Google Docs

Google Docs, Google Workspace

Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs untuk Rapikan Tampilan Dokumen

Salah satu aplikasi andalan Workspace, Google Docs, kembali memperkenalkan sebuah fitur baru. Fitur yang dihadirkan pada update terbaru Docs tersebut akan membantu Anda merapikan tampilan dokumen, sehingga lebih mudah dilihat dan dibaca. Dengan memanfaatkan fitur ini, dokumen Anda pun bisa terlihat lebih ringkas dan memiliki lebih sedikit halaman. Seperti apa fitur baru dari Google Docs ini? Mari simak ulasannya berikut! Collapsible heading Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Google Docs memperkenalkan fitur baru yang membantu Anda meringkas dan memperjelas konten. Fitur yang dinamakan collapsible headings ini mempermudah penggunaan konten dengan memungkinkan Anda menyembunyikan bagian dokumen yang lebih besar, lebih mudah. Fitur ini akan membantu Anda membuat dan membaca konten yang lebih mudah dicerna di Docs. Akun yang ditunjuk sebagai Editor dokumen akan memiliki kemampuan untuk mengatur status default header menjadi expanded (diperluas) atau collapsed (diciutkan) untuk semua pengguna. Pengguna dengan akses sebagai Viewer atau Commenter dapat meluaskan dan menciutkan konten ketika mereka membuka dokumen, dan ketika mereka menutup dokumen, perubahan perluasan/penciutan mereka tidak akan disimpan. Baca juga: Fitur Split Cell untuk Tabel Kini Tersedia di Google Docs, Begini Cara Menggunakannya Cara menggunakan collapsible headings di Google Docs Jika dokumen dalam mode pageless, Anda dapat memperluas dan menciutkan title dan heading untuk mengatur konten atau menyembunyikan bagian tertentu. Siapa pun yang memiliki akses untuk mengedit, memberi komentar, atau melihat dokumen dapat menggunakan fitur ini, Buka Google Docs yang ada dalam mode pageless. Arahkan kursor ke headings yang ingin diperluas atau diciutkan. Di sebelah kiri headings, klik Expand heading atau Collapse heading. Cara memperluas atau menciutkan beberapa headings Jika ada banyak judul dalam satu dokumen, Anda dapat memilih untuk menciutkan atau memperluas semua judul dengan gaya yang sama. Buka Google Docs yang berada dalam mode pageless. Klik kanan pada satu judul. Klik opsi Expand all headings of the same style atau Collapse all headings of the same style. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah Dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Ketersediaan fitur Fitur collapsible headings ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat, perilisan dimulai pada tanggal 16 Mei 2023, sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 30 Mei 2023. Fitur baru dari Google Docs ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi mereka yang masih menggunakan rangkaian produktivitas G Suite (pendahulu Workspace), baik itu edisi Basic maupun Business. Fitur collapsible headings juga tersedia bagi seluruh pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Building Block Baru Google Docs, Lebih Mudah Memasukkan dan Memformat Kode Dengan fitur collapsible headings Google Docs ini, tampilan dokumen Anda akan lebih ringkas dan mudah dibaca. Pemanfaatan fitur ini juga akan membuat dokumen terlihat lebih singkat tanpa mengurangi keseluruhan konten. Anda bisa mulai menggunakannya langsung setelah tanggal perilisan tanpa perlu pengaturan tambahan apa pun. Agar pemanfaatan collapsible headings dan berbagai fitur Docs lainnya lebih optimal, gunakan rangkaian produktivitas Google Workspace di lingkungan kerja Anda. EIKON Technology menyediakan paket Business dan juga Education untuk penggunaan bisnis dan institusi pendidikan. Tertarik? Silakan hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Google Docs, Google Workspace

Cara Membuat Custom Building Block di Google Docs

Untuk menyederhanakan alur kerja dengan petunjuk yang lebih mudah digunakan, Google Workspace memperkenalkan smart canvas. Inovasi ini telah hadir di berbagai aplikasi Workspace, salah satunya adalah Google Docs. Paling baru, Docs memperkenalkan fitur custom building block sebagai pelengkap kapabilitas smart canvas. Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Custom building block Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur terbaru smart canvas Google Docs ini memungkinkan Anda untuk menyimpan blok teks, tabel, dan juga chip khusus yang nantinya dapat digunakan kembali di lain waktu. Custom building block ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya, membuat sebuah templat permulaan proyek untuk melacak pencapaian dan tugas para pegawai, templat checklist peluncuran produk, atau bahkan blok teks tertentu yang memang sering digunakan di lingkungan kerja Anda. Dengan custom building block ini, Anda tidak perlu membuat ulang building block tiap memulai proyek baru. Cukup dengan beberapa langkah sederhana, Anda bisa menyimpan building block yang sudah dibuat, untuk kemudian digunakan pada proyek selanjutnya. Docs juga menyediakan opsi untuk menyimpan sebagian atau keseluruhan dokumen sebagai custom building block. Blok yang sudah tersimpan nantinya bisa langsung digunakan di dokumen lain. Baca juga: Peningkatan Fitur Pengaturan Konten Google Docs Cara menggunakan custom building block Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur custom building block Google Docs ini tidak memerlukan kontrol tambahan apa pun dari administrator, end-user bisa langsung menggunakannya setelah perilisan. Untuk mulai membuat custom building block, pilih bagian mana pun dari dokumen yang dapat Anda akses untuk disimpan > klik kanan dan pilih “Save as custom building block” > beri nama blok tersebut dan klik tombol Save. Photo Credit: Google Workspace Updates Jika Anda ingin menyisipkan custom building block yang sudah dibuat sebelumnya ke dokumen baru, ketik “@” dan nama blok tersebut > tekan enter atau gulir ke bawah ke opsi “custom building block” > pilih nama custom building block Anda. Baca juga: Building Block Baru Google Docs, Lebih Mudah Memasukkan dan Memformat Kode Penting untuk diingat, custom building block nantinya akan disimpan sebagai dokumen di Google Drive Anda dalam sebuah folder bernama “Custom Building Block”. Folder ini dibuat secara otomatis oleh sistem ketika Anda membuat custom building block. Di folder tersebut, Anda bebas untuk mengatur ulang, mengedit, atau menghapus dokumen sesuai keinginan. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai custom building block Google Docs, silakan kunjungi halaman ini. Ketersediaan fitur Custom building block Google Docs dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 16 Mei 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal rilis cepat dimulai pada tanggal 5 Juni 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, serta Nonprofits. Namun fitur tidak tersedia untuk Google Workspace edisi Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, dan juga Frontline. Fitur juga belum tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Buat Dokumen Khusus Lebih Mudah dengan Variable Chips Google Docs Dengan hadirnya fitur custom building block ini, Anda tidak perlu lagi menyusun ulang building block yang sudah pernah dibuat sebelumnya untuk diterapkan ke dokumen baru. Cukup dengan beberapa langkah sederhana, building block di Google Docs kini dapat disimpan dan digunakan kembali. Tertarik dengan fitur baru smart canvas Google Docs ini? Anda bisa menemukannya di Google Works edisi Business dan Education yang telah tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Workspace Indonesia, kami menyediakan produk resmi bergaransi dengan implementasi menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Google Workspace, hubungi kami di sini!

Google Docs, Google Workspace

Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya?

Setelah sebelumnya melengkapi kapabilitas smart canvas dengan fitur custom building blocks dan collapsible headings, kini Google Docs menambahkan sebuah elemen penyusun baru yang memungkinkan Anda berkolaborasi dengan orang lain untuk membuat draf undangan kalender. Bagaimana cara menggunakannya? Mari simak ulasannya berikut ini. Undangan Calendar di Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk meningkatkan kemampuan smart canvas, Google terus melakukan pembaruan dengan menghadirkan beragam fitur menarik. Salah satu fitur terbarunya bisa Anda temukan di Google Docs dan terintegrasi langsung dengan Calendar. Fitur baru ini berupa elemen penyusun yang memungkinkan Anda berkolaborasi dengan orang lain untuk membuat draf undangan kalender. Fitur ini akan berguna ketika beberapa pihak yang terlibat dalam sebuah acara memiliki masukan baru mengenai tanggal, waktu, peserta, deskripsi acara, dan banyak lagi. Mirip dengan fitur templat draf email, setelah selesai membuat undangan, cukup klik ikon Calendar di Docs untuk memasukkan seluruh detail acara ke Google Calendar saat Anda siap mengirimkannya. Baca juga: Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Client-Side Encryption Google Docs Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur draf Calendar di Google Docs tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya setelah peluncuran. Pastikan Anda sudah memiliki akses untuk mengedit file di Google Docs sebelum menggunakan fitur ini. Tanpa akses, fitur tidak akan bisa digunakan. Jika sudah memiliki akses, cukup ketik “@” di halaman Docs dan kemudian pilih opsi “Calendar event draft”, lalu tekan Enter. Alternatif lainnya adalah dengan masuk ke menu Insert > Building blocks > Calendar event draft. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai cara membuat undangan acara Google Calendar dengan Docs, Anda bisa mengunjungi halaman dokumentasi ini. Selanjutnya, Anda bisa mulai menambahkan tamu atau peserta acara. Cukup ketik “@” dan kemudian pilih akun yang ingin Anda tambahkan sebagai tamu undangan. Anda juga bisa menambahkan tamu dengan mengetikkan alamat email. Melalui Google Docs, Anda juga bisa menambahkan judul, waktu, lokasi, serta deskripsi acara pada draf undangan. Selain itu, Anda juga dapat berkolaborasi dengan orang lain untuk menyusun draf tersebut. Cukup berikan akses untuk menyunting dokumen pada kolaborator. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Ketersediaan fitur Pembaruan smart canvas untuk Google Docs ini diluncurkan secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 17 Mei 2023 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur), sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 30 Mei 2023 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Photo Credit: Freepik Fitur baru ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan Nonprofit. Namun fitur masih belum tersedia untuk pelanggan Google Workspace edisi Essentials Starter, Business Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, Frontline Starter, dan Frontline Standard, serta Google Account pribadi Baca juga: Building Block Baru Google Docs, Lebih Mudah Memasukkan dan Memformat Kode Google terus mengembangkan kapabilitas canggih smart canvas di ekosistem Workspace mereka untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Dengan hadirnya draf undangan yang terintegrasi langsung dengan Calendar ini, Anda bisa menyusun undangan acara lebih cepat dan akurat hanya dengan beberapa klik saja. Fitur ini telah tersedia bagi pelanggan Workspace for Business dan Workspace for Education. Kedua edisi Google Workspace ini telah tersedia di EIKON Technology, official reseller untuk Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini.

Google Docs, Google sheets, Google Slide, Google Workspace

“Facelift” Aplikasi Google Workspace, Apa Saja yang Berubah?

 Google baru saja mengumumkan pembaruan untuk aplikasi Workspace. Pembaruan tersebut menyasar beberapa aspek namun fokus pada upaya untuk menghilangkan batas antara berbagai aplikasi di dalamnya. Ini termasuk aplikasi andalan mereka, seperti Drive, Docs, Sheets, dan Slides. Seperti apa kira-kira “facelift” yang diberikan Google pada aplikasi Workspace? Custom building blocks Photo Credit: Google Workspace Blog Pembaruan ini memungkinkan Anda membuat komponen yang dapat digunakan kembali untuk tugas umum dan mengaksesnya dari @-menu. Misalnya, Anda dapat membuat template untuk melacak pencapaian dan tugas, checklist peluncuran produk, atau bahkan blok kode atau teks yang umum digunakan oleh tim Anda. Baca juga: Cara Menambahkan Trusted Types ke Google Workspace Template undangan kalender baru Photo Credit: Google Workspace Blog Google juga menghadirkan template undangan kalender baru yang akan memudahkan untuk berkolaborasi dengan tim. Kini Anda dapat membuat draf undangan kalender di Docs dengan mengakses “calendar draft” di bawah building blocks, mirip dengan tampilan Gmail. Menu drop-down Google Drive Pengguna Google Drive kini bisa lebih mudah mengakses berbagai jenis dokumen melalui menu drop-down di bagian atas setiap halaman. Tersedia juga in-line action bar untuk berbagi, mengunduh, atau mengedit dokumen saat mengarahkan kursor ke file. Baca juga: Tips Meningkatkan Fokus saat Kerja Hybrid dengan Google Workspace Desain yang lebih simpel Elemen pendukung di Docs, Slides, dan Sheets, seperti toolbar di bagian atas, kolom komentar, hingga tombol “Share” kini didesain menjadi lebih bulat agar tampak lebih menonjol dibanding bagian putih halaman aplikasi. Fitur seperti companion bar dan ruler juga akan disembunyikan secara default. Dengan begitu, tampilan aplikasi pun menjadi lebih simpel. Penyempurnaan Google Drive Google menyempurnakan Drive untuk membantu Anda menyelesaikan tugas yang paling sering dilakukan dengan lebih cepat. Misalnya, kini berbagi, mengunduh, dan menghapus beberapa file sekaligus menjadi lebih sederhana dan cepat. Drive juga akan menampilkan tindakan utama (seperti berbagi, mengunduh, dan mengedit) secara langsung saat Anda mengarahkan kursor ke file. Tersedia juga search chip yang memungkinkan Anda memfilter menurut kriteria seperti jenis file, pemilik, dan tanggal modifikasi terakhir untuk membantu Anda menemukan file lebih cepat. Ekstraksi data smart chip Photo Credit: Google Workspace Blog Pembaruan ini memungkinkan Anda memperkaya Sheets dengan informasi mengenai orang, file, dan event. Katakanlah Anda memerlukan detail kontak utama untuk suatu proyek, maka cukup klik kanan sel yang berhubungan dengan chip orang. Selanjutnya, pilih “data extraction” untuk menarik informasi tersebut langsung ke Sheet. Baca juga: Google Workspace FedRAMP High, Bantu Instansi Pemerintah Berkolaborasi secara Efektif Seluruh pembaruan di atas hadir dengan beberapa integrasi pihak ketiga, termasuk kemampuan smart chip pada Docs untuk perusahaan seperti Asana, Figma, Tableau, dan ZenDesk. Tahun lalu, Vishnu Sivaji, Direktur Manajemen Produk Google Workspace, juga membicarakan bagaimana Google mulai memasukkan ringkasan AI machine learning ke dalam Docs. “Facelift” Workspace sudah diluncurkan mulai akhir Februari 2023 lalu. Beberapa pembaruan masih berlangsung hingga saat ini. Hadirnya pembaruan ini sekaligus membuktikan komitmen Google Workspace untuk menghadirkan solusi kerja yang lebih efektif, apa pun model kerja yang Anda terapkan, baik itu bekerja langsung di kantor, di rumah, maupun secara hybrid. Untuk penerapan Workspace skala besar, Anda bisa berlangganan Google Workspace for Business. Sebagai authorized partner Google untuk Indonesia, EIKON Technology tidak hanya menyediakan produk Google Workspace, tapi juga menawarkan konsultasi perencanaan hingga pasca-implementasi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Docs, Google sheets, Google Workspace

Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs

Smart Canvas adalah kumpulan alat kolaboratif dari Google Workspace yang menyempurnakan cara kerja Docs, Sheets, dan Slides. Ini merupakan kapabilitas dari Google yang akan meningkatkan fitur di setiap aplikasi, memungkinkan pengguna untuk bekerja tanpa meninggalkan ruang obrolan atau menyambungkan panggilan Meets langsung ke file Docs atau Slides. Dalam inovasi terbarunya, Google memperkenalkan lebih banyak lagi smart chip dan cara baru untuk menampilkan tanggal di Sheets yang akan memudahkan Anda melihat pratinjau dan berinteraksi dengan tanggal, lokasi, dan informasi keuangan lebih cepat. Selain itu, Google juga telah menambahkan stopwatch chip ke Docs yang dapat melacak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu aktivitas, membantu Anda mengerjakan tugas tepat waktu. Fitur baru smart canvas Google Sheets dan Docs Untuk memudahkan pengguna dalam mengerjakan tugas di Google Sheets dan Docs, Google terus mengembangkan kapabilitas smart canvas Workspace. Berikut adalah fitur baru yang ditawarkan dalam pengembangan terbaru smart canvas Sheets dan Docs: Place chips Saat chip lokasi Google Maps ditambahkan ke Sheets, Anda dapat membuka lokasi langsung di Google Maps, dan melihat pratinjau lokasi atau menemukan petunjuk arah. Photo Credit: Google Workspace Updates Baca juga: Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedules Kemampuan tanggal yang diperluas Sertakan tanggal di Lembar Anda dengan lebih mudah menggunakan @ titik masuk dengan pintasan seperti @hari ini, @kemarin, @besok, dan @tanggal. Mengeklik tanggal akan menampilkan pemilih tanggal yang memungkinkan Anda memperbarui tanggal sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Workspace Updates Finance chips Menambahkan entitas Google Finance, seperti saham, reksa dana, dan mata uang ke dalam Sheets. Arahkan kursor ke atas chip untuk melihat informasi menurut jenis entitas. Misalnya, untuk saham, Anda dapat melihat nama perusahaan, Indeks listing, harga saham, dan kapitalisasi pasar. Mengeklik chip akan membawa Anda ke halaman Finance khusus entitas. Photo Credit: Google Workspace Updates Stopwatch chips Saat stopwatch chip dimasukkan, Anda dapat memulai, menghentikan, dan mengatur ulang timer sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai menggunakan fitur baru smart canvas Bagi administrator Fitur baru ini dapat langsung diakses tanpa memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. Bagi end-user Anda dapat memasukkan chip finance maupun map di sel Sheet dengan mengikuti salah satu atau semua metode berikut: Ketik “@” diikuti dengan entitas Place atau Finance. Arahkan ke Insert > Smart chip. Untuk menyisipkan tanggal dan mengaktifkan pemilih tanggal, ketik “@” diikuti dengan “tanggal”, “hari ini”, “kemarin”, atau “besok”. Anda juga dapat mengakses pemilih tanggal dengan mengetuk dua kali tanggal yang dimasukkan secara manual. Anda dapat memasukkan chip stopwatch di Docs dengan mengikuti salah satu atau semua metode berikut: Ketik “@” diikuti dengan “Stopwatch” Arahkan ke Insert > Smart chip. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Ketersediaan fitur Fitur baru smart canvas Google Docs dan Sheets diluncurkan secara bertahap (gradual rollout). Domain rilis cepat dimulai pada tanggal 23 Februari 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 9 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Selain itu, fitur juga tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Menampilkan Lokasi Kerja di Google Calendar Agar tidak tertinggal fitur baru dari smart canvas Google Workspace, pastikan Anda telah berlangganan. Telah tersedia beberapa edisi Workspace yang khusus ditujukan untuk penggunaan skala besar seperti Business dan Education. Tingkatkan produktivitas di lingkungan kerja Anda dengan Google Workspace. Kini telah tersedia di EIKON Technology, Untuk mulai memilih paket berlangganan, silakan klik di sini.

Google Docs, Google Workspace

Fitur Split Cell untuk Tabel Kini Tersedia di Google Docs, Berikut Cara Menggunakannya

 Split cell merupakan salah satu fitur yang ada dalam aplikasi pengolahan tabel. Fitur ini telah tersedia di Google Sheets dan bisa Anda manfaatkan untuk mengatur informasi yang ada di dalam tabel. Per 18 Oktober 2022, split cell tersedia di Google Docs untuk membagi cell pada tabel. Bagaimana cara menggunakannya? Mari simak penjelasannya berikut! Split cell di Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Sekarang Anda dapat membagi sel tabel dalam jumlah baris dan kolom yang diinginkan di Google Docs. Katakanlah Anda ingin membuat sel subjudul di tabel dengan memisahkan sel di bawah sel judul menjadi dua kolom. Kapabilitas baru ini diharapkan dapat memudahkan Anda dalam mengatur informasi dengan tabel di Google Docs. Baca juga: Kini Anda Bisa Insert Emoji Lebih Cepat di Google Docs, Bagaimana Caranya? Cara menambahkan tabel di Google Docs Anda dapat menambahkan tabel di Docs untuk menyuguhkan informasi secara terperinci. Tabel di Docs dapat ditambah, dihapus, dan disesuaikan ukurannya. Jika menggunakan Google Docs di komputer, Anda juga dapat: Menyortir baris; Meyeret serta memindahkan baris dan kolom; Meyematkan baris tajuk tabel agar berulang di bagian atas setiap halaman; Mencegah informasi meluap di seluruh halaman. Untuk menambahkan tabel di Docs, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini: Di komputer Anda, buka file Docs yang ingin diberi tambahan tabel. Klik Insert > Table. Kemudian pilih berapa banyak baris dan kolom yang ingin Anda tambahkan. Jumlah tabel maksimal adalah hingga 20 x 20 sel. Tabel akan ditambahkan ke dokumen Anda. Baca juga: Cara Membuat Dokumen Kolaboratif dengan Template Tabel Baru Google Doc Mulai menggunakan split cell Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru di Docs ini tidak membutuhkan pengaturan dari administrator sama sekali. End user bisa langsung melakukan split cell pada tabel di Docs dengan cara berikut: Buka file Docs. Klik kanan pada sel yang ingin dibagi. Klik opsi “Split cell”. Masukkan jumlah baris dan kolom yang Anda inginkan. Klik “Split”. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penggunaan tabel di Google Docs, Anda bisa mengunjungi halaman Help Center ini. Ketersediaan fitur Opsi split cell untuk file Docs ini dirilis secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 17 Oktober 2022 (dapat memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 31 Oktober 2022 (dapat memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Split cell untuk Docs tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian produktivitas G Suite Basic dan G Suite Business lama. Fitur ini pun tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Buat Dokumen Lebih Cepat dengan Universal Menu, Fitur Terbaru Google Docs Dengan split cell Anda bisa membagi satu sel pada tabel yang ada di Google Docs. Ini akan memudahkan Anda untuk mengelompokkan informasi yang ingin ditampilkan dalam tabel. Sama seperti tabel yang ada di Google Sheets, tabel yang ada di Docs pun bisa disesuaikan ukuran serta desainnya sesuai kebutuhan Anda. Fitur split cell ini hanyalah salah satu dari berbagai fitur yang ditawarkan oleh Google Workspace sebagai rangkaian produktivitas. Untuk mendapatkan manfaat terbaik Workspace, Anda bisa berlangganan paket Business (untuk perusahaan) atau Education (untuk instansi pendidikan) yang tersedia di EIKON Technology. Informasi lebih lanjut mengenai paket berlangganan Google Workspace dari EIKON Technology bisa Anda akses di sini!

Google Docs, Google Workspace

Inovasi Google Workspace untuk Bantu Optimalkan Ekosistem Kerja Hybrid Anda

  Sudah banyak perusahaan yang tak lagi menjadikan kantor fisik sebagai pusat gravitasi kerja mereka. Kebanyakan yang belum melakukannya pun bukan karena tidak tertarik, tapi karena sumber daya yang mereka miliki masih belum memenuhi kebutuhan ekosistem kerja hybrid. Google Workspace sebagai alat produktivitas dengan pengguna lebih dari 3 miliar terus berinovasi dalam hal konektivitas dan tentunya keamanan. Berikut adalah beberapa inovasi dari Workspace serta mitra pihak ketiga untuk memudahkan Anda dalam menerapkan ekosistem kerja hybrid. Koneksi yang imersif Photo Credit: Google Workspace Blog Beberapa tahun terakhir ini, Google Meet terus dikembangkan untuk menjembatani kesenjangan antara orang-orang yang bekerja dari lokasi berbeda. Google menghadirkan pengalaman baru yang menciptakan koneksi imersif untuk membuat panggilan video terasa sama menariknya dengan pertemuan tatap muka. Berikut adalah di antaranya: Sorotan pembicara di Slide Fitur baru ini akan menempatkan video pembicara langsung di dalam konten mereka. Dengan begitu, fokus akan tetap ada pada penampil. Versi preview akan muncul pada akhir tahun 2022 ini. Photo Credit: Google Workspace Blog Meeting room check-in Fitur ini memungkinkan seluruh peserta meeting mengetahui siapa saja yang ada di dalam ruang rapat virtual dengan menampilkan nama mereka bersama nama ruang. Tersedia awal tahun 2023.  Photo Credit: Google Workspace Blog Mode pendamping seluler sebagai layar kedua di Meet Fitur ini memberi peserta untuk berpartisipasi penuh dengan mengangkat tangan, mengobrol, atau mengajukan pertanyaan dari ponsel sambil memanfaatkan audio dan video dalam ruangan. Tersedia awal tahun 2023. Menetapkan ruang konferensi ke ruang kerja kelompok di Meet Membantu mengelola logistik untuk peserta dalam ruang selama diskusi kerja kelompok. Fitur telah tersedia sejak bulan Oktober 2022. Baca juga: Komunikasi dan Kolaborasi Hybrid Berbagai Ukuran Tim Pembingkaian video otomatis di Meet Memusatkan peserta di video tile mereka sebelum bergabung ke rapat dan memungkinkan mereka membingkai ulang secara manual kapan saja. Fitur telah tersedia sejak bulan Oktober 2022. Selain rapat, Google Chat memungkinkan tim untuk bekerja secara real-time dengan menyediakan ruang khusus untuk percakapan dan konten. Baru-baru ini Google Workspace meluncurkan ruang yang dapat ditemukan dengan peningkatan keanggotaan hingga 8.000 orang, untuk menciptakan peluang baru untuk koneksi, komunitas, dan kolaborasi. Selain itu, Google juga menghadirkan: Photo Credit: Google Workspace Blog Emoji khusus dan percakapan beralur di Google Chat, memungkinkan pengguna mengekspresikan diri mereka secara lebih autentik dan mendalami percakapan tertentu. Baca juga: Kini Anda Bisa Insert Emoji Lebih Cepat di Google Docs, Bagaimana Caranya? Meleburkan batas dengan smart canvas Google Workspace meluncurkan smart canvas yang akan memudahkan pengguna berkolaborasi. Cukup dengan ‘@-mention’ Anda dapat melibatkan orang sekaligus memasukkan data yang dibutuhkan ke ruang kerja, menciptakan alur kerja yang teratur dan tidak memecah fokus. Oktober 2022 lalu, smart canvas telah mengalami beberapa perluasan dengan menghadirkan: Blok penyusun khusus di Google Docs Memungkinkan pengguna membuat komponen sendiri yang dapat digunakan kembali. Fitur dapat diakses dengan mudah menggunakan menu ‘@’. Fitur ini tersedia akhir tahun 2022 ini. Photo Credit: Google Workspace Blog Variabel di Google Docs Memungkinkan pengguna untuk menentukan elemen data umum dalam Docs, seperti nama klien atau nomor kontrak, dan memperbaruinya di seluruh dokumen dengan mengubah nilainya di satu tempat. Fitur tersedia awal tahun 2023. Bekerja lebih aman dengan Google Workspace Ada kecenderungan untuk berpikir bahwa mengamankan orang dan data dalam lingkungan hybrid lebih menantang daripada sebelumnya. Hal ini berlaku untuk sistem yang dibangun di era pra-cloud yang memiliki keamanan ditingkatkan dan sering kali kesulitan untuk menyesuaikan skala untuk mengatasi ancaman. Workspace lahir dan dikembangkan di cloud. Artinya, pelanggan akan mendapat manfaat dari keahlian cloud Google selama puluhan tahun dalam perlindungan ancaman, AI, dan skala global. Tahun ini Google memperluas kontrol perlindungan data tingkat lanjut untuk menjaga pengguna dan data tetap aman di lebih banyak aplikasi yang mereka gunakan setiap hari. Photo Credit: Google Workspace Blog Pencegahan kehilangan data (DLP) untuk Chat Memungkinkan admin membuat kebijakan khusus untuk membantu mencegah kebocoran informasi sensitif. Pemeriksaan terjadi secara real-time dan menerapkan tindakan korektif tanpa penundaan yang merupakan standar di seluruh industri. DLP dan kepatuhan konten sudah tersedia di Gmail, Drive, Docs, Sheets, dan Slides. Fitur telah tersedia sejak bulan Oktober 2022. Baca juga: Kapabilitas Data Loss Prevention Google Chat Kini Tersedia untuk Umum Ekosistem hybrid memang telah menjadi idola saat ini. Ekosistem ini dinilai lebih efisien dan dapat meningkatkan produktivitas. Namun hybrid tidak akan bekerja dengan optimal tanpa sistem yang baik. Workspace menghadirkan solusi all-in yang akan memenuhi seluruh kebutuhan hybrid Anda. Optimalkan ekosistem hybrid Anda dengan Google Workspace yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi mengenai penerapan, silakan hubungi kami di sini!

Google Docs, Google Workspace

Kini Anda Bisa Insert Emoji Lebih Cepat di Google Docs, Bagaimana Caranya?

 Pada awal bulan April 2022 lalu, Google Docs menghadirkan fitur reactions menggunakan emoji. Fitur tersebut dihadirkan sebagai bentuk dukungan untuk menciptakan suatu ekosistem kerja yang suportif. Emoji dipilih karena dirasa lebih kasual dan ekspresif dibanding respons dalam bentuk tulisan. Perilisan fitur kala itu telah menyertakan set emoji versi terbaru (Emoji 14.0) dengan opsi yang lebih variatif untuk mencerminkan identitas Anda secara akurat. Kemudian pada akhir bulan Agustus 2022, Google Docs mengembangkan fitur tersebut. Tepatnya adalah dengan mengatur ulang cara mencari dan insert emoji. Kini emoji yang Anda masukkan bisa langsung sejajar dengan teks di Google Docs. Bagaimana caranya? Update Docs, insert emoji pun makin mudah Dalam update yang dihadirkan oleh Docs pada tanggal 29 Agustus 2022, Anda bisa menemukan satu fitur baru yang berhubungan dengan emoji. Lewat fitur baru tersebut Anda dapat insert emoji dengan cepat tanpa merusak tatanan teks yang sudah diketik sebelumnya. Menariknya lagi, fitur ini tidak memerlukan pengaturan administrator. Dengan kata lain, Anda bisa langsung menggunakannya tanpa harus menunggu izin dari administrator Workspace. Baca juga: Cara Buat Google Docs dan Tentukan Tugas dengan Mudah Cara menggunakan fitur Untuk mencari dan menambahkan emoji langsung sebaris dengan teks di Google Docs, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini: Ketik “@” diikuti dengan penanda, seperti “@smile,” untuk mencari emoji tertentu di antara item menu lainnya. Photo Credit: Google Workspace Updates Ketik “@:” atau “:” untuk melihat daftar dropdown emoji dan opsi untuk menavigasi ke seluruh katalog emoji yang tersedia. Photo Credit: Google Workspace Updates Jika Anda merasa kesulitan untuk menggunakan fitur, silakan kunjungi Help Center Google Workspace. Pihak Google telah menyediakan dokumentasi lengkap yang bisa Anda pelajari. Baca juga: Cara Membuat Dokumen Kolaboratif dengan Template Tabel Baru Google Docs Ketersediaan fitur Fitur emoji baru ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace. Anda yang masih berlangganan rangkaian produktivitas G Suite Basic maupun G Suite Business pun bisa menggunakan fitur baru ini. Selain itu, fitur ini juga dapat digunakan oleh pemilih akun Google pribadi. Perlu diketahui, fitur ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun untuk rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 29 Agustus 2022 dengan peluncuran bertahap (membutuhkan waktu maksimal 15 hari untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 12 September 2022 juga dengan peluncuran bertahap (membutuhkan waktu maksimal 15 hari untuk visibilitas keseluruhan fitur). Baca juga: Pembaruan Google Docs: Lebih Cepat Temukan Fitur yang Sering Digunakan Fitur insert emoji di Google Docs ini mulanya dihadirkan untuk mendukung ekosistem kerja yang suportif. Dengan menambahkan emoji, para pihak yang berkolaborasi bisa memberikan respons yang lebih santai namun tetap penuh dukungan. Fitur ini memang dapat berjalan di akun Google pribadi. Namun kinerjanya akan lebih optimal jika Anda juga menggunakan aplikasi lain yang terdapat dalam rangkaian produktivitas Google Workspace. Jika saat ini lingkungan kerja Anda belum menggunakan Google Workspace, EIKON Technology siap membantu proses implementasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Produk Google Workspace yang kami sediakan pun telah berlisensi resmi sehingga implementasinya akan jauh lebih mulus dan stabil. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Docs, Google Workspace

Cara Buat Google Docs dan Tentukan Tugas dengan Mudah

Cara buat Google Docs begitu mudah dan simpel. Anda tidak perlu mengunduh software terpisah sebab aplikasi ini bisa diakses melalui browser. Bahkan jika fitur offline diaktifkan, Anda bisa tetap menggunakan aplikasi meski tidak tersambung ke internet. Bukan hanya itu, fitur di Google Docs pun terus ditingkatkan. Paling baru, kini Anda bisa menetapkan checklist tugas di aplikasi tersebut. Bagaimana cara kerjanya? Integrasi tugas di Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Cara buat Google Docs yang simpel membuatnya makin digemari sebagai aplikasi produktivitas. Terlebih aplikasi ini pun dirancang untuk bisa mendukung kolaborasi kerja. Fitur baru ini adalah salah satu buktinya. Dengan fitur baru ini sekarang Anda dapat menambah dan menetapkan checklist, baik untuk diri sendiri maupun rekan kerja. Checklist baru akan secara otomatis muncul di Tasks list penerima tugas. Ketika pengeditan dokumen dilakukan pada item yang ditetapkan di Tasks, seperti perubahan judul, tanggal jatuh tempo, atau status penyelesaian, pembaruan tersebut akan ditampilkan di Docs. Cara buat Google Docs untuk menetapkan tugas baru Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru ini memerlukan pengaturan Google Tasks dari administrator. Tanyakan kepada administrator apakah Tasks untuk Anda dan orang-orang di satu domain yang sama sudah diaktifkan atau belum. Setelah aktif, pastikan bahwa Anda memiliki akses untuk mengedit dokumen. Jika status dokumen di Google Workspace adalah View only maka dokumen tersebut tidak bisa diedit. Baca juga: Cara Membuat Dokumen Kolaboratif dengan Template Tabel Baru Google Docs Pengaturan administrator Administrator dapat mengaktifkan atau menonaktifkan Google Tasks untuk pengguna Workspace di satu domain. Pengguna yang mengaktifkan Tasks dapat membuat dan mengelola tugas: Dalam Calendar Di editor Chat, Gmail, atau Docs menggunakan Tasks sidebar Di Docs, dengan menetapkan tugas dari checklist Di Gmail menggunakan tab Tasks di spaces (untuk tim) Mengatur pengguna yang menggunakan Tasks Photo Credit: wayhomestudio (Freepik) Sebelum Anda mulai: Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan bagi pengguna tertentu, tempatkan akun mereka di organizational unit (untuk mengontrol akses menurut departemen) atau tambahkan mereka ke grup akses tersendiri. Sekarang, mari simak langkah-langkahnya: Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace Tasks. Klik Service status. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan semua orang di perusahaan Anda, klik On for everyone atau Off for everyone, lalu klik Save. (Opsional) Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan di organizational unit: Di sebelah kiri, pilih organizational unit. Untuk mengubah Service status, pilih On atau Off. Pilih satu: Jika Service status diatur ke Inherited dan Anda ingin mempertahankan setelan yang diperbarui, meskipun setelan induk berubah, klik Override. Jika Service status diatur ke Overridden, klik Inherit untuk kembali ke pengaturan yang sama seperti induknya, atau klik Save untuk menyimpan pengaturan baru, bahkan jika pengaturan induk berubah. Untuk mengaktifkan layanan bagi sekumpulan pengguna di seluruh atau di dalam organizational unit, pilih grup akses. Perlu diingat, perubahan konfigurasi dapat memakan waktu hingga 24 jam, tetapi biasanya terjadi lebih cepat. Baca juga: Pembaruan Google Docs: Lebih Cepat Temukan Fitur yang Sering Digunakan Ketersediaan fitur Fitur ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Namun sayangnya fitur ini tidak tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Fitur dirilis secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 17 Agustus 2022 (hingga maksimal 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal mulai diluncurkan pada tanggal 31 Agustus (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Baca juga: Google Docs Kini Support Markdown, Editing Jadi Lebih Simpel! Dengan hadirnya fitur baru ini, cara buat Google Docs sebagai dokumen kolaborasi pun makin mudah. Anda bahkan bisa selalu memantau perubahan pada dokumen. Namun perlu diingat, fitur ini hanya tersedia untuk Workspace dalam penggunaan skala besar, bukan untuk pribadi. Nah, jika Anda tertarik untuk bekerja dengan ekosistem kerja Google Workspace, EIKON Technologu menawarkan edisi Workspace for Business dan Workspace for Education. Keduanya dapat digunakan dalam skala besar untuk mendukung kolaborasi kerja. Kami menawarkan layanan menyeluruh mulai dari perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Gmail, Google Docs, Google Workspace

Cara Mudah Cetak Task Lists Anda di Google Tasks

Google Tasks merupakan aplikasi daftar tugas yang fokus pada penyediaan fungsionalitas dengan antarmuka sederhana. Aplikasi ini juga memungkinkan integrasi dengan aplikasi lain Google seperti Gmail dan Calendar untuk memudahkan manajemen tugas. Dalam update terbarunya, Google Tasks memungkinkan pengguna untuk dapat mencetak Task Lists dari ruang pribadi dan ruang Chat di web. Bagaimana cara kerjanya? Cara memulai fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mulai mengaktifkan fitur memerlukan konfigurasi dari Administrator Google Tasks harus DIAKTIFKAN agar orang-orang di domain Anda dapat mengakses dan mencetak daftar Tasks Lists. Baca juga: 3 Cara untuk Mengelola Progres Tugas dengan Google Workspace Mengaktifkan atau nonaktifkan Tasks Photo Credit: wayhomestudio (Freepik) Administrator dapat mengaktifkan atau menonaktifkan Google Tasks untuk orang-orang di dalam perusahaan. Orang yang mengaktifkan Tasks dapat membuat dan mengelola tugas yang ada di: Google Calendar Editor Gmail atau Docs menggunakan sidebar Tasks Gmail menggunakan tab Tasks di ruang obrolan (untuk tim) Orang yang menonaktifkan Tasks tidak akan bisa melihat Tasks di editor Calendar, Gmail, atau Docs. Selain itu, mereka juga tidak dapat melihat tab Tugas pada Gmail yang terintegrasi. Namun, mereka masih bisa melihat pembaruan tugas di aliran obrolan jika orang lain memperbarui tugas. Untuk mengontrol siapa yang menggunakan Tasks Sebelum memulai: Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan bagi pengguna tertentu, tempatkan akun mereka di unit perusahaan (untuk mengontrol akses menurut departemen) atau tambahkan mereka ke grup akses (untuk mengizinkan akses bagi pengguna di seluruh atau di dalam departemen). Masuk ke konsol Google Admin. Dari Halaman beranda konsol Admin, buka Apps Google Workspace Tasks. Klik Service status. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan untuk semua orang di perusahaan Anda, klik On untuk semua orang atau Off untuk semua orang, lalu klik Save. (Opsional) Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan untuk unit organisasi: Di sebelah kiri, pilih unit perusahaan. Untuk mengubah Service status, pilih On atau Off. Pilih salah satu: Jika Service status disetel ke “Inherited” dan Anda ingin tetap memperbarui setelan, meskipun setelan induk berubah, klik Override. Jika Service status diatur ke “Overridden”, klik Inherited untuk kembali ke setelan yang sama dengan induknya atau klik Save untuk menyimpan setelan baru, meskipun setelan induk berubah. Untuk mengaktifkan layanan bagi sekumpulan pengguna di seluruh atau di dalam unit perusahaan, pilih grup akses. Perubahan biasanya baru akan muncul setelah beberapa menit, tapi terkadang bisa memakan waktu hingga 24 jam. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar Cetak tugas Anda Photo Credit: jcomp (Freepik) Perlu diingat, Task Lists hanya bisa dicetak di komputer. Untuk mencetak satu daftar tugas, ikuti langkah-langkah berikut: Buka Gmail, Calendar, Chat, Drive atau file di Google Docs, Spreadsheet, atau Slide. Di sebelah kanan, klik Tasks. Di bagian atas, klik panah bawah. Pilih Task List yang ingin Anda cetak. Di samping “Add a task”, klik More. Klik menu Print list dan pilih Print. Anda juga dapat menggunakan pintasan keyboard untuk mencetak tugas: Untuk Chrome OS dan Windows: Ctrl + P Untuk Mac: ⌘ + p Ketersediaan fitur Fitur Google Tasks ini tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta G Suite Basic dan G Suite Business secara bertahap mulai 23 Juni 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Selain itu, fitur juga tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Tandai Tugas Penting dengan Simbol Bintang di Google Tasks Google Tasks hadir untuk memudahkan pengguna dalam mengelola tugas mereka. Menariknya lagi, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengelola tugas kelompok. Tasks kini telah terintegrasi dengan aplikasi Google lainnya seperti Gmail dan Calendar. Agar fitur cetak Task Lists ini bekerja dengan optimal, terutama untuk penggunaan skala besar, ada baiknya Anda berlangganan paket Google Workspace for Business. EIKON Technology siap membantu Anda dalam implementasi Workspace untuk kebutuhan perusahaan, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Informasi selengkapnya silakan klik di sini.

Scroll to Top