EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Info

Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education, Amankah untuk Pengguna Pelajar?

Administrator Google Workspace for Education kini dapat mengaktifkan Gemini dengan perlindungan data tambahan sebagai layanan tambahan bagi pengguna remaja (usia 13+). Dengan perlindungan ini, obrolan dalam aplikasi tidak akan dapat digunakan oleh reviewer maupun digunakan untuk meningkatkan model AI. Aplikasi Gemini nantinya akan menjadi layanan inti dalam beberapa minggu mendatang bagi pengguna Education Standard dan Plus. Kapabilitas baru ini dikembangkan dengan mempertimbangkan keamanan pengguna di bawah umur. Google berkonsultasi dengan pakar ilmu perkembangan anak dan pembelajaran serta melakukan pengujian bersama panel penasihat remaja selama pengembangannya. Tentang Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Google berkomitmen untuk menjadikan AI bermanfaat bagi semua orang. Peluncuran Gemini di Workspace for Education bertujuan untuk membekali siswa dengan tools yang mereka butuhkan untuk berkembang di masa depan. GenAI hadir dan membantu mereka mempelajari bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk membuka kreativitas dan memfasilitasi pembelajaran. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman di Dunia Maya Mulai menggunakan Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Untuk mempermudah penyesuaian pengalaman bagi siswa pengguna, administrator dapat menyetel akses ke beberapa layanan Google berdasarkan usia. Setelan akses berbasis usia default bergantung pada jenis institusi: Institusi pendidikan dasar dan menengah: Seluruh siswa pengguna yang tidak berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkan pengalaman yang dibatasi untuk beberapa layanan Google. Institusi pendidikan tinggi: Pengguna berusia 18 tahun ke atas tidak memiliki batasan untuk layanan Google. Namun administrator tetap diharuskan untuk mengidentifikasi setiap pengguna yang usianya di bawah 18 tahun. Baca juga: Merancang Sistem Belajar Online yang aman dengan Google for Education Ketersediaan Aplikasi Gemini telah tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace for Education edisi Fundamentals, Standard, Plus, serta Teaching & Learning Upgrade. Aplikasi akan langsung muncul secara otomatis di akun Education pada saat tanggal peluncuran (8 November 2024). Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Generative AI menawarkan teknologi yang akan menyederhanakan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan belajar-mengajar. Meski begitu, tak dapat ditampik bahwa inovasi teknologi tersebut juga memiliki potensi bahaya, terutama bagi pengguna di bawah umur. Google mengembangkan teknologi generative AI mereka, Gemini, dengan mempertimbangkan keamanan penggunanya, termasuk pengguna di bawah umur. Aplikasi Gemini untuk Workspace for Education hadir dengan batasan usia sehingga pengguna remaja (13+) dapat fokus memanfaatkan teknologi genAI dalam pembelajaran. Hadirkan pengalaman belajar-mengajar yang lebih intuitif dan interaktif dengan aplikasi Gemini di Workspace for Education. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait biaya berlangganan dan teknis penerapan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Tampilan Baru Google Calendar, Seperti Apa?

Mengikuti peluncuran Material Design 3, Google meluncurkan pembaruan tampilan untuk Calendar. Pembaruan ini mengubah tampilan antar muka Calendar bagi seluruh pengguna Workspace. Seperti apa perubahannya? Pembaruan antarmuka Google Calendar Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai 23 Oktober 2024, Anda akan melihat perubahan antarmuka Google Calendar yang sejalan dengan Material Design 3 dan mencakup update pada: Kontrol (seperti tombol, dialog, dan sidebars) yang lebih modern dan mudah diakses; Tipografi antarmuka dengan jenis huruf yang dirancang khusus agar sangat mudah dibaca dari Google; Ikonografi yang mudah dibaca dan tajam, dengan nuansa baru. Photo Credit: Google Workspace Updates Google juga memperkenalkan kapabilitas untuk beralih antara mode terang, mode gelap, atau opsi mengikuti tema default perangkat. Ini akan memberi Anda pengalaman menggunakan Calendar yang lebih nyaman dan dapat disesuaikan, serta dapat mengurangi penggunaan baterai. Pembaruan ini berlaku di seluruh bagian Calendar versi web, termasuk untuk tampilan task list. Ketika menggunakan URL tasks.google.com, Anda akan diarahkan ke antarmuka pengguna yang diperbarui dan memiliki kemampuan untuk memilih antara mode terang atau mode gelap. Baca juga: Peleburan Tool Appointment Slots dan Appointment Schedules di Google Calendar, Apa yang Berubah? Memperbarui tampilan Google Calendar Untuk mendapatkan tampilan baru dari Google Calendar ini tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Bagi end-user, perubahan tampilan antarmuka akan langsung muncul mulai tanggal 23 Oktober 2024. Jika Anda ingin mengaktifkan mode gelap Calendar, klik ikon Settings di bagian ujung kanan > Appearance > pilih Light, Dark atau Device default (tampilan mengikuti tema perangkat). Mengingat peluncuran ini merupakan penyegaran visual untuk Google Calendar, kemungkinan dapat memengaruhi pengalaman ekstensi Chrome yang terpasang dan aktif saat menggunakan Calendar. Akibatnya, ekstensi mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Disarankan untuk menghubungi developer ekstensi tersebut untuk melaporkan potensi masalah apa pun. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Ketersediaan update Pembaruan tampilan update ini dirilis dalam dua kelompok, yaitu domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal.  Untuk domain rilis cepat berlaku perilisan bertahap, mulai dari tanggal 23 Oktober 2024 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain berlaku perilisan yang diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) dimulai pada tanggal 2 Desember 2024. Update tampilan antarmuka Google Calendar ini tersedia untuk seluruh pelanggan Workspace Individual dan pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Reminder Google Calendar dan Assistant Reminders Akan Bermigrasi ke Tasks, Seperti Apa Perubahannya? Produktivitas di lingkungan kerja Anda akan semakin meningkat dengan dukungan Google Calendar. Optimalkan fungsinya dengan berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology yang juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja?

Akhir Agustus ini, Google mengumumkan ketersediaan umum beberapa fitur Gemini di BigQuery, termasuk pembuatan dan penjelasan kode SQL, pembuatan kode Python, partisi data, serta rekomendasi pengelompokan. Mari simak ulasannya berikut ini! What makes Gemini in BigQuery different? Gemini di BigQuery menghadirkan kemampuan terbaik Google di seluruh manajemen data dan infrastruktur AI dengan model canggih yang dioptimalkan untuk kebutuhan bisnis Anda. Context aware: mengartikan maksud Anda, memahami tujuan Anda, dan terlibat secara proaktif dengan Anda untuk mempercepat alur kerja. Grounded in your data: terus belajar dan beradaptasi dengan data Anda untuk mengungkap peluang baru dan mengantisipasi masalah. Integrated experience: dapat diakses langsung dalam antarmuka BigQuery. Baca juga:  Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Memulai dengan data insights Photo Credit: Google Cloud Blog Analisis data biasanya dimulai dengan penemuan data dan penilaian insight mana yang nantinya bisa didapat dari aset data. Data Insights dari Gemini memiliki database mendalam yang akan membantu Anda mengeliminasi dugaan dengan kueri yang telah divalidasi sebelumnya. Kueri yang dapat ditindaklanjuti tersebut disertakan dalam BigQuery Studio, menyediakan wawasan, tepat di tempat yang dibutuhkan, untuk mengolah analisis data Anda cukup dengan satu klik saja. Tingkatkan produktivitas dengan bantuan kode SQL dan Python Gemini for BigQuery membantu Anda menulis dan memodifikasi kode SQL atau Python menggunakan perintah natural language yang mudah dipahami. Ini akan membantu mengurangi kesalahan dan inkonsistensi dalam kode Anda. Photo Credit: Google Cloud Blog Gemini di BigQuery memahami struktur dan hubungan dalam data, sehingga Anda dapat menerima saran kode yang disesuaikan dari perintah natural language yang mudah dipahami. Photo Credit: Google Cloud Blog Gemini di BigQuery juga dapat memberikan penjelasan untuk membantu Anda memahami kueri SQL dan Python yang kompleks, sehingga memudahkan pengguna dari seluruh tingkat keterampilan dalam memahami logika di balik kode. Baca juga: Mengoptimalkan Penggunaan BigQuery BI Engine Alur kerja analitik yang ditata ulang dengan natural language Gemini di BigQuery mencakup data canvas, antarmuka berbasis natural language yang inovatif untuk eksplorasi, kurasi, pengolahan, analisis, dan visualisasi data. Data canvas memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi dan menyusun perjalanan data melalui alur kerja grafis, untuk eksplorasi dan analisis data yang lancar dan intuitif. Optimalkan analitik  untuk performa dan kecepatan Seiring bertambahnya volume data, Anda kemungkinan besar akan menghadapi tantangan dalam mengelola kapasitas secara efektif dan meningkatkan performa kueri. Untuk mengatasi tantangan ini, Gemini di BigQuery menawarkan rekomendasi yang didukung AI untuk mempartisi dan mengelompokkan tabel. Rekomendasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan tabel untuk hasil yang lebih cepat dan biaya kueri yang lebih rendah tanpa memerlukan modifikasi apa pun pada kueri. Baca juga: Mengenal Fitur Data Praprocessing dari BigQuery ML Ketersediaan umum Gemini di BigQuery akan diluncurkan secara bertahap selama beberapa bulan ke depan. Saat ini, fitur yang tersedia untuk umum tersedia bagi seluruh pelanggan Google Cloud tanpa biaya tambahan. Belum menggunakan Cloud sebagai solusi komputasi awan Anda? Dapatkan segera melalui EIKON Technology dan nikmati kemudahan Gemini di BigQuery! Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini.

Info

Gemini (gemini.google.com) Kini Menampilkan Link Sumber dalam Responsnya

Mulai tanggal 4 September 2024 ini Anda dapat mengakses informasi tambahan mengenai topik yang ditanyakan dalam respons Gemini (gemini.google.com). Untuk mengetahui seperti apa tampilannya,  mari simak ulasan berikut ini. Peningkatan respons Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Secara khusus, kini dalam responsnya, Gemini akan menampilkan link ke konten terkait dalam permintaan pencarian fakta yang Anda minta. Di bagian akhir respons akan terdapat tanda panah ke bawah yang bisa Anda klik untuk menyelami topik lebih dalam. Jika Anda memiliki lisensi Gemini for Workspace dan ekstensi Google Workspace di Gemini sudah diaktifkan, maka fitur tersebut juga akan menyertakan link sebaris ke email relevan yang dirujuk dalam respons tempat ekstensi Gmail digunakan. Menyertakan informasi tambahan seperti ini menawarkan cara mudah untuk menggali lebih dalam respons yang diberikan Gemini. Anda juga bisa menggunakan fitur pemeriksaan ganda Gemini untuk memverifikasi respons dengan menggunakan Google Search untuk menyorot pernyataan mana yang didukung atau dibantah di web. Detail tambahan terkait fitur Untuk saat ini, pemunculan link tambahan dalam respons Gemini masih terbatas pada pertanyaan berbahasa Inggris saja. Namun Google masih terus mengembangkan kemampuan generative AI mereka agar bisa segera menampilkan respons yang lebih lengkap pada pertanyaan di luar bahasa Inggris. Fitur ini tersedia di sebagian besar negara tempat Gemini (gemini.google.com) tersedia. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik Administrator: Kunjungi halaman Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengaktifkan atau menonaktifkan Gemini (gemini.google.com) ini dan cara mengaktifkan atau menonaktifkan ekstensi Google Workspace untuk perusahaan Anda di sini. End-user: Anda akan secara otomatis melihat link konten terkait saat dibutuhkan dalam respons Gemini. Apabila Anda memiliki lisensi Gemini for Workspace dan administrator telah mengaktifkan ekstensi Google Workspace, maka pengguna mungkin akan melihat konten terkait dari email untuk permintaan yang menggunakan ekstensi Gmail. Silakan lihat FAQ Gemini Apps di sini untuk mempelajari detail selengkapnya. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Ketersediaan Peningkatan fitur Gemini ini dirilis secara langsung, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 4 September 2024. Fitur tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace dengan akses ke gemini.google.com. Pengguna dengan akses ke lisensi add-on Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium akan mendapatkan notifikasi  melalui Gmail saat ekstensi Google Workspace di Gemini telah diaktifkan oleh administrator. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Peningkatan fitur ini cara mudah untuk menggali lebih dalam respons yang diberikan Gemini terhadap pertanyaan Anda. Ini akan memudahkan Anda untuk memahami materi yang ditanyakan tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi. Kini Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Google Meet Kini Sediakan Email Terkonsolidasi untuk Seluruh Berkas Rapat

Saat ini, Google Meet mengirimkan email untuk setiap jenis berkas yang ada dalam rapat, termasuk rekaman rapat, transkrip rapat, catatan Gemini (hasil penggunaan fitur “take notes for me”), live streaming, dan banyak lagi. Ke depannya, Anda akan menerima satu email yang menggabungkan seluruh berkas tersebut.  Ini tidak hanya akan membantu mengurangi kekacauan di kotak masuk, tapi juga akan membantu Anda menavigasi ke dokumen rapat yang tersimpan dengan lebih cepat. Untuk detail selengkapnya, mari simak ulasan berikut ini. Email terkonsolidasi Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Dengan hadirnya fitur baru ini, Google Meet akan secara otomatis mengumpulkan dokumen hasil rapat Anda, seperti hasil rekaman rapat, transkrip rapat, catatan yang dibuat secara otomatis menggunakan Gemini (melalui fitur “take notes for me”), hasil live streaming, dan banyak lagi. Untuk dapat menggunakan fitur ini tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator.  Saat fitur telah dirilis secara resmi oleh Workspace, Anda akan langsung mendapatkan email terkonsolidasi setelah melakukan rapat dengan Google Meet. Baca juga: Cara Join Rapat Meet Tanpa Akun Google Melalui Perangkat Mobile Ketersediaan fitur Fitur baru dari Google Meet ini telah dirilis, baik itu untuk domain perilisan cepat maupun domain perilisan terjadwal. Tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace. Namun penting untuk diketahui bahwa edisi Google Workspace digunakan akan menentukan fitur Meet mana yang akan tersedia untuk Anda. Sementara itu, kapabilitas “take notes for me” membutuhkan add ons Gemini for Google Workspace berikut ini: Gemini Enterprise Gemini Education Premium AI Meetings & Messaging Baca juga: Live Stream Latensi Super Rendah di Google Meet, Benarkah Bebas Lag? Menggunakan fitur take notes for me Photo Credit: Google Meet Help Di komputer Anda, buka meet.google.com. Buka meeting yang akan Anda ikuti. Di bagian sebelah kanan atas, klik opsi Take notes with Gemini. Klik “Start taking notes”. Catatan rapat akan ditambahkan ke dokumen baru dan dibagikan kepada orang-orang yang mendapat undangan meeting. Baca juga: Cara Menyematkan Pesan di Google Meet Hadirnya kapabilitas email terkonsolidasi ini akan memudahkan Anda menavigasi berkas berkas terkait meeting di Google Meet. Lebih ringkas, Anda tak perlu lagi mengumpulkan dokumen secara manual. Fitur ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Workspace. Untuk mengoptimalkan performa fitur dalam penggunaan skala besar, Anda bisa berlangganan Workspace for Business. Dirancang khusus untuk bisnis, Workspace for Business akan menyederhanakan alur kerja perusahaan Anda. Dapatkan hanya melalui EIKON Technology, partner resmi Google di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah

Awal tahun 2024 ini, Google mengumumkan bahwa pengajar dan siswa berusia 18 tahun ke atas yang tidak memiliki lisensi Gemini Education akan segera mendapatkan perlindungan data tambahan saat menggunakan Gemini sebagai Additional Service dengan akun sekolah mereka. Kini, perlindungan tersebut telah tersedia untuk umum. Bagaimana cara mengaktifkannya? Perlindungan data tambahan Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Dengan adanya perlindungan tambahan ini, data yang dibagikan hanya akan digunakan untuk menanggapi perintah dan tidak digunakan untuk meningkatkan kemampuan Gemini atau model generative AI lainnya. Perlindungan data tambahan ini tersedia untuk pengguna Google Workspace for Education dalam setiap bahasa. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan perlindungan data tambahan Perlindungan data diaktifkan oleh administrator melalui Konsol Admin, kemudian masuk ke Menu > Generative AI > Gemini. Pada halaman Gemini, klik Service status. Untuk mengaktifkan layanan bagi seluruh pengguna di perusahaan Anda, pilih opsi On for everyone; Jika ingin menonaktifkan layanan, pilih opsi Off for everyone. Untuk menyimpan pengaturan, klik Save. Klik User access, dan konfirmasikan bahwa opsi Allow all users access to Gemini dipilih. Opsi aktif secara default saat Anda mengaktifkan Gemini sebagai layanan tambahan. Dengan opsi ini, pengguna tanpa lisensi Gemini for Google Workspace dapat tetap mengakses Gemini sebagai layanan tambahan. Penting untuk diingat, jangan mengaktifkan opsi Only allow users with a Gemini Enterprise or Gemini Business license to access Gemini with Customer Data protections. Sebab, opsi ini memerlukan add-on Gemini for  Google Workspace. Opsi ini mencegah pengguna Anda mengakses Gemini. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman Ketersediaan layanan Perlindungan data tambahan Gemini untuk Workspace for Education ini telah tersedia dan bisa langsung digunakan. Pembaruan pada halaman pengaturan Gemini di Konsol Admin untuk mencatat perlindungan data akan diluncurkan beberapa minggu ke depan. Pembaruan ini berlaku bagi seluruh pelanggan Google Workspace Education Fundamentals, Education Fundamentals Standard, dan Education Fundamentals Plus.  Sebelum menggunakan layanan Photo Credit: Pexels Apabila Anda menggunakan Gemini (gemini.google.com) dengan lisensi Gemini Education atau Gemini Education Premium, maka lisensi tersebut tercakup dalam persyaratan layanan Google Workspace for Education. Kemudian apabila Anda menggunakan Gemini (gemini.google.com) dengan akun sekolah tanpa lisensi Gemini Education atau Gemini Education Premium, maka lisensi tersebut tercakup dalam Google Terms of Service sebagai Additional Service. Lisensi ini tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas. Baca juga: Google for Education Hadirkan Laporan Transformasi untuk Customer Perluasan layanan dari Gemini ini memastikan keamanan data pribadi pelanggan Google Workspace for Education, termasuk bagi siswa di bawah umur. Ini menunjukkan komitmen Google untuk melindungi keamanan data penggunanya, terutama bagi pengguna dengan risiko keamanan tinggi. Nikmati perlindungan data terbaik dari Google dengan berlangganan Workspace for Education yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut terkait berlangganan layanan, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Fitur “Take notes for me” Kini Tersedia di Google Meet

Per 27 Agustus 2024, fitur “Take notes for me” mulai diluncurkan ke Google Meet untuk pelanggan Workspace tertentu. Ini merupakan sebuah fitur dengan dukungan AI di Meet yang dapat mencatat meeting secara otomatis. Bagaimana cara menggunakannya? After the meeting, the notes document is attached to the calendar event where participants internal to your organization can access them. At launch, this feature will be available when using Google Meet on a computer or laptop, and meetings must be conducted in spoken English. Fitur Take notes for me Photo Credit: Google Workspace Updates Mungkin sulit untuk tetap mengikuti online meeting sambil membuat catatan. Di sinilah “Take notes for me” dapat membantu. Saat diaktifkan, fitur tersebut akan melakukan hal berikut: Secara otomatis merekam catatan rapat di Google Docs dan menyimpannya ke Google Drive pemilik rapat. Membantu Anda mengejar ketertinggalan rapat dengan “Summary so far”. Mengirim email dengan tautan ke rangkuman setelah rapat. Email ini akan dikirim ke host rapat dan siapa pun yang mengaktifkan fitur tersebut. Ini akan meningkatkan keterlibatan Anda dalam suatu rapat, sambil tetap memastikan informasi penting direkam untuk pencatatan dan tindak lanjut. Jika pengguna juga mengaktifkan rekaman dan transkrip rapat, keduanya akan ditautkan dalam dokumen catatan. Baca juga: Penyempurnaan Viewer Mode Google Meet, Apa yang Berubah? Detail tambahan terkait fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Dokumen Notes akan disimpan di folder Drive pemilik rapat dan mengikuti kebijakan penyimpanan Meet yang telah dikonfigurasikan oleh perusahaan Anda. Jika saat ini Anda sedang menguji fitur ini di Workspace Labs dan Alpha, sistem akan berubah dari yang sebelumnya mengikuti kebijakan penyimpanan Drive menjadi kebijakan penyimpanan Meet. Baca juga: Cara Menyematkan Beberapa Presenter Sekaligus dalam Virtual Meeting Google Meet Mulai menggunakan fitur Administrator:  Fitur ini akan AKTIF secara default dan dapat dikonfigurasi pada level organizational unit (OU) maupun Group. Photo Credit: Google Workspace Updates End users: Setelah diaktifkan oleh admin, Anda bisa langsung menggunakan fitur ini.  Anda juga dapat mengaktifkan fitur ini lebih dulu dari undangan Calendar. Fitur ini diluncurkan secara bertahap,  baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai tanggal 27 Agustus 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Take notes for me tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dengan add-ons Gemini Enterprise, Gemini Education Premium, atau AI Meetings & Messaging. Baca juga: Cara Join Rapat Meet Tanpa Akun Google Melalui Perangkat Mobile Dengan fitur Take notes for me, Anda bisa tetap fokus meeting tanpa takut terlewat membuat catatan. Untuk memaksimalkan performa Google Meet dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, jangan lupa berlangganan edisi Workspace sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dikhususkan untuk kebutuhan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Ingin mulai berlangganan Workspace? Hubungi kami di sini!

Info

Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Ini Cara Menggunakannya

Mulai hari ini, pengguna Google Workspace dengan lisensi Gemini Business, Enterprise, Education, atau Education Premium kini dapat mengunggah berbagai file dari Google Drive atau dari perangkat Anda ke Gemini (gemini.google.com). Mari simak penjelasannya berikut. Perluasan opsi jenis dokumen di Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Gemini memungkinkan analisis data dari dokumen yang Anda miliki. Kini, pilihan jenis dokumen yang dapat Anda unggah ke Gemini untuk kemudian dianalisis semakin banyak, di antaranya: File dokumen dan teks, seperti TXT, DOC, DOCX, PDF, RTF, DOT, DOTX, HWP, HWPX, dan Google Docs; File Data, seperti XLS, XLSX, CSV, TSV, dan Google Sheets, Gemini dapat menggunakan file yang diunggah untuk mendapatkan konteks dan menganalisis konten Anda. Hal ini dapat membantu meningkatkan pemahaman, penelitian, dan tulisan Anda melalui ringkasan materi pelajaran yang kompleks, identifikasi tren dan wawasan, serta rekomendasi untuk meningkatkan penulisan dan pengaturan dokumen. Mengunggah dokumen juga dapat membantu Gemini memberikan respons yang lebih personal dan relevan. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Penting untuk diketahui Saat ini, Context-Aware Access (CAA) untuk file yang diunggah dari Google Drive masih belum didukung. CAA memberi kontrol atas aplikasi mana yang dapat diakses berdasarkan konteksnya. Pengunggahan file tidak tersedia bagi pengguna Google Workspace yang mengakses Gemini sebagai layanan Google tambahan. Pengguna dengan lisensi Gemini for Google Workspace yang mengakses Gemini sebagai layanan inti tunduk pada Persyaratan Layanan Google Workspace atau Persyaratan Layanan Google Workspace for Education. Saat pengguna menggunakan Gemini sebagai layanan inti, obrolan, dan file yang diunggah tidak akan digunakan untuk meningkatkan model generative AI Google. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan fitur Administrator Pengunggahan berkas lokal akan tersedia di Gemini secara default untuk semua pengguna Gemini Enterprise, Business, Education, dan Education Premium. Pengunggahan berkas dari Google Drive di Gemini mengharuskan Anda mengaktifkan ekstensi Workspace di Gemini. End user Pengguna dapat mengunggah hingga 10 file sekaligus, dan tiap file dapat berukuran hingga 100 MB. Untuk mengunggah file dari Google Drive di Gemini, Anda harus menghubungkan aplikasi & layanan Google Workspace di setelan Ekstensi. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Kapabilitas baru Gemini ini dirilis penuh mulai tanggal 27 Agustus 2024 (1-3 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Tersedia untuk pelanggan Workspace dengan add-ons Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Anda dapat mencoba kapabilitas baru Gemini ini cukup dengan memasang add-ons yang telah tersedia di Google Workspace. Belum menggunakan Workspace? Tak perlu khawatir karena Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace untuk Indonesia, kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan biaya, silakan hubungi kami di sini!

Info

Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun

Saat Anda membuat akun pengguna baru di Google Cloud Directory Sync (GCDS), akan ada kemungkinan akun tersebut akan bentrok dengan akun yang tidak terkelola. Kini, GCDS telah memperbaiki setelan pengelolaan tersebut. Mari simak detail selengkapnya berikut ini! Setelan pengelolaan akun Google Cloud Directory Sync Sebagai solusi terkait permasalahan tersebut, Google Cloud Directory Sync (GCDS) menyediakan setelan pengelolaan akun yang bentrok melalui Konsol Admin. Pembaruan ini membantu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk memigrasikan akun pengguna ke akun bisnis, sehingga mempercepat adopsi Google Workspace dan Google Cloud. Untuk mempelajari informasi spesifik tentang cara GCDS menangani akun yang bentrok berdasarkan setelan yang Anda konfigurasikan, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Mulai menggunakan layanan Photo Credit: Pexels Google Cloud Directory Sync akan secara otomatis mengikuti setelan Konsol Admin Anda yang ada untuk menangani akun yang tidak terkelola dan saling bertentangan. Tidak disarankan untuk menonaktifkan fitur ini di GCDS, namun Anda harus mengonfigurasi setelan ini sesuai keinginan di Konsol Admin. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penanganan akun yang tidak terkelola dan saling bertentangan dengan GCDS, serta akun yang tidak terkelola secara umum di halaman Help Center berikut ini. Penggunaan layanan oleh end user akan bergantung pada konfigurasi yang ditentukan admin: Anda akan diundang untuk mentransfer akun—jika diterima, maka admin akan diberi kapabilitas untuk mengelola akun Anda. Namun jika Anda tidak menerima permintaan tersebut, maka admin dapat mengganti akun yang tidak dikelola dengan akun yang sudah dikelola. Dalam hal tersebut, Anda akan menerima Alamat @gmail.com baru dan mempertahankan konten Anda di akun Google pribadi yang tidak dikelola. Baca juga: Membangun Aplikasi Gen AI untuk Perusahaan dengan LLM dari Database Google Cloud Ketersediaan layanan GCDS Photo Credit: Pexels Perluasan layanan Google Cloud Directory Sync ini telah tersedia, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Layanan tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Google Cloud Meluncurkan Produk Baru untuk Pengembangan Aplikasi, Lengkap dengan Dukungan Generative AI Bangun keamanan lingkungan cloud Anda sekarang juga dengan perlindungan canggih Google Cloud. Caranya cukup dengan berlangganan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi komputasi awan Google Cloud yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mengenal Log Scopes Baru untuk Peningkatan Observabilitas Cloud Logging

Pernah merasa kesulitan menemukan data  yang tepat di antara semua data dalam alat observabilitas Anda? Hal ini tentu dapat menyulitkan Anda untuk fokus. Tidak perlu khawatir, Google baru saja meluncurkan log scopes baru untuk Cloud Logging. Ini merupakan kumpulan log penting dalam proyek yang sama maupun berbeda. Mari simak contoh penggunaannya berikut. Mengenal log scopes Log scopes terdiri dari kelompok log of interest yang mengontrol dan memberikan izin ke sebagian kecil log dalam log bucket. Katakanlah perusahaan Anda memiliki dua buah log buckets:  A dengan log of interest X, Y, dan Z; serta B dengan log of interest M dan N. Dengan log scopes, Anda dapat membuat log Q yang mencakup log of interest X dan Y dari bucket A beserta log of interest M dan N dari B. Baca juga: Mengenal Fitur Log Analytics dari Cloud Logging yang Telah Didukung oleh BigQuery Contoh penggunaan Berikut adalah beberapa contoh penggunaan log scopes. Contoh 1: Mengorelasikan metrik dengan log dari aplikasi yang sama dengan penyimpanan log terpusat Dalam penyimpanan log terpusat, Anda dapat merutekan semua log dari aplikasi ke proyek terpusat menggunakan bucket sink, untuk mengelola konfigurasi, kontrol akses, dan biaya dengan mudah. Dengan pengaturan ini, Anda mungkin ingin membuat tampilan observabilitas khusus untuk aplikasi dalam proyek. Metrics scopes dan log scopes memungkinkan Anda melakukan hal tersebut. Untuk ini, Anda akan membuat log scopes dalam proyek (Project App1) yang terhubung ke tampilan log App1 di Project Central. Photo Credit: Google Cloud Blog Baca juga: Update Google Voice, Makin Banyak Data Performa di Log Audit Contoh 2: Mengorelasikan metrik dengan log untuk lingkungan terisolasi Perusahaan Anda mungkin ingin memantau aplikasi berdasarkan lingkungan yang terisolasi, seperti produksi, staging, dan pengembangan.  Log untuk setiap lingkungan yang terisolasi kini dapat dikelompokkan dengan mudah sebagai log scopes seperti di bawah ini: Photo Credit: Google Cloud Blog Baca juga: Kini Log Audit Ekspor Workspace di BigQuery Dilengkapi dengan Label Metadata Drive, Apa Bedanya? Log scopes kini tersedia di konsol Google Cloud. Tersedia log scopes default untuk tiap proyek yang ada di konsol dan Anda pun dapat membuat log baru sesuai kebutuhan. Untuk membuat log scopes, navigasikan ke halaman Cloud Observability seperti Logging, Monitoring, Trace, atau Error Reporting, dan kemudian pilih opsi Settings di bilah navigasi sebelah kiri. Ikuti petunjuk di layar untuk membuat dan mengelola log scopes. Kemudahan log scopes ini dapat Anda nikmati cukup dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait biaya berlangganan dan tahap penerapan, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top