EIKON Technology

Google Workspace

Info

3 Hal Penting tentang Penggabungan Activity Rules di Google Workspace, Apa Saja?

Google menyederhanakan pengalaman admin dalam membuat aturan dan memantau peringatan keamanan dengan menggabungkan Reporting Rules ke dalam Activity Rules. Perubahan ini bertujuan untuk menghadirkan alur kerja yang lebih efisien dan laporan yang lebih mendalam, memberikan admin kemampuan untuk mengontrol apa yang terjadi (activity rules) alih-alih hanya menginformasikan apa yang telah terjadi (reporting rules). Berikut adalah tiga hal utama yang perlu diketahui tentang pembaruan ini. Pengalaman Enterprise yang ditingkatkan dengan thresholds Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk pelanggan dengan edisi premium seperti Enterprise Plus, Enterprise Essentials Plus, dan Education Plus, semua fungsionalitas activity rules yang ada akan dipertahankan dan ditingkatkan. Pembuatan aturan tanpa thresholds: Kini admin dapat membuat aturan yang terpicu setiap kali suatu peristiwa terjadi, tanpa memerlukan batas ambang (threshold). Thresholds kumulatif baru: Jika menggunakan batas ambang, ambang tersebut akan diterapkan secara kumulatif di seluruh tindakan pengguna, bukan berdasarkan per-aktivitas. Mode threshold baru: Admin bisa memilih mode threshold yang memicu aturan setiap kali peristiwa yang dimaksud terjadi. Baca juga: 3 Cara Google for Education Lindungi Keamanan Siswa di Era AI Konversi otomatis dan peningkatan fitur untuk semua edisi Bagi pelanggan edisi Business Starter, Standard, Plus, dan Education Fundamentals, semua reporting rules yang sudah ada akan secara otomatis dikonversi menjadi activity rules. Peningkatan alur kerja: Admin akan mendapatkan akses ke peringatan yang lebih deskriptif. Pengaturan frekuensi notifikasi: Admin di semua tingkatan edisi kini dapat mengatur frekuensi notifikasi untuk membatasi jumlah peringatan atau email yang diterima, membantu mengurangi alert fatigue. Perhatian: Fitur penerapan thresholds dan tindakan lanjutan tidak tersedia untuk edisi Workspace di luar kategori Enterprise/Premium. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Penyederhanaan di konsol admin dan hak akses Photo Credit: Google Workspace Updates Perubahan ini membawa konsistensi terminologi di seluruh Konsol Admin. Istilah “Reporting rules” akan diganti menjadi “Activity rules” di berbagai lokasi. Perubahan hak istimewa: Admin yang memiliki hak istimewa “Reports” secara otomatis akan diberikan hak istimewa “Activity Rules View” dan “Activity Rules Manage.” Ini memastikan tidak ada gangguan pada kemampuan pemantauan admin. Akses mudah: Admin dapat mulai membuat dan mengelola Activity Rules melalui Security > Investigation tool > Create activity rule. Baca juga: Menyeimbangkan Produktivitas dan Keamanan Data Perubahan ini tersedia untuk hampir semua edisi Google Workspace dan Cloud Identity Premium. Dengan activity rules yang disederhanakan dan ditingkatkan, admin dapat mencapai konsistensi pelaporan dan keamanan yang lebih baik. angan biarkan keamanan data Anda menjadi pekerjaan sampingan. Bermitralah dengan EIKON Technology untuk implementasi dan konfigurasi Google Workspace secara optimal, memastikan keamanan diatur pada tingkat tertinggi!

Info

Ekstraksi dan Kategori Data di AppSheet dengan Dukungan Gemini Kini Telah Tersedia untuk Publik

Pengguna AppSheet Enterprise Plus kini dapat menambahkan AI Task baru yang didukung Gemini, langsung ke otomatisasi AppSheet mereka yang sudah ada. Mari simak detail selengkapnya berikut! Pembaruan AppSheet dengan dukungan Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memungkinkan AppSheet untuk secara otomatis mengekstrak informasi penting dari foto yang diunggah, mengurai PDF yang kompleks, serta mengategorikan, merutekan, dan memprioritaskan permintaan yang masuk berdasarkan kontennya. Pengguna juga dapat dengan cepat menguji setiap langkah dalam alur kerja mereka menggunakan fitur AI Task Step Testing yang terintegrasi. Mulai tanggal 16 Juli 2025, AI Task, serta fungsi “Extract” dan “Categorize” kini tersedia secara umum untuk digabungkan dalam otomatisasi AppSheet Anda. Baca juga: Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Unggulan Peningkatan fitur tambahan Photo Credit: Google Workspace Updates AppSheet juga telah melakukan beberapa peningkatan tambahan antara pratinjau dan ketersediaan umum:       AI Task kini mendukung lebih banyak jenis kolom, terutama kolom berjenis REF, sehingga Anda dapat memanfaatkan informasi dalam tabel tertaut.       Anda kini dapat mengekstrak informasi tidak hanya dari gambar dan berkas PDF, tetapi juga dari data teks tak terstruktur yang dihosting di sumber data Anda. Dengan kata lain, Anda dapat memilih kolom Teks dan Teks Panjang sebagai input untuk tugas AI.       Bagi admin, konsol admin AppSheet kini menampilkan jumlah kredit yang berhak diterima organisasi Anda, jumlah yang telah digunakan, dan bagaimana kredit tersebut digunakan oleh pengguna dan aplikasi Anda. Kunjungi Pusat Bantuan AppSheet untuk mempelajari lebih lanjut. Selain itu, menjalankan pengujian inline menggunakan fitur AI Task Step Testing akan dihitung terhadap batas otomatisasi AppSheet umum dan kredit yang berhak Anda dapatkan karena fitur ini kini tersedia secara umum. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Mulai menggunakan fitur Administrator Administrator dapat menentukan kebijakan tata kelola untuk mengontrol atau menonaktifkan penggunaan AI Task yang didukung oleh Gemini.  Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara mengontrol pembuat aplikasi mana yang dapat menggunakan AI dalam otomatisasi di sini. End-user Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari cara mengatur AI Task di aplikasi atau cukup membuat salinan aplikasi templat AppSheet. Ketersediaan fitur Fitur baru dari AppSheet ini telah tersedia mulai dari tanggal 16 Juli 2025 dan tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan AppSheet Enterprise Plus. Baca juga: Langkah Mudah Membuat Email Dinamis dengan AppSheet AppSheet telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan menyederhanakan alur kerja Anda. Kapabilitas pembuatan aplikasi ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang memiliki AppSheet Enterprise Plus. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan untuk Anda dengan implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Pratinjau Gambar Mini Kini Akan Ditampilkan di Progress Bar Video Google Drive

Per tanggal 22 Juli 2026 ini, saat mengarahkan kursor ke progress bar video yang baru diunggah di Google Drive, akan muncul pratinjau gambar mini yang memungkinkan Anda melihat dan menavigasi ke bagian tertentu video dengan cepat. Dengan kemampuan untuk menemukan momen yang tepat dalam video, pembaruan ini meningkatkan produktivitas dan pengalaman menonton video secara keseluruhan di Google Drive. Pratinjau mini di progress bar video Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk memunculkan fitur baru Google Drive ini tidaklah sulit, Anda cukup mengikuti langkah-langkah berikut: Untuk menggunakan fitur ini, unggah video baru ke akun Drive Anda (bisa dilakukan melalui web maupun aplikasi seluler) > buka video yang baru diunggah di web Drive > arahkan kursor mouse Anda ke progress bar vide untuk melihat pratinjau gambar mini dan seret mouse untuk menggeser video dengan cepat menggunakan gambar mini. Baca juga: 6 Fitur Baru Google Meet Tingkatkan Pengalaman Panggilan Video Penting untuk diingat, fitur ini hanya tersedia untuk video yang baru diunggah.  Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang menemukan momen video tertentu dengan pratinjau gambar mini. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Ketersediaan Domain rilis cepat: Extended rollout (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) dimulai pada tanggal 22 Juli 2026. Domain rilis terjadwal: Full rollout (1–3 hari untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 20 Agustus 2026. Fiur baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, pelanggan Google Workspace Individual, dan seluruh pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Perluasan Kapabilitas Google Meet dengan Dukungan Caption Terjemahan di Video Recordings Fitur terkini untuk video Google Drive ini akan memudahkan Anda menavigasikan video yang baru diunggah. Tak sabar untuk menggunakannya? Anda bisa mendapatkannya cukup dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Add-on Baru Workspace, Bantu Anda Bangun Aplikasi Lebih Cepat

Add-on framework Workspace untuk membangun aplikasi Google Chat kini telah tersedia untuk umum. Framework ini memungkinkan Anda untuk membangun dan mengelola satu aplikasi yang berfungsi di beberapa aplikasi Workspace, termasuk Gmail, Calendar, Drive, dan Chat. Ini mengurangi kerumitan dan meningkatkan pengalaman bagi developer, admin sistem, dan tentunya end-user. Simak selengkapnya di sini! Add-on baru Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Di Google Chat, add-on baru ini menyediakan berbagai fitur bermanfaat, seperti: Mempratinjau tautan dari pesan Chat dan mengambil tindakan tanpa meninggalkan percakapan. Mengotomatiskan tugas di seluruh aplikasi Google Workspace. Menerima peringatan atau notifikasi dari layanan eksternal yang terhubung. Menggabungkan data eksternal dari aplikasi dan layanan pihak ketiga dengan data Anda dari Gmail, Chat, dan Kalender. Baca juga: Aplikasi Google Chat Kini Dapat Berlangganan Notifikasi Event Integrasi yang lebih luas Photo Credit: Google Workspace Updates Lucid, developer Lucidchart, Lucidspark, dan Lucidscale, baru-baru ini memperbarui Add-on Workspace mereka yang sudah ada agar kini mendukung Chat. Integrasi dengan Google Chat ini memungkinkan pratinjau tautan, pencarian cepat, dan manajemen akses, semuanya dalam Chat. Segera, mitra lain, termasuk Asana, Confluence, Figma, HubSpot, Miro, Polly, ServiceNow, Trello, 1Password, dan lainnya, akan merilis aplikasi Chat yang dibangun di atas kerangka kerja add-on Workspace. Baca juga: Pesan Berbintang Kini Tersedia untuk Google Chat Mobile Mulai menggunakan add-on Developer Developer Apps Script dapat dengan cepat membuat aplikasi Chat sebagai add-on Workspacee menggunakan Quickstart Guide, atau menggunakan templat Chat Apps Script. Developer Apps Script juga dapat merujuk ke tutorial YouTube yang diterbitkan oleh tim Workspace ini: Membuat aplikasi Chat sebagai add-on Google Workspace dengan Apps Script. Tutorial ini merinci cara membuat aplikasi Chat sebagai add-on Google Workspace dengan Apps Script dan memperluasnya ke aplikasi Workspace lainnya (Calendar, Gmail, Drive, Docs, Sheets, dan Slides). Tautan kode sumber juga tersedia dalam deskripsi. Developer yang ingin membuat aplikasi Chat sebagai add-on Workspace menggunakan layanan HTTP dapat mengikuti  Panduan Memulai Cepat ini. Kanal YouTube Workspace juga telah menerbitkan video yang menunjukkan cara aplikasi Chat mengonfigurasi Calendar dan setelan penjawab saat libur Gmail: Membuat aplikasi Chat sebagai add-on Google Workspace dengan Apps Script. Admin Admin dapat memilih untuk memasang aplikasi Chat bagi pengguna mereka, sehingga aplikasi Chat akan otomatis tersedia bagi end-user. Jika admin mengizinkan pengguna memasang aplikasi Chat dari Workspace Marketplace, end-user dapat menelusuri Marketplace untuk menemukan aplikasi Chat yang akan dipasang. Ketersediaan Add-on baru ini telah tersedia, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Aplikasi Chat tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, pelanggan Google Workspace Individual, dan pengguna dengan akun Google pribadi. Sementara itu, pengembangan aplikasi Chat tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Peningkatan pada Fitur Space Google Chat, Apa yang Berubah? Penambahan add-on Workspace ini akan menyederhanakan proses pembuatan aplikasi di Google Chat. Optimalkan penggunaan Chat dengan berlangganan Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan paket berlangganan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Menghindari Perubahan Sensitif dengan Mengunci Google Groups, Bagaimana Caranya?

Kapabilitas untuk memberikan label “Locked” pada Google Groups kini tersedia untuk umum. Ketika sebuah grup mendapat label “Locked”, maka kemampuan untuk mengubah atribut grup, seperti nama grup dan keanggotaan akan dibatasi. Lalu, bagaimana cara mengakses kapabilitas ini? Label Locked pada Google Groups Hadirnya kapabilitas untuk memberi label Google Group sebagai “Locked” akan membantu saat administrator perlu menyinkronkan grup mereka dari sumber eksternal dan ingin mencegah hal-hal tertentu tersinkronkan atau justru ingin membatasi perubahan pada kelompok tertentu. Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi pengguna tools pihak ketiga, seperti ENRA ID, untuk mengelola sinkronisasi grup, Anda mungkin akan mengalami inkonsistensi ketika modifikasi dilakukan pada grup, seperti saat menambah atau menghapus anggota. Untuk mengatasi hal tersebut, tersedia opsi untuk “mengunci” grup, yang akan mencegah modifikasi dalam Google Workspace dan membantu mempertahankan sinkronisasi dengan sumber eksternal. Baca juga: Batasan Baru untuk Keanggotaan Google Groups Kegunaan Locked Ketika sebuah grup terkunci, hanya admin tertentu yang dapat memodifikasi: Nama grup, deskripsi, email, dan alias; Label grup; Keanggotaan (menambahkan atau menghapus anggota) dan pembatasan anggota; Peran keanggotaan; Menghapus grup; dan Menyiapkan masa kedaluwarsa baru. Ketika grup terkunci, pengaturan akses dan moderasi konten tidak terpengaruh, ini termasuk: Siapa saja yang bisa posting; Siapa yang bisa melihat anggota; Siapa yang bisa menghubungi anggota; Pemindahan keanggotaan karena masa kedaluwarsa; dan Pengaturan akses atau moderasi konten. Baca juga: Mengelola Chrome Extensions Melalui Group Policy bagi User Windows Perlu diketahui Secara default, perubahan yang tercantum di atas akan dibatasi dari end-user, termasuk pemilik grup dan manajer grup yang terkunci. Jika ingin membatasi beberapa admin melakukan perubahan ini di konsol admin atau API, Anda dapat memberi mereka peran editor grup dengan mengecualikan grup yang terkunci. Kemampuan untuk mengunci atau membuka kunci grup menggunakan label “Locked” tersedia untuk Super Admins, Group Admins, atau peran khusus dengan hak istimewa “Manage Locked Label”. Akses untuk mengunci grup tersedia di konsol Google Admin atau Cloud Identity Groups API. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Kapabilitas untuk mengunci Google Group tertentu ini telah dirilis dan tersedia bagi pengguna Google Workspace edisi Enterprise (Standard dan Plus), Enterprise Essentials Plus, Education (Standard dan Plus), serta tersedia bagi pelanggan Cloud Identity Premium. Baca juga: Tips Memperkuat Keamanan IT untuk Tahun 2025 Hadirnya kapabilitas untuk mengunci Google Group tertentu ini akan memudahkan administrator Anda dalam mengelola konten mana saja yang dapat dibagikan dalam grup, sekaligus menjaga keamanan data tiap-tiap grup setelah sinkronisasi baru. Label Locked Google Group tersedia bagi seluruh pelanggan Workspace for Education. Belum berlangganan? Anda bisa mendapatkan paket produktivitas yang dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran ini melalui EIKON Technology. Klik di sini untuk terhubung dengan kami!

Info

Google Classroom Hadirkan Kapabilitas untuk Menilai dan Menetapkan Label Penilaian Massal, Seperti Apa?

Baru-baru ini Google Classroom memperkenalkan sebuah update yang memungkinkan pengajar untuk dapat memberikan penilaian massal di halaman Student work selain di bagian Gradebook. Pembaruan ini memungkinkan pengajar untuk menilai sekaligus menetapkan label penilaian secara massal, yang pada akhirnya membuat penilaian lebih efisien dan menghemat waktu. Simak ulasan berikut untuk mengetahui cara menggunakannya! Kapabilitas penilaian massal Google Classroom Photo Credit: Freepik Untuk lebih meningkatkan opsi penilaian bagi pengajar yang menggunakan sistem penilaian di Classroom, baru-baru ini Google memperkenalkan kapabilitas untuk melakukan penilaian massal melalui fitur “grade all”. Dengan fitur baru ini pengajar dapat menilai semua pekerjaan siswa dengan cepat dan efisien di halaman Gradebook. Anda juga dapat memilih untuk mengganti nilai yang ada dan secara otomatis mengembalikannya kepada siswa setelah penilaian selesai. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mulai menggunakan fitur grade all Fitur ini bisa langsung digunakan tanpa perlu melalui pengaturan tambahan oleh administrator. Bagi pengajar sebagai end-user, setelah Anda selesai melakukan penilaian, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini: Buka Google Classroom > masuk ke halaman Student Work > pilih beberapa siswa yang ingin dinilai > klik menu “bulk actions” dan pilih opsi yang diinginkan (misalnya “grade all” untuk menilai beberapa tugas siswa sekaligus). Baca juga: Practice Sets: Fitur Baru Google Classroom untuk Pembelajaran yang Lebih Personal Ketersediaan Photo Credit: Freepik Kapabilitas baru Google Classroom ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 16 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terbatas. Kapabilitas untuk memberikan penilaian massal kepada beberapa siswa sekaligus ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan Workspace Individual, dan juga pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Dengan adanya kapabilitas tambahan pada kapabilitas penilaian Google Classroom, pengajar bisa menghemat lebih banyak waktu. Terlebih, kini pelabelan nilai pun dapat dilakukan secara massal. Seperti yang telah disebutkan, aplikasi Google Classroom telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi lain yang ada dalam jaringan Google for Education. Nikmati kelas online berbasis cloud yang lebih optimal dan seamless dengan Workspace for Education. Dapatkan paket Google Workspace Education yang terbaik untuk institusi pendidikan Anda hanya di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Akses Terbatas Fitur Alpha Gemini untuk Aplikasi Google Workspace, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Tahun lalu, Google meluncurkan akses versi beta ke Workspace melalui Gemini bagi pelanggan edisi Business dan Enterprise. Pada tahun 2025, akses ditingkatkan menjadi alpha yang memungkinkan Anda untuk dapat memanfaatkan fitur Google AI sebelum fitur kontrol ini diluncurkan untuk umum. Lalu, bagaimana cara mengaksesnya? Mengontrol akses pengguna ke fitur Workspace baru Photo Credit: Google Workspace Updates Selain menghadirkan peningkatan dari beta access yang diluncurkan tahun lalu, alpha access ini juga memungkinkan Anda untuk memanfaatkan fitur-fitur terbaru Google AI untuk kemudian menentukan mana saja kapabilitas yang dapat diterapkan di lingkungan kerja. Akses ke fitur alpha Gemini dapat diaktifkan untuk seluruh pengguna atau sebagian pengguna di organizational unit (OU) maupun grup tertentu. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Penting untuk diingat Alpha mendapatkan standar perlindungan data yang sama kuatnya dengan semua layanan Workspace. Alpha bersifat eksperimental dan mungkin tidak selalu berfungsi dengan baik sebelum diluncurkan untuk umum. Namun, perlu diingat bahwa fitur dapat diubah, ditangguhkan, atau dihentikan kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan alpha Photo Credit: Freepik Administrator Fitur ini akan NONAKTIF dalam setelan default dan dapat diaktifkan untuk tingkat domain, OU, maupun grup. Sebelum mengaktifkan akses, harap pertimbangkan hal-hal berikut: Dengan peluncuran ini, lisensi add-on Gemini tidak lagi diperlukan untuk mengakses fitur alpha Gemini di Workspace. Pastikan pengaturan alpha diaktifkan hanya untuk grup atau OU yang Anda inginkan. Setelah pengaturan alpha aplikasi Gemini in Workspace diaktifkan, admin dapat memberikan akses ke fitur alpha baru kapan saja. Disarankan agar admin dan pengguna akhir mendaftar ke halaman komunitas alpha Google Workspace. Fitur dapat ditambahkan ke, dimodifikasi, dan dihapus kapan saja tanpa pemberitahuan. Beberapa fitur alpha mungkin tidak diluncurkan ke semua pengguna yang Anda pilih. Karena fitur-fitur ini belum tersedia secara umum, Google tidak menawarkan dukungan penuh. End-user Ketika fitur telah diaktifkan oleh administrator. End-user bisa langsung mencoba fitur-fitur alpha Gemini di aplikasi Workspace. Ketersediaan Akses menuju fitur alpha Gemini untuk aplikasi Workspace melalui perilisan diperpanjang (extended rollout) mulai tanggal 22 April 2025 (kemungkinan akan lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Pembaruan ini akan berlaku bagi Google Workspace edisi Business (Starter, Standard, dan Plus) serta Enterprise (Starter, Standard, dan Plus). Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Terbukanya akses ke fitur-fitur alpha Gemini di aplikasi Workspace ini memungkinkan Anda untuk bisa mencobanya sebelum peluncuran umum. Anda bahkan bisa memberikan umpan balik agar Google dapat meningkatkan kemampuan Gemini. Tak sabar untuk mencoba? Anda bisa langsung mencobanya cukup dengan berlangganan Google Workspace for Business melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi Google Workspace secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Segera hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya!

Info

Pembaruan untuk Konfigurasi Bahasa untuk Beberapa Fitur Google Workspace

Pada tanggal 17 April 2025 lalu, Google Workspace mengumumkan dukungan bahasa tambahan untuk beberapa fitur mereka, seperti captions dan “Take notes for me” di Meet. Lalu, bagaimana caranya untuk dapat mengakses pembaruan tersebut? Mari simak penjelasannya berikut! Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah tahun lalu resmi meluncurkan konfigurasi pengaturan bahasa untuk Meet, Google Workspace kini memperkenalkan dukungan bahasa tambahan untuk fitur “Take notes for me”, captions rekaman video, dan transkrip rapat. Kini Anda bahkan dapat mengatur bahasa pilihan untuk fitur-fitur ini: Dari undangan Calendar. Bahasa pilihan Anda akan berlaku untuk setiap rapat dalam rangkaian. Selama rapat menggunakan Meet di perangkat Android maupun iOS. Masuk ke konfigurasi Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini akan muncul secara otomatis setelah peluncuran. Untuk mulai menggunakannya pada fitur Take notes for me, silakan kunjungi dokumentasi ini. Namun jika Anda ingin mengakses konfigurasi bahasa pada captions Meet, kunjungi halaman tutorial ini. Baca juga: Closed Caption Google Meet Kini Diperluas ke 31 Bahasa Tambahan, Apa Saja? Tanggal peluncuran fitur Untuk versi mobile Konfigurasi pengaturan bahasa baru ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 17 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Untuk Google Calendar Konfigurasi pengaturan bahasa baru ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 28 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Baca juga: Dukungan Bahasa yang Diperluas untuk Caption Google Meet Ketersediaan Versi iOS Gmail: 6.0.250305.1795546 Meet: 298.0.72766 Versi Android Gmail: 2025.04.06.744527406 Meet: 301.0.744527189 Fitur “Take notes for me” kini telah tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, serta pengguna yang telah memiliki add-on Gemini Education Premium, Gemini Enterprise, dan AI meetings & Messaging. Transkrip Meet kini telah tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Starter, Standard, dan Plus, Education Plus, pemilik add-on Teaching & Learning, serta pelanggan Workspace pribadi. Captions untuk rekaman rapat tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Education Plus (pengguna dengan lisensi “Staff” atau “Student” serta pemilik add-on Teaching & Learning), Enterprise Essentials, Standard dan Plus, pelanggan Workspace pribadi, serta pelanggan Google One dengan penyimpanan 2 TB atau lebih. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Pembaruan ini menandai inovasi baru yang terus dihadirkan rangkaian produktivitas Google Workspace. Lewat pembaruan ini Anda bisa dengan mudah memilih bahasa pada fitur Workspace. Untuk penggunaan skala besar yang lebih optimal, Anda bisa berlangganan paket Google Workspace melalui EIKON Technology, authorized reseller produk-produk Google untuk Indonesia. Informasi selengkapnya, klik di sini.

Info

Tambahan Dukungan Bahasa Pemrograman untuk Fitur Smart Canvas Google Docs, Apa Saja?

Tahun 2022 lalu, Google memperkenalkan smart canvas, sebuah fitur yang memungkinkan Anda untuk menampilkan dan memformat kode di Docs dengan code blocks. Pada tahun 2025 ini, Docs menghadirkan pembaruan berupa tambahan bahasa pemrograman yang didukung di smart canvas. Apa saja tambahan bahasa pemrograman yang dihadirkan? Mari cari tahu jawabannya di sini! Tentang smart canvas Smart canvas merupakan fitur canggih Google Docs yang meningkatkan kolaborasi dan produktivitas dengan mengintegrasikan berbagai komponen seperti building blocks, templat, dan smart chips. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas-tugas seperti menyusun email, membuat catatan rapat, hingga melacak kemajuan proyek secara langsung di Docs tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi, seperti Google Tasks, Calendar, dan tools manajemen proyek. Baca juga: Smart Canvas, Kolaborasi Terbaru Milik Google Workspace Tambahan bahasa pemrograman yang didukung Photo Credit: Google Workspace Updates Google Docs menambahkan bahasa pemrograman untuk smart canvas agar lebih banyak pengguna dapat memvisualisasikan kode dengan mudah, sehingga kode lebih mudah dibaca dan kolaborasi menjadi lebih mudah. Mulai 14 April 2025, pengguna dapat memformat code blocks dalam bahasa pemrograman tambahan berikut: C#  Go  Kotlin  PHP  Rust  TypeScript  HTML  CSS  XML  JSON  Protobuf  Textproto  SQL  Bash/Shell  Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Mengaktifkan bahasa tambahan smart canvas Tambahan bahasa pemrograman yang didukung ini akan muncul secara otomatis setelah pembaruan tanpa memerlukan pengaturan dari administrator. Untuk menampilkan dan memformat kode di Google Docs, pilih Insert > Building blocks > Code blocks > pilih bahasa pemrograman yang diinginkan atau ketik @ > Code blocks > pilih bahasa pemrograman yang diinginkan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menyisipkan smart chips dan building blocks di Google Docs, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Pembaruan smart canvas Docs ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat mulai tanggal 14 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 29 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tambahan dukungan bahasa pemrograman ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Starter, Standard, dan Plus, Enterprise Essentials Plus, serta Education Standard dan Plus. Baca juga: Buat Dokumen dan Balas Email Kini Jadi Makin Cepat dengan Dukungan Duet AI for Google Workspace Agar tidak tertinggal fitur baru dari smart canvas Google Docs, pastikan Anda telah berlangganan. Telah tersedia beberapa edisi Workspace yang khusus ditujukan untuk penggunaan skala besar seperti Business dan Education. Tingkatkan produktivitas di lingkungan kerja Anda dengan Google Workspace. Kini telah tersedia di EIKON Technology, Untuk mulai memilih paket berlangganan, silakan klik di sini.

Info

5 Jenis Penipuan Digital yang Harus Anda Waspadai Saat Ini

Pada tahun 2024, Global Anti-Scam Alliance melaporkan bahwa hanya dalam waktu satu tahun, terdapat kerugian global mencapai $1 triliun dari penipuan digital. Sayangnya, pemahaman terhadap taktik penipuan masih rendah yang mengakibatkan penipu bertindak lebih efektif. Berikut 5 tren penipuan terkini yang diidentifikasi oleh analis keamanan siber Google. Penipuan layanan pelanggan Photo Credit: Pexels Penipu sekarang mengeksploitasi kesulitan pengguna melalui kerentanan web untuk menampilkan nomor telepon palsu. Mereka sering kali meniru brand terkenal. Google Chrome baru-baru ini menambahkan perlindungan bertenaga AI menggunakan model Gemini Nano di perangkat untuk melindungi pengguna dari situs berbahaya, termasuk jenis penipuan ini. Baca juga: Melihat Bagaimana Fitur Enhanced Protection Google Safe Browsing Melindungi Anda Malvertising Merupakan jenis malware yang didistribusikan melalui iklan digital. Penipu biasanya menggunakan malvertising sebagai langkah awal dalam siklus serangan mereka, dengan maksud untuk melakukan penyalahgunaan lebih lanjut. Pengguna diyakinkan bahwa software keluaran penipu merupakan produk yang aman, bahkan mendesak mereka untuk mengabaikan peringatan keamanan atau menonaktifkan antivirus. Melalui kombinasi AI dan peninjauan manusia, Google mengidentifikasi dan memblokir materi iklan dan akun yang mengarahkan pengguna mengunduh software berbahaya. Akun yang melanggar kebijakan software berbahaya Google Ads akan segera ditangguhkan. Situs web perjalanan palsu Situs web perjalanan palsu memikat pengguna untuk memesan perjalanan dengan janji harga atau diskon yang luar biasa. Biasanya penipu meniru hotel-hotel terkenal atau berpura-pura sebagai agen perjalanan yang sah. Google melarang keras iklan yang mengaburkan informasi tentang suatu bisnis, produk, atau layanan. Iklan yang meniru brand untuk meminta informasi pribadi pun dilarang. Baca juga: 6 Kesalahan Cybersecurity yang Masih Sering Dilakukan Penipuan pelacakan paket Penipuan pelacakan paket memanfaatkan meluasnya penggunaan layanan belanja daring dengan mengirimkan pesan palsu yang seolah-olah berasal dari perusahaan pengiriman yang sah. Penipuan ini sering kali menipu pengguna agar membayar “biaya” tambahan yang tidak akan pernah diminta Untuk mencegahnya, Google Messages kini dilengkapi dengan Scam Detection yang menggunakan perlindungan proaktif canggih dari penipuan melalui pesan SMS, MMS, dan RCS. Penipuan tagihan Photo Credit: Pexels Penipuan ini melibatkan penipu yang mengirim pesan teks palsu yang mengklaim bahwa Anda memiliki tunggakan tagihan atau biaya administratif lain seperti pajak dan kartu kredit. Menyadari ancaman yang meningkat ini, Google Messages baru-baru ini meluncurkan penyempurnaan baru untuk mendeteksi penipuan tagihan penagihan lainnya, memperingatkan pengguna secara real-time untuk membantu mereka tetap aman. Baca juga: Mengenal Keamanan di Ekosistem Google Cloud Dengan terus berkembangnya ancaman penipuan digital, Google terus berinovasi dalam meningkatkan sistem keamanan sekaligus memberikan informasi terkini tentang teknik penipuan terbaru. Lindungi data digital Anda dengan bekerja dalam ekosistem Workspace for Business, kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top