EIKON Technology

Google Cloud Storage

Google Workspace

Penyimpanan Data Lokal Google Workspace, Ekspor Data ke Lokasi Geografis Pilihan Anda

Google Workspace baru saja memperkenalkan sebuah fitur baru yaitu penyimpanan data lokal (local data storage). Fitur ini memungkinkan administrator mengekspor data Workspace perusahaan ke lokasi geografis atau lokasi pilihan mereka. Mari simak detailnya berikut! Local data storage Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur penyimpanan data lokal Google Workspace ini memungkinkan administrator perusahaan untuk mengekspor data Workspace ke lokasi geografis pilihan Anda. Berikut adalah opsi yang tersedia untuk fitur ini: User data: Tentukan data yang diekspor, dari pengguna, grup, unit organisasi, atau keseluruhan data perusahaan Anda. Export frequency: Pilih frekuensi ekspor, berulang atau satu kali saja. Storage settings: Tentukan lokasi geografis keranjang penyimpanan (bucket) Google Cloud tempat data diekspor, siapa yang dapat mengakses data, dan setelan lainnya dalam bucket Google Cloud. Baca juga: Storage Transfer Service Google Cloud Kini Mendukung Kapabilitas Replikasi Real-time Pembaruan ini memungkinkan administrator mengekspor data Workspace mereka ke bucket Google Cloud Storage (GCS) perusahaan yang terletak di lokasi geografis pilihan mereka untuk memenuhi kebutuhan kedaulatan (sovereignty), kepatuhan (compliance), dan pengarsipan (archival) data. Tentang ekspor data dengan Google Cloud Storage Anda dapat mengekspor semua, atau sebagian, data perusahaan ke arsip Google Cloud Storage (GCS) dan kemudian mengunduhnya. Tool Data Export GCS mengekspor semua data yang didukung untuk seluruh pengguna. Anda kemudian dapat secara selektif mengunduh data yang sudah diekspor berdasarkan pengguna dan layanan. Pengguna pun dapat mengunduh data mereka melalui dukungan Google Takeout yang telah terintegrasi dengan GCS. Baca juga: Cara Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual Saat Mengakses Workspace Applications Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Pexels Fitur ini tersedia bagi para pelanggan Google Workspace Enterprise Plus yang telah memiliki Assured Controls add-on. Saat ini Workspace tengah membuka pengajuan beta test untuk fitur penyimpanan data lokal. Bagi Anda yang berminat, bisa langsung mengisi formulir pengajuannya di sini. Baca juga: Pembaruan Alat Storage Management di Konsol Admin, Apa Saja yang Berubah? Dengan hadirnya fitur penyimpanan data lokal ini Anda dapat mengekspor data Workspace milik perusahaan dan kemudian menyimpannya di lokasi geografis yang diinginkan. Tak perlu lagi menggunakan layanan pihak ketiga yang dapat mengancam keamanan dan kerahasiaan data milik perusahaan Anda. Selain fitur penyimpanan data lokal, Workspace juga masih memiliki berbagai fitur dan kapabilitas andalan yang siap memudahkan pekerjaan Anda. Belum menggunakan Workspace? Tak perlu bingung mencari, EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dirancang khusus untuk penggunaan skala besar sehingga cocok untuk perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Peningkatan Kapabilitas Ekspor Data di Google Workspace

Integrasi Google Workspace dan Google Cloud Storage memungkinkan Anda untuk mengekspor semua atau sebagian data perusahaan ke arsip digital dengan tingkat keamanan tinggi. Data yang telah disimpan ke dalam arsip pun nantinya dapat diunduh. Cloud Storage memiliki tool Data Export yang dirancang khusus untuk mengekspor seluruh data. Kini, kapabilitas tersebut mengalami peningkatan seputar ekspor data pengguna untuk pelanggan Google Workspace. Peningkatan kapabilitas ekspor data Per awal Agustus 2023, Google Workspace meluncurkan peningkatan dalam hal ekspor data pengguna. Workspace menghadirkan beberapa peningkatan berupa: Photo Credit: Google Workspace Updates Seluruh pelanggan Google Workspace kini dapat memilih untuk mengekspor data pengguna tertentu, bukan keseluruhan data mereka (data yang berupa user generated content). Photo Credit: Google Workspace Updates Perubahan antarmuka tool Data Export, yang memberikan informasi lebih detail mengenai ekspor, mencatat riwayat ekspor yang lebih panjang, sekaligus menawarkan lebih banyak fitur (seperti takeout yang telah difilter). Baca juga: Storage Transfer Service Google Cloud Kini Mendukung Kapabilitas Replikasi Real-Time Pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, dan Teaching and Learning Upgrade kini memiliki opsi tambahan untuk mengekspor data. Jika menggunakan salah satu edisi tersebut, maka Anda dapat mengekspor konten untuk sekumpulan pengguna individual. Misalnya, Anda dapat memilih untuk mengekspor seluruh data yang ditujukan khusus bagi beberapa pengguna tertentu (bukan untuk seluruh pengguna dalam satu domain). Dengan hadirnya opsi ini, Anda bisa memiliki lebih banyak pilihan saat harus melakukan ekspor data, sekaligus melengkapi opsi yang telah dirilis tahun 2022 lalu, yaitu: Mengekspor user generated content menurut organizational unit (OU). Mengekspor user generated content berdasarkan grup. Secara historis, ekspor data terbatas pada kumpulan lengkap user generated content milik pelanggan. Namun, saat mengekspor, banyak pelanggan yang menemukan bahwa dari keseluruhan user generated content, hanya beberapa saja yang relevan. Dengan hadirnya peningkatan ini maka pelanggan memiliki kontrol yang lebih besar dan terperinci, terutama seiring dengan berkembangnya kebutuhan bisnis dan compliance mereka. Adanya lebih banyak opsi ekspor, memungkinkan pelanggan untuk bisa mengambil data spesifik yang diperlukan, kapan pun mereka membutuhkannya. Baca juga: Pembaruan Alat Storage Management di Konsol Admin, Apa yang Berubah? Mulai menggunakan kapabilitas Google Cloud Storage Kapabilitas baru ini dikelola sepenuhnya oleh Super Admins. Untuk bisa menggunakan kapabilitas ini pastikan Workspace Anda sudah: Memiliki akun Super Admins atau Cloud Identity yang berusia setidaknya 30 hari. Mengaktifkan 2-Step Verification (2SV) untuk akun Anda. Memastikan bahwa ekspor data terakhir yang berhasil diselesaikan bertanggal lebih dari 30 hari. Namun, jika ekspor terakhir tidak berhasil, Anda bisa segera memulai ekspor baru atau menjalankan ekspor remediasi untuk mendapatkan data yang hilang. Memastikan tidak ada aktivitas ekspor data lain yang sedang berlangsung. Hanya satu ekspor yang dapat dijalankan dalam satu waktu. Ketersediaan Peluncuran penuh kapabilitas baru ini dimulai tanggal 7 Agustus 2023 (membutuhkan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, Teaching and Learning Upgrade, dan Assured Controls. Baca juga: Penambahan Aturan Lifecycle Conditions Baru untuk Google Cloud Storage Dengan hadirnya peningkatan kapabilitas ekspor data ini maka pelangan memiliki kontrol yang lebih besar dan terperinci, terutama seiring dengan berkembangnya kebutuhan bisnis dan compliance mereka. Tertarik dengan kapabilitas terbaru Google Cloud Storage ini? Anda bisa mendapatkannya secara otomatis saat berlangganan Google Workspace edisi Business atau Education. Keduanya telah tersedia di EIKON Technology official partner Workspace Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Google Cloud

Penambahan Aturan Lifecycle Conditions Baru untuk Google Cloud Storage

Google Cloud Storage baru saja memperkenalkan aturan lifecycle conditions baru. Aturan lifecycle adalah kondisi yang harus dipenuhi objek sebelum tindakan yang ditentukan dalam aturan terjadi. Penambahan aturan lifecycle ini diharapkan dapat membantu pelanggan mengelola biaya penyimpanan mereka dengan cara baru. Ada dua fitur baru yang disertakan dalam peluncuran ini. Prefix/suffix lifecycle conditions Photo Credit: senivpetro (Freepik) Sebelumnya, Google Cloud Storage sudah menyediakan beberapa aturan lifecycle conditions yang bisa dipilih pelanggan. Aturan tersebut di antaranya: Age CreatedBefore CustomTimeBefore DaysSinceCustomTime DaysSinceNoncurrentTime IsLive MatchesStorageClass MatchesPrefix and MatchesSuffix NoncurrentTimeBefore NumberOfNewerVersions Kini pelanggan dapat menambahkan kondisi pada nama objek, cukup dengan menambahkan prefix (awalan) atau suffix (akhiran). Kondisi prefix dan suffix dapat bermanfaat untuk beberapa penggunaan. Berikut adalah contoh penerapan yang umum digunakan: Mengelola prefix objek umum secara terpisah. Mengelompokkan objek menggunakan prefix umum merupakan praktik yang sering terjadi, seperti dalam kumpulan data. Sekarang, lifecycle condition dapat diterapkan pada grup tersebut menggunakan aturan MatchesPrefix. Baca juga: 3 Contoh Penerapan Google Cloud Spot VMs Mengelola kategori objek secara terpisah. Menggunakan ekstensi pada kunci objek untuk menunjukkan format data seperti .mp4, .zip, dan .csv adalah sebuah praktik umum. Sebab tak jarang, semua format tersebut ada dalam satu lokasi. Untuk bisa mengelolanya secara terpisah, terkadang pelanggan memanfaatkan ekstensi. Misalnya, ketika pelanggan memiliki objek biner besar yang jarang dibaca, namun metadata tentang mereka dengan ekstensi berbeda cukup sering dibaca (contohnya .mov dan .xml). Dengan lifecycle conditions baru, pelanggan bisa dengan mudah menjaga metadata tetap “panas” sambil tetap menghemat biaya. Sebab, kini pelanggan dapat mengatur sebagian besar agar tetap “dingin” dengan aturan MatchesSuffix. Baca juga: Mempelajari Update Keamanan Terbaru Cloud Storage dari Google Pembersihan unggahan multi-bagian yang tidak lengkap Photo Credit: pressfoto (Freepik) Pada tahun 2021, Google Cloud Storage meluncurkan protokol Multipart Upload di XML API. Ini memberi pelanggan jalur migrasi yang lebih mulus dengan peningkatan kompatibilitas S3. Satu masalah umum dengan unggahan multi-bagian adalah bahwa mereka terkadang ditinggalkan. Penyimpanan sebagian tidak gratis, jadi memangkas unggahan yang ditinggalkan adalah hal yang penting. Sekarang, pelanggan dapat “mengatur dan melupakannya” dengan dukungan lifecycle Google Cloud Storage untuk unggahan multi-bagian yang tidak lengkap. Fitur lifecycle baru ini telah tersedia untuk semua pelanggan Google Cloud Storage. Perlu diketahui juga, fitur ini juga dapat diakses melalui Google Cloud Storage API, Google Cloud Storage GUI, gsutil, penyimpanan gcloud, dan library klien. Baca juga: Menjadwalkan Perintah di Google Cloud Dengan Cloud Run dan Cloud Scheduler Lifecycle conditions dapat dimanfaatkan untuk memudahkan pelanggan dalam mengelola biaya penyimpanan Google Cloud Storage. Penambahan aturan ini menghadirkan cara baru dalam menghemat biaya yang digunakan untuk penyimpanan. Selain lifecycle conditions, Google Cloud Storage juga menghadirkan berbagai fitur dan kapabilitas untuk memudahkan pelanggan dalam mengelola penyimpanan berbasis komputasi awan, bahkan dalam hal pengelolaan biaya. Tertarik untuk mulai menggunakan solusi Google Cloud Storage? EIKON Technology sebagai authorized partner Google menyediakan solusi Google Cloud Storage berlisensi dan proses implementasi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini.

Scroll to Top