EIKON Technology

Info

Info

Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker

Penawaran business intelligence (BI) masa kini didukung AI generative sehingga dapat berubah menjadi alat analisis data yang kuat lebih cepat. Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Google menghadirkan dua fitur utama Gemini di Looker, yaitu automated Google Slides generation dan an AI-powered formula assistant. Mari simak ulasannya berikut! Buat Google Slides dari laporan Anda hanya dalam hitungan detik Photo Credit: Google Cloud Blog Data menjadi berharga jika mudah dipahami dan dikomunikasikan kepada audiens. Dengan metrik tepercaya sebagai fondasinya, Looker telah lama menjadi pemimpin dalam visualisasi data, terlebih koneksinya ke Google Workspace yang dapat memindahkan temuan tim Anda ke tools yang mereka gunakan untuk belajar, berbagi, hingga membuat keputusan. Baca juga: Looker Studio Pro Kini Tersedia untuk Android dan iOS Dengan automated Google Slides generation, pengguna kini dapat membuat presentasi dari Looker Studio Pro dalam hitungan detik. Tool ini memanfaatkan AI Google untuk memudahkan Anda memulai dan mengubah laporan menjadi slide yang menarik secara visual. Untuk mengaktifkan fitur ini, cukup buka laporan Looker Studio Pro, buka panel samping Gemini, dan pilih tombol “Generate Slides”. AI Google akan secara otomatis menyusun slide untuk Anda. Baca juga: Looker Studio, Eksplorasi Data Canggih dengan Pemfilteran Ringkas Buat rumus tanpa pusing menghafal Photo Credit: Google Cloud Blog Fitur Formula Assistant akan memudahkan pembuatan kolom terhitung dengan memanfaatkan metrik serta dimensi berdasarkan dataset unik Anda—cukup dengan mengunakan perintah natural language. Untuk memulai, gunakan tombol “Add a field” di Looker Studio Pro dan pilih “Add calculated field”. Kemudian, pilih ikon “Help me write” di editor kolom. Gemini akan menanyakan apa yang ingin Anda buat. Selanjutnya AI akan membuatkan rumus untuk Anda. Jika Anda menyukainya, tinggal tambahkan ke kolom dan rumus siap diproses. Baca juga: Fitur Connected Sheets Looker: Jelajahi Data secara Interaktif Selama dekade terakhir ini, kompleksnya tools BI menyulitkan pengguna, sehingga membatasi potensi penuhnya dalam analisis data. Dengan hadirnya Gemini di Looker, pengguna dapat mengolah data mereka dalam natural language. Untuk menghadirkan Gemini di Looker ke Google Cloud Anda, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Fitur-fitur di atas telah tersedia dalam pratinjau untuk seluruh pelanggan Google Cloud yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace Indonesia, kamu menyediakan produk resmi berlisensi yang disertai dengan konsultasi penerapan menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Update Sheets: Menghitung Lebih Cepat Hingga Mudahkan Pengalaman Kelola Proyek

Google Workspace baru saja mengumumkan update untuk Sheets pada browser Chrome dan Edge. Pembaruan ini menyempurnakan pengalaman menjalankan rumus, membuat tabel pivot, menggunakan format bersyarat, dan banyak lagi. Mari simak detailnya berikut ini! Waktu kalkulasi Sheets kini dua kali lebih cepat Photo Credit: Google Workspace Blog Menggandeng WasmGC, sebuah teknologi web baru yang menyederhanakan eksekusi kode, Sheets menghadirkan pengalaman kalkulasi yang dua kali lebih cepat. Selain itu, Google juga terus mengeksplorasi cara baru untuk meningkatkan pengalaman Sheets. Misalnya, mengurangi waktu loading awal dan meningkatkan performa salin/tempel. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Mulai bekerja lebih cepat di Sheets Photo Credit: Google Workspace Blog Menyusun spreadsheet merupakan tugas yang tak mudah. Untuk membantu Anda, Sheets menghadirkan side panel Gemini for Workspace. Fitur ini memungkinkan Anda mengobrol dengan Gemini untuk meringkas, menganalisis, dan membuat konten. Baca juga: Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Semua Instance Looker Cara yang lebih cepat untuk memformat data Anda Photo Credit: Google Workspace Blog Menyusun dan memoles data di Sheets kini lebih mudah dengan fitur tabel baru. Melalui fitur baru ini tabel akan menerapkan desain untuk kolom, filter, kode warna, menu dropdown, dan banyak lagi. Fitur baru ini juga akan memastikan semua data yang dimasukkan memiliki format yang tepat berdasarkan jenis kolom yang Anda pilih. Photo Credit: Google Workspace Blog Sederhanakan manajemen proyek dengan alarm Photo Credit: Google Workspace Blog Anda dapat memanfaatkan Sheets untuk melacak proyek, anggaran, hingga jadwal yang rumit. Namun ada kalanya sulit untuk mengikuti banyak perubahan yang terjadi, terutama saat ada begitu banyak kolaborasi yang terjadi. Sebagai solusi, Sheets memperkenalkan conditional notifications yang memungkinkan Anda untuk mengirim peringatan email pada situasi tertentu. Misalnya, notifikasi dapat dikirim saat nilai kolom tertentu, seperti kolom “Status”, mengalami perubahan. Baca juga: Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru Dari menyederhanakan perencanaan proyek hingga memfasilitasi kolaborasi secara real-time, Sheets siap membantu Anda dan tim untuk menjadi lebih produktif. Dengan dukungan AI, Sheets melampaui fungsionalitas spreadsheet dasar dan menjadi alat yang hebat untuk manajemen proyek yang memungkinkan pengambilan keputusan strategis. Untuk mengoptimalkan Sheets, jangan lupa berlangganan Workspace for Business, sebuah rangkaian produktivitas dari Google yang khusus dirancang untuk bisnis. Belum menemukan penyedia yang tepat? EIKON Technology bisa menjadi solusi untuk Anda. Sebagai Google Partner, kami menyediakan solusi resmi bergaransi dengan proses menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

EIKON Technology Sabet Penghargaan Bergengsi dari CNN, Jadi Pionir Teknologi di Indonesia

Kabar gembira datang dari dunia teknologi di Jawa Timur. EIKON Technology berhasil mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional setelah meraih penghargaan dari CNN. Dalam acara CNN Indonesia Awards 2024 yang diadakan oleh CNN. EIKON Technology perusahaan teknologi yang berbasis di Surabaya Jawa Timur berhasil meraih penghargaan sebagai Leading Cloud Computing Service Provider in Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kontribusi signifikan perusahaan dalam memajukan industri teknologi informasi di Indonesia. EIKON Technology dikenal sebagai perusahaan yang fokus pada layanan komunikasi dan kolaborasi, cyber security, generative AI dan machine learning. Tidak hanya itu, EIKON Technology juga dikenal sebagai Google Cloud Partner pertama dan terbesar di Indonesia. Johannes Candra selaku CEO PT EIKON Technology menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya Penghargaan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga menjadi bukti bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar dalam mengembangkan industri teknologi informasi. Keberhasilan EIKON Technology diharapkan dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan rintisan lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Info

Dukung Percepatan Transformasi Pelayanan Kesehatan Indonesia, EIKON Technology Resmi Menjadi HIMSS Partner

Dalam komitmennya untuk memajukan pengembangan industri teknologi informasi Indonesia, EIKON Technology terus berupaya meningkatkan kinerjanya dalam berbagai aspek. Salah satunya melalui kolaborasi positif guna memperkuat dan menciptakan standarisasi mutu layanan teknologi informasi bertaraf internasional. Paling baru, EIKON Technology menjalin sinergi dengan HIMSS (Healthcare Information and Management System). HIMSS merupakan sebuah organisasi nirlaba global yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Berusia lebih dari 60 tahun, HIMSS didedikasikan untuk meningkatkan mutu, keamanan, efektivitas biaya, dan akses pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan sistem manajemen yang terbaik. Komunitas ini beranggotakan lebih dari 100.000 individu, 480 organisasi penyedia layanan, 470 mitra nirlaba, dan 650 organisasi pelayanan kesehatan di seluruh dunia. Melalui tujuan mulianya, HIMSS ingin memperkuat jaringannya di Asia untuk mewujudkan kesehatan yang lebih merata di dunia. Photo Credit: Freepik Kolaborasi ini bertujuan untuk memenuhi setiap kebutuhan klien dan memecahkan masalah dan kondisi nyata mereka dengan memberikan solusi unik dalam membawa transformasi dan inovasi positif bagi industri layanan kesehatan di setiap faktor. Ini juga akan membantu EIKON Technology melanjutkan misi untuk menghadirkan solusi teknologi inovatif bagi industri layanan kesehatan. “Menjadi Partner HIMSS memungkinkan kami untuk berbagi keahlian kami dalam solusi perawatan kesehatan digital dengan komunitas HIMSS. Dengan pengetahuan mendalam kami tentang cloud computing dan komitmen HIMSS untuk memajukan perawatan kesehatan melalui informasi dan teknologi, kami dapat menciptakan solusi yang ampuh untuk meningkatkan hasil perawatan pasien.” —EIKON  Technology Sebagai mitra, EIKON Technology ingin memperkuat teknologi dan kemampuan konsultasi kesehatan dengan menyediakan berbagai penawaran dan layanan unik yang berbeda dalam mewujudkan transformasi positif hingga inovasi bagi pelayanan kesehatan Indonesia, di tingkat internasional. Photo Credit: Freepik Mitra HIMSS memiliki akses menuju wawasan utama, praktik terbaik, dan edukasi untuk membuat layanan kesehatan menjadi lebih mudah diakses, terjangkau, dan efisien. Dengan kemitraan ini, EIKON Technology kini dapat memanfaatkan jaringan serta sumber daya HIMSS yang luas untuk mengembangkan solusi teknologi informasi—terutama yang berbasis komputasi awan (cloud computing) bagi para penyedia layanan kesehatan di tanah air. Tentang HIMSS HIMSS (Healthcare Information and Management Systems Society) memiliki komitmen untuk mereformasi ekosistem kesehatan global melalui kekuatan informasi dan teknologi. Sebagai lembaga nirlaba, HIMSS menawarkan keahlian yang mendalam dan luas dalam inovasi kesehatan, kebijakan publik, pengembangan tenaga kerja, penelitian, dan transformasi kesehatan digital untuk memberi nasihat kepada para pemimpin dan pemangku kepentingan di seluruh ekosistem kesehatan global tentang praktik terbaik. Tentang EIKON Technology EIKON Technology mengawali debutnya sebagai salah satu dari 10 Google Apps Partners pertama di dunia dan segera menjadi penyedia layanan cloud terkemuka di Indonesia. Untuk memperluas bisnis dan memenuhi kebutuhan unik pelanggan, EIKON menyediakan berbagai Microsoft Service Solutions, tools manajemen pemasaran dan media sosial menggunakan Local Measure, keamanan tambahan untuk sistem komputasi cloud, dan layanan pencadangan cloud to cloud.

Info

Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI

Tahun 2023 membuktikan bahwa teknologi dapat berkembang begitu pesat saat menjadi perhatian utama. Potensi transformatif generative AI dan large language model (LLM) terlihat jelas, dan pengembangan solusi baru yang canggih terus meningkat. Namun, laju inovasi tidak boleh menjadi alasan untuk melupakan perlindungan pengguna. Sebaliknya, penting untuk fokus pada penerapan generative AI secara bertanggung jawab, penuh perhatian, dan berprinsip. Mari simak bagaimana Google Workspace membantu pengguna menghadapi era generative AI dengan kebijakan API mereka. Perlindungan kebijakan API Google Photo Credit: Freepik Ada banyak aspek dari tanggung jawab ini, namun di Google, yang ditekankan adalah melindungi data tiap pengguna. Bulan Agustus 2023 lalu, Google menguraikan bagaimana prinsip privasi inti mereka melindungi pengguna di era generative AI. Sebagai kelanjutan dari upaya tersebut, Google mengklarifikasi bagaimana kebijakan penggunaan API mereka akan selalu memastikan data Workspace pengguna digunakan secara bertanggung jawab oleh pihak ketiga. Baca juga: Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Cara kerja kebijakan penggunaan API Google Ekosistem terbuka menjadikan Workspace solusi terkuat bagi pengguna. Namun, ekosistem tersebut hanya dapat berkembang dengan adanya pembatas. Kebijakan API Google dirancang untuk: Menjaga pengguna tetap memegang kendali atas penggunaan data Workspace mereka. Melindungi produk dari penyalahgunaan. Menumbuhkan ekosistem yang sehat bagi pengembang untuk membangun dan berinovasi di platform Workspace. Kebijakan dan perlindungan yang telah diterapkan oleh Google dalam hal ini sangat penting untuk mempertahankan tingkat kepercayaan dan partisipasi tertinggi dari pengguna. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini Kebijakan API Google dalam konteks Generative AI Photo Credit: Freepik “Limitation on User Data Transfer” Google melarang penggunaan data pengguna Workspace untuk melatih model AI dan/atau machine learning (ML) yang tidak dipersonalisasi. Untuk memperjelas: transfer data untuk model ML atau AI yang digeneralisasi dilarang. Developer yang mengakses Workspace API akan diminta untuk berkomitmen melalui kebijakan privasi mereka bahwa mereka tidak menyimpan data pengguna yang diperoleh melalui Workspace API untuk mengembangkan, meningkatkan, atau melatih model AI dan/atau ML yang tidak dipersonalisasi. Kebijakan tersebut menghadirkan manfaat berupa: Perlindungan API ini menyediakan lapisan perlindungan data lain bagi pengguna, mencegah paparan data pengguna yang tidak sah dan/atau tidak dapat dibatalkan. Bagi developer, aturan baru ini memperkuat kepercayaan pengguna dengan memberikan kejelasan pada perlindungan data untuk data pengguna dalam konteks LLM. Ini karena saat pengguna memiliki kepercayaan yang lebih tinggi pada ekosistem, mereka lebih aktif terlibat di dalamnya. Baca juga: Gemini Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Secara keseluruhan, klarifikasi kebijakan API ini memainkan peran penting dalam menjaga keamanan dan perlindungan privasi kami tetap mutakhir bagi pengguna mempertahankan ekosistem yang berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi generative AI. Dapatkan perlindungan terbaik untuk data Anda di era generative AI ini dengan Google Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi penerapan menyeluruh dengan garansi resmi. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Add-ons Google Classroom Kini Tersedia untuk Seluruh Developers Google Workspace

Tahun 2022 lalu, Google Workspace mempermudah akses ke berbagai tools Education Technology (EdTech) secara langsung di Classroom. Saat itu, Google bermitra dengan lebih dari 20 perusahaan EdTech, termasuk Kahoot!, Pear Deck, IXL, ReadWorks, dan Nearpod, untuk membuat add-on Google Classroom. Integrasi tersebut memungkinkan pengajar dan siswa dengan mudah menemukan dan menggunakan konten pendidikan di berbagai tools EdTech favorit mereka tanpa harus membuka situs web dan aplikasi eksternal. Kini, tahun 2024, Workspace membawa gebrakan baru untuk Classroom dengan membuka akses add-ons kepada seluruh developers yang menggunakan ekosistem Workspace. Simak detail selengkapnya dalam artikel berikut! Ketersediaan umum add-ons Google Classroom Photo Credit: Freepik Per 24 Juni 2024, add-ons Classroom tersedia untuk seluruh developers yang menggunakan ekosistem Workspace. Kini, para developers dapat mengembangkan add-on yang memungkinkan pengajar melakukan hal-hal berikut di Classroom: Menemukan dan melampirkan konten ke tugas sekolah; Preview konten dari sudut pandang siswa; Meninjau respons siswa terhadap aktivitas; Menghemat waktu dengan penilaian otomatis terhadap respons siswa. Add-on akan melengkapi fitur Classroom API lainnya, sehingga memungkinkan pengajar dan siswa menikmati konten tanpa harus meninggalkan Google Classroom. Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace for Education Mulai mengakses add-on Classroom Admins:  District admins harus mengaktifkan akses ke add-on agar pengajar bisa menggunakan fitur-fitur ini. Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang petunjuk penginstalan fitur add-on dan add-on individual untuk domain, OU, atau grup. Setelah berhasil menyiapkan add-on, distrik Anda bisa langsung menggunakan perlengkapan pengembangan profesional ini—yang mencakup presentasi dan rencana pelajaran—untuk melatih para pengajar tentang cara menggunakan add-on. Baca juga: Update Transformation Reports Google for Education untuk Implementasi yang Lebih Optimal Developers: Seluruh developer kini dapat membuat add-on Classroom. Anda dapat mempelajari cara memulainya dengan menyimak Developer Documentation ini.  Pengajar:  Jelajahi Google Workspace Marketplace atau Google for Education App Hub untuk menemukan dan memasang add-on yang dapat Anda pasang sendiri. Setelah memasang add-on, Anda akan melihat modul “add-on” saat membuat Announcements, Assignments, atau Materials. Pilih salah satu penyedia yang tercantum untuk meluncurkan add-on mereka. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang penggunaan add-on di Classroom. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Akses menuju add-on Google Classroom, termasuk ruang pengembangannya kini telah tersedia untuk umum dan dapat digunakan oleh seluruh pengguna Google Workspace edisi Education Plus dan Teaching & Learning Upgrade. Baca juga: Merancang Sistem Belajar Online yang Aman dengan Google for Education Update ini memberikan kemudahan bagi para pengajar dan developer untuk mengakses sekaligus mengembangkan add-on Google Classroom. Akses pun bisa langsung Anda dapatkan secara mudah, cukup dengan berlangganan Workspace for Education yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, hubungi kami di sini!

Info

Lebih Ringkas, Kini Seluruh Learning Tools Interoperability Ada dalam Satu Tempat: Google Workspace LTI™

Learning Tools Interoperability (LTI) adalah sebuah teknologi pendidikan yang memungkinkan sistem pembelajaran untuk berjalan di sistem eksternal. Misalnya, Learning Management System (LMS) dapat menggunakan LTI untuk hosting konten dan alat kursus yang disediakan oleh sistem pihak ketiga eksternal di situs web, tanpa mengharuskan pengguna untuk masuk secara terpisah. Google sendiri memiliki Google Workspace Learning Tools Interoperability™ (Google Workspace LTI™) untuk LMS. Interoperabilitas ini telah menggunakan standar LTI yang dikembangkan oleh 1EdTech (pelopor LTI). Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Tentang Google Workspace LTI™ Google Workspace LTI™ mencakup Assignments LTI™, Google Drive LTI™, dan Google Meet LTI™. Dengan Assignments LTI™, Anda dapat: Mendistribusikan, menganalisis, dan menilai pekerjaan siswa dengan Google Workspace for Education; Menganalisis laporan keaslian penyerahan pekerjaan siswa untuk menghemat waktu dan memastikan keaslian. Sedangkan Google Meet LTI™, memungkinkan Anda untuk dapat menggunakan Meet langsung di LMS secara seamless tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi. Baca juga: Google Assignments for Canvas: Lebih Banyak Opsi untuk Berikan Penilaian Integrasi Google Workspace LTI™ Photo Credit: Freepik Ke depannya, seluruh LTI, termasuk Assignments LTI™ dan Google Drive LTI™ akan digabungkan ke dalam satu kategori, yaitu Google Workspace LTI™. Tidak ada perubahan fungsi dengan pembaruan ini, namun Anda akan menemukan hal-hal berikut: Assignments akan berubah nama menjadi Google Workspace LTI™ di konsol Admin dan Google Workspace LTI™ di konsol Google Cloud. Seluruh tool LTI akan dikelola di konsol Admin dengan layanan Google Workspace LTI™. Google Assignments Help Center akan berganti nama menjadi Google Workspace LTI™, namun forum komunitasnya akan tetap sama. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Mulai menggunakan LTI™ Perubahan ini tidak akan berpengaruh pada end user secara langsung. Sebagai end user, Anda juga tidak perlu melakukan pengaturan tambahan apa pun. Bagi Administrator, perubahan pada LTI™ akan langsung terjadi secara otomatis tanpa pengaturan tambahan apa pun. Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Google Workspace LTI™. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Integrasi LTI Google Workspace ini telah tersedia dan bisa langsung digunakan. Administrator tidak perlu melakukan pengaturan tambahan apa pun untuk mengintegrasikan seluruh tools LTI yang ada dalam rangkaian produktivitas Workspace. Layanan ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace for Education edisi Fundamentals, Standard, Plus, serta Teaching & Learning Upgrade. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman di Dunia Maya Integrasi terbaru Learning Tools Interoperability ini tersedia di Google Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai authorized reseller Google untuk Indonesia, EIKON Technology menyediakan produk resmi berlisensi. Kami juga menyertakan layanan konsultasi untuk memastikan kelancaran proses implementasi produk. Informasi selengkapnya mengenai produk, silakan klik di sini!

Info

Kelola eSignature di Google Workspace Kini Jadi Makin Mudah, Begini Caranya

Akhir bulan Juni 2024 ini Google Workspace meluncurkan beberapa update. Salah satunya adalah update untuk pengelolaan eSignature. Simak detail selengkapnya berikut! Update eSignature Google Workspace Update terbaru eSignature Google Workspace akan membantu administrator dalam mengelola kemampuan pengguna saat mereka meminta eSignature. Untuk mengonfigurasi setelan ini, administrator cukup masuk ke menu Apps di konsol Admin. Selanjutnya, pilih opsi Google Workspace > Drive and Docs > eSignature. Admin dapat mengelola akses eSignature di tingkat organizational unit (OU) maupun grup, seperti tampak dalam gambar berikut: Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui pemutakhiran ini, admin dapat mengelola akses ke eSignature sebelum fitur diluncurkan ke end user. Itu artinya, hanya kelompok yang sesuai yang akan diperbolehkan untuk meminta eSignature. Penting untuk diingat, kontrol admin tidak membatasi pengguna untuk memberikan eSignature melalui fitur tersebut. Baca juga: Tips Memilih Tanda Tangan Elektronik yang Tepat untuk CRM Bisnis Anda eSignature untuk Google Docs akan segera diluncurkan untuk end user Mengikuti update ini, Google Workspace akan meluncurkan eSignature untuk Google Docs kepada end user. Fitur tanda tangan elektronik ini menawarkan berbagai kapabilitas untuk membantu Anda menyederhanakan proses permintaan dan pengambilan tanda tangan elektronik. Secara khusus, dengan fitur ini Anda dapat: Meminta eSignature, termasuk tanda tangan elektronik tidak hanya dari satu pengguna saja, bahkan dari pengguna non-Gmail; Melihat status tanda tangan yang tertunda dan memastikan tanda tangan sudah dibubuhkan pada formulir atau kontrak yang Anda ajukan; Menyimpan templat kontrak untuk memulai beberapa permintaan eSignature; Melihat jejak audit kontrak yang telah selesai; Menggunakan kolom teks khusus untuk meminta informasi tambahan dari penanda tangan, seperti jabatan, alamat email, dan lainnya; Menandatangani kontrak dari PC maupun perangkat seluler. Baca juga: eSignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik Bagi administrator, fitur ini akan otomatis aktif (secara default) dan dapat dikonfigurasi, baik di tingkat OU, maupun grup. Anda dapat mengunjungi dokumentasi dari Google Workspace ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang eSignature Workspace. Ketersediaan Pengaturan administrator Untuk domain rilis cepat dan rilis terjadwal: Rollout penuh (1-3 hari untuk visibilitas fitur) pada tanggal 24 Juni 2024. Bagi end user Untuk domain rilis cepat dan rilis terjadwal: Rollout bertahap (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 15 Juli 2024. Fitur eSignature ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Starter, Standard, dan Plus, Enterprise Essentials dan Essentials Plus, serta Education Plus. Baca juga: eSignature Kini Tersedia bagi Pelanggan Google Workspace Individual Hadirnya fitur eSignature ini akan memudahkan Anda untuk menambahkan tanda tangan elektronik secara mudah tanpa berpindah dokumen dan aplikasi. Agar performa fitur baru ini lebih optimal, jangan lupa berlangganan edisi Workspace yang memenuhi syarat pengajuan eSignature, seperti Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology, partner resmi Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI

Google baru saja merilis terobosan barunya yang dibekali dengan generative AI, yakni Gemini for Google Workspace. Artikel kali ini akan membahas kecanggihan apa saja yang dapat dilakukan fitur tersebut. Mari kita simak bersama! Side panel Gemini for Workspace 1.5 Pro Photo Credit: Google Workspace Blog Generative AI Gemini for Workspace hadir untuk membantu Anda meningkatkan produktivitas dengan mengubah cara kerja. Salah satu contohnya, Help me write di Docs dan Gmail yang akan membantu Anda mendapat ide untuk menulis. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Kini kapabilitas tersebut dikembangkan hingga menjadi suatu side panel yang lebih mudah diakses. Side panel Gemini for Workspace telah tersedia bagi pengguna seluruh pengguna Labs, Gemini for Workspace, dan Google One AI Premium. Photo Credit: Google Workspace Blog Gemini di Gmail mobile   Photo Credit: Google Workspace Blog Saat Anda sedang bepergian, membaca rangkaian email yang panjang dapat memakan waktu. Sebagai Solusi, Gemini meluncurkan sebuah kapabilitas yang dapat menganalisis rangkaian email dan kemudian membuat ringkasan, Selain itu, Gemini for Workspace juga menghadirkan fitur Smart Reply yang memungkinkan Anda untuk segera menanggapi email hanya dengan satu ketukan. Fitur ini juga telah dibekali dengan generative AI sehingga balasan Anda akan tetap terdengar natural. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Sederhanakan alur kerja dengan Gemini Photo Credit: Google Workspace Blog Alur kerja yang repetitif terlihat sepele, namun jika sudah menumpuk, tentu akan menjadi beban. Dengan generative AI Gemini, tugas-tugas umum bisa lebih mudah dilakukan atau bahkan dijalankan secara otomatis. Dengan Gemini, Anda tak perlu repot lagi melakukan tugas umum seperti mengumpulkan invoice yang berserakan di email sebagai lampiran. Gemini akan membantu mengenali lampiran tersebut dan secara otomatis menatanya di Drive dan Sheets. Ini tidak hanya menghemat beban Anda untuk melakukannya secara manual saat lampiran masuk, tapi juga dapat mengotomatiskan proses tersebut di masa mendatang. Baca juga: Membangun Aplikasi Gen AI untuk Perusahaan Dengan LLM dari Database Google Cloud Anda dapat memulai Gemini for Workspace dengan uji coba Google One AI Premium tanpa biaya untuk konsumen atau dengan add-on Gemini for Workspace Business. Belum menggunakan Workspace? Tak perlu khawatir karena Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace untuk Indonesia, kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan biaya, silakan hubungi kami di sini!

Info

Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace

Google Workspace memberdayakan individu dan bisnis untuk terhubung, berkreasi, dan berkolaborasi dengan aman dari mana saja. Dengan rangkaian alat yang canggih, termasuk kemampuan generative AI, akan selalu ada kemungkinan pengguna kesulitan untuk memulai atau memanfaatkan rangkaian produktivitas ini. Berikut panduan untuk memulai pengalaman dengan Google Workspace dan Gemini for Workspace. Mulai menggunakan Google Workspace dan Gemini for Workspace Jika Anda baru menggunakan Google Workspace, Learning Center adalah titik awal yang tepat. Di sana Anda bisa menemukan panduan untuk memastikan pengguna siap menggunakan Workspace sejah hari pertama, dengan topik seperti cara menyiapkan Chrome, Gmail, dan Kalender di seluruh perangkat perusahaan. Untuk pengguna yang sudah berpengalaman, Google Workspace telah menambahkan fitur dengan dukungan AI untuk membantu meningkatkan produktivitas. Anda bisa menggunakan Gemini for Workspace untuk menulis draf pertama dokumen dengan cepat, meringkas rangkaian email, hingga mengilustrasikan presentasi. Training spesifik Photo Credit: Freepik Workspace juga menawarkan berbagai training dan panduan pelatihan untuk disesuaikan dengan tujuan pembelajaran serta kasus penggunaan yang berbeda. Anda bisa mulai dari Google AI Essentials, training mandiri yang dirancang untuk membantu pengguna dari berbagai peran dan industri mempelajari keterampilan AI yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas. Selanjutnya Anda dapat mencoba aplikasi dengan panduan yang spesifik, seperti panduan manajemen proyek ini atau panduan dalam sektor finansial. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Training lebih mendalam Photo Credit: Freepik Jika Anda tertarik untuk mengikuti pelatihan lebih lanjut, Google Workspace juga menawarkan sejumlah opsi pelatihan sesuai permintaan, mulai dari courses hingga hand-on labs, tersedia di Google Cloud Skills Boost. Gemini for Google Workspace: Jelajahi fitur generative AI di Google Workspace dengan rangkaian enam mini course. Calendar: Mempelajari cara membuat dan mengelola acara, berbagi kalender, dan membuat jadwal Anda dapat ditemukan orang lain. Chat: Mempelajari cara berkolaborasi dengan tim di satu tempat, menggunakan Direct Messages dan Spaces.  Docs: Meningkatkan kolaborasi kreatif dengan komentar dan action items, personalized preferences, dan tool Google Docs Explore. Baca juga: Closed Caption Google Meet Kini Diperluas Ke 31 Bahasa Tambahan, Apa Saja? Drive: Lakukan lebih banyak hal pada aset Anda dengan mengatur, melindungi, dan berbagi file. Gmail: Jelajahi tindakan, setelan, dan fitur yang akan membantu Anda mengatur kotak masuk dengan lebih baik dan menulis email yang lebih menarik. Meet: Bertemu langsung dengan tim Anda, di mana pun mereka berada, melalui video meeting. Sheets: Membuat, mengedit, dan berkolaborasi pada Sheets langsung di browser Anda tanpa memerlukan perangkat lunak tambahan. Sheets – Advanced Topics: Maksimalkan data Anda dengan rumus, fungsi, bagan, dan tabel. Slides: Bangun dan berkolaborasi dalam presentasi profesional untuk proposal, penjualan, pemasaran, dan pelatihan. Baca juga: Pengembangan Aplikasi Tanpa Coding di Bidang Energi Anda dapat melihat rangkaian lengkap referensi training Google Worskapce dan seri Beyond the prompt, yang menawarkan contoh dan tips ahli untuk membantu Anda meningkatkan penggunaan Gemini for Workspace. Belum menggunakan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace for Business khusus untuk penggunaan skala besar dengan solusi penerapan menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top