EIKON Technology

Info

Info

Ekstraksi dan Kategori Data di AppSheet dengan Dukungan Gemini Kini Telah Tersedia untuk Publik

Pengguna AppSheet Enterprise Plus kini dapat menambahkan AI Task baru yang didukung Gemini, langsung ke otomatisasi AppSheet mereka yang sudah ada. Mari simak detail selengkapnya berikut! Pembaruan AppSheet dengan dukungan Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memungkinkan AppSheet untuk secara otomatis mengekstrak informasi penting dari foto yang diunggah, mengurai PDF yang kompleks, serta mengategorikan, merutekan, dan memprioritaskan permintaan yang masuk berdasarkan kontennya. Pengguna juga dapat dengan cepat menguji setiap langkah dalam alur kerja mereka menggunakan fitur AI Task Step Testing yang terintegrasi. Mulai tanggal 16 Juli 2025, AI Task, serta fungsi “Extract” dan “Categorize” kini tersedia secara umum untuk digabungkan dalam otomatisasi AppSheet Anda. Baca juga: Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Unggulan Peningkatan fitur tambahan Photo Credit: Google Workspace Updates AppSheet juga telah melakukan beberapa peningkatan tambahan antara pratinjau dan ketersediaan umum:       AI Task kini mendukung lebih banyak jenis kolom, terutama kolom berjenis REF, sehingga Anda dapat memanfaatkan informasi dalam tabel tertaut.       Anda kini dapat mengekstrak informasi tidak hanya dari gambar dan berkas PDF, tetapi juga dari data teks tak terstruktur yang dihosting di sumber data Anda. Dengan kata lain, Anda dapat memilih kolom Teks dan Teks Panjang sebagai input untuk tugas AI.       Bagi admin, konsol admin AppSheet kini menampilkan jumlah kredit yang berhak diterima organisasi Anda, jumlah yang telah digunakan, dan bagaimana kredit tersebut digunakan oleh pengguna dan aplikasi Anda. Kunjungi Pusat Bantuan AppSheet untuk mempelajari lebih lanjut. Selain itu, menjalankan pengujian inline menggunakan fitur AI Task Step Testing akan dihitung terhadap batas otomatisasi AppSheet umum dan kredit yang berhak Anda dapatkan karena fitur ini kini tersedia secara umum. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Mulai menggunakan fitur Administrator Administrator dapat menentukan kebijakan tata kelola untuk mengontrol atau menonaktifkan penggunaan AI Task yang didukung oleh Gemini.  Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara mengontrol pembuat aplikasi mana yang dapat menggunakan AI dalam otomatisasi di sini. End-user Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari cara mengatur AI Task di aplikasi atau cukup membuat salinan aplikasi templat AppSheet. Ketersediaan fitur Fitur baru dari AppSheet ini telah tersedia mulai dari tanggal 16 Juli 2025 dan tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan AppSheet Enterprise Plus. Baca juga: Langkah Mudah Membuat Email Dinamis dengan AppSheet AppSheet telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan menyederhanakan alur kerja Anda. Kapabilitas pembuatan aplikasi ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang memiliki AppSheet Enterprise Plus. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan untuk Anda dengan implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Pratinjau Gambar Mini Kini Akan Ditampilkan di Progress Bar Video Google Drive

Per tanggal 22 Juli 2026 ini, saat mengarahkan kursor ke progress bar video yang baru diunggah di Google Drive, akan muncul pratinjau gambar mini yang memungkinkan Anda melihat dan menavigasi ke bagian tertentu video dengan cepat. Dengan kemampuan untuk menemukan momen yang tepat dalam video, pembaruan ini meningkatkan produktivitas dan pengalaman menonton video secara keseluruhan di Google Drive. Pratinjau mini di progress bar video Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk memunculkan fitur baru Google Drive ini tidaklah sulit, Anda cukup mengikuti langkah-langkah berikut: Untuk menggunakan fitur ini, unggah video baru ke akun Drive Anda (bisa dilakukan melalui web maupun aplikasi seluler) > buka video yang baru diunggah di web Drive > arahkan kursor mouse Anda ke progress bar vide untuk melihat pratinjau gambar mini dan seret mouse untuk menggeser video dengan cepat menggunakan gambar mini. Baca juga: 6 Fitur Baru Google Meet Tingkatkan Pengalaman Panggilan Video Penting untuk diingat, fitur ini hanya tersedia untuk video yang baru diunggah.  Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang menemukan momen video tertentu dengan pratinjau gambar mini. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Ketersediaan Domain rilis cepat: Extended rollout (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) dimulai pada tanggal 22 Juli 2026. Domain rilis terjadwal: Full rollout (1–3 hari untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 20 Agustus 2026. Fiur baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, pelanggan Google Workspace Individual, dan seluruh pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Perluasan Kapabilitas Google Meet dengan Dukungan Caption Terjemahan di Video Recordings Fitur terkini untuk video Google Drive ini akan memudahkan Anda menavigasikan video yang baru diunggah. Tak sabar untuk menggunakannya? Anda bisa mendapatkannya cukup dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Cara Melatih Beberapa Model Klasifikasi AI untuk Google Drive Sesuai Permintaan

Google memperkenalkan beberapa perubahan agar proses pelatihan model AI kustom untuk klasifikasi data di Drive menjadi lebih efisien. Seperti apa? Sederhanakan klasifikasi data AI di Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini akan mengefisiensikan proses pelatihan model AI kustom untuk klasifikasi data di Drive:       Dukungan Multi-model: Saat klasifikasi AI pertama kali diluncurkan, produk ini mendukung pelatihan satu model untuk satu bidang label. Kini, pelanggan dapat melatih hingga lima model unik. Kasus penggunaan umum untuk beberapa model antara lain: o   Model untuk label yang berbeda o   Model untuk bidang yang berbeda dalam satu label o   Beberapa model untuk kombinasi label & bidang yang sama, dengan set data pelatihan berbeda yang dikurasi untuk audiens yang berbeda.       Pelatihan sesuai permintaan: Pelatihan model klasifikasi AI dapat menjadi proses interaktif. Dengan versi produk sebelumnya, model akan dilatih sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kini, administrator dapat memutuskan kapan akan melatih model, memulai proses pelatihan sesuai permintaan.  Baca juga: Makin Mudah Akses Gemini di Google Drive dengan Tautan Simpel Photo Credit: Google Workspace Updates UI yang Diperbarui: Google mendesain ulang pengalaman klasifikasi AI dari awal dengan alur onboarding dan halaman detail model yang baru. Dengan UI yang diperbarui, Administrator kini akan mendapat insight yang lebih kaya tentang status pelatihan model, metrik pada data pelatihan mereka, skor recall model, dan riwayat versi model mereka.  Photo Credit: Google Workspace Updates Klasifikasi data yang lebih fleksibel Didukung oleh model AI yang menjaga privasi dan dapat dilatih secara unik berdasarkan kebutuhan spesifik pelanggan, klasifikasi data AI ini secara otomatis mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan memberi label pada file di Google Drive. Hal ini membantu perusahaan menstandardisasi klasifikasi data dan mencapai konsistensi pelabelan dalam skala besar. Label kemudian dapat digunakan untuk memicu aturan pada file yang dapat dan tidak dapat dibagikan melalui kontrol pencegahan kehilangan data (DLP), kebijakan manajemen siklus hidup, serta kasus penggunaan audit dan pelaporan. Penyempurnaan terbaru ini memberikan fleksibilitas kepada admin untuk melatih model kapan pun. Baca juga: Mengunci File di Google Drive Kini Jadi Makin Mudah, Bagaimana Caranya? Mulai menggunakan fitur Untuk mengakses Label Manager di konsol Admin, buka https://admin.google.com/ac/dc/  atau Security > Access and data control > Data classification. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara memberi label otomatis pada file Drive menggunakan klasifikasi AI.  Ketersediaan Pembaruan ini dirilis secara bertahap, mulai dari tanggal 30 Juli 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur).  Tersedia bagi pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Frontline Plus, dan pengguna add-on Gemini Education Premium. Baca juga: Administrator Google Vault Kini Dapat Mengekspor Konten Drive, Bagaimana Caranya? Pembaruan ini bertujuan memberikan fleksibilitas lebih bagi admin untuk menyesuaikan model klasifikasi data dengan kebutuhan unik dan dinamis organisasi mereka. Dengan fitur ini, pelabelan file di Google Drive menjadi lebih konsisten, yang pada akhirnya mendukung kontrol keamanan, pengelolaan siklus hidup data, dan audit. Nikmati fitur baru ini dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology sekarang. Dapatkan informasi lengkapnya di sini!

Info

Add-on Baru Workspace, Bantu Anda Bangun Aplikasi Lebih Cepat

Add-on framework Workspace untuk membangun aplikasi Google Chat kini telah tersedia untuk umum. Framework ini memungkinkan Anda untuk membangun dan mengelola satu aplikasi yang berfungsi di beberapa aplikasi Workspace, termasuk Gmail, Calendar, Drive, dan Chat. Ini mengurangi kerumitan dan meningkatkan pengalaman bagi developer, admin sistem, dan tentunya end-user. Simak selengkapnya di sini! Add-on baru Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Di Google Chat, add-on baru ini menyediakan berbagai fitur bermanfaat, seperti: Mempratinjau tautan dari pesan Chat dan mengambil tindakan tanpa meninggalkan percakapan. Mengotomatiskan tugas di seluruh aplikasi Google Workspace. Menerima peringatan atau notifikasi dari layanan eksternal yang terhubung. Menggabungkan data eksternal dari aplikasi dan layanan pihak ketiga dengan data Anda dari Gmail, Chat, dan Kalender. Baca juga: Aplikasi Google Chat Kini Dapat Berlangganan Notifikasi Event Integrasi yang lebih luas Photo Credit: Google Workspace Updates Lucid, developer Lucidchart, Lucidspark, dan Lucidscale, baru-baru ini memperbarui Add-on Workspace mereka yang sudah ada agar kini mendukung Chat. Integrasi dengan Google Chat ini memungkinkan pratinjau tautan, pencarian cepat, dan manajemen akses, semuanya dalam Chat. Segera, mitra lain, termasuk Asana, Confluence, Figma, HubSpot, Miro, Polly, ServiceNow, Trello, 1Password, dan lainnya, akan merilis aplikasi Chat yang dibangun di atas kerangka kerja add-on Workspace. Baca juga: Pesan Berbintang Kini Tersedia untuk Google Chat Mobile Mulai menggunakan add-on Developer Developer Apps Script dapat dengan cepat membuat aplikasi Chat sebagai add-on Workspacee menggunakan Quickstart Guide, atau menggunakan templat Chat Apps Script. Developer Apps Script juga dapat merujuk ke tutorial YouTube yang diterbitkan oleh tim Workspace ini: Membuat aplikasi Chat sebagai add-on Google Workspace dengan Apps Script. Tutorial ini merinci cara membuat aplikasi Chat sebagai add-on Google Workspace dengan Apps Script dan memperluasnya ke aplikasi Workspace lainnya (Calendar, Gmail, Drive, Docs, Sheets, dan Slides). Tautan kode sumber juga tersedia dalam deskripsi. Developer yang ingin membuat aplikasi Chat sebagai add-on Workspace menggunakan layanan HTTP dapat mengikuti  Panduan Memulai Cepat ini. Kanal YouTube Workspace juga telah menerbitkan video yang menunjukkan cara aplikasi Chat mengonfigurasi Calendar dan setelan penjawab saat libur Gmail: Membuat aplikasi Chat sebagai add-on Google Workspace dengan Apps Script. Admin Admin dapat memilih untuk memasang aplikasi Chat bagi pengguna mereka, sehingga aplikasi Chat akan otomatis tersedia bagi end-user. Jika admin mengizinkan pengguna memasang aplikasi Chat dari Workspace Marketplace, end-user dapat menelusuri Marketplace untuk menemukan aplikasi Chat yang akan dipasang. Ketersediaan Add-on baru ini telah tersedia, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Aplikasi Chat tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, pelanggan Google Workspace Individual, dan pengguna dengan akun Google pribadi. Sementara itu, pengembangan aplikasi Chat tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Peningkatan pada Fitur Space Google Chat, Apa yang Berubah? Penambahan add-on Workspace ini akan menyederhanakan proses pembuatan aplikasi di Google Chat. Optimalkan penggunaan Chat dengan berlangganan Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan paket berlangganan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Fitur Baru Google NotebookLM: Audio Overviews, Apa Fungsinya?

Sejak Google meluncurkan Audio Overviews tahun lalu, pengguna NotebookLM telah membuat ringkasan terperinci layaknya siniar (podcast) dari materi yang mereka unggah. Untuk melanjutkan inovasi ini dan memberikan pengalaman yang lebih edukatif dan visual, Google pada tahun 2025 ini memperkenalkan Video Overviews. Bagaimana cara kerjanya? Tentang Video Overviews Photo Credit: Pexels Kini, Anda bisa mengubah dokumen, slide, diagram, dan lainnya menjadi video penjelasan yang menarik dengan narasi suara AI. Video Overviews adalah panduan visual yang dibuat secara ahli dari materi Anda, dengan mengambil gambar, diagram, kutipan, dan angka dari sumber yang diberikan. Sama seperti Audio Overviews, Anda juga dapat menyesuaikan Video Overviews dengan menentukan topik yang ingin difokuskan, tujuan pembelajaran, audiens target, dan banyak lagi. Untuk saat ini, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna berusia di atas 18 tahun. Baca juga: Makin Mudah Akses Gemini di Google Drive dengan Tautan Simpel Google juga menghadirkan pembaruan pada panel Studio di NotebookLM, tempat Anda membuat ringkasan audio dan catatan. Pembaruan ini mencakup kemampuan untuk membuat beberapa ringkasan audio dan berbagi konten. Secara lebih rinci, pengguna kini bisa: Membuat beberapa Audio Overviews dalam satu buku catatan. Anda dapat membuat versi dalam berbagai bahasa dari sumber yang sama, atau membuat serangkaian ringkasan audio yang masing-masing berfokus pada sub-bagian berbeda dari materi Anda. Membuat tautan yang dapat dibagikan untuk konten seperti Audio Overviews dan Video Overviews. Namun, tautan ini tidak dapat dibagikan di luar domain Anda. Detail tambahan Video Overviews kini diluncurkan untuk semua pengguna dalam bahasa Inggris, dan akan segera tersedia dalam bahasa lain. Hanya pengguna yang memiliki akses ke buku catatan Anda yang dapat melihat konten yang Anda bagikan melalui tautan. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Mulai menggunakan fitur ini Photo Credit: Pexels Untuk Admin: Tidak ada kontrol admin untuk fitur ini. Untuk Pengguna: Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang Video Overviews dan NotebookLM. Ketersediaan dan Jadwal Peluncuran Peluncuran sudah dimulai dan ditargetkan akan menjangkau 100% pengguna pada minggu keempat Agustus 2025. Fitur ini tersedia untuk pelanggan Workspace yang memiliki akses ke NotebookLM. Kunjungi Pusat Bantuan untuk detail lebih lanjut mengenai fitur dan akses NotebookLM berdasarkan edisi Workspace. Baca juga: Membuat Kuis dengan Cepat Menggunakan Canvas di Aplikasi Gemini Video Overviews ini akan memudahkan Anda dalam meringkas materi berupa dokumen hingga diagram menjadi konten audiovisual yang lebih mudah dicerna. Tak sabar untuk segera mencobanya? Anda bisa menikmatinya cukup dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology.  Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik di sini!

Info

Opsi Kustomisasi di Module Builder Zoho CRM: Quick Create dan Detail View

Zoho CRM baru saja meluncurkan dua komponen baru untuk module builder mereka. Dua komponen tersebut adalah Quick Create dan Detail View. Seperti apa cara kerjanya? Fitur Quick Create Photo Credit: Zoho CRM Quick Form merupakan formulir mini yang digunakan membuat rekaman dan mengaitkannya dengan rekaman induk dari kolom pencarian. Anda dapat menyesuaikan formulir Quick Form ini dengan menambahkan kolom standar maupun kustom. Tidak ada batasan jumlah kolom yang dapat ditambahkan. Baca juga: Mengenal 5 Tools Kolaborasi yang Telah Terintegrasi dengan Zoho CRM Photo Credit: Zoho CRM Formulir ini memiliki layout khusus, sehingga Anda dapat membuat formulir yang berbeda untuk setiap layout. Oleh karenanya, saat menambahkan data baru dari kolom pencarian, Anda dapat memilih layout yang sesuai. Baca juga: Kelola Dokumen Lebih Mudah dengan Ekstensi SharePoint for Zoho CRM Detail View Detail View dapat disesuaikan untuk layout yang berbeda :  Photo Credit: Zoho CRM Tampilan business card – Untuk setiap layout, Anda dapat menyesuaikan tampilan kartu nama dengan menambahkan atau menghapus kolom. Maksimal 5 kolom (standar dan kustom) dapat ditambahkan. Anda juga dapat mengubah posisi kolom dengan menyeret dan melepasnya ke tempat yang diinginkan. Photo Credit: Zoho CRM Tampilan related list – Untuk setiap layout, Anda dapat menampilkan/menyembunyikan daftar terkait tertentu. Anda juga dapat menyesuaikan kolom yang akan ditampilkan dalam daftar terkait dengan menambahkan/menghapus kolom, menghapus item (kecuali catatan dan item yang ditambahkan sebagai bagian dari integrasi, misalnya, Social atau Zoho Projects), dan menyusun ulang urutannya. Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Karyawan dengan UI Terpadu Zoho One Fitur-fitur baru yang canggih ini, Quick Create dan Detail View, secara signifikan meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pembuat modul Anda. Dengan memungkinkan pembuatan catatan yang sangat mudah disesuaikan dan penyajian detail, fitur-fitur ini memungkinkan untuk menyesuaikan CRM secara tepat dengan alur kerja dan preferensi unik Anda. Ini berarti entri data yang lebih cepat, informasi yang lebih jelas dalam sekejap, dan pengalaman yang lebih intuitif bagi semua pengguna. Kami mendorong Anda untuk menjelajahi fitur-fitur baru ini dan menemukan bagaimana fitur-fitur tersebut dapat menyederhanakan operasi dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Tertarik untuk mulai menggunakan Zoho sebagai solusi produktivitas perusahaan Anda? Daftar langsung melalui EIKON Technology untuk mendapatkan aplikasi Zoho Workplace resmi. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

Standardisasi Istilah Bisnis Anda dengan Glosarium Bisnis Dataplex

Bisnis seringkali mendeskripsikan aset data mereka menggunakan terminologi yang berubah-ubah dan seringkali satu istilah yang sama, justru memiliki interpretasi yang berbeda. Hal ini dapat menyebabkan pemahaman yang tidak konsisten tentang aset data perusahaan. Selain itu, beberapa istilah ini mungkin bersifat teknis sehingga menyulitkan pengguna untuk memahaminya. Di sinilah glosarium bisnis Dataplex berperan, memungkinkan Anda menstandarisasi terminologi bisnis. Google baru saja mengumumkan ketersediaan umum untuk glosarium bisnis di Dataplex Universal Catalog. Glosarium menyediakan kosakata terpusat dan tepercaya untuk aset data Anda, menyederhanakan penemuan data dan mengurangi ambiguitas untuk menghasilkan analisis akurat. Glosarium bisnis Dataplex Photo Credit: Google Cloud Blog Glosarium bisnis Dataplex menyediakan mekanisme untuk menangkap taksonomi dengan mengelompokkan istilah bisnis ke dalam kategori dan glosarium yang membantu Anda menjelaskan konteks bisnis. Glosarium ini memungkinkan Anda memperkaya aset data dengan konteks bisnis yang kaya, yang dapat digunakan untuk mencari aset terkait dan membangun pemahaman umum tentang konteks bisnis di seluruh perusahaan. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Glosarium memungkinkan Anda melakukan hal-hal berikut: Membuat taksonomi glosarium hierarkis: Mengelola dan menstandardisasi konteks bisnis dengan membuat glosarium dan istilah. Anda juga dapat mengelompokkan istilah dalam glosarium ke dalam kategori. Membuat tautan antar istilah dan antar istilah-aset data: Menghubungkan istilah-istilah yang serupa dan terkait. Istilah juga dapat digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan aset data atau kolom tertentu dalam suatu aset data. Mencari: Menemukan semua aset yang ditautkan ke suatu istilah untuk mendorong analisis. Pencarian istilah, kategori, dan glosarium juga didukung. Mengimpor taksonomi dari sumber eksternal: Memigrasikan glosarium dari alat lain ke glosarium bisnis Dataplex menggunakan API impor massal dalam format JSON. Memigrasikan taksonomi glosarium Data Catalog yang ada ke katalog Dataplex: Jika saat ini menggunakan pratinjau glosarium di Data Catalog, Anda dapat menggunakan mekanisme ekspor dan impor untuk mentransisikannya ke glosarium di Dataplex Universal Catalog. Baca juga: Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun Glosarium bisnis ini dapat diakses melalui tab Glosarium di Dataplex Universal Catalog. Anda dapat mengelola glosarium, membuat asosiasi antara istilah dan aset data, serta mencarinya, semuanya dari konsol. Kapabilitas ini telah tersedia untuk umum. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat panduan pengguna untuk glosarium ini. Memerlukan glosarium Dataplex untuk bisnis Anda? Kapabilitas ini bisa Anda nikmati dengan berlangganan layanan komputasi awan Google Cloud yang bisa didapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Cloud Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Percepat Pengembangan Data dengan Continuous Integration Looker

Para developer mengandalkan model Looker yang mengutamakan cloud dan sumber data luas untuk menciptakan pengalaman data yang mendalam. Hari ini, Looker memperkenalkan Continuous Integration (CI), yang mengadopsi prinsip-prinsip rekayasa software modern untuk mempercepat pengembangan secara signifikan dan meningkatkan keandalan data. Para pengembang membutuhkan koneksi yang stabil, data yang akurat, dan eksekusi kode yang konsisten. CI untuk Looker mengatasi permasalahan umum dengan menyederhanakan pengembangan kode, meningkatkan pengalaman end-user, dan mengoptimalkan penerapan. Saat Anda menulis kode LookML, CI memastikan dasbor tetap utuh dan konten terlindungi dari perubahan basis data, mendeteksi inkonsistensi sebelum memengaruhi pengguna. Keunggulan Continuous Integration Looker Photo Credit: Google Cloud Blog Deteksi Kesalahan Dini & Peningkatan Kualitas Data: CI membantu developer LookML mendeteksi masalah sebelum kode baru diterapkan ke produksi. Hal ini meminimalkan kesalahan tak terduga dan memastikan kualitas data yang lebih tinggi. Validator yang andal menandai perubahan SQL yang mungkin merusak definisi Looker, mengidentifikasi referensi yang kedaluwarsa, dan memvalidasi LookML untuk menemukan kesalahan. Baca juga: Fitur Baru Looker Studio yang Akan Mudahkan Proses Analisis Data Peningkatan Efisiensi Developer: CI menyederhanakan alur kerja dengan memeriksa kualitas dan dependensi kode secara otomatis. Hal ini memungkinkan developer untuk fokus menciptakan pengalaman data yang berdampak, alih-alih melakukan debug. Kestabilan dalam Penerapan: Penerapan akan jauh lebih stabil, karena kode LookML, kueri SQL, dan dasbor Anda telah diuji secara menyeluruh dan andal. Baca juga: Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker Manajemen yang seamless dalam Looker Photo Credit: Google Cloud Blog Looker kini memungkinkan Anda mengelola rangkaian pengujian, eksekusi, dan konfigurasi CI secara langsung dalam satu antarmuka pengguna terintegrasi. Hal ini memungkinkan pemantauan status eksekusi CI yang mudah, memanfaatkan validator canggih untuk akurasi, dan memicu eksekusi CI secara manual atau otomatis melalui pull requests maupun penjadwalan. Baca juga: Mengenal Aplikasi Looker Studio Pro, Apa Keunggulannya? Dalam lingkungan data yang serba cepat saat ini, kecepatan, akurasi, dan kepercayaan adalah hal terpenting. Integrasi Berkelanjutan dalam Looker memberdayakan tim data untuk mengadopsi praktik terbaik, mengurangi risiko kesalahan, dan meningkatkan kepercayaan organisasi terhadap data mereka. Hasilnya adalah pengalaman Looker yang selalu dapat diandalkan bagi semua pengguna. Continuous Integration Looker kini tersedia dalam versi pratinjau. Jelajahi kemampuannya untuk mentransformasi alur kerja pengembangan Looker dan meningkatkan strategi data Anda. Layanan pratinjau ini tersedia gratis dengan berlangganan Google Cloud melalui EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Kerja Lebih Cerdas dengan Chromebook Plus dan Google AI

Kehadiran AI (kecerdasan buatan) mendorong pesatnya transformasi cara kerja. Google menanggapi perubahan ini dengan Chromebook Plus generasi berikutnya, yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kolaborasi bagi bisnis. Google telah mengintegrasikan kemampuan AI yang canggih langsung ke dalam perangkat-perangkat ini, termasuk Lenovo Chromebook Plus yang baru. Perangkat inovatif ini dilengkapi prosesor MediaTek Kompanio Ultra, prosesor tercanggih yang pernah ada di Chromebook. Hal ini menandai langkah besar dalam pendekatan komputasi hibrida Google terhadap AI, yang menawarkan AI pada perangkat untuk penggunaan offline melalui Neural Processing Unit (NPU) bawaan dan kemampuan berbasis cloud yang diuntungkan oleh pembaruan berkelanjutan. Keseimbangan ini memastikan kinerja, efisiensi, privasi, dan keandalan yang optimal. Lenovo Chromebook Plus (14”, 10 inci) menonjol dengan NPU-nya yang tangguh, dengan daya pemrosesan AI 50 TOPS (triliun operasi per detik). Hal ini memungkinkan pengalaman AI generatif di perangkat dan memberikan daya tahan baterai hingga 17 jam. Fitur AI eksklusif seperti Smart grouping membantu mengatur tab dan aplikasi, sementara On device image generation memungkinkan Anda membuat stiker atau gambar dengan mudah berlatar belakang transparan untuk digunakan di Google Slides, Docs, dan lainnya. Baca juga: Fitur Baru Chromebook Menyambut Update Ke-100 Menyadari beragamnya kebutuhan bisnis, Google juga memperluas portofolio Chromebook dengan tambahan seperti ASUS Chromebook Plus CX15, ASUS Chromebook Plus CX14, dan ASUS Chromebook CX14. Hal ini memperluas pilihan, memastikan perusahaan dapat menemukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan anggaran mereka. Chromebook menawarkan solusi untuk setiap bisnis Standard Chromebooks ideal untuk bisnis yang memperhatikan biaya dan membutuhkan solusi andal untuk tugas-tugas penting. Opsi layar sentuh, dapat dilepas, dan dapat dikonversi memberikan interaksi dan fleksibilitas yang lebih baik untuk peran di industri ritel, layanan lapangan, atau kreatif. Chromebook Plus sempurna untuk kasus penggunaan tingkat lanjut dan persiapan masa depan, menawarkan prosesor yang tangguh, memori yang lebih besar, penyimpanan dua kali lipat, dan AI di perangkat untuk performa mutakhir. Baca juga: Memperkenalkan Chromebook Plus 14, Perangkat Terbaru dengan Kekuatan AI Fitur-fitur AI terbaru Google di Chromebook dan Chromebook Plus Help me read sekarang menyederhanakan bahasa yang rumit menjadi teks yang mudah dipahami, sempurna untuk memahami dokumen teknis dengan cepat. Text capture mengekstrak informasi spesifik dari layar Anda dan memberikan rekomendasi kontekstual, seperti menambahkan acara ke kalender Anda dari email. Select to search with Lens membantu Anda mengidentifikasi dan mempelajari lebih lanjut tentang apa pun di layar Anda dengan cepat. Quick Insert kini mencakup kemampuan pembuatan gambar, yang memungkinkan Anda langsung membuat dan menyisipkan gambar AI berkualitas tinggi ke dalam email dan presentasi. Fitur-fitur ini dilengkapi dengan kebijakan bawaan, yang memberi admin TI kendali penuh atas akses dan penggunaan AI.  Baca juga: 6 Trik Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas Chromebook Anda Google terus berinvestasi di Chromebook Plus sebagai platform yang aman, cerdas, dan canggih untuk memodernisasi operasional dan mempersiapkan masa depan dunia kerja. Dapatkan segera perangkat Chromebook Anda melalui EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google di Indonesia. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology.

Info

Flow, Tool Fillmaking yang Dibekali AI Tercanggih Google

Flow merupakan satu-satunya alat pembuat film AI yang dirancang khusus untuk model-model tercanggih Google—Veo, Imagen, dan Gemini. Tool ini dapat membantu Anda mengeksplorasi ide-ide tanpa batas dan menciptakan klip serta adegan sinematik. Mari simak ulasannya berikut! Tentang Flow Photo Credit: Google The Keyword Flow dirancang khusus untuk Veo, model video generatif mutakhir Google, dengan ketepatan waktu yang luar biasa dan hasil sinematik memukau yang unggul dalam fisika dan realisme. Di balik layar, model Gemini membuat proses prompt menjadi intuitif, sehingga Anda dapat menggambarkan visi dalam bahasa sehari-hari. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Fitur utama Flow juga dilengkapi dengan serangkaian fitur, baik untuk para profesional maupun mereka yang baru memulai: Camera Controls: Kuasai pengambilan gambar Anda dengan kontrol langsung atas gerakan, sudut, dan perspektif kamera. Photo Credit: Google The Keyword Scenebuilder: Edit dan perluas pengambilan gambar Anda yang sudah ada dengan mulus—tampilkan lebih banyak aksi atau transisi ke adegan selanjutnya dengan gerakan berkelanjutan dan karakter yang konsisten. Asset Management: Kelola dan atur semua elemen dan prompt Anda dengan mudah. Flow TV: Anda dapat melihat prompt dan teknik tepat yang digunakan untuk klip yang Anda sukai, memberikan cara praktis untuk mempelajari dan mengadaptasi gaya baru. Baca juga: Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI Mulai menggunakan tool Photo Credit: Google The Keyword Flow merupakan evolusi dari VideoFX, sebuah eksperimen Google Labs yang diluncurkan tahun lalu. Mulai hari ini, Flow tersedia bagi pelanggan paket Google AI Pro dan Google AI Ultra kami di AS, dan akan segera hadir di negara-negara lain. Google AI Pro memberi Anda fitur-fitur utama Flow dan 100 generasi per bulan, sementara Google AI Ultra memberi Anda batas penggunaan tertinggi dan akses awal ke Veo 3 dengan pembangkitan audio asli, yang menghadirkan suara lingkungan dan dialog karakter langsung ke dalam pembuatan video. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Flow, aplikasi pembuat video dan film yang telah dibekali dengan teknologi AI tercanggih dari Google ini akan membantu Anda menciptakan konten audiovisual menarik secara efisien dan seamless Tertarik untuk menggunakannya? Anda bisa mendapatkannya dengan berlangganan Google AI Pro atau Google AI Ultra. Untuk alur kerja pembuatan konten audiovisual yang lebih mulus, jadikan Google Workspace for Business sebagai ekosistem kerja Anda. Dapatkan hanya melalui EIKON Technology, partner resmi Google untuk Indonesia. Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Scroll to Top