EIKON Technology

Google Photos

Info

Jangan Biarkan Kenangan Sekolah Hilang! Ini 3 Fitur Baru Google Takeout Transfer untuk Alumni

Google baru saja mengumumkan peningkatan penting pada layanan Takeout Transfer khusus bagi pengguna Google Workspace for Education. Layanan yang biasanya digunakan oleh siswa atau staf yang lulus dan meninggalkan sekolah untuk memindahkan data Drive serta Gmail ini, kini diperluas untuk mendukung migrasi Google Photos. Berikut adalah 3 pembaruan utama dari perluasan fitur Google Takeout Transfer yang perlu Anda ketahui: Migrasi Google Photos yang lancar ke akun pribadi Photo Credit: Google Workspace Updates Para alumni kini bisa dengan mudah menyalin dan memindahkan seluruh konten Google Photos mereka (termasuk foto, video, hingga album) dari akun sekolah langsung ke akun Google pribadi. Hal ini memastikan karya kreatif dan kenangan akademis mereka tetap terjaga setelah lulus. Baca juga: Trik Restore Items di 5 Aplikasi Google Akses mudah melalui satu tautan resmi Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup mengakses situs resmi di [takeout.google.com/transfer] (https://takeout.google.com/transfer). Di sana akan muncul opsi baru untuk menyertakan konten Google Photos, dengan catatan akun Google pribadi tujuan memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup untuk menampung data tersebut. Baca juga: Halaman Kontrol Terkonsolidasi Baru untuk Google Takeout Alat kelola dan hapus massal untuk admin Photo Credit: Pexels Di akhir tahun ini, Google juga akan meluncurkan fitur manajemen baru di Admin Console. Alat ini memberikan visibilitas bagi admin sekolah untuk melihat siapa saja yang telah bermigrasi, sekaligus memungkinkan penghapusan konten Photos secara massal guna membebaskan kapasitas penyimpanan bersama (pooled storage) instansi. Fitur ini non-aktif secara bawaan (OFF by default) dan dapat diaktifkan oleh pihak sekolah melalui tingkatan OU (Organizational Unit) di Admin Console. Baca juga: 5 Fitur Aksesibilitas Chromebook untuk Pembelajaran yang Lebih Inklusif Fitur transisi data yang luar biasa ini tersedia untuk edisi Google Workspace for Education Fundamentals, Standard, hingga Plus. Jika institusi pendidikan Anda ingin mengadopsi ekosistem digital yang aman dan mudah dikelola ini, EIKON Technology siap menjadi mitra strategis Anda. Optimalkan pengelolaan platform digital sekolah Anda bersama EIKON Technology. Kami tidak hanya menyediakan lisensi resmi Google Workspace for Education, tetapi juga mengawal verifikasi domain dan migrasi data institusi Anda secara aman dan profesional. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk memulai transformasi digital pendidikan yang praktis tanpa kendala!

Info

Google Umumkan Fitur Baru dalam Event Google I/O

Setelah sempat absen tahun lalu akibat pandemi COVID-19, event Google I/O kembali digelar tahun ini pada 18-20 Mei 2021. Di ajang tahunan bergengsi ini, ada begitu banyak informasi menarik seputar inovasi produk Google yang diperkenalkan. Selain itu Google juga mengumumkan fitur baru dalam event Google I/O. Apa saja inovasi-inovasi tersebut? Berikut beberapa di antaranya yang paling mencuri perhatian! Peningkatan visual pada OS Android 12 Photo Credit: Tangkapan layar video event Google I/O 2021 Android 12 menjadi salah satu sorotan dalam event Google yang ditujukan untuk para developer tersebut. Sistem operasi teranyar Android ini mendapat peningkatan desain visual melalui fitur baru bernama Material You. Fitur ini hadir dengan banyak penyesuaian warna, memungkinkan OS mobile untuk mengubah sistem warna agar lebih cocok dengan wallpaper Anda. Tak hanya dari segi visual, Android 12 juga menawarkan sejumlah peningkatan fitur privasi, termasuk dashboard privasi baru. Saat ini, sistem operasi Android 12 baru tersedia dalam versi Publik Beta untuk perangkat Google Pixel. Namun, ke depannya Google akan secara resmi merilis Android 12 versi final untuk pengguna perangkat Android lainnya.   Fitur Smart Canvas pada Google Workspace Photo Credit: Tangkapan layar video event Google I/O 2021 Pada event Google I/O 2021, diperkenalkan pula sejumlah fitur baru pada Google Workspace. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Smart Canvas, sebuah program yang akan memudahkan Anda dalam pemakaian antar aplikasi seperti Docs, Slides, dan Sheets. Smart Canvas menghadirkan fitur “smart chips” yang memungkinkan Anda untuk mencantumkan tautan menuju aplikasi Workspace lain. Tak hanya itu, bahkan nantinya Anda juga bisa melakukan panggilan video Google Meet secara langsung dari dalam aplikasi Docs, Slides, atau Slides. Penggabungan antara Wear OS dan Tizen Photo Credit: Tangkapan layar video event Google I/O 2021 Perangkat smartwatch juga mengalami peningkatan dengan adanya penggabungan Wear OS dan Tizen. Bagi yang belum tahu, Wear OS merupakan sistem operasi smartwatch dari Google, sedangkan Tizen buatan Samsung. Selama ini, Google memang berkolaborasi dengan sejumlah produsen luar untuk memproduksi smartwatch, salah satunya Samsung. Dengan adanya penggabungan antara Wear OS dan Tizen, performa smartwatch Google akan memiliki kualitas performa yang lebih baik dan cepat, tentunya dengan daya tahan baterai yang lebih lama pula. Penambahan sejumlah fitur baru pada Google Photos Photo Credit: Tangkapan layar video event Google I/O 2021 Melalui event Google I/O 2021, Google juga menyampaikan sejumlah fitur baru yang disematkan pada Google Photos. Salah satunya adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk membuat gambar bergerak dari dua file foto. Nantinya, hasil akhirnya akan menyerupai sebuah animasi yang membuat tampilan foto Anda jadi semakin menarik untuk dilihat. Sementara itu, fitur lainnya berhubungan dengan faktor privasi. Melalui fitur baru satu ini, Anda bisa menyimpan foto-foto dalam sebuah space dengan dilengkapi password. Karena disimpan dengan password, maka foto-foto tersebut tidak akan muncul saat Anda scrolling di dalam aplikasi Google Photos.  Fitur penyimpanan terproteksi tersebut akan hadir lebih dulu pada perangkat Google Pixel. Tenang saja, nantinya secara bertahap Google juga akan melakukan update tersebut pada lebih banyak perangkat Android dalam tahun ini. Pengenalan Google Project Starline Photo Credit: Tangkapan layar video event Google I/O 2021 Selama ini, kebanyakan dari kita mengandalkan panggilan video untuk melepas rindu dengan orang-orang tersayang yang berada jauh dari kita. Memahami kebutuhan tersebut, Google memperkenalkan proyek baru bernama Starline pada event Google I/O lalu. Project Starline mampu menampilkan model 3D dari lawan bicara dalam video. Demi mewujudkan project ini, Google menggunakan teknologi 3D imaging berupa kamera beresolusi tinggi dan sensor kedalaman (depth sensor). Berkat kehadiran Starline, panggilan video pun akan terasa seperti pertemuan tatap muka langsung dengan lawan bicara.    

Scroll to Top