EIKON Technology

Google Workspace

Info

3 Kontrol Baru Administrator untuk Gemini di Google Workspace

Google menghadirkan dua opsi kontrol administrator baru untuk aplikasi Gemini (gemini.google.com). Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi organisasi dalam mengelola data, sekaligus memberi wewenang penuh kepada pengguna untuk mengatur riwayat percakapan mereka sendiri secara mandiri. Berikut adalah 3 poin penting terkait pembaruan kontrol administrator Gemini: 1.Fitur Temporary Chats Photo Credit: Pexels Pengguna kini dapat memulai percakapan yang tidak akan tersimpan dalam riwayat aktivitas mereka. Fitur ini sangat berguna untuk sesi diskusi kilat yang tidak memerlukan penelusuran ulang di kemudian hari. Baca juga: Gemini di Chrome: 5 Hal yang Perlu Diketahui Administrator Workspace 2.Opsi penghapusan percakapan Pengguna memiliki opsi untuk menghapus obrolan individu atau membersihkan seluruh riwayat obrolan secara mandiri. Meskipun demikian, aturan retention pada Google Vault akan tetap diprioritaskan jika sudah dikonfigurasi sebelumnya. Baca juga: Gemini Hadirkan Fitur Personal Intelligence untuk Asisten Digital yang Lebih Cerdas 3.Pengaturan fleksibel dan jadwal peluncuran Photo Credit: Pexels Secara bawaan (default), kedua fitur ini berada dalam posisi aktif (ON). Namun, administrator dapat menonaktifkannya di tingkat domain, unit organisasi (OU), atau grup. Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan peluncuran penuh bagi end-user mulai 21 Juni 2026. Baca juga: Gemini 3 Flash: AI dengan Kecepatan Kilat dan Kecerdasan Tinggi untuk Efisiensi Bisnis Anda Kemudahan pengelolaan data dan keamanan AI adalah kunci efisiensi kerja modern. Melalui Google Workspace, perusahaan Anda dapat menikmati kolaborasi berbasis AI yang aman, fleksibel, dan terintegrasi penuh. Sebagai mitra resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap mendampingi proses implementasi lisensi Google Workspace Anda, mulai dari verifikasi domain, migrasi data yang mulus, hingga layanan dukungan teknis berkala. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mewujudkan ekosistem kerja digital yang lebih cerdas dan aman!

Info

3 Keunggulan Fitur Inbound SCIM Terbaru di Google Workspace

Google resmi merilis dukungan Inbound SCIM APIs di Admin Console Google Workspace. Fitur ini memungkinkan administrator IT untuk mengoperasikan sinkronisasi direktori pengguna secara real-time dari Identity Provider (IdP), sistem HRIS, atau aplikasi kustom yang kompatibel dengan protokol SCIM. Berikut adalah 3 poin utama manfaat fitur Inbound SCIM di Google Workspace: 1. Otomatisasi manajemen siklus hidup akun Photo Credit: Google Workspace Blog Tim IT Anda tidak perlu lagi membuat, memperbarui, atau menghapus akun pengguna secara manual. Sinkronisasi real-time ini menghemat waktu, biaya, serta langsung memberikan akses alat kerja bagi karyawan baru di hari pertama bergabung. Baca juga: Meminimalkan Risiko Keamanan AI, Apa yang Bisa Anda Lakukan Sekarang? 2.Keamanan terjamin dengan instant deprovisioning Saat karyawan keluar atau berganti peran, SCIM secara instan memperbarui hak akses pengguna hingga ke aplikasi turunan (seperti Gemini Enterprise). Hal ini mencegah risiko keamanan dari orphaned accounts dan memudahkan audit kepatuhan (compliance). Baca juga: Cegah Ancaman dan Penyalahgunaan, Google Workspace Tingkatkan Sistem Keamanan 3.Pengelolaan administrasi yang praktis Photo Credit: Google Workspace Blog Fitur ini menghadirkan kemudahan one-click token generation dan kontrol administrator untuk mengunci grup yang tersinkronisasi agar tidak terjadi konflik perubahan data manual di Workspace. Baca juga: Memanfaatkan Google Cloud sebagai Pengamanan Tambahan bagi Developer  Implementasi Inbound SCIM menjadi langkah krusial bagi perusahaan dalam membangun infrastruktur IT yang aman dan efisien. Untuk memaksimalkan manajemen identitas serta produktivitas tim Anda, EIKON Technology siap menjadi mitra tepercaya dalam penerapan Google Workspace. Sebagai official partner terkemuka di Indonesia, EIKON Technology memberikan layanan lengkap mulai dari pengadaan lisensi, konsultasi keamanan IT, integrasi sistem, hingga dukungan teknis penuh. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mewujudkan manajemen direktori IT yang seamless di perusahaan Anda!

Info

2 Tingkat Keamanan Baru GCPW untuk Login Windows

Google mengumumkan pembaruan penting pada Google Credential Provider for Windows (GCPW). Kini, GCPW telah mendukung penggunaan kunci keamanan fisik (physical security keys) yang kompatibel dengan standar FIDO2 sebagai metode Verifikasi 2 Langkah (2SV) saat pengguna masuk ke sistem operasi Windows. Berikut adalah 2 poin utama dari pembaruan keamanan GCPW ini. Mari kita simak bersama! Photo Credit: Pexels 1.Dukungan kunci keamanan fisik FIDO2 Administrator kini dapat mewajibkan penggunaan hardware security key berbasis FIDO2 untuk proses otentikasi login Windows, sehingga meningkatkan proteksi perangkat dari ancaman siber dan akses tanpa izin. Baca juga: Cara Mengonfigurasikan Google Meet Hardware untuk Memercayai Certificate Authority Pribadi 2.Otentikasi passkey via Bluetooth Photo Credit: Pexels Selain kunci fisik, pengguna juga dapat menggunakan passkey yang tersimpan di perangkat seluler terdekat yang terhubung melalui Bluetooth sebagai faktor otentikasi kedua. Baca juga: Penerapan Keamanan Zero Trust pada Workload dengan GKE, Traffic Director, dan CA Service Pembaruan ini tidak memerlukan konfigurasi khusus di sisi pengguna (no end-user setting) dan sudah bisa digunakan untuk seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Penerapan Keamanan Zero Trust pada Workload dengan GKE, Traffic Director, dan CA Service Integrasi FIDO2 pada GCPW menegaskan pentingnya perlindungan menyeluruh bagi infrastruktur IT perusahaan, mulai dari akun cloud hingga perangkat kerja harian. Untuk membantu bisnis Anda mengimplementasikan sistem keamanan terpadu ini, EIKON Technology hadir sebagai partner resmi Google Workspace tepercaya di Indonesia. EIKON Technology siap melayani pengadaan lisensi, verifikasi domain, migrasi data, hingga penyediaan dukungan teknis yang responsif agar operasional bisnis Anda selalu aman dan efisien. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mengoptimalkan keamanan Google Workspace di perusahaan Anda!

Info

Keunggulan Utama Gemini Omni untuk Pembuatan dan Pengeditan Video di Google Vids

Google kembali menghadirkan pembaruan canggih pada ekosistem karyanya melalui integrasi Gemini Omni langsung di dalam Google Vids. Menggunakan model Omni Flash terbaru, pembaruan ini memudahkan pengguna untuk menciptakan klip video berkualitas tinggi sekaligus melakukan pengeditan video secara instan hanya melalui instruksi teks. Mari simak poin-poin penting dari fitur baru Gemini Omni di Google Vids berikut! 1.Generasi video berkualitas tinggi Photo Credit: Pexels Pengguna dapat menghasilkan klip video yang jauh lebih realistis dengan peningkatan signifikan pada render teks, pergerakan fisik (physics), serta visual yang lebih detail dibandingkan model generasi sebelumnya. Baca juga: Revolusi Video AI Profesional dengan Veo 3.1 di Gemini API 2.Edit video cukup lewat instruksi teks Photo Credit: Pexels Berkat pemahaman konteks visual (world understanding), pengguna dapat mengubah video dengan perintah sederhana. Contohnya seperti menyesuaikan color-grading, mengubah gaya visual menjadi anime, hingga menghilangkan suara bising latar belakang  (seperti suara sirine) hanya dengan mengetik instruksi sederhana. Baca juga: Google Vids Kini Dukung Format Vertikal dan Persegi untuk Konten Media Sosial Fitur ini tidak memerlukan pengaturan dari administrator (no admin control) untuk berbagai tingkatan lisensi Google Workspace. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Kehadiran kecerdasan buatan seperti Gemini Omni di Google Vids membuktikan bahwa pembuatan video profesional kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien langsung dari ruang kerja digital Anda. Sebagai mitra resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap membantu perusahaan Anda mengadopsi layanan Google Workspace secara optimal. Mulai dari konsultasi kebutuhan lisensi, proses integrasi yang aman, hingga dukungan teknis responsif, EIKON Technology siap mendampingi transformasi digital bisnis Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk memodernisasi cara kerja tim Anda!

Info

Memahami Pengaturan Emosi dan Kecepatan Bicara Avatar AI di Google Vids

 Google menghadirkan pembaruan menarik pada layanan Google Vids yang memungkinkan pengguna mengatur emosi, kecepatan bicara (pacing), hingga efek suara dari voiceover dan avatar AI secara lebih fleksibel. Kini, penyampaian pesan dalam video presentasi atau edukasi dapat terasa jauh lebih hidup dan alami. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari fitur baru kontrol AI di Google Vids: 1.Atur emosi menggunakan tanda kurung siku Photo Credit: Pexels Pengguna dapat mengarahkan ekspresi narasi hanya dengan mengetik perintah di dalam tanda kurung siku pada naskah, seperti contohnya “[senang]“. Baca juga: Revolusi Video AI Profesional dengan Veo 3.1 di Gemini API Menu tag otomatis yang praktis Saat Anda mengetik tanda kurung buka ([), Google Vids secara otomatis menampilkan menu pilihan steering tags untuk menyesuaikan emosi, nada suara, hingga penambahan efek suara sesuai kebutuhan skrip. Baca juga: Veo 3.1: Ubah Gambar Menjadi Video Profesional dengan Konsistensi Tinggi 2.Fitur Apply Audio Tags yang serba cepat  Photo Credit: Pexels Bagi Anda yang memiliki keterbatasan waktu, cukup klik tombol “Apply audio tags”. Fitur ini akan mendeteksi konteks naskah dan mengisinya dengan tag suara secara otomatis. Baca juga: Update Google Voice, Makin Banyak Data Performa di Log Audit  Kecanggihan AI di Google Vids membuktikan bahwa pembuatan video profesional yang interaktif dan komunikatif kini dapat dilakukan dengan mudah oleh siapa saja. Untuk mendukung fleksibilitas serta efisiensi kerja tim Anda, penerapan ekosistem Google Workspace adalah langkah yang tepat. Sebagai partner resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap mendampingi perusahaan Anda dalam pengadaan lisensi Google Workspace, konsultasi solusi AI, hingga memberikan dukungan teknis pascajual yang andal. Segera hubungi EIKON Technology dan tingkatkan efisiensi bisnis Anda hari ini!

Info

3 Keunggulan Fitur Custom Event Colors di Google Calendar

Google Calendar menghadirkan pembaruan visual yang telah lama dinantikan oleh pengguna personal maupun bisnis melalui fitur Custom Event Colors. Jika sebelumnya pengguna hanya dibatasi oleh 11 warna bawaan, kini Google memperluas opsi kustomisasi warna agar penjadwalan agenda harian menjadi jauh lebih rapi, personal, dan mudah dipindai secara visual. Berikut adalah 3 poin utama dari fitur Custom Event Colors di Google Calendar:     Pilihan palet hingga 200 warna custom Photo Credit: Pexels Pengguna kini dapat memilih dari 24 warna bawaan atau menentukan sendiri warna kustom hingga 200 pilihan warna. Fitur ini dapat diakses baik melalui aplikasi web, seluler (Android/iOS), maupun antarmuka Calendar API. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar     Dukungan RGB Color Picker di web Untuk menyesuaikan warna dengan tema proyek atau preferensi visual tertentu, pengguna Google Calendar versi web (dan API) dapat menggunakan pemilih warna RGB lengkap (RGB color picker) saat membuat atau mengedit acara. Baca juga: Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda dalam Melacak Jadwal      Tersedia otomatis tanpa dikonfigurasi Photo Credit: Pexels Fitur ini aktif secara bawaan (ON by default) untuk seluruh pelanggan Google Workspace, langganan Workspace Individual, hingga akun Google pribadi tanpa memerlukan pengaturan dari sisi administrator.  Baca juga: Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedules  Penjadwalan yang terstruktur rapi menggunakan Custom Event Colors di Google Calendar hanyalah salah satu cara dari sekian banyak kemudahan yang ditawarkan oleh Google Workspace untuk mendukung produktivitas perusahaan Anda. Sebagai partner teknologi bereputasi di Indonesia, EIKON Technology siap membantu bisnis Anda beralih ke ekosistem Google Workspace dengan mudah, mulai dari proses konsultasi kebutuhan lisensi, migrasi data yang aman, hingga pendampingan teknis secara berkelanjutan. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk memodernisasi cara kerja tim Anda!

Info

Kemudahan Migrasi Data Pengguna Microsoft ke Google Workspace

Google Workspace resmi meluncurkan versi beta dari fitur penyederhanaan migrasi data yang dirancang khusus bagi pelaku UMKM serta lembaga pendidikan. Fitur ini mempermudah pengguna baru Workspace untuk memindahkan data mereka dari Microsoft dengan jauh lebih instan. Ini dia beberapa kemudahan utama yang ditawarkan oleh fitur impor data terbaru Workspace. Mari simak bersama! Identifikasi pengguna secara otomatis Photo Credit: Google Workspace Updates Begitu Anda menghubungkan akun bisnis Microsoft, sistem cerdas Google akan langsung mendeteksi seluruh daftar pengguna yang ada. Pengembang sistem telah menyiapkan semuanya agar siap ditambahkan ke akun Google Workspace baru Anda tanpa perlu input manual. Baca juga: Tips Percepat Migrasi Data dengan Database Migration Program Kapasitas pengguna yang pas untuk UMKM Fitur bawaan ini memfasilitasi migrasi otomatis hingga 10 pengguna Microsoft sekaligus. Batasan ini sangat ideal bagi pelaku UMKM yang ingin bermigrasi dengan efisien tanpa prosedur yang rumit. Proses impor instan dalam satu klik Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah akun Microsoft terhubung dan domain Anda terverifikasi, proses penambahan pengguna baru dapat diselesaikan dengan sangat cepat. Cukup dengan satu klik saja, seluruh pengguna yang teridentifikasi akan langsung disalin. Baca juga: Alur Sederhana Untuk Merencanakan Migrasi Cloud  Migrasi data penting yang menyeluruh Photo Credit: Google Workspace Updates Kemudahan tidak berhenti pada nama akun saja. Melalui alat bantu impor data di Admin Console, Anda juga bisa memindahkan seluruh aset digital penting milik pengguna, mulai dari pesan email, kalender, hingga daftar kontak. Pemindahan file OneDrive yang aman Selain data komunikasi, dokumen kerja yang tersimpan di dalam penyimpanan cloud OneDrive milik Microsoft juga dapat ikut dimigrasikan secara langsung ke Google Workspace. Hal ini memastikan tidak ada data atau dokumen penting yang tertinggal selama proses transisi. Baca juga: Dampak Perkembangan Teknologi Di Indonesia Terhadap Sektor UKM Fitur baru ini tersedia untuk berbagai edisi Google Workspace, mulai dari paket Business Starter hingga Enterprise Plus. Jika perusahaan Anda berencana beralih dari Microsoft ke ekosistem Google Workspace yang lebih kolaboratif, serahkan prosesnya kepada EIKON Technology. EIKON Technology, sebagai official partner Google Workspace, berkomitmen memfasilitasi kebutuhan lisensi resmi sekaligus mengawal seluruh proses verifikasi domain dan migrasi data Anda secara aman. Percayakan transisi digital perusahaan Anda kepada EIKON Technology sekarang untuk kelancaran operasional tanpa kendala. Hubungi kami sekarang juga!

Info

3 Keunggulan Fitur Default Context-Aware Access untuk Semua Aplikasi SAML

Google Workspace meluncurkan pembaruan keamanan yang memungkinkan administrator IT menerapkan kebijakan Context-Aware Access (CAA) secara global untuk seluruh aplikasi SAML di perusahaan mereka. Fitur ini berfungsi sebagai basis keamanan universal untuk melindungi semua aplikasi berbasis SAML yang belum memiliki kebijakan khusus. Berikut adalah 3 keunggulan utama dari fitur default CAA ini untuk meningkatkan keamanan siber perusahaan: 1. Perlindungan otomatis secara menyeluruh Photo Credit: Google Workspace Updates Kebijakan global ini bertindak sebagai jaring pengaman yang otomatis melindungi data internal serta alat SaaS pihak ketiga begitu aplikasi baru diintegrasikan ke dalam ekosistem perusahaan. Baca juga: Fitur Context-Aware Access di Google Workspace untuk Penolakan Akses dengan Konteks 2. Mengurangi beban kerja Alih-alih mengonfigurasi aturan secara manual satu per satu untuk setiap aplikasi SAML, administrator kini cukup mengatur satu kebijakan global untuk mencakup seluruh lingkungan kerja. Kendali granular tetap terjaga karena kebijakan spesifik di tingkat aplikasi akan tetap diprioritaskan. Baca juga: Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual saat Mengakses Workspace Applications 3. Mendukung mode fleksibel dan Audit Log mendalam Photo Credit: Pexels Kebijakan bawaan ini mendukung Monitor mode maupun Active mode untuk memberikan fleksibilitas saat peluncuran aturan keamanan. Selain itu, log audit yang detail akan merekam setiap peristiwa penegakan akses, lengkap dengan pesan remedi untuk membantu pengguna menyelesaikan masalah akses secara mandiri. Fitur ini dinonaktifkan secara bawaan (OFF by default) dan dapat diaktifkan oleh admin melalui Admin Console di menu Security > Context-aware Access > General settings. Baca juga: Meningkatkan Keamanan Konsol Admin Google Workspace dengan Akses Kontekstual  Untuk memastikan perusahaan Anda dapat mengonfigurasi sistem keamanan canggih ini tanpa hambatan, EIKON Technology hadir sebagai solusi terbaik Anda. Kami tidak hanya menyediakan lisensi resmi, tetapi juga tim ahli yang siap mendampingi proses implementasi, migrasi, dan pengelolaan keamanan TI perusahaan Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang demi proteksi bisnis yang lebih solid!

Info

Keunggulan Fitur NotebookLM Baru di Google Classroom untuk Mahasiswa

 Google menghadirkan inovasi besar di bidang edukasi dengan mengizinkan mahasiswa (usia 18 tahun ke atas) membuat catatan kelas pribadi (personal class notebooks) menggunakan NotebookLM langsung di Google Classroom. Fitur ini membantu mahasiswa mengubah materi kuliah menjadi alat bantu belajar yang interaktif. Keunggulan utama fitur NotebookLM di Google Classroom : Photo Credit: Google Workspace Updates 1. Membuat alat bantu belajar kustom: Melalui panel “Studio”, mahasiswa dapat mengonversi materi kuliah menjadi rangkuman bergaya siniar (Audio Overviews), ringkasan video, panduan belajar, kartu kilat (flashcards), hingga diagram visual interaktif. 2. Dukungan langsung melalui tab Gemini: Cukup melalui tab Gemini di Classroom, mahasiswa bisa mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban yang akurat karena bersumber mutlak dari materi yang diberikan oleh dosen. Baca juga: Tips Penggunaan Google Classroom, Belajar Semakin Mudah 3. Merangkum hingga 50 dokumen sekaligus: Mahasiswa dapat dengan cepat menyintesis informasi dari hingga 50 dokumen sumber per catatan. Fitur ini sangat mempermudah persiapan ujian atau mengejar materi perkuliahan yang tertinggal. Photo Credit: Google Workspace Updates 4. Meningkatkan kreativitas visual: Tidak terbatas pada teks saja, mahasiswa juga bisa membuat infografis, salindia presentasi (slide decks), dan alat bantu visual lainnya untuk mendalami sekaligus mempresentasikan materi yang dipelajari. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Tutorial cara membuat catatan kelas pribadi dengan NotebookLM : Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, berikut adalah panduan singkat untuk mulai memanfaatkan fitur ini: Pastikan izin admin aktif: Administrator sekolah harus memastikan akses Gemini, NotebookLM, dan Gemini in Classroom sudah diatur ke posisi aktif (ON) pada unit organisasi (OU) mahasiswa. Buka Google Classroom: Masuk ke akun Classroom Anda melalui peramban web. Akses tab Gemini: Pada bilah navigasi di dalam Google Classroom, klik menu atau tab Gemini. Buat catatan baru: Pilih opsi Personal class notebooks, lalu klik Create class notebook. Mulai belajar interaktif: Sistem akan membuka tab baru di NotebookLM. Di sini, mahasiswa bisa mengedit catatan serta mengelola dokumen sumber yang diberikan oleh dosen sebagai basis materi belajar. Baca juga: Aplikasi Google Classroom Kini Bisa Jadwalkan Beberapa Kelas Sekaligus Fitur mutakhir ini tersedia untuk edisi Google Workspace for Education Fundamentals, Standard, hingga Plus. Jika institusi pendidikan Anda ingin mengadopsi ekosistem belajar berbasis AI yang cerdas dan aman ini, EIKON Technology hadir sebagai partner teknologi bereputasi di Indonesia. Kami siap mendampingi Anda mulai dari verifikasi domain, migrasi data yang aman, hingga penyediaan lisensi resmi dan dukungan teknis pasca-penjualan. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk transisi digital dunia pendidikan yang lancar tanpa kendala!

Info

3 Pembaruan Audit Log Google Workspace untuk Investigasi Keamanan yang Lebih Mendalam

Google baru saja mengumumkan peningkatan signifikan pada Workspace audit log di Admin Console. Mulai diluncurkan secara bertahap sejak April 2026, pembaruan ini memperluas cakupan kolom data guna memperkuat kemampuan investigasi keamanan perusahaan. Berikut adalah 3 fitur baru pada audit log Google Workspace yang wajib diketahui: 1. Detail pemilik resource Photo Credit: Google Workspace Updates Kini tersedia kolom baru untuk mengidentifikasi pemilik suatu aset atau sumber daya secara lebih mudah saat investigasi keamanan berlangsung. Fitur ini menampilkan Owner Type (apakah milik individu/User, organisasi/Customer, atau Group) beserta Owner Identity yang berisi ID atau alamat email spesifik. Kolom ini mencakup hampir seluruh sumber data utama seperti Gmail, Drive, Calendar, Meet, hingga Chat. Baca juga: Data Audit Tugas Kini Tersedia di Google Admin Console 2. Perluasan Atribut Resource dan Actor Application Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk memberikan visibilitas yang lebih utuh, Google memperluas dua atribut penting ini ke lebih banyak log aktivitas. Atribut Resources kini mencakup log peristiwa untuk Chrome, Voice, Vault, dan Assignment. Sementara itu, atribut Actor application info diperluas ke log aktivitas Chrome, Voice, Group, Meet, Assignments, dan Admin. Baca juga: Kini Log Audit Ekspor Workspace di BigQuery Dilengkapi dengan Label Metadata Drive, Apa Bedanya? 3. Informasi perangkat pengguna yang lebih komprehensif Photo Credit: Google Workspace Updates Administrator sekarang dapat melihat konteks mendalam mengenai perangkat yang digunakan untuk melakukan suatu tindakan. Atribut User device info yang baru ini menyediakan detail sensitif seperti ID perangkat, versi OS perangkat, hingga tipe perangkat (misalnya, DESKTOP_MAC atau DESKTOP_WINDOWS). Informasi ini terintegrasi di berbagai sumber log, termasuk Gemini Workspace, Chat, Drive, dan Meet. Baca juga: 3 Fitur Security and Compliance di Google Cloud Logging yang Wajib Anda Ketahui Pembaruan fitur audit log ini sangat krusial bagi perusahaan dengan lisensi Google Workspace yang mendukung fitur Audit Log guna menjaga integritas data dari ancaman siber. Agar perusahaan Anda dapat menerapkan sistem keamanan canggih ini dengan optimal, pastikan Anda membeli produk Google Workspace melalui EIKON Technology. Sebagai partner Google Workspace Indonesia, EIKON Technology menyediakan lisensi resmi, panduan konfigurasi keamanan Admin Console, hingga dukungan teknis penuh untuk memastikan seluruh operasional bisnis Anda berjalan aman dan efisien. Hubungi EIKON Technology sekarang!

Scroll to Top