Info

Keunggulan Utama Gemini Omni untuk Pembuatan dan Pengeditan Video di Google Vids

Google kembali menghadirkan pembaruan canggih pada ekosistem karyanya melalui integrasi Gemini Omni langsung di dalam Google Vids. Menggunakan model Omni Flash terbaru, pembaruan ini memudahkan pengguna untuk menciptakan klip video berkualitas tinggi sekaligus melakukan pengeditan video secara instan hanya melalui instruksi teks. Mari simak poin-poin penting dari fitur baru Gemini Omni di Google Vids berikut! Generasi video berkualitas tinggi Photo Credit: Pexels Pengguna dapat menghasilkan klip video yang jauh lebih realistis dengan peningkatan signifikan pada render teks, pergerakan fisik (physics), serta visual yang lebih detail dibandingkan model generasi sebelumnya. Baca juga: Revolusi Video AI Profesional dengan Veo 3.1 di Gemini API Edit video cukup lewat instruksi teks Photo Credit: Pexels Berkat pemahaman konteks visual (world understanding), pengguna dapat mengubah video dengan perintah sederhana. Contohnya seperti menyesuaikan color-grading, mengubah gaya visual menjadi anime, hingga menghilangkan suara bising latar belakang  (seperti suara sirine) hanya dengan mengetik instruksi sederhana. Baca juga: Google Vids Kini Dukung Format Vertikal dan Persegi untuk Konten Media Sosial Fitur ini tidak memerlukan pengaturan dari administrator (no admin control) dan diluncurkan secara bertahap mulai pertengahan Juli 2026 untuk berbagai tingkatan lisensi Google Workspace. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Kehadiran kecerdasan buatan seperti Gemini Omni di Google Vids membuktikan bahwa pembuatan video profesional kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien langsung dari ruang kerja digital Anda. Sebagai mitra resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap membantu perusahaan Anda mengadopsi layanan Google Workspace secara optimal. Mulai dari konsultasi kebutuhan lisensi, proses integrasi yang aman, hingga dukungan teknis responsif, EIKON Technology siap mendampingi transformasi digital bisnis Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk memodernisasi cara kerja tim Anda!

Info

Memahami Pengaturan Emosi dan Kecepatan Bicara Avatar AI di Google Vids

 Google menghadirkan pembaruan menarik pada layanan Google Vids yang memungkinkan pengguna mengatur emosi, kecepatan bicara (pacing), hingga efek suara dari voiceover dan avatar AI secara lebih fleksibel. Kini, penyampaian pesan dalam video presentasi atau edukasi dapat terasa jauh lebih hidup dan alami. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari fitur baru kontrol AI di Google Vids. Mari kita simak bersama! Atur emosi menggunakan tanda kurung siku Photo Credit: Pexels Pengguna dapat mengarahkan ekspresi narasi hanya dengan mengetik perintah di dalam tanda kurung siku pada naskah, seperti contohnya “[senang]“. Baca juga: Revolusi Video AI Profesional dengan Veo 3.1 di Gemini API Menu tag otomatis yang praktis Saat Anda mengetik tanda kurung buka ([), Google Vids secara otomatis menampilkan menu pilihan steering tags untuk menyesuaikan emosi, nada suara, hingga penambahan efek suara sesuai kebutuhan skrip. Baca juga: Veo 3.1: Ubah Gambar Menjadi Video Profesional dengan Konsistensi Tinggi Fitur Apply Audio Tags yang serba cepat  Photo Credit: Pexels Bagi Anda yang memiliki keterbatasan waktu, cukup klik tombol “Apply audio tags”. Fitur ini akan mendeteksi konteks naskah dan mengisinya dengan tag suara secara otomatis. Fitur ini tidak memerlukan konfigurasi administrator (no admin control) dan telah diluncurkan secara menyeluruh sejak pertengahan Juli 2026 untuk berbagai edisi Google Workspace. Baca juga: Update Google Voice, Makin Banyak Data Performa di Log Audit  Kecanggihan AI di Google Vids membuktikan bahwa pembuatan video profesional yang interaktif dan komunikatif kini dapat dilakukan dengan mudah oleh siapa saja. Untuk mendukung fleksibilitas serta efisiensi kerja tim Anda, penerapan ekosistem Google Workspace adalah langkah yang tepat. Sebagai partner resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap mendampingi perusahaan Anda dalam pengadaan lisensi Google Workspace, konsultasi solusi AI, hingga memberikan dukungan teknis pascajual yang andal. Segera hubungi EIKON Technology dan tingkatkan efisiensi bisnis Anda hari ini!

Info

3 Keunggulan Fitur Custom Event Colors di Google Calendar

Google Calendar menghadirkan pembaruan visual yang telah lama dinantikan oleh pengguna personal maupun bisnis melalui fitur Custom Event Colors. Jika sebelumnya pengguna hanya dibatasi oleh 11 warna bawaan, kini Google memperluas opsi kustomisasi warna agar penjadwalan agenda harian menjadi jauh lebih rapi, personal, dan mudah dipindai secara visual. Berikut adalah 3 poin utama dari fitur Custom Event Colors di Google Calendar:     Pilihan palet hingga 200 warna custom Photo Credit: Pexels Pengguna kini dapat memilih dari 24 warna bawaan atau menentukan sendiri warna kustom hingga 200 pilihan warna. Fitur ini dapat diakses baik melalui aplikasi web, seluler (Android/iOS), maupun antarmuka Calendar API. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar     Dukungan RGB Color Picker di web Untuk menyesuaikan warna dengan tema proyek atau preferensi visual tertentu, pengguna Google Calendar versi web (dan API) dapat menggunakan pemilih warna RGB lengkap (RGB color picker) saat membuat atau mengedit acara. Baca juga: Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda dalam Melacak Jadwal      Tersedia otomatis tanpa dikonfigurasi Photo Credit: Pexels Fitur ini aktif secara bawaan (ON by default) untuk seluruh pelanggan Google Workspace, langganan Workspace Individual, hingga akun Google pribadi tanpa memerlukan pengaturan dari sisi administrator. Peluncurannya dilakukan secara bertahap sejak pertengahan Juni 2026. Baca juga: Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedules  Penjadwalan yang terstruktur rapi menggunakan Custom Event Colors di Google Calendar hanyalah salah satu cara dari sekian banyak kemudahan yang ditawarkan oleh Google Workspace untuk mendukung produktivitas perusahaan Anda. Sebagai partner teknologi bereputasi di Indonesia, EIKON Technology siap membantu bisnis Anda beralih ke ekosistem Google Workspace dengan mudah, mulai dari proses konsultasi kebutuhan lisensi, migrasi data yang aman, hingga pendampingan teknis secara berkelanjutan. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk memodernisasi cara kerja tim Anda!

Info

Mengenal Fitur Personal Avatar Gemini Omni di Google Vids

Google meluncurkan inovasi terbaru dalam pembuatan konten video berbasis AI melalui integrasi Gemini Omni di dalam Google Vids. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat video menggunakan avatar personal (personal avatar) untuk memperluas jangkauan kehadiran mereka tanpa memerlukan waktu rekaman di studio. Berikut adalah beberapa  poin utama dari fitur personal avatar Gemini Omni di Google Vids. Verifikasi identitas yang aman Photo Credit: Pexels Untuk menggunakan kembaran digital di Gemini Omni ini, pengguna harus melalui proses verifikasi aman guna merekam dan mengelola avatar personal secara langsung melalui Akun Google pengguna. Baca juga: Google Vids Kini Dukung Format Vertikal dan Persegi untuk Konten Media Sosial Integrasi yang mulus di Google Vids Setelah terverifikasi, personal avatar dapat dipilih dengan mudah dari menu selector karakter di dalam Vids. Pada peluncuran awal, fitur ini tersedia dalam bahasa Inggris untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas. Baca juga: Google Vids Kini Tersedia untuk Workspace for Education, Apa Keunggulannya? Kontrol penuh oleh Administrator Photo Credit: Pexels Fitur ini secara bawaan berada dalam posisi aktif (ON), tetapi administrator dapat mengelola atau menonaktifkannya di tingkat domain melalui Admin Console. Peluncurannya dimulai secara bertahap sejak pertengahan Juli 2026 untuk berbagai edisi Google Workspace. Baca juga: Pratinjau Gambar Mini Kini Akan Ditampilkan di Progress Bar Video Google Drive Inovasi AI seperti avatar personal di Google Vids yang dihadirkan melalui integrasi Gemini Omni ini membuktikan betapa cepatnya transformasi digital mengubah cara kita berkomunikasi dan berkolaborasi. Dengan menerapkan Google Workspace, perusahaan Anda dapat memanfaatkan teknologi AI kelas dunia yang aman dan terintegrasi untuk mendongkrak produktivitas tim. Sebagai mitra resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap membantu Anda dalam pengadaan lisensi, verifikasi domain, migrasi data, hingga dukungan teknis pascajual. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk menghadirkan teknologi AI terbaik bagi bisnis Anda!

Info

EIKON Technology Raih Gemini Enterprise Competency Google Cloud, Perkuat Akselerasi Adopsi Agentic AI di Indonesia

EIKON Technology secara resmi mengumumkan pencapaian Gemini Enterprise Competency Google Cloud, sebuah pengakuan bergengsi dari Google bagi mitra resmi yang terbukti memiliki keahlian teknis serta pengalaman langsung dalam mengimplementasikan fitur-fitur AI tercanggih di skala enterprise. Photo Credit: Pexels Pengakuan ini memvalidasi kapabilitas teknis EIKON Technology dalam empat pilar utama, yang mencakup penerapan keamanan dan privasi tingkat tinggi untuk memastikan data internal organisasi terjaga ketat tanpa digunakan melatih model AI publik. Selain itu, EIKON Technology unggul dalam integrasi dan otomatisasi alur kerja ke dalam sistem operasional secara seamless, memanfaatkan kemampuan multimodal dan analisis lanjutan untuk mengolah data kompleks secara presisi, serta mampu melakukan pengembangan agen AI terspesialisasi guna mempercepat pengambilan keputusan bisnis. Baca juga: Selamat untuk EIKON Technology, Top Achiever Google Cloud Indonesia! Melalui pencapaian ini, EIKON Technology memperkuat komitmennya dalam mendampingi korporasi Indonesia melintasi tahapan transformasi digital berbasis AI. Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui penyediaan infrastruktur, melainkan pendampingan strategis menyeluruh guna membantu perusahaan dalam mengatasi tantangan adopsi AI. Akselerasi Transformasi AI Perusahaan Anda bersama EIKON Technology Adopsi kecerdasan buatan di tingkat enterprise membutuhkan strategi yang matang, keamanan data yang terjamin, serta mitra yang tepat. Sebagai penerima Gemini Enterprise Competency Google Cloud, EIKON Technology siap mendampingi perjalanan AI perusahaan Anda melalui layanan Google Cloud. EIKON Technology menghadirkan solusi menyeluruh, mulai dari konsultasi arsitektur AI, pengadaan lisensi, integrasi sistem, hingga pendampingan change management agar solusi Gemini Enterprise memberikan dampak bisnis yang maksimal. Percayakan transformasi AI dan infrastruktur Google Cloud perusahaan Anda kepada EIKON Technology!

Info

Cara Menggunakan NotebookLM dalam Alur Kerja Google Workspace Studio

Google telah mengintegrasikan NotebookLM ke dalam Google Workspace Studio. Fitur ini memungkinkan Anda mengubah catatan, ringkasan, dan hasil riset yang ada di NotebookLM menjadi sumber pengetahuan berbasis AI untuk menjalankan otomatisasi kerja secara otomatis. Bagi Anda yang ingin memangkas waktu kerja dan mengotomatiskan tugas harian, berikut adalah tutorial langkah demi langkah untuk mulai menggunakannya: Langkah 1: Pastikan akses fitur telah aktif Sebelum pengguna dapat mencoba fitur ini, pastikan administrator IT perusahaan Anda telah mengaktifkannya. Fitur ini tersedia secara bawaan (default) jika organisasi Anda sudah mengizinkan langkah-langkah Gemini for Google Workspace di dalam Admin Console. Baca juga: Era Baru Personal Intelligence: Update Fitur AI Tercanggih di Chrome Langkah 2: Masuk ke Google Workspace Studio Photo Credit: Google Worskpace Updates Buka platform Google Workspace Studio melalui akun bisnis Anda. Di sinilah tempat Anda dapat merancang alur kerja otomatisasi (automations) tanpa perlu keahlian coding yang rumit. Langkah 3: Tambahkan langkah “Ask NotebookLM” Saat merancang alur kerja (flow) baru atau mengedit yang sudah ada, tambahkan instruksi baru dengan memilih opsi Ask NotebookLM. Langkah ini berfungsi memanggil AI untuk menganalisis data Anda. Baca juga: Gemini Hadirkan Fitur Personal Intelligence untuk Asisten Digital yang Lebih Cerdas Langkah 4: Hubungkan dengan Notebook Pilih dokumen atau catatan (notebook) yang ingin Anda jadikan sebagai basis pengetahuan sumber AI. Nantinya, AI akan menggunakan wawasan, ringkasan dokumen, maupun dokumen riset di dalamnya untuk memberikan jawaban yang akurat (grounded responses). Langkah 5: Jalankan otomatisasi Photo Credit: Pexels Setelah semua terhubung, alur kerja Anda kini siap mengeksekusi tugas otomatis secara cerdas. Mulai tanggal 1 Juni 2026, pengguna dengan lisensi AI Expanded Access bahkan dapat menikmati batas kuota penggunaan yang lebih tinggi untuk menjalankan otomatisasi ini. Baca juga: Gemini 3 Flash: AI dengan Kecepatan Kilat dan Kecerdasan Tinggi untuk Efisiensi Bisnis Anda Integrasi cerdas ini tersedia bagi pengguna Google Workspace edisi Business, Enterprise, hingga Education. Sebagai mitra resmi tepercaya di Indonesia, EIKON Technology siap mendampingi Anda mulai dari verifikasi domain, migrasi data yang aman, hingga penyediaan lisensi resmi dan dukungan teknis pasca-penjualan. Jangan lewatkan peluang untuk mentransformasi operasional bisnis Anda dengan kecerdasan AI yang lebih terarah. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan solusi Google Workspace terbaik yang lancar tanpa kendala!

Info

Memahami 4 Tahapan Siklus Hidup Agen AI untuk Keamanan IT Perusahaan

Perkembangan teknologi kini mulai beralih dari sekadar chatbot menuju penerapan agen AI otonom yang mampu mengeksekusi alur kerja kompleks. Namun, hal ini memicu krisis baru berupa shadow AI, di mana agen AI sering beroperasi tanpa pengawasan dengan hak akses tingkat tinggi. Untuk mengubah risiko tersebut menjadi keunggulan kompetitif yang aman, perusahaan perlu menerapkan kerangka kerja Agentic AI Lifecycle melalui fitur Agentic IAM dari JumpCloud. Kerangka kerja ini terdiri dari 4 tahapan utama: Discover (Penemuan) Photo Credit: Pexels Tahap pertama adalah membangun visibilitas dengan mendata seluruh inventaris agen AI yang aktif di berbagai perangkat, peramban, maupun lingkungan on-premise. Langkah ini penting untuk mengeliminasi titik buta (blind spots) akibat maraknya shadow AI. Baca juga: Cara Mengoptimalkan Manajemen Software Anda dengan JumpCloud Application Catalog & Application Patch Management Register (Registrasi) Berbeda dengan karyawan manusia, agen AI membutuhkan proses masuk (onboarding) digital berupa pendaftaran identitas ke dalam direktori terpusat. Tahap ini mencatat tujuan spesifik agen, ruang lingkup kerja, serta menentukan siapa manusia yang bertanggung jawab atas hasil kerjanya. Baca juga: Mengenal JumpCloud Device Monitoring & Alerting Manage (Pengelolaan) Photo Credit: Pexels Setelah terdaftar, agen AI membutuhkan hak akses yang tepat untuk bekerja. Manajemen ini meliputi penyediaan akses cepat, pengaturan izin khusus yang presisi, dan pembatasan waktu (time-boxing) agar jika terjadi kegagalan sistem, dampaknya tidak meluas. Baca juga: Tips Memperkuat Keamanan IT untuk Perusahaan Anda Govern (Tata Kelola) Tahap akhir ini melibatkan pengawasan berkesinambungan melalui audit konstan dan pos pemeriksaan Human-in-the-Loop (HITL) untuk tindakan yang berdampak besar. Hal ini memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan mencegah munculnya zombie agents atau agen yang terbengkalai setelah proyek selesai. Amankan identitas AI perusahaan Anda bersama EIKON Technology Mengadopsi agen AI otonom adalah peluang produktivitas terbesar saat ini, namun penerapannya harus berdiri di atas fondasi sistem keamanan IT yang kokoh. Melalui produk JumpCloud, Anda dapat mengelola identitas manusia, perangkat, hingga agen AI dalam satu dasbor terpusat. EIKON Technology sebagai penyedia solusi teknologi tepercaya dan andal di Indonesia, siap mendampingi perusahaan Anda mulai dari konsultasi, migrasi data yang aman, hingga dukungan teknis penuh pasca-penjualan. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk melindungi keamanan IT perusahaan Anda!

Info

Kemudahan Migrasi Data Pengguna Microsoft ke Google Workspace untuk UMKM

Google Workspace resmi meluncurkan versi beta dari fitur penyederhanaan migrasi data yang dirancang khusus bagi pelaku UMKM serta lembaga pendidikan. Mulai dirilis secara bertahap sejak 28 April 2026, fitur ini mempermudah pengguna baru Workspace untuk memindahkan data mereka dari Microsoft dengan jauh lebih instan. Ini dia beberapa kemudahan utama yang ditawarkan oleh fitur impor data terbaru Workspace. Mari simak bersama! Identifikasi pengguna secara otomatis Photo Credit: Google Workspace Updates Begitu Anda menghubungkan akun bisnis Microsoft, sistem cerdas Google akan langsung mendeteksi seluruh daftar pengguna yang ada. Pengembang sistem telah menyiapkan semuanya agar siap ditambahkan ke akun Google Workspace baru Anda tanpa perlu input manual. Baca juga: Tips Percepat Migrasi Data dengan Database Migration Program Kapasitas pengguna yang pas untuk UMKM Fitur bawaan ini memfasilitasi migrasi otomatis hingga 10 pengguna Microsoft sekaligus. Batasan ini sangat ideal bagi pelaku UMKM yang ingin bermigrasi dengan efisien tanpa prosedur yang rumit. Proses impor instan dalam satu klik Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah akun Microsoft terhubung dan domain Anda terverifikasi, proses penambahan pengguna baru dapat diselesaikan dengan sangat cepat. Cukup dengan satu klik saja, seluruh pengguna yang teridentifikasi akan langsung disalin. Baca juga: Alur Sederhana Untuk Merencanakan Migrasi Cloud  Migrasi data penting yang menyeluruh Photo Credit: Google Workspace Updates Kemudahan tidak berhenti pada nama akun saja. Melalui alat bantu impor data di Admin Console, Anda juga bisa memindahkan seluruh aset digital penting milik pengguna, mulai dari pesan email, kalender, hingga daftar kontak. Pemindahan file OneDrive yang aman Selain data komunikasi, dokumen kerja yang tersimpan di dalam penyimpanan cloud OneDrive milik Microsoft juga dapat ikut dimigrasikan secara langsung ke Google Workspace. Hal ini memastikan tidak ada data atau dokumen penting yang tertinggal selama proses transisi. Baca juga: Dampak Perkembangan Teknologi Di Indonesia Terhadap Sektor UKM Fitur baru ini tersedia untuk berbagai edisi Google Workspace, mulai dari paket Business Starter hingga Enterprise Plus. Jika perusahaan Anda berencana beralih dari Microsoft ke ekosistem Google Workspace yang lebih kolaboratif, serahkan prosesnya kepada EIKON Technology. EIKON Technology, sebagai official partner Google Workspace, berkomitmen memfasilitasi kebutuhan lisensi resmi sekaligus mengawal seluruh proses verifikasi domain dan migrasi data Anda secara aman. Percayakan transisi digital perusahaan Anda kepada EIKON Technology sekarang untuk kelancaran operasional tanpa kendala. Hubungi kami sekarang juga!

Info

3 Manfaat Integrasi Google Chat dengan ServiceNow, Now Assist Virtual Agent

Google baru saja mengumumkan bahwa pengguna kini dapat menerapkan integrasi Now Assist Virtual Agent dari ServiceNow langsung melalui Google Workspace Marketplace. Pembaruan ini menyederhanakan proses penerapan bagi para administrator untuk menghadirkan pusat dukungan dan otomatisasi alur kerja langsung di dalam aplikasi komunikasi harian karyawan. Berikut adalah 3 manfaat utama yang bisa Anda dapatkan melalui integrasi cerdas ini: 1. Akses layanan mandiri tanpa keluar dari Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Karyawan kini dapat melakukan berbagai tugas rutin ServiceNow tanpa perlu beralih aplikasi. Cukup melalui ruang obrolan Google Chat, pengguna bisa mencari jawaban berbasis pengetahuan (knowledge base), membuat tiket dukungan teknis, memeriksa status pengajuan yang ada, hingga memesan inventaris baru. Baca juga: Aplikasi Google Chat Kini Dapat Berlangganan Notifikasi Event 2. Pengalaman percakapan berbasis AI yang kontekstual Photo Credit: Google Workspace Updates Didukung oleh teknologi Now Assist, integrasi ini menyajikan pengalaman obrolan yang kontekstual dan interaktif. Fitur ini mampu menginisiasi AI Agents untuk mengotomatiskan alur kerja yang kompleks dan mempercepat penyelesaian permintaan bantuan secara mandiri. Baca juga: Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah?  3. Penerapan instan dan skalabel Proses instalasi kini jauh lebih mudah. Administrator Workspace dapat langsung memasang aplikasi ini secara massal dari Google Workspace Marketplace untuk seluruh pengguna. Fitur ini telah tersedia global untuk seluruh pelanggan Workspace yang memiliki lisensi aktif dari ServiceNow. Baca juga: Kembangkan Kolaborasi di Google Chat dengan Smart Chip Kolaborasi antara Google Chat dan ServiceNow membuktikan bahwa ruang kerja digital modern kini semakin terintegrasi dan efisien. Jangan biarkan tim Anda kehilangan waktu berharga karena harus terus-menerus berganti aplikasi. Maksimalkan potensi penuh dari fitur-fitur premium Workspace ini dengan memercayakan kebutuhan lisensi perusahaan Anda kepada EIKON Technology. Kami siap mendampingi bisnis Anda mulai dari proses konsultasi paket, migrasi data yang aman, hingga dukungan teknis pasca-penjualan. Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan solusi digital terbaik bagi perusahaan Anda!

Info

3 Keunggulan Fitur Default Context-Aware Access untuk Semua Aplikasi SAML

Google Workspace baru saja meluncurkan pembaruan keamanan yang memungkinkan administrator IT menerapkan kebijakan Context-Aware Access (CAA) secara global untuk seluruh aplikasi SAML di perusahaan mereka. Fitur ini berfungsi sebagai basis keamanan universal untuk melindungi semua aplikasi berbasis SAML yang belum memiliki kebijakan khusus. Berikut adalah 3 keunggulan utama dari fitur default CAA ini untuk meningkatkan keamanan siber perusahaan: 1. Perlindungan otomatis secara menyeluruh Photo Credit: Google Workspace Updates Kebijakan global ini bertindak sebagai jaring pengaman yang otomatis melindungi data internal serta alat SaaS pihak ketiga begitu aplikasi baru diintegrasikan ke dalam ekosistem perusahaan. Baca juga: Fitur Context-Aware Access di Google Workspace untuk Penolakan Akses dengan Konteks 2. Mengurangi beban kerja Alih-alih mengonfigurasi aturan secara manual satu per satu untuk setiap aplikasi SAML, administrator kini cukup mengatur satu kebijakan global untuk mencakup seluruh lingkungan kerja. Kendali granular tetap terjaga karena kebijakan spesifik di tingkat aplikasi akan tetap diprioritaskan. Baca juga: Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual saat Mengakses Workspace Applications 3. Mendukung mode fleksibel dan Audit Log mendalam Photo Credit: Pexels Kebijakan bawaan ini mendukung Monitor mode maupun Active mode untuk memberikan fleksibilitas saat peluncuran aturan keamanan. Selain itu, log audit yang detail akan merekam setiap peristiwa penegakan akses, lengkap dengan pesan remedi untuk membantu pengguna menyelesaikan masalah akses secara mandiri. Fitur ini dinonaktifkan secara bawaan (OFF by default) dan dapat diaktifkan oleh admin melalui Admin Console di menu Security > Context-aware Access > General settings. Baca juga: Meningkatkan Keamanan Konsol Admin Google Workspace dengan Akses Kontekstual  Pembaruan CAA global ini tersedia bagi pengguna Google Workspace edisi Enterprise (Standard/Plus), Education (Standard/Plus), Frontline (Standard/Plus), hingga Enterprise Essentials Plus. Untuk memastikan perusahaan Anda dapat mengonfigurasi sistem keamanan canggih ini tanpa hambatan, EIKON Technology hadir sebagai solusi terbaik Anda. Kami tidak hanya menyediakan lisensi resmi, tetapi juga tim ahli yang siap mendampingi proses implementasi, migrasi, dan pengelolaan keamanan TI perusahaan Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang demi proteksi bisnis yang lebih solid!

Scroll to Top