EIKON Technology

Google Workspace Marketplace

Google Workspace

Mencari Aplikasi di Google Workspace Marketplace Kini Makin Mudah dengan Filter Pencarian

 Pada tahun 2010 lalu, Google meluncurkan Google Apps Marketplace, sebuah platform online yang menyediakan aplikasi web gratis dan berbayar. Dalam perkembangannya, platform tersebut kemudian berubah menjadi G Suite Marketplace dan selanjutnya, Google Workspace Marketplace. Meski mengalami perubahan nama, fungsinya tetap sama, yakni untuk menyediakan aplikasi web gratis dan berbayar yang dapat digunakan pada Workspace maupun aplikasi pihak ketiga. Pada tanggal 20 Oktober 2022 lalu, Google Workspace Marketplace meluncurkan filter penelusuran baru. Fitur baru ini akan membantu Anda untuk menemukan aplikasi yang diinginkan dengan cepat. Bahkan filter baru ini memungkinkan Anda melakukan pencarian menurut kategori, harga, hingga peringkat aplikasi. Mari simak cara kerjanya berikut ini. Mengenal fitur penelusuran Google Workspace Marketplace Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru dari Google Workspace Marketplace ini hadir untuk memudahkan pengguna melakukan pencarian aplikasi yang relevan. Caranya dengan menyediakan beberapa filter penelusuran, seperti pencarian menurut kategori, harga, peringkat, hingga status aplikasi, untuk pribadi atau untuk perusahaan. Filter ini juga dapat digunakan untuk menyaring apakah aplikasi yang Anda cari berfungsi dengan aplikasi lain atau tidak. Baca juga: Inovasi Google Workspace untuk Bantu Optimalkan Ekosistem Kerja Hybrid Anda Mulai menggunakan fitur penelusuran Photo Credit: diana.grytsku (Freepik) Untuk menggunakan fitur ini, bisa dimulai dengan mengunduh aplikasi Google Workspace Marketplace terlebih dahulu. Pengunduhan aplikasi ini di domain kerja Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut. Instal aplikasi untuk pengguna di domain kerja Anda Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace Marketplace apps > Apps list. Klik “Add app to Admin Install list”. Jelajahi Google Workspace Marketplace dan klik aplikasi yang ingin Anda unduh. Klik Admin install > Continue. Tinjau persyaratan akses data (Anda mungkin perlu menggulir layar untuk melihat daftar lengkap), persyaratan, dan kebijakan. Setelah itu, klik Allow. Catatan: Berikan akses data hanya jika Anda memercayai aplikasi dan vendornya. Memberikan akses ke aplikasi berbahaya dapat membahayakan data domain Anda. Untuk informasi tentang cara aplikasi mengakses data Anda, silakan klik di sini. Pilih tujuan instalasi aplikasi: Untuk menginstal aplikasi bagi semua orang di perusahaan Anda, pilih “Everyone at your organization”. Untuk menginstal aplikasi hanya untuk pengguna tertentu, pilih “Certain groups or organizational units” > Next. Kemudian pilih unit organisasi dan grup tempat Anda ingin menginstal aplikasi. Klik Finisih. Perubahan dapat memerlukan waktu hingga 24 jam, tetapi biasanya terjadi lebih cepat. Instal aplikasi di akun admin Anda Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace Marketplace apps > Apps list. Klik Add app to Admin Install list. Jelajahi Google Workspace Marketplace dan klik aplikasi yang ingin Anda instal. Klik Individual install > Continue. Masuk dengan akun admin Anda. Tinjau persyaratan akses data (Anda mungkin perlu menggulir layar untuk melihat daftar lengkap), persyaratan, dan kebijakan, lalu klik Allow. Catatan: Berikan akses data hanya jika Anda memercayai aplikasi dan vendornya. Memberikan akses ke aplikasi berbahaya dapat membahayakan data domain Anda. Untuk informasi tentang cara aplikasi mengakses data Anda, silakan klik di sini. Klik Done. Perubahan dapat memerlukan waktu hingga 24 jam, tetapi biasanya terjadi lebih cepat. Baca juga: Cara Mengembangkan Add-Ons Workspace Melalui Google Apps Script Ketersediaan fitur Fitur baru Google Workspace Marketplace ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 20 Oktober 2022 (mungkin memerlukan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk ketersediaan fitur). Fitur tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, dan Nonprofits, termasuk untuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Tersedia juga untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Namun fitur ini belum tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace Essentials, Enterprise Essentials, dan juga Frontline. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Google Workspace Marketplace menyediakan beberapa pilihan aplikasi web gratis dan berbayar yang bisa Anda gunakan dalam ekosistem Workspace maupun dengan aplikasi pihak ketiga. Untuk mengoptimalkan manfaat platform ini, Anda bisa berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami menyediakan implementasi yang menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Mengembangkan Add-ons Workspace Melalui Google Apps Script

Selama menggunakan Google Workspace, pernahkah Anda merasa ingin menambahkan fitur tertentu agar pekerjaan semakin mudah. Namun sayangnya, tidak pernah ada satu produk yang benar-benar bisa mengatasi masalah setiap orang. Meski begitu, bukan berarti hal ini tidak ada solusinya. Agar Workspace bisa memenuhi kebutuhan Anda, Google menghadirkan Apps Script. Apps Script sendiri merupakan subset dari JavaScript yang memungkinkan pengguna Google Workspace untuk memanipulasi kinerja aplikasi di dalamnya. Selain itu, add-ons buatan Apps Script dapat diunggah ke Google Workspace Marketplace, sehingga Anda bisa membagikan solusi yang sudah Anda buat atau menemukan add-ons gratis yang dibuat orang lain untuk memecahkan masalah serupa secara gratis. Mulai membangun add-on Google Apps Script dapat diakses dari aplikasi Workspace seperti Google Docs, Sheets, Slides, and Forms, membuatnya mudah untuk membuat skrip terbatas dalam dokumen tertentu. Anda dapat membuat sebuah add-on sambil menggunakannya ketika sedang menjalankan aplikasi. Add-on yang masih dalam pengembangan akan ditolak, tetapi karena Google mengizinkan fitur dan pembaruan tambahan untuk ditambahkan setelah disetujui, maka ada baiknya Anda merancang add-on sederhana yang dapat dikembangkan nantinya. Anda bahkan bisa meminta feedback dari orang lain yang sudah menggunakan add-on. Baca juga: Add-Ons to Docs and Sheets: A Little Something Extra Mempersiapkan add-on di Google Workspace Marketplace Setelah add-on siap digunakan, ada beberapa item yang perlu disiapkan sebelum dapat diunggah ke Marketplace untuk ditinjau: Situs web add-on: Marketplace mengharuskan semua add-on untuk memiliki situs web mereka sendiri yang hidup di domain yang dimiliki pembuatnya (bukan di Google Sites). Nama domain tidak harus berupa nama produk. Situs web add-on juga harus menyertakan halaman kebijakan privasi dan halaman persyaratan layanan. Halaman ini harus dapat diakses dari tingkat atas situs, dengan tautan ke kebijakan privasi dan persyaratan layanan yang tersedia. Logo aplikasi: Setiap add-on memerlukan logo aplikasi yang harus ditampilkan di situs web aplikasi. Ini tidak boleh menyertakan apa pun yang terlihat mirip dengan logo Google, termasuk semua logo produk. Ukuran logo kunci untuk verifikasi oAuth adalah 120×120. Menghubungkan add-on ke Google Cloud Project Setelah situs web dan logo aplikasi siap, saatnya menghubungkannya ke Google Cloud Project (GCP). Anda dapat memulai proyek baru di https://console.cloud.google.com, tetapi sebelum dapat menghubungkan proyek GCP ke skrip, selesaikan verifikasi OAuth terlebih dahulu. Photo Credit: Google Cloud Blog Dari Google Cloud Console, gunakan menu 3 baris di kiri atas untuk memilih “API’s & Services” dan pilih “OAuth consent screen” dari menu. Di sini, Anda dapat mengatur apakah add-on akan dipublikasikan sebagai aplikasi internal di domain Google Workspace Anda atau sebagai aplikasi eksternal yang dapat diakses siapa saja. Selanjutnya, unggah logo aplikasi dan masukkan tautan ke situs web aplikasi, kebijakan privasi, dan persyaratan layanan ke layar persetujuan OAuth. Setelah mengirimkan semua elemen yang diminta untuk layar persetujuan OAuth, Anda akan diarahkan kembali ke dasbor untuk meninjau aplikasi. Untuk menghubungkan skrip ke nomor project GCP, pilih editor skrip add-on dari dasbor di sidebar. Setelah itu, navigasikan ke project settings cog dan tempel nomor proyek. Baca juga: Membuat Aplikasi Customer Experience dengan Google Docs di Appsheet Membangun pratinjau YouTube Anda Sebelum memublikasikan, Anda perlu menyiapkan video YouTube untuk tujuan. Berikut cara yang direkomendasikan untuk membangun pratinjau YouTube: Navigasikan ke bagian Security akun Google Anda dan pilih “Third party apps with account access”. Hapus akses otorisasi yang Anda berikan sendiri selama pengujian. Saat jendela otorisasi Anda merekam layar, pilih untuk menguji add-on. Perhatikan bahwa audio tidak diperlukan karena ini bukan tutorial, hanya demonstrasi. Pastikan untuk menunjukkan Client ID di otorisasi add-on. Dalam rekaman, gulir melalui URL di bagian atas pop-up otorisasi, jeda pada Client ID cukup lama agar peninjau dapat mengonfirmasi bahwa ID dalam URL cocok dengan nomor proyek pada proyek Google Cloud. Photo Credit: Google Cloud Blog Setelah video selesai, Anda bisa langsung mengunggahnya ke YouTube. Video ini dapat disetel ke format unlisted, tetapi tidak dapat disetel menjadi video pribadi. Baca juga: Cara Membuat Aplikasi Tanpa Coding untuk Menyederhanakan Proses Kerja Jika ini adalah percobaan pertama Anda mengirimkan add-on untuk Google Marketplace, prosesnya mungkin akan terasa begitu panjang. Bahkan tidak menutup kemungkinan Anda akan mendapat penolakan. Bagaimanapun juga, mereka harus selalu memastikan bahwa end-user memiliki pengalaman positif dalam menggunakan add-on Google. Namun jangan lekas putus asa, terus lakukan evaluasi terhadap skrip Anda dan mintalah feedback dari orang lain. Akan lebih baik lagi jika add-on buatan Anda kemudian diterapkan sebagai solusi produktivitas di tempat kerja Anda. Penggunaan Workspace pun akan lebih optimal. Perusahaan Anda belum menggunakan Workspace? EIKON Technology menawarkan solusi penerapan Google Workspace yang mulus dan terjangkau. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Scroll to Top