EIKON Technology

Info

Info

Standardisasi Istilah Bisnis Anda dengan Glosarium Bisnis Dataplex

Bisnis seringkali mendeskripsikan aset data mereka menggunakan terminologi yang berubah-ubah dan seringkali satu istilah yang sama, justru memiliki interpretasi yang berbeda. Hal ini dapat menyebabkan pemahaman yang tidak konsisten tentang aset data perusahaan. Selain itu, beberapa istilah ini mungkin bersifat teknis sehingga menyulitkan pengguna untuk memahaminya. Di sinilah glosarium bisnis Dataplex berperan, memungkinkan Anda menstandarisasi terminologi bisnis. Google baru saja mengumumkan ketersediaan umum untuk glosarium bisnis di Dataplex Universal Catalog. Glosarium menyediakan kosakata terpusat dan tepercaya untuk aset data Anda, menyederhanakan penemuan data dan mengurangi ambiguitas untuk menghasilkan analisis akurat. Glosarium bisnis Dataplex Photo Credit: Google Cloud Blog Glosarium bisnis Dataplex menyediakan mekanisme untuk menangkap taksonomi dengan mengelompokkan istilah bisnis ke dalam kategori dan glosarium yang membantu Anda menjelaskan konteks bisnis. Glosarium ini memungkinkan Anda memperkaya aset data dengan konteks bisnis yang kaya, yang dapat digunakan untuk mencari aset terkait dan membangun pemahaman umum tentang konteks bisnis di seluruh perusahaan. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Glosarium memungkinkan Anda melakukan hal-hal berikut: Membuat taksonomi glosarium hierarkis: Mengelola dan menstandardisasi konteks bisnis dengan membuat glosarium dan istilah. Anda juga dapat mengelompokkan istilah dalam glosarium ke dalam kategori. Membuat tautan antar istilah dan antar istilah-aset data: Menghubungkan istilah-istilah yang serupa dan terkait. Istilah juga dapat digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan aset data atau kolom tertentu dalam suatu aset data. Mencari: Menemukan semua aset yang ditautkan ke suatu istilah untuk mendorong analisis. Pencarian istilah, kategori, dan glosarium juga didukung. Mengimpor taksonomi dari sumber eksternal: Memigrasikan glosarium dari alat lain ke glosarium bisnis Dataplex menggunakan API impor massal dalam format JSON. Memigrasikan taksonomi glosarium Data Catalog yang ada ke katalog Dataplex: Jika saat ini menggunakan pratinjau glosarium di Data Catalog, Anda dapat menggunakan mekanisme ekspor dan impor untuk mentransisikannya ke glosarium di Dataplex Universal Catalog. Baca juga: Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun Glosarium bisnis ini dapat diakses melalui tab Glosarium di Dataplex Universal Catalog. Anda dapat mengelola glosarium, membuat asosiasi antara istilah dan aset data, serta mencarinya, semuanya dari konsol. Kapabilitas ini telah tersedia untuk umum. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat panduan pengguna untuk glosarium ini. Memerlukan glosarium Dataplex untuk bisnis Anda? Kapabilitas ini bisa Anda nikmati dengan berlangganan layanan komputasi awan Google Cloud yang bisa didapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Cloud Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Percepat Pengembangan Data dengan Continuous Integration Looker

Para developer mengandalkan model Looker yang mengutamakan cloud dan sumber data luas untuk menciptakan pengalaman data yang mendalam. Hari ini, Looker memperkenalkan Continuous Integration (CI), yang mengadopsi prinsip-prinsip rekayasa software modern untuk mempercepat pengembangan secara signifikan dan meningkatkan keandalan data. Para pengembang membutuhkan koneksi yang stabil, data yang akurat, dan eksekusi kode yang konsisten. CI untuk Looker mengatasi permasalahan umum dengan menyederhanakan pengembangan kode, meningkatkan pengalaman end-user, dan mengoptimalkan penerapan. Saat Anda menulis kode LookML, CI memastikan dasbor tetap utuh dan konten terlindungi dari perubahan basis data, mendeteksi inkonsistensi sebelum memengaruhi pengguna. Keunggulan Continuous Integration Looker Photo Credit: Google Cloud Blog Deteksi Kesalahan Dini & Peningkatan Kualitas Data: CI membantu developer LookML mendeteksi masalah sebelum kode baru diterapkan ke produksi. Hal ini meminimalkan kesalahan tak terduga dan memastikan kualitas data yang lebih tinggi. Validator yang andal menandai perubahan SQL yang mungkin merusak definisi Looker, mengidentifikasi referensi yang kedaluwarsa, dan memvalidasi LookML untuk menemukan kesalahan. Baca juga: Fitur Baru Looker Studio yang Akan Mudahkan Proses Analisis Data Peningkatan Efisiensi Developer: CI menyederhanakan alur kerja dengan memeriksa kualitas dan dependensi kode secara otomatis. Hal ini memungkinkan developer untuk fokus menciptakan pengalaman data yang berdampak, alih-alih melakukan debug. Kestabilan dalam Penerapan: Penerapan akan jauh lebih stabil, karena kode LookML, kueri SQL, dan dasbor Anda telah diuji secara menyeluruh dan andal. Baca juga: Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker Manajemen yang seamless dalam Looker Photo Credit: Google Cloud Blog Looker kini memungkinkan Anda mengelola rangkaian pengujian, eksekusi, dan konfigurasi CI secara langsung dalam satu antarmuka pengguna terintegrasi. Hal ini memungkinkan pemantauan status eksekusi CI yang mudah, memanfaatkan validator canggih untuk akurasi, dan memicu eksekusi CI secara manual atau otomatis melalui pull requests maupun penjadwalan. Baca juga: Mengenal Aplikasi Looker Studio Pro, Apa Keunggulannya? Dalam lingkungan data yang serba cepat saat ini, kecepatan, akurasi, dan kepercayaan adalah hal terpenting. Integrasi Berkelanjutan dalam Looker memberdayakan tim data untuk mengadopsi praktik terbaik, mengurangi risiko kesalahan, dan meningkatkan kepercayaan organisasi terhadap data mereka. Hasilnya adalah pengalaman Looker yang selalu dapat diandalkan bagi semua pengguna. Continuous Integration Looker kini tersedia dalam versi pratinjau. Jelajahi kemampuannya untuk mentransformasi alur kerja pengembangan Looker dan meningkatkan strategi data Anda. Layanan pratinjau ini tersedia gratis dengan berlangganan Google Cloud melalui EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Kerja Lebih Cerdas dengan Chromebook Plus dan Google AI

Kehadiran AI (kecerdasan buatan) mendorong pesatnya transformasi cara kerja. Google menanggapi perubahan ini dengan Chromebook Plus generasi berikutnya, yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kolaborasi bagi bisnis. Google telah mengintegrasikan kemampuan AI yang canggih langsung ke dalam perangkat-perangkat ini, termasuk Lenovo Chromebook Plus yang baru. Perangkat inovatif ini dilengkapi prosesor MediaTek Kompanio Ultra, prosesor tercanggih yang pernah ada di Chromebook. Hal ini menandai langkah besar dalam pendekatan komputasi hibrida Google terhadap AI, yang menawarkan AI pada perangkat untuk penggunaan offline melalui Neural Processing Unit (NPU) bawaan dan kemampuan berbasis cloud yang diuntungkan oleh pembaruan berkelanjutan. Keseimbangan ini memastikan kinerja, efisiensi, privasi, dan keandalan yang optimal. Lenovo Chromebook Plus (14”, 10 inci) menonjol dengan NPU-nya yang tangguh, dengan daya pemrosesan AI 50 TOPS (triliun operasi per detik). Hal ini memungkinkan pengalaman AI generatif di perangkat dan memberikan daya tahan baterai hingga 17 jam. Fitur AI eksklusif seperti Smart grouping membantu mengatur tab dan aplikasi, sementara On device image generation memungkinkan Anda membuat stiker atau gambar dengan mudah berlatar belakang transparan untuk digunakan di Google Slides, Docs, dan lainnya. Baca juga: Fitur Baru Chromebook Menyambut Update Ke-100 Menyadari beragamnya kebutuhan bisnis, Google juga memperluas portofolio Chromebook dengan tambahan seperti ASUS Chromebook Plus CX15, ASUS Chromebook Plus CX14, dan ASUS Chromebook CX14. Hal ini memperluas pilihan, memastikan perusahaan dapat menemukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan anggaran mereka. Chromebook menawarkan solusi untuk setiap bisnis Standard Chromebooks ideal untuk bisnis yang memperhatikan biaya dan membutuhkan solusi andal untuk tugas-tugas penting. Opsi layar sentuh, dapat dilepas, dan dapat dikonversi memberikan interaksi dan fleksibilitas yang lebih baik untuk peran di industri ritel, layanan lapangan, atau kreatif. Chromebook Plus sempurna untuk kasus penggunaan tingkat lanjut dan persiapan masa depan, menawarkan prosesor yang tangguh, memori yang lebih besar, penyimpanan dua kali lipat, dan AI di perangkat untuk performa mutakhir. Baca juga: Memperkenalkan Chromebook Plus 14, Perangkat Terbaru dengan Kekuatan AI Fitur-fitur AI terbaru Google di Chromebook dan Chromebook Plus Help me read sekarang menyederhanakan bahasa yang rumit menjadi teks yang mudah dipahami, sempurna untuk memahami dokumen teknis dengan cepat. Text capture mengekstrak informasi spesifik dari layar Anda dan memberikan rekomendasi kontekstual, seperti menambahkan acara ke kalender Anda dari email. Select to search with Lens membantu Anda mengidentifikasi dan mempelajari lebih lanjut tentang apa pun di layar Anda dengan cepat. Quick Insert kini mencakup kemampuan pembuatan gambar, yang memungkinkan Anda langsung membuat dan menyisipkan gambar AI berkualitas tinggi ke dalam email dan presentasi. Fitur-fitur ini dilengkapi dengan kebijakan bawaan, yang memberi admin TI kendali penuh atas akses dan penggunaan AI.  Baca juga: 6 Trik Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas Chromebook Anda Google terus berinvestasi di Chromebook Plus sebagai platform yang aman, cerdas, dan canggih untuk memodernisasi operasional dan mempersiapkan masa depan dunia kerja. Dapatkan segera perangkat Chromebook Anda melalui EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google di Indonesia. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology.

Info

Flow, Tool Fillmaking yang Dibekali AI Tercanggih Google

Flow merupakan satu-satunya alat pembuat film AI yang dirancang khusus untuk model-model tercanggih Google—Veo, Imagen, dan Gemini. Tool ini dapat membantu Anda mengeksplorasi ide-ide tanpa batas dan menciptakan klip serta adegan sinematik. Mari simak ulasannya berikut! Tentang Flow Photo Credit: Google The Keyword Flow dirancang khusus untuk Veo, model video generatif mutakhir Google, dengan ketepatan waktu yang luar biasa dan hasil sinematik memukau yang unggul dalam fisika dan realisme. Di balik layar, model Gemini membuat proses prompt menjadi intuitif, sehingga Anda dapat menggambarkan visi dalam bahasa sehari-hari. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Fitur utama Flow juga dilengkapi dengan serangkaian fitur, baik untuk para profesional maupun mereka yang baru memulai: Camera Controls: Kuasai pengambilan gambar Anda dengan kontrol langsung atas gerakan, sudut, dan perspektif kamera. Photo Credit: Google The Keyword Scenebuilder: Edit dan perluas pengambilan gambar Anda yang sudah ada dengan mulus—tampilkan lebih banyak aksi atau transisi ke adegan selanjutnya dengan gerakan berkelanjutan dan karakter yang konsisten. Asset Management: Kelola dan atur semua elemen dan prompt Anda dengan mudah. Flow TV: Anda dapat melihat prompt dan teknik tepat yang digunakan untuk klip yang Anda sukai, memberikan cara praktis untuk mempelajari dan mengadaptasi gaya baru. Baca juga: Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI Mulai menggunakan tool Photo Credit: Google The Keyword Flow merupakan evolusi dari VideoFX, sebuah eksperimen Google Labs yang diluncurkan tahun lalu. Mulai hari ini, Flow tersedia bagi pelanggan paket Google AI Pro dan Google AI Ultra kami di AS, dan akan segera hadir di negara-negara lain. Google AI Pro memberi Anda fitur-fitur utama Flow dan 100 generasi per bulan, sementara Google AI Ultra memberi Anda batas penggunaan tertinggi dan akses awal ke Veo 3 dengan pembangkitan audio asli, yang menghadirkan suara lingkungan dan dialog karakter langsung ke dalam pembuatan video. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Flow, aplikasi pembuat video dan film yang telah dibekali dengan teknologi AI tercanggih dari Google ini akan membantu Anda menciptakan konten audiovisual menarik secara efisien dan seamless Tertarik untuk menggunakannya? Anda bisa mendapatkannya dengan berlangganan Google AI Pro atau Google AI Ultra. Untuk alur kerja pembuatan konten audiovisual yang lebih mulus, jadikan Google Workspace for Business sebagai ekosistem kerja Anda. Dapatkan hanya melalui EIKON Technology, partner resmi Google untuk Indonesia. Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Info

Sederhanakan Strategi Multi-cloud Anda dengan Cloud Location Finder, Ini Kelebihannya!

Seiring lingkungan cloud berkembang melampaui arsitektur tradisional hingga mencakup beberapa cloud sekaligus, pengelolaan infrastruktur pun menjadi semakin kompleks. Bayangkan mengakses informasi lokasi yang konsisten dan terkini di berbagai penyedia cloud dengan mudah, sehingga aplikasi multi-cloud Anda dirancang dan dioptimalkan dengan mempertimbangkan kinerja, keamanan, serta kepatuhan regulasi. Kini, Google mewujudkannya dengan Cloud Location Finder, layanan Cloud terbaru yang menyediakan data lokasi terkini di Google Cloud, Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Oracle Cloud Infrastructure (OCI). Dengan ini, Anda dapat menerapkan beban kerja secara strategis di berbagai penyedia cloud secara terkendali. Keunggulan Cloud Location Finder Photo Credit: Pexels Data lokasi terpadu Cloud Location Finder memudahkan Anda mengakses informasi lokasi terkini, menyediakan satu sumber kebenaran untuk data lokasi cloud untuk Google Cloud, AWS, Azure, dan OCI. Atribut lokasi yang kaya mencakup informasi wilayah dan zona cloud publik, serta metadata lokasi seperti proximity1, kode wilayah, dan jejak karbon. Baca juga: Penyempurnaan Facet Google Cloud Search, Seperti Apa? Informasi terkini Cloud Location Finder menyediakan pembaruan data 24 jam untuk wilayah aktif, menghapus informasi lama dengan segera ketika lokasi ditolak. Ini menghilangkan inkonsistensi dari daftar yang dikodekan secara permanen dan memastikan informasi Anda terkini tanpa pemantauan manual. Dapat diakses secara terprogram. Khususnya bagi perusahaan dengan beragam kebutuhan cloud dan lokasi, Cloud Location Finder menghilangkan kebutuhan untuk mengelola dan memilih lokasi baru secara manual, serta mudah diintegrasikan ke dalam aplikasi. Baca juga: Cara Merencanakan Jaringan IPv6 dengan Google Cloud Bagaimana Cloud Location Finder dapat membantu Anda? Photo Credit: Pexels Baik bagi mitra atau pelanggan, Cloud Architect atau pengembang aplikasi yang merancang pengaturan hybrid, atau admin platform yang memastikan tata kelola, Cloud Location Finder menawarkan: Penerapan optimal: Identifikasi dengan mudah wilayah atau zona Google Cloud terdekat dengan penerapan AWS/Azure/OCI yang ada, untuk membantu mengoptimalkan aplikasi multi-cloud Anda dari segi performa dan latensi. Penuhi tujuan keberlanjutan: Seiring pertumbuhan bisnis Anda, tersedia opsi lokasi cloud terdekat yang juga berkelanjutan. Bantu pastikan kepatuhan: Temukan daftar wilayah dan zona di wilayah tertentu untuk membantu Anda memastikan penyimpanan log atau pemrosesan data yang sesuai di berbagai cloud. Tingkatkan keandalan: Andalkan sumber data lokasi yang konsisten, yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam aplikasi Anda. Baca juga: Melihat Contoh Penerapan Google Distributed Cloud Edge Appliance Siap menyederhanakan strategi lokasi multi-cloud Anda? Jelajahi dokumentasi Cloud Location Finder ini untuk mempelajari lebih lanjut. Cloud Location Finder dapat diakses melalui REST API dan gcloud CLI, serta tersedia gratis dengan berlangganan Google Cloud melalui EIKON Technology. Anda dapat dengan mudah membuat daftar lokasi, mendapatkan detail lokasi spesifik, menemukan lokasi terdekat, dan memfilternya berdasarkan kriteria seperti penyedia cloud, jenis lokasi, wilayah, atau jejak karbon. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Memperkenalkan Chromebook Plus 14, Perangkat Terbaru dengan Kekuatan AI

Tepat pada tanggal 23 Juni 2025, Google meluncurkan seri Chromebook terbaru mereka, Lenovo Chromebook Plus 14, yang telah dibekali dengan segudang fitur software AI baru untuk membantu Anda mengelola jutaan tab, memahami teks padat, hingga mengambil tindakan atas apa pun yang muncul di layar. Mari simak ulasannya berikut ini! Chromebook Plus tercanggih saat ini Photo Credit: Google The Keyword Lenovo Chromebook Plus 14 ditenagai oleh prosesor MediaTek Kompanio Ultra terbaru, chip ARM terkuat yang pernah ada di Chromebook. NPU-nya yang super cepat dengan hingga 50 TOPS dapat dengan mudah menangani tugas AI apa pun yang diberikan kepadanya. Dipadukan dengan daya tahan baterai hingga 17 jam. Juga merupakan Chromebook Plus pertama yang mendukung Dolby Atmos serta dilengkapi dengan hardware premium seperti layar OLED dan pemindai sidik jari. Lenovo Chromebook Plus 14 juga dilengkapi dengan dua software eksklusif yang didukung oleh machine learning di perangkat dan dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja. Baca juga: 6 Trik Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas Chromebook Anda Fitur AI baru untuk seluruh laptop Chromebook Plus Google juga meluncurkan sejumlah fitur bertenaga AI untuk seluruh Chromebook Plus. Banyak di antaranya terintegrasi langsung ke ChromeOS untuk mempermudah tugas sehari-hari. Photo Credit: Google The Keyword Dapatkan jawaban instan dengan Select to search with Lens: Identifikasi dan dapatkan informasi tentang apa pun di layar Anda dengan cepat. Kemeja yang Anda lihat di Instagram terlihat menarik? Cukup tekan lama launcher, Lens akan membantu Anda menemukan opsi e-commerce yang menjual kemeja tersebut atau informasi lebih lanjut—tanpa keluar dari aplikasi yang sedang dibuka. Photo Credit: Google The Keyword Selesaikan pekerjaan lebih cepat dengan Text capture: Text capture mengambil informasi langsung dari gambar Anda, termasuk struk dan resep, lalu mengubahnya menjadi teks yang dapat diedit sehingga Anda tidak perlu mengetik ulang. Saat menyorot undangan acara, Anda dapat mengeklik satu tombol untuk membuatnya otomatis menyimpan detail di Google Calendar. Baca juga: Memanfaatkan Zero-touch Enrollment untuk Setup Chromebook Skala Besar Buat gambar sesuai permintaan dengan tombol Quick Insert yang baru: Kini Anda dapat dengan mudah membuat gambar AI atau menyisipkan foto dan emoji tepat di tempat yang dibutuhkan untuk menyempurnakan dokumen dan presentasi, tanpa mengganggu alur kerja. Sederhanakan teks yang rumit dengan Help me read: Help me read kini dapat melakukan lebih dari sekadar meringkas teks yang panjang—tombol “simplify” kini mengambil bahasa yang rumit dan membuatnya lebih mudah dipahami, hingga mengubah teks yang padat menjadi lebih mudah dibaca. Baca juga: 5 Fitur Aksesibilitas Chromebook untuk Pembelajaran yang Lebih Inklusif Pelajari lebih lanjut tentang Lenovo Chromebook Plus 14 di Chromebook.com. Tertarik untuk menggunakan perangkat ini sebagai bagian dari ekosistem kerja perusahaan? Dapatkan segera perangkat Chromebook Anda melalui EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google di Indonesia. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology.

Info

Menghindari Perubahan Sensitif dengan Mengunci Google Groups, Bagaimana Caranya?

Kapabilitas untuk memberikan label “Locked” pada Google Groups kini tersedia untuk umum. Ketika sebuah grup mendapat label “Locked”, maka kemampuan untuk mengubah atribut grup, seperti nama grup dan keanggotaan akan dibatasi. Lalu, bagaimana cara mengakses kapabilitas ini? Label Locked pada Google Groups Hadirnya kapabilitas untuk memberi label Google Group sebagai “Locked” akan membantu saat administrator perlu menyinkronkan grup mereka dari sumber eksternal dan ingin mencegah hal-hal tertentu tersinkronkan atau justru ingin membatasi perubahan pada kelompok tertentu. Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi pengguna tools pihak ketiga, seperti ENRA ID, untuk mengelola sinkronisasi grup, Anda mungkin akan mengalami inkonsistensi ketika modifikasi dilakukan pada grup, seperti saat menambah atau menghapus anggota. Untuk mengatasi hal tersebut, tersedia opsi untuk “mengunci” grup, yang akan mencegah modifikasi dalam Google Workspace dan membantu mempertahankan sinkronisasi dengan sumber eksternal. Baca juga: Batasan Baru untuk Keanggotaan Google Groups Kegunaan Locked Ketika sebuah grup terkunci, hanya admin tertentu yang dapat memodifikasi: Nama grup, deskripsi, email, dan alias; Label grup; Keanggotaan (menambahkan atau menghapus anggota) dan pembatasan anggota; Peran keanggotaan; Menghapus grup; dan Menyiapkan masa kedaluwarsa baru. Ketika grup terkunci, pengaturan akses dan moderasi konten tidak terpengaruh, ini termasuk: Siapa saja yang bisa posting; Siapa yang bisa melihat anggota; Siapa yang bisa menghubungi anggota; Pemindahan keanggotaan karena masa kedaluwarsa; dan Pengaturan akses atau moderasi konten. Baca juga: Mengelola Chrome Extensions Melalui Group Policy bagi User Windows Perlu diketahui Secara default, perubahan yang tercantum di atas akan dibatasi dari end-user, termasuk pemilik grup dan manajer grup yang terkunci. Jika ingin membatasi beberapa admin melakukan perubahan ini di konsol admin atau API, Anda dapat memberi mereka peran editor grup dengan mengecualikan grup yang terkunci. Kemampuan untuk mengunci atau membuka kunci grup menggunakan label “Locked” tersedia untuk Super Admins, Group Admins, atau peran khusus dengan hak istimewa “Manage Locked Label”. Akses untuk mengunci grup tersedia di konsol Google Admin atau Cloud Identity Groups API. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Kapabilitas untuk mengunci Google Group tertentu ini telah dirilis, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal dan tersedia bagi pengguna Google Workspace edisi Enterprise (Standard dan Plus), Enterprise Essentials Plus, Education (Standard dan Plus), serta tersedia bagi pelanggan Cloud Identity Premium. Baca juga: Tips Memperkuat Keamanan IT untuk Tahun 2025 Hadirnya kapabilitas untuk mengunci Google Group tertentu ini akan memudahkan administrator Anda dalam mengelola konten mana saja yang dapat dibagikan dalam grup, sekaligus menjaga keamanan data tiap-tiap grup setelah sinkronisasi baru. Label Locked Google Group tersedia bagi seluruh pelanggan Workspace for Education. Belum berlangganan? Anda bisa mendapatkan paket produktivitas yang dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran ini melalui EIKON Technology. Klik di sini untuk terhubung dengan kami!

Info

Gems Kini Hadir di Panel Samping Aplikasi Google Workspace, Apa Fungsinya?

Aplikasi Gemini saat ini telah dilengkapi dengan Gems, pakar AI khusus yang akan membantu Anda menyelesaikan tugas maupun alur kerja spesifik sesuai masukan Anda. Gemini juga menyediakan versi pre-made, seperti editor penulisan, partner coding, hingga pembuat ide promosi penjualan. Kini, Gems tersedia di panel samping aplikasi Google Workspace. Mari simak penjelasan tentang cara kerjanya berikut ini! Gems di panel samping aplikasi Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Gems akan membantu Anda mengoptimalkan kemampuan Gemini sesuai kebutuhan secara lebih efisien dengan meminimalkan permintaan berulang. Kini, Anda dapat memanfaatkan Gems langsung dari panel samping aplikasi Google Workspace—ini juga termasuk versi custom dan pre-made.  Tanpa perlu beralih antar aplikasi, Anda dapat menggunakan Gems di panel samping untuk: Manfaatkan Gem copywriting untuk membuat postingan dan konten yang disesuaikan dengan target audiens. Buat Gem yang membantu interaksi penjualan berdasarkan informasi untuk perusahaan, prospek, atau industri tertentu. Manfaatkan “assistant gem” yang disesuaikan dengan peran pekerjaan Anda untuk membantu memberikan ringkasan yang lebih relevan. Manfaatkan Gem yang dirancang untuk membantu menguji konten dari persona tertentu (misalnya C-Suite atau CEO) guna membantu Anda menghasilkan pesan yang menarik. Baca juga: Membuat Kuis dengan Cepat Menggunakan Canvas di Aplikasi Gemini Penting untuk diketahui Jika tidak menemukan Gem yang sesuai dengan kebutuhan atau ingin menyesuaikan Gem untuk tugas tertentu, Anda dapat membuatnya sendiri di gemini.google.com/gems/create. Gem custom dan pre-made akan muncul di panel samping semua aplikasi Workspace yang didukung dan dapat memanfaatkan berbagai kemampuan Workspace termasuk penyebutan @, mengakses file dan folder di korpus Anda, dan banyak lagi. Kunjungi Help Center untuk informasi selengkapnya. Baca juga: Makin Mudah Akses Gemini di Google Drive dengan Tautan Simpel Mulai menggunakan Gems melalui panel samping Administrator: Untuk memunculkan Gems di panel samping aplikasi Google Workspace tidak diperlukan pengaturan tambahan dari administrator. End-user: Anda dapat mengakses Gemini di panel samping dengan mengeklik “Ask Gemini” (tombol percikan) di pojok kanan atas Docs, Sheets, Slides, and Drive on the web. Kunjungi Pusat Bantuan untuk mempelajari lebih lanjut tentang berkolaborasi dengan Gemini di Google Drive, Google Docs, Google Sheets, Google Slide, dan Gmail.  Ketersediaan Photo Credit: Pexels Google mengumumkan bahwa ketersediaan Gems di panel samping aplikasi Workspace dirilis secara extend (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 2 Juli 2025, baik itu untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Pembaruan ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang dapat mengakses Gemini di panel samping aplikasi Workspace dan juga Gems di aplikasi Gemini. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Hadirnya Gems di panel samping aplikasi Google Workspace akan memudahkan Anda dalam menggunakan Gemini secara maksimal. Untuk penggunaan skala besar yang lebih optimal, Anda bisa berlangganan paket Google Workspace melalui EIKON Technology, authorized reseller produk-produk Google untuk Indonesia. Informasi selengkapnya, klik di sini.

Info

Mengenal Google AI Ultra for Business yang Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Anda

Workspace kini makin canggih dengan hadirnya add-on Google AI Ultra for Business. Add-on baru ini menyediakan akses tertinggi ke model AI dan tools AI generasi berikutnya. Apa saja? Fitur unggulan Google AI Ultra for Business Photo Credit: Pixabay Aplikasi Gemini dengan model AI terbaru, yang menyediakan batas penggunaan yang lebih tinggi untuk Gemini 2.5 Pro, Veo 3 (model pembuatan video terbaru Google), dan Deep Research. NotebookLM dengan batas penggunaan yang lebih tinggi dan kemampuan model terbaik (akan diluncurkan akhir tahun 2025 ini), serta batas yang lebih tinggi untuk Audio Overviews, notebooks, queries, dan sumber per notebook. Akses ke Gemini in Workspace: Pengguna Business atau Enterprise Standard dan Plus akan mendapat akses ke aplikasi Gemini di Workspace, seperti Gmail, Docs, dan Sheets. Pengguna yang berlangganan edisi Workspace lain yang memenuhi syarat juga akan memperoleh akses ke sebagian besar fitur ini cukup dengan menambahkan Google AI Ultra for Business.  Akses ke Flow, alat pembuatan film AI Google yang memungkinkan Anda untuk membuat adegan dan cerita sinematik, dengan akses ke Veo 3 dan fitur-fitur premium. Akses ke Whisk, alat pembuatan gambar dan video AI baru yang membantu Anda mengeksplorasi dan memvisualisasikan ide-ide baru dengan cepat menggunakan perintah teks dan gambar. Dengan Whisk Animate, Anda dapat mengubah gambar menjadi video berdurasi 8 detik menggunakan Veo 2. Akses ke Project Mariner (saat ini hanya tersedia di AS): Sebuah prototipe penelitian untuk mengeksplorasi masa depan interaksi manusia dengan menggunakan natural language prompts.  Baca juga: Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Jerman Perlu diketahui Pengguna Workspace yang mengakses Gemini in Workspace, aplikasi Gemini, dan NotebookLM dengan Google AI Ultra for Business mengakses layanan ini sebagai layanan inti dengan perlindungan data tingkat perusahaan yang tunduk pada persyaratan layanan Google. Sebagai pengingat, konten Anda tidak akan ditinjau manusia atau digunakan untuk pelatihan model AI generatif di luar domain tanpa izin.  Beberapa tools ini, termasuk Whisk dan Flow tidak dicakup oleh persyaratan layanan Workspace dan memiliki kebijakan privasi sendiri.  Mulai menggunakan add-on Akses ke Flow dan Whisk akan aktif secara default bagi pengguna Google AI Ultra for Business berlisensi dan dapat dinonaktifkan dengan cara: klik opsi menu Apps > Additional Google services > Access to additional services without individual control pada konsol Google Admin. Baca juga: Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum Ketersediaan Photo Credit: Pixabay Add-on Google AI Ultra for Business tersedia untuk pembelian mulai dari tanggal 26 Juni 2025 bagi pengguna Google Workspace edisi Business (Starter, Standard, dan Plus) serta Enterprise (Starter, Standard, dan Plus). Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Dengan hadirnya add-on Google AI Ultra for Business ini, Anda bisa dengan mudah mengakses fitur-fitur AI terbaik Workspace lebih cepat. Untuk menggunakannya pun mudah, telah tersedia secara otomatis setelah add-on ini diluncurkan di Workspace.  Menariknya lagi, add-on tersedia gratis bagi pelanggan Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Google Classroom Hadirkan Kapabilitas untuk Menilai dan Menetapkan Label Penilaian Massal, Seperti Apa?

Baru-baru ini Google Classroom memperkenalkan sebuah update yang memungkinkan pengajar untuk dapat memberikan penilaian massal di halaman Student work selain di bagian Gradebook. Pembaruan ini memungkinkan pengajar untuk menilai sekaligus menetapkan label penilaian secara massal, yang pada akhirnya membuat penilaian lebih efisien dan menghemat waktu. Simak ulasan berikut untuk mengetahui cara menggunakannya! Kapabilitas penilaian massal Google Classroom Photo Credit: Freepik Untuk lebih meningkatkan opsi penilaian bagi pengajar yang menggunakan sistem penilaian di Classroom, baru-baru ini Google memperkenalkan kapabilitas untuk melakukan penilaian massal melalui fitur “grade all”. Dengan fitur baru ini pengajar dapat menilai semua pekerjaan siswa dengan cepat dan efisien di halaman Gradebook. Anda juga dapat memilih untuk mengganti nilai yang ada dan secara otomatis mengembalikannya kepada siswa setelah penilaian selesai. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mulai menggunakan fitur grade all Fitur ini bisa langsung digunakan tanpa perlu melalui pengaturan tambahan oleh administrator. Bagi pengajar sebagai end-user, setelah Anda selesai melakukan penilaian, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini: Buka Google Classroom > masuk ke halaman Student Work > pilih beberapa siswa yang ingin dinilai > klik menu “bulk actions” dan pilih opsi yang diinginkan (misalnya “grade all” untuk menilai beberapa tugas siswa sekaligus). Baca juga: Practice Sets: Fitur Baru Google Classroom untuk Pembelajaran yang Lebih Personal Ketersediaan Photo Credit: Freepik Kapabilitas baru Google Classroom ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 16 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terbatas. Kapabilitas untuk memberikan penilaian massal kepada beberapa siswa sekaligus ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan Workspace Individual, dan juga pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Dengan adanya kapabilitas tambahan pada kapabilitas penilaian Google Classroom, pengajar bisa menghemat lebih banyak waktu. Terlebih, kini pelabelan nilai pun dapat dilakukan secara massal. Seperti yang telah disebutkan, aplikasi Google Classroom telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi lain yang ada dalam jaringan Google for Education. Nikmati kelas online berbasis cloud yang lebih optimal dan seamless dengan Workspace for Education. Dapatkan paket Google Workspace Education yang terbaik untuk institusi pendidikan Anda hanya di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Scroll to Top