EIKON Technology

Workspace

Info

Catatan Google Meet Kini Dilengkapi Cuplikan Layar Visual

Google terus memperbarui fitur “Take notes for me” di Google Meet dengan menambahkan kemampuan menangkap cuplikan layar (screenshot) konten yang dipresentasikan secara otomatis langsung ke dalam dokumen catatan rapat. Fitur ini dirancang untuk memberikan konteks visual yang utuh dari setiap diskusi. Mengapa konteks visual itu penting? Photo Credit: Google Workspace Updates Meskipun transkrip teks dapat merekam dialog dengan akurat, dokumen berbasis teks sering kali kehilangan konteks visual penting dari materi yang ditayangkan. Tanpa adanya tampilan visual, catatan rapat berisiko kurang detail atau membingungkan saat pembicara membahas diagram, grafik, atau tabel tanpa menjelaskannya secara lisan. Dengan kehadiran cuplikan layar ini, peserta dapat meninjau kembali ringkasan rapat bersama visual pendukung yang relevan. Baca juga: Mengulik Interoperabilitas Baru Google Meet dengan Zoom Cara kerja dan kontrol keamanan Untuk menjaga transparansi dan kendali privasi, Google menerapkan beberapa opsi pengaturan bagi admin maupun pengguna: Administrator: Admin dapat mengonfigurasi fitur ini di Konsol Admin. Opsi yang tersedia mencakup izin untuk selalu membolehkan cuplikan layar saat presentasi atau membatasinya hanya ketika fitur perekaman rapat (recording) diaktifkan. Pengguna akhir: Saat memulai presentasi pada rapat yang sedang mengaktifkan fitur pembuat catatan, presenter akan menerima notifikasi bahwa Gemini dapat mengambil cuplikan layar. Fitur penangkapan layar ini juga dapat dinonaktifkan dengan mudah kapan saja melalui panel catatan (notes panel). Baca juga: Cara Join Rapat Meet Tanpa Akun Google Melalui Perangkat Mobile Peluncuran dan ketersediaan Photo Credit: Pixabay Peluncuran bertahap (gradual rollout) fitur ini dimulai sejak 3 Agustus 2026 (membutuhkan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas penuh) di domain Rapid Release maupun Scheduled Release. Fitur ini tersedia bagi pengguna Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, serta pelanggan Google AI Pro for Education. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides!  Memaksimalkan kecerdasan buatan dalam rapat harian dapat meningkatkan produktivitas serta efisiensi dokumentasi tim Anda secara signifikan. EIKON Technology, selaku mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap mendampingi organisasi Anda dalam menerapkan solusi Google Workspace dan Gemini AI secara aman dan efisien. Jangan ragu untuk mengonsultasikan kebutuhan digitalisasi bisnis Anda dengan menghubungi kami melalui website EIKON Technology!

Info

Otomatisasi Gemini Notebook: Sumber Informasi Selalu Update di Workspace Studio

Menjaga informasi dalam Gemini Notebook agar tetap up-to-date kini jauh lebih praktis. Google resmi meluncurkan integrasi baru di Workspace Studio yang memungkinkan pengguna menambahkan sumber (sources) secara otomatis ke dalam Gemini Notebook sebagai bagian dari alur kerja berulang (recurring workflow). Otomatisasi alur kerja informasi Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelum adanya pembaruan ini, pembaruan konten pada Gemini Notebook harus dilakukan secara manual satu per satu. Hal ini tentu memakan waktu, terutama bagi tim yang bergantung pada referensi data yang terus berubah. Baca juga: 7 Inovasi Google Workspace: Ciptakan Transformasi Model Kerja Melalui langkah baru bertajuk “Add a source to Gemini Notebook“ di Workspace Studio, Anda dapat menjadwalkan penambahan berbagai jenis materi secara otomatis. Langkah ini mendukung berbagai format sumber data, di antaranya: Teks langsung untuk catatan atau rangkuman cepat. Tautan ke file Google Drive (dokumen, lembar kerja, atau presentasi). URL web umum maupun tautan video YouTube untuk referensi eksternal. Dengan alur kerja terotomatisasi ini, Gemini Notebook Anda akan selalu mengacu pada materi dan data paling relevan tanpa perlu intervensi manual setiap hari. Baca juga: Mengenal Google AI Ultra for Business yang Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Anda Ketersediaan dan peluncuran   Photo Credit: Pexels Fitur ini dapat diakses langsung oleh pengguna melalui Google Workspace Studio. Berikut detail peluncuran dan ketersediaannya: Jadwal peluncuran: Dimulai secara bertahap sejak 6 Agustus 2026 (membutuhkan waktu hingga 15 hari kerja untuk visibilitas penuh) pada domain Rapid Release maupun Scheduled Release. Aksesibilitas: Fitur ini aktif secara default jika admin mengizinkan langkah-langkah Gemini untuk Google Workspace di organisasi. Paket lisensi: Tersedia untuk pengguna Business (Starter, Standard, Plus), Enterprise (Standard, Plus), Education (Fundamentals, Standard, Plus), serta add-on seperti Google AI Pro for Education, Teaching and Learning, dan AI Expanded Access. Baca juga: Gemini di Chrome: 5 Hal yang Perlu Diketahui Administrator Workspace Memanfaatkan otomatisasi AI di lingkungan kerja dapat meningkatkan efisiensi operasional bisnis Anda secara signifikan. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap mendampingi perusahaan Anda dalam mengimplementasikan integrasi Google Workspace Studio dan solusi Gemini AI secara optimal. Maksimalkan potensi kolaborasi dan otomatisasi tim Anda dengan Gemini Notebook sekarang. Hubungi kami melalui website resmi EIKON Technology untuk konsultasi lebih lanjut!

Info

Cara Melatih Beberapa Model Klasifikasi AI untuk Google Drive Sesuai Permintaan

Google memperkenalkan beberapa perubahan agar proses pelatihan model AI kustom untuk klasifikasi data di Drive menjadi lebih efisien. Seperti apa? Sederhanakan klasifikasi data AI di Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini akan mengefisiensikan proses pelatihan model AI kustom untuk klasifikasi data di Drive:       Dukungan Multi-model: Saat klasifikasi AI pertama kali diluncurkan, produk ini mendukung pelatihan satu model untuk satu bidang label. Kini, pelanggan dapat melatih hingga lima model unik. Kasus penggunaan umum untuk beberapa model antara lain: o   Model untuk label yang berbeda o   Model untuk bidang yang berbeda dalam satu label o   Beberapa model untuk kombinasi label & bidang yang sama, dengan set data pelatihan berbeda yang dikurasi untuk audiens yang berbeda.       Pelatihan sesuai permintaan: Pelatihan model klasifikasi AI dapat menjadi proses interaktif. Dengan versi produk sebelumnya, model akan dilatih sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kini, administrator dapat memutuskan kapan akan melatih model, memulai proses pelatihan sesuai permintaan.  Baca juga: Makin Mudah Akses Gemini di Google Drive dengan Tautan Simpel Photo Credit: Google Workspace Updates UI yang Diperbarui: Google mendesain ulang pengalaman klasifikasi AI dari awal dengan alur onboarding dan halaman detail model yang baru. Dengan UI yang diperbarui, Administrator kini akan mendapat insight yang lebih kaya tentang status pelatihan model, metrik pada data pelatihan mereka, skor recall model, dan riwayat versi model mereka.  Photo Credit: Google Workspace Updates Klasifikasi data yang lebih fleksibel Didukung oleh model AI yang menjaga privasi dan dapat dilatih secara unik berdasarkan kebutuhan spesifik pelanggan, klasifikasi data AI ini secara otomatis mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan memberi label pada file di Google Drive. Hal ini membantu perusahaan menstandardisasi klasifikasi data dan mencapai konsistensi pelabelan dalam skala besar. Label kemudian dapat digunakan untuk memicu aturan pada file yang dapat dan tidak dapat dibagikan melalui kontrol pencegahan kehilangan data (DLP), kebijakan manajemen siklus hidup, serta kasus penggunaan audit dan pelaporan. Penyempurnaan terbaru ini memberikan fleksibilitas kepada admin untuk melatih model kapan pun. Baca juga: Mengunci File di Google Drive Kini Jadi Makin Mudah, Bagaimana Caranya? Mulai menggunakan fitur Untuk mengakses Label Manager di konsol Admin, buka https://admin.google.com/ac/dc/  atau Security > Access and data control > Data classification. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara memberi label otomatis pada file Drive menggunakan klasifikasi AI.  Ketersediaan Pembaruan ini dirilis secara bertahap, mulai dari tanggal 30 Juli 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur).  Tersedia bagi pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Frontline Plus, dan pengguna add-on Gemini Education Premium. Baca juga: Administrator Google Vault Kini Dapat Mengekspor Konten Drive, Bagaimana Caranya? Pembaruan ini bertujuan memberikan fleksibilitas lebih bagi admin untuk menyesuaikan model klasifikasi data dengan kebutuhan unik dan dinamis organisasi mereka. Dengan fitur ini, pelabelan file di Google Drive menjadi lebih konsisten, yang pada akhirnya mendukung kontrol keamanan, pengelolaan siklus hidup data, dan audit. Nikmati fitur baru ini dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology sekarang. Dapatkan informasi lengkapnya di sini!

Info

Update eSignature Workspace: Kini Tersedia Opsi Pengajuan Tanda Tangan untuk File PDF

Sebelumnya, awal tahun 2024 ini, Google memperkenalkan fitur tanda tangan elektronik (eSignature) di Docs. Pada peluncuran awal tersebut, eSignature Google Docs dapat digunakan untuk mengajukan permintaan tanda tangan, melacak permintaan tanda tangan, hingga menambahkan tanda tangan elektronik pada kontrak resmi. Kini, kapabilitas tersebut telah ditingkatkan, seperti apa? Anda bisa simak penjelasannya berikut ini! eSignature Google Workspace Fitur baru dari Workspace ini hadir untuk membantu Anda menyederhanakan alur kerja saat berhubungan dengan dokumen elektronik. sSignature Workspace dapat digunakan untuk mengajukan tanda tangan, membubuhkan tanda tangan, hingga mengelola dokumen elektronik secara aman tanpa proses panjang. Baca juga: eSignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Mengajukan eSignature di dokumen PDF Photo Credit: Google Workspace Updates Bulan Desember 2024 ini, Workspace meningkatkan kapabilitas eSignature mereka. Kini Anda dapat mengajukan permintaan eSignature untuk file PDF yang tersimpan di Google Drive. Kapabilitas ini juga mencakup kustomisasi informasi pelengkap tanda tangan, seperti jabatan, nama perusahaan, hingga nomor telepon. Dengan pembaruan ini, permintaan dan pengambilan tanda tangan akan menjadi lebih mudah tanpa harus meninggalkan Workspace. Baca juga: Kelola eSignature di Google Workspace Kini Jadi Makin Mudah, Begini Caranya! Mulai menggunakan fitur Setelah Anda menambahkan seluruh informasi pelengkap tanda tangan, klik Request Signature. Masukkan judul untuk file PDF yang dihasilkan. Masukkan alamat email untuk setiap penanda tangan. Anda juga bisa menambahkan pesan yang menyertai permintaan tanda tangan. Selanjutnya, tinjau dan terima Terms of Service jika ditampilkan dalam dialog permintaan. Klik Request Signature. Setelah permintaan tanda tangan elektronik berhasil dibuat: Dari dokumen, file PDF akan dibuat dan dibagikan kepada penanda tangan dengan akses tampilan. Anda dapat menemukan file yang dibuat di My Drive. Pemberitahuan email akan dikirim ke penanda tangan dengan tautan ke dokumen. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Peningkatan fitur ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 4 Desember 2024 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Kapabilitas untuk mengajukan permintaan eSignature pada file PDF ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi: Business Standard and Plus; Enterprise Starter, Standard and Plus; Essentials and Enterprise Essentials Plus; Education Plus; dan Google Workspace Individual. Baca juga: eSignature Kini Tersedia bagi Pelanggan Google Workspace Individual, Bagaimana Cara Kerjanya? Pembaruan ini akan memudahkan Anda untuk menambahkan tanda tangan elektronik secara mudah pada file PDF. Agar performa fitur baru ini lebih optimal, jangan lupa berlangganan edisi Workspace yang memenuhi syarat pengajuan eSignature, seperti Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology, partner resmi Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Scroll to Top