EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Info

Maksimalkan Potensi Data Anda dengan Fitur Self-Service Terbaru dari Looker

Dalam era transformasi digital, tim data sering kali menghadapi dilema antara menjaga tata kelola data (governance) yang ketat dan memenuhi kebutuhan bisnis akan analisis yang cepat serta lincah. Memahami tantangan ini, Google Cloud baru saja memperkenalkan serangkaian fitur inovatif pada Looker untuk menjembatani celah antara pelaporan terstruktur dan eksplorasi data mandiri. Eksplorasi data ad-hoc dengan Self-Service Explores Photo Credit: Google Cloud Blog Sering kali, data berharga justru tersimpan di luar database utama, seperti dalam file spreadsheet anggaran atau riset pasar. Melalui fitur Self-Service Explores (kini dalam tahap Preview), pengguna dapat mengunggah file CSV secara langsung ke Looker dengan antarmuka drag-and-drop. Menariknya, data lokal ini dapat dikombinasikan dengan model data utama untuk menguji teori baru dan memperkaya wawasan. Administrator tetap memegang kendali penuh atas izin unggahan, ditambah sistem sertifikasi konten baru yang memastikan pengguna dapat membedakan antara eksperimen ad-hoc dan sumber data resmi (truth source). Baca juga: Alasan Mengapa Perusahaan Retail Sebaiknya Beralih ke Google Cloud Retail Search Visualisasi lebih rapi dengan Tabbed Dashboards Kini, menyampaikan cerita melalui data menjadi lebih mudah dengan fitur Tabbed Dashboards. Editor dapat mengatur informasi yang kompleks ke dalam tab-tab logis, sehingga tampilan tidak lagi padat dan membingungkan. Filter akan bekerja secara otomatis di seluruh tab, namun hanya menampilkan filter yang relevan pada tampilan yang sedang dibuka. Selain itu, pengguna dapat membagikan URL khusus untuk tab tertentu atau mengunduh seluruh dashboard multi-tab menjadi satu dokumen PDF yang komprehensif. Baca juga: Membangun Pipeline Data Streaming di Google Cloud Personalisasi melalui Custom Themes Photo Credit: Google Cloud Blog Untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, Looker kini menghadirkan Internal Dashboard Theming. Perusahaan dapat menyesuaikan gaya visual dashboard—mulai dari warna, font, hingga format ubin—agar selaras dengan identitas merek korporat. Konsistensi visual ini menciptakan pengalaman analitik yang lebih akrab dan profesional bagi seluruh anggota organisasi. Baca juga: Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun Fitur-fitur terbaru Looker ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tanpa mengorbankan keamanan. Ingin mulai menerapkan kecanggihan Looker dan infrastruktur Google Cloud di organisasi Anda? EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap membantu Anda melakukan implementasi, migrasi, hingga optimasi biaya layanan cloud secara profesional. Dapatkan dukungan teknis terbaik dan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Hubungi kami di sini!

Info

Cukup Satu Klik Saja, Migrasi Email Transaksional di ZeptoMail Zoho

Memindahkan layanan email transaksional sering kali menjadi momok bagi tim IT. Bayangkan saja, Anda harus mengekspor data, menyalin templat secara manual, melakukan autentikasi ulang domain, hingga memastikan daftar supresi tidak ada yang terlewat. Risiko kehilangan data atau gangguan pengiriman selalu membayangi dalam rangkaian proses tersebut. Zoho ZeptoMail baru saja meluncurkan fitur One-Click Migration sebagai solusi atas kerumitan tersebut. Kini, Anda bisa memindahkan seluruh ekosistem email transaksional ke ZeptoMail dengan lebih cepat, sederhana, dan tanpa proses manual yang melelahkan. Apa saja yang bisa dimigrasikan? Photo Credit: Zoho Blog Tujuan utama fitur ini adalah memastikan seluruh komponen kunci tetap utuh sehingga operasional pengiriman email Anda berjalan tanpa gangguan. Berikut adalah elemen-elemen yang akan dipindahkan secara otomatis: Domain: Seluruh domain yang telah terdaftar di platform lama akan ditarik ke ZeptoMail untuk diverifikasi ulang. Template email: Tidak perlu mendesain ulang dari nol. Tata letak, konten, dan desain template Anda akan bermigrasi dengan mulus. Suppression lists: Daftar email yang diblokir akan tetap terjaga untuk melindungi reputasi pengirim Anda. Webhooks: Konfigurasi webhook aktif untuk melacak pengiriman, bounce, atau open akan tetap berfungsi dalam alur kerja Anda. Baca juga: Kekuatan Data Pihak Pertama dan Integrasi Zoho CRM Cara kerja yang sangat sederhana Photo Credit: Zoho Blog Hanya butuh beberapa langkah untuk memulai: Cukup masuk ke pengaturan ZeptoMail, masukkan API Key dari akun Postmark atau SendGrid Anda, dan klik Migrate. ZeptoMail akan bekerja secara otomatis menarik seluruh data Anda. Jika terjadi kegagalan karena masalah teknis kecil, tersedia tombol Retry yang memungkinkan Anda mengulang proses tanpa harus memulai dari awal. Baca juga: Memperkenalkan Integrasi Zoho CRM, Bagaimana Cara Kerjanya? Perbandingan estimasi biaya (Per 10.000 email) Baca juga: Opsi Kustomisasi di Module Builder Zoho CRM: Quick Create dan Detail View Beralih ke solusi dari Zoho seperti ZeptoMail adalah langkah cerdas untuk efisiensi biaya dan performa pengiriman yang lebih stabil. Sebagai mitra resmi Zoho di Indonesia, EIKON Technology siap membantu perusahaan Anda melakukan transisi ini dengan aman. Kami menyediakan dukungan konsultasi untuk memastikan integrasi API dan konfigurasi domain Anda di Zoho ZeptoMail berjalan optimal sesuai standar industri. Siap beralih ke layanan email transaksional yang lebih andal? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mendapatkan lisensi Zoho dan dukungan migrasi profesional. Jangan biarkan kerumitan teknis menghambat komunikasi bisnis Anda!

Info

Microsoft Hadirkan Agentic AI, Otomasi Cerdas di Seluruh Lini Bisnis Ritel

Industri ritel kini memasuki era baru. Microsoft baru saja mengumumkan solusi Agentic AI yang dirancang khusus untuk mempercepat pengambilan keputusan dan menyederhanakan alur kerja—mulai dari manajemen inventaris hingga layanan pelanggan. Teknologi ini mengubah cara ritel beroperasi menjadi lebih tangkas, relevan, dan efisien. Simak ulasan selengkapnya berikut! Revolusi belanja tanpa hambatan dengan Agentic Commerce Photo Credit: Pexels Salah satu terobosan terbesar adalah Copilot Checkout. Fitur ini memungkinkan pelanggan menyelesaikan pembelian langsung di Copilot tanpa perlu diarahkan ke situs eksternal. Selain itu, Microsoft memperkenalkan Brand Agents dan Personalized Shopping Agent. Teknologi ini bertindak sebagai asisten belanja pintar yang memahami katalog produk secara mendalam, mampu menjawab pertanyaan detail pelanggan, bahkan memberikan rekomendasi gaya personal. Baca juga: GPT-5 Hadir di Microsoft 365 Copilot: Era Baru Produktivitas dengan Kecerdasan Buatan Operasional toko yang lebih pintar Photo Credit: Pexels Di sisi operasional, Microsoft meluncurkan Store Operations Agent. Asisten cerdas ini membantu Anda mendapatkan jawaban instan mengenai ketersediaan stok atau kebijakan toko melalui perintah suara atau teks. Hebatnya, AI ini mampu menganalisis tren penjualan, arus pengunjung, hingga faktor eksternal seperti cuaca dan hari libur untuk memberikan rekomendasi penempatan staf dan prioritas operasional harian. Baca juga: Melindungi Data Sensitif dengan Microsoft Purview Information Protection Mengadopsi teknologi Agentic AI dan Copilot memerlukan fondasi digital yang kuat, dan Microsoft 365 adalah pintu gerbang utamanya. Sebagai mitra Microsoft di Indonesia, EIKON Technology siap membantu bisnis ritel Anda mengintegrasikan solusi AI ini ke dalam operasional sehari-hari. Kami menyediakan layanan konsultasi lisensi Microsoft 365 yang tepat, mulai dari paket Business hingga Enterprise, untuk memastikan tim Anda memiliki akses ke alat kolaborasi dan AI tercanggih. Baca juga: Microsoft Build: Era Agen AI dan Membangun Open Agentic Web Siap memacu pertumbuhan bisnis ritel Anda dengan kecerdasan buatan? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik lisensi Microsoft 365. Bersama kami, transformasi digital ritel Anda bukan lagi sekadar visi, melainkan aksi nyata yang menghasilkan profit.

Info

2026 Saatnya Kerja Lebih Sat-Set: Kunci Komunikasi Tim Anti-Meleset

Memasuki tahun 2026, penetapan target menjadi agenda utama setiap perusahaan. Namun, tahukah Anda bahwa hambatan terbesar dalam mencapai target bukanlah kurangnya sumber daya, melainkan hambatan komunikasi tim? Komunikasi yang buruk adalah peredam produktivitas yang paling nyata. Agar roadmap bisnis Anda berjalan mulus, berikut adalah strategi cerdas untuk membangun komunikasi yang jernih dan efektif di tempat kerja:   Kualitas di atas kuantitas Photo Credit: Pexels Pesan yang bertubi-tubi justru sering kali membingungkan. Gunakan bantuan AI untuk menyusun pesan yang ringkas namun padat. Dengan fitur Writing Assistant Zoho Cliq, Anda dapat melakukan analisis nada (tone analysis) dan koreksi tata bahasa secara otomatis, sehingga pesan akan terdengar lebih profesional dan mudah dipahami. Baca juga: Kekuatan Data Pihak Pertama dan Integrasi Zoho CRM Berpikir sebelum bertindak Sering kali kita bereaksi secara impulsif terhadap sebuah pesan. Sebelum membalas, ambil waktu sejenak untuk menganalisis apa yang perlu disampaikan dan bagaimana cara menyampaikannya. Hal ini sangat krusial untuk menghindari salah paham dan menjaga hubungan baik dengan rekan kerja. Rapat yang menghasilkan tindakan nyata Hindari keluhan “rapat ini seharusnya bisa lewat email saja.” Pastikan setiap rapat memiliki agenda yang jelas dan menghasilkan poin tindakan (action items). Gunakan fitur Meeting Summaries dan Transcripts untuk memastikan semua keputusan tercatat tanpa ada yang terlewat. Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Karyawan dengan UI Terpadu Zoho One Manfaatkan teknologi AI untuk efisiensi komunikasi tim Photo Credit: Pexels Teknologi hadir untuk mempermudah hidup. Jika Anda memiliki ratusan pesan yang belum terbaca, cukup gunakan satu klik untuk membuat ringkasan pesan. Manfaatkan juga fitur penjadwalan pesan agar komunikasi tetap berjalan tanpa mengganggu waktu istirahat rekan se-tim Anda. Jadilah proaktif untuk membangun kepercayaan Transparansi adalah kunci. Jika Anda merasa sebuah proyek akan terlambat, sampaikan lebih awal. Sikap proaktif ini akan membangun kepercayaan (trust) yang jauh lebih besar dibandingkan jika Anda hanya diam dan melewatkan tenggat waktu. Baca juga: Transformasi Smart Agent: 5 Cara AI Mengubah Pendekatan Kerja Anda Langkah kecil dalam memperbaiki komunikasi akan memberikan dampak besar bagi kolaborasi tim Anda. Zoho Cliq hadir sebagai solusi komunikasi bisnis yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu Anda mencapai target 2026 dengan lebih efisien. Jangan biarkan miskomunikasi menghambat pertumbuhan bisnis Anda. Konsultasikan kebutuhan lisensi dan implementasi Zoho Cliq Anda bersama EIKON Technology, mitra resmi Zoho yang terpercaya di Indonesia. Hubungi EIKON Technology sekarang untuk penawaran terbaik dan demo gratis. Klik di sini sekarang!

Info

Ubah Informasi Acak Menjadi Terstruktur dengan Fitur Data Tables NotebookLM

Pernahkah Anda merasa kesulitan menyatukan fakta-fakta penting yang tersebar di berbagai dokumen, transkrip rapat, atau materi riset? Informasi berharga jarang sekali tersaji dengan rapi. Mengumpulkan data secara manual tidak hanya memakan waktu, tapi juga rentan kesalahan. Kini, Google menghadirkan solusinya melalui fitur terbaru di NotebookLM, Data Tables. Fitur ini dirancang untuk membantu Anda mengorganisir dan menganalisis informasi dari berbagai sumber ke dalam format tabel yang terstruktur secara otomatis. Mengubah insight menjadi data yang siap pakai Photo Credit: Google Workspace Updates NotebookLM kini mampu mengelola sumber informasi Anda menjadi tabel yang bersih dan siap diekspor langsung ke Google Sheets. Berikut adalah beberapa cara cerdas untuk memanfaatkannya: Manajemen proyek: Ubah transkrip rapat yang panjang menjadi tabel rencana aksi, lengkap dengan kategori pemilik tugas dan tingkat prioritas. Analisis kompetitif: Bangun tabel perbandingan kompetitor yang menganalisis strategi harga, fitur, dan keunggulan pasar hanya dari dokumen pendukung. Dunia pendidikan: Permudah pemetaan kurikulum dengan menyelaraskan standar pendidikan, tujuan pembelajaran, dan kriteria penilaian dalam satu tampilan semester. Riset medis & akademik: Gabungan hasil uji klinis dari berbagai makalah riset untuk melacak tahun studi, ukuran sampel, hingga statistik penting secara akurat. Aksesibilitas dan ketersediaan Photo Credit: Google Workspace Updates Kabar baiknya, fitur Data Tables ini tersedia untuk hampir seluruh edisi Google Workspace, termasuk Business, Enterprise, Education, Frontline, hingga Nonprofit. Bagi Administrator, fitur ini dapat dikelola dengan mengaktifkan atau menonaktifkan layanan NotebookLM melalui Admin Console sesuai kebijakan perusahaan. Maksimalkan potensi AI bersama EIKON Technology Teknologi AI seperti NotebookLM dapat mengubah cara tim Anda bekerja, namun implementasi yang tepat adalah kunci efisiensi. Sebagai Premier Partner Google Cloud di Indonesia, EIKON Technology hadir untuk membantu perusahaan dan institusi pendidikan Anda mengadopsi ekosistem Google Workspace secara maksimal. Kami menyediakan layanan konsultasi lisensi, pelatihan pengguna, hingga dukungan teknis pasca-pembelian untuk memastikan setiap fitur AI yang Anda bayar memberikan nilai nyata bagi produktivitas tim. Siap mengubah tumpukan dokumen menjadi data strategis yang siap pakai? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk pembelian atau upgrade lisensi Google Workspace Anda! Dapatkan pendampingan profesional agar transisi digital perusahaan Anda berjalan mulus.

Info

Migrasi Data Lebih Mudah, Kini Bisa Pindahkan File dari Dropbox ke Google Drive

Bagi banyak perusahaan, memindahkan data antar platform sering kali menjadi tantangan teknis yang menguras waktu dan tenaga. Namun, kini hambatan tersebut telah sirna. Google secara resmi mengumumkan bahwa fitur migrasi data dari Dropbox ke Google Drive melalui New Data Migration Service kini telah tersedia secara umum (general availability). Langkah ini memungkinkan perusahaan untuk mengonsolidasikan seluruh dokumen dan kolaborasi tim ke dalam satu ekosistem Google Workspace yang jauh lebih terpadu. Mari simak penjelasan rincinya berikut ini! Keunggulan fitur migrasi terbaru Photo Credit: Google Workspace Updates Layanan migrasi data baru ini dirancang untuk kemudahan dan keamanan tingkat tinggi. Administrator kini dapat memindahkan data dari akun Dropbox Business, mencakup file, folder, hingga pengaturan izin akses (permissions) terkait, secara cepat dan akurat. Berikut adalah beberapa detail teknis yang memudahkan transisi Anda: Skalabilitas tinggi: Migrasi dapat dilakukan hingga 150 pengguna Dropbox atau folder tim sekaligus, baik ke MyDrive maupun Shared Drives. Pelaporan komprehensif: Pantau progres migrasi secara real-time melalui laporan mendalam, termasuk jumlah file yang berhasil dipindahkan atau yang dilewati, guna memudahkan audit. Delta Updates: Tidak perlu khawatir kehilangan data terbaru. Fitur ini memungkinkan Anda hanya memigrasikan file yang baru ditambahkan atau diperbarui setelah proses migrasi awal. Baca juga: Layanan Migrasi Data dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive Kini Telah Tersedia! Kendali penuh bagi Super Admin Photo Credit: Pexels Fitur ini sudah tersedia untuk hampir seluruh edisi Google Workspace, mulai dari Business, Enterprise, Essentials, hingga Education dan Nonprofits. Super Admin dapat langsung mengakses fitur ini melalui Admin Console pada menu Data > Data Import & Export > Data Migration (New). Baca juga: Memigrasikan Pesan Terenkripsi dengan Aman ke CSE Gmail Transisi mulus bersama EIKON Technology Melakukan migrasi data skala besar membutuhkan ketelitian agar tidak ada informasi penting yang terlewat. Sebagai Premier Partner Google Cloud di Indonesia, EIKON Technology hadir untuk mendampingi perusahaan Anda dalam setiap langkah migrasi. Kami menyediakan keahlian teknis untuk memastikan perpindahan data dari Dropbox ke Google Workspace berjalan lancar tanpa mengganggu operasional bisnis Anda. Dengan dukungan tim ahli kami, Anda dapat fokus pada pertumbuhan bisnis sementara kami menangani kerumitan infrastruktur IT Anda. Siap mengoptimalkan produktivitas tim Anda di Google Workspace? Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan konsultasi gratis mengenai migrasi data dan penawaran lisensi Google Workspace terbaik yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Info

Jaga Keamanan Data dengan Fitur Apple Intelligence Writing Tools di Google Workspace

Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa kemudahan besar, namun bagi perusahaan dengan standar keamanan data yang ketat, hal ini juga menghadirkan tantangan baru. Dengan peluncuran Apple Intelligence pada iOS 18.1 ke atas, pengguna kini memiliki akses ke Writing Tools untuk melakukan proofread, menulis ulang, hingga merangkum teks secara otomatis. Untuk memastikan data perusahaan tetap terlindungi, Google menghadirkan kontrol administratif baru yang memungkinkan Admin untuk mengelola penggunaan fitur AI pihak ketiga ini di dalam aplikasi Google Workspace pada perangkat iOS. Berikut ulasannya! Perlindungan data yang lebih granular Photo Credit: Google Workspace Updates Google menyadari bahwa pengelolaan data sensitif memerlukan ketelitian tinggi. Melalui pengaturan baru di Admin Console, administrator kini dapat memitigasi risiko kebocoran data yang mungkin terjadi akibat pemrosesan teks oleh sistem eksternal. Baca juga: Gems Kini Hadir di Panel Samping Aplikasi Google Workspace, Apa Fungsinya? Ketika pengaturan “Allow Writing Tools for work data” dinonaktifkan oleh Administrator, opsi Writing Tools milik Apple tidak akan muncul saat pengguna memilih teks di dalam aplikasi Google Workspace yang terpasang di perangkat iOS (termasuk iPadOS). Fitur ini memperkuat postur keamanan perusahaan dan mencegah potensi konflik dengan kebijakan Data Loss Prevention (DLP) yang telah ditetapkan sebelumnya. Detail penting untuk Administrator Photo Credit: Google Workspace Updates Cakupan luas: Pengaturan ini berlaku untuk perangkat di bawah manajemen seluler dasar maupun lanjutan (basic and advanced mobile management). Aplikasi terintegrasi: Kontrol ini mencakup aplikasi utama seperti Gmail, Drive, Docs, Sheets, Slides, Meet, dan Chat. Status default: Secara standar, pengaturan ini dalam posisi aktif (ON by default). Admin harus menonaktifkannya secara manual jika ingin membatasi akses. Waktu propagasi: Perubahan pengaturan biasanya berlangsung cepat, namun dapat memakan waktu hingga 24 jam untuk tersebar ke seluruh perangkat. Baca juga: Cara Sinkronisasi Server Apple DEP dan Google Mobile Device Management Optimalkan keamanan Google Workspace Anda bersama EIKON Technology Mengelola ekosistem perangkat seluler di tengah pesatnya perkembangan AI memerlukan strategi yang tepat. Sebagai Partner Google Cloud Indonesia, EIKON Technology siap mendampingi Anda dalam mengonfigurasi keamanan Google Workspace tingkat lanjut. Baca juga: Meminimalkan Risiko Keamanan AI, Apa yang Bisa Anda Lakukan Sekarang? Fitur kendali Apple Intelligence ini tersedia bagi pengguna lisensi Enterprise, Education Standard/Plus, Frontline Standard, hingga Enterprise Essentials Plus. Tim ahli kami dapat membantu Anda memilih lisensi yang tepat dan memastikan kebijakan keamanan data terimplementasi dengan sempurna. Ingin tingkatkan keamanan data di perangkat iOS perusahaan Anda? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mendapatkan panduan lengkap mengenai fitur keamanan terbaru Google Workspace dan konsultasi lisensi yang sesuai dengan skala bisnis Anda. Amankan data sensitif Anda bersama pakarnya. Hubungi EIKON Technology sekarang juga!

Info

Revolusi Pembelajaran: Hadirkan Materi Podcast Interaktif di Google Classroom dengan Gemini

Metode pembelajaran konvensional kini mendapatkan sentuhan inovasi futuristik. Google baru saja memperkenalkan fitur terbaru pada Gemini di Google Classroom yang memungkinkan para pendidik untuk menghasilkan materi pelajaran berbasis audio layaknya sebuah podcast. Inovasi ini dirancang untuk membantu siswa terlibat lebih dalam dengan konten instruksional melalui berbagai modalitas pembelajaran yang lebih segar dan modern. Personalisasi tanpa batas bagi pendidik Photo Credit: Pexels Mulai 6 Januari 2026, fitur ini sudah tersedia secara penuh bagi pengguna Google Workspace for Education. Keunggulan utama dari fitur ini adalah fleksibilitasnya. Guru dapat menyesuaikan target jenjang kelas, topik, hingga tujuan pembelajaran spesifik agar konten audio yang dihasilkan selaras dengan kurikulum yang sedang diajarkan. Baca juga: Google Classroom Hadirkan Kapabilitas untuk Menilai dan Menetapkan Label Penilaian Pendidik memiliki kendali kreatif penuh, mulai dari menentukan jenis diskusi audio, jumlah pembicara, hingga gaya percakapan, baik itu berupa wawancara formal maupun diskusi santai yang interaktif. Hal ini menjadikan materi pelajaran tidak hanya informatif, tetapi juga menyenangkan untuk didengarkan oleh siswa kapan saja dan di mana saja. Baca juga: Cara Menggunakan Gemini di Google Classroom untuk Membuat Pertanyaan Kuis Kontrol keamanan dan penggunaan Photo Credit: Pexels Bagi Admin IT, kontrol fitur ini berada sepenuhnya di tangan Anda melalui Admin Console. Sesuai kebijakan keamanan Google, fitur Gemini di Classroom ini hanya tersedia bagi pengguna yang telah ditetapkan berusia 18 tahun ke atas. Bagi para guru, fitur ini dapat diakses langsung melalui tab Gemini di navigasi Google Classroom. Meskipun AI memberikan kemudahan luar biasa, pendidik disarankan untuk selalu meninjau ulang (review) setiap output audio yang dihasilkan guna memastikan akurasi dan kesesuaian dengan kebijakan sekolah sebelum dibagikan kepada siswa. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Menerapkan teknologi AI di lingkungan sekolah memerlukan mitra yang memahami ekosistem pendidikan digital secara mendalam. EIKON Technology, sebagai Premier Partner Google Cloud di Indonesia, siap membantu Anda mengadopsi Google Workspace for Education secara optimal. Kami menyediakan paket Education Fundamentals, Standard, hingga Plus yang dilengkapi dengan dukungan teknis profesional untuk memastikan sekolah Anda siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Jadikan ruang kelas Anda lebih interaktif dan canggih sekarang juga! Hubungi EIKON Technology untuk konsultasi mengenai lisensi Google Workspace for Education dan dapatkan panduan lengkap cara memaksimalkan fitur Gemini di institusi Anda.

Info

Atasi Hambatan Bahasa: Fitur Speech Translation Kini Hadir di Google Meet

Dalam era kolaborasi global, bahasa tidak lagi boleh menjadi penghalang produktivitas. Google baru saja mengumumkan inovasi terbaru melalui Gemini for Google Meet, yaitu fitur Speech Translation. Fitur ini memungkinkan terjemahan percakapan secara near-real time, memudahkan komunikasi antar pengguna dari berbagai negara dan latar belakang bahasa. Kendali penuh bagi Adminstrator Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai 7 Januari 2026, para Administrator Google Workspace sudah dapat melihat pengaturan fitur ini di Admin Console. Terletak di bawah Meet service settings > Gemini settings, fitur ini akan aktif secara otomatis (ON by default). Namun, Administrator memiliki fleksibilitas penuh untuk menonaktifkannya di tingkat Organizational Unit (OU) jika diperlukan. Baca juga: Revolusi Meeting Online: Pesan Google Meet Kini Tersimpan Otomatis di Google Chat Penting untuk dicatat bahwa fitur ini hanya tersedia jika pengaturan untuk “Gemini for Meet” telah diaktifkan. Selain itu, saat seorang peserta mengaktifkan terjemahan, maka seluruh peserta dalam rapat akan menerima notifikasi bahwa fitur tersebut sedang digunakan. Jadwal peluncuran dan ketersediaan Photo Credit: Google Workspace Updates Google menerapkan fase peluncuran bertahap agar transisi berjalan mulus: Admin Setting: Mulai diluncurkan 7 Januari 2026; End User (Rapid Release): Mulai tersedia pada 27 Januari 2026; dan End User (Scheduled Release): Peluncuran penuh mulai 18 Februari 2026. Baca juga: Fitur “Take notes for me” Kini Tersedia di Google Meet Fitur canggih ini tersedia bagi pengguna dengan lisensi: Google Workspace Business Plus, Enterprise Plus, dan Frontline Plus. Add-on Gemini (AI Pro/Ultra) untuk segmen Bisnis dan Edukasi. Baca juga: Fitur Label External Google Meet, Apa Kegunaannya? Implementasi teknologi AI seperti Speech Translation membutuhkan perencanaan lisensi yang tepat agar investasi Anda efisien. Sebagai Premier Partner Google Cloud di Indonesia, EIKON Technology siap membantu perusahaan Anda bertransisi ke Google Workspace dengan lancar. Kami tidak hanya menyediakan lisensi, tetapi juga dukungan teknis dan konsultasi strategis untuk memastikan fitur Gemini AI benar-benar meningkatkan performa tim Anda. Siap membawa kolaborasi tim Anda ke level global tanpa batas bahasa? Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk konsultasi dan pembelian lisensi Google Workspace terbaik bagi bisnis Anda!

Info

Meminimalkan Risiko Keamanan AI, Apa yang Bisa Anda Lakukan Sekarang?

Kecerdasan Buatan (AI) kini telah menjadi bagian inti dari strategi TI. Sebagian besar perusahaan kini telah menggunakan AI. Pergeseran ini membentuk kembali cara tim TI mengelola infrastruktur, mengamankan identitas, dan melindungi data. Namun, adopsi yang cepat membawa risiko baru. Sistem AI tidak beroperasi secara terisolasi. Teknologi ini terhubung ke infrastruktur penting, memproses data sensitif, dan terkadang membuat keputusan sendiri. Tanpa pengawasan, mereka dapat menciptakan celah keamanan dan masalah kepatuhan (compliance). Keputusan yang diambil saat ini akan menentukan apakah AI menjadi keuntungan kompetitif atau liabilitas bagi organisasi. Kabar baiknya, dengan kebijakan tata kelola (governance) yang jelas, adopsi AI dapat dipimpin dengan percaya diri, aman, dan dalam skala besar. Pentingnya tata kelola AI Photo Credit: Pexels Banyak yang khawatir adopsi AI akan menjadi tidak terkontrol. Tata kelola yang baik adalah cara untuk mencegah risiko tersebut. Kebijakan yang jelas merinci di mana AI dapat digunakan, siapa yang perlu menyetujui alat baru, dan bagaimana penggunaannya akan dilacak. Ini membantu mencegah “AI Bayangan” (shadow AI), di mana tim secara mandiri menggunakan alat tanpa pengawasan, yang berpotensi membuka pintu bagi masalah keamanan. Hal ini berarti lebih sedikit kejutan, perlindungan yang lebih baik untuk sistem penting, dan jalur yang lebih mudah untuk menjaga AI selaras dengan tujuan bisnis. Baca juga: Memanfaatkan ADI untuk Integrasi JumpCloud ke Active Directory Dua pilar kebijakan tata kelola AI esensial Membangun tata kelola AI dimulai dengan mendefinisikan aturan keterlibatan. Dua pilar kebijakan yang paling penting adalah terkait identitas dan integrasi. Manajemen Identitas dan Akses (IAM): Alat AI membutuhkan akun, izin, dan kredensial, sama seperti pengguna manusia. Kebijakan IAM yang kuat harus membatasi izin untuk bot dan akun layanan hanya pada apa yang mereka butuhkan, mengharuskan rotasi reguler kunci API, dan meninjau aktivitas mesin ke mesin. Tinjauan dan persetujuan integrasi: Setiap integrasi AI harus melalui proses peninjauan formal. Kebijakan harus menentukan siapa yang menandatangani integrasi baru (biasanya keamanan TI), pemeriksaan wajib seperti pemindaian keamanan dan tinjauan aliran data, serta pemantauan pasca-persetujuan. Ini mencegah penerapan AI yang ad hoc. Baca juga: Menyeimbangkan Produktivitas dan Keamanan Data Mengamankan masa depan dengan kontrol yang jelas Photo Credit: Pexels AI kini merupakan bagian inti dari operasi TI. Pertanyaannya bukan apakah perusahaan akan menggunakan AI, tetapi bagaimana melakukannya dengan aman, terukur, dan selaras dengan tujuan bisnis. Menetapkan kebijakan tata kelola yang jelas sekarang adalah cara terbaik untuk tetap unggul. Ambil tindakan lebih awal agar dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk memperbaiki masalah keamanan atau kepatuhan di kemudian hari. Baca juga: Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud Untuk memastikan Anda memiliki fondasi keamanan IAM dan MFA yang kuat, pertimbangkan solusi manajemen identitas cloud yang komprehensif seperti JumpCloud. Dapatkan lisensi JumpCloud yang aman dan fleksibel melalui EIKON Technology, mitra terpercaya yang membantu Anda mengelola akses dan mencegah risiko keamanan AI yang tidak terduga. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Scroll to Top