EIKON Technology

Google Workspace

Info

Layanan Migrasi Data dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive Kini Telah Tersedia

Kini, layanan baru Data Migration dapat digunakan untuk memigrasikan file dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive. Layanan ini memungkinkan administrator untuk memigrasikan data dari situs SharePoint Online, termasuk library dokumen, folder, file, dan izin terkait, yang akan membantu Anda bertransisi ke Google Workspace dengan cepat dan mudah. Bagaimana caranya? Memigrasikan file dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive Dengan tersedianya layanan New Data Migration ini, administrator dapat memigrasikan file dari Microsoft SharePoint Online ke Google Drive. Anda  dapat memulai dan menyelesaikan migrasi dalam beberapa langkah sederhana berikut: Hubungkan ke akun SharePoint Online tempat Anda ingin menyalin data. Tentukan site tempat Anda ingin menyalin data dan folder Drive mana yang harus berisi data yang disalin. Tentukan pengguna dan grup yang izinnya harus disalin. Fitur ini tersedia dalam versi open beta, yang berarti tidak diperlukan pendaftaran tambahan. Photo Credit:  Google Workspace Updates Anda dapat memigrasikan data dari hingga 100 sites SharePoint Online sekaligus ke Shared Drive di Google Drive. Anda dapat menemukan laporan komprehensif tentang kemajuan migrasi, termasuk jumlah sites dan file (yang dimigrasikan/dilewatkan). Anda juga dapat mengekspor laporan migrasi untuk penyelidikan kesalahan dan pemecahan masalah. Pembaruan Delta tersedia untuk memigrasikan file yang baru ditambahkan atau diperbarui. Baca juga: Tips Percepat Migrasi Data dengan Database Migration Program Mendapatkan layanan migrasi Layanan migrasi baru ini dapat diakses oleh Super Admins melalui konsol Google Admin, tepatnya di bawah Menu > Data > Data Import & export > Data Migration (New). Silakan kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang layanan baru Data Migration dan layanan migrasi Microsoft Sharepoint. Baca juga: Memanfaatkan Confidential Space untuk Kolaborasi Data yang Lebih Aman di Google Cloud Ketersediaan Photo Credit: Pexels Layanan migrasi dari Microsoft Sharepoint ke Google Drive ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 22 Mei 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Layanan tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi: Business Starter, Standard, dan Plus; Enterprise Starter, Standard, dan Plus; Education Fundamentals, Standard, dan Plus, serta pemilik add-on Teaching and Learning; Essentials Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus; dan Nonprofits. Baca juga: Kelola Dokumen Lebih Mudah dengan Ekstensi SharePoint for Zoho CRM Google Workspace terus berupaya untuk menghadirkan solusi dan layanan yang menyederhanakan alur kerja Anda. Hadirnya layanan migrasi baru dari Microsoft Sharepoint ke Google Drive ini dapat dimanfaatkan untuk menyederhanakan migrasi data, suatu proses yang selama ini dianggap sangat kompleks dan membutuhkan waktu lama. Agar tidak ketinggalan berbagai kemudahan tersebut, segera gunakan Google Workspace. Kami dari EIKON Technology siap membantu Anda menyediakan paket berlangganan Workspace for Business. Untuk langsung terhubung dengan tim EIKON Technology, silakan klik di sini.

Google Workspace

Membuat Kuis dengan Cepat Menggunakan Canvas di Aplikasi Gemini

Kini Anda dapat membuat kuis untuk subjek apa pun menggunakan Canvas di aplikasi Gemini cukup dengan mengunggah dokumen atau memberi perintah seperti “Buat kuis latihan tentang sistem saraf”. Simak ulasan berikut untuk mengetahui detail selengkapnya! Memanfaatkan Canvas aplikasi Gemini untuk membuat kuis Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah update terbaru Gemini, Anda kini dapat membuat kuis interaktif berdasarkan file atau perintah yang diunggah. Anda juga dapat meminta Gemini untuk membuat kuis berdasarkan konten yang dibuat di Canvas, termasuk laporan Deep Research. Baca juga: Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Jerman Anda juga akan menerima umpan balik instan dan informasi tambahan berdasarkan jawaban untuk memperkuat pembelajaran secara real-time. Saat menemui kendala pada suatu pertanyaan, Gemini dapat memberikan petunjuk bermanfaat, untuk memandu Anda menuju jawaban yang benar. Setelah menyelesaikan kuis, Anda akan melihat skor keseluruhan, rincian akurasi, dan wawasan mengenai area yang perlu ditingkatkan. Photo Credit: Google Workspace Updates Quizzes di Gemini untuk saat ini tersedia bagi pengguna berusia 18+. Quizzes tersedia dalam semua bahasa dan wilayah yang didukung oleh aplikasi Gemini. Pengguna Workspace for Business dan Education tidak dapat membagikan konten yang dibuat di Canvas. Namun, jika pengguna dengan akun pribadi membagikan tautan, pengguna Workspace akan dapat membukanya, tetapi mereka tidak dapat melakukan tindakan tambahan, seperti meminta Gemini untuk menyempurnakan konten tersebut. Photo Credit: Google Workspace Updates Ketersediaan Fitur pembuat kuis di Canvas aplikasi Gemini ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi: Business Starter, Standard, Plus Enterprise Starter, Standard, Plus Education Fundamentals, Standard, Plus Frontline Starter dan Standard Essentials, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus Nonprofits Baca juga: Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Selain itu, fitur ini juga tersedia bagi pelanggan Google Workspace yang telah memiliki add-ons: Gemini Business Gemini Enterprise Gemini Education Gemini Education Premium Baca juga: Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja? Dengan aplikasi Gemini yang dibekali dengan Canvas pembuat kuis, Anda dapat menghadirkan kuis interaktif secara cepat. Gemini juga telah diintegrasikan ke dalam konteks alur kerja di seluruh platform, perangkat, dan aplikasi Google Workspace untuk membantu institusi pendidikan dalam menyederhanakan alur kerja mereka. Akan lebih banyak lagi fitur inovatif yang hadir. Pastikan untuk tidak tertinggal inovasi terbaru dari Google Classroom. Kini telah tersedia di EIKON Technology, melalui paket berlangganan Workspace for Education. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Jerman

Dalam gelaran Google Cloud Next 2025 April lalu, terdapat beberapa pengumuman penting terkait perkembangan Google Workspace. Salah satunya adalah capaian yang diperoleh Workspace dan Gemini. Mari simak ulasannya berikut ini! Capaian aplikasi Gemini in Google Workspace Pada gelaran Google Cloud Next 2025 lalu, diumumkan bahhwa aplikasi Gemini in Google Workspace dan Gemini App telah meraih sertifikasi BSI C5 Jerman. Gemini App sendiri merupakan asisten produktivitas AI pertama yang meraih sertifikasi tersebut. Bagi pelanggan yang berada di Uni Eropa, sertifikasi BSI C5 Jerman ini berarti Anda dapat mengintegrasikan AI ke dalam pekerjaan dengan jaminan bahwa auditor pihak ketiga yang ketat telah menetapkan bahwa arsitektur Gemini memenuhi standar keamanan dan privasi yang tinggi. Baca juga: Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI Sertifikasi terbaru ini terus dibangun berdasarkan serangkaian standar keselamatan, privasi, dan keamanan Gemini yang sudah ada dan komprehensif, termasuk: SOC 1/2/3, ISO 27017/18, dan ISO 42001 (standar internasional pertama untuk Sistem Manajemen AI), serta kepatuhan HIPAA (Health Insurance Portability and Accountability Act) dan sebagai asisten generative AI pertama yang meraih sertifikasi FedRAMP High Amerika Serikat. Bagaimana Google melindungi keamanan dan privasi data Photo Credit: Pexels Sertifikasi ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Google Workspace dalam melindungi keamanan dan privasi data Anda. Infrastruktur Google didistribusikan secara strategis di beberapa pusat data di seluruh dunia. Untuk lebih jelasnya, beberapa fasilitas penyimpanan data Google berlokasi di negara-negara di luar European Economic Area (EEA). Selain itu, penerapan dukungan Google Cloud terus-menerus memastikan pengirimann layanan yang tangkas dan efektif di seleuruh dunia dan beberapa pusat dukungan pun berada di luar EEA. Baca juga: Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah Efek pembaruan Dengan diraihnya sertifikasi BSI C5 Jerman, maka dapat dipastikan bahwa keamanan dan privasi data Anda selama menggunakan aplikasi Gemini in Google Workspace dan aplikasi Gemini itu sendiri akan selalu aman, mengikuti standar BSI C5 Jerman. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Secara keseluruhan, diraihnya sertifikasi BSI C5 Jerman ini membuktikan komitmen Google menjaga keamanan dan perlindungan privasi data para penggunanya. Sertifikasi ini penting bagi pengguna aplikasi Gemini dalam mempertahankan ekosistem yang aman seiring dengan kemajuan teknologi generative AI. Dapatkan perlindungan terbaik untuk data Anda di era generative AI ini dengan Google Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi penerapan menyeluruh dengan garansi resmi. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Presentasi Makin Cakep dengan Kapabilitas Skala Proporsional Google Slides

Saat membuat presentasi, Anda tentu perlu menyesuaikan ukuran objek item presentasi (seperti gambar atau ikon). Namun terkadang, penyesuaian tersebut akan membuat tampilan visual terlihat kurang jelas. Tidak perlu khawatir, kini Google Slides telah menyediakan kapabilitas skala proporsional untuk Anda. Seperti apa cara kerjanya? Skala proporsional Google Slides Photo Credit: Google Workspace Updates Kini, saat Anda memilih beberapa objek di Google Slides, opsi “resizing your selection” akan menskalakan objek tersebut secara proporsional dengan tetap mempertahankan kejelasan visual. Ini memastikan font, border, dan atribut lainnya diskalakan secara halus dan menghilangkan kerumitan dalam menyesuaikan elemen satu per satu. Selain itu, Slides juga telah mempermudah pemilihan item tertentu pada silde dengan banyak objek yang tumpeng tindih. Saat mengarahkan kursor ke suatu objek, pengguna kini akan melihat garis tepi (outline) muncul, sehingga memudahkan pemilihan objek yang berlapis. Baca juga: Update Library Google Slides: Sediakan Lebih Banyak Templat Layout Menarik Dengan perluasan kapabilitas ini, Anda tak perlu lagi menghabiskan waktu terlalu lama untuk memasukkan objek ke dalam slide dengan skala proporsional, berapa pun item yang ingin dimasukkan ke dalam slide presentasi. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi administrator: Tidak perlu pengaturan tambahan dari administrator untuk dapat menggunakan fitur baru ini. Bagi end-user: Harap perhatikan bahwa fitur-fitur ini hanya akan berfungsi saat Anda berada dalam mode penyuntingan (edit mode), bukan saat slide dipresentasikan. Selain itu, penskalaan proporsional hanya akan berlaku untuk grup objek atau beberapa objek yang dipilih menggunakan corner handles (side handles akan tetap berfungsi). Pilihan objek juga dapat diskalakan dengan menggunakan kontrol sidebar pengubahan ukuran dari opsi Format. Silakan kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menyisipkan dan mengatur teks, bentuk, diagram, hingga garis. Baca juga: Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides Ketersediaan Perluasan kapabilitas Google Slides ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 21 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal akan dimulai pada tanggal 5 Mei 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Google Workspace Individual, serta pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms Untuk mengoptimalkan penggunaan Google Slides dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, Anda dapat berlangganan Google Workspace for Education atau Google Workspace for Business. Keduanya tersedia di EIKON Technology yang merupakan official partner Workspace Indonesia. Untuk informasi mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum

Desember 2024 lalu, Google merilis versi eksperimental Gemini 2.0 Flash. Kemudian awal tahun 2025 ini, Google memperbarui 2.0 Flash Thinking Experimental di AI Studio yang kemudian dilanjutkan dengan beberapa perluasan Gemini 2.0 Flash, seperti membuat Flash tersedia umum bagi para developer, serta memperkenalkan varian baru (Pro, untuk tugas rumit dan Flash-Lite, yang lebih hemat biaya). Semuanya dimulai dengan input/output teks, dengan dukungan multimoda yang akan segera hadir. Mari simak ulasannya berikut! 2.0 Flash Pertama kali diperkenalkan di I/O 2024, rangkaian model Flash populer di kalangan developer sebagai model andalan yang tangguh, optimal untuk tugas bervolume dan berfrekuensi tinggi dalam skala besar, serta sangat mampu melakukan penalaran multimoda. 2.0 Flash kini tersedia secara umum untuk seluruh produk AI Google, di samping peningkatan kinerja dalam tolok ukur utama, dengan pembuatan gambar dan text-to-speech yang akan segera hadir. Baca juga: Gemini (gemini.google.com) Kini Menampilkan Link Sumber dalam Responsnya 2.0 Pro Experimental Awal tahun 2025 Google juga meluncurkan versi eksperimental Google 2.0 Pro yang memiliki kinerja pengodean paling kuat dan kemampuan untuk menangani perintah rumit, dengan pemahaman dan penalaran yang lebih baik dibandingkan model mana pun yang telah dirilis Google. Versi ini dilengkapi dengan jendela konteks dengan 2 juta token, yang memungkinkannya untuk menganalisis dan memahami sejumlah besar informasi secara komprehensif, serta kemampuan untuk memanggil alat seperti Google Search dan eksekusi kode. Baca juga: Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja? 2.0 Flash-Lite Bulan Februari 2025 ini Google memperkenalkan 2.0 Flash-Lite, model baru yang memiliki kualitas lebih baik dari 1.5 Flash, dengan kecepatan dan biaya yang sama. Sama seperti 2.0, model ini juga memiliki jendela konteks 1 juta token dan input multimoda. Misalnya, dapat menghasilkan teks satu baris yang relevan untuk sekitar 40.000 foto unik, dengan biaya kurang dari satu dolar. Baca juga: Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education, Amankah untuk Pengguna Pelajar? Jajaran model Gemini 2.0 Google dibuat dengan teknik pembelajaran penguatan baru yang menggunakan Gemini itu sendiri untuk mengkritik responsnya. Hal ini menghasilkan umpan balik yang lebih akurat dan terarah serta meningkatkan kemampuan model untuk menangani perintah sensitif. Tertarik untuk mulai menggunakannya? Anda bisa mulai dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai langganan, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Peningkatan Fitur untuk Pelanggan Google Workspace dengan Chrome Enterprise Core

Bagi pelanggan Workspace dengan Chrome Enterprise Core, Google baru saja meluncurkan daftar profil browser Chrome baru dan fitur pelaporan bagi pengguna Workspace yang masuk. Mari simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut! Update terbaru untuk Chrome Enterprise Core Photo Credit: Google Workspace Updates Kemampuan baru ini memberikan administrator Anda lebih banyak insight mengenai profil pengguna Chrome di dalam domain mereka.  Laporan ini mencakup daftar profil terkelola baru dan halaman detail tempat administrator dapat menemukan informasi seperti detail profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, ekstensi yang dipasang, dan lainnya. Daftar ekstensi yang dipasang akan membantu administrator Anda untuk mengidentifikasi versi ekstensi yang berpotensi menjadi faktor risiko bagi end-user. Secara keseluruhan, pembaruan ini secara signifikan meningkatkan cara administrator dalam menganalisis cara pengguna berinteraksi dengan Chrome dan memungkinkan mereka mengambil tindakan untuk menjaga keamanan data mereka di Chrome. Baca juga: Menggapai Masa Depan Berkelanjutan dengan ChromeOS Mulai menggunakan fitur Administrator cukup masuk ke konsol Google Admin dan mengaktifkan kebijakan Managed profile reporting. Anda dapat menggunakan daftar di dalamnya untuk meninjau informasi seperti keterangan profil, versi browser, ekstensi yang dipasang, kebijakan yang diterapkan, dan lainnya. Photo Credit: Google Workspace Updates Managed profile Chrome dibuat untuk pengguna saat mereka masuk ke Chrome dengan Google Account terkelola (Google Workspace atau Cloud Identity). Akun terkelola dapat masuk di browser terkelola dan tidak terkelola. Khusus untuk browser terkelola, jika ingin membatasi akses masuk pengguna ke domain tertentu, Anda dapat menggunakan setelan Restrict sign-in ke pola di konsol Admin. Baca juga: 3 Fitur Baru Google Chrome untuk Memudahkan Hidup Anda Ketersediaan fitur Fitur baru untuk pelanggan Workspace dengan Chrome Enterprise Core ini telah tersedia per tanggal 14 Januari 2025 dan bisa langsung digunakan cukup dengan mengakses konsol Google Admin. Fitur ini tidak memerlukan pengaturan tambahan bagi end user. Baca juga: 7 Cara Mengamankan Browser Chrome bagi Pengguna Google Workspace Fitur baru dari Google untuk pelanggan Workspace dengan Chrome Enterprise Core ini akan memudahkan administrator dalam memastikan keamanan data end user, terutama saat mereka berinteraksi dengan browser Chrome. Google telah menyediakan tools dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mengamankan data penting di lingkungan kerja Anda. Pastikan Workspace yang Anda gunakan merupakan produk resmi berlisensi, seperti paket Google Workspace yang ditawarkan oleh EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Google AI Kini Disertakan dalam Paket Workspace Business dan Enterprise, Apa Keunggulannya?

Saat ini kita memasuki era kerja yang didukung oleh artificial intelligence (AI). Dukungan AI membantu mengurangi beban tugas, sekaligus berperan sebagai partner berpikir untuk mewujudkan ide-ide dan memecahkan masalah. Hari ini, Workspace menyertakan Google AI dalam paket Workspace Business dan Enterprise tanpa perlu add-on. Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini! Google AI, melindungi interaksi Anda dengan AI Photo Credit: Freepik Keamanan data, kerahasiaan, dan kepatuhan merupakan prioritas utama bagi perusahaan saat mengadopsi AI, dan Google terus berkomitmen menjaga keamanan data pengguna. Data Anda adalah milik Anda: Google AI tidak menggunakan data, perintah, atau respons yang Anda buat untuk melatih Gemini di luar domain tanpa izin. Anda yang memegang kendali: Gemini dibangun dengan kontrol tingkat perusahaan untuk membantu tanpa mengorbankan data sensitif Anda. Keamanan komprehensif: Gemini for Workspace dan aplikasi Gemini merupakan salah satu solusi produktivitas AI generatif pertama yang memperoleh serangkaian sertifikasi keselamatan, privasi, dan keamanan yang komprehensif, termasuk SOC 1/2/3. Baca juga: AI bagi MSP: Kesempatan atau Hambatan? Mulai menggunakan Google AI Admins Ada berbagai kontrol yang terkait dengan fitur AI tambahan ini, termasuk kemampuan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan akses ke Gemini App dan Notebook LM sebagai layanan tambahan serta untuk mengontrol Google AI. Anda juga dapat memanfaatkan kontrol perlindungan data Workspace bawaan, seperti AI Classification, data loss prevention (DLP), information rights management (IRM), dan client-side encryption (CSE) untuk membantu mengidentifikasi data sensitif, menerapkan label klasifikasi, sekaligus membatasi akses. End users Bergantung pada edisi Workspace dan konfigurasi admin, pengguna akan memiliki akses ke fitur AI tambahan. Anda juga dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur cerdas Google Workspace. Baca juga: Google Meet Kini Sediakan Email Terkonsolidasi untuk Seluruh Berkas Rapat Ketersediaan Photo Credit: Freepik Perubahan ini memengaruhi Google Workspace edisi: Business Starter, Standard, dan Plus serta Enterprise Starter, Standard, dan Plus. Selain itu, perubahan ini juga memengaruhi paket langganan add-on Gemini for Workspace yang sudah ada, yakni Gemini Business, Gemini Enterprise, AI Meetings & Messaging, serta AI Security. Peluncuran fitur Google AI akan dimulai pada tanggal 15 Januari 2025 untuk Workspace edisi Business Starter, Standard, dan Plus. Kemudian untuk edisi Enterprise Starter, Standard, dan Plus akan dilakukan segera setelah tanggal 29 Januari 2025. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Perubahan ini akan semakin memudahkan Anda mengakses Google AI. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan keamanannya karena Workspace terus berkomitmen dalam melindungi data sensitif Anda. Tak sabar untuk menikmati berbagai kemudahan Google AI? Anda bisa mendapatkannya cukup dengan berlangganan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Penambahan Opsi Kontrol Granular pada Google Forms, Begini Cara Menggunakannya

Tahun 2023 lalu, Google memperkenalkan opsi kontrol granular untuk berbagi di Google Forms. Hanya saja, opsi tersebut diluncurkan dalam versi beta sehingga penggunaannya masih terbatas. Kini, opsi tersebut tersedia untuk umum. Bagaimana cara menggunakannya? Opsi kontrol granular untuk respons Google Forms Sebelumnya, pembuat form di Google Forms memiliki dua opsi berbagi, yaitu membatasi respons kepada pengguna dalam domain mereka (dan domain tepercaya) atau membuat form dapat diakses publik (artinya, siapa pun yang memiliki URL dapat merespons). Dengan hadirnya opsi baru yang tersedia bagi publik ini, pembuat form dapat membatasi akses respons ke pengguna, grup, atau audiens target tertentu—mirip dengan cara pemilik file dapat membatasi pembagian file Google Docs, Sheets, Slides, atau Sites di Drive. Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur ini berguna dalam kondisi apa pun saat Anda ingin mengontrol siapa saja yang dapat menanggapi form. Misalnya, pemilik bisnis dapat mengumpulkan feedback dari divisi tertentu di perusahaannya dengan lebih baik, sekaligus mencegah form tersebut ditanggapi oleh divisi atau tim lain. Demikian pula, pengajar dapat menggunakan fitur ini untuk memastikan suatu materi pelajaran hanya dapat diakses oleh siswa tertentu yang menerima tautan. Baca juga: Mengenal Data Loss Prevention (DLP), Kebijakan untuk Melindungi Data Sensitif di Google Forms Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur baru ini, tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Pembuat form harus menerbitkan form mereka sebelum responden dapat melihat atau memberikan respons. Tidak hanya menentukan siapa saja yang bisa mengakses form, pembuat form juga dapat membagikan akses respons kepada pengguna, grup, atau audiens tertentu sesuai kebutuhan. Baca juga: Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms Ketersediaan Photo Credit: Freepik Peningkatan kapabilitas Google Forms ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 3 Desember 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal akan dimulai pada tanggal 6 Januari 2025 (1-3 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kapabilitas baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk Workspace Individual dan pengguna dengan akun Google pribadi. Penting untuk diingat kapabilitas untuk membagikan akses respons kepada audiens tertentu hanya tersedia untuk layanan Google Drive, Docs, dan Chat. Edisi Workspace yang mendukung kapabilitas ini di Drive, Docs, dan Chat, di antaranya adalah Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, Enterprise Essentials, dan Enterprise Essentials Plus. Sementara pada edisi Business Standard, Nonprofits, dan G Suite Business, kapabilitas hanya berlaku pada Drive dan Docs. Baca juga: Cara Menerapkan Rich Text Format pada Google Forms Peningkatan kapabilitas Google Forms ini akan membantu Anda dalam membatasi akses respons sebuah form. Dengan begitu, respons yang didapat akan lebih terfilter dan sesuai kebutuhan Anda. Untuk mengoptimalkan penggunaan Forms dan berbagai aplikasi Workspace lain, terutama jika Anda menggunakannya dalam skala besar, jangan lupa berlangganan Workspace for Business. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi penerapan menyeluruh dengan garansi resmi. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Kapabilitas Konfigurasi Aplikasi Pihak Ketiga Google Workspace dengan Cakupan API tertentu Kini Tersedia untuk Umum

Awal tahun 2024 ini, Google Workspace meluncurkan kapabilitas untuk mengonfigurasi aplikasi pihak ketiga dengan cakupan API tertentu untuk open beta. Mulai Desember ini, kapabilitas tersebut sekarang tersedia untuk umum. Berikut ulasan selengkapnya! Kapabilitas untuk konfigurasi aplikasi pihak ketiga Google API Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memberikan kontrol yang lebih detail bagi administrator. Kini administrator dapat membatasi akses aplikasi pihak ketiga ke cakupan OAuth 2.0 tertentu untuk Google API, seperti Drive dan Gmail. Kapabilitas ini akan mencegah aplikasi memperoleh akses tambahan tanpa persetujuan administrator, meski mereka meminta cakupan API baru di masa mendatang. Dengan demikian, administrator dapat membantu administrator membatasi akses data. Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Mulai menggunakan kapabilitas Untuk mulai mengelola akses app, buka konsol Admin dan klik menu Security > API Controls > App Access Controls. Selanjutnya, pilih opsi Manage Third-Party App Access Ini akan menampilkan daftar aplikasi yang dikonfigurasi. Untuk melihat aplikasi yang diakses, di bagian Accessed apps, klik View list. Dari daftar Configured apps atau Accessed apps, klik aplikasi yang ingin diberi akses. Untuk mengunduh informasi aplikasi dalam format file CSV, di bagian atas daftar Configured apps atau Accessed apps, klik Download list. Seluruh data dalam tabel dapat diunduh (termasuk data yang tidak Anda tampilkan). Untuk configured apps, file CSV menyertakan kolom tambahan berikut: Verification status, Number of users, Organizational unit, Requested services, dan API scopes yang terkait dengan setiap layanan. Jika aplikasi yang dikonfigurasi belum diakses, jumlah penggunanya adalah nol (0), dan 2 kolom lainnya kosong. Untuk accessed apps, file CSV memiliki kolom tambahan berikut: Verification status, Organizational unit, dan API scopes. Baca juga: Alasan Mengapa Google Workspace Adalah Pilihan Terbaik dalam Menghadapi Serangan Siber via Email Ketersediaan kapabilitas Photo Credit: Freepik Kapabilitas ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), mulai dari tanggal 3 Desember 2024. Kapabilitas ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Cloud Identity Free, dan Cloud Identity Premium. Baca juga: Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API Verifikasi aplikasi adalah program Google untuk memastikan bahwa aplikasi pihak ketiga yang mengakses data sensitif pelanggan lolos pemeriksaan privasi dan keamanan. Pengguna mungkin diblokir sehingga tidak dapat mengaktifkan aplikasi yang belum diverifikasi dan tidak dipercaya. Untuk menggunakan aplikasi ini, Anda cukup berlangganan Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai Google Partner Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Informasi lebih lanjut terkait berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja?

Mulai tanggal 7 November 2024, seluruh pengguna dapat menggunakan Gemini di side panel Google Docs, Google Sheets, Google Drive, dan Gmail dalam tujuh tambahan pilihan bahasa. Apa saja? Tambahan opsi bahasa side panel Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Pada tanggal 7 November 2024, Google meluncurkan tujuh opsi bahasa tambahan untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail. Ketujuh opsi bahasa tersebut, yaitu Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol. Dengan Gemini di side panel aplikasi Workspace, Anda bisa mendapatkan bantuan untuk meringkas, menganalisis, dan membuat konten menggunakan insight yang dikumpulkan generative AI dari email, dokumen, dan lainnya—semuanya tanpa perlu beralih aplikasi atau tab. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Penting untuk diketahui, meskipuin Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail, secara umum tersedia dalam bahasa-bahasa tambahan ini, seiring dengan terus diluncurkannya lebih banyak fitur “alpha” Gemini yang diaktifkan, kemungkinan Anda akan terus melihat lencara “Alpha”. Untuk saat ini, kapabilitas pembuatan gambar (image generation) Gemini masih belum tersedia pada tambahan bahasa baru. Khusus untuk Google Slides, Gemini hanya tersedia dalam bahasa Inggris sementara ini. Mulai menggunakan fitur Kapabilitas bahasa tambahan Gemini ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk bisa  digunakan. End-user dapat mengakses side panel Gemini dengan mengeklik “Ask Gemini” (ikon percikan) di sudut kanan atas Docs, Sheets, Drive, dan Gmail.  Perlu diingat bahwa untuk mengakses fitur Gemini for Google Workspace lainnya yang hanya didukung dalam bahasa Inggris, Anda perlu menyetel bahasa Google Account Anda ke bahasa Inggris. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Tambahan opsi bahasa untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Slides, Drive, dan Gmail ini dirilis secara bertahap (gradual rollout), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat, peluncuran dimulai pada tanggal 7 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur); sedangkan untuk domain rilis terjadwal, peluncuran dimulai pada tanggal 21 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Opsi tambahan bahasa ini  tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan add-on Gemini Business atau Gemini Enterprise, Gemini Education atau Gemini Education Premiun, dan Google One AI Premium. Baca juga: Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Ini Cara Menggunakannya Panel samping Gemini akan menyederhanakan alur kerja Anda, memudahkan akses ke file atau dokumen  yang dibutuhkan, tanpa berpindah tab maupun aplikasi. Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top