EIKON Technology

konsol Admin

Google Workspace

Cara Mengelola Konten yang Dilaporkan di Google Chat dari Konsol Admin

Google Chat baru saja menambahkan kapabilitas konsol Admin yang memungkinkan administrator untuk mengambil tindakan atas konten yang dilaporkan oleh pengguna. Dengan peningkatan kapabilitas ini, konten yang dilaporkan dapat dikelola secara terpusat oleh administrator. Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Tool moderasi konsol Admin Setelah pembaruan, super admin akan memiliki akses ke tool moderasi dan dapat memberikan hak Istimewa “Moderate Chat content report” kepada pengguna. Mereka yang menerima hak tersebut nantinya dapat meninjau konten Chat yang dilaporkan untuk mengurangi beban kerja super admin. Tool tersebut dapat diakses dengan memilih menu Apps > Google Workspace > Moderation. Melalui tool ini, administrator dapat mengakses informasi menyeluruh tentang laporan (baik yang masih berjalan maupun yang sudah terselesaikan), serta informasi dan konteks tambahan mengenai konten yang dilaporkan. Baca juga: Update Terbaru Space Google Chat, Kini Makin Mudah Dibuat Kegunaan tool moderasi Setelah pengguna melaporkan konten di Chat, administrator dapat menggunakan tool moderasi untuk: Melihat semua laporan yang berhubungan dengan konten tersebut (termasuk laporan yang sudah terselesaikan). Meninjau riwayat penyuntingan pesan dan transkrip percakapan, termasuk konten yang diunggah sebelum pesan dilaporkan (maksimal hingga lima pesan). Mengakses detail percakapan, seperti jenis percakapan, jumlah peserta, hingga informasi terkait pengelola Space. Baca juga: Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah? Cara menggunakan tool moderasi di konsol Admin Tool moderasi akan tersedia secara default setelah pembaruan dan bisa langsung diakses melalui konsol Admin. Untuk melihat konten melalui tool ini, Anda harus mengaktifkan pelaporan konten untuk Google Chat.   Untuk menggunakan tool moderasi, Anda cukup mengikuti langkah-langkah berikut: Photo Credit: Google Workspace Updates Buka menu Apps > Google Workspace > Moderation (atau bisa melalui tautan: admin.google.com/ac/moderation). Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah memilih pesan yang dilaporkan, sistem akan menampilkan berbagai informasi, termasuk detail percakapan dan laporan lain yang berhubungan dengan pesan tersebut. Photo Credit: Google Workspace Updates Anda dapat memilih opsi “Show more” dari menu “Reported message” untuk melihat pesan yang dikirim sebelum pesan yang dilaporkan (maksimal lima pesan terdahulu). Photo Credit: Google Workspace Updates Klik “Delete message” untuk menghapus pesan. Ketersediaan tool Tool moderasi ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 22 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur secara keseluruhan). Tersedia untuk seluruh pelangan Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Baca juga: Cara Meningkatkan Interoperabilitas Google Chat dan Platform Perpesanan Lain Tool moderasi untuk Google Chat di konsol Admin ini akan memudahkan administrator Anda dalam menindaklanjuti konten yang dilaporkan oleh pengguna. Terlebih, administrator juga diberi kapabilitas untuk dapat menghapus pesan tertentu atau keseluruhan Space yang bermasalah. Google Chat dan berbagai tool canggih di dalamnya dapat Anda akses secara gratis dengan berlangganan Google Workspace. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis skala besar. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Perluasan Konsol Admin untuk Mengelola Space Google Chat

Google baru saja meluncurkan tool khusus di konsol Admin untuk mengelola space di Chat. Tool baru ini memperluas fungsionalitas administrator Workspace dalam mengontrol dan mengelola space atau ruang percakapan kelompok di Chat. Untuk detail selengkapnya, mari simak ulasan berikut! Perluasan konsol Admin untuk Google Chat Melalui blog Workspace Updates, Google mengumumkan peluncuran tool baru untuk konsol Admin. Tool baru ini dikhususkan untuk mengelola space di Google Chat. Untuk lebih meningkatkan fungsionalitas tool baru ini, administrator akan dibekali kemampuan: Menghapus space individual; Photo Credit: Google Workspace Updates Menghapus anggota individu space. Photo Credit: Google Workspace Updates Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mulai menggunakan tool Tool baru untuk konsol admin ini tersedia untuk seluruh super admin secara default. Super admin dapat mengaksesnya dengan membuka konsol Admin dan kemudian klik menu Apps > Google Workspace > Settings for Google Chat > Manage spaces. Photo Credit: Google Workspace Updates Administrator harus sudah ditunjuk dalam peran “Manage chat and space conversation” sebelum bisa mengelola space. Untuk menentukan peran administrator, klik Menu > Account > Admin roles. Selanjutnya, pilih opsi Manage chat and space conversation, lalu klik View privileges atau View admins untuk memastikan penunjukan administrator sudah sesuai. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Menghapus space di domain Anda Cara menghapus space melalui konsol Admin sebenarnya tidak berbeda jauh dengan cara menghapus melalui Gmail. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda ikuti: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Chat. Klik Manage spaces. Arahkan kursor ke space yang ingin Anda hapus dan klik Delete space. Menghapus anggota space melalui konsol Admin Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Chat. Klik Manage spaces. Arahkan kursor ke space yang ingin Anda edit dan klik Manage members. Klik Remove. Masukkan Alamat email pengguna yang ingin Anda hapus dari space dan klik Remove. Ketersediaan tool Tool baru konsol Admin untuk Google Chat ini dirilis dalam format extended rollout mulai tanggal 30 Mei 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Perilisan ini berlaku untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Tool tersedia untuk seluruh edisi Google Workspace. Baca juga: Kini Admin Dapat Menginstal Google Chat untuk Direct Message Workspace, Bagaimana Caranya? Dengan hadirnya tool baru di konsol Admin untuk Google Chat ini, administrator dapat lebih leluasa dalam mengelola space. Kini administrator dapat menghapus space individual maupun anggota space individual langsung dari konsol Admin, tanpa perlu melalui Gmail lagi, Selain tool baru ini, Google terus melakukan peningkatan untuk konsol Admin agar pekerjaan administrator menjadi semakin ringan, sehingga alur kerja pun tidak terganggu. Selain untuk Chat, Google juga meluncurkan berbagai tool admin untuk aplikasi lain seperti Gmail dan bahkan Docs. Dengan begitu, penggunaan aplikasi dalam ekosistem Google Workspace pun semakin mudah. Untuk pemanfaatan yang makin optimal, jangan lupa berlangganan edisi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. Tersedia Workspace for Business untuk keperluan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan, semuanya tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Cloud

Meningkatkan Keamanan Konsol Admin Google Workspace dengan Akses Kontekstual

Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan Anda selama berada di ekosistem Google Workspace adalah dengan memperketat akses. Google telah melakukan beberapa pembaruan yang memungkinkan Anda mengatur akses sesuai kebutuhan. Ini berarti, Anda bisa memberikan keamanan terbaik tanpa harus mengorbankan kemudahan akses menuju berbagai layanan yang ada di Google Workspace. Salah satu update terbaru Google Workspace terkait kontrol akses baru saja diluncurkan bulan April 2022 ini. Dalam pembaruan tersebut, secara spesifik Google memberikan keamanan lanjutan terhadap konsol administrator. Untuk mengetahui detailnya, mari simak uraian berikut. Konsol Admin Google Workspace Untuk setiap paket subscription Workspace, Google menyediakan konsol Admin. Konsol ini merupakan sebuah kontrol terpusat yang mengatur seluruh end-user layanan Workspace dalam perusahaan atau institusi Anda. Dengan administrasi terpusat maka pengelolaan akun end-user pun menjadi cepat dan mudah. Kapabilitas ini juga telah dilengkapi fitur Cloud Identity terintegrasi untuk mengelola pengguna dan menyiapkan opsi keamanan seperti verifikasi 2 langkah dan kunci keamanan. Akses kontekstual konsol Admin Pada update yang diluncurkan tanggal 11 April 2022, Google Workspace mengumumkan ketersediaan akses kontekstual terhadap konsol Admin. Lewat fitur ini Anda dapat mengatur akses menuju konsol Admin dalam konteks pengguna dan perangkat yang digunakan. Misalnya, Anda dapat membatasi akses menuju konsol Admin untuk alamat IP (internet protocol) tertentu. Atau contoh lainnya yaitu memberikan akses hanya untuk pengguna yang menggunakan sistem operasi Chrome versi tertentu. Photo Credit: ArthurHidden (Freepik) Dengan adanya pembaruan ini Anda masih tetap dapat menyetel kebijakan akses, seperti verifikasi 2 langkah atau akses untuk semua anggota unit. Fitur ini menyediakan kontrol granular dan kontekstual tambahan bagi pengguna tersebut. Perlu diingat juga, akses untuk aplikasi akan dievaluasi terus-menerus setelah diberikan. Pengecualian untuk aturan ini adalah akses menuju aplikasi SAML, yang dievaluasi saat masuk. Update ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan untuk keseluruhan sistem Anda. Selain itu, dengan membatasi akses menuju konsol Admin, maka risiko terjadi kesalahan pemberian akses pun dapat diminimalisir. Baca juga: Meningkatkan Keamanan Akses Penyimpanan Data Google Cloud Melalui Enkripsi Data Ubiquitous Contoh penerapan akses kontekstual Anda bisa menerapkan fitur akses kontekstual ini untuk beberapa keperluan, misalnya: Memberikan akses menuju aplikasi hanya untuk perangkat milik perusahaan. Membatasi akses menuju folder di Drive hanya jika perangkat penyimpanan milik end-user dienkripsi terlebih dahulu. Menolak akses menuju aplikasi jika pengguna tidak menggunakan jaringan milik perusahaan. Mulai menerapkan fitur akses kontekstual Untuk mulai menerapkan fitur akses kontekstual ini sebenarnya sangat mudah. Setelah Anda melakukan pembaruan (tersedia juga opsi untuk melakukan pembaruan otomatis), Google Workspace secara default akan menampilkan fitur ini. Bagi Anda yang diberi tanggung jawab sebagai administrator bisa mengakses layanan Help Center Google Workspace dan membuka halaman context-aware access overview untuk mempelajari lebih lanjut mengenai pengaturan akses kontekstual ini. Sedangkan untuk end-user tidak melakukan pengaturan apa pun karena fitur ini hanya dapat diakses oleh administrator melalui konsol Admin. Ketersediaan akses kontekstual Photo Credit: lookstudio (Freepik) Fitur akses kontekstual ini telah diluncurkan melalui domain rapid release sekaligus scheduled release pada tanggal 11 April 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk keseluruhan visibilitas fitur). Akses kontekstual tersedia untuk paket subscription Google Workspace Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, dan Cloud Identity Premium. Sedangkan untuk pengguna paket subscription Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Frontline, Nonprofits, G Suite Basic, dan G Suite Business belum bisa menggunakan fitur ini.  Baca juga: Memanfaatkan Google Workspace untuk Perlindungan Keamanan Siber Meningkatkan keamanan akses adalah kunci untuk meningkatkan keamanan keseluruhan sistem Anda. Dalam Google Workspace, akses dikelola oleh administrator. Itu artinya, jika administrator diberi kendali yang lebih baik, maka keamanan pun bisa ditingkatkan. Adanya fitur akses kontekstual pada Admin konsol Workspace memungkinkan Anda untuk bisa menikmati kemudahan tersebut. Jika sistem produktivitas yang Anda gunakan sekarang masih belum memberikan keamanan akses, Google Workspace bisa dijadikan solusi. Kami dari EIKON Technology siap membantu Anda memilih subscription plan Workspace yang paling sesuai. Anda bahkan bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Scroll to Top