EIKON Technology

Google Workspace

Google Workspace

Peningkatan Fitur untuk Pelanggan Google Workspace dengan Chrome Enterprise Core

Bagi pelanggan Workspace dengan Chrome Enterprise Core, Google baru saja meluncurkan daftar profil browser Chrome baru dan fitur pelaporan bagi pengguna Workspace yang masuk. Mari simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut! Update terbaru untuk Chrome Enterprise Core Photo Credit: Google Workspace Updates Kemampuan baru ini memberikan administrator Anda lebih banyak insight mengenai profil pengguna Chrome di dalam domain mereka.  Laporan ini mencakup daftar profil terkelola baru dan halaman detail tempat administrator dapat menemukan informasi seperti detail profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, ekstensi yang dipasang, dan lainnya. Daftar ekstensi yang dipasang akan membantu administrator Anda untuk mengidentifikasi versi ekstensi yang berpotensi menjadi faktor risiko bagi end-user. Secara keseluruhan, pembaruan ini secara signifikan meningkatkan cara administrator dalam menganalisis cara pengguna berinteraksi dengan Chrome dan memungkinkan mereka mengambil tindakan untuk menjaga keamanan data mereka di Chrome. Baca juga: Menggapai Masa Depan Berkelanjutan dengan ChromeOS Mulai menggunakan fitur Administrator cukup masuk ke konsol Google Admin dan mengaktifkan kebijakan Managed profile reporting. Anda dapat menggunakan daftar di dalamnya untuk meninjau informasi seperti keterangan profil, versi browser, ekstensi yang dipasang, kebijakan yang diterapkan, dan lainnya. Photo Credit: Google Workspace Updates Managed profile Chrome dibuat untuk pengguna saat mereka masuk ke Chrome dengan Google Account terkelola (Google Workspace atau Cloud Identity). Akun terkelola dapat masuk di browser terkelola dan tidak terkelola. Khusus untuk browser terkelola, jika ingin membatasi akses masuk pengguna ke domain tertentu, Anda dapat menggunakan setelan Restrict sign-in ke pola di konsol Admin. Baca juga: 3 Fitur Baru Google Chrome untuk Memudahkan Hidup Anda Ketersediaan fitur Fitur baru untuk pelanggan Workspace dengan Chrome Enterprise Core ini telah tersedia per tanggal 14 Januari 2025 dan bisa langsung digunakan cukup dengan mengakses konsol Google Admin. Fitur ini tidak memerlukan pengaturan tambahan bagi end user. Baca juga: 7 Cara Mengamankan Browser Chrome bagi Pengguna Google Workspace Fitur baru dari Google untuk pelanggan Workspace dengan Chrome Enterprise Core ini akan memudahkan administrator dalam memastikan keamanan data end user, terutama saat mereka berinteraksi dengan browser Chrome. Google telah menyediakan tools dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mengamankan data penting di lingkungan kerja Anda. Pastikan Workspace yang Anda gunakan merupakan produk resmi berlisensi, seperti paket Google Workspace yang ditawarkan oleh EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Google AI Kini Disertakan dalam Paket Workspace Business dan Enterprise, Apa Keunggulannya?

Saat ini kita memasuki era kerja yang didukung oleh artificial intelligence (AI). Dukungan AI membantu mengurangi beban tugas, sekaligus berperan sebagai partner berpikir untuk mewujudkan ide-ide dan memecahkan masalah. Hari ini, Workspace menyertakan Google AI dalam paket Workspace Business dan Enterprise tanpa perlu add-on. Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini! Google AI, melindungi interaksi Anda dengan AI Photo Credit: Freepik Keamanan data, kerahasiaan, dan kepatuhan merupakan prioritas utama bagi perusahaan saat mengadopsi AI, dan Google terus berkomitmen menjaga keamanan data pengguna. Data Anda adalah milik Anda: Google AI tidak menggunakan data, perintah, atau respons yang Anda buat untuk melatih Gemini di luar domain tanpa izin. Anda yang memegang kendali: Gemini dibangun dengan kontrol tingkat perusahaan untuk membantu tanpa mengorbankan data sensitif Anda. Keamanan komprehensif: Gemini for Workspace dan aplikasi Gemini merupakan salah satu solusi produktivitas AI generatif pertama yang memperoleh serangkaian sertifikasi keselamatan, privasi, dan keamanan yang komprehensif, termasuk SOC 1/2/3. Baca juga: AI bagi MSP: Kesempatan atau Hambatan? Mulai menggunakan Google AI Admins Ada berbagai kontrol yang terkait dengan fitur AI tambahan ini, termasuk kemampuan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan akses ke Gemini App dan Notebook LM sebagai layanan tambahan serta untuk mengontrol Google AI. Anda juga dapat memanfaatkan kontrol perlindungan data Workspace bawaan, seperti AI Classification, data loss prevention (DLP), information rights management (IRM), dan client-side encryption (CSE) untuk membantu mengidentifikasi data sensitif, menerapkan label klasifikasi, sekaligus membatasi akses. End users Bergantung pada edisi Workspace dan konfigurasi admin, pengguna akan memiliki akses ke fitur AI tambahan. Anda juga dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur cerdas Google Workspace. Baca juga: Google Meet Kini Sediakan Email Terkonsolidasi untuk Seluruh Berkas Rapat Ketersediaan Photo Credit: Freepik Perubahan ini memengaruhi Google Workspace edisi: Business Starter, Standard, dan Plus serta Enterprise Starter, Standard, dan Plus. Selain itu, perubahan ini juga memengaruhi paket langganan add-on Gemini for Workspace yang sudah ada, yakni Gemini Business, Gemini Enterprise, AI Meetings & Messaging, serta AI Security. Peluncuran fitur Google AI akan dimulai pada tanggal 15 Januari 2025 untuk Workspace edisi Business Starter, Standard, dan Plus. Kemudian untuk edisi Enterprise Starter, Standard, dan Plus akan dilakukan segera setelah tanggal 29 Januari 2025. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Perubahan ini akan semakin memudahkan Anda mengakses Google AI. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan keamanannya karena Workspace terus berkomitmen dalam melindungi data sensitif Anda. Tak sabar untuk menikmati berbagai kemudahan Google AI? Anda bisa mendapatkannya cukup dengan berlangganan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Penambahan Opsi Kontrol Granular pada Google Forms, Begini Cara Menggunakannya

Tahun 2023 lalu, Google memperkenalkan opsi kontrol granular untuk berbagi di Google Forms. Hanya saja, opsi tersebut diluncurkan dalam versi beta sehingga penggunaannya masih terbatas. Kini, opsi tersebut tersedia untuk umum. Bagaimana cara menggunakannya? Opsi kontrol granular untuk respons Google Forms Sebelumnya, pembuat form di Google Forms memiliki dua opsi berbagi, yaitu membatasi respons kepada pengguna dalam domain mereka (dan domain tepercaya) atau membuat form dapat diakses publik (artinya, siapa pun yang memiliki URL dapat merespons). Dengan hadirnya opsi baru yang tersedia bagi publik ini, pembuat form dapat membatasi akses respons ke pengguna, grup, atau audiens target tertentu—mirip dengan cara pemilik file dapat membatasi pembagian file Google Docs, Sheets, Slides, atau Sites di Drive. Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur ini berguna dalam kondisi apa pun saat Anda ingin mengontrol siapa saja yang dapat menanggapi form. Misalnya, pemilik bisnis dapat mengumpulkan feedback dari divisi tertentu di perusahaannya dengan lebih baik, sekaligus mencegah form tersebut ditanggapi oleh divisi atau tim lain. Demikian pula, pengajar dapat menggunakan fitur ini untuk memastikan suatu materi pelajaran hanya dapat diakses oleh siswa tertentu yang menerima tautan. Baca juga: Mengenal Data Loss Prevention (DLP), Kebijakan untuk Melindungi Data Sensitif di Google Forms Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur baru ini, tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Pembuat form harus menerbitkan form mereka sebelum responden dapat melihat atau memberikan respons. Tidak hanya menentukan siapa saja yang bisa mengakses form, pembuat form juga dapat membagikan akses respons kepada pengguna, grup, atau audiens tertentu sesuai kebutuhan. Baca juga: Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms Ketersediaan Photo Credit: Freepik Peningkatan kapabilitas Google Forms ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 3 Desember 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal akan dimulai pada tanggal 6 Januari 2025 (1-3 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kapabilitas baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk Workspace Individual dan pengguna dengan akun Google pribadi. Penting untuk diingat kapabilitas untuk membagikan akses respons kepada audiens tertentu hanya tersedia untuk layanan Google Drive, Docs, dan Chat. Edisi Workspace yang mendukung kapabilitas ini di Drive, Docs, dan Chat, di antaranya adalah Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, Enterprise Essentials, dan Enterprise Essentials Plus. Sementara pada edisi Business Standard, Nonprofits, dan G Suite Business, kapabilitas hanya berlaku pada Drive dan Docs. Baca juga: Cara Menerapkan Rich Text Format pada Google Forms Peningkatan kapabilitas Google Forms ini akan membantu Anda dalam membatasi akses respons sebuah form. Dengan begitu, respons yang didapat akan lebih terfilter dan sesuai kebutuhan Anda. Untuk mengoptimalkan penggunaan Forms dan berbagai aplikasi Workspace lain, terutama jika Anda menggunakannya dalam skala besar, jangan lupa berlangganan Workspace for Business. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi penerapan menyeluruh dengan garansi resmi. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Kapabilitas Konfigurasi Aplikasi Pihak Ketiga Google Workspace dengan Cakupan API tertentu Kini Tersedia untuk Umum

Awal tahun 2024 ini, Google Workspace meluncurkan kapabilitas untuk mengonfigurasi aplikasi pihak ketiga dengan cakupan API tertentu untuk open beta. Mulai Desember ini, kapabilitas tersebut sekarang tersedia untuk umum. Berikut ulasan selengkapnya! Kapabilitas untuk konfigurasi aplikasi pihak ketiga Google API Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memberikan kontrol yang lebih detail bagi administrator. Kini administrator dapat membatasi akses aplikasi pihak ketiga ke cakupan OAuth 2.0 tertentu untuk Google API, seperti Drive dan Gmail. Kapabilitas ini akan mencegah aplikasi memperoleh akses tambahan tanpa persetujuan administrator, meski mereka meminta cakupan API baru di masa mendatang. Dengan demikian, administrator dapat membantu administrator membatasi akses data. Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Mulai menggunakan kapabilitas Untuk mulai mengelola akses app, buka konsol Admin dan klik menu Security > API Controls > App Access Controls. Selanjutnya, pilih opsi Manage Third-Party App Access Ini akan menampilkan daftar aplikasi yang dikonfigurasi. Untuk melihat aplikasi yang diakses, di bagian Accessed apps, klik View list. Dari daftar Configured apps atau Accessed apps, klik aplikasi yang ingin diberi akses. Untuk mengunduh informasi aplikasi dalam format file CSV, di bagian atas daftar Configured apps atau Accessed apps, klik Download list. Seluruh data dalam tabel dapat diunduh (termasuk data yang tidak Anda tampilkan). Untuk configured apps, file CSV menyertakan kolom tambahan berikut: Verification status, Number of users, Organizational unit, Requested services, dan API scopes yang terkait dengan setiap layanan. Jika aplikasi yang dikonfigurasi belum diakses, jumlah penggunanya adalah nol (0), dan 2 kolom lainnya kosong. Untuk accessed apps, file CSV memiliki kolom tambahan berikut: Verification status, Organizational unit, dan API scopes. Baca juga: Alasan Mengapa Google Workspace Adalah Pilihan Terbaik dalam Menghadapi Serangan Siber via Email Ketersediaan kapabilitas Photo Credit: Freepik Kapabilitas ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), mulai dari tanggal 3 Desember 2024. Kapabilitas ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Cloud Identity Free, dan Cloud Identity Premium. Baca juga: Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API Verifikasi aplikasi adalah program Google untuk memastikan bahwa aplikasi pihak ketiga yang mengakses data sensitif pelanggan lolos pemeriksaan privasi dan keamanan. Pengguna mungkin diblokir sehingga tidak dapat mengaktifkan aplikasi yang belum diverifikasi dan tidak dipercaya. Untuk menggunakan aplikasi ini, Anda cukup berlangganan Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai Google Partner Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Informasi lebih lanjut terkait berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja?

Mulai tanggal 7 November 2024, seluruh pengguna dapat menggunakan Gemini di side panel Google Docs, Google Sheets, Google Drive, dan Gmail dalam tujuh tambahan pilihan bahasa. Apa saja? Tambahan opsi bahasa side panel Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Pada tanggal 7 November 2024, Google meluncurkan tujuh opsi bahasa tambahan untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail. Ketujuh opsi bahasa tersebut, yaitu Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol. Dengan Gemini di side panel aplikasi Workspace, Anda bisa mendapatkan bantuan untuk meringkas, menganalisis, dan membuat konten menggunakan insight yang dikumpulkan generative AI dari email, dokumen, dan lainnya—semuanya tanpa perlu beralih aplikasi atau tab. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Penting untuk diketahui, meskipuin Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail, secara umum tersedia dalam bahasa-bahasa tambahan ini, seiring dengan terus diluncurkannya lebih banyak fitur “alpha” Gemini yang diaktifkan, kemungkinan Anda akan terus melihat lencara “Alpha”. Untuk saat ini, kapabilitas pembuatan gambar (image generation) Gemini masih belum tersedia pada tambahan bahasa baru. Khusus untuk Google Slides, Gemini hanya tersedia dalam bahasa Inggris sementara ini. Mulai menggunakan fitur Kapabilitas bahasa tambahan Gemini ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk bisa  digunakan. End-user dapat mengakses side panel Gemini dengan mengeklik “Ask Gemini” (ikon percikan) di sudut kanan atas Docs, Sheets, Drive, dan Gmail.  Perlu diingat bahwa untuk mengakses fitur Gemini for Google Workspace lainnya yang hanya didukung dalam bahasa Inggris, Anda perlu menyetel bahasa Google Account Anda ke bahasa Inggris. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Tambahan opsi bahasa untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Slides, Drive, dan Gmail ini dirilis secara bertahap (gradual rollout), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat, peluncuran dimulai pada tanggal 7 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur); sedangkan untuk domain rilis terjadwal, peluncuran dimulai pada tanggal 21 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Opsi tambahan bahasa ini  tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan add-on Gemini Business atau Gemini Enterprise, Gemini Education atau Gemini Education Premiun, dan Google One AI Premium. Baca juga: Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Ini Cara Menggunakannya Panel samping Gemini akan menyederhanakan alur kerja Anda, memudahkan akses ke file atau dokumen  yang dibutuhkan, tanpa berpindah tab maupun aplikasi. Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Kini Pesan In-meeting Chat Google Meet Memiliki Notifikasi, Bagaimana Mengaktifkannya?

Per tanggal 18 November 2024, saat menonton tayangan live streaming Google Meet, Anda bisa langsung melihat pesan chat yang dikirim oleh peserta meeting yang bergabung melalui tautan rapat. Bagaimana cara mengaktifkan fitur baru ini? Mari simak penjelasannya berikut ini. Opsi tampilan pesan chat saat live streaming Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan dari Google Meet ini membantu memastikan bahwa informasi yang dibagikan melalui pesan chat Meet—seperti tautan ke dokumen yang relevan, pesan time-keeping, dan lainnya—juga dapat dilihat oleh peserta live streaming, sehingga rapat menjadi lebih adil. Sebelumnya, pesan chat dalam panggilan (in-meeting chat message) hanya dapat dilihat oleh host, co-host, peserta, dan penonton yang berada di meeting utama. Setelah menerima pembaruan, Anda bisa langsung melihat pemberitahuan saat pesan chat dikirim selama live streaming. Ketika Anda mengeklik pemberitahuan, panel chat pun akan langsung terbuka. Baca juga: Google Meet Kini Sediakan Email Terkonsolidasi untuk Seluruh Berkas Rapat Mulai mengaktifkan fitur Fitur ini akan aktif secara otomatis setelah peluncuran resmi. Pengguna bisa langsung menggunakannya tanpa perlu melalui host atau co-host selama live streaming berlangsung. Baca juga: Portrait Touch-up: Sempurnakan Penampilan Anda selama Meeting dengan Google Meet Web Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Perlu diketahui bahwa fitur baru ini diluncurkan dengan kecepatan yang jauh lebih lambat dari biasanya menjelang akhir tahun 2024. Berikut daftar waktu  rilis untuk domain rilis cepat dan juga domain rilis terjadwal: Domain rilis cepat:  Extended rollout mulai dari tanggal 18 November 2024 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Google mengantisipasi bahwa peluncuran akan selesai sekitar tanggal 5 Desember 2024. Domain rilis terjadwal: Extended rollout mulai dari tanggal 6 Januari 2025 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Google mengantisipasi bahwa peluncuran akan selesai sekitar akhir Q1 2025. Fitur ini tersedia untuk edisi Google Workspace yang bisa melangsungkan live stream, yaitu Google Workspace Enterprise Starter, Standard, Plus, dan Enterprise Essentials Plus, kemudian edisi Education Plus dan Teaching & Learning Upgrade. Sedangkan untuk penonton live stream sendiri tidak terbatas pada siapa pun. Baca juga: Cara Menyematkan Beberapa Presenter Sekaligus dalam Virtual Meeting Google Meet Dengan hadirnya fitur baru ini, seluruh audiens live streaming akan langsung mendapatkan notifikasi pesan chat masuk, tak hanya terbatas pada host dan co-host streaming. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Workspace Education Plus yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan paket berlangganan Workspace for Education dengan garansi berlisensi resmi.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Update Library Google Slides: Sediakan Lebih Banyak Templat Layout Menarik

Google baru saja meluncurkan pembaruan untuk Slides yang menghadirkan beberapa templat baru. Didesain secara profesional, kumpulan templat tersebut akan membantu Anda membuat presentasi lebih cepat. Bagaimana cara menggunakannya? Templat baru Google Slides Photo Credit: Freepik Pilihan templat baru dari Google Slides ini dapat digunakan untuk beberapa kasus penggunaan, antara lain sebagai berikut: Templat promosi penjualan, roadmap produk, hingga rencana strategis yang cocok bagi pengguna bisnis. Templat rencana pembelajaran, laporan buju, dan laporan tugas untuk pengguna dari institusi pendidikan. Templat perayaan, fasilitasi lokakarya, hingga permainan tim bagi siapa saja yang ingin Menyusun materi presentasi kolaboratif. Baca juga: Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker Mulai menggunakan templat Fitur baru ini aktif secara default untuk domain yang tidak mengaktifkan templat dan tema default. Domain yang mengaktifkan templat dan tema default akan tetap melihat templat khusus yang sudah dipilih sebelumnya. Penting untuk diingat, fitur ini hanya tersedia bagi pengguna yang menggunakan pengaturan bahasa “English (United States)”. Apabila pengaturan bahasa diatur ke bentuk bahasa Inggris lainnya (misalnya, “English (United Kingdom)” atau “English (Australia)”, maka Anda tidak akan memiliki akses ke templat baru ini. Mengakses templat baru Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mengakses templat baru ini Anda cukup mengeklik tombol “Templates” yang ada pada bilah tools atau dengan membuka menu Insert > Templates. Dari sana Anda bisa langsung menelusuri koleksi, memilih templat sesuai keinginan, dan memilih untuk menyisipkan semua slide atau hanya beberapa yang diperlukan sebelum kemudian melakukan personalisasi templat. Baca juga: Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides Ketersediaan fitur Fitur ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 7 November 2024. Kemudian untuk domain rilis terjadwal akan dilakukan perilisan penuh (1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 21 November 2024. Templat baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Workspace Individual Subscribers, dan pengguna dengan akun Google pribadi (yang menggunakan pengaturan Bahasa “English (United States)”. Baca juga: Menambahkan Anotasi di Google Slides Kini Jadi Makin Mudah dengan Pen Tool Dengan hadirnya lebih banyak pilihan templat Google Slides ini Anda dapat mendesain materi presentasi yang lebih menarik tanpa memakan banyak waktu. Terlebih, penggunaannya mudah dan dapat dikombinasikan dengan elemen presentasi milik Anda  sendiri seperti gambar, video, audio, dan ikon perusahaan. Untuk mengoptimalkan performa Google Slides dalam ekosistem kerja perusahaan Anda, jangan lupa berlangganan Workspace for Business. Kini telah tersedia di EIKON Technology, partner resmi Google untuk Indonesia yang menyediakan penerapan solusi menyeluruh dengan harga bersaing. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Cara Menetapkan Resources Google Calendar ke OU Anda

Per 4 Desember 2024, administrator dapat menetapkan resources untuk Google Calendar dalam ekosistem kerja mereka ke organizational unit (OU) tertentu. Resources tersebut di antaranya adalah ketersediaan ruangan atau perlengkapan rapat. Bagaimana caranya? Menetapkan resources Google Calendar ke OU Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi perusahaan dengan unit-unit kecil di dalamnya, menetapkan jadwal resources seperti ruangan atau perlengkapan rapat secara umum tentu akan merepotkan. Sebagai solusi, Workspace menghadirkan kapabilitas pengaturan resources pada tingkatan OU, yang juga mencakup kebijakan lokasi data. Baca juga: Tampilan Baru Google Calendar, Seperti Apa? Mengaktifkan kapabilitas Resources Calendar akan terhubung pada unit induk—tidak ada perubahan yang perlu dilakukan hingga administrator menetapkan kembali resources ke OU lain. Namun penting untuk diingat bahwa fitur ini memerlukan hak istimewa administrator untuk membaca OU yang dapat diaktifkan dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Masuk ke konsol Google Admin menggunakan akun dengan hak istimewa super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Account > Admin roles. Di sebelah kiri, klik role yang ingin Anda tetapkan. Klik Admin. Klik Assign users (Anda dapat memilih hingga 20 pengguna sebagai admin). Klik Assign role. Baca juga: Peleburan Tool Appointment Slots dan Appointment Schedules di Google Calendar, Apa Saja yang Berubah? Untuk menonaktifkan hak istimewa, ikuti langkah-langkah berikut: Masuk ke konsol Google Admin menggunakan akun dengan hak istimewa super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Account > Admin roles. Di sebelah kiri, klik salah satu role kustom dalam daftar. Klik Admin. Centang kotak nama administrator yang ingin Anda nonaktifkan. Klik Unassign roles (Anda dapat memilih hingga 20 pengguna sebagai admin). Klik Unassign role untuk mengonfirmasi pilihan Anda. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Pembaruan kapabilitas administrator Google Calendar ini dirilis secara bertahap (memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 4 Desember 2024, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perlu diketahui bahwa kapabilitas ini hanya tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Plus dan Assured Controls. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Google terus mengembangkan fitur dan kapabilitas Calendar di ekosistem Workspace untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Dengan hadirnya opsi untuk menetapkan resources sesuai kebutuhan, administrator akan memiliki keleluasaan dalam mengatur jadwal secara terstruktur. Fitur ini telah tersedia bagi pelanggan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology, official reseller untuk Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut terkait paket berlangganan, hubungi kami di sini.

Info

Tampilan Baru Google Calendar, Seperti Apa?

Mengikuti peluncuran Material Design 3, Google meluncurkan pembaruan tampilan untuk Calendar. Pembaruan ini mengubah tampilan antar muka Calendar bagi seluruh pengguna Workspace. Seperti apa perubahannya? Pembaruan antarmuka Google Calendar Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai 23 Oktober 2024, Anda akan melihat perubahan antarmuka Google Calendar yang sejalan dengan Material Design 3 dan mencakup update pada: Kontrol (seperti tombol, dialog, dan sidebars) yang lebih modern dan mudah diakses; Tipografi antarmuka dengan jenis huruf yang dirancang khusus agar sangat mudah dibaca dari Google; Ikonografi yang mudah dibaca dan tajam, dengan nuansa baru. Photo Credit: Google Workspace Updates Google juga memperkenalkan kapabilitas untuk beralih antara mode terang, mode gelap, atau opsi mengikuti tema default perangkat. Ini akan memberi Anda pengalaman menggunakan Calendar yang lebih nyaman dan dapat disesuaikan, serta dapat mengurangi penggunaan baterai. Pembaruan ini berlaku di seluruh bagian Calendar versi web, termasuk untuk tampilan task list. Ketika menggunakan URL tasks.google.com, Anda akan diarahkan ke antarmuka pengguna yang diperbarui dan memiliki kemampuan untuk memilih antara mode terang atau mode gelap. Baca juga: Peleburan Tool Appointment Slots dan Appointment Schedules di Google Calendar, Apa yang Berubah? Memperbarui tampilan Google Calendar Untuk mendapatkan tampilan baru dari Google Calendar ini tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Bagi end-user, perubahan tampilan antarmuka akan langsung muncul mulai tanggal 23 Oktober 2024. Jika Anda ingin mengaktifkan mode gelap Calendar, klik ikon Settings di bagian ujung kanan > Appearance > pilih Light, Dark atau Device default (tampilan mengikuti tema perangkat). Mengingat peluncuran ini merupakan penyegaran visual untuk Google Calendar, kemungkinan dapat memengaruhi pengalaman ekstensi Chrome yang terpasang dan aktif saat menggunakan Calendar. Akibatnya, ekstensi mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Disarankan untuk menghubungi developer ekstensi tersebut untuk melaporkan potensi masalah apa pun. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Ketersediaan update Pembaruan tampilan update ini dirilis dalam dua kelompok, yaitu domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal.  Untuk domain rilis cepat berlaku perilisan bertahap, mulai dari tanggal 23 Oktober 2024 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain berlaku perilisan yang diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) dimulai pada tanggal 2 Desember 2024. Update tampilan antarmuka Google Calendar ini tersedia untuk seluruh pelanggan Workspace Individual dan pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Reminder Google Calendar dan Assistant Reminders Akan Bermigrasi ke Tasks, Seperti Apa Perubahannya? Produktivitas di lingkungan kerja Anda akan semakin meningkat dengan dukungan Google Calendar. Optimalkan fungsinya dengan berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology yang juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Ini Cara Menggunakannya

Mulai hari ini, pengguna Google Workspace dengan lisensi Gemini Business, Enterprise, Education, atau Education Premium kini dapat mengunggah berbagai file dari Google Drive atau dari perangkat Anda ke Gemini (gemini.google.com). Mari simak penjelasannya berikut. Perluasan opsi jenis dokumen di Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Gemini memungkinkan analisis data dari dokumen yang Anda miliki. Kini, pilihan jenis dokumen yang dapat Anda unggah ke Gemini untuk kemudian dianalisis semakin banyak, di antaranya: File dokumen dan teks, seperti TXT, DOC, DOCX, PDF, RTF, DOT, DOTX, HWP, HWPX, dan Google Docs; File Data, seperti XLS, XLSX, CSV, TSV, dan Google Sheets, Gemini dapat menggunakan file yang diunggah untuk mendapatkan konteks dan menganalisis konten Anda. Hal ini dapat membantu meningkatkan pemahaman, penelitian, dan tulisan Anda melalui ringkasan materi pelajaran yang kompleks, identifikasi tren dan wawasan, serta rekomendasi untuk meningkatkan penulisan dan pengaturan dokumen. Mengunggah dokumen juga dapat membantu Gemini memberikan respons yang lebih personal dan relevan. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Penting untuk diketahui Saat ini, Context-Aware Access (CAA) untuk file yang diunggah dari Google Drive masih belum didukung. CAA memberi kontrol atas aplikasi mana yang dapat diakses berdasarkan konteksnya. Pengunggahan file tidak tersedia bagi pengguna Google Workspace yang mengakses Gemini sebagai layanan Google tambahan. Pengguna dengan lisensi Gemini for Google Workspace yang mengakses Gemini sebagai layanan inti tunduk pada Persyaratan Layanan Google Workspace atau Persyaratan Layanan Google Workspace for Education. Saat pengguna menggunakan Gemini sebagai layanan inti, obrolan, dan file yang diunggah tidak akan digunakan untuk meningkatkan model generative AI Google. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan fitur Administrator Pengunggahan berkas lokal akan tersedia di Gemini secara default untuk semua pengguna Gemini Enterprise, Business, Education, dan Education Premium. Pengunggahan berkas dari Google Drive di Gemini mengharuskan Anda mengaktifkan ekstensi Workspace di Gemini. End user Pengguna dapat mengunggah hingga 10 file sekaligus, dan tiap file dapat berukuran hingga 100 MB. Untuk mengunggah file dari Google Drive di Gemini, Anda harus menghubungkan aplikasi & layanan Google Workspace di setelan Ekstensi. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Kapabilitas baru Gemini ini dirilis penuh mulai tanggal 27 Agustus 2024 (1-3 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Tersedia untuk pelanggan Workspace dengan add-ons Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Anda dapat mencoba kapabilitas baru Gemini ini cukup dengan memasang add-ons yang telah tersedia di Google Workspace. Belum menggunakan Workspace? Tak perlu khawatir karena Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace untuk Indonesia, kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan biaya, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top