehilangan konteks visual penting dari materi yang ditayangkan. Tanpa adanya tampilan visual, catatan rapat berisiko kurang detail atau membingungkan saat pembicara membahas diagram, grafik, atau tabel tanpa menjelaskannya secara lisan. Dengan kehadiran cuplikan layar ini, peserta dapat meninjau kembali ringkasan rapat bersama visual pendukung yang relevan. Baca juga: Mengulik Interoperabilitas Baru Google Meet dengan Zoom Cara kerja dan kontrol keamanan Untuk menjaga transparansi dan kendali privasi, Google menerapkan beberapa opsi pengaturan bagi admin maupun pengguna: Administrator: Admin dapat mengonfigurasi fitur ini di Konsol Admin. Opsi yang tersedia mencakup izin untuk selalu membolehkan cuplikan layar saat presentasi atau membatasinya hanya ketika fitur perekaman rapat (recording) diaktifkan. Pengguna akhir: Saat memulai presentasi pada rapat yang sedang mengaktifkan fitur pembuat catatan, presenter akan menerima notifikasi bahwa Gemini dapat mengambil cuplikan layar. Fitur penangkapan layar ini juga dapat dinonaktifkan dengan mudah kapan saja melalui panel catatan (notes panel). Baca juga: Cara Join Rapat Meet Tanpa Akun Google Melalui Perangkat Mobile Peluncuran dan ketersediaan Photo Credit: Pixabay Peluncuran bertahap (gradual rollout) fitur ini dimulai sejak 3 Agustus 2026 (membutuhkan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas penuh) di domain Rapid Release maupun Scheduled Release. Fitur ini tersedia bagi pengguna Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, serta pelanggan Google AI Pro for Education. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides!  Memaksimalkan kecerdasan buatan dalam rapat harian dapat meningkatkan produktivitas serta efisiensi dokumentasi tim Anda secara signifikan. EIKON Technology, selaku mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap mendampingi organisasi Anda dalam menerapkan solusi Google Workspace dan Gemini AI secara aman dan efisien. Jangan ragu untuk mengonsultasikan kebutuhan digitalisasi bisnis Anda dengan menghubungi kami melalui website EIKON Technology!

Info

Buat Rubrik Penilaian Google Classroom Lebih Cepat dengan Bantuan Gemini AI

Google resmi menghadirkan pembaruan pada Google Classroom yang memungkinkan pengajar membuat rubrik penilaian secara instan menggunakan Gemini AI. Integrasi ini dirancang untuk menghemat waktu persiapan mengajar dan mempermudah proses penilaian tugas sekolah. Berbagai cara praktis membuat rubrik penilaian Baca juga: Google Workspace Updates Melalui pembaruan ini, pengajar akan memiliki beberapa metode fleksibel untuk menyusun rubrik penilaian yang relevan langsung dari alur kerja pembuatan tugas: Membuat draf rubrik otomatis: Di bagian “Rubrics” pada halaman pembuatan tugas, pendidik dapat menghasilkan draf rubrik siap pakai berdasarkan konteks tugas menggunakan Gemini. Pendidik tetap memiliki kontrol penuh untuk meninjau dan mengedit kriteria sebelum melampirkannya. Mengonversi berkas rubrik yang ada: Pendidik dapat mengimpor file rubrik lama dan mengonversinya secara instan menjadi format yang sesuai dengan Google Classroom. Membuat rubrik dari tab Gemini: Saat merencanakan materi pelajaran, pengajar dapat berkolaborasi dengan Gemini untuk menyusun rubrik, lalu mengeskpornya ke Google Sheets atau Docs sebelum membagikannya ke kelas. Catatan: Fitur bantuan AI ini khusus tersedia bagi pengguna yang berusia 18 tahun ke atas. Baca juga: Tips Penggunaan Google Classroom, Belajar Semakin Mudah Ketersediaan dan peluncuran Photo Credit: Pexels Pembaruan ini sangat mudah diakses dan tidak memerlukan konfigurasi rumit dari pengajar: Aksesibilitas admin & pengguna: Fitur ini otomatis aktif secara default apabila fitur Gemini in Classroom telah diaktifkan oleh admin sekolah. Jadwal peluncuran: Peluncuran penuh telah dimulai sejak 5 Agustus 2026 (membutuhkan waktu 1–3 hari untuk visibilitas fitur) pada domain Rapid Release dan Scheduled Release. Seri yang didukung: Tersedia untuk pengguna Google Workspace for Education edisi Education Fundamentals, Education Standard, dan Education Plus. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini  Menerapkan teknologi AI dalam proses belajar-mengajar dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran secara signifikan. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap membantu lembaga pendidikan Anda mengimplementasikan Google Workspace for Education dan Gemini AI secara optimal. Hubungi kami melalui website EIKON Technology untuk informasi lebih lanjut!

Info

Otomatisasi Gemini Notebook: Sumber Informasi Selalu Update di Workspace Studio

Menjaga informasi dalam Gemini Notebook agar tetap up-to-date kini jauh lebih praktis. Google resmi meluncurkan integrasi baru di Workspace Studio yang memungkinkan pengguna menambahkan sumber (sources) secara otomatis ke dalam Gemini Notebook sebagai bagian dari alur kerja berulang (recurring workflow). Otomatisasi alur kerja informasi Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelum adanya pembaruan ini, pembaruan konten pada Gemini Notebook harus dilakukan secara manual satu per satu. Hal ini tentu memakan waktu, terutama bagi tim yang bergantung pada referensi data yang terus berubah. Baca juga: 7 Inovasi Google Workspace: Ciptakan Transformasi Model Kerja Melalui langkah baru bertajuk “Add a source to Gemini Notebook“ di Workspace Studio, Anda dapat menjadwalkan penambahan berbagai jenis materi secara otomatis. Langkah ini mendukung berbagai format sumber data, di antaranya: Teks langsung untuk catatan atau rangkuman cepat. Tautan ke file Google Drive (dokumen, lembar kerja, atau presentasi). URL web umum maupun tautan video YouTube untuk referensi eksternal. Dengan alur kerja terotomatisasi ini, Gemini Notebook Anda akan selalu mengacu pada materi dan data paling relevan tanpa perlu intervensi manual setiap hari. Baca juga: Mengenal Google AI Ultra for Business yang Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Anda Ketersediaan dan peluncuran   Photo Credit: Pexels Fitur ini dapat diakses langsung oleh pengguna melalui Google Workspace Studio. Berikut detail peluncuran dan ketersediaannya: Jadwal peluncuran: Dimulai secara bertahap sejak 6 Agustus 2026 (membutuhkan waktu hingga 15 hari kerja untuk visibilitas penuh) pada domain Rapid Release maupun Scheduled Release. Aksesibilitas: Fitur ini aktif secara default jika admin mengizinkan langkah-langkah Gemini untuk Google Workspace di organisasi. Paket lisensi: Tersedia untuk pengguna Business (Starter, Standard, Plus), Enterprise (Standard, Plus), Education (Fundamentals, Standard, Plus), serta add-on seperti Google AI Pro for Education, Teaching and Learning, dan AI Expanded Access. Baca juga: Gemini di Chrome: 5 Hal yang Perlu Diketahui Administrator Workspace Memanfaatkan otomatisasi AI di lingkungan kerja dapat meningkatkan efisiensi operasional bisnis Anda secara signifikan. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap mendampingi perusahaan Anda dalam mengimplementasikan integrasi Google Workspace Studio dan solusi Gemini AI secara optimal. Maksimalkan potensi kolaborasi dan otomatisasi tim Anda dengan Gemini Notebook sekarang. Hubungi kami melalui website resmi EIKON Technology untuk konsultasi lebih lanjut!

Info

Merekam Presentasi di Google Slides Kini Lebih Mudah dengan Integrasi Google Vids

Google meluncurkan cara baru yang praktis untuk merekam presentasi di Google Slides menggunakan teknologi Google Vids langsung dari antarmuka Slides. Pembaruan ini dirancang untuk membantu pengguna mengubah tumpukan slide biasa menjadi video presentasi yang rapi dan profesional dalam hitungan detik. Pengalaman perekaman baru yang lebih lengkap Photo Credit: Pexels Mulai sekarang, Anda akan menemukan opsi “Record” baru pada menu sebelah kanan di layar Google Slides. Saat memilih opsi ini, pengguna akan dipandu melalui alur kerja perekaman yang ringkas dan menghasilkan tautan video yang bisa langsung dibagikan. Integrasi dengan Google Vids ini membawa berbagai fitur pembuatan video tingkat lanjut, di antaranya: Pengeditan berbasis transkrip (Transcript-based editing): Memudahkan pemotongan atau penyuntingan video hanya dengan menyesuaikan teks transkripnya. Pembuatan sulih suara (Voiceover generation): Membantu menghasilkan pengisian suara yang jernih dan profesional secara otomatis. Bagi organisasi yang sebelumnya telah menggunakan fitur perekaman Slides lama (legacy), kedua versi akan tetap dapat diakses selama masa transisi. Opsi perekaman lama dipindahkan lokasinya ke menu Tampilan (View > Slides Recording). Baca juga: Peluncuran dan ketersediaan Photo Credit: Pexels Pengoperasian fitur ini sangat praktis karena tidak memerlukan pengaturan khusus dari Admin maupun pengguna akhir (end users). Berikut adalah jadwal peluncurannya: Rapid release domains: Peluncuran bertahap dimula sejak 20 Agustus 2026 (membutuhkan waktu hingga 15 hari). Scheduled release domains: Peluncuran penuh dimulai sejak 7 September 2026 (membutuhkan waktu 1–3 hari untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia secara luas bagi seluruh pelanggan Google Workspace, pendaftar Workspace Individual, hingga pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides  Pemanfaatan fitur pembuatan video terintegrasi di Google Workspace dapat mempercepat alur komunikasi bisnis dan presentasi organisasi Anda. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google di Indonesia, siap mendampingi perusahaan Anda mengoptimalkan berbagai alat kolaborasi Google terbaru. Jangan ragu untuk mendiskusikan kebutuhan transformasi digital Anda dengan menghubungi kami di sini!

Info

Google Meet Bawa Fitur Automatic Room Check-in ke Perangkat Seluler

Google resmi meluncurkan fitur Automatic Room Check-in di Google Meet untuk seluruh pelanggan Google Workspace yang menggunakan Google Meet Hardware. Fitur ini dirancang untuk mempermudah proses bergabung ke dalam rapat bagi pengguna yang memanfaatkan Companion mode melalui ponsel atau tablet di dalam ruang pertemuan. Cara kerja teknologi deteksi gelombang ultrasonik Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur ini memanfaatkan teknologi deteksi jarak berbasis ultrasonik (ultrasound proximity detection). Saat pengguna berada di dalam ruang rapat, mikrofon pada ponsel atau tablet Android atau iOS akan menangkap sinyal ultrasonik yang dipancarkan oleh perangkat keras Google Meet di ruangan tersebut. Begitu sinyal terdeteksi, opsi masuk Companion mode akan secara otomatis disorot pada layar greenroom. Pengguna dapat bergabung secara langsung tanpa perlu melakukan proses check-in manual yang memakan waktu. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Persyaratan sistem dan jadwal peluncuran Untuk menggunakan fitur ini, pengguna perlu memastikan versi aplikasi memenuhi batas minimum berikut: Android: Google Meet versi 367.0 atau Gmail versi 2026.06.29. (Peluncuran telah selesai pada 10 September 2026). iOS: Google Meet versi 374.0 atau Gmail versi 6.0.260824. (Peluncuran bertahap dimulai sejak 9 September 2026). Baca juga: Cara Join Rapat Meet Tanpa Akun Google Melalui Perangkat Mobile Fitur ini aktif secara bawaan (ON by default) dan dapat dikontrol oleh Administrator di tingkat ruang rapat melalui Konsol Admin. Apabila proses deteksi otomatis mengalami kendala, pengguna tetap memiliki fleksibilitas untuk melakukan check-in secara manual setelah bergabung dalam panggilan. Ketersediaan Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pendaftar Workspace Individual yang terhubung dengan perangkat Google Meet hardware. Baca juga: Meeting Online saat Bepergian dengan Google Meet Kini Makin Mudah dengan Peningkatan Fitur On-the-Go Penerapan teknologi ruang rapat pintar dari Google Meet Hardware dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan kolaborasi tim harian Anda secara signifikan. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap membantu perusahaan Anda dalam pengadaan, integrasi, dan pengelolaan solusi Google Workspace serta Google Meet Hardware secara profesional. Bawa ruang rapat perusahaan Anda ke tingkat berikutnya. Klik di sini untuk konsultasi lebih lanjut!

Info

Batas Sel Google Sheets Kini Naik Dua Kali Lipat, Jadi 20 Juta Sel!

Google secara resmi mengumumkan peningkatan batas sel (cell limit) pada Google Sheets dari yang sebelumnya maksimal 10 juta sel menjadi hingga 20 juta sel per lembar kerja. Pembaruan ini dihadirkan untuk memastikan Google Sheets tetap menjadi alat spreadsheet yang andal, responsif, dan dapat diandalkan untuk kebutuhan pengolahan data berskala besar. Performa lebih luas untuk dataset besar Photo Credit: Pexels Kenaikan batas sel ini berlaku secara otomatis untuk file baru, file yang sudah ada, maupun file hasil impor dari luar. Baik saat membuat lembar kerja baru dari awal, memperluas workbook bisnis, atau mengimpor himpunan data (dataset) besar dari berkas Microsoft Excel (.xlsx) maupun CSV, pengguna kini dapat mengelola hingga 20 juta sel dalam satu dokumen Google Sheets. Selain itu, Google juga berencana untuk segera meningkatkan batas ukuran file (file byte size limit) untuk spreadsheet yang diimpor. Pembaruan mendatang ini akan semakin memudahkan proses migrasi data kompleks dari format lain langsung ke dalam ekosistem Google Workspace. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Peluncuran dan ketersediaan Photo Credit: Pexels Pengoperasian fitur ini terjadi secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan khusus dari administrator maupun pengguna akhir (end-users): Rapid release domains: Peluncuran bertahap (gradual rollout hingga 15 hari) telah dimulai sejak 10 September 2026. Scheduled release domains: Peluncuran bertahap dimulai sejak 28 September 2026. Aksesibilitas: Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, pendaftar Workspace Individual, serta pengguna akun Google pribadi. Baca juga: Update Sheets: Menghitung Lebih Cepat Hingga Mudahkan Pengalaman Kelola Proyek Peningkatan kapasitas pengolahan data hingga 20 juta sel memungkinkan organisasi Anda mengoptimalkan analisis data besar (big data) secara lebih efisien dan terpusat di cloud. EIKON Technology, selaku mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap membantu perusahaan Anda memaksimalkan lisensi Google Workspace dan mempercepat transformasi digital operasional bisnis. Kelola data bisnis Anda secara efektif sekarang. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut tentang berlangganan Google Workspace!

Info

Kelola Opsi Berbagi Eksternal Gemini Notebook Kini Lebih Fleksibel di Konsol Admin

Google meluncurkan pembaruan kontrol keamanan untuk Gemini Notebook yang memberikan fleksibilitas lebih bagi administrator Google Workspace. Jika sebelumnya admin hanya memiliki satu sakelar umum untuk mengaktifkan atau mematikan Gemini Notebook, kini tersedia kontrol granular untuk mengatur izin berbagi berkas ke pihak eksternal. Simak detail selengkapnya berikut ini! Empat opsi berbagi yang lebih fleksibel Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memungkinkan administrator menerapkan kebijakan keamanan yang dapat disesuaikan di tingkat domain, unit organisasi (Organizational Unit/OU), maupun grup pengguna tertentu. Berikut adalah empat pilihan tingkat akses yang tersedia: Off: Pengguna tidak dapat membagikan notebook ke siapa pun di luar domain perusahaan. Opsi ini merupakan pengaturan bawaan (default). Trusted domains: Pengguna dapat membagikan notebook secara eksternal, namun aksesnya terbatas khusus untuk alamat email dalam daftar domain yang diizinkan (allowlist). On: Pengguna dapat membagikan notebook ke semua alamat email eksternal secara bebas. On with public notebook sharing: Pengguna dapat membuat dan membagikan notebook publik kepada siapa saja yang memiliki tautan tanpa perlu menambahkan alamat email secara individu. Baca juga: Gemini di Chrome: 5 Hal yang Perlu Diketahui Administrator Workspace Ketersediaan dan peluncuran Photo Credit: Pexels Pengaturan ini dirancang untuk mempermudah tata kelola data tanpa mengabaikan kolaborasi antar-tim: Pengaturan bawaan: Fitur ini nonaktif secara default (OFF) dan perlu dikonfigurasi secara manual oleh admin di Admin Console. Jadwal peluncuran: Peluncuran bertahap (gradual rollout hingga 15 hari) telah dimulai sejak 10 September 2026 di domain Rapid Release maupun Scheduled Release. Aksesibilitas: Fitur kontrol admin ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Gemini Hadirkan Fitur Personal Intelligence untuk Asisten Digital yang Lebih Cerdas Menerapkan tata kelola akses data yang tepat sangat penting untuk mencegah kebocoran informasi sensitif perusahaan. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap mendampingi organisasi Anda dalam mengonfigurasi Konsol Admin Google Workspace serta mengoptimalkan fitur-fitur Gemini AI secara aman dan efisien. Tingkatkan keamanan dan produktivitas digital bisnis Anda sekarang bersama EIKON Technology. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

Gemini di Google Sheets Kini Hadir untuk Perangkat Android

Menyusul kesuksesan integrasinya di platform web, Google resmi menghadirkan kemampuan Gemini di Google Sheets untuk perangkat Android. Pembaruan ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam menganalisis dan memahami data lembar kerja dengan cepat langsung dari smartphone atau tablet saat dalam perjalanan. Analisis data praktis dalam genggaman Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui integrasi ini, pengguna cukup mengetuk ikon kilau (spark icon) Gemini untuk mulai berinteraksi dengan data mereka. Anda dapat mengajukan pertanyaan spesifik seputar lembar kerja, menghasilkan wawasan analisis (insights), hingga membuat grafik secara praktis. Baca juga: Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru  Untuk membantu memulai, Google juga menyediakan beberapa saran perintah (suggested prompts) seperti: “Summarize this table” untuk merangkum tabel data secara cepat. “Analyze for insights” untuk menggali pola atau kesimpulan penting. Catatan: Kemampuan versi mobile saat ini difokuskan pada analisis data dan pencarian wawasan. Untuk melakukan pengeditan rumit, penataan format lanjutan, atau pembuatan formula kompleks, pengguna disarankan tetap menggunakan Google Sheets versi web. Baca juga: Fungsi AI Google Sheets Kini Lebih Cerdas dengan Hasil Google Search Real-Time Peluncuran dan ketersediaan  Photo Credit: Google Workspace Updates Pengoperasian fitur ini otomatis aktif secara default bagi pengguna yang memenuhi syarat tanpa memerlukan kontrol admin khusus selain pengaktifan domain/OU umum untuk Gemini for Google Workspace: Jadwal peluncuran: Peluncuran bertahap (gradual rollout hingga 15 hari) telah dimulai sejak 9 September 2026 di domain Rapid Release maupun Scheduled Release. Edisi yang didukung: Business: Business Standard dan Business Plus. Enterprise: Enterprise Standard dan Enterprise Plus. Education: Google AI Pro for Education. Konsumen: Google AI Pro dan Google AI Ultra. Baca juga: Update Terbaru Google Sheets: Edit File Excel Jadi Makin Mudah Kemudahan mengakses analisis data berbasis AI di perangkat seluler akan mempercepat pengambilan keputusan bisnis tim Anda di mana saja. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud terpercaya di Indonesia, siap membantu perusahaan Anda mengimplementasikan solusi Google Workspace dan Gemini AI secara efektif dan aman. Optimalkan produktivitas operasional digital bisnis Anda sekarang. Hubungi kami melalui website resmi EIKON Technology untuk informasi lebih lanjut!

Info

Migrasi Data dari Microsoft ke Google Workspace Kini Lebih Mudah dan Cepat

Google secara resmi mengumumkan ketersediaan umum dari fitur impor data terbaru yang dirancang untuk mempermudah bisnis skala kecil dan lembaga pendidikan berpindah dari ekosistem Microsoft ke Google Workspace. Fitur migrasi ini terintegrasi langsung dalam proses pengaturan (setup) awal, sehingga memangkas waktu dan tenaga secara signifikan. Fitur dan kemudahan proses impor Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui alat pemindah data ini, administrator dapat menyalin pengguna Microsoft yang ada beserta seluruh data bisnis mereka—termasuk email, file OneDrive, acara kalender, kontak, hingga daftar tugas (tasks)—ke dalam akun Google Workspace baru. Proses pemindahan ini dapat dimulai hanya dalam dua langkah mudah: Menghubungkan ke akun bisnis Microsoft menggunakan kredensial Global Admin. (Opsional) Memilih pengguna atau jenis data tertentu yang ingin dikecualikan dari proses impor. Setelah terhubung, alat ini akan mendeteksi pengguna dan menyiapkan pemindahan data yang berjalan secara otomatis di latar belakang (background process), sehingga Anda tetap dapat melanjutkan konfigurasi Workspace lainnya. Baca juga: Mengupas Storage Unlimited Microsoft Office 365  Ketentuan ketentuan teknis Photo Credit: Pexels Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh administrator sebelum memulai pemindahan data mencakup: Kapasitas otomatis: Fitur ini mendukung impor otomatis hingga 10 pengguna Microsoft. Untuk memindahkan lebih dari 10 pengguna, panduan khusus tersedia di Pusat Bantuan. Persyaratan awal: Impor data baru bisa dijalankan setelah verifikasi domain dan aktivasi rekaman MX selesai dilakukan. Edisi yang berlaku: Alur ini berlaku bagi pelanggan dengan Flexible Plan. Bagi pengguna Annual/Fixed-Term Plan, lisensi tambahan harus ditambahkan terlebih dahulu sebelum mengimpor pengguna. Baca juga: 7 Inovasi Google Workspace : Ciptakan Transformasi Model Kerja Ketersediaan Fitur ini sudah tersedia sekarang (mulai 11 September 2026) bagi seluruh pelanggan Google Workspace di domain Rapid Release maupun Scheduled Release. Baca juga: Cloud Vs Data Center, Apa perbedaanya?  Memindahkan infrastruktur dan data penting perusahaan dari satu platform ke platform lain membutuhkan perencanaan yang matang agar operasional tetap berjalan lancar. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud terpercaya di Indonesia, siap membantu proses migrasi Google Workspace organisasi Anda secara aman, cepat, dan terstruktur. Permudah transformasi digital bisnis Anda sekarang. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

Aplikasi Gemini Desktop Kini Resmi Hadir untuk Windows

Google secara resmi meluncurkan aplikasi Gemini desktop untuk pengguna Windows 10 dan 11. Aplikasi natively dirancang untuk bekerja secara berdampingan dengan perangkat lunak harian, memberikan bantuan kecerdasan buatan (AI) secara instan tanpa mengganggu alur kerja utama pengguna. Mari simak selengkapnya berikut ini! Fitur unggulan untuk produktivitas Gemini desktop Photo Credit: Pexels Aplikasi Gemini desktop membawa sejumlah kemudahan akses yang dapat mempercepat pengerjaan tugas sehari-hari langsung dari perangkat Anda: Pintasan cepat Alt + Space: Menampilkan jendela Gemini secara instan di atas aplikasi yang sedang aktif untuk melakukan verifikasi fakta atau mencari ide judul presentasi. Integrasi Google Workspace: Pengguna dapat meminta Gemini menyusun ringkasan proyek menggunakan informasi yang diambil langsung dari Gmail maupun Google Drive. Generator gambar: Memungkinkan pembuatan gambar kustom menggunakan Nano Banana secara langsung dari desktop untuk kebutuhan konsep kreatif. Peluncuran ini menandai langkah awal hadirnya kemampuan desktop asli bagi sistem operasi Windows, dengan lebih banyak fitur menarik yang direncanakan rilis di masa mendatang. Baca juga: Gemini di Chrome: 5 Hal yang Perlu Diketahui Administrator Workspace Ketersediaan dan aktivasi Photo Credit: Pexels Aplikasi ini sudah tersedia sekarang untuk seluruh pengguna perangkat Windows: Administrator: Fitur ini otomatis aktif secara default pada organisasi yang telah mengaktifkan Gemini. Pengaturannya dikontrol melalui kebijakan Generative AI di Konsol Admin Google Workspace. Pengguna akhir: Tidak perlu konfigurasi tambahan. Pengguna dapat langsung mengunduh aplikasi melalui situs resmi gemini.google/desktop. Aksesibilitas: Fitur ini dapat diakses oleh pelanggan Google Workspace, pendaftar Workspace Individual, serta pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Memanfaatkan teknologi AI langsung di desktop Gemini dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fleksibilitas kerja tim Anda. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google di Indonesia, siap mendampingi perusahaan Anda dalam mengimplementasikan serta mengelola ekosistem Google Workspace dan Gemini AI secara aman dan efisien. Tingkatkan produktivitas bisnis Anda ke tingkat berikutnya. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Scroll to Top