EIKON Technology

GSheets

Google Workspace

Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets

Pada gelaran Google Cloud Next ’22 kemarin, Google mengumumkan beberapa pembaruan terkait layanan yang mereka tawarkan. Salah satunya datang dari aplikasi spreadsheet berbasis cloud andalan mereka, GSheets. Apa pembaruan yang dihadirkan Google di GSheets? Simak penjelasan selengkapnya dalam ulasan berikut ini! Tampilan timeline GSheets Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, Google memperkenalkan smart canvas, sebuah inovasi kolaborasi kerja secara real-time. Kapabilitas ini terus dikembangkan di berbagai aplikasi dan layanan Google, termasuk GSheets. Paling baru, Google memperkenalkan tampilan timeline di spreadsheet mereka yang memungkinkan pengguna untuk melacak proyek di GSheets. Visual baru ini menampilkan informasi proyek yang disimpan di Spreadsheet, seperti tanggal mulai dan berakhirnya tugas, deskripsi, dan pemilik. Baca juga: Akses Analisis Data di Connected Sheets untuk Kolaborator dengan Delegated Access Cara menggunakan tampilan timeline Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini secara otomatis akan muncul pada GSheets pengguna, baik itu yang tergabung dalam Google Workspace kelompok maupun yang terdaftar melalui akun pribadi Google. Baik administrator maupun end-user tidak perlu melakukan pengaturan tambahan untuk menikmati tampilan timeline ini. Tampilan timeline baru GSheets ini memungkinkan pengguna untuk lebih mudah berinteraksi dengan berbagai informasi proyek dan dapat membantu Anda untuk mengelola berbagai macam kebutuhan, misalnya untuk melacak digital marketing campaign, perkembangan proyek, hingga jalannya kolaborasi kerja yang melibatkan beberapa divisi kerja sekaligus. Rincian tambahan Dengan mengeklik card yang ada di dalam timeline, Anda bisa langsung melihat informasi lebih lanjut tentang proyek di sidebar. Anda juga dapat melihat timeline Anda pada berbagai interval waktu (hari, minggu, bulan, kuartal, tahun, dan bahkan beberapa tahun sekaligus). Baca juga: Cara Ekspor Hasil Pencarian Alat Investigasi Keamanan ke GSheets Mulai menggunakan tampilan timeline Opsi tampilan baru ini akan muncul otomatis pada halaman awal GSheets pengguna. Artinya, tidak diperlukan pengaturan apa pun dari administrator. Untuk mulai membuat timeline, Anda cukup masuk ke menu Insert > Timeline > Select a data range > Configure the attributes in the timeline settings sidebar. Setelah timeline dibuat, Anda dapat melihatnya pada interval waktu yang berbeda, melompat ke tanggal saat ini, mengubah tampilan visual timeline dengan menyesuaikan jarak, menggunakan warna, dan banyak lagi. Untuk petunjuk penggunaan fitur secara lengkap Anda dapat mengunjungi Help Center Google Workspace. Ketersediaan fitur Fitur baru GSheets ini hadir melalui domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dilakukan secara bertahap mulai dari tanggal 2 November 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dilakukan secara bertahap mulai dari tanggal 16 November 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Timeline tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, dan Nonprofits. Namun timeline tidak tersedia bagi pelanggan G Suite Basic, G Suite Business, serta pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Membuat Laporan Perusahaan dengan Google Spreadsheets Tampilan timeline baru dari GSheets ini hadir untuk memudahkan pengguna Google Workspace dalam menjalankan produktivitas kolaboratif mereka. Selain fitur baru di Sheets ini, Workspace juga menghadirkan inovasi kolaborasi lainnya melalui smart canvas. Optimalkan kolaborasi kerja di perusahaan atau instansi Anda dengan Google Workspace! Sebagai authorized reseller Google, EIKON Technology menghadirkan solusi kolaborasi Workspace resmi dan berlisensi. Untuk memulai proses implementasi Anda, silakan hubungi kami di sini!

Google sheets, Google Workspace

Interaksi File Lebih Mudah di GSheets dengan Fitur Smart Chips, Apa Itu?

Pada tahun 2021 lalu, Google mengumumkan kapabilitas untuk menyisipkan smart chips untuk file Google Docs. Kapabilitas smart chips sendiri merupakan perpanjangan dari smart canvas, sebuah fitur yang akan memudahkan pengguna melakukan kolaborasi langsung dari file. Kini, kapabilitas tersebut hadir di GSheets yang merupakan spreadsheet berbasis cloud dari Google. Bagaimana cara menggunakan kapabilitas baru ini? Smart chips di GSheets Photo Credit: Google Workspace Updates Smart canvas merupakan bagian dari rencana pengembangan Google Workspace untuk menghadirkan solusi produktivitas masa depan. Fitur ini menghadirkan pengalaman baru yang akan memudahkan pengguna untuk tetap terhubung, memfokuskan waktu dan perhatian mereka, serta mengubah ide mereka menjadi sebuah dampak nyata. Pada tahun 2022 ini, Google Workspace telah secara konsisten menghadirkan fitur dan fungsi baru di Google Docs, Sheets, dan Slides untuk mengimplementasikan rencana tersebut. Fitur-fitur baru tersebut diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang lebih fleksibel, interaktif dan certas, serta mampu meningkatkan konten dan koneksi yang mendorong kolaborasi di seluruh ekosistem Google Workspace. Pada bulan Oktober 2022 ini, fitur smart chips telah hadir di GSheet. Baca juga: Akses Analisis Data di Connected Sheets untuk Kolaborator dengan Delegated Access Mulai menggunakan smart chips Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk menggunakan fitur smart chips di GSheets ini, tidak diperlukan pengaturan tambahan dari administrator. Itu artinya, end-user bisa langsung menggunakan fitur di file mereka. Untuk menyisipkan sebuah smart chip di sel Sheets, Anda bisa mengikuti salah satu atau semua metode berikut ini: Ketik “@” diikuti dengan nama file atau kata kunci langsung di sel. Arahkan ke Insert > Smart Chips > File chip. Tempel tautan Google Drive langsung di sel, arahkan kursor ke pratinjau, klik kanan, dan pilih “Convert to file chip“. Anda juga bisa mengunjungi halaman Help Center dari Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara memasukkan smart chips di Google Sheets. Baca juga: Cara Ekspor Hasil Pencarian Alat Investigasi Keamanan ke GSheets Ketersediaan fitur Fitur smart chips ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 11 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas seluruh fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 25 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas seluruh fitur). Smart chips di Google Sheets tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi mereka yang masih berlangganan G Suite Basic dan G Suite Business. Fitur baru ini pun tersedia untuk pengguna Google Account pribadi. Baca juga: Membuat Aplikasi Manajemen Inventaris dari Google Sheets dengan AppSheet Smart chips yang hadir di GSheets akan memudahkan Anda dalam menyisipkan konten pendukung dari file yang sedang disusun. Selain itu, fitur ini juga membuat kolaborasi kerja menjadi lebih praktis. Anda cukup menambahkan chips untuk melibatkan orang lain dalam proyek pembuatan file. Selain itu, kini Anda pun bisa langsung join Google Meet melalui Sheets. GSheets dan berbagai aplikasi lain yang dihadirkan Google akan bekerja optimal pada skala besar jika Anda berlangganan Google Workspace. EIKON Technology menghadirkan paket berlangganan Workspace for Education untuk instansi pendidikan, serta Workspace for Business untuk perusahaan. Sebagai authorized reseller Google, EIKON Technology menyediakan produk resmi dan berlisensi. Kami juga menyediakan solusi implementasi yang komprehensif dan minim risiko. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Perluasan Smart Chips di GSheets, Kini Anda Bisa Menambahkan Events

Pada tahun 2021 lalu, Google mengumumkan kapabilitas smart chips yang dapat digunakan untuk menyisipkan file dan meeting di Google Docs. Kapabilitas ini juga merupakan bagian dari smart canvas Google Workspace yang terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan produktivitas para pengguna. Sebelumnya, pengguna dapat menambahkan file Google Drive langsung ke dalam GSheets sebagai smart chip. Bulan Oktober 2022 ini, kapabilitas tersebut mengalami perluasan, memungkinkan Anda untuk dapat melakukan lebih banyak pekerjaan. Seperti apa cara kerjanya? Perluasan smart chips di GSheets Photo Credit: Google Workspace Updates Update terbaru kapabilitas smart chip memungkinkan Anda untuk dapat menambahkan file Google Drive langsung ke dalam Google Sheets. Ini akan mempermudah Anda untuk melihat pratinjau dan berinteraksi dengan file yang ada di spreadsheet lebih cepat. Selain itu, perluasan smart chips di GSheets juga memungkinkan Anda untuk menambahkan events yang ada pada Calendar ke dalam spreadsheet. Fitur tambahan dari smart canvas Google Workspace ini memungkinkan Anda untuk mencari events yang tersimpan di Calendar atau menyalin link Calendar dan kemudian menambahkannya ke spreadsheet. Setelahnya, sistem akan menampilkan nama event serta hover card yang bisa langsung ditindaklanjuti di sel spreadsheet. Baca juga: Akses Analisis Data di Connected Sheets untuk Kolaborator dengan Delegated Access Kegunaan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Sebagai sebuah spreadsheet berbasis cloud, GSheets adalah aplikasi yang sangat multifungsi. Anda bisa menggunakannya untuk beragam kebutuhan produktivitas, mulai dari menyusun jadwal, membuat perencanaan, melakukan analisis, hingga memantau perkembangan proyek. Semua tugas tersebut akan menjadi lebih mudah dan simpel jika data yang ada terintegrasi dengan informasi waktu di Calendar. Hadirnya perluasan fitur smart chip ini akan memudahkan Anda untuk mengintegrasikan antara data yang tercantum di GSheets dengan informasi yang tersimpan di Calendar. Dengan begitu, Anda bisa meminimalkan terjadinya ketidaksesuaian data antara Calendar dengan spreadsheet. Terlebih, fitur baru ini juga sudah dilengkapi dengan hover card yang memungkinkan Anda untuk langsung mengambil tindakan pada event di spreadsheet. Mulai menggunakan fitur Perluasan smart chip di GSheets tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya untuk menambahkan event yang diinginkan. Untuk menambahkan event baru pada Sheet, cukup ketikkan “@” di sel spreadsheet yang Anda inginkan. Kemudian, carilah event pada Calendar Anda atau bisa juga melalui menu Insert > Chips > Events. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai fitur ini, silakan kunjungi halaman Help Center. Baca juga: Cara Ekspor Hasil Pencarian Alat Investigasi Keamanan ke GSheets Ketersediaan fitur Fitur baru ini dirilis secara bertahap, baik untuk rilis cepat maupun rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 11 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 25 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur smart chip tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk bagi mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic maupun G Suite Business. Selain itu, fitur ini pun telah tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Lain untuk Berkolaborasi Dengan Visitor Sharing di Google Drive Google Workspace menghadirkan fitur smart chip untuk memudahkan produktivitas kerja kolaboratif. Perluasan yang hadir di GSheets ini akan membantu Anda menyesuaikan informasi yang tersimpan di spreadsheet dan Calendar. Dengan begitu, risiko ketidaksesuaian data pun bisa diminimalkan. Selain GSheets, Google Workspace juga masih memiliki berbagai aplikasi serta layanan produktivitas yang siap menunjang pekerjaan Anda. Gunakan solusi produktivitas dari Google Workspace untuk lingkungan kerja perusahaan atau instansi Anda. Selain GSheets, rangkaian produktivitas Workspace juga terintegrasi dengan Gmail, Docs, hingga Sites. Untuk implementasinya, Anda bisa percayakan pada EIKON Technology. Kami menawarkan solusi implementasi yang komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Ekspor Hasil Pencarian Alat Investigasi Keamanan ke GSheets

GSheets atau Google Sheets merupakan salah satu aplikasi produktivitas Google yang berupa lembar kerja (spreadsheet). Aplikasi ini sangat banyak kegunaannya, terutama yang berhubungan dengan data. Lewat GSheets, Anda dapat menganalisis, memvisualisasikan, dan mendapatkan wawasan data. Menariknya lagi, aplikasi ini juga sudah didukung oleh berbagai fitur canggih yang memungkinkan Anda untuk melakukan kolaborasi kerja. Pada update terbarunya, kini pengguna dapat mengekspor hasil pencarian dari alat investigasi keamanan (security investigation tool). Bagaimana cara kerjanya? Ekspor hasil pencarian ke GSheets Bagi Anda yang perlu mengolah data dari alat investigasi keamanan, kini file data bisa langsung diekspor ke Gsheets. Anda tak perlu lagi melakukan converting dengan aplikasi pihak ketiga untuk bisa memindahkan file data ke spreadsheet. Menariknya lagi, selain ekspor ke Google Sheets, admin kini dapat mengunggah data peristiwa log dari fitur investigasi keamanan menjadi file .CSV. Ini akan memungkinkan admin untuk menganalisis data lebih lanjut di luar alat. Batas ekspor untuk file .CSV adalah 100.000 baris. Photo Credit: Google Workspace Updates Perlu diingat, izin berbagi untuk file Google Sheets yang diekspor akan menjadi default ke konfigurasi domain Anda (artinya, jika file yang baru dibuat dibagikan dengan semua orang, data yang diekspor akan tersedia untuk semua orang). Baca juga: Cara Membuat Laporan Perusahaan dengan Google Spreadsheets Ketersediaan fitur Fitur baru GSheets ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business. Untuk mulai menggunakan fitur, end-user maupun Admin tidak perlu melakukan konfigurasi tambahan. Sebab, fitur akan tersedia secara default pada tampilan Sheets baru. Untuk detail lengkap mengenai fitur ekspor ini, Anda bisa mengunjungi Help Center. Fitur ekspor baru ini mulai diluncurkan pada tanggal 15 Juni dan disebarkan secara bertahap selama total 15 hari, baik untuk rapid release maupun scheduled release. Jadi jika Anda belum menemukan fitur, diharap menunggu terlebih dulu. Mulai menggunakan fitur Untuk mulai mengekspor hasil pencarian alat investigasi keamanan ke GSheets, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut: Di bagian atas tabel hasil penelusuran, klik Export all. Masukkan nama ekspor. Pilih Google Spreadsheet. Klik Export. Ekspor akan ditampilkan di bawah tabel hasil pencarian di bawah hasil tindakan Ekspor. Untuk melihat data, klik nama ekspor Anda. Ekspor terbuka di Google Spreadsheet di folder My Drive. Ekspor hasil pencarian ke file CSV Di bagian atas tabel hasil penelusuran, klik Export all. Masukkan nama ekspor. Pilih Comma-separated values (.csv). Klik Export. Untuk mengunduh hasil penelusuran yang diekspor, klik Tasks, lalu klik Unduh CSV. Baca juga: Kelebihan Google Spreadsheet yang Perlu Anda Ketahui Hal yang harus diperhatikan saat melihat hasil pencarian Photo Credit: ijeab (Freepik) Setelah Anda mengeklik Export all di bagian atas tabel, GSheets akan dibuat di folder My Drive yang menyertakan hasil penelusuran. Bergantung pada ukuran hasil, proses ekspor mungkin memakan waktu. Total hasil ekspor dibatasi hingga 30 juta baris (kecuali untuk penelusuran pesan Gmail, yang dibatasi hingga 1,25 juta baris). Saat ekspor sedang berlangsung, Google Spreadsheet dibuat dengan nama sementara—misalnya, TMP-1-<title>. Jika beberapa Google Spreadsheet dibuat, file tambahan akan diberi nama TMP-2-<title>, TMP-3-<title>, dan seterusnya. Ketika proses ekspor selesai, file secara otomatis diubah namanya menjadi: <title> [1 of N], <title> [2 of N], dan seterusnya. Jika hanya satu Google Spreadsheet yang berisi data yang diekspor, file akan diganti namanya menjadi <title>. Baca juga: Google Spreadsheet Vs Microsoft Excel. Lebih Baik Mana Untuk Bisnis? Dengan hadirnya fitur baru ini, menganalisis data dari alat investigasi keamanan pun menjadi lebih mudah. Anda tak harus menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk bisa melanjutkan proses analisis. GSheets sendiri merupakan bagian dari platform produktivitas kolaboratif Google Workspace. Anda bisa berlangganan paket Workspace untuk penggunaan skala besar seperti di sekolah, instansi, maupun perusahaan. Mulai berlangganan Google Workspace untuk membangun ekosistem kerja digital Anda bersama EIKON Technology. Sebagai authorized partner Google untuk Indonesia, EIKON Technology tidak hanya menyediakan produk, tapi juga melayani prosedur implementasi, mulai dari perencanaan hingga pemasangan. Untuk mulai berlangganan Google Workspace, silakan klik di sini!

Scroll to Top