EIKON Technology

fitur Google Workspace

Google Workspace

Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace

Google resmi meluncurkan Gemini AI pada berbagai aplikasi Google Workspace. Gemini AI dapat membantu pengguna untuk merangkum, menganalisis, dan membuat konten dengan mengumpulkan data dari emails dan berbagai dokumen. Pengguna tidak perlu berpindah tabs atau aplikasi karena Gemini AI hadir di dalam interface aplikasi Google Workspace. Simak detail informasinya berikut ini! Muncul sebagai panel samping di aplikasi Google Workspace Google mengintegrasikan Gemini AI sebagai panel samping pada aplikasi Google Docs, Google Sheets, Google Slides, dan Google Drive. Panel samping ini menggunakan model teknologi terbaru Google, termasuk Gemini 1.5 Pro dengan kemampuan penalaran yang lebih canggih. Berikut beberapa contoh penggunaan Gemini AI pada aplikasi Google Workspace: Google Docs: menulis dan memperbaiki konten, merangkum informasi, membantu pengguna untuk brainstorming ide, membuat konten berdasarkan dokumen lain, dan masih banyak lagi;  Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Tips Menggunakan Google Workspace DLP Untuk Mencegah Kehilangan Data Google Slides: membuat slides baru, menghasilkan gambar-gambar custom, hingga merangkum presentasi; Photo Credit: Google Workspace Update Google Sheets: melacak dan mengatur data, membuat tabel dengan cepat, menyusun suatu rumus, dan menanyakan cara menyelesaikan suatu tugas di Sheets; Photo Credit: Google Workspace Update Google Drive: merangkum satu atau lebih dokumen, memberikan fakta singkat tentang proyek tertentu, hingga mendalami suatu topik tanpa harus mencari dan membuka banyak dokumen. Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace For Education Cara mengakses Gemini AI di Google Workspace Fitur Gemini AI tidak memiliki kontrol administrator. Artinya, pengguna tidak membutuhkan akses izin dari administrator untuk menggunakan Gemini AI di aplikasi Google Workspace. Untuk mengakses fitur baru ini, pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Buka Google Docs, Google Slides, Google Sheets, atau Google Drive pada perangkat web; Klik tombol “Ask Gemini” di bagian pojok kanan atas layar; Fitur Gemini AI akan langsung muncul sebagai panel samping di bagian kanan. Gemini AI juga telah tersedia di Gmail Google tidak hanya meluncurkan Gemini AI pada Google Docs, Google Slides, Google Sheets, dan Google Drive. Para pengguna Gmail kini juga dapat menikmati kecanggihan fitur Gemini AI melalui panel samping aplikasi. Di Gmail, Anda bisa memanfaatkan panel samping Gemini AI untuk merangkum rangkaian email, menulis draft, memberi kalimat respons pada rangkaian email, dan masih banyak lagi. Baca juga: Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual Saat Mengakses Workspace Applications Kehadiran Gemini AI di panel samping aplikasi Google Workspace diharapkan bisa meningkatkan produktivitas kerja. Google telah merilis Gemini AI untuk beberapa pengguna terpilih mulai 24 Juni 2024. Fitur ini akan diluncurkan secara berkala ke lebih banyak pengguna mulai 8 Juli 2024. Namun, panel samping Gemini AI hanya tersedia bagi para pengguna Google Workspace dengan add-on Gemini Business and Enterprise, Gemini Education and Education Premium, serta Google One AI Premium. Anda bisa menambahkan add-on tersebut melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi Google Workspace secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Segera hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya!

Bisnis, Cloud Computing, Google Cloud

Edisi Google Workspace yang Bisa Anda Pilih untuk Bisnis

Edisi Google Workspace yang Bisa Anda Pilih untuk Bisnis – Google Workspace adalah layanan berisi kumpulan aplikasi untuk menunjang produktivitas, kolaborasi, dan cloud computing yang dikembangkan oleh Google. Beberapa aplikasi tersebut adalah Gmail, Google Drive, Google Docs, Google Sheet, Google Slides, Google Meet, dan Google Calendar. Ketika pertama kali dirilis pada 2006, layanan unggulan Google ini dinamakan Google Apps for Your Domain, kemudian mengalami rebranding menjadi Google Suite atau G Suite pada 2016. Namun, pada 2020, rebranding kembali dilakukan dan G Suite berubah menjadi Google Workspace. Edisi Google Workspace yang Bisa Anda Pilih untuk Bisnis Umumnya, Google Workspace digunakan untuk keperluan bisnis karena adanya fitur untuk membuat alamat email khusus dengan domain buatan Anda sendiri. Untuk bisa menggunakan Google Workspace, Anda diharuskan berlangganan terlebih dulu. Ada tiga edisi atau level langganan yang dapat Anda pilih di Google Workspace, yaitu Business Starter, Business Standard, dan Business Plus. Detail perbedaannya dapat Anda lihat di bawah ini. Business Starter Level paling basic untuk langganan Google Workspace dinamakan Business Starter. Biaya langganan per bulannya pun paling rendah jika dibandingkan dengan dua level lain, yaitu hanya 6 Dolar atau sekitar Rp86.000 untuk setiap pengguna per bulannya. Biaya tersebut telah mencakup fitur email bisnis khusus dengan domain sendiri, tentunya dengan keamanan yang terjamin karena telah dilengkapi teknologi enkripsi. Anda juga mendapatkan akses untuk menggunakan berbagai aplikasi atau software kolaborasi seperti Google Docs, Google Slides, dan Google Sheet. Penyimpanan cloud-nya pun cukup besar, yakni mencapai 30 GB per pengguna. Selain itu, pengguna Google Workspace untuk edisi Business Starter juga bisa mengadakan rapat video atau video conference hingga seratus peserta. Business Standard Fasilitas dasar yang ditawarkan Google Workspace edisi Business Standard tidak jauh berbeda dari Business Starter. Pada edisi ini, pengguna juga bisa membuat alamat email dengan domain khusus serta menggunakan berbagai aplikasi atau software kolaborasi. Namun, ada sedikit perbedaan pada fitur penyimpanan cloud dan rapat video. Pengguna Google Workspace edisi Business Standard akan mendapatkan penyimpanan cloud dengan kapasitas sebesar 2 TB. Lalu, untuk fitur rapat video, pesertanya bisa mencapai 150 orang dan pengguna juga dapat merekam rapat selama video conference berlangsung. Untuk bisa menggunakan seluruh fasilitas yang ditawarkan edisi Business Standard ini, Anda harus membayar biaya langganan sebesar 12 Dolar atau sekitar Rp173.000 per bulan. Business Plus Sebagai edisi tertinggi dari Google Workspace, Business Plus menawarkan fitur yang paling advanced. Selain email dengan domain khusus dan aplikasi untuk berkolaborasi, pengguna Business Plus juga bisa menggunakan fitur eDiscovery yang tidak terdapat pada edisi Business Starter dan Business Standard. eDiscovery adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk menelusuri data Google Workspace organisasi berdasarkan filter tertentu, menyimpan data tanpa batas waktu, membekukan akun, hingga mengekspor data untuk diproses dan dianalisis. Di samping itu, edisi Business Plus juga menyediakan kontrol keamanan dan pengelolaan yang disempurnakan, termasuk pengelolaan endpoint tingkat lanjut. Sedangkan untuk penyimpanan cloud, kapasitasnya mencapai 5 TB per pengguna. Fasilitas rapat video dapat mencapai 250 peserta, dengan tambahan fitur recording dan absensi kehadiran. Setiap pengguna bisa berlangganan Google Workspace edisi Business Plus dengan membayar biaya 18 Dolar atau sekitar Rp260.000 per bulan. Dilengkapi berbagai aplikasi dan tools dengan fitur-fitur canggih, Google Workspace dapat membantu meningkatkan produktivitas kerja. Kolaborasi dengan tim juga semakin mudah berkat adanya fitur-fitur penunjang. Segera pilih edisi Google Workspace yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, lalu hubungi EIKON Technology untuk langsung mendapatkannya! Tidak hanya menawarkan langganan Google Workspace dengan harga relatif terjangkau, Eikon Technology juga akan membantu Anda memilih layanan yang memang dibutuhkan perusahaan Anda.

Scroll to Top