EIKON Technology

Info

Info

Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Jerman

Dalam gelaran Google Cloud Next 2025 April lalu, terdapat beberapa pengumuman penting terkait perkembangan Google Workspace. Salah satunya adalah capaian yang diperoleh Workspace dan Gemini. Mari simak ulasannya berikut ini! Capaian aplikasi Gemini in Google Workspace Pada gelaran Google Cloud Next 2025 lalu, diumumkan bahhwa aplikasi Gemini in Google Workspace dan Gemini App telah meraih sertifikasi BSI C5 Jerman. Gemini App sendiri merupakan asisten produktivitas AI pertama yang meraih sertifikasi tersebut. Bagi pelanggan yang berada di Uni Eropa, sertifikasi BSI C5 Jerman ini berarti Anda dapat mengintegrasikan AI ke dalam pekerjaan dengan jaminan bahwa auditor pihak ketiga yang ketat telah menetapkan bahwa arsitektur Gemini memenuhi standar keamanan dan privasi yang tinggi. Baca juga: Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI Sertifikasi terbaru ini terus dibangun berdasarkan serangkaian standar keselamatan, privasi, dan keamanan Gemini yang sudah ada dan komprehensif, termasuk: SOC 1/2/3, ISO 27017/18, dan ISO 42001 (standar internasional pertama untuk Sistem Manajemen AI), serta kepatuhan HIPAA (Health Insurance Portability and Accountability Act) dan sebagai asisten generative AI pertama yang meraih sertifikasi FedRAMP High Amerika Serikat. Bagaimana Google melindungi keamanan dan privasi data Photo Credit: Pexels Sertifikasi ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Google Workspace dalam melindungi keamanan dan privasi data Anda. Infrastruktur Google didistribusikan secara strategis di beberapa pusat data di seluruh dunia. Untuk lebih jelasnya, beberapa fasilitas penyimpanan data Google berlokasi di negara-negara di luar European Economic Area (EEA). Selain itu, penerapan dukungan Google Cloud terus-menerus memastikan pengirimann layanan yang tangkas dan efektif di seleuruh dunia dan beberapa pusat dukungan pun berada di luar EEA. Baca juga: Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah Efek pembaruan Dengan diraihnya sertifikasi BSI C5 Jerman, maka dapat dipastikan bahwa keamanan dan privasi data Anda selama menggunakan aplikasi Gemini in Google Workspace dan aplikasi Gemini itu sendiri akan selalu aman, mengikuti standar BSI C5 Jerman. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Secara keseluruhan, diraihnya sertifikasi BSI C5 Jerman ini membuktikan komitmen Google menjaga keamanan dan perlindungan privasi data para penggunanya. Sertifikasi ini penting bagi pengguna aplikasi Gemini dalam mempertahankan ekosistem yang aman seiring dengan kemajuan teknologi generative AI. Dapatkan perlindungan terbaik untuk data Anda di era generative AI ini dengan Google Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi penerapan menyeluruh dengan garansi resmi. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

7 Bahasa Baru di Google Classroom, Apa Saja?

Bulan Maret lalu, Google Classroom mengumumkan beberapa bahasa tambahan untuk layanan mereka. Bahasa tambahan tersebut hadir untuk versi aplikasi, kini Classroom menghadirkan 7 bahasa tambahan lagi. Menariknya, bahasa tambahan tersebut juga dapat dinikmati oleh pengguna layanan versi web. Mari simak penjelasannya berikut! 7 Tambahan bahasa baru di Google Classroom Setelah meluncurkan beberapa tambahan bahasa untuk aplikasi mereka, kini Classroom menambahkan 7 bahasa baru untuk layanan web mereka. Tujuh bahasa baru tersebut di antaranya adalah Bahasa Afrikaans, Assam, Estonia, Prancis Kanada, Islandia, Kazakh, dan Swahili. Perlu diketahui, beberapa fitur Google Classroom tertentu mungkin tidak dapat diakses dalam semua bahasa. Ini termasuk fitur Classroom Read Along, Practice sets, Originality reports, dan juga Gemini untuk Classroom. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mengubah bahasa di layanan Classroom Photo Credit: Pexels Untuk mulai menggunakan 7 bahasa tambahan baru di layanan Classroom tidak diperlukan pengaturan dari administrator. Bahasa baru akan muncul secara otomatis setelah Anda melakukan pembaruan sistem. Jika ingin mengubah bahasa pada layanan web Classroom, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini: Masuk ke Google Account Anda. Di sebelah kiri, klik Personal info. Di bawah “General preferences for the web”, klik Language kemudian pilih Edit. Cari dan pilih bahasa yang Anda inginkan. Klik Select. Apabila Anda membutuhkan beberapa bahasa sekaligus untuk digunakan dalam layanan Classroom, klik (+) Add another language. Setelah mengubah preferensi bahasa, tutup dan buka kembali browser Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengaturan bahasa di Classroom, baik dalam versi web maupun aplikasi, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Baca juga: Cara Mengakses Tools Teknologi Pendidikan Populer Langsung di Google Classroom Ketersediaan Photo Credit: Pexels Penambahan bahasa baru ini dilakukan secara bertahap mulai dari tanggal 15 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis terjadwal maupun domain rilis cepat. Ketujuh bahasa tambahan baru Classroom ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi: Education Fundamentals, Standard, Plus, serta untuk pemilik add-ons Teaching and Learning dan Endpoint Education. Pemilik add-ons Gemini Education atau Gemini Education Premium. Baca juga: Aplikasi Google Classroom Kini Bisa Jadwalkan Beberapa Kelas Sekaligus Dengan hadirnya tambahan bahasa ini, layanan Google Classroom menjadi semakin inklusif, baik untuk layanan web maupun layanan aplikasi mereka. Untuk dapat menikmati layanan Classroom dalam berbagai bahasa, Anda dapat berlangganan  Google Workspace for Education melalui EIKON Technology. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami siap memberikan layanan menyeluruh. Informasi lebih lanjut, silakan klik di sini

Info

Cara Menggunakan Gemini di Google Classroom untuk Membuat Pertanyaan Kuis

Awal tahun 2025 ini, Google memperkenalkan kemampuan untuk membuat daftar kosakata dengan bantuan generative AI Gemini di Google Classroom. Kini, Google menambahkan alat pembuat pertanyaan berbasis teks untuk membantu pengajar menghemat waktu, menciptakan pengalaman belajar yang menarik, dan menginspirasi kreativitas. Berikut penjelasannya! Memanfaatkan Gemini di Google Classroom untuk menyusun pertanyaan Photo Credit: Google Workspace Updates Pengajar dapat memilih file Google Drive atau memasukkan teks secara manual, memilih keterampilan yang ingin ditunjukkan kepada siswa, lalu membuat pertanyaan untuk menilai pemahaman dan keterampilan penalaran kritis siswa berdasarkan tingkat kelas. Setelah dibuat, pengajar dapat mengekspor pertanyaan ke Google Form atau Google Doc untuk diberikan kepada siswa. Opsi baru ini dapat sangat berguna dalam berbagai kesempatan, seperti membuat kuis untuk mengukur pemahaman siswa. Baca juga: 10 Fitur Baru Google for Education untuk Pembelajaran yang Lebih Personal Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Jika administrator telah menetapkan lisensi Gemini Education untuk Anda, masuk ke tab “Gemini Education” di bilah navigasi di Google Classroom untuk menggunakan alat pembuat pertanyaan berbasis teks dari Gemini. Gemini in Classroom adalah rangkaian tools generative AI yang tersedia di Google Classroom. Generative AI adalah jenis kecerdasan buatan baru yang dapat menghasilkan konten baru dan unik, alih-alih sekadar menganalisis atau bertindak berdasarkan data yang ada. Gemini in Classroom tersedia bagi pemegang lisensi Gemini Education atau Gemini Education Premium. Perlu diketahui, fitur-fitur generative AI di Classroom ini hanya tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas dalam bahasa Inggris. Baca juga: Google Vids Kini Tersedia untuk Workspace for Education, Apa Keunggulannya? Ketersediaan Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas generative AI untuk membuat pertanyaan kuis berdasarkan teks ini telah tersedia bagi pengguna Google Classroom, baik itu bagi domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia bagi pelanggan Google Workspace for Education dengan add-ons Gemini Education dan Gemini Education Premium. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Dengan Classroom yang dibekali dengan generative AI canggih, pengajar dapat meningkatkan kreativitas tanpa menghabiskan banyak waktui. Gemini juga telah diintegrasikan ke dalam konteks alur kerja di seluruh platform, perangkat, dan aplikasi Google Workspace untuk membantu institusi pendidikan dalam menyederhanakan alur kerja mereka. Akan lebih banyak lagi fitur inovatif yang hadir. Pastikan untuk tidak tertinggal inovasi terbaru dari Google Classroom. Kini telah tersedia di EIKON Technology, melalui paket berlangganan Workspace for Education. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mode Silent Reading di Fitur Read Along Google Classroom, Apa Fungsinya?

Selain pengumuman terbaru tentang pengajar yang dapat mengunggah konten ke Read Along, kini Google Classroom juga menghadirkan mode Silent Reading yang memungkinkan siswa membaca buku secara senyap. Seperti apa cara kerjanya? Mode Silent Reading di Read Along Google Classroom Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, siswa hanya dapat membaca dengan suara keras di Read Along. Mode Silent Reading memungkinkan siswa membaca buku dalam diam tanpa harus menarik perhatian atau mengganggu teman sekelas mereka. Mode baru ini berguna saat siswa mengerjakan tugas membaca di tempat yang sama secara serentak. Dengan lebih sedikit kebisingan dan lebih sedikit gangguan, siswa pun dapat membangun keterampilan membaca mandiri dan akan terus: Menerima bantuan dari teman baca AI saat dibutuhkan dengan mengeklik kata-kata yang tidak dikenal. Diberi pertanyaan untuk membantu pemahaman bacaan mereka. Menerima bintang saat mereka membaca dengan sedikit kesalahan atau bantuan dan menjawab pertanyaan dengan benar. Baca juga: Read Along: Bantu Siswa Belajar Membaca Lebih Cepat Penting untuk diketahui Ketika menggunakan mode membaca senyap, sistem tidak akan memberikan informasi mengenai perform abaca siswa (terutama yang berhubungan dengan akurasi, jumlah kata per menit, atau fonik). Pengajar hanya akan menerima informasi mengenai pemahaman siswa terhadap bacaan. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mengaktifkan mode Silent Reading Bagi Anda yang sudah berlangganan Workspace (berlangganan Workspace for Education sebelum 7 Juli 2024): Fitur Read Along Classroom akan tersedia bagi seluruh pelanggan Workspace for Education sebagai bagian dari Workspace for Education Terms of Service. Administrator dapat mengaktifkan Read Along di Konsol Admin agar pengguna di domain Anda dapat mengakses layanann ini. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengaktifkan dan menonaktifkan Read Along bagi pengguna. Bagi pelanggan baru Workspace (berlangganan Workspace for Education pada atau setelah 7 Juli 2024): Read Along akan otomatis diaktifkan di Konsol Admin dan semua pengguna yang memenuhi syarat akan memiliki akses untuk menggunakan fitur, berikut dengan mode Silent Reading di dalamnya. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengaktifkan dan menonaktifkan Read Along bagi pengguna. Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Mode Silent Reading di Read Along Classroom ini telah tersedia bagi seluruh pengguna, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur Read Along tersedia di Google Workspace edisi Education Plus dan bagi pengguna yang telah membeli add-on Teaching and Learning. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Dengan hadirnya mode Silent Reading ini, siswa dapat berlatih membaca tanpa perlu mengganggu teman-teman mereka sehingga pembelajaran menjadi lebih terfokus. Mode ini tersedia di fitur Read Along Google Classroom yang bisa Anda dapatkan dengan berlangganan Google Workspace for Education. melalui EIKON Technology. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami siap memberikan layanan menyeluruh mulai dari konsultasi perencanaan hingga penerapan solusi. Informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Makin Mudah Akses Gemini di Google Drive dengan Tautan Simpel

Sebelumnya, Google meluncurkan panel samping Gemini di Drive untuk memudahkan Anda mengakses kapabilitas generative AI tersebut. Kini, akses menuju Gemini menjadi lebih simpel dengan tautan baru yang bisa Anda klik kapan pun di Drive. Seperti apa? Tautan baru Gemini di Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, dengan panel samping Gemini di Google Drive, Anda dapat meringkas satu atau beberapa dokumen, mendapatkan fakta singkat tentang suatu file, berinteraksi dengan PDF, melakukan percakapan terfokus mengenai folder Drive tertentu, membuat file maupun folder, dan banyak lagi. Untuk membantu Anda memulai Gemini di Drive lebih cepat, kini Anda akan melihat sebuah tautan yang dapat diklik di bagian atas beranda dan folder Drive. Tautan ini akan terus berkembang dan dapat mencakup dorongan untuk mempelajari tentang Gemini di Drive, merangkum folder di Drive, hingga mempelajari suatu file yang tersimpan di Drive. Baca juga: Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja? Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi administrator: Untuk mengakses Gemini di panel samping aplikasi Workspace, pengguna harus mengaktifkan fitur cerdas dan personalisasi. Admin dapat mengaktifkan pengaturan personalisasi default untuk pengguna mereka di konsol Admin. Bagi end-user: Harap perhatikan bahwa tautan spesifik yang muncul didasarkan pada konten Drive Anda, oleh karenanya, tautan mungkin tidak akan muncul di setiap opsi di beranda Drive atau Folder View. Anda juga dapat mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang berkolaborasi dengan Gemini di Google Drive. Baca juga: Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Begini Cara Menggunakannya Ketersediaan Kapabilitas baru Gemini di Google Drive ini diluncurkan dalam perilisan diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) yang dimulai pada tanggal 24 Maret 2025 bagi domain rilis cepat. Kemudian untuk domain rilis cepat diluncurkan dalam perilisan penuh (1-3 hari untuk visibilitas fitur) yang dimulai pada 24 April 2025, Tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, pelanggan dengan add-on Gemini Education atau Gemini Education Premium, pengguna Google One AI Premium, serta bagi Anda yang sebelumnya telah membeli add-on Gemini Business maupun Gemini Enterprise. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Fitur baru ini akan memudahkan Anda untuk mengakses Gemini di Google Drive. Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Presentasi Makin Cakep dengan Kapabilitas Skala Proporsional Google Slides

Saat membuat presentasi, Anda tentu perlu menyesuaikan ukuran objek item presentasi (seperti gambar atau ikon). Namun terkadang, penyesuaian tersebut akan membuat tampilan visual terlihat kurang jelas. Tidak perlu khawatir, kini Google Slides telah menyediakan kapabilitas skala proporsional untuk Anda. Seperti apa cara kerjanya? Skala proporsional Google Slides Photo Credit: Google Workspace Updates Kini, saat Anda memilih beberapa objek di Google Slides, opsi “resizing your selection” akan menskalakan objek tersebut secara proporsional dengan tetap mempertahankan kejelasan visual. Ini memastikan font, border, dan atribut lainnya diskalakan secara halus dan menghilangkan kerumitan dalam menyesuaikan elemen satu per satu. Selain itu, Slides juga telah mempermudah pemilihan item tertentu pada silde dengan banyak objek yang tumpeng tindih. Saat mengarahkan kursor ke suatu objek, pengguna kini akan melihat garis tepi (outline) muncul, sehingga memudahkan pemilihan objek yang berlapis. Baca juga: Update Library Google Slides: Sediakan Lebih Banyak Templat Layout Menarik Dengan perluasan kapabilitas ini, Anda tak perlu lagi menghabiskan waktu terlalu lama untuk memasukkan objek ke dalam slide dengan skala proporsional, berapa pun item yang ingin dimasukkan ke dalam slide presentasi. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi administrator: Tidak perlu pengaturan tambahan dari administrator untuk dapat menggunakan fitur baru ini. Bagi end-user: Harap perhatikan bahwa fitur-fitur ini hanya akan berfungsi saat Anda berada dalam mode penyuntingan (edit mode), bukan saat slide dipresentasikan. Selain itu, penskalaan proporsional hanya akan berlaku untuk grup objek atau beberapa objek yang dipilih menggunakan corner handles (side handles akan tetap berfungsi). Pilihan objek juga dapat diskalakan dengan menggunakan kontrol sidebar pengubahan ukuran dari opsi Format. Silakan kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menyisipkan dan mengatur teks, bentuk, diagram, hingga garis. Baca juga: Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides Ketersediaan Perluasan kapabilitas Google Slides ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 21 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal akan dimulai pada tanggal 5 Mei 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Google Workspace Individual, serta pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms Untuk mengoptimalkan penggunaan Google Slides dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, Anda dapat berlangganan Google Workspace for Education atau Google Workspace for Business. Keduanya tersedia di EIKON Technology yang merupakan official partner Workspace Indonesia. Untuk informasi mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Lebih dari 20 Bahasa Tambahan di Gemini Penampil PDF Google Drive, Apa Saja?

Tahun 2024 lalu, Google menghadirkan Gemini di penampil file PDF Google Drive yang kemudian ditingkatkan dengan mengintegrasikan Gemini di panel samping penampil PDF overlay Google Drive. Kini, kapabilitas untuk berinteraksi dengan file PDF di Drive kini hadir dalam beberapa bahasa tambahan. Apa saja? Tambahan pilihan bahasa untuk penampil PDF di Gemini Google Drive Photo Credit: Freepik Gemini di penampil file PDF Google Drive kini menghadirkan lebih dari 20 bahasa tambahan, di antaranya: Spanyol, Portugis, Jepang, Korea, Italia, Prancis, Jerman, Mandarin, Belanda, Melayu, Ibrani Modern, Polandia, Turki, Ceko, Indonesia, Swedia Baku, Denmark Baku, Norwegia, Vietnam, Thailand, Ukraina, Finlandia, Arab, Yunani, Rusia, Hongaria, Katalan Valencia, dan Rumania. Dengan begitu, kini Anda dapat menggunakan Gemini di Drive dalam lebih banyak bahasa untuk melakukan berbagai macam hal, seperti mendapatkan ringkasan cepat dari PDF yang panjang dan rumit hingga menggunakan konten PDF untuk membuat sesuatu yang baru, seperti panduan belajar atau draf email. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Mulai menggunakan fitur Bagi administrator: Untuk mengakses Gemini di panel sampeng aplikasi Workspace, pengguna harus mengaktifkan smart features dan personalisasi. Admin dapat mengaktifkan pengaturan personalisasi default untuk pengguna mereka di konsol Admin. Bagi end user: Untuk mengakses fitur ini, klik dua kali pada PDF dari daftar file Drive dan klik “Ask Gemini” (ikon bintang) di sudut kanan atas. Perlu diketahui, jika Anda membuka Gemini dari Workspace, file PDF yang dilihat di Drive akan dibuka di tab browser, tapi dengan pembaruan ini, file akan dibuka di overlay preview. Apabila Anda lebih suka file dibuka di tab baru secara default, Google menyediakan opsi pengubahan di pengaturan Drive. Jika sebelumnya Anda menetapkan perilaku default pembukaan PDF yang disukai di pengaturan Drive, perilaku pembukaan default akan tetap sama. Baca juga: Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum Ketersediaan Photo Credit: Freepik Fitur baru Gemini ini diluncurkan secara bertahap baik untuk perilisan cepat maupun perilisan terjadwal mulai dari tanggal 26 Maret 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, Google One AI Premium, serta bagi pelanggan yang telah memiliki add-on Gemini Education atau Gemini Education Premium. Selain itu, fitur juga tersedia bagi Anda yang telah membeli add-on Gemini Business dan Gemini Enterprise. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Penambahan opsi bahasa Gemini di penampil PDF Google Drive ini akan membantu Anda melakukan banyak hal, seperti membuat ringkasan file dalam bahasa pilihan. Perluasan fitur Gemini ini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mencoba Kemudahan Inference-as-a-Service dengan Cloud Run dan Vertex AI

Untuk meningkatkan kecepatan pengembangan aplikasi bertenaga large language model (LLM), Anda dapat mempertimbangkan Inference-as-a-Service. Mari kita bahas bagaimana pendekatan ini dapat membantu Anda! Apa itu Inference-as-a-Service? Dengan “Inference-as-a-Service”, aplikasi perusahaan berinteraksi dengan model pembelajaran mesin (dalam hal ini, LLM), dengan overhead operasional yang rendah. Ini berarti Anda dapat menjalankan kode untuk berinteraksi dengan LLM tanpa berfokus pada infrastruktur. Cloud Run sebagai Inference-as-a-Service Cloud Run adalah platform serverless container milik Google Cloud yang memanfaatkan runtime kontainer tanpa harus memikirkan infrastrukturnya. Inilah sebabnya mengapa Cloud Run cocok untuk menjalankan aplikasi bertenaga LLM–Anda hanya membayar saat layanan berjalan. Ada banyak cara untuk menggunakan Cloud Run untuk melakukan inferensi dengan LMM. Hari ini, kita akan membahas cara hosting LLM terbuka di Cloud Run dengan GPU. Pertama, kenali Vertex AI. Vertex AI adalah platform AI/ML lengkap milik Google Cloud yang menawarkan primitif yang diperlukan bagi perusahaan untuk melatih dan menyajikan model ML. Di Vertex AI, Anda dapat mengakses Model Garden, yang menawarkan lebih dari 160 model dasar termasuk model pihak pertama (Gemini), pihak ketiga, dan model sumber terbuka. Baca juga: Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun Sementara Vertex AI menyediakan titik akhir inferensi terkelola, Google Cloud juga menawarkan tingkat fleksibilitas baru dengan GPU untuk Cloud Run. Hal ini pada dasarnya mengubah paradigma inferensi. Mengapa? Karena alih-alih hanya mengandalkan infrastruktur Vertex AI, Anda sekarang dapat mengontainerisasi LLM (atau model lain) dan menerapkannya langsung ke Cloud Run. Ini berarti Anda tidak hanya membangun lapisan tanpa server di sekitar LLM, tetapi Anda menghosting LLM itu sendiri pada arsitektur tanpa server. Model diskalakan ke nol saat tidak aktif, dan diskalakan secara dinamis sesuai permintaan, mengoptimalkan biaya dan performa. Dengan akselerasi GPU, layanan Cloud Run dapat siap untuk inferensi dalam waktu kurang dari 30 detik. Sesuaikan LLM Anda dengan RAG Photo Credit: Google Cloud Selain menjalankan dan menskalakan LLM, sering kali untuk  perlu menyesuaikan respons dengan domain atau kumpulan data tertentu. Di sinilah Retrieval-Augmented Generation (RAG) berperan, komponen inti untuk memperluas pengalaman LLM Anda – dan komponen yang dengan cepat menjadi standar untuk kustomisasi kontekstual. Baca juga: Meningkatkan Interpretabilitas LLM dengan Evaluation Service Vertex AI Photo Credit: Google Cloud Ada beberapa cara Inference-as-a-Service berperan. Misalnya, saat melihat arsitektur ini, kita melihat bahwa Cloud Run menangani logika inferensi inti, mengatur interaksi antara Vertex AI dan AlloyDB. Secara khusus, ia berfungsi sebagai jembatan untuk mengambil data dari AlloyDB dan meneruskan kueri ke Vertex AI, yang secara efektif mengelola seluruh aliran data RAG. Baca juga: Layanan Zero-touch Enrollment untuk Perangkat Chrome OS Untuk memulai, kunjungi codelab ini yang akan menunjukkan cara membangun AI Python Application generatif menggunakan Cloud Run. Jika Anda ingin menguji Cloud Run dengan GPU, cobalah codelab ini. Kemudahan Cloud Run sebagai Inference-as-a-Service ini bisa Anda nikmati cukup dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI

Saat perusahaan berlomba-lomba mengadopsi chatbot yang digerakkan oleh AI generatif, penting untuk mengurangi risiko terpapar pelaku ancaman yang memaksa model AI untuk membuat konten berbahaya. Google melalui  Vertex AI dapat membantu mengelola risiko tersebut. Lalu,  bagaimana cara menggunakannya? Model Gemini pada Vertex AI menggunakan dua jenis filter konten Filter keamanan yang tidak dapat dikonfigurasi secara otomatis memblokir keluaran yang berisi konten terlarang, seperti materi pelecehan seksual anak dan informasi identitas pribadi. Filter konten yang dapat dikonfigurasi memungkinkan Anda menentukan ambang batas pemblokiran dalam empat kategori bahaya (ujaran kebencian, pelecehan, konten seksual eksplisit, dan konten berbahaya) berdasarkan skor probabilitas dan tingkat keparahan. Filter ini dinonaktifkan secara default, tetapi Anda dapat mengonfigurasinya sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Cloud Blog Penting untuk dicatat bahwa, seperti sistem otomatis lainnya, filter ini terkadang dapat menghasilkan hasil positif palsu, yang secara keliru menandai konten yang tidak berbahaya. Hal ini dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna, terutama dalam pengaturan percakapan. System instructions: Pengarahan model proaktif untuk keamanan khusus Petunjuk sistem untuk model Gemini di Vertex AI memberikan panduan langsung kepada model tentang cara berperilaku dan jenis konten yang akan dibuat. Dengan memberikan petunjuk khusus, Anda dapat secara proaktif mengarahkan model agar tidak membuat konten yang tidak diinginkan untuk memenuhi kebutuhan unik perusahaan. Baca juga: Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah System instructions memiliki keuntungan berikut dibandingkan filter konten: Anda dapat menentukan bahaya dan topik tertentu yang ingin dihindari dan tidak terbatas pada sekumpulan kategori kecil. Lebih detail. Misalnya, alih-alih hanya mengatakan “hindari ketelanjangan”, Anda dapat menentukan apa yang dimaksud dengan ketelanjangan dalam konteks budaya dan menguraikan pengecualian yang diizinkan. Anda dapat mengulangi instruksi untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya, jika Anda melihat bahwa instruksi “hindari konten berbahaya” menyebabkan model menjadi terlalu berhati-hati atau menghindari topik yang lebih luas dari yang dimaksudkan, Anda dapat membuat instruksi lebih spesifik, seperti “hindari diskusi tentang penggunaan narkoba ilegal”. Baca juga: Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja? Namun, system instructions memiliki batasan sebagai berikut: Lebih rentan terhadap zero-shot dan teknik jailbreak rumit lainnya. Menyebabkan model menjadi terlalu berhati-hati pada topik-topik yang tidak jelas. Dalam beberapa situasi, system instruction yang rumit untuk keselamatan dapat secara tidak sengaja memengaruhi kualitas keluaran secara keseluruhan. Evaluasi konfigurasi keamanan Anda Photo Credit: Freepik Anda dapat membuat set evaluasi dan menguji performa model dengan konfigurasi spesifik Anda sebelumnya. Disarankan untuk membuat set yang berbahaya dan tidak berbahaya secara terpisah, sehingga Anda dapat mengukur seberapa efektif konfigurasi Anda dalam menangkap konten yang berbahaya dan seberapa sering konfigurasi tersebut secara tidak tepat memblokir konten yang tidak berbahaya. Baca juga: Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum Fitur Vertex AI berperan dalam memastikan penggunaan Gemini yang aman dan bertanggung jawab. Pendekatan terbaik bergantung pada persyaratan khusus dan toleransi  risiko Anda. Untuk memulai, Anda bisa melihat dokumentasi tentang content filters dan system instructions ini. Kemudahan Vertex AI ini bisa Anda nikmati cukup dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

3 Cara Google for Education Lindungi Keamanan Siswa di Era AI

Google for Education tidak hanya menghadirkan ekosistem pembelajaran yang canggih, tapi juga memperhatikan aspek keamanan. Berikut tiga cara bagaimana rangkaian produktivitas ini melindungi siswa dan tenaga pengajar dari ancaman kejahatan siber.     Generative AI Generative AI dengan cepat menciptakan kemungkinan-kemungkinan baru dalam dunia pendidikan.  Penting untuk memastikan bahwa AI tidak sekadar bermanfaat bagi siswa, tapi juga aman bagi mereka. Khusus untuk edisi Education, Google membuat aplikasi Gemini yang ramah untuk remaja. Transparansi dan kontrol: Perangkat generative AI Google memiliki akses yang dikontrol oleh admin dan tidak ada ada Google for Education yang digunakan untuk melatih model AI. Resources untuk literasi AI: Google menyediakan dokumentasi dan panduan untuk membantu siswa memahami cara menggunakan AI secara bertanggung jawab. Baca juga: Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education     Dukung literasi media Photo Credit: Freepik Dalam era informasi yang begitu cepat menyebar seperti sekarang, penting untuk membekali siswa dengan keterampilan untuk membedakan antara fakta dan fiksi. Berikut beberapa pendekatan Google untuk mendukung literasi media. Konten tepercaya: Setelan default Google Search dan YouTube membatasi konten yang mungkin tidak pantas bagi siswa di bawah usia 18 tahun. Verifikasi sumber: Google tengah mengembangkan beberapa tools keamanan, seperti fitur pemeriksaan Gemini, yang akan mengevaluasi apakah respons  yang dimunculkan memiliki data-data pendukung. Konten pendidikan: Google bermitra dengan ConnectSafely untuk menyediakan resources yang membantu siswa mengidentifikasi misinformasi. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman     Mempromosikan wellbeing di sekolah dan rumah Wellbeing siswa sangat penting untuk keberhasilan akademis dan perkembangan mereka. Google for Education mendukung hal tersebut dengan: Konten tentang digital wellbeing: Google menyediakan tools untuk membantu siswa mengembangkan kebiasaan digital yang sehat, seperti fitur Focus di Chromebook atau admin yang dapat menetapkan batasan time screen saat perangkat dibawa pulang. Photo Credit: Freepik Lingkungan belajar digital yang lebih aman: Layanan inti Google for Education bebas iklan  dan menyediakan fitur seperti pemfilteran serta pemantauan konten untuk membantu memastikan bahwa siswa tidak terpapar konten yang berbahaya. Aksesibilitas: Google membangun fitur aksesibilitas ke dalam Workspace dan Chromebook, seperti text-to-speech, live captions, dan noise cancellation, sehingga setiap siswa memiliki kesempatan untuk belajar dan mengakses informasi dengan cara yang sesuai untuk mereka. Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace for Education Menciptakan internet yang lebih aman merupakan tanggung jawab bersama, dan kami akan terus berfokus pada cara-cara untuk membuat teknologi meningkatkan proses pembelajaran. Kerja sama dengan pendidik, orang tua, dan siswa, kita dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih aman. Google for Education selalu memastikan keamanan para penggunanya, terutama anak-anak dan remaja. Lindungi keamanan digital instansi pendidikan Anda dengan Workspace for Education yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top