EIKON Technology

Google Workspace

Collaboration, G Suite, Google Meet, Google Workspace, Info, Produktivitas, Rapat online

Fitur Baru Google Meet Memudahkan Saat Meeting

Fitur Baru Google Meet Memudahkan Saat Meeting Jauh sebelum pandemi, online meeting sudah menjadi aktivitas krusial bagi para anggota tim bisnis yang tersebar di banyak kota. Namun, sejak setahun belakangan ini, aktivitas tersebut berubah menjadi suatu kebutuhan mengingat banyak orang harus bekerja dari rumah masing-masing akibat pandemi. Alhasil, sebagai salah satu penyedia layanan online video unggulan, Google Meet jadi banyak digunakan. Demi terus memenuhi kebutuhan online meeting tersebut, Google selaku pengembang pun konsisten memberikan fitur-fitur baru. Sejumlah fitur baru Google Meet tersebut baru saja dirilis pada 21 April 2021 lalu dan akan semakin memudahkan Anda saat online meeting. User interface lebih canggih untuk tingkatkan produktivitas meeting Photo Credit: cloud.google.com Mulai Mei 2021 ini, Google Meet mengalami peningkatan user interface demi bisa mengoptimalkan pengalaman online meeting Anda. Seiring dengan update tersebut, berbagai fitur baru Google Meet pun disematkan untuk meningkatkan akses dan  produktivitas online meeting. Salah satu fitur tersebut adalah kontrol lebih terhadap cara Anda menampilkan diri selama meeting berlangsung. Anda bisa mengatur video diri sendiri agar tampil dalam bentuk grid atau floating picture, yang dapat diubah ukuran serta posisinya. Bahkan jika memilih untuk tidak menampilkan diri sendiri, Anda bisa melakukan minimize pada feed atau menyembunyikan tampilan seluruhnya. Lalu, untuk mengoptimalkan presentasi selama meeting, Google Meet juga telah meningkatkan fitur pin konten. Ketika di-unpin, tampilan presentasi akan berubah menjadi ukuran yang sama dengan tampilan video para partisipan lain. Dengan begini, selama presentasi berlangsung, Anda bisa melihat reaksi dari lebih banyak partisipan. Fitur video background replacement Photo Credit: cloud.google.com Walaupun sangat membantu kolaborasi di tengah pandemi, tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang online meeting bisa terganggu oleh beberapa distraksi. Salah satunya adalah background video yang mungkin terlihat berantakan atau kurang layak. Memahami tantangan tersebut, fitur baru Google Meet pun diluncurkan dalam bentuk video background replacement. Melalui fitur baru ini, Anda dapat mengubah background dengan tampilan video. Jadi, tidak hanya membantu menjaga privasi, fitur ini juga dapat membuat aktivitas online meeting jadi lebih menyenangkan. Pada update pertama ini, akan ada tiga opsi yang bisa Anda pilih untuk video background replacement, yaitu tampilan ruang kelas, suasana pesta, dan hutan. Nantinya, Google Meet akan terus menambahkan lebih banyak pilihan video background. Lebih hemat data selama meeting dengan fitur Data Saver Photo Credit: cloud.google.com Menyediakan pengalaman video meeting dengan kualitas terbaik merupakan salah satu prioritas utama Google Meet. Sudah menjadi komitmen Google Meet untuk terus meningkatkan kualitas video dan audio, terlebih dengan para pengguna yang berada di banyak lokasi berbeda. Demi mendukung hal tersebut, fitur baru Google Meet yang bernama Data Saver pun diluncurkan. Fitur ini membatasi penggunaan data pada jaringan mobile Anda sehingga dapat membantu menghemat biaya untuk pembelian paket data. Hal tersebut sangat mendukung para pengguna yang harus melakukan online meeting di tengah perjalanan, terutama di area seperti Indonesia yang biaya paket datanya masih relatif tinggi.   Berbagai fitur Google Meet tersebut telah dirancang untuk memudahkan aktivitas online meeting Anda. Terlebih jika Anda upgrade ke Google Meet premium dengan berlangganan Google Workspace, akan ada lebih banyak privilege yang bisa Anda dapatkan. Mulai dari partisipan video meeting yang mencapai 250 orang hingga penyimpanan hasil rekaman video di Google Drive. Setidaknya ada tiga edisi Google Workspace yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Jika butuh penjelasan lebih jauh, Anda bisa menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Nantinya, tim dari EIKON Technology juga akan memandu Anda dalam menggunakan produk-produk Google Workspace. Segera berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology dan rasakan pengalaman optimal video meeting menggunakan Google Meet versi premium!    

G Suite, Google Meet, Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise, Rapat online

Cara Mudah Menggunakan Google Meet di HP

  Google Meet adalah sebuah layanan panggilan video yang dikembangkan oleh Google. Salah satu keunggulan Google Meet terletak pada kemudahan aksesnya. Tak hanya bisa diakses melalui perangkat desktop,  terdapat juga cara menggunakan Google Meet di HP. Hal ini tentunya semakin memudahkan Anda dalam melangsungkan video meeting di mana pun dan kapan pun. Tenang saja, cara menggunakan Google Meet di HP tidak kalah mudah dari pemakaian melalui komputer atau laptop. Namun, agar Anda bisa melakukannya secara lebih lancar, berikut panduan singkatnya untuk Anda.   Unduh dulu aplikasi Google Meet di perangkat HP   Photo Credit: Elle Cartier (Unsplash) Demi memudahkan para pengguna dalam melakukan video meeting melalui HP, Google telah mengembangkan aplikasi Google Meet khusus perangkat tersebut. Bagi pengguna perangkat Android, Anda bisa mengunduh aplikasi Google Meet melalui PlayStore. Sementara itu, Anda yang pengguna iPhone bisa mengunduhnya melalui App Store. Tenang saja, aplikasi Google Meet dapat Anda unduh tanpa biaya alias gratis. Bahkan nantinya pun Anda juga bisa melakukan video meeting atau panggilan video secara gratis, tapi dengan batasan waktu hingga enam puluh menit. Jika ingin lebih leluasa melakukan video meeting tanpa batasan waktu, Anda bisa upgrade ke Google Meet Premium dengan berlangganan Google Workspace.   Sign in atau sign up     Photo Credit: Solen Feyissa (Unsplash) Cara menggunakan Google Meet di HP juga mencakup proses sign in. Sebelum melakukan video meeting melalui Google Meet, pengguna akan diminta untuk sign in dengan memasukkan alamat email Gmail dan password. Karenanya, pastikan Anda sudah memiliki akun Gmail aktif yang bisa digunakan untuk sign in ke Google Meet.   Memulai video meeting di aplikasi Google Meet   Photo Credit: Charlotte May (Pexels) Setelah berhasil sign in di aplikasi Google Meet pada HP Anda, klik opsi New Meeting. Anda akan diberikan beberapa opsi untuk memulai panggilan video. Anda tinggal memilih yang sesuai dengan kebutuhan atau preferensi, yaitu:   Start an instant meeting   Jika memilih cara menggunakan Google Meet di HP dengan opsi satu ini, Anda bisa memulai video meeting atau panggilan video pada saat itu juga. Secara otomatis, Anda juga akan langsung menjadi host dari sesi video meeting tersebut.     Get a meeting link to share Apabila memilih opsi satu ini, Google meet akan memberikan Anda sebuah link atau tautan yang dapat Anda share kepada orang lain. Artinya, Anda dan partisipan tidak harus memulai video meeting pada saat itu juga. Untuk mengundang orang lain sebagai partisipan video meeting, Anda bisa klik Share Invite dan salin kode yang tersedia pada kolom Join with a Code untuk bergabung ke sesi video meeting.   Schedule in Google Calendar Selain kedua poin di atas, ternyata cara menggunakan Google Meet di HP juga bisa melalui penjadwalan di Google Calendar. Jika memilih opsi ini, Anda akan langsung diarahkan ke aplikasi Google Calendar untuk melakukan penjadwalan video meeting. Nantinya, di dalam aplikasi Google Calendar, Anda bisa memilih tanggal yang diinginkan untuk video meeting, lalu klik opsi “+ Event”. Setelah itu, langsung saja tambahkan partisipan dari dalam atau luar organisasi Anda. Jika sudah, klik Done > Save.   Cara menggunakan Google Meet di HP sama sekali tidak sulit diterapkan, bukan? Cukup ikuti panduan singkat di atas dan Anda sudah bisa melakukan video meeting menggunakan Google Meet di HP secara gratis! Namun, seperti yang disebutkan di atas, video meeting gratis di Google Meet hanya bisa dilakukan selama enam puluh menit. Agar bisa lebih leluasa melakukan video meeting tanpa batasan waktu, berlangganan Google Workspace adalah solusinya. Bahkan tidak hanya itu, Google Workspace juga memungkinkan Anda untuk mengundang hingga 250 partisipan video meeting. Tersedia tiga edisi langganan Google Workspace yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Jika butuh informasi lebih mendalam seputar Google Workspace, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Optimalkan video meeting melalui Google Meet Premium dengan upgrade ke Google Workspace!   Meta desc: Dengan cara mudah menggunakan Google Meet di HP, kini Anda bisa melakukan video meeting kapan saja dan dari mana saja.   

Google form

Cara Mudah Membuat Google Form Dengan Baik

Google Form adalah suatu program yang dikembangkan oleh Google untuk membantu pengguna dalam membuat formulir keperluan apa pun, mulai dari survei, data kuesioner, mengumpulkan data keanggotaan, hingga menyusun alamat. Dilengkapi berbagai fitur penunjang, cara membuat Google Form pun begitu mudah diterapkan. Namun, pastikan Anda sudah memiliki akun Google terlebih dulu. Baru setelah itu Anda bisa mencoba cara mudah membuat Google Form sesuai instruksi di bawah ini. Langkah-langkah membuat Google Form baru Untuk membuatnya sama sekali tidak membutuhkan waktu lama. Langkah-langkahnya pun relatif mudah untuk diikuti. Anda bisa menyimaknya di bawah ini: Buka forms.google.com atau Anda juga bisa mengaksesnya dengan membuka Google Drive > New > Google Form. Klik bagian Untitled Form di tengah halaman dan ubah dengan nama baru untuk formulir Anda. Di bawah judul, berikan deskripsi yang mewakili tujuan formulir. Jika mau, Anda bisa mengubah tema warna Google Form. Caranya, klik simbol palette di bagian kanan atas laman, lalu pilih warna sesuai preferensi. Cara memasukkan pertanyaan pada Google Form Setelah berhasil membuat file Google Form baru, kini saatnya Anda memasukkan berbagai pertanyaan. Hal ini juga termasuk dalam cara mudah membuat Google Form. Begini langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk memasukkan pertanyaan pada Google Form. Klik pada bagian Untitled Question dan masukkan pertanyaan Anda. Di sebelah kolom pertanyaan, terdapat menu drop down berisi pilihan bentuk jawaban (pilihan ganda, checkboxes, short and long answer, dan sebagainya). Anda bisa pilih sesuai kebutuhan. Pada beberapa bentuk jawaban tertentu, Anda harus memasukkan pilihan jawaban. Misalnya pada bentuk jawaban pilihan ganda dan checkbox. Jika pertanyaan pertama telah selesai, berikut pilihan jawabannya, Anda bisa menambahkan pertanyaan lain dengan klik tanda plus (+) di sebelah kanan pertanyaan. Untuk pertanyaan-pertanyaan yang wajib dijawab, Anda bisa mengaktifkan tombol Required yang terletak di bawah kotak pertanyaan. Cara membagikan Google Form yang telah dibuat Anda sudah berhasil menerapkan cara membuat Google Form dan kini ingin membagikannya atau mengirimkannya ke orang lain. Caranya pun tak kalah mudah untuk dilakukan. Anda bisa mengikuti langkah-langkahnya berikut ini: Klik tombol Send di bagian kanan atas formulir. Untuk mengirimkan via email, klik simbol amplop dan ketikkan alamat email penerima. Untuk membagikan link formulir, klik simbol tautan dan salin link yang tersedia. Anda pun bisa langsung memberikan link tersebut ke penerima. Untuk membagikan via Facebook atau Twitter, klik logo salah satu dari kedua media sosial tersebut dan lakukan log in pada akun Anda. Itulah cara mudah membuat Google Form untuk kebutuhan pengumpulan data. Bagi para pemilik bisnis, buat formulir Anda jadi terlihat lebih profesional dengan custom branding. Anda bisa menambahkannya dengan upgrade ke Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, atau Enterprise. Bahkan tak hanya Google Form, Google Workspace edisi premium juga menawarkan privilege untuk penggunaan produk Google lain. Mulai dari kapasitas peserta video meeting hingga 250 orang, custom business email, sampai kapasitas penyimpanan mencapai 5 TB. Untuk membandingkan masing-masing edisi Google Workspace dan berbagai keuntungannya, Anda bisa klik di sini. Jika ingin bertanya lebih jauh atau sudah menentukan pilihan, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google yang tepercaya di Indonesia.

Info

Kegunaan Fitur Tugas dalam Google Workspace for Education

Kegunaan Fitur Tugas dalam Google Workspace for Education – Google Workspace for Education adalah serangkaian alat dan layanan yang dikembangkan Google untuk membantu para tenaga pengajar dan murid dalam melangsungkan kegiatan belajar dan mengajar. Anda dapat menggunakannya secara gratis atau menambahkan tools tertentu sesuai dengan kebutuhan. Demi memenuhi kebutuhan tersebut, Google Workspace for Education dilengkapi berbagai fitur pendukung. Salah satu yang menjadi unggulan adalah fitur Assignments atau Tugas. Hadir dalam bentuk aplikasi, fitur Tugas memiliki berbagai kegunaan tersendiri. Apa saja? Melengkapi learning management system Photo Credit: Nick Morrison (Unsplash) Sebagai pengajar, kemungkinan besar Anda telah menggunakan learning management system (LMS) yang telah disediakan sekolah atau institusi pendidikan. Namun, terkadang LMS tersebut belum memiliki fitur yang lengkap sehingga Anda tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal. Di sinilah fitur Tugas dari Google Workspace for Education dapat membantu Anda. Sejak awal, fitur Tugas memang dirancang Google sebagai aplikasi untuk dipasang pada LMS yang Anda gunakan. Dengan adanya fitur ini, layanan Google Docs dan Google Drive pun akan kompatibel dengan LMS tersebut. Artinya, para murid bisa mengumpulkan tugas dalam bentuk Google Docs, yang akan langsung tersimpan dalam Google Drive. Tenang saja, pemasangan fitur Tugas pada LMS sangatlah mudah karena telah dilengkapi dengan standar terbaru Learning Tools Interoperability (LTI). Bantu cek potensi plagiarisme pada tugas murid Photo Credit: August de Richelieu (Pexels) Dalam mengerjakan tugas, idealnya para murid akan menggunakan buku, jurnal, hingga artikel ilmiah sebagai referensi. Namun, terkadang ada beberapa murid yang tanpa sengaja mengutip referensi tersebut tanpa menguraikannya dalam kata-kata mereka sendiri (paraphrase). Alhasil, tanpa sadar mereka telah melakukan tindak plagiarisme. Fitur Tugas dari Google Workspace for Education dapat membantu mencegah potensi plagiarisme seperti itu. Hanya dalam satu klik, Anda bisa membandingkan hasil tugas murid dengan lebih dari 40 juta buku dan ratusan miliar laman web. Jika seandainya ada potensi plagiarisme yang muncul, fitur Tugas akan langsung memberikan highlight pada bagian yang dimaksud sekaligus menampilkan sumber buku atau laman web yang dijadikan acuan. Dengan begini, Anda bisa hemat banyak waktu karena tak perlu mengecek secara manual lewat mesin pencari online. Membandingkan tugas antar murid untuk hindari kecurangan Photo Credit: Ivan Samkov (Pexels) Selain plagiarisme, isu lain yang juga berpotensi terjadi dalam pengerjaan tugas adalah kecurangan di antara murid. Misalnya, murid A menyalin tugas dari murid B sehingga hasil tulisan mereka pun cenderung mirip. Demi memastikan orisinalitas hasil tugas dari masing-masing murid, memasang fitur Tugas pada LMS merupakan solusi tepat. Fitur ini memungkinkan Anda untuk membandingkan tugas antar murid, yakni dengan mencocokkannya pada tugas-tugas sebelumnya yang tersimpan dalam repository Anda. Namun, untuk bisa memanfaatkan kegunaan satu ini, Anda diharuskan melakukan upgrade ke Google Workspace for Education Plus. Tenang saja, caranya begitu mudah karena Anda bisa melakukannya melalui EIKON Technology, reseller resmi produk Google di Indonesia. Mempercepat proses pemberian nilai Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Fitur Tugas dari Google Workspace for Education tidak hanya mempermudah proses pemeriksaan tugas, tapi juga penilaiannya. Dalam fitur Tugas terdapat tool bernama Rubrics yang memungkinkan Anda untuk menilai hasil tugas murid secara praktis. Anda bahkan bisa melakukan penilaian berdasarkan kategori tertentu, misalnya akurasi, format, hingga kualitas konten. Jika seandainya Anda memiliki feedback untuk disampaikan kepada murid, Anda bisa langsung melakukannya melalui fitur Comments. Cukup highlight bagian tugas yang membutuhkan masukan atau perbaikan, lalu ketikkan feedback Anda. Murid juga bisa langsung membalas komentar Anda tersebut secara mudah. Tak hanya itu, karena fitur Tugas telah terintegrasi dengan Google Drive, Anda juga bisa membagikan template atau worksheet pengerjaan tugas kepada murid secara mudah. Cukup upload di folder Google Drive dan murid pun dapat langsung mengaksesnya. Kini telah terbukti bahwa fitur Tugas mampu mempermudah para pengajar dalam melakukan berbagai tugasnya. Namun, penting diketahui bahwa tidak semua tools di dalamnya dapat diakses secara gratis. Karenanya, Anda sangat dianjurkan untuk upgrade ke Google Workspace for Education. Segera hubungi EIKON Technology sekarang juga! Jika masih ingin mempelajari lebih jauh tentang Google Workspace for Education, Anda bisa klik di sini. Tingkatkan efisiensi proses penilaian tugas murid dengan fitur Tugas dari Google Workspace for Education!

Info

Kelebihan Google Spreadsheet yang Perlu Anda Ketahui

Google Spreadsheet, dikenal juga dengan nama Google Sheet, adalah program spreadsheet berbasis web yang dikembangkan oleh Google. Umumnya, mayoritas orang menggunakan aplikasi ini untuk mengolah data dalam bentuk tabel. Penggunaannya begitu mudah mengingat ada berbagai kelebihan Google Spreadsheet yang disematkan di dalamnya. Apa saja kelebihan tersebut? Cek selengkapnya di bawah ini. Lebih mudah dengan aneka pilihan template Photo Credit: Christina Morillo (Pexels) Ada beragam jenis data yang dapat disusun menggunakan tabel, mulai dari laporan keuangan, invoice klien, rekap absen karyawan, dan masih banyak lagi. Agar nantinya bisa mengolah data tersebut secara lancar, tabel yang dibuat pun harus mudah dibaca pula. Di sinilah kelebihan Google Spreadsheet dapat membantu Anda. Google Spreadsheet menyediakan banyak pilihan template tabel yang dirancang untuk mempermudah pekerjaan. Mulai dari template bujet keuangan, invoice, penjadwalan, hingga laporan perjalanan, Anda tinggal pilih sesuai kebutuhan. Mudah diakses dari mana saja melalui perangkat apa saja Photo Credit: Marta Filipczyk (Unsplash) Kemudahan akses juga menjadi salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh Google Spreadsheet. Anda bisa mengakses data di Google Spreadsheet melalui perangkat apa saja, baik itu komputer, laptop, tablet, bahkan smartphone. Kabar baiknya lagi, Google Spreadsheet juga memiliki fitur Autosave yang secara otomatis menyimpan file Anda selagi Anda mengerjakannya. Dengan begini, risiko data hilang karena lupa menekan tombol Save pun bisa diminimalisir. Selain itu, karena Google Spreadsheet merupakan aplikasi berbasis cloud, maka hasil Autosave tersebut akan selalu tersimpan di cloud. Artinya, jika misalnya Anda pada awalnya mengerjakan file di laptop, lalu beberapa jam kemudian mengaksesnya dari tablet, maka data yang akan muncul di tablet adalah data versi terbaru yang paling terakhir disimpan. Sangat mendukung kolaborasi kerja Photo Credit: mentatdgt (Pexels) Kini Anda tahu bahwa salah satu kelebihan Google Spreadsheet adalah dapat diakses dari mana saja melalui berbagai perangkat. Namun, lebih dari itu, Google Spreadsheet juga bisa diakses oleh beberapa orang sekaligus. Hal ini berkat adanya fitur share yang memungkinkan Anda mengundang orang lain untuk mengakses file Spreadsheet yang sama. Pada waktu bersamaan pula, Anda dan orang tersebut bisa mengedit file secara real-time. Saat seseorang mengedit file Anda, pergerakannya akan terlihat melalui kursor berwarna tertentu. Tidak berhenti sampai situ, di dalam file Spreadsheet Anda juga bisa berkomunikasi dengan orang lain melalui fitur Chat atau memberikan masukan melalui fitur Comments. Dengan adanya fitur-fitur tersebut, kolaborasi kerja pun tetap bisa berlangsung walaupun Anda dan anggota tim sedang berada di tempat berbeda. Fitur Insight yang memudahkan pembuatan summary Photo Credit: Campaign Creators (Unsplash) Melalui Spreadsheet, Google berkomitmen untuk menyediakan kemudahan kepada para penggunanya dalam menyusun, mengolah, dan menganalisis data. Selain berbagai keunggulan yang telah disebutkan sebelumnya, Google Spreadsheet juga mewujudkan hal tersebut melalui fitur Insight. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan ringkasan atau overview data yang Anda kerjakan di Spreadsheet. Bentuknya pun bermacam-macam dan disesuaikan dengan kebutuhan Anda, mulai dari chart hingga diagram. Untuk menggunakan fitur ini, Anda hanya perlu menekan tombol Explore yang terdapat pada bagian kanan bawah layar Spreadsheet. Itulah berbagai kelebihan Google Spreadsheet yang dapat memudahkan Anda dalam menyusun dan mengolah data. Agar bisa lebih maksimal dalam memanfaatkan kelebihan-kelebihan tersebut, Anda disarankan untuk berlangganan Google Workspace. Sebagai layanan yang menyediakan aneka aplikasi Google untuk menunjang produktivitas, Google Workspace tidak hanya mencakup Spreadsheet, tapi juga Docs, Slides, Gmail, Meet, bahkan Drive dengan kapasitas penyimpanan mencapai 5 TB. Cari tahu lebih lanjut soal paket berlangganan Google Workspace di sini atau segera hubungi EIKON Technology, reseller resmi produk Google di Indonesia!

Google Docs, Google Workspace

Cara Mengedit Google Docs secara Offline Dengan Mudah

Cara Mengedit Google Docs – Selama ini, Google Docs dikenal sebagai layanan pembuatan dokumen berbasis online. Namun, sebetulnya Anda tidak harus selalu terhubung dengan internet untuk bisa mengakses dokumen di Google Docs. Ini karena sebetulnya Google Docs juga bisa Anda akses dalam mode offline! Tak dapat dipungkiri bahwa kita tidak selamanya berada di tempat dengan koneksi internet lancar. Padahal, pekerjaan tetap harus diselesaikan. Di sinilah penggunaan Google Docs akan sangat membantu Anda. Lantas, bagaimana cara mengedit Google Docs secara offline? Simak penjelasannya berikut ini! Hal yang harus diperhatikan sebelum mengaktifkan mode offline Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Sebelum mengetahui cara mengedit Google Docs secara offline, pastikan Anda masih punya space yang cukup untuk menyimpan dokumen di perangkat. Selain itu, perhatikan pula sejumlah hal penting di bawah ini: Sambungkan dulu perangkat Anda dengan koneksi internet yang stabil. Wajib menggunakan browser Google Chrome untuk membuka Google Docs. Pasang dan aktifkan extension Chrome yang bernama Google Docs Offline. Jangan menggunakan mode private browsing.  Cara mengedit Google Docs secara offline Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Setelah memastikan bahwa Anda melakukan berbagai poin penting di atas, kini saatnya Anda mengaktifkan mode offline untuk mengedit Google Docs. Caranya sama sekali tidak sulit, Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut ini: Buka Google Drive. Pada bagian kanan atas halaman, klik Settings. Klik centang pada bagian Offline settings Buka dokumen yang mau Anda edit pada Google Docs. Penting diketahui bahwa saat Anda mengaktifkan mode Offline melalui Google Drive, bukan hanya Google Docs yang bisa diedit secara offline, tapi juga Google Sheets dan Google Slides. Namun, jika Anda mengaktifkan mode offline melalui menu Settings di dalam Google Docs, maka Google Sheets dan Google Slides tidak bisa diakses secara offline. Selain itu, saat menerapkan cara mengedit Google Docs secara offline, perhatikan pula akun Google Anda. Apabila Anda ingin mengaktifkan mode offline melalui akun Google lain, pastikan Anda sudah sign in dengan menggunakan profil Chrome yang tepat. Memilih dokumen agar bisa diakses secara offline Photo Credit: Benjamin Dada (Unsplash) Sebelum menerapkan cara mengedit Google Docs secara offline, tadi Anda telah diminta untuk memastikan agar kapasitas space penyimpanan masih memadai. Hal ini penting dilakukan karena beberapa dokumen Anda akan tersimpan otomatis secara offline. Jika kapasitas penyimpanan cenderung menipis, tentu akan sulit bagi Google Docs untuk menyimpan dokumen Anda. Namun, apabila memang kondisi kapasitas penyimpanan sedang menipis, Anda tidak perlu khawatir. Google telah menyediakan opsi untuk memilih manual dokumen-dokumen yang hendak disimpan secara offline. Caranya adalah seperti berikut: Aktifkan akses offline di Google Drive dengan mengikuti langkah-langkah di atas. Buka menu home screen Google Docs. Klik More pada dokumen yang ingin Anda akses secara offline. Klik opsi Available Offline. Nantinya akan muncul tanda centang di bagian pojok kiri bawah untuk menunjukkan bahwa dokumen tersebut sudah bisa diakses secara offline. Cara mengedit Google Docs secara offline ternyata sangat mudah diterapkan, bukan? Tidak hanya Google Docs, sebetulnya Google Slides dan Google Sheets juga bisa diakses dalam mode offline. Rasakan pengalaman maksimal menggunakan ketiganya dengan berlangganan Google Workspace. Google Workspace adalah layanan berisi satu set aplikasi penunjang produktivitas. Jadi, tidak hanya Google Docs, Slides, dan Sheets, Google Workspace juga menyediakan akses terhadap produk-produk Google lain seperti Drive, Meet, dan Gmail. Dengan berlangganan, Anda akan mendapatkan banyak benefit yang tidak tersedia jika Anda menggunakan produk secara gratis. Ingin tahu apa saja benefit tersebut? Hubungi EIKON Technology untuk berlangganan Google Workspace sekarang juga!

Productivity, Technology

Bagaimana Google Workspace Dapat Meningkatkan Produktivitas Perusahaan

Meningkatkan Produktivitas Perusahaan – Kesuksesan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh produktivitas kerja para anggota tim. Idealnya, semakin tinggi tingkat produktivitas, maka peluang mencapai kesuksesan juga semakin besar. Di sinilah Google Workspace dapat membantu Anda dan tim mewujudkan hal tersebut. Pertama diluncurkan pada 2006, Google Workspace menyediakan berbagai produk, perangkat, dan software untuk menunjang pekerjaan. Seluruh produk tersebut berbasis teknologi cloud-computing sehingga juga memudahkan kolaborasi antar anggota tim. Lantas, bagaimana Google Workspace ambil bagian dalam cara meningkatkan produktivitas perusahaan? Kolaborasi secara real-time dalam satu dokumen Photo Credit: Tiger Lily (Pexels) Aktivitas bisnis tidak terlepas dari pembuatan berbagai dokumen, mulai dari kontrak kerja, laporan keuangan, hingga deck untuk presentasi. Google Workspace memfasilitasi kebutuhan tersebut melalui Google Docs, Sheets, dan Slides yang memungkinkan kolaborasi secara real-time. Yes, bahkan kolaborasi dalam satu dokumen yang sama! Sebagai contoh, katakanlah Anda baru saja membuat laporan proyek di Google Docs. Setelahnya, Anda bisa mengundang atasan dan rekan kerja lain untuk mengakses file tersebut. Nantinya, mereka tidak hanya bisa memeriksa file, tapi juga meninggalkan komentar atau langsung melakukan editing. Menariknya lagi, Google Docs—begitu juga Sheets dan Slides—akan tetap menyimpan versi-versi terdahulu dari file Anda. Jadi, jika sewaktu-waktu Anda masih harus mengakses file versi orisinal, Anda bisa menemukannya dengan mudah. Kepraktisan yang ditawarkan Google Workspace pun bisa menjadi cara meningkatkan produktivitas perusahaan secara efektif. Akses data lebih cepat melalui Google Drive dan Vault Photo Credit: Nathana Reboucas (Unsplash) Jangan sampai produktivitas terganggu karena Anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mencari suatu dokumen atau data. Sebagai solusinya, simpan seluruh data Anda secara digital di Google Drive dan Google Vault. Adanya fitur Search akan memudahkan Anda dalam mengakses data yang diinginkan sehingga lebih hemat waktu. Lalu, apa perbedaan antara Drive dan Vault? File yang disimpan di Google Drive masih dapat Anda edit, cocok untuk data yang masih harus dikerjakan secara kolaborasi. Sementara itu, Google Vault digunakan untuk menyimpan file yang sudah dalam versi final, biasanya untuk dokumen yang sifatnya cukup sensitif atau tingkat kerahasiaannya tinggi. Google Calendar mempermudah penjadwalan meeting Photo Credit: Nadeena Granville (Unsplash) Tahukah Anda bahwa tiap bulannya, rata-rata seorang pekerja kantoran menghabiskan lebih dari 31 jam mengikuti meeting yang sifatnya kurang produktif? Bukan hanya meeting tersebut yang membuang waktu, tapi juga proses penjadwalannya, apalagi jika Anda menggunakan aplikasi yang tidak tepat. Untungnya, hal tersebut bisa Anda hindari dengan menggunakan Google Calendar. Melalui aplikasi Google Workspace satu ini, Anda dan tim bisa saling share Calendar dan melihat jadwal satu sama lain. Dengan begitu, penjadwalan meeting pun jadi lebih mudah. Namun, lebih dari itu, Google Calendar juga dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas produktif lainnya. Beberapa di antaranya adalah mengaktifkan reminder untuk event mendatang, mengirimkan undangan meeting ke email peserta, dan memindahkan data dari aplikasi Calendar eksternal seperti Exchange atau Outlook. Komunikasi lancar dengan Google Meet Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Dengan berlangganan Google Workspace, Anda juga memiliki akses untuk menggunakan Google Meet, sebuah aplikasi online video conference. Bagi Anda yang memiliki anggota tim tersebar di banyak tempat, Google Meet dapat menjadi cara meningkatkan produktivitas perusahaan secara hemat dan efektif. Pengeluaran bisa ditekan karena Anda tidak perlu membayar akomodasi penginapan dan transportasi untuk bertemu langsung. Aktivitas meeting dan diskusi tetap bisa dilakukan secara virtual melalui Google Meet. Melalui berbagai aplikasi yang dilengkapi beragam fitur, Google Workspace dapat menjadi cara meningkatkan produktivitas perusahaan secara efektif. Kini berlangganan Google Workspace bisa dilakukan secara lebih mudah melalui EIKON Technology. Tersedia dalam tiga tipe paket langganan, Anda bisa memilih salah satu yang paling memenuhi kebutuhan. EIKON Technology akan membantu Anda dalam mengambil keputusan, tentunya dengan ditemani tim profesional dan berpengalaman. Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan Google Workspace bagi perusahaan Anda!

Chromebook, Info

Bagaimana Chromebook Dapat Membantu Meningkatkan Bisnis?

Bagaimana Chromebook Dapat Membantu Meningkatkan Bisnis – Di dunia bisnis, laptop digunakan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Sebut saja menyusun laporan keuangan, menyiapkan deck untuk presentasi dengan calon klien, hingga membuat strategi marketing baru. Mengingat fungsinya yang begitu krusial, sudah seharusnya Anda dan tim di kantor menggunakan laptop yang mampu membantu meningkatkan bisnis. Google Chromebook adalah solusinya. Walau mungkin selama ini lebih dikenal sebagai perangkat untuk pendidikan, Chromebook sebetulnya juga dapat digunakan pada bidang bisnis. Berbasis sistem operasi Chrome Enterprise, Chromebook akan mempermudah pekerjaan bisnis Anda melalui ragam fitur terbaik. Apa saja keunggulan yang bisa Anda rasakan dengan menggunakan laptop Chromebook untuk bisnis? Simak uraiannya berikut ini! Peningkatan produktivitas di berbagai aspek Photo Credit: Anete Lusina (Unsplash) Chromebook untuk keperluan bisnis telah dibekali dengan sistem operasi Chrome Enterprise yang performanya begitu powerful. Alhasil, dengan menggunakan Chromebook, produktivitas kerja Anda dan tim pun bisa meningkat, bahkan di banyak aspek sekaligus. Proses booting Chromebook hanya membutuhkan waktu 6 detik, sehingga tak perlu lagi menunggu lama hingga laptop bisa dipakai bekerja. Selama bekerja, Anda tak akan terganggu dengan pesan notifikasi update karena proses update pada Chromebook berlangsung di background. Tak perlu lagi melakukan image updates secara manual karena sistem operasi pada Chromebook akan update otomatis. Bersifat scalable, sehingga pemakaiannya bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Berbasis cloud, cocok untuk tim yang tersebar di banyak tempat Photo Credit: Brooke Cagle (Unsplash) Bagi Anda yang memiliki tim dengan anggota tersebar di berbagai tempat, Chromebook akan sangat memudahkan pekerjaan Anda. Berbasis cloud, berbagai dokumen dan fitur Chromebook pun bisa Anda akses dari mana pun dan kapan pun. Terlebih jika Anda mengintegrasikan Chromebook dengan Google Workspace, kolaborasi kerja pun jadi semakin mudah dilakukan. Anda dan tim bisa share Google Calendar untuk mengetahui siapa saja yang bisa menghadiri meeting tim pada jam tertentu atau anggota mana yang sedang bekerja di luar. Tidak hanya itu, tentunya Anda juga bisa bekerja menggunakan Google Docs, Sheets, atau Slides dengan banyak orang sekaligus dalam satu dokumen secara efisien. Sedangkan untuk kebutuhan penyimpanan dan sharing dokumen, tersedia Google Drive yang begitu mudah diakses. Memberikan proteksi dari ransomware Photo Credit: Andrew Neel (Unsplash) Google memahami bahwa peningkatan bisnis tidak bisa hanya melalui kecanggihan fitur-fitur Chromebook. Keamanan pengguna juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Itulah kenapa Google membekali Chromebook dengan sistem proteksi dari malware dan ancaman lain seperti phishing atau jebakan software mencurigakan lain. Dengan adanya sistem keamanan optimal, Anda dan tim pun dapat bekerja secara lebih lancar. Privasi dan kerahasiaan data yang tersimpan dalam Chromebook juga akan terjaga. Berikut ini beberapa solusi yang diterapkan Google pada Chromebook: Chrome OS menggunakan ClusterFuzz untuk menemukan potensi kerentanan keamanan secara cepat agar tidak sampai berdampak pada pengguna. Anda dan tim pun bisa fokus bekerja tanpa khawatir akan kebocoran atau serangan eksternal. Update dilakukan secara otomatis pada background sehingga sistem keamanan selalu up-to-date tanpa mengganggu workflow Anda dan tim. Lalu, karena Chromebook berbasis cloud, data Anda akan tetap tersimpan aman selama update berlangsung. Fitur Chromebook bernama Google Security Module memastikan bahwa seluruh data yang tersimpan di perangkat Chromebook selalu terenkripsi secara default. Melalui konsol Google Admin, Anda bisa melakukan blacklist terhadap situs-situs tertentu untuk mencegah anggota tim mengakses situs-situs berbahaya. Bantu menghemat bujet perusahaan Photo Credit: Brooke Cagle (Unsplash) Dengan menggunakan fitur Chrome Enterprise pada Google Chromebook, Anda bisa menghemat pengeluaran bisnis secara signifikan. Anda tak perlu lagi membayar license untuk software antivirus, enkripsi, OS patches, update sistem, dan backup karena semua telah tertanam pada Chrome Enterprise. Bahkan menurut riset yang dilakukan Forrester pada 2018, organisasi yang menggunakan license hardware dan software Chrome mampu menghemat pengeluaran hingga 1,5 juta Dolar. Pihak perusahaan bahkan mengaku bahwa harga Chromebook relatif lebih rendah jika dibandingkan perangkat bawaan dari perusahaan mereka. Artinya, Anda pun bisa mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan lain yang lebih penting, misalnya marketing campaign atau sales. Perangkat Google Chromebook dapat menjadi paket lengkap bagi Anda dalam meningkatkan bisnis. Tak hanya dibekali dengan ragam fitur Chromebook yang sesuai kebutuhan, harga Chromebook pun relatif terjangkau. Buktikan sendiri kehebatan Chromebook dengan membeli perangkatnya melalui EIKON Technology, reseller resmi produk Google yang tepercaya di Indonesia. Bahkan tak hanya Chromebook, EIKON Technology juga menyediakan beragam produk hardware dan software lain produksi Google. Sebut saja Chromebox dan Google Workspace. Klik di sini untuk mendapatkan Google Chromebook sekarang juga!

Cloud Computing

Daftar Keunggulan dan Harga Google Meet Premium

Bukan tanpa alasan Google Meet menjadi salah satu layanan favorit banyak orang untuk melakukan panggilan video atau video conference. Selain kualitas panggilan video yang cukup tinggi, Google Meet juga sempat menawarkan layanan gratis tanpa batas. Namun, per 1 April 2021, video conference gratis menggunakan Google Meet dibatasi hingga enam puluh menit saja. Agar tetap bisa melakukan video conference secara lebih leluasa, beralih ke Google Meet premium adalah solusinya. Jika dibandingkan dengan versi gratis, tentunya Google Meet Premium menyediakan lebih banyak keistimewaan, mulai dari durasi panggilan video yang lebih lama, banyaknya peserta rapat, dan berbagai fitur pendukung lain. Lantas, berapa harga Google Meet premium di Google Workspace? Anda tak perlu khawatir karena harga yang ditawarkan relatif terjangkau dan sangat sebanding dengan beragam keunggulan yang akan Anda dapatkan. Mari cek detailnya di bawah ini! Google Workspace Business Photo Credit: Vanessa Garcia (Pexels) Dengan menggunakan Google Workspace Business, Anda dan tim bisa melakukan rapat online atau video conference hingga durasi 300 jam. Jumlah peserta yang bisa ikut rapat pun cukup banyak, yakni hingga 150 orang. Ada 3 pilihan Google Workspace Business yang bisa Anda pilih yaitu Business Starter, Business Standard dan Business Plus. Selama video conference berlangsung, Anda atau anggota tim lain bisa membagikan layar (share screen). Alhasil, presentasi pun tetap dapat berlangsung walau secara online. Tidak ketinggalan fitur penyimpanan rapat (screen record) yang hasil videonya nanti akan tersimpan di Google Drive. Beberapa fitur lain yang juga disematkan dalam Google Workspace Business adalah fitur angkat tangan, laporan kehadiran, serta polling dan tanya jawab. Jika seandainya menemui kendala, Anda tak perlu bingung karena Google menyediakan layanan online support selama 24 jam penuh. Seluruh kelebihan tersebut bisa Anda dapatkan dengan mulai harga 6 USD untuk paket business standar.  Google Workspace Enterprise Photo Credit: cottonbro (Pexels) Opsi lain dari Google Meet versi premium adalah Google Workspace Enterprise. Semua fitur yang terdapat dalam Google Workspace Essentials bisa Anda temukan pada Google Workspace Enterprise. Namun, pada versi Enterprise, jumlah peserta yang ikut video conference bisa lebih banyak, yakni hingga 250 orang. Cocok digunakan di perusahaan-perusahaan berskala besar. Fitur-fitur lain seperti video conference berdurasi 300 jam, share screen, screen record, polling dan tanya jawab, laporan kehadiran, hingga fitur angkat tangan, semuanya juga telah disematkan pada Google Workspace Enterprise. Selain itu, ada pula dua fitur tambahan yang hanya ada di Google Meet premium versi Enterprise ini, yaitu live streaming dalam domain dengan 100.000 audiens dan pengurang suara atau bunyi yang mengganggu. Dengan begini, Anda dan tim bisa berkomunikasi dan melakukan video conference secara lebih lancar karena distraksi telah diminimalisir. Di mana Anda bisa membeli Google Meet premium? Photo Credit: Andrea Piacquadio (Pexels) Google Meet premium bisa Anda beli dengan mudah melalui EIKON Technology, reseller resmi produk Google yang tepercaya di Indonesia. EIKON Technology menawarkan paket Google Workspace Business dan Google Workspace Enterprise untuk kebutuhan komunikasi bisnis dan video conference Anda. Soal harga, Anda tak perlu khawatir karena EIKON Technology selalu mengikuti panduan yang diberikan oleh pihak Google. Terlebih, EIKON Technology juga memberikan layanan terbaik untuk Anda. Tim EIKON Technology akan membantu Anda memilih Google Meet premium yang benar-benar sesuai kebutuhan. Pelajari lebih lanjut soal berbagai keunggulan dan harga Google Meet premium di sini! Sudah saatnya Anda beralih ke Google Meet premium untuk meningkatkan pengalaman video conference bersama tim. Komunikasi pun jadi lebih lancar sehingga produktivitas bisnis juga bisa lebih maksimal. Segera tanyakan harga Google Meet premium ke EIKON Technology dan pasang sekarang juga!

Education

Tips Memaksimalkan Fitur Tugas di Google Workspace for Education

Tips Memaksimalkan Fitur Tugas di Google Workspace for Education – Google Workspace for Education digunakan oleh banyak pengajar di dunia untuk melaksanakan aktivitas belajar dan mengajar secara online, terutama di era pandemi COVID-19 seperti sekarang. Hal tersebut tidak terlepas dari berbagai fitur yang canggih, menarik, dan sesuai kebutuhan pengajar. Salah satunya adalah fitur Tugas atau Assignments. Sebagai pengajar, kemungkinan pihak sekolah atau lembaga pendidikan telah membekali Anda dengan learning management system (LMS) sendiri. Namun, Anda bisa menambahkan fitur Assignments pada LMS tersebut untuk mempermudah berbagai aktivitas terkait tugas murid. Agar bisa merasakan manfaatnya secara maksimal, berikut sejumlah tips yang dapat Anda terapkan. Berikan nomor pada tugas yang diberikan Photo Credit: Sam Lion (Pexels) Untuk memastikan bahwa murid telah memahami materi yang Anda ajarkan, biasanya Anda akan memberikan tugas. Mengingat bahwa materi tersebut bisa berbeda tiap minggunya, maka tugas yang diberikan pun bisa beragam pula. Terlebih jika Anda mengajar banyak kelas, jumlah tugas pun akan semakin banyak. Oleh sebab itu, usahakan untuk selalu memberi nomor pada tugas yang Anda berikan. Hal ini akan mempermudah Anda dalam mengorganisasi file secara rapi. Jadi, ketika Anda hendak mencari tugas yang dimaksud untuk mengeceknya, Anda bisa langsung mencarinya berdasarkan nomor tersebut. Gunakan direct link pada tugas Photo Credit: Glenn Carstens-Peters (Unsplash) Google Workspace for Education juga memiliki fitur direct link yang dapat mempermudah Anda dalam pemberian tugas kepada murid. Jadi, seandainya ada tugas yang harus dikembalikan atau direvisi oleh murid tersebut, mereka bisa dengan cepat melakukannya. Caranya mudah, Anda hanya perlu mencari tugas yang dimaksud, klik gambar tiga titik di sebelah kanan tugas, lalu copy link tugas tersebut. Baru setelah itu kirimkan link kepada murid agar mereka bisa langsung mengakses tugasnya. Manfaatkan fitur “assign to multiple classes” Photo Credit: Julia M Cameron (Pexels) Beberapa pengajar biasanya bertanggung jawab memberikan tugas ke banyak kelas sekali pun. Hal ini bisa lebih mudah dilakukan berkat adanya fitur “assign to multiple classes” pada Google Workspace for Education. Anda dapat melakukannya melalui opsi “For” yang merupakan menu drop-down, lalu pilih kepada siapa saja tugas akan diberikan. Penting untuk diingat bahwa setelah Anda menekan tombol “Assign”, setiap tugas hanya bisa diedit sendiri-sendiri. Karenanya, pastikan bahwa tugas tersebut sudah memiliki detail atau brief yang benar. Jangan sampai terjadi kesalahan dan Anda harus membetulkan tugas tersebut satu per satu. Gunakan fitur komentar secara publik dan private Photo Credit: Chris Montgomery (Unsplash) Tanggung jawab pengajar juga mencakup memberikan feedback terhadap tugas yang telah dikerjakan para murid. Fitur komentar hadir untuk membantu Anda melakukan hal tersebut secara mudah. Bahkan Anda bisa memberikan feedback secara publik maupun private. Komentar atau feedback yang diberikan secara publik nantinya dapat dilihat oleh seluruh kelas. Sebaliknya, fitur private dapat Anda manfaatkan untuk memberikan feedback yang sifatnya lebih personal dan mendalam. Dengan begitu, murid pun tidak akan merasa malu sehingga terus terpacu untuk memperbaiki diri. Aplikasikan berbagai tips tersebut saat menggunakan fitur tugas atau Assignments di Google Workspace for Education. Selain Assignments, tentunya masih ada banyak fitur lain yang dapat menunjang aktivitas belajar dan mengajar secara online. Segera berlangganan Google Workspace for Education melalui EIKON Technology, reseller resmi G Suite di Indonesia. Tim EIKON Technology akan membantu proses transisi dan penggunaannya. Bahkan jika ada fitur tambahan Google yang ingin Anda gunakan, EIKON Technology juga bisa menyediakannya. Dapatkan segera Google Workspace for Education di sini!

Scroll to Top