Gmail

Gmail, Google Workspace

Membalas Email di Aplikasi Seluler Gmail Kini Lebih Simpel di Perangkat Android

Google Workspace baru saja meluncurkan update yang akan memudahkan Anda membalas email di aplikasi Gmail. Untuk mengetahui bagaimana cara kerjanya, mari simak ulasannya berikut ini! Update aplikasi Gmail: Membalas email lebih cepat Sebelum pembaruan ini, hanya terdapat opsi Reply (Balas), Reply all (Balas semua), atau Forward (Teruskan) saat Anda berada dalam tampilan percakapan email di aplikasi seluler Gmail. Setelah memilih salah satu opsi tersebut, Anda akan diarahkan ke tampilan penulisan layar penuh untuk mengetik dan mengirim balasan. Photo Credit: Google Workspace Updates Per bulan Agustus 2024 ini, Anda dapat membalas email langsung dari bagian bawah percakapan, tanpa harus membuka layar baru.  Itu artinya, Anda bisa lebih mudah merujuk pada email yang sedang dibalas. Pembaruan ini cocok untuk respons yang cepat dan kasual, sehingga untuk tanggapan yang lebih panjang dan formal, Anda bisa langsung memperluas kotak penulisan email untuk mengakses lebih banyak opsi pemformatan. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan fitur Pembaruan fitur ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk dapat digunakan. Untuk mulai menggunakannya Anda cukup mengikuti alur berikut: Buka email yang ingin dibalas > klik kotak teks di bagian bawah > ketik balasan Anda > ketuk ikon kirim. Mengeklik ikon Expand to full screen memungkinkan Anda beralih ke tampilan penulisan layar penuh.  Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara membalas pesan di aplikasi mobile Gmail, Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Update aplikasi Gmail ini telah tersedia bagi pelanggan Google Workspace perseorangan dan pemilik akun Google pribadi. Namun perlu diketahui, bagi Anda yang sedang menguji fitur AI generative di Workspace Labs tidak akan langsung mendapatkan akses ke pengalaman balas cepat ini. Per 11 Oktober 2024, pembaruan fitur ini dihentikan untuk sementara. Google Workspace tengah mengevaluasi performa dan kualitasnya. Setelah evaluasi, fitur akan diluncurkan kembali, tidak hanya untuk perangkat dengan Android OS, tapi juga iOS. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Dengan pembaruan Gmail ini Anda dapat membalas email lebih cepat, sehingga cocok untuk penggunaan di aplikasi seluler. Selain Gmail, Google Workspace juga memiliki beberapa aplikasi lain yang saling terintegrasi, seperti Google Chat, Meet, Slides, Docs, dan juga Sheets. Menggunakan Workspace memungkinkan Anda untuk bekerja secara mudah dan seamless tanpa berpindah aplikasi atau tab di peramban. Ingin mulai menerapkan solusi produktivitas Workspace di lingkungan kerja Anda? EIKON Technology sebagai authorized partner Google siap membantu implementasi Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan, silakan klik di sini!

Gmail

Memigrasikan Pesan Terenkripsi dengan Aman ke CSE Gmail

Administrator Workspace kini dapat memigrasikan email terenkripsi dari layanan lain, seperti Microsoft 365, Microsoft Exchange, atau Virtru, ke client-side encryption (CSE) Gmail dalam format S/MIME. Ini memungkinkan para pelanggan Google Workspace menyederhanakan proses migrasi dengan mengimpor email sensitif secara massal sebagai pesan S/MIME tanpa mengorbankan privasi atau postur compliance mereka. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas Emoji Picker Gmail, Kini Makin Inklusif Kapabilitas migrasi pesan terenkripsi ke CSE Gmail Photo Credit: Freepik Sebelumnya, kapabilitas untuk memigrasikan email terenkripsi hanya terbatas dalam layanan Workspace. Kini setelah update, administrator dapat memigrasikan email terenkripsi dari sisi klien (CSE) dari layanan lain (seperti Microsoft 365, Microsoft Exchange, atau Virtru) dalam format S/MIME. Berikut detail selengkapnya: Pesan S/MIME yang diimpor dari penyedia email lain kini didukung oleh CSE Gmail. Pelanggan Virtru dapat menggunakan utilitas migrasi Gmail untuk mengenkripsi arsip teks biasa mereka dari Vault atau Takeout, dan mengimpornya sebagai pesan S/MIME. Pelanggan dapat mengimpor secara massal arsip email teks biasa apa pun ke Gmail sebagai pesan S/MIME. CSE Migration Utility Gmail tersedia untuk Windows, Mac, dan Linux, serta mendukung format file PST & Mboz. Mulai menggunakan kapabilitas Penting untuk diingat, bagi administrator Workspace, migrasi pesan S/MIME dari Microsoft 365 atau Microsoft Exchange ke Gmail, sertifikat yang digunakan harus sama dengan yang ditampilkan di Microsoft agar migrasi dapat berjalan. Administrator perlu menyiapkan Gmail API dan Gmail CSR bagi end user menggunakan sertifikat yang sama yang ada di layanan Microsoft. Setelah akun Gmail dikonfigurasi dengan sertifikat S/MIME, Anda dapat memigrasikan pesan dari layanan Microsoft ke Gmail. Kapabilitas ini tidak memerlukan pengaturan tambahan dari end user untuk dapat digunakan. Baca juga: Penerjemah Otomatis Gmail Kini Tersedia untuk Perangkat Seluler Ketersediaan Photo Credit: Pexels Web dan Android Kapabilitas ini tersedia mulai dari tanggal 21 Maret 2024. iOS Dilakukan perilisan dalam format extended rollout, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai tanggal 21 Maret 2024 (kemungkinan hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Kapabilitas tersedia untuk pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Peningkatan kapabilitas ini memungkinkan administrator untuk memigrasikan email terenkripsi dari layanan lain ke CSE Gmail, bahkan dalam jumlah besar sekaligus. Kapabilitas ini telah tersedia bagi pelanggan Google Workspace Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, partner resmi Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Gmail, Google Workspace

Peningkatan Kapabilitas Emoji Picker Gmail, Kini Makin Inklusif

Ada kalanya, saat menulis email, deretan kata-kata saja tak cukup untuk menyampaikan pesan yang ingin Anda sampaikan. Maka tak heran jika kemudian muncul emoji atau emoticon yang dapat disertakan pada pesan. Emoji merupakan gambar berukuran kecil yang mewakili suatu ekspresi wajah, barang, atau konsep tertentu dalam komunikasi digital, bisa berupa gambar statis maupun gambar bergerak (animasi). Salah satu contoh populernya adalah emoji smiley face. Selain membantu Anda menyampaikan pesan, emoji juga dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam membaca email. Salah satu kelemahan pesan tertulis adalah terkadang Anda tidak bisa membaca emosi atau apa yang sedang dialami oleh penulisnya. Misalnya, pesan yang sebenarnya bercanda, tapi dianggap serius karena pesan tertulis tidak bisa menangkap emosi tersebut dengan baik. Memanfaatkan emoji, situasi semacam ini dapat dihindari. Nah, untuk membantu Anda menyampaikan pesan lebih baik, Gmail kini menghadirkan kapabilitas emoji picker dalam penulisan email. Tidak sekadar menghadirkan emoji biasa, Gmail menghadirkan emoji yang lebih inklusif untuk para penggunanya. Seperti apa? Kapabilitas emoji picker Gmail Photo Credit: Google Workspace Updates Seperti yang sudah disebutkan pada bagian pembuka, emoji dalam komunikasi digital dapat membantu Anda menyampaikan pesan lebih baik. Salah satu contoh penggunaannya adalah pada penulisan email. Dengan menyisipkan emoji maka intensi Anda dalam email akan lebih mudah dipahami oleh penerimanya. Per tanggal 25 Oktober 2023 ini, Anda sudah bisa menemukan kapabilitas emoji picker atau penambahan emoji di Gmail. Menariknya lagi, emoji yang dihadirkan Google untuk Gmail ini dirancang lebih inklusif dengan menyertakan opsi warna kulit (skin tone) serta preferensi gender. Google juga telah meningkatkan kapabilitas ini di Gmail versi web. Baca juga: Upgrade Penelusuran Google Chat dan Gmail, Kini Dilengkapi dengan Saran Pencarian Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk menggunakan kapabilitas emoji picker Gmail tidak dibutuhkan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Kapabilitas akan aktif secara default setelah tanggal peluncuran dan tidak dapat dinonaktifkan oleh pengguna. Jika ingin menambahkan emoji pada email Anda, silakan ikuti langkah-langkah berikut: Klik ikon emoji di bagian bawah toolbar draf email Anda. Pilih panah di sudut kanan bawah. Pilih warna kulit atau preferensi gender sesuai kebutuhan Anda (tersedia untuk beberapa jenis emoji). Pilihan ini akan terus tersimpan hingga Anda memperbaruinya. Baca juga: Penerjemah Otomatis Gmail Kini Tersedia untuk Perangkat Seluler Ketersediaan fitur Kapabilitas emoji picker dari Gmail ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat, mulai dari tanggal 25 Oktober 2023. Kemudian untuk domain rilis terjadwal, perilisan dilakukan secara bertahap mulai dari tanggal 13 November 2023. Kapabilitas ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Hadirnya kapabilitas emoji picker yang telah dirancang inklusif di Gmail ini diharapkan dapat membantu Anda untuk lebih mudah menyampaikan pesan serta menghindari kesalahpahaman selama bertukar email. Kapabilitas ini pun dirancang untuk mudah diakses dan digunakan sehingga tidak akan menghambat alur kerja Anda. Tertarik untuk mulai mencoba kapabilitas emoji picker dan berbagai fitur andalan Gmail lainnya? Anda bisa mengoptimalkan seluruh fitur dan kapabilitas Gmail dengan berlangganan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Kami merupakan partner resmi Google Workspace Indonesia yang menyediakan produk orisinal bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Gmail, Google Workspace

Penerjemah Otomatis Gmail Kini Tersedia untuk Perangkat Seluler

Sebagai sebuah penyedia layanan email gratis, Gmail hadir dengan berbagai fitur dan kapabilitas yang akan membantu Anda dalam mengirimkan pesan elektronik. Salah satunya adalah fitur penerjemah atau translator. Dengan fitur ini, pengguna bisa dengan mudah menerjemahkan email mereka ke lebih dari 100 bahasa. Sebelumnya, fitur penerjemah otomatis Gmail ini tersedia dalam versi web saja. Namun seiring dengan perkembangannya, Google mengumumkan integrasi penerjemah otomatis untuk aplikasi Gmail versi mobile. Bagaimana cara kerjanya? Penerjemah otomatis untuk Gmail versi mobile Photo Credit: Google Workspace Updates Ada kalanya Anda harus mengirim atau menerima email berbahasa asing. Situasi semacam ini di zaman modern seperti sekarang bisa dipecahkan dengan mudah menggunakan mesin penerjemah. Namun, mengakses web mesin penerjemah tentu akan mengganggu alur kerja Anda. Sebagai solusi, Anda dapat memanfaatkan fitur penerjemah otomatis atau translator dari Gmail. Kabar baiknya lagi, fitur tersebut kini telah tersedia di Gmail versi mobile. Integrasi fitur penerjemah otomatis dalam aplikasi mobile Gmail ini memungkinkan Anda berkomunikasi dengan lancar dalam berbagai bahasa. Untuk menerjemahkan email di perangkat mobile Anda, cukup pilih opsi Translate pada dismissible banner yang ada di halaman email. Gmail juga telah menyediakan opsi untuk memilih bahasa yang Anda inginkan. Dismissible banner tersebut akan muncul secara otomatis apabila bahasa yang digunakan dalam email berbeda dari bahasa tampilan Google.com Mail di setelan akun. Anda juga bisa selalu memilih agar Gmail selalu menerjemahkan atau tidak perlu menerjemahkan bahasa tertentu. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur penerjemah otomatis Gmail ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya setelah perilisan. Untuk mulai menggunakan fitur, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut: Untuk menerjemahkan email, klik opsi Translate yang ada di bagian atas email Anda. Jika Anda mengabaikan opsi terjemahan, maka opsi tersebut akan muncul lagi saat bahasa konten email tidak sama dengan bahasa tampilan Google.com Mail yang ditetapkan di setelan akun Anda. Anda juga bisa menonaktifkan pengaturan ini (dismissable banner tidak akan dimunculkan di halaman pesan) untuk bahasa tertentu. Caranya, klik tombol x pada banner dan kemudian setujui perintah Don’t translate [language] again yang muncul saat banner tertutup. Bisa juga dengan memilih Don’t translate [language] again dari menu pengaturan terjemahan. Apabila pengguna secara eksplisit memilih untuk tidak menerjemahkan bahasa tertentu (seperti poin sebelumnya) atau sistem tidak mendeteksi adanya penggunaan bahasa lain, fitur terjemahan dapat diakses secara manual melalui menu tiga titik di halaman pesan. Baca juga: Temukan E-Mail Lebih Cepat dengan Top Results Gmail Ketersediaan fitur Fitur ini dirilis untuk aplikasi mobile Gmail, baik itu versi Android maupun iOS. Perilisan fitur untuk versi Android dan iOS dilakukan secara bertahap, dengan rincian sebagai berikut: Android Domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal, dimulai pada tanggal 8 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur).  iOS Domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal, dimulai pada tanggal 21 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur).  Fitur terjemah otomatis Gmail versi mobile ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace serta pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Dengan hadirnya fitur penerjemah pesan otomatis Gmail versi mobile ini, Anda bisa lebih cepat mengetahui maksud email yang masuk, tanpa perlu mengganggu keseluruhan alur kerja atau bahkan berpindah aplikasi. Semuanya hanya dengan satu klik dan pesan Anda akan diterjemahkan secara otomatis oleh sistem Gmail. Gmail merupakan bagian dari rangkaian produktivitas Google Workspace yang hadir untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Workspace hadir dalam bermacam-macam edisi untuk menyesuaikan beragam kebutuhan pengguna. Tersedia Workspace for Business untuk bisnis dan Workspace for Education untuk pendidikan. Semuanya bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, official partner Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Gmail

Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery

 Pada bulan Agustus 2022 lalu, Google mengumumkan pemindahan log Gmail yang ada di BigQuery ke logs and reports Workspace di BigQuery. Pemindahan ini kemudian menciptakan satu ruang untuk mengakses semua peristiwa audit Google Workspace Anda. Baru-baru ini, Google meningkatkan ruang tersebut untuk menghadirkan konsistensi pelaporan. Untuk detail selengkapnya, mari simak ulasan berikut ini! Konsistensi data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Photo Credit: Freepik Setelah pemindahan log Gmail di BigQuery ke logs and reports Workspace, kali ini Google menyempurnakan pengalaman tersebut. Kini Anda akan melihat semua peristiwa log Gmail dari Security Investigation Tool (SIT) di logs and reports Google Workspace BigQuery. Ini mencakup jenis perangkat dan tindakan setelah pengiriman (misalnya buka, hapus, tautan yang diklik, dan unduhan lampiran). Perubahan ini akan memberi administrator gambaran yang lebih lengkap mengenai seluruh aktivitas Gmail yang terjadi di domain mereka, sekaligus menghadirkan konsistensi di seluruh alat pelaporan (reporting tools). Baca juga: Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Peningkatan ini juga menghadirkan beberapa kolom tambahan untuk memudahkan Anda saat memantau log Gmail. Simak tabel di bawah ini untuk mengetahui kolom apa saja yang baru ditambahkan ke alat pelaporan: Daftar kolom yang baru ditambahkan Deskripsi event_info.mail_event_type Jenis peristiwa sesuai dengan atribut Event di Gmail log events in Security Investigation Tool. event_info.client_context.client_type Jenis klien atau perangkat tempat tindakan terjadi, termasuk: WEB, IOS, ANDROID, IMAP, POP3, dan API. event_info.client_context.session_context.delegate_user_email Alamat email pengguna yang didelegasikan untuk melakukan tindakan atas nama pemilik akun. message_info.attachment.file_name Nama lampiran file. message_info.post_delivery_info Informasi mengenai peristiwa pasca pengiriman. message_info.post_delivery_info.action_type Jenis tindakan pasca pengiriman. message_info.post_delivery_info.interaction Informasi mengenai interaksi pengguna dengan link pesan, item Drive, atau lampiran. message_info.post_delivery_info.interaction.link_url URLa yang berhubungan dengan interaksi, yang disetel hanya untuk interaksi klik tautan. message_info.post_delivery_info.interaction.drive_id ID unik item Drive yang berhubungan dengan interaksi, digunakan untuk mengakses item di Drive. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment Lampiran target interaksi, yang ditetapkan hanya untuk interaksi lampiran. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.file_extension_type Ekstensi file (bukan tipe bagian MIME), tidak termasuk titik. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.malware_family Jenis malware, jika malware terdeteksi saat penanganan pesan. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.file_name Nama file lampiran. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.sha256 Hash SHA256 dari lampiran. Untuk detail lebih lanjut mengenai tambahan kolom ini, Anda bisa mengakses halaman Pusat Bantuan Google Workspace di sini. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Mulai menggunakan fitur Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Fitur ini bisa langsung digunakan tanpa memerlukan pengaturan tambahan apa pun. Google telah menyediakan dokumentasi khusus mengenai logs and reports Workspace di BigQuery, skema untuk logs Gmail di BigQuery, serta log peristiwa Gmail yang bisa Anda pelajari lebih lanjut. Penting untuk diingat, update terbaru ini masih mengikuti harga standar BigQuery, Informasi lebih lanjut mengenai biaya, silakan klik di sini! Update terbaru untuk pengelolaan data Gmail ini telah tersedia, baik di domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Namun tidak tersedia untuk edisi Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Frontline, Nonprofits, serta G Suite Basic dan G Suite Business. Baca juga: Mengenal Fitur Log Analytics dari Cloud Logging yang Telah Didukung oleh BigQuery Dengan hadirnya peningkatan fitur ini, diharapkan Anda dapat mengelola data Gmail lebih mudah dan cepat karena data akan jauh lebih konsisten dibanding sebelumnya. Update ini tersedia untuk Google Workspace for Education yang tersedia di EIKON Technology. Edisi Workspace yang satu ini dikhususkan untuk institusi pendidikan dan mendukung kegiatan belajar-mengajar. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi Google Workspace, silakan klik di sini!

Gmail, Google Workspace

Peningkatan User Interface Tool Email Log Search di Google Workspace

Untuk meningkatkan aksesibilitas rangkaian produktivitas Workspace, Google baru saja meluncurkan pembaruan antarmuka (interface) Email Log Search atau ELS. Pembaruan ini hadir untuk membantu administrator dalam menemukan informasi lebih cepat. Untuk detail selengkapnya mengenai pembaruan ini, mari simak ulasan berikut. Peningkatan user interface tool Email Log Search Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Google Workspace baru saja memperbarui tampilan antarmuka (user interface) untuk tool Email Log Search atau ELS mereka. Pembaruan ini hadir untuk membantu administrator dalam menemukan informasi yang relevan dengan lebih cepat, baik saat kueri mereka sederhana maupun dinamis, Setelah pembaruan, admin dapat menggunakan tab Predefined search untuk penelusuran dasar, seperti: Semua pesan hari ini, kemarin, atau 7 hari terakhir. Pesan yang dikirim atau diterima dalam domain Anda sejak kemarin. Administrator kini juga dapat mengakses tab Custom search saat ingin memperluas parameter pencarian. Ini akan memungkinkan Anda memasukkan informasi tambahan, seperti ID pesan atau IP pengirim ke bidang yang telah ditentukan sebelumnya untuk pencarian yang lebih cepat. Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas baru ini memungkinkan administrator segera menemukan dan menyelesaikan masalah pesan email yang hilang, melihat status pesan setelah terkirim, dan banyak lagi. Dengan kata lain, pembaruan ini membantu administrator tetap mengikuti aliran email di domain mereka, terlepas dari jumlah akun yang mereka kelola di Workspace. Baca juga: Notifikasi Email dari Google Workspace Kini Tersedia di Alert Center Mulai memanfaatkan tool ELS membantu Anda menemukan email yang hilang dan memecahkan masalah mengapa email tidak terkirim. Anda juga dapat memeriksa status email setelah dikirim, termasuk informasi tentang label pesan, lokasi pesan, apakah pesan ditandai sebagai spam, dan apakah pesan dihapus setelah dikirim. ELS memungkinkan Anda mencari pesan dengan berbagai jenis kriteria: Berdasarkan pengirim atau penerima di lingkungan kerja Anda. Berdasarkan alamat email, alamat IP, atau domain. Dalam rentang waktu yang telah ditentukan atau dalam rentang tanggal khusus yang ditentukan. Dikirim ke Google Groups atau ke milis lain yang masih ada dalam perusahaan Anda.  Menemukan email dengan pencarian standar ELS Masuk ke konsol Google Admin. Di konsol Admin, buka Menu > Reporting > Email Log Search. Klik tab Predefined search. Nantinya, saat Anda menggunakan ELS kembali, tab ini akan menjadi setelan default. Pada tab Predefined search, pilih opsi: Opsi Penjelasan All messages from today Telusuri semua pesan yang dikirim ke atau dari semua pengguna di perusahaan Anda selama hari ini, mulai pukul 12.00 waktu setempat. All messages since yesterday Telusuri semua pesan yang dikirim ke atau dari semua pengguna di perusahaan Anda dalam 48 jam terakhir. Rentang waktu 48 jam dimulai pada hari sebelumnya, pukul 12.00 waktu setempat. All messages in the last 7 days Telusuri semua pesan yang dikirim ke atau dari semua pengguna di perusahaan Anda dalam 7 hari terakhir. Rentang waktu 7 hari dimulai 7 hari sebelum hari ini, pukul 12.00 waktu setempat. Messages sent from your domain since yesterday Telusuri semua pesan keluar yang dikirim dari domain Anda dalam 48 jam terakhir. Messages received from your domain since yesterday Telusuri semua pesan masuk yang dikirim ke penerima di domain Anda dalam 48 jam terakhir. Klik Search. Hasil penelusuran akan ditampilkan dalam rentang waktu 1 menit hingga 1 jam, menyesuaikan banyaknya pesan yang ditelusuri. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Ketersediaan Peningkatan kapabilitas ELS ini dirilis secara bertahap, mulai dari tanggal 7 Juni 2023, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk keseluruhan visibilitas). ELS tersedia untuk Workspace edisi Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, the Teaching & Learning Upgrade, Nonprofits, Frontline Starter, dan Frontline Standard. Baca juga: Fitur Baru untuk Email Marketing dari Gmail, Apa Saja Email Log Search atau ELS membantu administrator Workspace menemukan email yang hilang dan memecahkan masalah mengapa email tidak terkirim. Anda juga dapat memeriksa status email setelah dikirim, termasuk informasi tentang label pesan, lokasi pesan, apakah pesan ditandai sebagai spam, dan apakah pesan dihapus setelah dikirim. Untuk menikmati kapabilitas ini, Anda dapat berlangganan Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Di samping implementasi solusi, kami juga menyediakan layanan konsultasi untuk memastikan kesesuaian produk dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Gmail, Google Workspace

Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia untuk Umum, Ini Kegunaannya

Akhir tahun 2022 lalu, Google mengumumkan enkripsi client-side untuk Gmail dalam versi beta. Pada tanggal 28 Februari 2023 ini, enkripsi client-side Gmail resmi diluncurkan untuk umum. Sebelumnya, Workspace sudah mengenkripsi data saat istirahat dan saat transit dengan menggunakan libraries kriptografi yang didesain aman. Enkripsi client-side meningkatkan kemampuan enkripsi yang ada ke tingkat berikutnya dengan memastikan bahwa pelanggan memiliki kendali tunggal atas kunci enkripsi mereka dan akses ke data mereka. Google dan client-side encryption Di era digitalisasi seperti sekarang, privasi data adalah prioritas utama. Untuk alasan itulah, Google membangun teknologi keamanan canggih ke dalam produk mereka. Misalnya, memanfaatkan Google AI untuk menghentikan sebagian besar ancaman online secara otomatis sebelum ancaman tersebut muncul. Gmail, misalnya, secara otomatis memblokir lebih dari 99,9% spam, phishing, dan malware. Tahun 2022 lalu, Google telah mengaktifkan client-side encryption (CSE) untuk Drive, Docs, Slides, Sheets, dan Meet. Pada tahun 2023 ini, CSE meluas ke Gmail dan juga Calendar. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Telah Hadir dalam Versi Beta Enkripsi client-side Gmail Mulai 28 Februari 2023, enkripsi client-side untuk Gmail tersedia secara umum bagi para pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Untuk pelanggan yang saat ini terdaftar dalam versi beta, pengalaman enkripsi Gmail tidak akan berubah. Menggunakan enkripsi client-side di Gmail memastikan data sensitif di badan email dan lampiran tidak dapat dibaca oleh server Google. Dengan kata lain, pelanggan memegang kendali penuh atas kunci enkripsi dan layanan identitas untuk mengakses kunci tersebut. Selain Gmail, enkripsi client-side juga sudah berlaku di Google Drive, Google Docs, Sheets, dan Slides, Google Meet, dan juga Google Calendar (masih dalam versi beta). Baca juga: Perubahan Tampilan Antarmuka Gmail Versi Web, Makin Terintegrasi Mulai mengaktifkan enkripsi client-side Gmail Administrator Fitur ini akan nonaktif secara default dan dapat diaktifkan di tingkat domain, organizational unit (OU), dan Grup. Untuk mengaturnya, administrator bisa masuk ke Admin console (Konsol Admin > Security > Access and data control > Client-side encryption dan pilih pengaturan sesuai kebutuhan. End users Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah diaktifkan oleh administrator Workspace, maka Anda bisa langsung menambahkan enkripsi client-side ke dalam pesan apa pun. Caranya cukup klik ikon gembok pada halaman email baru Gmail dan pilih opsi “Additional encryption”. Selanjutnya, Anda bisa langsung mengetikkan pesan dan menambahkan lampiran seperti biasa. Ketersediaan fitur Photo Credit: lifeforstock (Freepik) Enkripsi client-side Gmail telah tersedia di seluruh akun pengguna Google Workspace. Peluncuran dilakukan secara serentak, baik itu melalui domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal mulai tanggal 28 Februari 2023 kemarin. Enkripsi client-side Gmail tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Namun masih belum tersedia bagi pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Frontline, and Nonprofits, termasuk pelanggn G Suite Basic dan G Suite Business lama (rangkaian produktivitas pendahulu Workspace). Fitur ini juga masih belum tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Upgrade Penelusuran Google Chat dan Gmail, Kini Dilengkapi dengan Saran Pencarian Dengan hadirnya client-side encryption untuk Gmail, Anda bisa memberikan keamanan tambahan untuk tiap pesan yang dikirimkan. Sebab, seluruh data sensitif di email dan lampirannya tidak dapat dibaca oleh server Google. Selain Gmail, Google Workspace juga memiliki beberapa aplikasi lain yang saling terintegrasi, seperti Google Chat, Meet, Slides, Docs, dan juga Sheets. Menggunakan Workspace memungkinkan Anda untuk bekerja secara aman dan mudah. Ingin mulai menerapkan Workspace di lingkungan kerja Anda? EIKON Technology sebagai authorized partner Google siap membantu implementasi Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan, silakan klik di sini!

Gmail, Google Workspace, Info

Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru

Google baru saja meluncurkan pengaturan tambahan bagi admin Workspace untuk mengontrol warning banner email Gmail yang masuk. Dengan pengaturan tambahan ini, admin dapat menentukan apakah warning banner akan dimunculkan atau tidak pada Workspace end-user. Bagaimana caranya? Mari simak penjelasan berikut! Pengaturan warning banner Gmail email melalui kontrol admin Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, warning banner akan muncul secara otomatis setiap pesan spam atau pesan yang terindikasi sebagai phishing masuk ke inbox Gmail. Namun kini administrator dapat mengatur untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut sesuai kebutuhan. Pengaturan baru tersebut tersedia di Admin console dapat diakses melalui langkah-langkah berikut:  Apps > Google Workspace > Settings for Gmail > Spam, Phishing, and Malware > Add Another Rule  Sebagai administrator, Anda dapat mempertimbangkan untuk menonaktifkan peringatan ini saat melakukan pelatihan anti-phishing dengan end-user. Opsi baru ini memberikan lebih banyak fleksibilitas seputar visibilitas peringatan ini, bagaimanapun pilihan konfigurasi yang Anda pilih. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Telah Hadir dalam Versi Beta Pengaturan filter spam di Gmail Secara default, Gmail memindai semua email untuk mencari spam. Saat Gmail mendeteksi adanya spam, maka pesan akan langsung dikirim ke folder spam penerima. Administrator tidak dapat menonaktifkan pemindaian spam Gmail. Namun, administrator dapat menggunakan Spam setting untuk membuat filter spam guna menyesuaikan perilaku pemindaian spam Gmail. Dengan menyesuaikan filter spam Gmail, maka Anda dapat mengatur: Pesan dari pengirim pada daftar pengirim yang disetujui tidak ditandai sebagai spam. Pesan dari pengirim di domain Anda tidak ditandai sebagai spam. Pesan spam dikarantina, sehingga Anda dapat meninjaunya sebelum dikirim ke penerima. Pesan dari pengirim massal dipindai lebih dalam untuk mencari spam. Cara menambahkan filter spam di Gmail Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Masuk ke konsol Google Admin. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Gmail > Spam, Phishing and Malware. Di sebelah kiri, pilih organizational unit (OU). Gulir ke Spam dan klik Configure atau Add another rule. Di kotak Add setting dan masukkan nama unik untuk setelan tersebut. Pilih opsi pemfilteran spam. Gmail menyediakan enam opsi yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Di bagian bawah kotak Add setting, klik Save. Verifikasi bahwa setelan baru telah tercantum di tabel Spam setting. Perubahan kemungkinan akan memerlukan waktu hingga 24 jam, tapi biasanya terjadi lebih cepat. Anda juga dapat melacak perubahan di log audit konsol Admin. Baca juga: Perubahan Tampilan Antarmuka Gmail Versi Web, Makin Terintegrasi Mulai menggunakan fitur Warning banner Gmail kini dapat diaktifkan atau dinonaktifkan pada level domain atau OU. Anda cukup mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya untuk mengaktifkan atau menonaktifkan warning banner di Gmail end-user. Pengaturan baru ini dirilis secara bertahap di mulai pada tanggal 17 Februari 2023, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Ketersediaan fitur Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace yang dikelola oleh administrator. Itu artinya, fitur tidak berlaku bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Pengaturan tambahan ini juga tidak tersedia bagi pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business (pendahulu Google Workspace). Baca juga: Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces Pengaturan tambahan ini memungkinkan administrator untuk mengelola warning banner di setiap akun Gmail end-user mereka. Ini akan sangat memudahkan jika Anda ingin melakukan pelatihan anti-phishing atau untuk sekadar menunjukkan contoh pesan phishing dan malware untuk menjaga keamanan end-user. Seperti yang telah disebutkan, fitur baru ini hadir untuk penggunaan Workspace yang dikelola oleh administrator. Bagi Anda yang membutuhkan Workspace untuk penggunaan skala besar, EIKON Technology menyediakan paket langganan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk mulai konsultasi pemasangan, silakan hubungi kami di sini!

Gmail, Google Workspace

Perubahan Tampilan Antarmuka Gmail versi Web, Makin Terintegrasi

Pada awal tahun 2022 lalu, Google telah mengumumkan antarmuka pengguna (user interface atau UI) baru dan tampilan terintegrasi yang dapat disesuaikan untuk Gmail, menghadirkan aplikasi penting seperti Gmail, Chat, dan Meet di satu lokasi terpadu. Mulai bulan November 2022, antarmuka pengguna ini akan menjadi pengalaman standar untuk Gmail, tanpa opsi untuk kembali ke “tampilan asli”. Dengan UI baru, pengguna masih dapat mengubah tema Gmail, jenis kotak masuk, dan lainnya melalui pengaturan cepat. Perubahan tampilan Gmail versi web Photo Credit: Google Workspace Updates Antarmuka Gmail ini telah diperbarui dengan tampilan dan nuansa Material 3, versi terbaru dari sistem desain open source milik Google. Tampilan terintegrasi dengan Gmail, Chat, Spaces, dan Meet di sisi kiri jendela juga akan menjadi standar bagi pengguna yang telah mengaktifkan Chat. Melalui pengaturan cepat, Anda dapat menyesuaikan antarmuka baru ini untuk menyertakan aplikasi yang paling penting bagi Anda, baik itu Gmail sendiri atau kombinasi Gmail, Chat, Spaces, dan Meet. Hal ini memudahkan untuk tetap mengetahui hal-hal penting dan mengurangi kebutuhan untuk beralih di antara berbagai aplikasi, jendela, atau tab. Dengan Chat yang sekarang tersedia di sebelah kiri, pengguna tidak lagi memiliki opsi untuk melakukan konfigurasi Chat di sisi kanan Gmail. Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk informasi lebih lanjut mengenai perubahan antarmuka Gmail ini Anda dapat mengunjungi halaman dokumentasi khusus Help Center Google atau blog Google The Keyword. Baca juga: Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces Ketersediaan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Tampilan Gmail versi web terbaru ini dirilis melalui domain rilis cepat dan domain terjadwal dengan kecepatan rilis yang berbeda. Namun perilisan sama-sama dilakukan secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 8 November 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 29 November 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Baca juga: Tampilan Terintegrasi Gmail Baru, Terhubung dengan Aplikasi Apa Saja? Ketersediaan fitur Antarmuka baru ini tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Frontline, and Nonprofits, termasuk mereka yang masih menggunakan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Namun antarmuka Gmail versi web baru ini masih belum tersedia bagi mereka yang berlanggan Google Workspace Essentials. Baca juga: Aplikasi Gmail Sekarang Bisa Digunakan untuk Panggilan Suara dan Video Dengan hadirnya tampilan Gmail versi web yang baru ini, Anda bisa lebih mudah terhubung dengan berbagai aplikasi Google lainnya seperti Chat dan Meet. Itu artinya, Anda bisa langsung bergabung ke virtual meeting melalui email yang masuk ke inbox. Dengan kata lain, pembaruan ini akan menyederhanakan pekerjaan, karena Anda tidak perlu lagi berpindah-pindah aplikasi. Selain Gmail, Google Workspace juga memiliki beberapa aplikasi lain yang saling terintegrasi, seperti Google Chat, Meet, Slides, Docs, dan juga Sheets. Menggunakan Workspace memungkinkan Anda untuk bekerja secara mudah dan seamless tanpa berpindah aplikasi atau tab di peramban. Ingin mulai menerapkan solusi produktivitas Workspace di lingkungan kerja Anda? EIKON Technology sebagai authorized partner Google siap membantu implementasi Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan, silakan klik di sini!

Gmail, Google Cloud

Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa?

Sebelumnya, Google menyimpan log Gmail langsung ke lokasi tersendiri di BigQuery. Namun mulai 10 Agustus 2022, penyimpanan log Gmail secara bertahap dipindahkan ke log dan laporan Google Workspace di BigQuery. Untuk lebih memahami tentang transisi ini, mari simak ulasan berikut. Perpindahan ke log dan laporan Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui update di blog resminya, Google Workspace mengumumkan bahwa kini log Gmail akan dipindahkan ke log dan laporan Google Workspace di BigQuery. Sebelumnya, log Gmail diletakkan di tempat terpisah di BigQuery. Namun perubahan ini hanya akan memengaruhi pelanggan Google Workspace yang mengaktifkan BigQuery Export. Sedangkan pelanggan baru akan dipandu dalam menyiapkan proyek BigQuery Workspace untuk log Gmail. Photo Credit: Google Workspace Updates Saat perubahan ini terjadi, data Gmail akan diekspor ke log Gmail dan log Workspace dalam waktu singkat. Pelanggan Google Workspace lama yang terpengaruh akan menerima pemberitahuan email dengan informasi lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang. Mengapa perpindahan ini penting? Perubahan ini akan membuat satu ruang untuk mengakses semua peristiwa audit Google Workspace Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu berpindah-pindah lokasi untuk mengecek log Gmail. Semuanya telah tersimpan dalam satu tempat dan saling terintegrasi. Setelah penggabungan ini selesai, Anda tidak bisa lagi menggunakan log Gmail di BigQuery melalui konsol Admin. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Help Center. Google telah menyediakan dokumentasi khusus membahas perubahan ini, termasuk petunjuk langkah demi langkah terperinci tentang penanganan perubahan ini. Baca juga: 3 Fitur Rahasia BigQuery untuk Kelola Data Lebih Baik Periode ekspor ganda sementara dan persyaratan penyimpanan BigQuery Setelah log Gmail disetel untuk diekspor ke log Workspace, data ini akan diekspor untuk sementara ke dua tujuan: Proyek BigQuery khusus Gmail Anda sebelumnya Proyek BigQuery Workspace baru atau yang sudah ada, yang menyimpan data untuk semua aplikasi Google Workspace Hal ini juga akan memengaruhi batas kuota BigQuery Anda dan seberapa sering kuota tersebut harus diperbarui, serta biaya yang terkait dengan mengekspor log ke BigQuery. Untuk menghindari dampak pada kuota dan data duplikat, sebaiknya nonaktifkan ekspor log Gmail ke proyek BigQuery khusus Gmail Anda. Baca juga: Percepat Migrasi Data BigQuery dengan Penerjemah SQL Otomatis Mulai menerapkan transisi Perubahan ini memerlukan konfigurasi dari administrator, end-user tidak perlu melakukan pengaturan sendiri. Detail mengenai konfigurasi tersebut bisa Anda simak di sini. Transisi akan dimulai pada tanggal 10 Agustus 2022 baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal melalui metode extended rollout (ada kemungkinan peluncuran lebih lama dari 15 untuk visibilitas keseluruhan fitur). Tersedia untuk pelanggan Google Workspace Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard  Namun tidak tersedia bagi pengguna Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Frontline, dan Nonprofits, termasuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business (rangkaian produktivitas pendahulu Google Workspace).  Baca juga: Memantau dan Menganalisis Performa BigQuery dengan Information Schema Transisi baru BigQuery tersebut tersedia untuk Google Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai authorized reseller Google, EIKON Technology menyediakan produk Google resmi dan bergaransi. Di samping itu, kami juga menyediakan layanan konsultasi untuk memudahkan Anda mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. EIKON Technology juga menyediakan Google Workspace for Business yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan produktivitas bisnsi. Informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Scroll to Top