EIKON Technology

Info

Info

Memahami Kebocoran Data yang Terjadi di Single-Page Applications

Heap adalah wilayah dalam memori komputer yang digunakan untuk alokasi memori dinamis, tempat data disimpan dan dikelola selama eksekusi program. Dalam konteks browser, heap penting untuk mengelola alokasi memori untuk dan Document Object Model (DOM). Di browser seperti Google Chrome, ukuran heap mengacu pada jumlah memori yang dialokasikan untuk eksekusi JavaScript dalam browser. Heap dikelola oleh mesin JavaScript V8 Chrome, yang mendukung browser. Ukuran heap sangat bervariasi, bergantung pada beberapa faktor, termasuk sumber daya sistem pengguna dan versi browser tertentu. Kebocoran memori Kebocoran memori terjadi saat memori yang dialokasikan untuk suatu objek dalam program komputer tidak dilepaskan dengan benar. Ini bisa terjadi karena kesalahan pemrograman atau ketidakefisienan dalam cara pengelolaan memori oleh program. Memori dalam program komputer ibarat air dalam ember. Saat membutuhkan air, maka Anda akan mengisi ember dan saat selesai, ember akan dikosongkan. Program akan mengalokasikan memori untuk objek, saat objek tersebut dibuat dan melepaskan memori saat objek tersebut tidak diperlukan lagi. Nah, saat terjadi kebocoran memori, ini ibarat ember tadi memiliki lubang. Sama seperti air yang keluar, memori yang seharusnya dilepaskan justru tertahan, menyebabkan penumpukan memori yang tidak terpakai hingga akhirnya dapat memperlambat atau membuat program terhenti. Baca juga: Tips Meningkatkan Performa Single-Page Application untuk Meningkatkan User-Experience dengan Freshchat Single-page applications: Rentan terhadap kebocoran memori Single-page applications (SPA) yang dibangun pada kerangka kerja seperti Ember, React, atau kerangka kerja JavaScript modern lainnya tidak lebih rentan terhadap kebocoran memori dibandingkan multi-page applications. Namun mereka lebih rentan terhadap masalah manajemen memori karena karakteristik dan kompleksitas spesifiknya. Berikut beberapa alasan mengapa SPA lebih rentan terhadap kebocoran memori: Umur halaman lebih lama; Pendengar acara; Siklus referensi; Penyimpanan data dalam cache. Mitigasi kebocoran memori Untuk mengurangi kebocoran memori di SPA, pengembang harus rajin mengelola memori dan sumber daya. Ini termasuk: Mengelola siklus hidup komponen, pendengar peristiwa, dan objek dengan benar. Mengidentifikasi dan memutus siklus referensi. Menggunakan alat dan pustaka bawaan untuk pembuatan profil memori dan debugging. Menguji dan membuat profil aplikasi secara menyeluruh untuk menangkap dan mengatasi kebocoran memori. Baca juga: 5 Tips untuk Merancang Manajemen IT dengan Penerapan AI Monitoring memory leaks Photo Credit: Freshworks Blog Anda bisa menggunakan alat pengembang browser (misalnya, Chrome DevTools, Firefox Developer Tools) untuk membuat profil penggunaan memori. Carilah peningkatan konsumsi memori secara konsisten. Cuplikan heap di alat pengembang dapat mengungkap objek yang disimpan dan membantu mengidentifikasi bagian mana dari kode Anda yang menyebabkan kebocoran memori. Baca juga: Cara Menata Ulang IT Self-Service untuk Meningkatkan Performa Karyawan Single-page application (SPA) tidak terlalu rentan terhadap risiko kebocoran memori, tapi lebih rentan terhadap masalah manajemen memori karena karakteristik dan kompleksitas spesifiknya. Sebagai solusi, Anda bisa memanfaatkan berbagai fitur yang ditawarkan Freshworks, EIKON Technology sebagai authorized reseller partner Freshworks, menyediakan single-page application Freshchat resmi dan bergaransi. Kami siap membantu Anda dalam seluruh proses penerapan solusi untuk mendapatkan hasil terbaik. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Unggulan

AppSheet merupakan platform terintegrasi Google Workspace yang memungkinkan siapa pun untuk dapat mengembangkan aplikasi tanpa kode. Seiring dengan berubahnya model kerja, kebutuhan terhadap tool tanpa kode yang memungkinkan kerja hybrid semakin meningkat. Sebagai pemain utama dalam platform tanpa kode, AppSheet terus-menerus melahirkan inovasi dan membangun solusi baru untuk memecahkan tantangan yang dihadapi pengguna. Berikut beberapa “bocoran” pengembangan AppSheet pada semester kedua tahun 2024 ini! Bagaimana AppSheet mengubah dinamika kerja para pelanggannya Mempercepat transformasi digital skala besar AppSheet telah menjadi kunci keberhasilan strategi pengembangan aplikasi di Globe Telecom. Program mereka mencakup penerapan lebih dari 200 aplikasi yang dikembangkan oleh karyawan, menghasilkan pengurangan waktu pemrosesan sebesar 79.8% dan penghematan hingga US$6,7 juta pada tahun pertama penerapannya. Memberdayakan pengembang pemula Photo Credit: Freepik Perusahaan material asal Jepang, Lixil, memberdayakan karyawan mereka untuk menggunakan tool digital. Ini terbukti menjadi sebuah pendekatan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dalam setahun, karyawan dari berbagai divisi dapat menciptakan ~850 aplikasi untuk memecahkan masalah bisnis dan meningkatkan produktivitas dengan bantuan AppSheet. Baca juga: Kenalan dengan Apps Script Connector for AppSheet untuk Otomatisasi Alur Kerja Google Workspace Rencana AppSheet Photo Credit: Freepik Berikut adalah beberapa fokus utama AppSheet untuk waktu mendatang: Pengembangan aplikasi yang mudah dengan AppSheet Database Kunci keberhasilan strategi transformasi digital adalah memastikan semua orang memiliki pemberdayaan yang sama. Tahun lalu, Asana meluncurkan preview AppSheet Database untuk menyederhanakan pembuatan aplikasi dan mengintegrasikannya dengan platform lain. Tingkatkan kolaborasi dan pengalaman pengguna AppSheet memperkenalkan aplikasi Chat untuk membantu mendigitalkan proses komunikasi Anda. Buat Chat Apps (chatbots) dan terapkan dalam perusahaan Anda, tentunya tanpa menulis satu baris kode pun. Selain itu, AppSheet juga akan memudahkan proses pembuatan aplikasi desktop dengan membangun Desktop User Experience. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Tata kelola dan kepatuhan AppSheet menyederhanakan tata kelola dalam skala besar. Pada tahun 2022 lalu, AppSheet memperkenalkan kebijakan tata kelola yang diperluas untuk mengontrol perilaku dan batasan platform. Selain itu, administrator AppSheet kini dapat memiliki kontrol hierarki atas manajemen tim dalam akun mereka untuk memungkinkan pengawasan terpusat. Kemitraan Pada tahun 2022 lalu, AppSheet mengumumkan investasi mereka pada budaya pengembangan masyarakat. Kemudian pada awal tahun 2023, AppSheet telah berhasil mencapai silver tier level dari Project Management Institute (PMI) Citizen Developer™  Partner Program. Baca juga: Mengintip Rencana Pengembangan AppSheet untuk 2023, Seperti Apa? AppSheet telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan menyederhanakan alur kerja Anda. Kapabilitas pembuatan aplikasi ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang memiliki AppSheet edisi Starter, Core, maupun Enterprise. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace for Education dan Workspace for Business untuk Anda dengan implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Tools Baru dari Asana untuk Membantu Anda Mencapai Kepemimpinan yang Optimal

Perkembangan teknologi yang pesat seperti sekarang ini memudahkan para pemimpin untuk dapat membekali tim mereka dengan tools yang akan mendukung fokus dan produktivitas. Asana baru saja memperkenalkan serangkaian penyempurnaan baru yang dirancang untuk membantu Anda melakukan hal tersebut. Bantu karyawan dapatkan gambaran besar Asana Goals memungkinkan Anda menghubungkan misi perusahaan dengan pekerjaan sehari-hari dalam satu tempat bersama. Kemudian dengan fitur My Goals, anggota tim bisa melihat bagaimana proyek mereka dapat mencapai tujuan yang lebih besar. Fitur Automatic progress roll-up memungkinkan Anda melacak kemajuan tujuan tim dan mengidentifikasi hambatan secara real-time—mengurangi manajemen mikro dan rapat yang memakan waktu. Selain itu, dengan Comment-only Goals, Anda dapat membagikan tujuan ke seluruh organisasi sekaligus mencegah pengeditan yang tidak diinginkan. Baca juga: Solusi Manajemen Tugas Asana Kini Tersedia di EIKON Technology Mode fokus Saat Anda fokus, pekerjaan akan lebih mudah terselesaikan. Namun, akan sulit untuk tetap berada fokus saat Anda terus-menerus menerima notifikasi. Untungnya, Asana kini menyediakan cara untuk membatasi gangguan tersebut. Photo Credit: Freepik Dengan mengaktifkan Do Not Disturb, Anda dapat menetapkan batasan dan mengambil kendali penuh kapan notifikasi dikirimkan. Selain itu, ke depan, Asana juga akan meluncurkan fitur desktop yang memberikan kemampuan untuk mencadangkan waktu dan menjeda pemberitahuan untuk tugas tertentu, sehingga Anda dapat menggunakan jam kerja ke prioritas utama—tanpa gangguan. Integrasi untuk mengurangi distraksi Ketergantungan yang besar pada terlalu banyak aplikasi menyebabkan gangguan yang kemudian berakibat pada terlewatnya deadline dan jam kerja lebih lama. Untuk meningkatkan efisiensi, Anda dapat menambahkan aplikasi utama —seperti Zoom, Salesforce, Clockwise, dan lainnya—langsung di Asana. Tersedia pula integrasi di My Task, sehingga Anda dapat meningkatkan produktivitas tim. Misalnya, dengan integrasi Slack, Anda bisa dengan mudah mengubah pesan Slack menjadi tugas yang bisa segera ditindaklanjuti di My Task, jadi tugas bisa segera dikerjakan tanpa berpindah aplikasi. Baca juga: Memberdayakan Inovasi agar Dapat Membangun Bisnis yang Adaptif Mendengarkan masukan Pemimpin terbaik menciptakan ruang aman di mana para pekerja didengarkan. Pertemuan 1:1 penting bagi manajer dan karyawan untuk mendorong keselarasan, membangun hubungan baik, dan mendorong komunikasi terbuka. Asana memperbarui fitur 1:1 project template yang memungkinkan Anda merencanakan rapat dan melakukan percakapan yang bisa ditindaklanjuti. Photo Credit: Freepik Tersedia pula fitur Forms yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, mengatur, dan melacak masukan karyawan dalam skala besar. Nantinya Forms dapat disematkan langsung ke situs internal Anda, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih efisien untuk memberikan masukan. Baca juga: Tantangan Bisnis Modern yang Dialami Para CEO Asana telah membantu lebih dari 93.000 perusahaan dalam mengelola pekerjaan mereka, baik itu proyek kecil maupun inisiatif strategis. Perusahaan terkemuka mengandalkan Asana untuk mengelola segalanya mulai dari tujuan perusahaan hingga transformasi digital, baik peluncuran produk maupun kampanye pemasaran. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam mengimplementasikan solusi cloud kolaborasi dan manajemen kerja, EIKON Technology telah mengembangkan layanan yang memenuhi kebutuhan pelanggan untuk mendapatkan hasil optimal dari platform manajemen kerja Asana. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

5 Pembaruan dari AppSheet dengan Dukungan AI yang Akan Mudahkan Pembuatan Aplikasi

Agar tetap kompetitif, perusahaan perlu membangun aplikasi yang dapat mengotomatiskan alur kerja, meningkatkan produktivitas, dan terhubung dengan pelanggan. Inovasi terbaru dalam AI semakin memudahkan pengembangan aplikasi tanpa kode. Artikel ini akan membahas bagaimana AppSheet memudahkan Anda membuat aplikasi dan otomatisasi alur kerja dengan tools intuitif tanpa perlu kode apa pun. 1. Pembuatan aplikasi dengan dukungan AI Photo Credit: Google Workspace Blog AppSheet baru saja meluncurkan pengembangan aplikasi bertenaga AI melalui Duet AI, tool canggih yang mengubah deskripsi natural language dari solusi yang Anda perlukan menjadi aplikasi fungsional. Duet AI menghadirkan kemampuan AI generatif ke AppSheet, memungkinkan siapa pun, apa pun keahlian teknisnya, membuat aplikasi transformatif yang mengotomatiskan alur kerja, menyederhanakan proses, dan meningkatkan produktivitas. 2. Manfaatkan AI untuk dukung proses bisnis Photo Credit: Google Workspace Blog AppSheet telah memperkenalkan beberapa fitur yang didukung AI. Salah satunya adalah fitur untuk mengotomatiskan input suara dan data sehingga tak perlu lagi melakukan entri data manual. Input suara dan data yang didukung AI secara signifikan mengurangi risiko kesalahan manusia, memastikan keakuratan dan konsistensi data. 3. Smart chips untuk tingkatkan produktivitas tim Photo Credit: Google Workspace Blog Smart chips adalah konektor data transformatif, yang dirancang untuk memudahkan proses pengambilan keputusan. Tool ini secara intuitif mengintegrasikan informasi real-time dari aplikasi AppSheet Anda ke Google Docs. 4. Menyusun built-in database yang aman AppSheet kini menawarkan built-in database yang dapat diskalakan untuk membantu mendukung aplikasi yang Anda buat. Antarmukanya yang ramah pengguna memudahkan untuk berbagi dan mengelola data secara aman dengan kontrol akses untuk manajer dan tim TI. Database AppSheet menyederhanakan proses pembuatan aplikasi dengan integrasi mendalam dengan platform AppSheet. Setiap aplikasi yang dibuat oleh Duet AI di AppSheet menggunakan database AppSheet, menjadikannya sumber data pilihan untuk pengembangan yang didukung AI di AppSheet. 5. Mengontrol dan menjaga data Anda AppSheet telah membuat kemajuan signifikan dalam tata kelola data, menawarkan berbagai fitur baru kepada pelanggan untuk mengelola data secara aman. Pengguna dapat memilih untuk menyimpan dan memproses data AppSheet mereka di UE, untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan regional. AppSheet juga memungkinkan domain Workspace sekunder disertakan sebagai pengguna internal, sehingga menyederhanakan kolaborasi dan kontrol akses. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Dengan pembaruan di atas, perusahaan Anda bisa mendapat lebih banyak manfaat dibanding sebelumnya. Ini akan membukan peluang untuk merombak sistem lama, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, hingga mendorong pertumbuhan bisnis. Seluruh kemudahan AppSheet dapat Anda nikmati dengan berlangganan Google Workspace for Business melalui EIKON Technology. Kami menyediakan paket implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Menyeimbangkan Produktivitas dan Keamanan Data

Memberikan akses istimewa kepada pengguna adalah sebuah praktik umum. Administrator melakukannya agar pengguna memiliki akses untuk mengelola tugas administratif di perangkat mereka. Hal ini memang bisa dilakukan secara manual, tapi dapat menimbulkan risiko keamanan. Namun di sisi lain, pengelolaan akses yang terlalu ketat dapat menimbulkan hambatan bagi pengguna ketika mereka mencoba menyelesaikan pekerjaan. Lalu, apa yang harus dilakukan? Tantangan yang dihadapi administrator Photo Credit: Freepik Managed service provider (MSP) adalah garda terdepan dalam melawan ancaman siber. Mereka selalu aktif fokus dalam memberikan solusi untuk meningkatkan keamanan klien, tanpa mengorbankan efisiensi dan pengalaman pengguna. Membatasi atau menghapus hak istimewa yang lebih tinggi pada perangkat pengguna dapat mengatasi kedua area masalah tersebut dengan menyeimbangkan produktivitas dan keamanan secara aman. Sering kali, meningkatkan hak istimewa bisa menjadi proses manual yang melelahkan. Admin TI dan MSP harus menyiapkan, memelihara, dan menghapus izin pengguna akhir. Kesalahan bisa terjadi kapan saja dan dapat merugikan keamanan data perusahaan. Baca juga: Cara Mengintegrasikan Active Directory dengan JumpCloud JumpCloud Temporary Elevated Device Privileges menjadikan pengelolaan akses sebagai peluang, bukan hambatan bagi pengguna. Layanan ini akan membantu admin TI meningkatkan dan menghapus izin pengguna pada perangkat dalam jangka waktu tertentu secara otomatis. Iini juga meningkatkan efisiensi perusahaan sekaligus mengoptimalkan postur keamanan. Layanan utama JumpCloud Temporary Elevated Device Privileges Mengelola hak istimewa pengguna: Kemampuan untuk mengatur hak istimewa pengguna individu pada perangkat dalam jangka waktu tertentu. Mengotomatiskan masa berlaku hak istimewa pengguna: Hak istimewa yang ditingkatkan pada perangkat akan otomatis kedaluwarsa dan kembali ke pengaturan sebelumnya secara otomatis. Wawasan data: Data atau peristiwa dihasilkan ketika hak istimewa ditingkatkan, digunakan, kedaluwarsa secara otomatis, dan dikembalikan ke keadaan sebelumnya. Baca juga: Mengintegrasikan Active Directory dengan Perangkat Linux Kelebihan JumpCloud Temporary Elevated Device Privileges Photo Credit: Freepik Mengurangi administrasi TI: Mengelola dan mengotomatiskan peningkatan hak istimewa pada perangkat pengguna dengan mudah, menghemat waktu dan mengoptimalkan sumber daya. Peningkatan efisiensi TI: Administrator dapat beralih ke tugas lain tanpa harus khawatir menghapus atau menyetel ulang hak istimewa pengguna di perangkat mereka secara manual. Mengurangi risiko keamanan: Hak istimewa pengguna secara otomatis dihapus ketika tidak lagi diperlukan untuk mengoptimalkan postur keamanan perusahaan. Pelaporan kepatuhan yang mudah: Admin memiliki semua log yang relevan untuk dapat mengaudit, memecahkan masalah, dan memenuhi persyaratan kepatuhan seputar peningkatan hak istimewa pada perangkat pengguna. Baca juga: Remote User Access dan Remote Access, Apa Bedanya? JumpCloud Temporary Elevated Device Privileges akan membantu Anda menyeimbangkan antara keamanan dan produktivitas perusahan dengan fitur identitas terpadu dan manajemen perangkat lintas-OS dari platform open directory. Daftar uji coba gratis sekarang juga melalui EIKON Technology dan lihat bagaimana sistem TI perusahaan Anda menjadi lebih aman dan responsif. Open directory bahkan memungkinkan Anda untuk memanfaatkan pengelolaan perangkat dan/atau Identitas Provier (IdP) yang ada. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

Apa Itu Identity Provider (IdP)?

Salah satu celah keamanan siber yang kerap dilupakan adalah identity management yang buruk. Namun sebenarnya, seperti apa identity management yang baik? Mari simak ulasannya berikut ini! Apa itu Identity? Di dunia TI, digital identity mewakili pengguna, termasuk sistem, aplikasi, file, dan server yang dapat mereka akses. Menetapkan dan memperbarui identity dari waktu ke waktu sangatlah penting. Identity management yang terkelola dengan baik akan menjaga data perusahaan tetap aman. Baca juga: Tips Menentukan Skala Prioritas untuk Proyek IT 2024 Anda Mengenal apa itu Identity Provider (IdP) Photo Credit: Freepik Identity system dan kontrol akses umumnya merupakan sebuah rangkaian, namun semuanya dimulai dengan layanan direktori yang sering disebut sebagai Identity Provider (IdP). Layanan ini menyimpan dan mengelola identitas yang digunakan pengguna untuk masuk ke perangkat, aplikasi, file, server, software, atau hardware selama mereka bekerja. IdP dan Single Sign-On (SSO) Jika IdP ibarat otak identity management, maka Single Sign-On (SSO) adalah “kurir” yang mengirimkan pesan dari pengguna ke otak dan kemudian dari otak ke berbagai penyedia layanan. Untuk mentransfer informasi autentikasi dan otorisasi antara IdP dan aplikasi berbasis web, penyedia SSO menggunakan protokol standar seperti SAML dengan alur seperti ini: Pengguna masuk ke platform SSO dengan nama pengguna dan kata sandi. Platform SSO mengirimkan informasi tersebut ke IdP. IdP mengonfirmasi: Kredensial login pengguna; Digital identity pengguna; Aplikasi, file, server, dan jaringan yang dapat diakses oleh pengguna. Izin pengguna dalam setiap sumber daya tersebut. SSO selanjutnya akan meneruskan informasi tersebut ke setiap aplikasi yang coba dibuka oleh pengguna, mengautentikasi pengguna, dan memberi otorisasi akses yang tepat. Namun ada cara yang lebih sederhana, yaitu alat dengan direktori pengguna bawaan dan SSO bawaan. Misalnya, JumpCloud, IdP berbasis cloud dan platform SSO, yang menggunakan protokol inti seperti LDAP, SAML, RADIUS, SSH, dan REST untuk menghubungkan pengguna ke sumber daya lokal atau di cloud, apa pun perangkat yang mereka gunakan. Baca juga: Remote User Access dan Remote Access, Apa Bedanya? Keuntungan menggunakan JumpCloud sebagai IdP Photo Credit: Freepik Bagi pengguna, JumpCloud membantu Anda mendapatkan akses langsung ke tool yang tepat. JumpCloud membekali pengguna dengan informasi yang diperlukan sejak pertama kali masuk. Kemudian bagi perusahaan, JumpCloud akan meningkatkan keamanan data. Dengan SSO, semua autentikasi dilakukan di satu platform, sehingga dapat membatasi titik kerentanan dan meminimalkan kemungkinan serangan siber. Baca juga: Mengintegrasikan Active Directory dengan Perangkat Linux Platform Direktori JumpCloud, dengan direktori cloud dan kapabilitas single sign-on membuatnya menjadi identity management yang komprehensif, mulai dari platform, lokasi, dan protokol. Ini merupakan syarat penting bagi perusahaan modern yang ingin meningkatkan skala, mencoba struktur kerja hybrid atau jarak jauh, dan memodernisasi teknologi mereka. Tak perlu repot mengejar ketertinggalan dengan identity management usang yang Anda miliki saat ini. Berinvestasi pada platform komprehensif yang juga menyediakan Identity Provider, seperti JumpCloud akan memberi Anda dasar untuk membangun fondasi TI yang kuat. Daftar melalui EIKON Technology sekarang juga untuk penerapan JumpCloud yang tepercaya. Hubungi kami di sini!

Info

Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud

Tiap perusahaan bergantung pada sistem teknologi untuk mencapai tujuan mereka. Sistem ini bekerja sesuai kebijakan perusahaan yang menentukan penggunaannya. Solusi system management memungkinkan Anda untuk menegakkan kebijakan tersebut secara konsisten. Mari simak penjelasannya berikut ini! Apa itu system management? Photo Credit: Freepik System management adalah proses memastikan sistem TI perusahaan memenuhi kebutuhan bisnis. Ini melibatkan pengelolaan workstations individu, lingkungan cloud, dan aset jaringan seiring dengan penerapan kebijakan yang kuat. Sistem yang efektif akan meningkatkan keamanan dan produktivitas, sekaligus membuat alur kerja menjadi lebih efisien. Baca juga: Mengintegrasikan Active Directory dengan Perangkat Linux Mengapa system management penting? System management memainkan peran penting dalam membantu admin TI dan Managed Service Providers (MSP) memastikan tools dan layanan mereka beroperasi secara efisien. Ini akan membantu Anda memastikan operasional perusahaan berjalan lancar bagi pelanggan, karyawan, dan mitra. Tantangan umum Untuk bisa merasakan manfaat optimal system management, Anda harus bisa mengatasi kendala-kendala yang mungkin terjadi—terutama saat perusahaan menjadi lebih kompleks. Berikut adalah beberapa di antaranya: 1. Kurangnya kendali dan visibilitas terpusat; 2. Kesulitan dalam mengelola lingkungan TI yang beragam; 3. Memastikan kinerja dan keandalan sistem. Praktik terbaik Photo Credit: Freepik Agar system management berjalan efektif, perlu pengetahuan mendalam tentang alur kerja perusahaan berikut teknologi pendukungnya. Anda bisa mulai dengan menerapkan hal-hal berikut: 1. Menerapkan strategi pemantauan yang komprehensif; 2. Pembaruan sistem rutin dan patch management; 3. Pemeliharaan dan pemecahan masalah sistem secara proaktif. Baca juga: Cara Mengintegrasikan Active Directory dengan JumpCloud Penerapan dengan JumpCloud JumpCloud memberikan data yang jelas dan komprehensif mengenai aset dan perangkat yang membentuk ekosistem TI. JumpCloud Directory Platform memberikan visibilitas ke setiap perangkat (di Windows, macOS, Linux, iOS, dan Android) di lingkungan TI dan memungkinkan otomatisasi beberapa tugas yang paling memakan waktu. Keuntungan menggunakan JumpCloud Armada endpoint modern bergantung pada berbagai sistem operasi, produsen hardware, dan aplikasi software. JumpCloud memungkinkan manajemen perangkat lintas OS untuk organisasi dan MSP dengan infrastruktur TI yang besar dan kompleks. Menyatukan keamanan TI dan system management dengan alur kerja yang dirancang dengan baik untuk patch management, pembaruan keamanan, dan konfigurasi kebijakan akan membantu perusahaan berjalan lebih efisien dan aman. JumpCloud memastikan pengguna dapat mengakses sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Baca juga: Memanfaatkan ADI untuk Integrasi JumpCloud ke Active Directory Tertarik untuk mengaplikasikan JumpCloud sebagai system management Anda? JumpCloud memungkinkan operasional teknologi Anda di seluruh identitas, akses, dan manajemen perangkat, dengan efisiensi biaya yang tidak mengorbankan keamanan atau fungsionalitas. Kini, platform direktori berbasis cloud ini telah tersedia di EIKON Technology. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Info

6 Kesalahan Cybersecurity yang Masih Sering Dilakukan

Kehidupan kita saat ini sebagian besar dilakukan secara online. Setiap klik dan login membangun jejak digital yang memerlukan perlindungan terus-menerus dari ancaman online seperti penipuan dan malware. Berikut beberapa kesalahan cybersecurity yang masih kerap terjadi dan tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Satu password untuk semua Photo Credit: Pexels Salah satu kebiasaan buruk yang mengancam cybersecurity adalah menggunakan satu password berulang kali. Kebiasaan yang terlihat sederhana ini bisa menimbulkan efek domino yang berbahaya. Misalnya, Anda menggunakan sandi Gmail di platform lain dan platform tersebut mengalami serangan— maka, akun Google Anda pun menjadi rentan. Yang harus dilakukan: Jangan pernah menggunakan kembali kata sandi dan gunakan Google Password Manager untuk mempermudah pembuatan dan pelacakan kredensial unique sign-in. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan passkeys ke akun Google Anda. Baca juga: 7 Cara Mengamankan Browser Chrome bagi Pengguna Google Workspace Mengabaikan pembaruan Photo Credit: Pexels Pembaruan software sering kali berisi patch keamanan penting yang memperbaiki kerentanan yang dieksploitasi penyerang. Menundanya akan membahayakan perangkat, data, dan privasi. Yang harus dilakukan: Perbarui perangkat lunak perangkat Anda secara berkala untuk mendapat patch dan perlindungan keamanan terbaru. Mengabaikan Verifikasi 2 Langkah Kesalahan keamanan online penting lainnya adalah lalai mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah, yaitu fitur keamanan yang menambahkan langkah saat masuk untuk membantu mencegah seseorang mengakses akun Anda. Yang harus dilakukan: Pastikan untuk mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah. Setelah aktif, Verifikasi 2 Langkah akan menambah lapisan perlindungan ekstra, mempersulit akses serangan yang membahayakan keamanan Anda. Baca juga: Chrome Cleanup Tool Dinonaktifkan, Apa yang Harus Dilakukan Tidak memasang PIN kunci layar Langkah sederhana ini melindungi informasi Anda dari akses tidak sah dan pemicu yang tidak disengaja. Namun usahakan untuk menggunakan PIN yang lemah dengan pola yang mudah dikenali, seperti “1234”. Yang harus dilakukan: Pilih kunci layar yang kuat, seperti sandi rumit atau autentikasi biometrik, yang menggunakan sidik jari atau pengenalan wajah. Mengeklik link mencurigakan Kejahatan siber sering menyamarkan link berbahaya dengan link sah, sehingga sulit mengenali link penipuan. Yang harus dilakukan: Tetap waspada; berhati-hatilah terhadap tautan apa pun yang Anda klik, bahkan tautan yang terlihat sah. Untuk lapisan perlindungan ekstra, pastikan untuk mengaktifkan Google Enhanced Safe Browsing. Tidak memiliki rencana pemulihan kata sandi Lupa password dapat terjadi pada siapa saja. Namun jika Anda belum menyiapkan rencana pemulihan sebelum hal itu terjadi, Anda bisa terjebak tanpa akses ke akun Anda untuk waktu yang lama. Yang harus dilakukan: Buat rencana pemulihan sebelum Anda membutuhkannya, sehingga ketika saatnya tiba, akun tidak akan terkunci. Pastikan untuk menyiapkan akun Anda dengan informasi verifikasi yang memadai agar proses pemulihan lebih lancar. Baca juga: Langkah Chrome untuk Memastikan Keamanan Data Anda Google telah menyediakan tools dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung cybersecurity di lingkungan kerja Anda. Terapkan langkah-langkah di atas agar keamanan data tetap terjaga. Pastikan juga Workspace yang Anda gunakan merupakan produk resmi berlisensi, seperti paket Google Workspace yang ditawarkan oleh EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Info

3 Fitur Baru Google Chrome untuk Memudahkan Hidup Anda

Terkadang saat menjelajah, Anda tidak yakin dengan apa yang dicari. Akhir bulan Februari 2024 ini, Google merilis tiga fitur baru di Chrome untuk memberi Anda tambahan inspirasi. Bagaimana cara kerjanya? Mari simak pembahasannya berikut ini. Dapatkan saran pencarian berdasarkan apa yang dicari orang lain Photo Credit: Google The Keyword Blog Saat masuk ke Chrome dan membuka tab baru di desktop, Anda akan melihat saran di kotak Google Search terkait penelusuran Anda sebelumnya berdasarkan hal serupa yang dicari orang lain. Misalnya, jika Anda baru-baru ini menelusuri “Japchae”, selain memunculkan hasil pencarian “Japchae”, Chrome juga akan menampilkan saran makanan Korea populer lainnya. Baca juga: Meeting Makin Jernih, Google Meet Series One Desk 27 dan Acer Chromebase Kini Otomatis Sesuaikan Pencahayaan Tampilkan gambar tambahan untuk pencarian yang disarankan Photo Credit: Freepik Sebelumnya, Chrome hanya menampilkan gambar saran pencarian di bilah alamat yang cocok dengan produk tertentu yang Anda cari, seperti “meja makan Skandivania”. Namun bagaimana jika Anda tidak memikirkan model meja tertentu, namun suatu meja makan dengan gaya simpel? Di perangkat Android dan iOS, kini Chrome akan menampilkan gambar tambahan untuk kategori belanja dan produk yang lebih luas berdasarkan penelusuran yang lebih sederhana, seperti “meja makan simpel”. Baca juga: 7 Cara Mengamankan Browser Chrome bagi Seluruh Pengguna Google Workspace Temukan saran pencarian bahkan saat koneksi internet buruk Photo Credit: Freepik Ketika koneksi internet buruk, Anda tidak selalu bisa mengakses informasi yang diperlukan. Chrome di Android dan iOS kini telah meningkatkan kemampuan pada perangkat yang akan tetap memunculkan saran penelusuran, bahkan saat koneksi jaringan internet Anda buruk. Itu artinya, Anda juga akan mendapat lebih banyak saran bermanfaat saat berada dalam Incognito Mode (Mode Penyamaran). Baca juga: Picture-In-Picture Dan Multi-Pinning Kini Tersedia untuk Google Meet di Chrome Google Chrome telah menyediakan tools dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk memudahkan Anda dalam bekerja. Manfaatkan tiga fitur Google Chrome di atas untuk mempercepat pencarian sehingga pekerjaan Anda akan lebih efisien. Agar pekerjaan Anda semakin efisien dan produktivitas kerja meningkat, gunakan Google Workspace resmi berlisensi, seperti paket Google Workspace yang ditawarkan oleh EIKON Technology. Kami menyediakan solusi menyeluruh, dari tahap perencanaan hingga penerapan akhir. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Info

Aplikasi Google Chat Kini Dapat Berlangganan Notifikasi Event

Developer Google Workspace yang terdaftar di Developer Preview Program telah mampu membuat aplikasi Chat yang dapat berlangganan Chat Event menggunakan Google Workspace Events API. Mulai 18 April 2024, fungsi tersebut tersedia untuk seluruh developer Workspace. Bagaimana cara kerjanya? Tentang Google Chat Event Google Chat Event mewakili aktivitas atau perubahan di Chat, seperti pesan baru di Space. Aplikasi Chat Anda dapat menggunakan Event untuk memahami apa yang terjadi dan mengambil tindakan atau merespons dengan cara yang berarti bagi end-user. Berikut beberapa contoh bagaimana Anda dapat menggunakan Event: Memantau dan menanggapi pesan baru di Space, seperti memeriksa kata atau frasa kunci. Mengirimkan pesan selamat datang kepada pengguna saat mereka bergabung ke Space, untuk menjelaskan panduan atau berbagi tips tentang cara menggunakan aplikasi Chat secara efektif. Melacak dan menganalisis aktivitas Chat. Misalnya saja untuk mengirimkan laporan bulanan tentang anggota baru atau pesan yang mendapat reaksi atau balasan terbanyak. Berkomunikasi antar platform perpesanan. Misalnya, pengguna dapat mengirim dan menerima pesan dari pengguna di platform perpesanan berbeda tanpa perlu keluar dari Chat. Berlangganan notifikasi ini memungkinkan aplikasi Chat merespons tindakan penting secara real-time. Untuk mengetahui detailnya, Anda dapat mengunjungi halaman dokumentasi berlangganan Google Chat Events di Google Workspace Events API. Baca juga: Pesan Berbintang Kini Tersedia untuk Google Chat Mobile Cara kerja Event Setiap kali terjadi sesuatu di Google Chat, resource Google Chat API akan dibuat, diperbarui, atau dihapus. Chat menggunakan Event untuk mengirimkan informasi ke aplikasi Chat Anda mengenai jenis aktivitas yang terjadi, dan resources Chat API yang terpengaruh. Photo Credit: Google Workspace Developer Chat mengelompokkan aktivitas berdasarkan jenisnya. Jenis aktivitas membantu Anda memfilter dan menerima hanya jenis informasi yang diperlukan, dan memungkinkan Anda menangani aktivitas serupa dengan cara yang sama. Baca juga: Sortir Shared Files di Space Google Chat Kini Jadi Lebih Mudah, Begini Caranya Tabel berikut menunjukkan bagaimana aktivitas di Chat memengaruhi resources Chat API terkait dan jenis peristiwa yang diterima aplikasi Chat Anda: Aktivitas Resource Chat API Jenis aktivitas Pengguna mengirim pesan di Space Resource Message dibuat Pesan baru Pengguna menjadi Space Manager Resource Membership diperbarui Pembaruan membership Pengguna bereaksi pada sebuah pesan Resource Reaction dibuat Reaksi baru Pengguna meninggalkan Space Resource Membership dihapus Penghapusan membership Ketersediaan Google Chat Event telah tersedia untuk seluruh pengguna dan dirilis melalui domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Kapabilitas ini dapat diakses melalui Google Chat API. Baca juga: Cara Mengirim Pesan Suara di Google Chat Google Chat Event akan memudahkan Anda dalam mengelola aktivitas di Google Chat. Selain Event, aplikasi perpesanan Chat masih memiliki berbagai fitur dan kapabilitas menarik yang akan mengoptimalkan performa Anda. Terlebih, Chat juga telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi produktivitas lain dari Google Workspace. Belum berlangganan Workspace? Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Scroll to Top