EIKON Technology

AI generatif

Info

Kerja Lebih Cerdas dengan Chromebook Plus dan Google AI

Kehadiran AI (kecerdasan buatan) mendorong pesatnya transformasi cara kerja. Google menanggapi perubahan ini dengan Chromebook Plus generasi berikutnya, yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kolaborasi bagi bisnis. Google telah mengintegrasikan kemampuan AI yang canggih langsung ke dalam perangkat-perangkat ini, termasuk Lenovo Chromebook Plus yang baru. Perangkat inovatif ini dilengkapi prosesor MediaTek Kompanio Ultra, prosesor tercanggih yang pernah ada di Chromebook. Hal ini menandai langkah besar dalam pendekatan komputasi hibrida Google terhadap AI, yang menawarkan AI pada perangkat untuk penggunaan offline melalui Neural Processing Unit (NPU) bawaan dan kemampuan berbasis cloud yang diuntungkan oleh pembaruan berkelanjutan. Keseimbangan ini memastikan kinerja, efisiensi, privasi, dan keandalan yang optimal. Lenovo Chromebook Plus (14”, 10 inci) menonjol dengan NPU-nya yang tangguh, dengan daya pemrosesan AI 50 TOPS (triliun operasi per detik). Hal ini memungkinkan pengalaman AI generatif di perangkat dan memberikan daya tahan baterai hingga 17 jam. Fitur AI eksklusif seperti Smart grouping membantu mengatur tab dan aplikasi, sementara On device image generation memungkinkan Anda membuat stiker atau gambar dengan mudah berlatar belakang transparan untuk digunakan di Google Slides, Docs, dan lainnya. Baca juga: Fitur Baru Chromebook Menyambut Update Ke-100 Menyadari beragamnya kebutuhan bisnis, Google juga memperluas portofolio Chromebook dengan tambahan seperti ASUS Chromebook Plus CX15, ASUS Chromebook Plus CX14, dan ASUS Chromebook CX14. Hal ini memperluas pilihan, memastikan perusahaan dapat menemukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan anggaran mereka. Chromebook menawarkan solusi untuk setiap bisnis Standard Chromebooks ideal untuk bisnis yang memperhatikan biaya dan membutuhkan solusi andal untuk tugas-tugas penting. Opsi layar sentuh, dapat dilepas, dan dapat dikonversi memberikan interaksi dan fleksibilitas yang lebih baik untuk peran di industri ritel, layanan lapangan, atau kreatif. Chromebook Plus sempurna untuk kasus penggunaan tingkat lanjut dan persiapan masa depan, menawarkan prosesor yang tangguh, memori yang lebih besar, penyimpanan dua kali lipat, dan AI di perangkat untuk performa mutakhir. Baca juga: Memperkenalkan Chromebook Plus 14, Perangkat Terbaru dengan Kekuatan AI Fitur-fitur AI terbaru Google di Chromebook dan Chromebook Plus Help me read sekarang menyederhanakan bahasa yang rumit menjadi teks yang mudah dipahami, sempurna untuk memahami dokumen teknis dengan cepat. Text capture mengekstrak informasi spesifik dari layar Anda dan memberikan rekomendasi kontekstual, seperti menambahkan acara ke kalender Anda dari email. Select to search with Lens membantu Anda mengidentifikasi dan mempelajari lebih lanjut tentang apa pun di layar Anda dengan cepat. Quick Insert kini mencakup kemampuan pembuatan gambar, yang memungkinkan Anda langsung membuat dan menyisipkan gambar AI berkualitas tinggi ke dalam email dan presentasi. Fitur-fitur ini dilengkapi dengan kebijakan bawaan, yang memberi admin TI kendali penuh atas akses dan penggunaan AI.  Baca juga: 6 Trik Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas Chromebook Anda Google terus berinvestasi di Chromebook Plus sebagai platform yang aman, cerdas, dan canggih untuk memodernisasi operasional dan mempersiapkan masa depan dunia kerja. Dapatkan segera perangkat Chromebook Anda melalui EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google di Indonesia. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology.

Google Workspace

Google AI Kini Disertakan dalam Paket Workspace Business dan Enterprise, Apa Keunggulannya?

Saat ini kita memasuki era kerja yang didukung oleh artificial intelligence (AI). Dukungan AI membantu mengurangi beban tugas, sekaligus berperan sebagai partner berpikir untuk mewujudkan ide-ide dan memecahkan masalah. Hari ini, Workspace menyertakan Google AI dalam paket Workspace Business dan Enterprise tanpa perlu add-on. Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini! Google AI, melindungi interaksi Anda dengan AI Photo Credit: Freepik Keamanan data, kerahasiaan, dan kepatuhan merupakan prioritas utama bagi perusahaan saat mengadopsi AI, dan Google terus berkomitmen menjaga keamanan data pengguna. Data Anda adalah milik Anda: Google AI tidak menggunakan data, perintah, atau respons yang Anda buat untuk melatih Gemini di luar domain tanpa izin. Anda yang memegang kendali: Gemini dibangun dengan kontrol tingkat perusahaan untuk membantu tanpa mengorbankan data sensitif Anda. Keamanan komprehensif: Gemini for Workspace dan aplikasi Gemini merupakan salah satu solusi produktivitas AI generatif pertama yang memperoleh serangkaian sertifikasi keselamatan, privasi, dan keamanan yang komprehensif, termasuk SOC 1/2/3. Baca juga: AI bagi MSP: Kesempatan atau Hambatan? Mulai menggunakan Google AI Admins Ada berbagai kontrol yang terkait dengan fitur AI tambahan ini, termasuk kemampuan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan akses ke Gemini App dan Notebook LM sebagai layanan tambahan serta untuk mengontrol Google AI. Anda juga dapat memanfaatkan kontrol perlindungan data Workspace bawaan, seperti AI Classification, data loss prevention (DLP), information rights management (IRM), dan client-side encryption (CSE) untuk membantu mengidentifikasi data sensitif, menerapkan label klasifikasi, sekaligus membatasi akses. End users Bergantung pada edisi Workspace dan konfigurasi admin, pengguna akan memiliki akses ke fitur AI tambahan. Anda juga dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur cerdas Google Workspace. Baca juga: Google Meet Kini Sediakan Email Terkonsolidasi untuk Seluruh Berkas Rapat Ketersediaan Photo Credit: Freepik Perubahan ini memengaruhi Google Workspace edisi: Business Starter, Standard, dan Plus serta Enterprise Starter, Standard, dan Plus. Selain itu, perubahan ini juga memengaruhi paket langganan add-on Gemini for Workspace yang sudah ada, yakni Gemini Business, Gemini Enterprise, AI Meetings & Messaging, serta AI Security. Peluncuran fitur Google AI akan dimulai pada tanggal 15 Januari 2025 untuk Workspace edisi Business Starter, Standard, dan Plus. Kemudian untuk edisi Enterprise Starter, Standard, dan Plus akan dilakukan segera setelah tanggal 29 Januari 2025. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Perubahan ini akan semakin memudahkan Anda mengakses Google AI. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan keamanannya karena Workspace terus berkomitmen dalam melindungi data sensitif Anda. Tak sabar untuk menikmati berbagai kemudahan Google AI? Anda bisa mendapatkannya cukup dengan berlangganan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

ZOHO

AI Forms: Sederhanakan Proses Pembuatan Formulir di Zoho Forms

Membuka tahun 2025 ini, Zoho Forms menghadirkan gebrakan baru dengan AI Forms yang menyederhanakan proses pembuatan formulir dengan dukungan artificial intelligence (AI). Lalu, bagaimana cara kerjanya? Cara kerja AI Forms Bagi perusahaan yang memerlukan banyak formulir, proses ini bisa sangat memakan waktu. Dengan AI Forms dari Zoho, Anda dapat mengubah ide menjadi formulir yang fungsional hanya dalam hitungan detik, cukup dengan memasukkan perintah dalam beberapa kata saja.     Tulis prompt perintah sesuai kebutuhan Anda. Photo Credit: Zoho Blog     AI generatif akan memproses perintah tersebut untuk membuat formulir baru. Photo Credit: Zoho Blog     Dalam hitungan detik, sistem akan menampilkan formulir yang Anda butuhkan. Proses pembuatan formulir yang sebelumnya bisa memakan waktu, kini bisa selesai dalam waktu kurang dari 30 detik. Selain meningkatkan produktivitas, tapi juga akan membantu Anda mengambil tindakan yang lebih cepat dalam pengumpulan data dan pemenuhan kebutuhan operasional. Baca juga: Kelola Dokumen Lebih Mudah dengan Ekstensi SharePoint for Zoho CRM Keuntungan menggunakan AI Forms Alih-alih memulai dari awal, AI menghilangkan prosedur manual dengan memprediksi dan menambahkan kolom formulir yang relevan secara otomatis berdasarkan deskripsi sederhana yang Anda berikan Bahkan jika tidak memiliki pengetahuan tentang AI, yang perlu Anda lakukan hanyalah menjelaskan kebutuhan dalam bahasa yang mudah dipahami, dan AI akan mengurus sisanya, menjadikan pembuatan formulir bisa dilakukan semua orang, terlepas dari keahlian teknis mereka. Formulir yang dibuat oleh AI memastikan format dan struktur kolom yang konsisten, yang membantu Anda menghindari kesalahan dan ketidakkonsistenan yang muncul dari proses manual. Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Karyawan dengan UI Terpadu Zoho One Pembuatan formulir yang fleksibel Penggunaan AI dalam pembuatan formulir sering kali dianggap akan membatasi fleksibilitas. Namun sebenarnya, Anda tetap memegang kendali penuh untuk menyempurnakan dan menyesuaikan setiap detail-detail kecil seperti: Menambah atau menghapus kolom; Menerapkan branding atau tema tertentu; dan Mengonfigurasi logika kondisional dan alur kerja formulir. Keseimbangan antara otomatisasi dan kontrol ini memastikan bahwa formulir yang Anda buat dengan AI Forms akan efisien sebagai alat pengumpul data. Katakanlah Anda adalah pemilik usaha kecil dan memutuskan untuk meluncurkan penjualan kilat. Diperlukan formulir pesanan baru untuk mencatat pilihan produk, jumlah, dan detail pengiriman. Dengan metode tradisional, pembuatan formulir ini dapat menunda dimulainya penjualan. Menggunakan AI Forms, Anda dapat membuat formulir secara instan, menyematkannya di website, dan menjalankan marketing campaign. Baca juga: Tips Menyusun Dashboard KPI Penjualan yang Optimal Apakah Anda seorang pemilik bisnis yang harus memprioritaskan banyak hal, seorang profesional SDM yang mengelola proses internal yang rumit, atau seorang marketer yang ingin menyederhanakan keterlibatan pelanggan, AI Forms dirancang untuk menghemat waktu, menyederhanakan proses, dan memberikan hasil terbaik. AI Forms kini telah tersedia sebagai bagian dari Zoho. Tertarik untuk mulai menggunakan Zoho sebagai solusi produktivitas perusahaan Anda? Daftar langsung melalui EIKON Technology untuk mendapatkan aplikasi Zoho Workplace resmi. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Google Cloud, Google Workspace

AI Generatif, Teknologi Kecerdasan Buatan Masa Depan untuk Developer dan Google Workspace

Google telah mengembangkan teknologi AI (kecerdasan buatan) selama bertahun-tahun. Hasilnya pun beragam, mulai dari publikasi penelitian mutakhir hingga tools yang memudahkan kehidupan manusia, utamanya dalam dunia kerja. Terobosan dalam AI generatif secara mendasar mengubah cara orang berinteraksi dengan teknologi. Google telah mengembangkan model large language dan tepatnya pada tanggal 14 Maret 2023, meluncur API dan produk baru untuk mulai membangun prototipe baru dengan model AI terbaik Google yang disebut MakerSuite. PaLM API & MakerSuite Photo Credit: Freepik Perkembangan zaman telah menimbulkan banyak pergeseran teknologi. Hal ini telah menginspirasi seluruh ekosistem developer untuk memulai bisnis baru, mengembangkan produk baru, dan mengubah cara mereka berkreasi. Di tengah-tengah pergeseran tersebut, ada AI yang berdampak besar pada setiap lini industri. Bagi developer yang bereksperimen dengan AI, Google meluncurkan PaLM API, cara yang mudah dan aman untuk membangun di atas model bahasa terbaik Google. API ini dilengkapi dengan alat intuitif MakerSuite, yang memungkinkan Anda membuat prototipe ide dengan cepat dan nantinya juga akan memiliki fitur untuk rekayasa cepat, pembuatan data sintetik, dan penyetelan model khusus, semuanya didukung oleh alat keamanan yang kuat. Baca juga: Bard, Teknologi Chatbot AI Google, Bakal Saingi ChatGPT? Menghadirkan kemampuan AI generatif ke Google Cloud Bagi developer yang ingin merancang dan menyesuaikan model dan aplikasi mereka sendiri menggunakan AI generatif, dapat mengakses model AI Google, termasuk PaLM, di Google Cloud. Solusi baru ini telah berintegrasi dengan solusi Cloud yang sudah ada seperti: Dukungan AI generatif di Vertex AI Developer telah menggunakan platform AI Vertex Google Cloud untuk membangun dan menerapkan model machine learning dan aplikasi AI dalam skala besar. Google telah menyediakan model dasar, awalnya untuk menghasilkan teks dan gambar, dan seiring waktu, bertambah dengan audio dan video. Pelanggan Google Cloud akan memiliki kemampuan untuk menemukan model, membuat dan memodifikasi perintah, menyempurnakannya dengan data mereka sendiri, dan menerapkan aplikasi yang menggunakan teknologi baru ini. Generative AI App Builder Photo Credit: Google The Keyword Untuk bisnis dan instansi pemerintah yang ingin merancang antarmuka chat dan asisten digital bertenaga AI, tersedia Generative AI App Builder yang menghubungkan AI untuk media chat dengan pengalaman pencarian yang tidak biasa dan model dasar, membantu perusahaan membangun aplikasi AI generatif dalam hitungan menit atau jam. Photo Credit: Google The Keyword Kemitraan dan program AI baru Selain mengumumkan produk Google Cloud AI baru, Google juga memperluas ekosistem AI mereka dan program khusus untuk mitra, penyedia software yang berfokus pada AI, dan startup. Baca juga: Perlindungan Spam Google Voice yang Ditingkatkan dengan Label Otomatis Fitur AI generatif baru di Workspace Lebih dari 3 miliar orang telah memanfaatkan fitur yang didukung AI di Google Workspace, entah itu menggunakan Smart Compose di Gmail atau ringkasan otomatis Docs. Sebagai tahapan selanjutnya, Google menghadirkan rangkaian fitur baru. Di Gmail dan Google Docs, cukup ketikkan topik yang ingin di tulis dan sistem akan langsung menyusun draf untuk Anda. Dari sana, Anda dapat menyingkat pesan atau menyesuaikan nada agar lebih ceria atau profesional—semuanya hanya dengan beberapa klik. Menskalakan AI secara bertanggung jawab AI generatif adalah teknologi tengah berkembang pesat, namun memiliki tantangan yang kompleks. Oleh karenanya Google menghadirkan AI Principles untuk memandu pengembangan AI. Selain itu, Google pun aktif mengundang penguji eksternal dan internal untuk menguji teknologi terbaru. AI Principles pun diterapkan bagi seluruh pelanggan yang mengandalkan produk Google untuk membangun dan mengembangkan bisnis mereka secara aman dengan AI. Dengan begitu, pengembangan model AI pun tetap aman dan bermanfaat bagi semua orang. Baca juga: Otomatisasi Pemrosesan Dokumen Identitas dengan Document AI Google telah mengembangkan teknologi AI (kecerdasan buatan) selama bertahun-tahun. Paling baru, Google mengembangkan AI generatif dengan membidik developer dan penerapan langsung di Workspace. Untuk langsung menikmati hasil pengembangan ini, Anda dapat berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top