EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Info

CIS Benchmark 1.0, Panduan Keamanan Baru untuk ChromeOS

Seiring dengan terus berkembangnya cara orang bekerja—terlebih saat pekerjaan remote menjadi semakin populer—menjaga kebijakan keamanan yang mampu melindungi data perusahaan tanpa memberi beban tambahan kepada pekerja, menjadi lebih penting dari sebelumnya. Sebagai solusi, Google ChromeOS bekerja sama dengan Center for Internet Security dan merilis CIS Benchmark 1.0.  Apa fungsinya?  Mari simak ulasannya berikut ini! CIS Benchmark 1.0 untuk Google ChromeOS CIS Benchmark 1.0 menawarkan rekomendasi independen tentang kebijakan ChromeOS mana yang harus dikonfigurasi untuk membantu mendukung kebutuhan keamanan dan kepatuhan perusahaan Anda. Berkat ChromeOS yang dibangun dengan keamanan sebagai intinya, dalam banyak kasus, pengaturan default ChromeOS telah selaras dengan rekomendasi CIS. ChromeOS pada dasarnya telah aman secara default, namun Google juga telah menyediakan pengaturan tambahan bagi perusahaan agar sistem operasi ini  dapat lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Dengan lebih dari 600 pengaturan yang tersedia melalui ChromeOS device management, keseluruhan kendali pengaturan ada di tangan tim TI perusahaan Anda—tanpa campur tangan dari Google. Baca juga: Menggapai Masa Depan Berkelanjutan dengan ChromeOS Profil konfigurasi CIS Benchmark 1.0 Photo Credit: Pexels Di dalam panduan CIS,  Anda nantinya dapat menemukan beberapa  sebutan untuk  profil konfigurasi. Profil yang diberi label  Level  1 (L1) merupakan profil konfigurasi dasar  yang bisa menjadi awal  bagi perusahaan Anda. Profil  Level  2 (L2) direkomendasikan untuk  penerapan yang memerlukan tingkat keamanan tertinggi, tapi perlu diingat bahwa pengaturan ini  dapat memengaruhi performa sistem operasi. Disarankan untuk melihat setiap profil konfigurasi yang tersedia lebih dulu agar Anda dapat mengetahui mana pengaturan yang lebih cocok. 4 Bagian CIS Benchmark 1.0 Benchmark dari CIS untuk Chrome OS ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu: Directory: Bagian Directory dari konsol admin Google beserta konfigurasi kebijakan yang direkomendasikan. Chrome: Merinci rekomendasi kebijakan keamanan untuk setelan User & Browser, setelan perangkat ChromeOS, dan setelan managed guest session. Apps: Rekomendasi keamanan untuk setelan aplikasi pada perangkat ChromeOS. Rules: Berisi setelan yang dapat membantu mencegah kehilangan data dan melindungi data perusahaan Anda. Perusahaan dapat menggunakan tolok ukur ini untuk mengoptimalkan cara terbaik mengamankan ChromeOS di perangkat mereka. Baca juga: 5 Cara Google Melindungi Privasi dan Keamanan Chrome Anda Mendapatkan CIS Benchmark 1.0 Photo Credit: Pexels Benchmark bisa Anda dapatkan secara  gratis cukup dengan mendaftar di website resmi CIS. Setelah mendaftar, silakan unduh benchmark CIS di sini. Tentang CIS Benchmark CIS Benchmark™ disusun melalui proses peninjauan konsensus—komunitas global yang terdiri dari para ahli di bidangnya.  Proses ini menggabungkan pengalaman dunia nyata dengan informasi berbasis data untuk membuat panduan khusus teknologi guna membantu pengguna mengamankan lingkungan kerja mereka.  Peserta konsensus memberikan perspektif dari berbagai latar belakang, termasuk konsultasi, pengembangan software, audit dan kepatuhan, penelitian keamanan, operasi, pemerintahan, dan hukum. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Siap untuk memulai dengan ChromeOS? Anda bisa mengoptimalkan performa ChromeOS dengan menggunakan perangkat Chromebook yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait ketersediaan dan pembelian, silakan hubungi kami di sini!

Info

Gemini Q&A untuk Gmail: Cara Baru Menelusuri Kotak Masuk Anda dengan Cepat

Beberapa bulan yang lalu, Google Workspace meluncurkan Gemini di panel samping Gmail. Fitur baru ini tidak hanya memungkinkan pengguna untuk meringkas rangkaian email, tapi juga dapat digunakan untuk  mengajukan pertanyaan dan menemukan informasi tertentu dari kotak masuk atau  file Google Drive Anda. Bulan Agustus ini, Workspace mengumumkan bahwa fitur Gemini Q&A untuk Gmail kini diluncurkan di perangkat mobile. Anda dapat mengajukan aneka perintah kepada Gemini, mulai dari menemukan detail tertentu dalam email, hingga meringkas email mengenai suatu topik di kotak masuk. Fitur Gemini Q&A di Gmail Hadirnya fitur Gemini Q&A di aplikasi Gmail versi mobile ini akan membantu pengguna dalam meningkatkan produktivitas mereka. Pengguna akan mendapat lebih banyak kapabilitas untuk membantu mereka menyelesaikan lebih banyak pekerjaan, baik saat berada di meja kerja, maupun saat sedang melakukan perjalanan dinas. Setelah fitur ini aktif di aplikasi Gmail, Anda dapat mengajukan pertanyaan kepada Gemini tentang kotak masuk atau melakukan hal-hal seperti menemukan detail spesifik dalam suatu email panjang, memperlihatkan pesan yang belum dibaca, melihat pesan dari pengirim tertentu, atau meringkas rangkaian email mengenai suatu topik yang ada di kotak masuk. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Mulai menggunakan fitur Administrator: Untuk mengakses Gemini Q&A untuk Gmail di Android, pengguna harus mengaktifkan smart features dan personalisasi. Admin dapat mengaktifkan setelan personalisasi default untuk pengguna di dalam domain mereka melalui konsol Admin. End-user: Buka Gemini di aplikasi Gmail melalui ikon bintang Gemini hitam di kanan atas aplikasi Anda atau dari chip “summarize this email”. Untuk memulai, Gemini Q&A untuk Gmail dapat menemukan informasi dari kotak masuk Anda. Di masa mendatang, fitur ini juga akan dapat menemukan informasi dari Drive Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana Gemini bekerja di Gmail, Anda dapat mengunjungi dokumentasi khusus di halaman Help Center Google Workspace ini. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Fitur Gemini Q&A untuk aplikasi Gmail versi Android dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 29 Agustus 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk aplikasi Gmail versi iOS akan dirilis menyusul nanti. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace yang menggunakan add-ons Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium, serta Google One AI Premium. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Fitur Gemini Q&A untuk aplikasi Gmail versi Android ini akan memudahkan Anda menemukan dan mengumpulkan informasi dalam email melalui perangkat seluler. Terlebih, Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

EIKON Technology Raih Predikat Best Performing Vendor, Bukti Komitmen dalam Inovasi Teknologi

PT EIKON Technology kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan dinobatkan sebagai Best Performing Vendor DANA Indonesia. Penghargaan bergengsi ini merupakan bukti nyata dari konsistensi EIKON dalam menghadirkan solusi teknologi inovatif dan berkualitas tinggi bagi pelanggan. Sebagai perusahaan yang senantiasa berinovasi, EIKON telah berhasil membuktikan diri sebagai mitra terpercaya bagi berbagai industri. Dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti cloud computing, artificial intelligence, dan machine learning, EIKON telah membantu banyak perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pertumbuhan bisnis, dan menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks. Penghargaan ini juga menjadi pengakuan atas dedikasi seluruh tim EIKON dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Ke depannya, EIKON berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi-solusi teknologi yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar.

Info

Kini Anda Bisa Temukan Folder dan File Google Drive Penting Lebih Cepat, Ini Caranya

Tahun lalu, Google Workspace memperkenalkan tampilan beranda baru di Drive yang mempercepat dan mempermudah Anda menemukan file penting. Pembaruan tersebut mencakup saran file dan folder yang dipersonalisasi dengan algoritma machine learning (ML) sehingga dapat membantu Anda memulai pencarian lebih cepat. Hari ini, Anda akan melihat tampilan terpadu untuk saran file dan folder di beranda Drive yang memanfaatkan ML untuk membantu Anda menemukan dan mengatur konten paling relevan  dengan lebih cepat dan intuitif. Mari simak penjelasan detailnya berikut ini! Pembaruan personalisasi file dan folder Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Lebih khusus lagi, tampilan beranda Drive Anda akan menampilkan: Saran file dan folder gabungan: Beranda Drive akan menampilkan file dan folder yang disarankan, dipilih secara cerdas berdasarkan aktivitas terkini, pola berbagi, event Google Calendar milik pengguna yang terhubung. Navigasi dan pengaturan yang mulus: Anda bisa dengan mudah beralih antara melihat file maupun folder, atau mengatur konten langsung dari Beranda Drive. Filter pencarian yang disempurnakan: Search chip Drive memungkinkan Anda memulai pencarian dengan cepat berdasarkan jenis file, orang, tanggal modifikasi, dan lokasi. Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Mulai menggunakan fitur Fitur baru Google Drive ini bisa langsung digunakan tanpa memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. Setelah perilisan, Beranda Drive akan memunculkan tampilan berikut: Beranda akan menampilkan hingga 6 folder yang disarankan di bagian atas dan Anda dapat mengeklik opsi “View more” untuk melihat hingga total 12 folder. Beranda akan menampilkan hingga 10 file yang disarankan tepat di bawah folder yang disarankan dalam keadaan diciutkan dan sistem akan menampilkan 30 file yang disarankan saat Anda mengeklik opsi “View more”. Tampilan baru beranda Drive ini akan aktif secara default setelah peluncuran. Meski begitu, pengguna bisa memilih untuk menonaktifkannya. Jika Anda memilih untuk menonaktifkan fitur, maka beranda akan kembali pada tampilan My Drive. Untuk menonaktifkan, klik ikon Settings di bagian kanan atas > Settings > Start page dan pilih opsi My Drive. Baca juga: Cara Mengunduh File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive Android dan IOS Ketersediaan Photo Credit: Freepik Untuk domain rilis cepat, tampilan baru beranda Google Drive ini dirilis secara bertahap (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 5 September 2024. Sementara untuk domain rilis terjadwal, fitur dirilis secara langsung (1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 25 September 2024. Tampilan baru beranda Drive ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Workspace Individual Subscribers, dan pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: ESignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Selain perubahan tampilan beranda Google Drive ini, Google Workspace memiliki berbagai fitur dan kapabilitas yang siap menyederhanakan alur kerja Anda. Penggunaan Workspace pun akan makin optimal jika Anda berlangganan edisi yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, Workspace for Business untuk menjalankan operasional bisnis. Keduanya tersedia di EIKON Technology dan bisa Anda dapatkan dengan menghubungi kami di sini!

Gmail, Google Workspace

Membalas Email di Aplikasi Seluler Gmail Kini Lebih Simpel di Perangkat Android

Google Workspace baru saja meluncurkan update yang akan memudahkan Anda membalas email di aplikasi Gmail. Untuk mengetahui bagaimana cara kerjanya, mari simak ulasannya berikut ini! Update aplikasi Gmail: Membalas email lebih cepat Sebelum pembaruan ini, hanya terdapat opsi Reply (Balas), Reply all (Balas semua), atau Forward (Teruskan) saat Anda berada dalam tampilan percakapan email di aplikasi seluler Gmail. Setelah memilih salah satu opsi tersebut, Anda akan diarahkan ke tampilan penulisan layar penuh untuk mengetik dan mengirim balasan. Photo Credit: Google Workspace Updates Per bulan Agustus 2024 ini, Anda dapat membalas email langsung dari bagian bawah percakapan, tanpa harus membuka layar baru.  Itu artinya, Anda bisa lebih mudah merujuk pada email yang sedang dibalas. Pembaruan ini cocok untuk respons yang cepat dan kasual, sehingga untuk tanggapan yang lebih panjang dan formal, Anda bisa langsung memperluas kotak penulisan email untuk mengakses lebih banyak opsi pemformatan. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan fitur Pembaruan fitur ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk dapat digunakan. Untuk mulai menggunakannya Anda cukup mengikuti alur berikut: Buka email yang ingin dibalas > klik kotak teks di bagian bawah > ketik balasan Anda > ketuk ikon kirim. Mengeklik ikon Expand to full screen memungkinkan Anda beralih ke tampilan penulisan layar penuh.  Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara membalas pesan di aplikasi mobile Gmail, Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Update aplikasi Gmail ini telah tersedia bagi pelanggan Google Workspace perseorangan dan pemilik akun Google pribadi. Namun perlu diketahui, bagi Anda yang sedang menguji fitur AI generative di Workspace Labs tidak akan langsung mendapatkan akses ke pengalaman balas cepat ini. Per 11 Oktober 2024, pembaruan fitur ini dihentikan untuk sementara. Google Workspace tengah mengevaluasi performa dan kualitasnya. Setelah evaluasi, fitur akan diluncurkan kembali, tidak hanya untuk perangkat dengan Android OS, tapi juga iOS. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Dengan pembaruan Gmail ini Anda dapat membalas email lebih cepat, sehingga cocok untuk penggunaan di aplikasi seluler. Selain Gmail, Google Workspace juga memiliki beberapa aplikasi lain yang saling terintegrasi, seperti Google Chat, Meet, Slides, Docs, dan juga Sheets. Menggunakan Workspace memungkinkan Anda untuk bekerja secara mudah dan seamless tanpa berpindah aplikasi atau tab di peramban. Ingin mulai menerapkan solusi produktivitas Workspace di lingkungan kerja Anda? EIKON Technology sebagai authorized partner Google siap membantu implementasi Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan, silakan klik di sini!

Info

Menggapai Masa Depan Berkelanjutan dengan ChromeOS

Menghadapi tantangan lingkungan yang semakin mendesak, gagasan saja tidak cukup, perlu ada tindakan nyata. Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana mengoptimalkan penggunaan ChromeOS untuk mendukung keberlanjutan. Mendorong keberlanjutan digital Photo Credit: Freepik Keberlanjutan harus berperan dalam kehidupan, dan ChromeOS serta ChromeOS Flex dapat membantu semua jenis bisnis merangkul sirkularitas dan mendapatkan lebih banyak manfaat. Google telah memperpanjang dukungan pada perangkat ChromeOS dari 8 tahun menjadi 10 tahun—paling lama dibandingkan sistem operasi lain saat ini—yang menggarisbawahi komitmen untuk mempromosikan keberlanjutan perangkat. Baca juga: Sign-in Lebih Aman dan Nyaman di Chromebook Dukungan yang diperpanjang ini meningkatkan masa pakai perangkat, mengurangi frekuensi penggantian hardware, dan meminimalkan timbulan limbah elektronik. Perangkat ChromeOS pun telah dirancang dengan mempertimbangkan efisiensi energi, mengonsumsi hingga 46% lebih sedikit energi daripada sistem operasi yang sebanding. Bahkan lebih dari itu, dalam tahun pertama penerapan ChromeOS Flex pada perangkat, bisnis Anda dapat mewujudkan pengurangan emisi hingga 83% dan pengurangan limbah elektronik hingga 100%. Baca juga: Fitur Baru Chromebook Menyambut Update ke-100 Life Cycle Assessments untuk ekosistem TI yang berkelanjutan Photo Credit: Freepik Karena keberlanjutan menjadi prioritas utama, pengukuran dampak lingkungan yang andal menjadi penting. Life Cycle Assessment (LCA) adalah alat utama untuk pengambilan keputusan dan mampu menunjukkan kemajuan keberlanjutan. Namun, standar yang tidak konsisten menghambat perbandingan yang akurat dan secara tidak sengaja dapat mencegah inovasi desain. Untuk mengatasi hal ini, ChromeOS bekerja sama dengan Fraunhofer IZM, OEM, dan mitra untuk memajukan dan menyelaraskan praktik LCA pada laptop dan komputer. Karya ini telah dipresentasikan pada tanggal 17 Juni tahun 2024 ini, di konferensi Electronics Goes Green, dan mendapat dukungan kuat dari industri. Baca juga: 6 Trik Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas Chromebook Anda Baik Anda memiliki tujuan untuk menyederhanakan dan mengurangi biaya TI, atau mengurangi jejak karbon, ChromeOS dan ChromeOS Flex layak menjadi pertimbangan. Jika Anda memiliki armada perangkat yang sudah ada yang hampir berakhir masa dukungannya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memodernisasi dengan ChromeOS Flex tanpa biaya. Baru-baru ini Google telah mensertifikasi lebih dari 550 perangkat dan jumlahnya terus bertambah, jadi kemungkinan besar perangkat yang Anda gunakan sekarang telah didukung. Menariknya lagi, instalasinya bisa Anda lakukan secara mandiri hanya berbekal sebuah drive USB dan tidak memakan waktu lebih dari 5 menit. Siap untuk memulai dengan ChromeOS Flex? Instal hanya dalam waktu 5 menit di sini. Anda bisa mengoptimalkannya dengan menggunakan perangkat Chromebook yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait ketersediaan dan pembelian, silakan hubungi kami di sini!

Info

4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman

Penyedia cloud memainkan peran penting dalam meningkatnya penggunaan dan penerapan sistem AI. Model dasar generative AI secara umum menjadi lebih baik saat dilatih pada kumpulan data yang lebih besar, dengan penyedia cloud yang memungkinkan perusahaan menyimpan dan memproses lebih banyak data. Seperti teknologi baru lainnya, sangat penting untuk mengatasi ancaman unik yang menargetkan AI, sekaligus mengatasi risiko yang dihadapi aplikasi cloud mana pun. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk membangun AI di cloud dengan aman? Best practices dalam meningkatkan keamanan AI Photo Credit: Google Cloud Blog Membangun teknologi AI yang aman sama halnya dengan membangun produk software aman lainnya—harus mengikuti best practices yang dirancang untuk membantu developer mencapai tujuan mereka lebih cepat, lebih efisien, dan dengan lebih sedikit kesalahan yang dapat berubah menjadi risiko di kemudian hari dalam rantai pengembangan. Berikut checklist praktik terbaik dalam membangun keamanan AI di Cloud yang telah kami rangkum dari laporan Best Practices for Securely Deploying AI on Google Cloud dari Office of the CISO: Model Tentukan masalah bisnis spesifik yang akan dipecahkan oleh AI Lindungi model dari akses, modifikasi, dan pengungkapan yang tidak sah Gunakan praktik pengembangan model yang aman berdasarkan pengembangan perangkat lunak keamanan dan keamanan rantai pasokan perangkat lunak Aplikasi Terapkan penyaringan dan validasi input dan output Jalankan pengujian tim merah untuk keamanan dan AI Terapkan kebijakan keamanan konten untuk mengurangi risiko konten berbahaya yang dihasilkan AI Buat rencana respons insiden untuk masalah khusus AI yang mencakup potensi kegagalan atau penggunaan yang berbahaya Infrastruktur Selaraskan kontrol tingkat platform untuk memastikan keamanan yang konsisten di seluruh organisasi, termasuk beban kerja AI dan lingkungan pelatihan Selaraskan dengan praktik manajemen identitas dan akses (IAM) yang kuat Kumpulkan dan simpan log dari komponen di atas Kembangkan konten deteksi untuk serangan dan penyalahgunaan khusus AI Data Sertakan AI dalam proses tata kelola dan manajemen data Gunakan enkripsi yang kuat untuk data yang disimpan dan data yang sedang dikirim Perluas proses tata kelola data ke AI Nilai risiko bisnis terhadap data yang digunakan untuk pelatihan, penyetelan, dan konteks lain di sekitar sistem   Untuk setiap kategori subjek dalam grafik di atas, Google menyediakan praktik terbaik yang tersedia di tautan berikut: pengembangan model, keamanan aplikasi, infrastruktur, dan manajemen data. Baca juga: Google Cloud Technical Guides for Startups: Panduan Lengkap untuk Startup Best practices di atas telah disusun berdasarkan Secure AI Framework (SAIF) dan pemahaman tentang cara mengamankan sistem AI. Dalam Best Practices for Securely Deploying AI on Google Cloud, Google juga membahas tentang bagaimana cara mengurangi risiko yang melekat dalam proses pengembangan AI. Anda dapat membaca laporan lengkapnya di sini. Bangun keamanan AI Anda sekarang juga dengan sistem canggih Google Cloud. Caranya cukup dengan berlangganan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi komputasi awan Google Cloud yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker

Penawaran business intelligence (BI) masa kini didukung AI generative sehingga dapat berubah menjadi alat analisis data yang kuat lebih cepat. Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Google menghadirkan dua fitur utama Gemini di Looker, yaitu automated Google Slides generation dan an AI-powered formula assistant. Mari simak ulasannya berikut! Buat Google Slides dari laporan Anda hanya dalam hitungan detik Photo Credit: Google Cloud Blog Data menjadi berharga jika mudah dipahami dan dikomunikasikan kepada audiens. Dengan metrik tepercaya sebagai fondasinya, Looker telah lama menjadi pemimpin dalam visualisasi data, terlebih koneksinya ke Google Workspace yang dapat memindahkan temuan tim Anda ke tools yang mereka gunakan untuk belajar, berbagi, hingga membuat keputusan. Baca juga: Looker Studio Pro Kini Tersedia untuk Android dan iOS Dengan automated Google Slides generation, pengguna kini dapat membuat presentasi dari Looker Studio Pro dalam hitungan detik. Tool ini memanfaatkan AI Google untuk memudahkan Anda memulai dan mengubah laporan menjadi slide yang menarik secara visual. Untuk mengaktifkan fitur ini, cukup buka laporan Looker Studio Pro, buka panel samping Gemini, dan pilih tombol “Generate Slides”. AI Google akan secara otomatis menyusun slide untuk Anda. Baca juga: Looker Studio, Eksplorasi Data Canggih dengan Pemfilteran Ringkas Buat rumus tanpa pusing menghafal Photo Credit: Google Cloud Blog Fitur Formula Assistant akan memudahkan pembuatan kolom terhitung dengan memanfaatkan metrik serta dimensi berdasarkan dataset unik Anda—cukup dengan mengunakan perintah natural language. Untuk memulai, gunakan tombol “Add a field” di Looker Studio Pro dan pilih “Add calculated field”. Kemudian, pilih ikon “Help me write” di editor kolom. Gemini akan menanyakan apa yang ingin Anda buat. Selanjutnya AI akan membuatkan rumus untuk Anda. Jika Anda menyukainya, tinggal tambahkan ke kolom dan rumus siap diproses. Baca juga: Fitur Connected Sheets Looker: Jelajahi Data secara Interaktif Selama dekade terakhir ini, kompleksnya tools BI menyulitkan pengguna, sehingga membatasi potensi penuhnya dalam analisis data. Dengan hadirnya Gemini di Looker, pengguna dapat mengolah data mereka dalam natural language. Untuk menghadirkan Gemini di Looker ke Google Cloud Anda, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Fitur-fitur di atas telah tersedia dalam pratinjau untuk seluruh pelanggan Google Cloud yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace Indonesia, kamu menyediakan produk resmi berlisensi yang disertai dengan konsultasi penerapan menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Update Sheets: Menghitung Lebih Cepat Hingga Mudahkan Pengalaman Kelola Proyek

Google Workspace baru saja mengumumkan update untuk Sheets pada browser Chrome dan Edge. Pembaruan ini menyempurnakan pengalaman menjalankan rumus, membuat tabel pivot, menggunakan format bersyarat, dan banyak lagi. Mari simak detailnya berikut ini! Waktu kalkulasi Sheets kini dua kali lebih cepat Photo Credit: Google Workspace Blog Menggandeng WasmGC, sebuah teknologi web baru yang menyederhanakan eksekusi kode, Sheets menghadirkan pengalaman kalkulasi yang dua kali lebih cepat. Selain itu, Google juga terus mengeksplorasi cara baru untuk meningkatkan pengalaman Sheets. Misalnya, mengurangi waktu loading awal dan meningkatkan performa salin/tempel. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Mulai bekerja lebih cepat di Sheets Photo Credit: Google Workspace Blog Menyusun spreadsheet merupakan tugas yang tak mudah. Untuk membantu Anda, Sheets menghadirkan side panel Gemini for Workspace. Fitur ini memungkinkan Anda mengobrol dengan Gemini untuk meringkas, menganalisis, dan membuat konten. Baca juga: Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Semua Instance Looker Cara yang lebih cepat untuk memformat data Anda Photo Credit: Google Workspace Blog Menyusun dan memoles data di Sheets kini lebih mudah dengan fitur tabel baru. Melalui fitur baru ini tabel akan menerapkan desain untuk kolom, filter, kode warna, menu dropdown, dan banyak lagi. Fitur baru ini juga akan memastikan semua data yang dimasukkan memiliki format yang tepat berdasarkan jenis kolom yang Anda pilih. Photo Credit: Google Workspace Blog Sederhanakan manajemen proyek dengan alarm Photo Credit: Google Workspace Blog Anda dapat memanfaatkan Sheets untuk melacak proyek, anggaran, hingga jadwal yang rumit. Namun ada kalanya sulit untuk mengikuti banyak perubahan yang terjadi, terutama saat ada begitu banyak kolaborasi yang terjadi. Sebagai solusi, Sheets memperkenalkan conditional notifications yang memungkinkan Anda untuk mengirim peringatan email pada situasi tertentu. Misalnya, notifikasi dapat dikirim saat nilai kolom tertentu, seperti kolom “Status”, mengalami perubahan. Baca juga: Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru Dari menyederhanakan perencanaan proyek hingga memfasilitasi kolaborasi secara real-time, Sheets siap membantu Anda dan tim untuk menjadi lebih produktif. Dengan dukungan AI, Sheets melampaui fungsionalitas spreadsheet dasar dan menjadi alat yang hebat untuk manajemen proyek yang memungkinkan pengambilan keputusan strategis. Untuk mengoptimalkan Sheets, jangan lupa berlangganan Workspace for Business, sebuah rangkaian produktivitas dari Google yang khusus dirancang untuk bisnis. Belum menemukan penyedia yang tepat? EIKON Technology bisa menjadi solusi untuk Anda. Sebagai Google Partner, kami menyediakan solusi resmi bergaransi dengan proses menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

EIKON Technology Sabet Penghargaan Bergengsi dari CNN, Jadi Pionir Teknologi di Indonesia

Kabar gembira datang dari dunia teknologi di Jawa Timur. EIKON Technology berhasil mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional setelah meraih penghargaan dari CNN. Dalam acara CNN Indonesia Awards 2024 yang diadakan oleh CNN. EIKON Technology perusahaan teknologi yang berbasis di Surabaya Jawa Timur berhasil meraih penghargaan sebagai Leading Cloud Computing Service Provider in Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kontribusi signifikan perusahaan dalam memajukan industri teknologi informasi di Indonesia. EIKON Technology dikenal sebagai perusahaan yang fokus pada layanan komunikasi dan kolaborasi, cyber security, generative AI dan machine learning. Tidak hanya itu, EIKON Technology juga dikenal sebagai Google Cloud Partner pertama dan terbesar di Indonesia. Johannes Candra selaku CEO PT EIKON Technology menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya Penghargaan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga menjadi bukti bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar dalam mengembangkan industri teknologi informasi. Keberhasilan EIKON Technology diharapkan dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan rintisan lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Scroll to Top