EIKON Technology

Google Cloud

Info

Revolusi Video AI Profesional dengan Veo 3.1 di Gemini API

Dunia pembuatan konten video berbasis kecerdasan buatan (Generative Video) baru saja mencapai standar baru. Google resmi merilis pembaruan Veo 3.1 melalui Gemini API dan Vertex AI, memberikan kontrol kreatif yang lebih dalam serta kualitas video yang siap untuk tahap produksi profesional bagi para pengembang dan pelaku bisnis. Fitur unggulan Veo 3.1 untuk skala enterprise Photo Credit: Pexels Pembaruan ini tidak hanya tentang peningkatan kualitas visual, tetapi juga tentang bagaimana AI dapat memahami konsistensi yang dibutuhkan oleh sebuah brand. Berikut adalah tiga pilar utama pembaruan Veo 3.1: Peningkatan Ingredients to Video: Fitur ini memungkinkan model untuk mensintesis input gambar Anda secara cerdas. Hasilnya? Identitas karakter dan detail latar belakang tetap terjaga secara konsisten di seluruh durasi video. Tidak ada lagi perubahan wajah atau dekorasi yang mengganggu antar adegan. Baca juga: Flow, Tool Fillmaking yang Dibekali AI Tercanggih Google Format vertikal native (Potrait mode 9:16): Menjawab tren konten mobile-first seperti YouTube Shorts, Veo 3.1 kini mendukung pembuatan video vertikal secara langsung. Dibandingkan dengan melakukan cropping dari format lanskap, metode native ini menghasilkan komposisi yang lebih optimal dan waktu pengerjaan yang jauh lebih cepat. Resolusi 4K dan 1080p yang disempurnakan: Untuk kebutuhan layar lebar atau materi promosi kelas atas, Veo 3.1 kini mampu menghasilkan video dengan ketajaman kristal hingga resolusi 4K. Teknik peningkatan (enhancement) terbaru memastikan setiap tekstur terlihat nyata dan jernih. Baca juga: Google Vids Kini Dukung Format Vertikal dan Persegi untuk Konten Media Sosial Keamanan dan transparansi dengan SynthID Photo Credit: Pexels Setiap video yang dihasilkan melalui Gemini API kini dilengkapi dengan watermark digital SynthID. Teknologi ini memberikan transparansi bagi ekosistem digital, memungkinkan pihak terkait mengidentifikasi bahwa konten tersebut dihasilkan oleh AI tanpa mengganggu kualitas visual video itu sendiri. Baca juga: Wajah Baru Aplikasi Video Call Google Hangouts Untuk Bisnis Mengintegrasikan teknologi video AI secanggih Veo 3.1 ke dalam alur kerja perusahaan membutuhkan infrastruktur yang tepat dan dukungan teknis yang handal. EIKON Technology siap membantu Anda mengadopsi solusi Google Workspace dan Vertex AI untuk memaksimalkan potensi tim kreatif Anda. Dengan dukungan dari EIKON Technology, perusahaan Anda dapat menikmati kemudahan manajemen lisensi, dukungan teknis lokal, hingga pendampingan strategi implementasi AI yang aman dan efisien. Siap menghidupkan ide bisnis Anda dalam kualitas 4K? Hubungi tim ahli EIKON Technology sekarang untuk konsultasi dan pembelian layanan Google Cloud atau Google Workspace. Hubungi kami di sini untuk memulai transformasi digital Anda hari ini!

Info

Gemini API Kini Mendukung Input Data Skala Besar: Lebih Cepat, Tanpa Duplikasi

Bagi para pengembang dan arsitek data, proses pemindahan data antar-platform sering kali menjadi hambatan dalam pengembangan AI. Memahami kebutuhan efisiensi di tingkat produksi, Google Cloud baru saja merilis pembaruan signifikan pada Gemini API. Pembaruan ini fokus pada kemudahan ingest data melalui dukungan Google Cloud Storage (GCS) object registration, HTTPS/Signed URLs, serta peningkatan batas ukuran file inline. Efisiensi tanpa batas dengan “Bring Your Own Data” Sebelumnya, penggunaan file besar seperti video durasi panjang atau dokumen masif mengharuskan pengguna mengunggah data ke Files API yang bersifat sementara (48 jam). Kini, hambatan tersebut dihilangkan melalui dua metode input baru: URL eksternal (Public/Signed): Gemini API kini dapat mengambil konten secara langsung dari URL publik maupun penyimpanan privat (via signed URLs) seperti AWS S3 atau Azure Blob Storage. Tak perlu lagi mengunduh data ke backend hanya untuk meneruskannya ke API. Baca juga: Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI 2. Registrasi file GCS: Jika data Anda sudah berada di Google Cloud Storage, Anda tidak perlu lagi memindahkan satu byte pun. Cukup daftarkan file GCS Anda ke Files API, dan Gemini akan mengaksesnya secara langsung. Ini sangat krusial untuk menjaga integritas data dan mempercepat skalabilitas aplikasi ke tahap produksi. Baca juga: Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja? Batas inline yang lebih luas Photo Credit: Google The Keyword Bagi pengembang yang mengejar kecepatan dalam fase prototyping, Google meningkatkan batas ukuran data inline dari 20MB menjadi 100MB. Peningkatan ini sangat ideal untuk aplikasi real-time yang memproses gambar resolusi tinggi atau klip audio tanpa memerlukan penyimpanan perantara. Pembaruan ini memastikan bahwa infrastruktur data Anda tetap ramping, aman, dan siap untuk menangani beban kerja AI yang paling menuntut sekalipun. Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Mengelola integrasi data skala besar di cloud membutuhkan keahlian teknis yang mendalam agar tetap efisien dari sisi biaya dan keamanan. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud, siap mendampingi perusahaan Anda dalam mengimplementasikan fitur terbaru Gemini API ini. Siap mempercepat alur kerja AI Anda? Jangan biarkan data Anda terhambat oleh proses unggah yang manual. Hubungi EIKON Technology hari ini untuk konsultasi dan pembelian layanan Google Cloud. Kunjungi situs kami di eikontechnology.com untuk info lebih lanjut!

Info

Veo 3.1: Ubah Gambar Menjadi Video Profesional dengan Konsistensi Tinggi

Di dunia konten digital yang serba cepat, video pendek telah menjadi instrumen utama untuk menarik perhatian audiens. Google baru saja meluncurkan Veo 3.1, pembaruan revolusioner yang menghadirkan fitur Ingredients to Video. Teknologi ini memungkinkan siapa saja, dari kreator konten hingga profesional di perusahaan, untuk mengubah gambar referensi menjadi video berkualitas tinggi yang kreatif dan ekspresif. Kreativitas tanpa batas dengan kontrol penuh Photo Credit: Pexels Veo 3.1 tidak hanya membuat video bergerak, tetapi memberikan kendali penuh atas setiap elemen visual di dalamnya: Konsistensi identitas karakter: Masalah utama AI video sering kali adalah perubahan wajah karakter antar adegan. Veo 3.1 memperbaiki ini, memungkinkan karakter yang sama muncul di berbagai latar belakang dengan identitas yang tetap konsisten. Format vertikal native (9:16): Kini Anda bisa memproduksi konten untuk YouTube Shorts atau media sosial tanpa perlu melakukan cropping yang merusak kualitas. Veo 3.1 mendukung format potret secara native. Kualitas produksi 1080p & 4K: Melalui teknologi upscaling tercanggih, video yang dihasilkan memiliki ketajaman luar biasa, tekstur yang kaya, dan siap untuk kebutuhan siaran (broadcast-ready). Integrasi tekstur dan objek: Anda dapat menggabungkan objek, latar belakang, dan tekstur yang berbeda menjadi satu klip yang kohesif dan profesional. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Keamanan dan transparansi juga menjadi prioritas. Setiap video yang dihasilkan dilengkapi dengan watermark digital SynthID yang tidak kasat mata, memungkinkan verifikasi keaslian konten melalui aplikasi Gemini. Baca juga: Google Vids Kini Dukung Format Vertikal dan Persegi untuk Konten Media Sosial Photo Credit: Pexels Fitur Veo 3.1 kini mulai digulirkan ke dalam ekosistem Google Workspace, termasuk Google Vids dan Gemini Enterprise. Ini berarti tim pemasaran, komunikasi, dan kreatif Anda dapat memproduksi aset video berkualitas tinggi langsung dari alat kerja harian mereka. Baca juga: Flow, Tool Fillmaking yang Dibekali AI Tercanggih Google EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Workspace, siap membantu perusahaan Anda mengadopsi Veo 3.1. Kami memberikan dukungan penuh dalam implementasi dan manajemen lisensi untuk memastikan bisnis Anda tetap inovatif di era kecerdasan buatan. Siap menghidupkan visi kreatif Anda menjadi video profesional? Segera hubungi EIKON Technology untuk konsultasi dan pembelian lisensi Google Workspace. Kunjungi kami di eikontechnology.com sekarang dan jadilah pionir dalam pembuatan konten masa depan!

Info

Nano Banana Pro, Standar Baru Kreasi Visual Berbasis AI untuk Perusahaan

Dalam dunia pemasaran dan desain yang bergerak cepat, konsistensi merek dan kecepatan produksi adalah segalanya. Setelah sukses dengan Nano Banana, Google Cloud kini menghadirkan Nano Banana Pro (Gemini 3 Pro Image), model pembangkit dan penyunting gambar paling mutakhir yang kini tersedia di Vertex AI dan Google Workspace. Kreativitas tanpa batas dengan kontrol presisi Photo Credit: Pexels Nano Banana Pro bukan sekadar pembuat gambar biasa. Model ini dirancang untuk memenuhi standar kebutuhan perusahaan (enterprise-grade) melalui tiga pilar utama: Lokalisasi global instan: Kini, tim kreatif dapat meluncurkan kampanye global lebih cepat. Nano Banana Pro mendukung pembuatan teks dalam gambar dalam berbagai bahasa. Anda bahkan dapat menerjemahkan teks langsung di dalam aset visual Anda tanpa merusak komposisi aslinya. Akurasi berbasis Google Search: Berbeda dengan model lain, Nano Banana Pro terhubung dengan Google Search. Hal ini memastikan diagram, peta, atau infografis yang dihasilkan memiliki fakta dan detail dunia nyata yang akurat. Fidelitas merek yang kuat: Menjaga konsistensi produk atau karakter sering kali sulit dengan AI. Namun, fitur Advanced Composition pada Nano Banana Pro memungkinkan Anda mengunggah hingga 14 gambar referensi (seperti panduan gaya, logo, dan palet warna) untuk memastikan hasil akhir tetap sesuai dengan identitas merek Anda. Transformasi alur kerja kreatif Photo Credit: Google Cloud Blog Dengan resolusi hingga 4K, Nano Banana Pro memungkinkan penyuntingan gambar menggunakan bahasa alami. Cukup instruksikan untuk “menambah”, “menghapus”, atau “mengganti” elemen tertentu, AI akan melakukannya dalam hitungan menit. Perusahaan global seperti Adobe, Canva, dan Figma telah mengintegrasikan teknologi ini untuk memberikan kontrol penuh bagi penggunanya. Implementasikan Nano Banana Pro bersama EIKON Technology Menghadirkan teknologi AI mutakhir seperti Nano Banana Pro ke dalam alur kerja perusahaan membutuhkan mitra yang berpengalaman. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap membantu Anda mengadopsi solusi ini melalui platform Google Workspace. Kami memberikan dukungan teknis dan strategis untuk memastikan tim kreatif Anda dapat bekerja lebih efisien, aman, dan tetap inovatif. Jadilah yang terdepan dalam ekonomi kreatif berbasis AI. Siap mengubah ide menjadi visual kelas dunia? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk konsultasi dan pembelian layanan Google Cloud. Kunjungi kami di eikontechnology.com untuk informasi lebih lanjut!

Info

Gemini 3 Flash: AI dengan Kecepatan Kilat dan Kecerdasan Tinggi untuk Efisiensi Bisnis Anda

Dunia bisnis modern menuntut kecepatan tanpa kompromi terhadap kualitas. Menjawab tantangan tersebut, Google Cloud kini memperluas keluarga model AI mereka dengan menghadirkan Gemini 3 Flash. Model ini dirancang khusus untuk memberikan performa frontier intelligence dengan kecepatan luar biasa dan efisiensi biaya yang jauh lebih baik. Keseimbangan sempurna: Kecepatan, kualitas, dan biaya Photo Credit: Pexels Gemini 3 Flash adalah solusi ideal bagi perusahaan yang membutuhkan alur kerja frekuensi tinggi. Model ini mengoptimalkan respons mendekati real-time, memungkinkan bisnis membangun aplikasi agen AI yang sangat responsif tanpa menguras anggaran. Beberapa keunggulan utama Gemini 3 Flash meliputi: Pemrosesan multimodal canggih: Mampu melakukan analisis video kompleks, ekstraksi data dari ribuan dokumen, hingga visual Q&A secara instan. Performa coding & agen AI: Memberikan peningkatan akurasi hingga 15% pada tugas ekstraksi sulit (seperti tulisan tangan dan kontrak keuangan) dibandingkan generasi sebelumnya, namun tetap dengan latensi rendah. Efisiensi skala besar: Memungkinkan tim untuk menerapkan penalaran AI pada proses bervolume tinggi tanpa terhambat oleh biaya operasional yang mahal. Baca juga: 40% Email Phishing Kini Dihasilkan AI, Siapkah Keamanan Anda? Pembuktian di berbagai industri Photo Credit: Pexels Kehebatan Gemini 3 Flash telah diakui oleh pemimpin industri global. Salesforce mengintegrasikannya ke dalam Agentforce untuk mempercepat respons pelanggan, sementara Figma memanfaatkannya untuk pembuatan prototipe desain yang cepat dan detail. Bahkan di sektor hukum, perusahaan seperti Harvey mencatat peningkatan kualitas penalaran pada dokumen kontrak yang sangat kompleks. Dengan Gemini 3 Flash, hambatan antara “kecepatan” dan “kecerdasan” kini hilang. Perusahaan Anda dapat menikmati kedalaman penalaran sekelas model “Pro” namun dengan efisiensi level “Flash”. Baca juga: Atasi Hambatan Bahasa: Fitur Speech Translation Kini Hadir di Google Meet Mengadopsi teknologi AI tercanggih membutuhkan mitra yang memahami kebutuhan infrastruktur lokal dan global. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap mendampingi Anda dalam memanfaatkan Gemini 3 Flash di platform Vertex AI atau Gemini Enterprise. Kami membantu Anda mengintegrasikan teknologi ini secara aman dan strategis, memastikan investasi cloud Anda memberikan ROI maksimal dan keunggulan kompetitif di pasar. Baca juga: Meminimalkan Risiko Keamanan AI, Apa yang Bisa Anda Lakukan Sekarang? Jangan biarkan bisnis Anda tertinggal dalam perlombaan AI. Segera hubungi EIKON Technology untuk konsultasi mendalam dan pembelian lisensi Google Cloud. Kunjungi situs kami di eikontechnology.com sekarang juga! Dapatkan demo eksklusif dan penawaran khusus untuk transformasi digital perusahaan Anda bersama kami.

Info

Gemini Live API Kini Hadir di Vertex AI

Dunia kecerdasan buatan baru saja memasuki babak baru. Google Cloud secara resmi mengumumkan bahwa Gemini Live API, yang ditenagai oleh model Gemini 2.5 Flash Native Audio, telah tersedia untuk umum di platform Vertex AI. Bagi perusahaan, ini bukan sekadar pembaruan teknis, melainkan standar baru dalam menciptakan agen AI yang mampu berinteraksi layaknya manusia secara real-time. Interaksi multimodal yang luar biasa responsif Photo Credit: Google Cloud Blog Gemini Live API memungkinkan pengembangan agen AI yang menggabungkan suara, penglihatan, dan teks secara mulus. Berbeda dengan asisten suara tradisional yang kaku, teknologi ini menawarkan keunggulan yang jauh lebih intuitif: Tanpa jeda & alami: AI dapat memproses interupsi di tengah kalimat dan merespons dengan kecepatan kilat, menciptakan percakapan yang mengalir natural. Peka terhadap emosi: Melalui model Native Audio, AI mampu memahami nada bicara, ritme, dan emosi pengguna untuk memberikan respons yang kontekstual. Kecerdasan visual: Agen AI kini dapat “melihat” dan mendiskusikan data visual yang dibagikan pengguna, mulai dari grafik kompleks hingga live video secara real-time. Baca juga: Meminimalkan Risiko Keamanan AI, Apa yang Bisa Anda Lakukan Sekarang? Performa skala perusahaan di Vertex AI Photo Credit: Google Cloud Blog Keamanan dan stabilitas adalah kunci bagi operasional bisnis. Dengan menjalankan Gemini Live API di atas Vertex AI, perusahaan mendapatkan jaminan latensi rendah meskipun menangani volume interaksi yang tinggi. Selain itu, fitur tata kelola data (data residency) memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri yang ketat. Baca juga: 40% Email Phishing Kini Dihasilkan AI, Siapkah Keamanan Anda? Keberhasilan ini telah dibuktikan oleh raksasa global. Shopify menggunakannya untuk asisten Sidekick yang mampu menyelesaikan masalah rumit tanpa tiket manual, sementara United Wholesale Mortgage berhasil memproses belasan ribu pinjaman melalui asisten AI yang cerdas. Baca juga: Direct Message Google Chat Kini Lebih Terstruktur dengan Fitur Inline Threading Teknologi mutakhir membutuhkan mitra implementasi yang tepat. Sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, EIKON Technology siap membantu Anda mengintegrasikan Gemini Live API ke dalam ekosistem bisnis Anda. Kami tidak hanya menyediakan akses lisensi, tetapi juga pendampingan strategis untuk memastikan solusi AI Anda memberikan dampak nyata pada produktivitas dan kepuasan pelanggan. Siap menghidupkan agen AI masa depan di perusahaan Anda? Segera hubungi tim ahli kami untuk konsultasi dan pembelian layanan Google Cloud. Kunjungi situs web kami di eikontechnology.com atau hubungi kami hari ini untuk penawaran terbaik!

Info

Maksimalkan Potensi Data Anda dengan Fitur Self-Service Terbaru dari Looker

Dalam era transformasi digital, tim data sering kali menghadapi dilema antara menjaga tata kelola data (governance) yang ketat dan memenuhi kebutuhan bisnis akan analisis yang cepat serta lincah. Memahami tantangan ini, Google Cloud baru saja memperkenalkan serangkaian fitur inovatif pada Looker untuk menjembatani celah antara pelaporan terstruktur dan eksplorasi data mandiri. Eksplorasi data ad-hoc dengan Self-Service Explores Photo Credit: Google Cloud Blog Sering kali, data berharga justru tersimpan di luar database utama, seperti dalam file spreadsheet anggaran atau riset pasar. Melalui fitur Self-Service Explores (kini dalam tahap Preview), pengguna dapat mengunggah file CSV secara langsung ke Looker dengan antarmuka drag-and-drop. Menariknya, data lokal ini dapat dikombinasikan dengan model data utama untuk menguji teori baru dan memperkaya wawasan. Administrator tetap memegang kendali penuh atas izin unggahan, ditambah sistem sertifikasi konten baru yang memastikan pengguna dapat membedakan antara eksperimen ad-hoc dan sumber data resmi (truth source). Baca juga: Alasan Mengapa Perusahaan Retail Sebaiknya Beralih ke Google Cloud Retail Search Visualisasi lebih rapi dengan Tabbed Dashboards Kini, menyampaikan cerita melalui data menjadi lebih mudah dengan fitur Tabbed Dashboards. Editor dapat mengatur informasi yang kompleks ke dalam tab-tab logis, sehingga tampilan tidak lagi padat dan membingungkan. Filter akan bekerja secara otomatis di seluruh tab, namun hanya menampilkan filter yang relevan pada tampilan yang sedang dibuka. Selain itu, pengguna dapat membagikan URL khusus untuk tab tertentu atau mengunduh seluruh dashboard multi-tab menjadi satu dokumen PDF yang komprehensif. Baca juga: Membangun Pipeline Data Streaming di Google Cloud Personalisasi melalui Custom Themes Photo Credit: Google Cloud Blog Untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, Looker kini menghadirkan Internal Dashboard Theming. Perusahaan dapat menyesuaikan gaya visual dashboard—mulai dari warna, font, hingga format ubin—agar selaras dengan identitas merek korporat. Konsistensi visual ini menciptakan pengalaman analitik yang lebih akrab dan profesional bagi seluruh anggota organisasi. Baca juga: Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun Fitur-fitur terbaru Looker ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tanpa mengorbankan keamanan. Ingin mulai menerapkan kecanggihan Looker dan infrastruktur Google Cloud di organisasi Anda? EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap membantu Anda melakukan implementasi, migrasi, hingga optimasi biaya layanan cloud secara profesional. Dapatkan dukungan teknis terbaik dan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Hubungi kami di sini!

Info

Standardisasi Istilah Bisnis Anda dengan Glosarium Bisnis Dataplex

Bisnis seringkali mendeskripsikan aset data mereka menggunakan terminologi yang berubah-ubah dan seringkali satu istilah yang sama, justru memiliki interpretasi yang berbeda. Hal ini dapat menyebabkan pemahaman yang tidak konsisten tentang aset data perusahaan. Selain itu, beberapa istilah ini mungkin bersifat teknis sehingga menyulitkan pengguna untuk memahaminya. Di sinilah glosarium bisnis Dataplex berperan, memungkinkan Anda menstandarisasi terminologi bisnis. Google baru saja mengumumkan ketersediaan umum untuk glosarium bisnis di Dataplex Universal Catalog. Glosarium menyediakan kosakata terpusat dan tepercaya untuk aset data Anda, menyederhanakan penemuan data dan mengurangi ambiguitas untuk menghasilkan analisis akurat. Glosarium bisnis Dataplex Photo Credit: Google Cloud Blog Glosarium bisnis Dataplex menyediakan mekanisme untuk menangkap taksonomi dengan mengelompokkan istilah bisnis ke dalam kategori dan glosarium yang membantu Anda menjelaskan konteks bisnis. Glosarium ini memungkinkan Anda memperkaya aset data dengan konteks bisnis yang kaya, yang dapat digunakan untuk mencari aset terkait dan membangun pemahaman umum tentang konteks bisnis di seluruh perusahaan. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Glosarium memungkinkan Anda melakukan hal-hal berikut: Membuat taksonomi glosarium hierarkis: Mengelola dan menstandardisasi konteks bisnis dengan membuat glosarium dan istilah. Anda juga dapat mengelompokkan istilah dalam glosarium ke dalam kategori. Membuat tautan antar istilah dan antar istilah-aset data: Menghubungkan istilah-istilah yang serupa dan terkait. Istilah juga dapat digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan aset data atau kolom tertentu dalam suatu aset data. Mencari: Menemukan semua aset yang ditautkan ke suatu istilah untuk mendorong analisis. Pencarian istilah, kategori, dan glosarium juga didukung. Mengimpor taksonomi dari sumber eksternal: Memigrasikan glosarium dari alat lain ke glosarium bisnis Dataplex menggunakan API impor massal dalam format JSON. Memigrasikan taksonomi glosarium Data Catalog yang ada ke katalog Dataplex: Jika saat ini menggunakan pratinjau glosarium di Data Catalog, Anda dapat menggunakan mekanisme ekspor dan impor untuk mentransisikannya ke glosarium di Dataplex Universal Catalog. Baca juga: Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun Glosarium bisnis ini dapat diakses melalui tab Glosarium di Dataplex Universal Catalog. Anda dapat mengelola glosarium, membuat asosiasi antara istilah dan aset data, serta mencarinya, semuanya dari konsol. Kapabilitas ini telah tersedia untuk umum. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat panduan pengguna untuk glosarium ini. Memerlukan glosarium Dataplex untuk bisnis Anda? Kapabilitas ini bisa Anda nikmati dengan berlangganan layanan komputasi awan Google Cloud yang bisa didapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Cloud Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Sederhanakan Strategi Multi-cloud Anda dengan Cloud Location Finder, Ini Kelebihannya!

Seiring lingkungan cloud berkembang melampaui arsitektur tradisional hingga mencakup beberapa cloud sekaligus, pengelolaan infrastruktur pun menjadi semakin kompleks. Bayangkan mengakses informasi lokasi yang konsisten dan terkini di berbagai penyedia cloud dengan mudah, sehingga aplikasi multi-cloud Anda dirancang dan dioptimalkan dengan mempertimbangkan kinerja, keamanan, serta kepatuhan regulasi. Kini, Google mewujudkannya dengan Cloud Location Finder, layanan Cloud terbaru yang menyediakan data lokasi terkini di Google Cloud, Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Oracle Cloud Infrastructure (OCI). Dengan ini, Anda dapat menerapkan beban kerja secara strategis di berbagai penyedia cloud secara terkendali. Keunggulan Cloud Location Finder Photo Credit: Pexels Data lokasi terpadu Cloud Location Finder memudahkan Anda mengakses informasi lokasi terkini, menyediakan satu sumber kebenaran untuk data lokasi cloud untuk Google Cloud, AWS, Azure, dan OCI. Atribut lokasi yang kaya mencakup informasi wilayah dan zona cloud publik, serta metadata lokasi seperti proximity1, kode wilayah, dan jejak karbon. Baca juga: Penyempurnaan Facet Google Cloud Search, Seperti Apa? Informasi terkini Cloud Location Finder menyediakan pembaruan data 24 jam untuk wilayah aktif, menghapus informasi lama dengan segera ketika lokasi ditolak. Ini menghilangkan inkonsistensi dari daftar yang dikodekan secara permanen dan memastikan informasi Anda terkini tanpa pemantauan manual. Dapat diakses secara terprogram. Khususnya bagi perusahaan dengan beragam kebutuhan cloud dan lokasi, Cloud Location Finder menghilangkan kebutuhan untuk mengelola dan memilih lokasi baru secara manual, serta mudah diintegrasikan ke dalam aplikasi. Baca juga: Cara Merencanakan Jaringan IPv6 dengan Google Cloud Bagaimana Cloud Location Finder dapat membantu Anda? Photo Credit: Pexels Baik bagi mitra atau pelanggan, Cloud Architect atau pengembang aplikasi yang merancang pengaturan hybrid, atau admin platform yang memastikan tata kelola, Cloud Location Finder menawarkan: Penerapan optimal: Identifikasi dengan mudah wilayah atau zona Google Cloud terdekat dengan penerapan AWS/Azure/OCI yang ada, untuk membantu mengoptimalkan aplikasi multi-cloud Anda dari segi performa dan latensi. Penuhi tujuan keberlanjutan: Seiring pertumbuhan bisnis Anda, tersedia opsi lokasi cloud terdekat yang juga berkelanjutan. Bantu pastikan kepatuhan: Temukan daftar wilayah dan zona di wilayah tertentu untuk membantu Anda memastikan penyimpanan log atau pemrosesan data yang sesuai di berbagai cloud. Tingkatkan keandalan: Andalkan sumber data lokasi yang konsisten, yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam aplikasi Anda. Baca juga: Melihat Contoh Penerapan Google Distributed Cloud Edge Appliance Siap menyederhanakan strategi lokasi multi-cloud Anda? Jelajahi dokumentasi Cloud Location Finder ini untuk mempelajari lebih lanjut. Cloud Location Finder dapat diakses melalui REST API dan gcloud CLI, serta tersedia gratis dengan berlangganan Google Cloud melalui EIKON Technology. Anda dapat dengan mudah membuat daftar lokasi, mendapatkan detail lokasi spesifik, menemukan lokasi terdekat, dan memfilternya berdasarkan kriteria seperti penyedia cloud, jenis lokasi, wilayah, atau jejak karbon. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI

Saat perusahaan berlomba-lomba mengadopsi chatbot yang digerakkan oleh AI generatif, penting untuk mengurangi risiko terpapar pelaku ancaman yang memaksa model AI untuk membuat konten berbahaya. Google melalui  Vertex AI dapat membantu mengelola risiko tersebut. Lalu,  bagaimana cara menggunakannya? Model Gemini pada Vertex AI menggunakan dua jenis filter konten Filter keamanan yang tidak dapat dikonfigurasi secara otomatis memblokir keluaran yang berisi konten terlarang, seperti materi pelecehan seksual anak dan informasi identitas pribadi. Filter konten yang dapat dikonfigurasi memungkinkan Anda menentukan ambang batas pemblokiran dalam empat kategori bahaya (ujaran kebencian, pelecehan, konten seksual eksplisit, dan konten berbahaya) berdasarkan skor probabilitas dan tingkat keparahan. Filter ini dinonaktifkan secara default, tetapi Anda dapat mengonfigurasinya sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Cloud Blog Penting untuk dicatat bahwa, seperti sistem otomatis lainnya, filter ini terkadang dapat menghasilkan hasil positif palsu, yang secara keliru menandai konten yang tidak berbahaya. Hal ini dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna, terutama dalam pengaturan percakapan. System instructions: Pengarahan model proaktif untuk keamanan khusus Petunjuk sistem untuk model Gemini di Vertex AI memberikan panduan langsung kepada model tentang cara berperilaku dan jenis konten yang akan dibuat. Dengan memberikan petunjuk khusus, Anda dapat secara proaktif mengarahkan model agar tidak membuat konten yang tidak diinginkan untuk memenuhi kebutuhan unik perusahaan. Baca juga: Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah System instructions memiliki keuntungan berikut dibandingkan filter konten: Anda dapat menentukan bahaya dan topik tertentu yang ingin dihindari dan tidak terbatas pada sekumpulan kategori kecil. Lebih detail. Misalnya, alih-alih hanya mengatakan “hindari ketelanjangan”, Anda dapat menentukan apa yang dimaksud dengan ketelanjangan dalam konteks budaya dan menguraikan pengecualian yang diizinkan. Anda dapat mengulangi instruksi untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya, jika Anda melihat bahwa instruksi “hindari konten berbahaya” menyebabkan model menjadi terlalu berhati-hati atau menghindari topik yang lebih luas dari yang dimaksudkan, Anda dapat membuat instruksi lebih spesifik, seperti “hindari diskusi tentang penggunaan narkoba ilegal”. Baca juga: Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja? Namun, system instructions memiliki batasan sebagai berikut: Lebih rentan terhadap zero-shot dan teknik jailbreak rumit lainnya. Menyebabkan model menjadi terlalu berhati-hati pada topik-topik yang tidak jelas. Dalam beberapa situasi, system instruction yang rumit untuk keselamatan dapat secara tidak sengaja memengaruhi kualitas keluaran secara keseluruhan. Evaluasi konfigurasi keamanan Anda Photo Credit: Freepik Anda dapat membuat set evaluasi dan menguji performa model dengan konfigurasi spesifik Anda sebelumnya. Disarankan untuk membuat set yang berbahaya dan tidak berbahaya secara terpisah, sehingga Anda dapat mengukur seberapa efektif konfigurasi Anda dalam menangkap konten yang berbahaya dan seberapa sering konfigurasi tersebut secara tidak tepat memblokir konten yang tidak berbahaya. Baca juga: Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum Fitur Vertex AI berperan dalam memastikan penggunaan Gemini yang aman dan bertanggung jawab. Pendekatan terbaik bergantung pada persyaratan khusus dan toleransi  risiko Anda. Untuk memulai, Anda bisa melihat dokumentasi tentang content filters dan system instructions ini. Kemudahan Vertex AI ini bisa Anda nikmati cukup dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top