Microsoft 365 for Business

Info

Microsoft Inspire 2021: Lebih Banyak Peluang Kerja Sama bagi Para Partner

  Microsoft Inspire merupakan event konferensi yang rutin digelar secara tahunan oleh Microsoft. Tahun ini, Microsoft Inspire 2021 telah sukses diselenggarakan pada 14-15 Juli secara virtual. Setiap tahunnya, event tersebut ditujukan untuk komunitas partner Microsoft yang selama ini telah menyediakan berbagai solusi atas kebutuhan para pengguna. Berkomitmen untuk mendukung perkembangan para partner, baik dari segi inovasi maupun profit, Microsoft berusaha menyediakan teknologi dan perangkat paling inovatif untuk para partner mereka di penjuru dunia. Pada Microsoft Inspire 2021 lalu, Microsoft menawarkan peluang unik tersebut melalui pengembangan cloud. Apa saja peluang-peluang yang dimaksud tersebut? Temukan jawabannya dalam ulasan berikut ini. Penurunan harga pada commercial marketplace Photo Credit: Samantha Borger (Unsplash) Dengan lebih dari 30.000 aplikasi dan empat juta pembeli setiap bulannya, commercial marketplace Microsoft berhasil mengalami peningkatan hingga 70% pada aplikasi yang dapat ditransaksikan (transactable applications). Seiring dengan meningkatnya tuntutan terhadap software agar terus berkembang, partner pun membutuhkan proses pemasangan (deployment) yang lebih sederhana. Alhasil, mereka jadi lebih tergantung pada commercial marketplace untuk mengelola portofolio software mereka. Mendukung hal tersebut, Microsoft menginfokan bahwa mereka menurunkan biaya penawaran dari 20% menjadi 3% untuk setiap transactable application yang dirilis di commercial marketplace. Dengan adanya penurunan biaya, partner jadi bisa mendapatkan margin lebih besar dari penjualan software mereka di commercial marketplace Microsoft. Windows 365 beri banyak peluang untuk partner Photo Credit: Microsoft Pada event Microsoft Inspire 2021, Microsoft mengumumkan layanan cloud baru bernama Windows 365. Layanan yang juga disebut Cloud PC ini memungkinkan pengguna untuk mengakses sistem operasi Windows 10 atau Windows 11 lewat perangkat apa pun secara streaming. Kehadiran Windows 365 memberikan peluang bagi seluruh partner yang mengembangkan solusi berbasis Windows. Para independent software vendor (ISV) dapat terus membuat aplikasi-aplikasi Window dan mengirimkannya ke cloud untuk mendukung transformasi digital pelanggan mereka. Sementara itu, partner system integrator (SI) dan managed service provider (MSP) bisa membantu perusahaan mendapatkan hasil optimal dari penggunaan sistem operasi Windows secara keseluruhan. Program integrasi baru pada Microsoft Viva Photo Credit: Microsoft Selain Windows 365, Microsoft Viva juga menyediakan peluang yang tak kalah unik kepada para partner. Sebagai informasi, Microsoft Viva adalah platform pendukung workflow yang mengintegrasikan fungsi komunikasi dan informasi untuk para pekerja. Melalui event Microsoft Inspire 2021 lalu, resmi diumumkan bahwa Microsoft telah menambahkan integrasi baru dengan lebih dari dua puluh partner pada Microsoft Viva. Beberapa di antaranya seperti Qualtrics, Workday, dan ServiceNow. Sebelumnya, pada Februari 2021, Microsoft Viva juga telah terintegrasi dengan partner baru seperti Headspace dan SuccessFactors. Berkat adanya integrasi ini, pengguna dapat secara lancar terhubung dengan sistem dan perangkat yang mereka gunakan sehari-hari, langsung dari platform workflow Microsoft Viva. Tak berhenti sampai sini, rencananya Microsoft juga akan meluncurkan lebih banyak API tahun ini. Peningkatan program ISV Connect Photo Credit: Mimi Thian (Unsplash) Event Microsoft Inspire 2021 juga bertepatan dengan momen ulang tahun kedua dari Business Applications ISV Connect, sebuah program untuk mendukung ISV dalam mengembangkan, meluncurkan, dan memasarkan aplikasi mereka. Microsoft melakukan penyederhanaan dan peningkatan program untuk memberikan nilai baru pada para partner. Melalui peningkatan tersebut, Microsoft ingin membantu para partner untuk menghemat waktu pengembangan aplikasi, mengidentifikasi solusi, memasarkan aplikasi secara lebih cepat. Dengan begini, mereka pun bisa mengembangkan bisnis secara lebih efisien. Untuk mendukung program ISV Connect ini, Microsoft akan mengurangi pembagian pendapatan secara substansial hingga menyediakan keuntungan teknis baru seperti ISV App License Management. Tidak ketinggalan penambahan investasi pada Microsoft AppSource untuk meningkatkan peluang ditemukannya aplikasi (app discoverability) pada hasil pencarian.   Agar bisa memberikan produk dan layanan terbaik kepada para pengguna, Microsoft bekerja sama dengan banyak partner dari berbagai industri. Dengan memberikan lebih banyak peluang kepada partner seperti yang disampaikan saat Microsoft Inspire 2021, maka akan lebih banyak pula solusi yang bisa dihadirkan untuk menjawab kebutuhan Anda. Hasil dari kerja sama tersebut bisa Anda nikmati dengan cara menggunakan produk dan layanan Microsoft, salah satunya dengan berlangganan Microsoft 365 for Business. Caranya cukup dengan menghubungi EIKON Technology selaku partner resmi Microsoft yang tepercaya di Indonesia!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Pertumbuhan Inovasi Microsoft Teams Tak Terlepas dari Peran Partner

  Lebih dari sekadar perangkat untuk berkomunikasi via audio, chat, atau video call, Microsoft Teams telah menjadi sebuah platform yang menghubungkan alur kerja (workflow) Anda dengan beragam aplikasi. Bahkan sejak tujuh terakhir ini, terus terjadi peningkatan jumlah pengguna aplikasi pihak ketiga (third-party app) yang tersedia di Microsoft Teams. Agar bisa memenuhi kebutuhan pengguna secara optimal, Microsoft akan terus berinvestasi untuk mengembangkan platform yang dapat mendukung para partner dalam membangun solusi atau layanan inovatif. Berkat peran partner-partner tersebut, Microsoft Teams bisa membawa lebih banyak manfaat kepada para pengguna. Lebih dari 800 aplikasi tergabung dengan Microsoft Teams Photo Credit: Piero Nigro (Unsplash) Microsoft Teams memiliki ekosistem yang kuat dan terus berkembang dengan para partner. Mereka terus melampaui batas untuk menciptakan inovasi melalui solusi-solusi yang dibangun di Microsoft. Hingga Februari 2021, tercatat ada lebih dari 800 aplikasi Teams yang dirancang oleh vendor software independen (ISV). Tidak ketinggalan ribuan integrator sistem (SI) yang mengembangkan beragam solusi bersifat custom di Teams. Melalui program di Microsoft, para partner tak hanya bisa mengembangkan bisnis mereka, tapi juga menemukan value yang cukup besar. Terlebih, para pelanggan Microsoft Teams benar-benar merasakan manfaat dari aplikasi dan solusi lain yang dikembangkan oleh para partner. Bahkan menurut riset dari Forrester, sebanyak 95% responden menunjukkan bahwa aplikasi-aplikasi di Teams telah berhasil meningkatkan performa kerja tim mereka. Beberapa partner ISV Microsoft Teams Para partner ISV sukses merancang berbagai aplikasi yang memperkaya pengalaman kolaborasi para pengguna Microsoft. Berikut ini beberapa partner ISV yang menyediakan aplikasi-aplikasi tersebut.   Adobe   Photo Credit: Microsoft Kehadiran Adobe di Microsoft memberikan kemudahan kepada Anda dan tim untuk menghasilkan karya bersama. Adobe Sign for Microsoft Teams, misalnya, menyediakan teknologi tanda tangan elektronik untuk dokumen digital. Beda lagi dengan Adobe Acrobat for Microsoft Teams untuk membuat, mengedit, hingga berbagi dokumen PDF.   ServiceNow   Photo Credit: Microsoft Terintegrasi dengan Microsoft Teams, ServiceNow menyediakan aplikasi bernama Now Virtual Agent. Dengan aplikasi ini, Anda bisa menyederhanakan workflow melalui dashboard pusat yang menampilkan informasi penting seperti tasks, events, hingga announcements.   Moveworks   Photo Credit: Microsoft Moveworks menyediakan layanan dukungan teknologi secara langsung di Microsoft Teams. Jika menemui masalah IT, Anda bisa mendeskripsikannya kepada bot Moveworks. Menerapkan teknologi natural language understanding (NLU), Moveworks nantinya dapat memahami masalah Anda dan segera memberikan solusi. Beberapa partner SI Microsoft Teams Tiap perusahaan memiliki gaya kerja dan kebutuhan yang berbeda. Banyak dari Anda yang membutuhkan solusi secara lebih spesifik. Kustomisasi aplikasi pun harus dilakukan untuk menjawab kebutuhan tersebut. Tak perlu khawatir, partner SI mampu memenuhinya. Ini dia beberapa partner SI yang akan Anda temui di Microsoft.   Cognizant   Photo Credit: Microsoft Saat terjadi masalah pada suatu perangkat kerja, biasanya perusahaan akan menghubungi teknisi lapangan untuk mengatasinya. Namun, terkadang teknisi tidak memiliki akses terhadap alat yang dibutuhkan. Di sisi lain, mereka juga kesulitan untuk terhubung dengan manajer atau anggota tim lain, sehingga koordinasi pun sulit pula dilakukan. Menjawab kebutuhan tersebut, Cognizant membangun aplikasi Damage Companion pada Microsoft Teams, Microsoft Power Platform, dan SharePoint. Melalui aplikasi ini, komunikasi real-time dengan manajer bisa dilakukan sehingga mempermudah teknisi untuk menentukan langkah selanjutnya.   Avanade   Photo Credit: Microsoft Melalui Nudge Platform, Avanade mengombinasikan Microsoft dengan Bot Framework dan teknologi artificial intelligence (AI) serta penerapan studi perilaku. Hasilnya, hadir sebuah platform yang dapat menyederhanakan tugas sehari-hari. Platform satu ini juga akan mengukur pengalaman kerja karyawan untuk menemukan momen-momen penting yang menjadi perhatian mereka. Dengan begini, Avanade tidak hanya mendukung sistem kerja remote atau hybrid, tapi juga menjaga produktivitas karyawan sambil tetap memperhatikan kesejahteraan mereka.   Tanpa kehadiran partner, Microsoft tidak akan dapat berkembang hingga sejauh ini. Buktikan sendiri kehebatan hasil rancangan solusi para partner tersebut dengan menggunakan Microsoft. Agar mendapatkan pengalaman optimal, sangat disarankan untuk berlangganan Microsoft 365 for Business terlebih dulu. Pastikan Anda hanya berlangganan melalui partner resmi Microsoft seperti EIKON Technology yang tepercaya di Indonesia. Langsung saja klik di sini untuk berkonsultasi seputar Microsoft dan Microsoft 365 for Business dengan tim dari EIKON Technology!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

5 Tips Efisien Menjalankan Sistem Hybrid Working

  Budaya kerja mengalami perubahan cukup besar sejak 1,5 tahun belakangan ini. Dari yang semula tatap muka langsung setiap hari, kini perusahaan harus mengandalkan hybrid working. Walaupun mendukung fleksibilitas kerja, sayangnya sistem tersebut juga rentan memicu burnout karyawan karena mereka jadi bekerja lebih lama daripada jika bekerja di kantor. Apakah Anda dan tim juga mengalami kondisi serupa? Jika terus dibiarkan, kondisi tersebut bisa-bisa mengganggu kesejahteraan karyawan dan berpengaruh terhadap produktivitas. Maka dari itu, agar Anda dan tim bisa menjalankan hybrid working secara efisien, berikut beberapa tips untuk diterapkan.   Tentukan OKR yang detail dan jelas   Photo Credit: Ivan Samkov (Pexels) Kunci dari kesejahteraan diri adalah mampu memprioritaskan waktu dan energi secara efisien, baik saat bekerja di kantor maupun remote. Masalahnya, ketika sedang bekerja secara remote, karyawan jadi lebih sulit memahami ekspektasi dari rekan kerja maupun mengomunikasikan prioritas diri sendiri. Pada akhirnya, mereka jadi terbiasa merespons segala bentuk interupsi karena dianggap memiliki urgensi tinggi. Di sinilah pentingnya memiliki objectives and key results (OKR) yang jelas. Dengan begitu, karyawan bisa tahu pekerjaan mana yang perlu diprioritaskan dan mana yang bisa dikerjakan nanti. Hal ini dapat membantu karyawan untuk berkata “tidak” saat ia menerima interupsi dari rekan kerja tertentu, sehingga risiko burnout pun bisa diminimalisir.   Selalu tetapkan tujuan sebelum online meeting   Photo Credit: Kampus Production (Pexels) Hybrid working artinya Anda dan tim akan lebih sering melakukan meeting secara online dibandingkan tatap muka langsung. Walaupun online meeting bersifat praktis, terlalu banyak melakukannya bisa membuat karyawan mengalami keletihan akibat harus fokus menyimak obrolan melalui layar selama berjam-jam. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah video call fatigue. Untuk mengurangi risiko tersebut, tetapkan tujuan yang jelas sebelum online meeting. Sebaiknya, tunjuk juga moderator atau pemandu khusus untuk memastikan agar online meeting berjalan sesuai rencana. Dengan begini, meeting akan berjalan efisien tanpa membahas hal-hal di luar tujuan utama. Anda dan tim pun bisa menghemat waktu dan energi.   Berteman dengan ketidaksempurnaan   Photo Credit: LinkedIn Sales Solutions (Unsplash) Di tengah lingkungan kerja dengan dinamisme tinggi, wajar jika Anda dan karyawan berusaha untuk memberikan hasil kerja sebaik mungkin. Beberapa bahkan bertekad mencapai “kesempurnaan” dalam bekerja. Padahal, ekspektasi terhadap kesempurnaan inilah yang lambat laun dapat memicu burnout, terutama ketika hybrid working. Perlu diingat bahwa tiap orang memiliki definisi masing-masing tentang kesempurnaan bekerja. Sesuatu yang menurut Anda sempurna, belum tentu begitu pula di mata atasan atau klien Anda. Berusahalah saja semaksimal yang Anda bisa dan tentunya sesuai standar perusahaan. Selalu ada ruang untuk perbaikan, jadi janganlah menghukum diri sendiri.   Memimpin dengan empati   Photo Credit: Christina @ wocintechchat.com (Unsplash) Bagi yang saat ini menempati posisi atasan, manajer, pimpinan divisi, direktur, atau posisi serupa lainnya, kini saatnya Anda menunjukkan empati lebih kepada karyawan. Ingatlah bahwa pandemi merupakan kondisi yang berat bagi banyak karyawan Anda. Di tengah upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan diri sendiri serta keluarga, kita semua masih harus tetap bekerja. Dalam hal ini, bukan berarti Anda diam saja jika seandainya ada karyawan yang melanggar aturan. Namun, bantulah mereka untuk sama-sama menjalani hybrid working di tengah situasi yang kurang ideal ini. Apabila ada karyawan yang menunjukkan tanda-tanda burnout, misalnya, berikan ia izin cuti untuk beristirahat. Atau jika ada karyawan yang performanya menurun, padahal sebelum ini ia termasuk salah satu top employee, ajaklah ia mengobrol dalam sesi one-on-one untuk mengetahui penyebabnya. Walau terkesan sederhana, langkah-langkah tersebut membantu terbentuknya budaya sehat di lingkungan hybrid working.   Tegaskan batasan antara pekerjaan dan kehidupan personal   Photo Credit: Jason Strull (Unsplash) Kesejahteraan diri sangat bergantung pada keseimbangan antara kehidupan kerja dan personal. Artinya, walaupun bekerja dari rumah, bukan berarti Anda harus bekerja seharian penuh. Justru Anda perlu menetapkan jam kerja harian, lalu komunikasikan kepada tim agar mereka tak menghubungi Anda untuk keperluan kerja di luar batas jam tersebut. Agar bisa komitmen menjalani batasan yang Anda tentukan sendiri, tak ada salahnya memanfaatkan teknologi seperti Microsoft Teams. Pada fitur message, Anda bisa memasang status khusus seperti “Prioritizing family time right now, thanks” atau “All work-related chats will be replied tomorrow”.    Itulah sejumlah tips yang bisa Anda terapkan untuk menjalankan hybrid working secara efisien dan mendukung kesejahteraan karyawan. Selain kelima tips tersebut, dibutuhkan pula dukungan teknologi yang mumpuni seperti Microsoft Teams dari Microsoft 365 for Business untuk menunjang aktivitas hybrid working. Bahkan tak hanya Microsoft Teams, Microsoft 365 for Business juga dilengkapi ragam layanan pendukung lain untuk bisnis seperti penyimpanan cloud 1 TB hingga program Office Online. Pilih sendiri edisi berlangganan yang paling sesuai kebutuhan hybrid working Anda. Jika bingung menentukan, Anda bisa menghubungi EIKON Technology selaku partner resmi Microsoft di Indonesia. Tim EIKON Technology akan membantu Anda bermigrasi ke Microsoft 365 for Business. Klik di sini untuk info selengkapnya!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

5 Fitur Microsoft 365 Terbaru Edisi Juni 2021

  Pada pertengahan Juni 2021 lalu, Microsoft 365 mendapatkan sejumlah update untuk fitur-fiturnya. Update rutin ini dilakukan demi memberikan pengalaman optimal kepada para pengguna, sehingga mereka pun bisa terus produktif dengan bantuan pemakaian Microsoft 365, khususnya untuk menunjang sistem hybrid working pada era sekarang. Lantas, apa saja fitur-fitur Microsoft 365 yang mendapatkan update tersebut? Beberapa di antaranya bisa Anda lihat di bawah ini. Buat task langsung dari fitur pesan Teams Photo Credit: Microsoft Hybrid working artinya Anda akan lebih sering berkomunikasi via Chat dengan rekan-rekan kerja Anda. Melalui percakapan via chat ini, biasanya muncul ide-ide yang membutuhkan follow-up sesegera mungkin. Namun, berpindah dari platform Chat ke Tasks untuk mencatat tugas baru bisa berpotensi mengganggu workflow. Memahami masalah tersebut, Microsoft 365 kini telah dilengkapi kemampuan untuk membuat task langsung dari Microsoft Teams Chat tanpa harus berpindah aplikasi atau windows. Caranya, klik simbol ellipses (titik tiga) pada menu pop-out, klik More Actions, dan pilih Create Task. Setelah itu, Anda bisa langsung menemukan task yang baru dibuat tersebut pada aplikasi Tasks. Spotlight beberapa pengguna sekaligus dalam sesi online meeting Photo Credit: Microsoft Fitur Microsoft 365 terbaru yang juga akan Anda temukan adalah kemampuan spotlight pada beberapa pengguna sekaligus saat online meeting. Maksudnya, ketika mengadakan sesi online meeting menggunakan Microsoft Teams, Anda bisa menampilkan beberapa pengguna dalam video feed paling besar (feed utama). Kehadiran fitur satu ini akan sangat berguna ketika ada lebih dari satu pembicara pada sesi meeting atau webinar. Dengan mengaktifkan spotlight pada video feed para pembicara, para peserta meeting pun bisa lebih fokus menyimak acara.  Automasi jadwal meeting dengan Scheduler Photo Credit: Microsoft Tahukah Anda bahwa dibutuhkan waktu sekitar 6-29 menit hanya untuk menjadwalkan meeting? Jika ada banyak meeting yang harus dijadwalkan, tentunya dapat menyita waktu Anda. Padahal, Anda bisa memanfaatkannya untuk mengerjakan hal-hal lain yang lebih produktif. Untuk membantu Anda mewujudkan hal tersebut, kini telah hadir fitur Microsoft 365 terbaru bernama Scheduler. Bekerja sama dengan virtual assistant Cortana, Scheduler akan membantu Anda mengautomasi penjadwalan meeting.  Caranya mudah sekali, Anda hanya perlu menambahkan Cortana pada email dan memberikan perintah khusus pada Cortana seperti, “Cortana, please find a time to meet next week.” Nantinya, Cortana akan bekerja sama dengan Scheduler untuk menemukan waktu meeting terbaik bagi semua partisipan meeting sekaligus mengirimkan undangannya. Organization Explorer hadirkan lebih banyak informasi rekan kerja Photo Credit: Microsoft Fitur Organization Explorer pada Outlook turut kebagian update pada Juni 2021 lalu. Update tersebut memungkinkan Organization Explorer untuk mengeksplor, mencari, dan menemukan informasi terkait pengguna tertentu melalui pengalaman browser organisasi yang baru. Jadi, ketika misalnya Anda mencari rekan kerja A, Organization Explorer tidak hanya akan menampilkan informasi mendasar seperti nama lengkap, nomor telepon, atau alamat email. Namun, fitur Microsoft 365 ini juga akan menampilkan informasi seputar skills rekan kerja tersebut, team relationship, bahkan hingga jadwal kosong mereka. Tampilan baru Visio pada web landing page Photo Credit: Microsoft Visio, program aplikasi buatan Microsoft untuk membuat diagram dan flowchart, kini dapat Anda akses dengan tampilan baru melalui web landing page. Tenang saja, tampilannya masih serupa dengan berbagai aplikasi Office 365 lain, tapi kali ini dibuat lebih clean dan simpel. Dengan begini, Anda pun bisa lebih mudah menemukan file, membuat file baru, hingga berkolaborasi. Anda bisa langsung mengunjungi laman Office.com untuk mengakses landing page baru Visio. Di samping web landing page tersebut, update pada Visio juga hadir dalam bentuk kategorisasi template yang lebih baik dan peningkatan performa secara keseluruhan.   Itulah lima fitur Microsoft 365 yang dapat Anda temukan pada update terbaru edisi Juni 2021. Tentu masih ada sederet fitur baru lain yang disematkan dalam update tersebut. Maka dari itu, untuk mencobanya sendiri, Anda bisa langsung berlangganan Microsoft 365 for Business. Kini mendaftar paket berlangganan Microsoft 365 for Business sama sekali tidak sulit, terlebih sudah ada partner resmi Microsoft di Indonesia seperti EIKON Technology. Anda bisa langsung kunjungi laman web–nya atau hubungi EIKON Technology untuk mengetahui lebih lanjut seputar Microsoft 365.

Collaboration, Microsoft office 365, Productivity

Windows 11, Sistem Operasi Terbaik untuk Sistem Kerja Hybrid

  Hybrid work adalah sistem yang menggabungkan aktivitas bekerja di kantor dengan bekerja dari rumah atau lokasi lainnya. Agar sistem kerja hybrid bisa berjalan efektif, diperlukan bantuan teknologi pendukung. Windows 11 adalah solusi tepat untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dibekali dengan beragam bentuk update pada fitur-fiturnya, Windows 11 dirancang khusus sebagai sistem operasi untuk mendukung sistem kerja hybrid. Mulai dari peningkatan aktivitas multitasking hingga kemudahan proses upgrade, berikut ini sejumlah fitur terkini yang membuat Windows 11 menjadi sistem operasi terbaik untuk sistem kerja hybrid. Lebih mudah multitasking dengan Snap Layouts, Snap Groups, dan Desktops Photo Credit: Windows Sejak pertama kali diluncurkan pada 1985, sistem operasi Windows selalu berkomitmen untuk membantu Anda bekerja sesuai keinginan. Salah satu caranya dengan menawarkan fleksibilitas melalui fitur multiple windows dan kemampuan untuk menampilkan dua aplikasi secara berdampingan. Hal tersebut dapat Anda lakukan secara lebih mudah pada Windows 11. Kini telah hadir fitur Snap Layouts, Snap Groups, dan Desktops yang menawarkan cara lebih powerful dalam aktivitas multitasking. Melalui fitur-fitur ini, Anda bisa mengatur tampilan layar sesuai kebutuhan kerja dalam desain yang clean. Tak hanya itu, kini Anda juga dapat menciptakan Desktop berbeda untuk dikustomisasi sesuai aktivitas. Dengan begini, Anda bisa memisahkan Desktop untuk bekerja dari Desktop untuk gaming atau aktivitas lain. Integrasi Chat from Microsoft Teams dengan taskbar Photo Credit: Windows Sistem kerja hybrid sangat mengandalkan komunikasi online untuk menjalankan kolaborasi. Memahami kebutuhan ini, Windows 11 pun dilengkapi dengan fitur Chat from Microsoft Teams yang kini telah terintegrasi dengan taskbar. Jadi, kini Anda bisa secara instan terhubung melalui teks, panggilan suara, atau video dengan seluruh rekan kerja di mana pun mereka berada, bahkan jika mereka menggunakan perangkat atau platform berbeda sekalipun. Jika misalnya rekan kerja Anda belum mengunduh aplikasi Microsoft Teams, Anda tetap bisa terhubung dengannya melalui two-way SMS. Akses aplikasi Android pada sistem operasi Windows Photo Credit: Windows Produktivitas kerja sangat dipengaruhi oleh aplikasi penunjang yang Anda gunakan. Demi mengoptimalkan hal tersebut, beberapa pengguna Windows bahkan tak hanya menggunakan aplikasi Microsoft, tapi juga Android. Alhasil, beberapa dari Anda mungkin harus berulang kali berpindah dari satu perangkat ke perangkat lain. Namun, dengan Windows 11, hal tersebut tak perlu Anda lakukan lagi. Kini aplikasi-aplikasi Android sudah bisa diakses secara resmi pada perangkat Windows. Anda dapat menemukan aplikasi Android ini pada Microsoft Store dan mengunduhnya melalui Amazon Appstore. Upgrade baru ini merupakan bentuk kerja sama Microsoft dengan Amazon dan Intel. Agar nantinya para pengguna bisa mengunduh dan menggunakan aplikasi-aplikasi Android secara lancar pada perangkat Windows, Microsoft memanfaatkan teknologi Intel Bridge milik Amazon dan Intel. Proses upgrade yang begitu mudah dan simpel Photo Credit: Windows Sistem operasi Windows 11 dirancang pada pondasi platform yang sama dengan Windows 10. Artinya, bukan hanya penggunaannya yang mudah, tapi juga proses upgrade-nya. Pengalaman yang begitu familiar—mulai dari Microsoft Endpoint Manager hingga konfigurasi cloud—akan tetap Anda terintegrasi pada Windows 11. Tak hanya itu, Windows 11 juga dirancang dengan tingkat keamanan tinggi. Berbagai teknologi keamanan baru bersifat built-in telah disematkan untuk melindungi setiap komponen, mulai dari chip hingga cloud. Dengan begini, data Anda akan terproteksi, akses terlindungi, dan produktivitas pun tetap bisa lancar selama menjalankan hybrid working.   Bagi yang selama ini mengadaptasi sistem kerja hybrid, maksimalkan produktivitas Anda dengan menggunakan Windows 11. Terlebih jika Anda menggabungkannya dengan pemakaian Microsoft 365 for Business, yang menyediakan beragam aplikasi penunjang kolaborasi kerja seperti email, penyimpanan One Drive hingga 1 TB, dan Skype for Business. Dengan begitu, aktivitas hybrid working pun bisa terus optimal, tak peduli dari mana pun Anda berada. Tak perlu tunggu lama lagi, setelah update Windows 11, segera hubungi EIKON Technology untuk mulai berlangganan Microsoft 365 for Business. Sebagai partner resmi produk Microsoft di Indonesia, EIKON Technology dapat membantu Anda memilih paket atau plan yang paling sesuai dengan kebutuhan hybrid working. Klik di sini untuk berlangganan Microsoft 365 for Business melalui EIKON Technology!

Scroll to Top