EIKON Technology

Google Workspace

Info

Keunggulan Utama Gemini Omni untuk Pembuatan dan Pengeditan Video di Google Vids

Google kembali menghadirkan pembaruan canggih pada ekosistem karyanya melalui integrasi Gemini Omni langsung di dalam Google Vids. Menggunakan model Omni Flash terbaru, pembaruan ini memudahkan pengguna untuk menciptakan klip video berkualitas tinggi sekaligus melakukan pengeditan video secara instan hanya melalui instruksi teks. Mari simak poin-poin penting dari fitur baru Gemini Omni di Google Vids berikut! Generasi video berkualitas tinggi Photo Credit: Pexels Pengguna dapat menghasilkan klip video yang jauh lebih realistis dengan peningkatan signifikan pada render teks, pergerakan fisik (physics), serta visual yang lebih detail dibandingkan model generasi sebelumnya. Baca juga: Revolusi Video AI Profesional dengan Veo 3.1 di Gemini API Edit video cukup lewat instruksi teks Photo Credit: Pexels Berkat pemahaman konteks visual (world understanding), pengguna dapat mengubah video dengan perintah sederhana. Contohnya seperti menyesuaikan color-grading, mengubah gaya visual menjadi anime, hingga menghilangkan suara bising latar belakang  (seperti suara sirine) hanya dengan mengetik instruksi sederhana. Baca juga: Google Vids Kini Dukung Format Vertikal dan Persegi untuk Konten Media Sosial Fitur ini tidak memerlukan pengaturan dari administrator (no admin control) dan diluncurkan secara bertahap mulai pertengahan Juli 2026 untuk berbagai tingkatan lisensi Google Workspace. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Kehadiran kecerdasan buatan seperti Gemini Omni di Google Vids membuktikan bahwa pembuatan video profesional kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien langsung dari ruang kerja digital Anda. Sebagai mitra resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap membantu perusahaan Anda mengadopsi layanan Google Workspace secara optimal. Mulai dari konsultasi kebutuhan lisensi, proses integrasi yang aman, hingga dukungan teknis responsif, EIKON Technology siap mendampingi transformasi digital bisnis Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk memodernisasi cara kerja tim Anda!

Info

Memahami Pengaturan Emosi dan Kecepatan Bicara Avatar AI di Google Vids

 Google menghadirkan pembaruan menarik pada layanan Google Vids yang memungkinkan pengguna mengatur emosi, kecepatan bicara (pacing), hingga efek suara dari voiceover dan avatar AI secara lebih fleksibel. Kini, penyampaian pesan dalam video presentasi atau edukasi dapat terasa jauh lebih hidup dan alami. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari fitur baru kontrol AI di Google Vids. Mari kita simak bersama! Atur emosi menggunakan tanda kurung siku Photo Credit: Pexels Pengguna dapat mengarahkan ekspresi narasi hanya dengan mengetik perintah di dalam tanda kurung siku pada naskah, seperti contohnya “[senang]“. Baca juga: Revolusi Video AI Profesional dengan Veo 3.1 di Gemini API Menu tag otomatis yang praktis Saat Anda mengetik tanda kurung buka ([), Google Vids secara otomatis menampilkan menu pilihan steering tags untuk menyesuaikan emosi, nada suara, hingga penambahan efek suara sesuai kebutuhan skrip. Baca juga: Veo 3.1: Ubah Gambar Menjadi Video Profesional dengan Konsistensi Tinggi Fitur Apply Audio Tags yang serba cepat  Photo Credit: Pexels Bagi Anda yang memiliki keterbatasan waktu, cukup klik tombol “Apply audio tags”. Fitur ini akan mendeteksi konteks naskah dan mengisinya dengan tag suara secara otomatis. Fitur ini tidak memerlukan konfigurasi administrator (no admin control) dan telah diluncurkan secara menyeluruh sejak pertengahan Juli 2026 untuk berbagai edisi Google Workspace. Baca juga: Update Google Voice, Makin Banyak Data Performa di Log Audit  Kecanggihan AI di Google Vids membuktikan bahwa pembuatan video profesional yang interaktif dan komunikatif kini dapat dilakukan dengan mudah oleh siapa saja. Untuk mendukung fleksibilitas serta efisiensi kerja tim Anda, penerapan ekosistem Google Workspace adalah langkah yang tepat. Sebagai partner resmi terpercaya di Indonesia, EIKON Technology siap mendampingi perusahaan Anda dalam pengadaan lisensi Google Workspace, konsultasi solusi AI, hingga memberikan dukungan teknis pascajual yang andal. Segera hubungi EIKON Technology dan tingkatkan efisiensi bisnis Anda hari ini!

Info

3 Keunggulan Fitur Custom Event Colors di Google Calendar

Google Calendar menghadirkan pembaruan visual yang telah lama dinantikan oleh pengguna personal maupun bisnis melalui fitur Custom Event Colors. Jika sebelumnya pengguna hanya dibatasi oleh 11 warna bawaan, kini Google memperluas opsi kustomisasi warna agar penjadwalan agenda harian menjadi jauh lebih rapi, personal, dan mudah dipindai secara visual. Berikut adalah 3 poin utama dari fitur Custom Event Colors di Google Calendar:     Pilihan palet hingga 200 warna custom Photo Credit: Pexels Pengguna kini dapat memilih dari 24 warna bawaan atau menentukan sendiri warna kustom hingga 200 pilihan warna. Fitur ini dapat diakses baik melalui aplikasi web, seluler (Android/iOS), maupun antarmuka Calendar API. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar     Dukungan RGB Color Picker di web Untuk menyesuaikan warna dengan tema proyek atau preferensi visual tertentu, pengguna Google Calendar versi web (dan API) dapat menggunakan pemilih warna RGB lengkap (RGB color picker) saat membuat atau mengedit acara. Baca juga: Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda dalam Melacak Jadwal      Tersedia otomatis tanpa dikonfigurasi Photo Credit: Pexels Fitur ini aktif secara bawaan (ON by default) untuk seluruh pelanggan Google Workspace, langganan Workspace Individual, hingga akun Google pribadi tanpa memerlukan pengaturan dari sisi administrator. Peluncurannya dilakukan secara bertahap sejak pertengahan Juni 2026. Baca juga: Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedules  Penjadwalan yang terstruktur rapi menggunakan Custom Event Colors di Google Calendar hanyalah salah satu cara dari sekian banyak kemudahan yang ditawarkan oleh Google Workspace untuk mendukung produktivitas perusahaan Anda. Sebagai partner teknologi bereputasi di Indonesia, EIKON Technology siap membantu bisnis Anda beralih ke ekosistem Google Workspace dengan mudah, mulai dari proses konsultasi kebutuhan lisensi, migrasi data yang aman, hingga pendampingan teknis secara berkelanjutan. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk memodernisasi cara kerja tim Anda!

Info

Kemudahan Migrasi Data Pengguna Microsoft ke Google Workspace untuk UMKM

Google Workspace resmi meluncurkan versi beta dari fitur penyederhanaan migrasi data yang dirancang khusus bagi pelaku UMKM serta lembaga pendidikan. Mulai dirilis secara bertahap sejak 28 April 2026, fitur ini mempermudah pengguna baru Workspace untuk memindahkan data mereka dari Microsoft dengan jauh lebih instan. Ini dia beberapa kemudahan utama yang ditawarkan oleh fitur impor data terbaru Workspace. Mari simak bersama! Identifikasi pengguna secara otomatis Photo Credit: Google Workspace Updates Begitu Anda menghubungkan akun bisnis Microsoft, sistem cerdas Google akan langsung mendeteksi seluruh daftar pengguna yang ada. Pengembang sistem telah menyiapkan semuanya agar siap ditambahkan ke akun Google Workspace baru Anda tanpa perlu input manual. Baca juga: Tips Percepat Migrasi Data dengan Database Migration Program Kapasitas pengguna yang pas untuk UMKM Fitur bawaan ini memfasilitasi migrasi otomatis hingga 10 pengguna Microsoft sekaligus. Batasan ini sangat ideal bagi pelaku UMKM yang ingin bermigrasi dengan efisien tanpa prosedur yang rumit. Proses impor instan dalam satu klik Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah akun Microsoft terhubung dan domain Anda terverifikasi, proses penambahan pengguna baru dapat diselesaikan dengan sangat cepat. Cukup dengan satu klik saja, seluruh pengguna yang teridentifikasi akan langsung disalin. Baca juga: Alur Sederhana Untuk Merencanakan Migrasi Cloud  Migrasi data penting yang menyeluruh Photo Credit: Google Workspace Updates Kemudahan tidak berhenti pada nama akun saja. Melalui alat bantu impor data di Admin Console, Anda juga bisa memindahkan seluruh aset digital penting milik pengguna, mulai dari pesan email, kalender, hingga daftar kontak. Pemindahan file OneDrive yang aman Selain data komunikasi, dokumen kerja yang tersimpan di dalam penyimpanan cloud OneDrive milik Microsoft juga dapat ikut dimigrasikan secara langsung ke Google Workspace. Hal ini memastikan tidak ada data atau dokumen penting yang tertinggal selama proses transisi. Baca juga: Dampak Perkembangan Teknologi Di Indonesia Terhadap Sektor UKM Fitur baru ini tersedia untuk berbagai edisi Google Workspace, mulai dari paket Business Starter hingga Enterprise Plus. Jika perusahaan Anda berencana beralih dari Microsoft ke ekosistem Google Workspace yang lebih kolaboratif, serahkan prosesnya kepada EIKON Technology. EIKON Technology, sebagai official partner Google Workspace, berkomitmen memfasilitasi kebutuhan lisensi resmi sekaligus mengawal seluruh proses verifikasi domain dan migrasi data Anda secara aman. Percayakan transisi digital perusahaan Anda kepada EIKON Technology sekarang untuk kelancaran operasional tanpa kendala. Hubungi kami sekarang juga!

Info

3 Keunggulan Fitur Default Context-Aware Access untuk Semua Aplikasi SAML

Google Workspace baru saja meluncurkan pembaruan keamanan yang memungkinkan administrator IT menerapkan kebijakan Context-Aware Access (CAA) secara global untuk seluruh aplikasi SAML di perusahaan mereka. Fitur ini berfungsi sebagai basis keamanan universal untuk melindungi semua aplikasi berbasis SAML yang belum memiliki kebijakan khusus. Berikut adalah 3 keunggulan utama dari fitur default CAA ini untuk meningkatkan keamanan siber perusahaan: 1. Perlindungan otomatis secara menyeluruh Photo Credit: Google Workspace Updates Kebijakan global ini bertindak sebagai jaring pengaman yang otomatis melindungi data internal serta alat SaaS pihak ketiga begitu aplikasi baru diintegrasikan ke dalam ekosistem perusahaan. Baca juga: Fitur Context-Aware Access di Google Workspace untuk Penolakan Akses dengan Konteks 2. Mengurangi beban kerja Alih-alih mengonfigurasi aturan secara manual satu per satu untuk setiap aplikasi SAML, administrator kini cukup mengatur satu kebijakan global untuk mencakup seluruh lingkungan kerja. Kendali granular tetap terjaga karena kebijakan spesifik di tingkat aplikasi akan tetap diprioritaskan. Baca juga: Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual saat Mengakses Workspace Applications 3. Mendukung mode fleksibel dan Audit Log mendalam Photo Credit: Pexels Kebijakan bawaan ini mendukung Monitor mode maupun Active mode untuk memberikan fleksibilitas saat peluncuran aturan keamanan. Selain itu, log audit yang detail akan merekam setiap peristiwa penegakan akses, lengkap dengan pesan remedi untuk membantu pengguna menyelesaikan masalah akses secara mandiri. Fitur ini dinonaktifkan secara bawaan (OFF by default) dan dapat diaktifkan oleh admin melalui Admin Console di menu Security > Context-aware Access > General settings. Baca juga: Meningkatkan Keamanan Konsol Admin Google Workspace dengan Akses Kontekstual  Pembaruan CAA global ini tersedia bagi pengguna Google Workspace edisi Enterprise (Standard/Plus), Education (Standard/Plus), Frontline (Standard/Plus), hingga Enterprise Essentials Plus. Untuk memastikan perusahaan Anda dapat mengonfigurasi sistem keamanan canggih ini tanpa hambatan, EIKON Technology hadir sebagai solusi terbaik Anda. Kami tidak hanya menyediakan lisensi resmi, tetapi juga tim ahli yang siap mendampingi proses implementasi, migrasi, dan pengelolaan keamanan TI perusahaan Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang demi proteksi bisnis yang lebih solid!

Info

Keunggulan Fitur NotebookLM Baru di Google Classroom untuk Mahasiswa

 Google menghadirkan inovasi besar di bidang edukasi dengan mengizinkan mahasiswa (usia 18 tahun ke atas) membuat catatan kelas pribadi (personal class notebooks) menggunakan NotebookLM langsung di Google Classroom. Fitur yang dirilis mulai 27 April 2026 ini membantu mahasiswa mengubah materi kuliah menjadi alat bantu belajar yang interaktif. 4 Keunggulan utama fitur NotebookLM di Google Classroom Photo Credit: Google Workspace Updates Membuat alat bantu belajar kustom: Melalui panel “Studio”, mahasiswa dapat mengonversi materi kuliah menjadi rangkuman bergaya siniar (Audio Overviews), ringkasan video, panduan belajar, kartu kilat (flashcards), hingga diagram visual interaktif. Dukungan langsung melalui tab Gemini: Cukup melalui tab Gemini di Classroom, mahasiswa bisa mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban yang akurat karena bersumber mutlak dari materi yang diberikan oleh dosen. Baca juga: Tips Penggunaan Google Classroom, Belajar Semakin Mudah Merangkum hingga 50 dokumen sekaligus: Mahasiswa dapat dengan cepat menyintesis informasi dari hingga 50 dokumen sumber per catatan. Fitur ini sangat mempermudah persiapan ujian atau mengejar materi perkuliahan yang tertinggal. Photo Credit: Google Workspace Updates Meningkatkan kreativitas visual: Tidak terbatas pada teks saja, mahasiswa juga bisa membuat infografis, salindia presentasi (slide decks), dan alat bantu visual lainnya untuk mendalami sekaligus mempresentasikan materi yang dipelajari. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Tutorial cara membuat catatan kelas pribadi dengan NotebookLM Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, berikut adalah panduan singkat untuk mulai memanfaatkan fitur ini: Pastikan izin admin aktif: Administrator sekolah harus memastikan akses Gemini, NotebookLM, dan Gemini in Classroom sudah diatur ke posisi aktif (ON) pada unit organisasi (OU) mahasiswa. Buka Google Classroom: Masuk ke akun Classroom Anda melalui peramban web. Akses tab Gemini: Pada bilah navigasi di dalam Google Classroom, klik menu atau tab Gemini. Buat catatan baru: Pilih opsi Personal class notebooks, lalu klik Create class notebook. Mulai belajar interaktif: Sistem akan membuka tab baru di NotebookLM. Di sini, mahasiswa bisa mengedit catatan serta mengelola dokumen sumber yang diberikan oleh dosen sebagai basis materi belajar. Baca juga: Aplikasi Google Classroom Kini Bisa Jadwalkan Beberapa Kelas Sekaligus Fitur mutakhir ini tersedia untuk edisi Google Workspace for Education Fundamentals, Standard, hingga Plus. Jika institusi pendidikan Anda ingin mengadopsi ekosistem belajar berbasis AI yang cerdas dan aman ini, EIKON Technology hadir sebagai partner teknologi bereputasi di Indonesia. Kami siap mendampingi Anda mulai dari verifikasi domain, migrasi data yang aman, hingga penyediaan lisensi resmi dan dukungan teknis pasca-penjualan. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk transisi digital dunia pendidikan yang lancar tanpa kendala!

Info

3 Pembaruan Audit Log Google Workspace untuk Investigasi Keamanan yang Lebih Mendalam

Google baru saja mengumumkan peningkatan signifikan pada Workspace audit log di Admin Console. Mulai diluncurkan secara bertahap sejak April 2026, pembaruan ini memperluas cakupan kolom data guna memperkuat kemampuan investigasi keamanan perusahaan. Berikut adalah 3 fitur baru pada audit log Google Workspace yang wajib diketahui: 1. Detail pemilik resource Photo Credit: Google Workspace Updates Kini tersedia kolom baru untuk mengidentifikasi pemilik suatu aset atau sumber daya secara lebih mudah saat investigasi keamanan berlangsung. Fitur ini menampilkan Owner Type (apakah milik individu/User, organisasi/Customer, atau Group) beserta Owner Identity yang berisi ID atau alamat email spesifik. Kolom ini mencakup hampir seluruh sumber data utama seperti Gmail, Drive, Calendar, Meet, hingga Chat. Baca juga: Data Audit Tugas Kini Tersedia di Google Admin Console 2. Perluasan Atribut Resource dan Actor Application Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk memberikan visibilitas yang lebih utuh, Google memperluas dua atribut penting ini ke lebih banyak log aktivitas. Atribut Resources kini mencakup log peristiwa untuk Chrome, Voice, Vault, dan Assignment. Sementara itu, atribut Actor application info diperluas ke log aktivitas Chrome, Voice, Group, Meet, Assignments, dan Admin. Baca juga: Kini Log Audit Ekspor Workspace di BigQuery Dilengkapi dengan Label Metadata Drive, Apa Bedanya? 3. Informasi perangkat pengguna yang lebih komprehensif Photo Credit: Google Workspace Updates Administrator sekarang dapat melihat konteks mendalam mengenai perangkat yang digunakan untuk melakukan suatu tindakan. Atribut User device info yang baru ini menyediakan detail sensitif seperti ID perangkat, versi OS perangkat, hingga tipe perangkat (misalnya, DESKTOP_MAC atau DESKTOP_WINDOWS). Informasi ini terintegrasi di berbagai sumber log, termasuk Gemini Workspace, Chat, Drive, dan Meet. Baca juga: 3 Fitur Security and Compliance di Google Cloud Logging yang Wajib Anda Ketahui Pembaruan fitur audit log ini sangat krusial bagi perusahaan dengan lisensi Google Workspace yang mendukung fitur Audit Log guna menjaga integritas data dari ancaman siber. Agar perusahaan Anda dapat menerapkan sistem keamanan canggih ini dengan optimal, pastikan Anda membeli produk Google Workspace melalui EIKON Technology. Sebagai partner Google Workspace Indonesia, EIKON Technology menyediakan lisensi resmi, panduan konfigurasi keamanan Admin Console, hingga dukungan teknis penuh untuk memastikan seluruh operasional bisnis Anda berjalan aman dan efisien. Hubungi EIKON Technology sekarang!

Info

4 Pembaruan Google Workspace Developer untuk Masa Depan Agen AI

Pada ajang Cloud Next ‘26, Google mengumumkan suite agent tools dan pembaruan keamanan baru untuk ekosistem Google Workspace. Inovasi ini dirancang agar teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat bekerja lebih cerdas dan aman di lingkungan kerja. Berikut adalah 4 poin penting dari pembaruan Google Workspace yang perlu Anda ketahui: Server Workspace MCP kini hadir dalam pratinjau untuk publik Google kini membuka akses server Model Context Protocol (MCP) Workspace untuk pratinjau publik. Fitur ini menjadi jembatan standar bagi agen AI agar dapat mengakses data konteks kerja secara aman dan efisien di dalam Workspace. Baca juga: Memanfaatkan Google Cloud Contact Center AI untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan Integrasi alat yang komprehensif Photo Credit: Pexels Melalui MCP server, developer kini bisa memberikan instruksi kepada agen AI untuk berinteraksi langsung dengan data pengguna, seperti mengelola draf di Gmail, mengunggah file di Drive, menjadwalkan acara di Calendar, hingga mengelola kontak di People dictionary. Baca juga: AI Generatif, Teknologi Kecerdasan Buatan Masa Depan untuk Developer dan Google Workspace Sistem keamanan dan model tiering baru Untuk mengantisipasi risiko penyalahgunaan API dan kebocoran data (data egress) skala besar, Google memperkenalkan model tingkatan tiering kuota penggunaan. Menariknya, sistem ini dirancang fleksibel sehingga hanya kurang dari 1% pengembang aktif yang perlu beralih ke tingkat di atas standar. Kontrol penuh bagi Administrator Meskipun pembaruan kuota API dan MCP ini telah digulirkan secara bertahap sejak 1 Mei 2026, para admin IT perusahaan tidak perlu khawatir. Akses kontrol tetap berada di tangan Anda dan dapat dikelola dengan mudah melalui Admin console di menu Security > API Controls. Baca juga: Membangun Aplikasi Gen AI untuk Perusahaan dengan LLM dari Database Google Cloud Teknologi AI dan sistem keamanan terintegrasi di atas menunjukkan bagaimana Google Workspace terus berevolusi menjadi platform kerja masa depan yang tak tergantikan. Agar perusahaan Anda dapat mengadopsi seluruh fitur canggih ini dengan lancar, EIKON Technology siap menjadi mitra strategis Anda. Sebagai partner resmi Google Workspace di Indonesia, EIKON Technology tidak hanya menyediakan lisensi resmi, tetapi juga layanan migrasi yang aman, pelatihan, serta dukungan teknis premium yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang dan transformasikan cara kerja tim Anda menjadi lebih cerdas dan aman!

Info

Era Baru Personal Intelligence: Update Fitur AI Tercanggih di Chrome

Google baru saja merilis rangkaian inovasi AI terbaru yang menandai transisi besar menuju era Personal Intelligence. Melalui pembaruan di bulan Januari ini, Google tidak lagi sekadar menjadi mesin pencari, melainkan mitra produktivitas yang proaktif, memahami konteks, dan mampu mengantisipasi kebutuhan penggunanya. Gebrakan Gemini 3 dan Personal Intelligence Photo Credit: Pexels Inovasi paling mencolok hadir pada Gemini 3 yang kini menjadi model standar untuk AI Overviews secara global. Berikut adalah poin-poin kunci dari pembaruan Januari: Integrasi aplikasi personal: Pengguna kini dapat menghubungkan Gemini secara aman dengan Gmail, Google Photos, dan Drive. Hasilnya? Gemini bisa memberikan rekomendasi perjalanan atau belanja yang sangat personal berdasarkan data Anda. Chrome sebagai asisten aktif: Dengan fitur auto browse, Chrome kini bisa melakukan tugas kompleks seperti memesan tiket perjalanan atau mengatur jadwal pertemuan secara otomatis atas nama Anda. Baca juga: Gemini di Chrome: 5 Hal yang Perlu Diketahui Administrator Workspace Revolusi Gmail: Fitur Help me write dan AI Overviews kini tersedia untuk membantu Anda memilah email penting di tengah tumpukan kotak masuk melalui fitur AI Inbox. Agentic Vision pada Gemini 3 Flash: Berbeda dengan AI biasa yang hanya melihat gambar secara statis, fitur ini membuat AI bertindak sebagai “investigator” aktif untuk meminimalkan halusinasi dan meningkatkan akurasi analisis visual. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini AI untuk pendidikan dan kreativitas Photo Credit: Pexels Google juga memperluas akses Gemini di Google Workspace for Education tanpa biaya tambahan bagi institusi pendidikan. Selain itu, hadirnya Veo 3.1 memungkinkan pembuatan video vertikal berkualitas 4K yang lebih konsisten, sangat cocok bagi para konten kreator di platform seperti YouTube Shorts. Baca juga: Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah Pembaruan AI yang masif ini membuktikan bahwa Google Workspace adalah investasi terbaik untuk masa depan bisnis Anda. Namun, implementasi fitur canggih seperti Gemini Enterprise membutuhkan strategi yang tepat agar memberikan dampak maksimal bagi tim Anda. Jangan biarkan bisnis Anda tertinggal di era AI! EIKON Technology menyediakan solusi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. Hubungi kami di sini untuk memulai konsultasi!

Info

Kelola Email Lebih Cerdas Menggunakan Fitur AI Overviews di Gmail

Sejak diluncurkan pada tahun 2004, Gmail telah merevolusi cara kita berkomunikasi. Kini, dengan lebih dari 3 miliar pengguna, Gmail kembali membuat lompatan besar dengan memasuki era Gemini. Di tengah volume email yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa, Google menghadirkan kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut untuk mengubah kotak masuk Anda dari sekadar tempat penyimpanan pesan menjadi asisten yang personal dan proaktif. Navigasi pesan lebih cerdas dengan AI Overviews Photo Credit: Google The Keyword Mencari informasi spesifik di antara ribuan email sering kali memakan waktu. Dengan fitur AI Overviews, Anda tidak perlu lagi menjadi ahli pencarian. Cukup gunakan bahasa alami untuk bertanya pada kotak masuk Anda, seperti, “Siapa tukang ledeng yang memberi penawaran renovasi tahun lalu?” Gemini akan menganalisis riwayat email Anda dan memberikan ringkasan jawaban secara instan. Selain itu, untuk percakapan panjang dengan puluhan balasan, AI akan merangkum poin-poin penting agar Anda tetap up-to-date tanpa harus membaca setiap pesan. Baca juga: Gemini Q&A untuk Gmail: Cara Baru Menelusuri Kotak Masuk Anda dengan Cepat Produktivitas tanpa batas: menulis dan menyaring pesan Photo Credit: Google The Keyword Gmail kini mempermudah proses korespondensi melalui beberapa fitur unggulan: Help Me Write & Suggested Replies: Membantu Anda menulis draf dari awal atau memoles email agar lebih profesional. Balasan yang disarankan kini lebih kontekstual, menyesuaikan dengan nada bicara dan gaya tulisan Anda. Proofread: Fitur pengecekan tata bahasa, nada, dan gaya tingkat lanjut untuk memastikan setiap pesan yang Anda kirim terlihat sempurna. AI Inbox: Fitur masa depan yang menyaring kebisingan dan hanya menonjolkan pesan paling kritis (seperti tagihan yang jatuh tempo atau email dari kontak VIP) berdasarkan prioritas yang dipersonalisasi namun tetap terjaga privasinya. Baca juga: Membalas Email di Aplikasi Seluler Gmail Kini Lebih Simpel di Perangkat Android Kemampuan luar biasa dari Gemini ini bukan hanya untuk penggunaan personal, tetapi juga kunci utama efisiensi dalam skala perusahaan. Dengan beralih ke Google Workspace, tim Anda dapat menikmati integrasi penuh Gemini di Gmail untuk mempercepat kolaborasi. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Workspace di Indonesia, siap membantu perusahaan Anda bertransformasi. Kami menyediakan layanan pembelian lisensi, bantuan implementasi, hingga dukungan teknis lokal untuk memastikan transisi ke era AI ini berjalan mulus dan aman. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Jangan biarkan tim Anda tenggelam dalam tumpukan email. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk konsultasi dan dapatkan penawaran terbaik Google Workspace untuk bisnis Anda. Hubungi kami di sini sekarang juga!

Scroll to Top