EIKON Technology

No-code automation

Info

Meningkatkan Efisiensi Kerja di Bidang Retail dengan Teknologi No-code Automation

  Bisnis retail dituntut melakukan adaptasi besar-besaran selama pandemi COVID-19. Dari yang semula menawarkan pengalaman belanja di toko, kini bisnis retail harus beralih ke model penjualan digital demi alasan keamanan. Perubahan ini tentunya membawa tantangan tersendiri, tapi untungnya dapat dipermudah dengan mengautomasi aktivitas kerja. Tak dapat dipungkiri bahwa transformasi digital dapat terkesan berat, terlebih jika tidak didampingi oleh tim teknisi IT yang kuat. Namun, tidak begitu halnya jika Anda menggunakan teknologi no-code automation seperti yang disediakan AppSheet dari Google Cloud. AppSheet adalah platform pengembangan aplikasi tanpa coding untuk mengautomasi proses kerja (workflow), yang dapat berlaku pula di bidang retail. Menggabungkan kekuatan artificial intelligence (AI) dan teknologi no-code automation, AppSheet akan membantu meningkatkan efisiensi kerja di bidang retail melalui berbagai cara. Mempercepat pengecekan barang di gudang Photo Credit: Nana Smirnova (Unsplash) Saat tidak bisa menemukan barang yang dicari, umumnya konsumen akan bertanya apakah Anda masih memiliki persediaan barang tersebut di gudang. Untuk memastikannya, Anda perlu mengecek gudang terlebih dulu sehingga tak jarang konsumen harus menunggu cukup lama demi mendapatkan jawaban. Proses tersebut dapat dipersingkat dengan menggunakan aplikasi khusus stok barang yang dikembangan pada platform no-code automation seperti AppSheet. Melalui aplikasi tersebut, Anda bisa memeriksa persediaan barang di gudang langsung dari perangkat mobile sehingga tak perlu langsung mendatangi gudang. Jika stok barang yang dimaksud ternyata telah habis, Anda bisa menggunakan aplikasi yang sama untuk mencari stok di cabang toko atau gudang terdekat. Dengan proses yang lebih singkat, Anda bisa berpeluang menghasilkan lebih banyak penjualan. Berikan pengalaman berkesan kepada konsumen Photo Credit: Arturo Rey (Unsplash) Retail dikenal sebagai bidang bisnis yang sangat kompetitif. Agar bisa unggul, melakukan penjualan saja tidaklah cukup. Anda juga perlu memenangkan hati konsumen. Untungnya, hal ini juga bisa dilakukan melalui teknologi no-code automation. Melalui platform yang dikembangkan di AppSheet, Anda dapat membentuk sistem reward untuk konsumen agar mereka punya motivasi untuk kembali berbelanja di tempat Anda. Beberapa contohnya adalah memberikan loyalty point untuk dikumpulkan, membagikan kode diskon, dan memberikan hadiah khusus saat mereka ulang tahun. Lebih akurat dalam melakukan merchandise planning Photo Credit: Ksenia Chernaya (Pexels) Merchandise planning adalah metode untuk memilih, mengelola, membeli, menampilkan dan menetapkan harga produk agar bisa memberikan returns on investment (ROI) optimal serta menambah value pada brand produk tersebut. Mengingat tujuannya yang begitu penting, tak mengherankan jika umumnya retailer menghabiskan 20% waktu mereka untuk merchandise planning. Teknologi no-code automation dapat membantu melakukan hal tersebut secara optimal. Anda dan tim bisa mengembangkan aplikasi yang mampu menjalankan analisis prediktif untuk mempelajari tren pada masa lalu, saat ini, dan masa depan. Berdasarkan hasil yang didapat, Anda pun dapat mengambil keputusan yang relatif lebih akurat untuk kebutuhan merchandise planning. Peluang untuk mendapatkan ROI yang maksimal pun akan semakin tinggi. Automasi berbagai kegiatan akuntansi Photo Credit: Christina Hawkins (Unsplash) Accounting, atau akuntansi, merupakan salah satu area paling penting dalam kesuksesan suatu bisnis. Melalui praktik akuntansi yang baik, Anda dapat memanfaatkan hasil data untuk mengambil keputusan terkait pengeluaran, payroll, hingga utang dan piutang. Agar lebih mudah dalam melakukan berbagai kegiatan akuntansi, terapkan automasi workflow menggunakan teknologi no-code automation. Automasi workflow akan mempercepat proses berbagai aktivitas akuntansi. Terlebih, jika menggunakan AppSheet, telah tersedia sampel aplikasi Expensing and Procurement yang dapat Anda salin dan modifikasi sesuai kebutuhan bisnis. Penerapan teknologi no-code automation dapat meningkatkan efisiensi bisnis retail melalui berbagai area di atas. Kabar baiknya lagi, untuk melakukan hal tersebut, Anda tidak membutuhkan kemampuan coding karena bisa memanfaatkan platform AppSheet dari Google Cloud. Jadi, tunggu apa lagi? Buktikan sendiri manfaat teknologi no-code automation dengan berlangganan AppSheet melalui partner premium Google di Indonesia, EIKON Technology. Cukup klik di sini untuk terhubung dengan tim EIKON Technology yang akan membantu Anda berlangganan AppSheet dan mulai menggunakannya!

Appsheet

5 Peran Aplikasi Tanpa Coding pada Bidang Manufaktur

Teknologi automasi telah terbukti mampu memberikan keuntungan pada para tenaga kerja di bidang manufaktur. Tak hanya dari segi efisiensi dan keselamatan kerja, keuntungan tersebut juga berdampak pada finansial perusahaan. Menurut para ahli, perusahaan manufaktur bisa menghemat hingga 2,7 triliun USD melalui automasi proses kerja (workflow). Aplikasi tanpa coding dapat mendukung penerapan automasi tersebut. Anda bisa mengembangkannya melalui platform AppSheet dari Google Cloud. Menggabungkan artificial intelligence (AI) dan pengembangan bersifat no-code, AppSheet memungkinkan tim manufaktur untuk merancang aplikasi tanpa harus menulis coding sedikit pun. Melalui aplikasi tanpa coding ini, ada berbagai keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan di bidang manufaktur. Apa saja keuntungan yang dimaksud? Cek daftar selengkapnya berikut ini! Pengelolaan inventaris Photo Credit: Remy Gieling (Unsplash) Agar perusahaan manufaktur dapat selalu memenuhi kebutuhan produksi, maka perlu adanya keseimbangan pada ketersediaan bahan baku, peralatan, dan suku cadang. Kuncinya adalah dengan melakukan kontrol inventaris secara efisien. Tak hanya menghemat waktu, hal tersebut juga dapat membantu Anda mengurangi limbah yang dihasilkan dari produksi manufaktur. Aplikasi tanpa coding dapat membantu Anda mengautomasi kontrol inventaris tersebut sehingga prosesnya lebih sederhana, minim human error, dan optimal. Platform pengembangan seperti AppSheet adalah solusinya. AppSheet menyediakan sejumlah sampel aplikasi yang dapat Anda salin dan kustomisasi sesuai kebutuhan perusahaan manufaktur Anda. Contohnya aplikasi Manufacturing Inventory dan Barcode Scan and Search. Pengiriman Photo Credit: ELEVATE (Pexels) Pada bidang manufaktur, pekerjaan belum berhenti ketika produk meninggalkan pabrik. Anda juga harus memastikan bahwa produk tersebut sampai di tangan konsumen dalam keadaan aman. Dengan banyaknya produk yang harus dikirim ke berbagai lokasi, proses pengiriman pun biasanya memakan cukup banyak waktu. Beruntung kini Anda bisa menyederhanakan prosesnya melalui aplikasi tanpa coding yang dikembangkan melalui AppSheet. Aplikasi tersebut akan secara otomatis mengirimkan notifikasi kepada konsumen saat pesanan mereka siap dikirim. Ketika pesanan diantar, aplikasi juga akan mengirimkan notifikasi lain kepada Anda maupun konsumen. Bahkan jika Anda mengintegrasikan aplikasi tersebut dengan Google Maps, pengemudi bisa mendapatkan update rute perjalanan berdasarkan kondisi lalu lintas secara real-time. Dengan begini, risiko pengiriman telat pun dapat ditekan. Manajemen tenaga kerja Photo Credit: ThisIsEngineering (Pexels) Bukan menjadi rahasia lagi bahwa tenaga kerja merupakan bagian terpenting dalam operasional manufaktur. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa proses manajemen tenaga kerja cukup rumit dan rentan error, misalnya terkait kesalahan nominal saat transfer gaji bulanan. Pekerjaan bersifat administratif seperti itu dapat disederhanakan dengan penggunaan teknologi automasi dari aplikasi tanpa coding. Di AppSheet, misalnya, tersedia sampel aplikasi Timesheet yang memudahkan pekerja manufaktur untuk mendata jam kerja harian dan secara otomatis menghitung upah yang berhak diterima masing-masing orang berdasarkan data jam kerja. Karena merupakan sampel, aplikasi Timesheet tersebut dapat Anda salin dan modifikasi kembali sesuai dengan kebutuhan manajemen tenaga kerja di perusahaan manufaktur Anda. Tentunya semua itu bisa Anda lakukan tanpa coding di AppSheet. Pengelolaan aset perusahaan Photo Credit: Science in HD (Unsplash) Umumnya, perusahaan manufaktur memiliki banyak sekali aset yang tersebar di berbagai lokasi. Aset yang dimaksud bisa berupa mesin, server sumber daya manusia, kendaraan, dan lainnya. Dengan mengautomasi pengelolaan aset-aset tersebut, stabilitas dan peluang profit perusahaan manufaktur pun bisa meningkat. Menggunakan platform pengembangan aplikasi tanpa coding seperti AppSheet, siapa pun bisa dengan mudah merancang aplikasi yang berfungsi sebagai satu platform terpusat untuk memonitor workflow manufaktur, manajemen data, proses HR, kontrol inventaris, dan lainnya. Dengan begini, Anda pun bisa memantau seluruh aset secara praktis dan efisien. Lalu, karena berbasis cloud, maka Anda dapat mengakses aplikasi dari mana saja dan kapan saja. Jadi, jika sewaktu-waktu ditemukan masalah, Anda bisa cepat mengambil tindakan. Pelaporan insiden Photo Credit: Science in HD (Unsplash) Tidak ada perusahaan manufaktur yang ingin mengalami insiden atau kecelakaan kerja. Namun, hal seperti ini tidak pernah bisa diprediksi. Jika terjadi, pihak manajemen harus segera memberikan respons secara cepat. Itulah kenapa penting bagi para petinggi perusahaan manufaktur untuk memiliki sistem otomatis yang bisa diandalkan dalam membuat dan mengirimkan laporan insiden. Automasi tanpa coding adalah solusinya. Anda bisa dengan mudah mengembangkan aplikasi pelaporan insiden bersifat autopilot. Melalui aplikasi ini, nantinya para pekerja bisa mengisi formulir untuk melaporkan insiden, menjadwalkan pertemuan dengan pihak terkait, hingga mengumpulkan bukti insiden. Jika membutuhkan tanda tangan dari pihak tertentu pun, mereka bisa mengajukan permintaan melalui SMS atau email yang terintegrasi dengan aplikasi. Hal ini tentu akan mempercepat pelaporan insiden secara akurat sehingga penanganan tepat bisa segera dilakukan.   Tanpa membutuhkan kemampuan coding, AppSheet memungkinkan para pekerja di bidang manufaktur untuk mengautomasi workflow pada sektor-sektor krusial. Untuk merasakan berbagai keunggulan aplikasi tanpa coding pada bisnis manufaktur seperti di atas, Anda bisa berlangganan AppSheet melalui partner resmi Google di Indonesia, EIKON Technology. Cukup klik di sini untuk terhubung dengan tim EIKON Technology yang akan memberi penjelasan mendalam seputar AppSheet. Sampaikan kebutuhan Anda dan tim EIKON Technology akan membantu Anda memilih paket langganan yang paling sesuai!

Info

Bisakah Layanan Kesehatan Memanfaatkan Teknologi No-code Automation?

Tahukah Anda bahwa layanan kesehatan termasuk salah satu industri yang cukup lambat dalam mengadopsi teknologi digital? Padahal, transformasi digital sangat penting dalam automasi proses kerja (workflow), yang dapat membantu organisasi kesehatan dalam meningkatkan efisiensi. Tak mengherankan jika menurut Gartner, sebanyak 63% penyedia layanan kesehatan terpaksa menghadapi gangguan yang cukup berat terkait perubahan organisasi internal, pendanaan, hingga pergeseran permintaan konsumen. Sebagai solusinya, secara perlahan mereka pun mulai mengadaptasi teknologi no-code automation seperti AppSheet. Merupakan bagian dari Google Cloud, AppSheet menyediakan platform bagi para pekerja layanan kesehatan untuk mengembangkan aplikasi yang akan membantu mempercepat workflow. Kabar baiknya, pengembangan aplikasi melalui AppSheet bisa dilakukan tanpa bantuan departemen IT karena sama sekali tak membutuhkan coding. Lantas, hal apa saja yang dapat dilakukan oleh teknologi no-code automation di bidang layanan kesehatan? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini. Penjadwalan konsultasi dokter Photo Credit: Gustavo Fring (Pexels) Melalui automasi penjadwalan konsultasi dokter, Anda tak hanya akan mengurangi risiko human error, tapi juga meningkatkan efisiensi staff, mengisi jadwal secara efektif, hingga akhirnya meningkatkan kepuasan pasien. Di Amerika Serikat, praktik automasi ini mulai marak dilakukan.  Industri layanan kesehatan di Amerika Serikat (AS) telah membuktikan hal tersebut. Berdasarkan analisis dari Accenture Health, hampir 40% dari 100 sistem kesehatan terbaik di AS telah menawarkan metode penjadwalan digital secara mandiri oleh pasien. Angka tersebut diprediksi akan terus meningkat hingga beberapa tahun ke depan. Pemesanan resep obat Photo Credit: Christina Victoria Craft (Unsplash) Geografi tak seharusnya menjadi halangan bagi pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan sesegera mungkin. Sebagai salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut, banyak penyedia layanan kesehatan yang menerapkan automasi pada permintaan pembaruan resep dari pasien. Dengan begitu, para pasien bisa dengan mudah meminta isi ulang obat (refill) kapan pun mereka butuhkan tanpa harus menghubungi rumah sakit atau kantor layanan kesehatan terlebih dulu. Hal ini pun dapat membantu menghemat waktu pasien dan tenaga layanan kesehatan. Pemrosesan klaim asuransi Photo Credit: Andrea Piacquadio (Pexels) Seiring dengan berjalannya waktu, layanan kesehatan dihadapkan dengan permintaan konsumen dan kompetisi yang semakin tinggi. Sayangnya, hal tersebut kerap tidak diimbangi dengan efisiensi operasional sehingga akhirnya banyak dari Anda yang mengalami kesulitan. Teknologi no-code automation dapat membantu Anda mengatasi hal tersebut, salah satunya untuk mempercepat proses klaim asuransi kesehatan agar kepuasan pasien meningkat. Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan deteksi terjadinya gangguan pada proses tersebut sehingga nantinya dapat segera diambil tindakan yang tepat. Automasi workflow layanan kesehatan Photo Credit: National Cancer Institute (Unsplash) Masih banyak penyedia layanan kesehatan yang mengandalkan sistem lama dalam bekerja, mulai dari hal penerimaan pasien, referensi riwayat medis, hingga komunikasi dengan pasien. Dulu, mungkin sistem tersebut dapat efektif menjalankan layanan kesehatan. Namun, kini tak lagi seperti itu karena sistem lama justru menghambat adaptasi solusi yang inovatif. Jika Anda melihat organisasi layanan kesehatan yang telah melakukan transformasi digital, banyak dari mereka yang mengadaptasi teknologi no-code automation untuk menyederhanakan workflow dan mengurangi error. Dengan begini, mereka pun jadi bisa lebih fokus memberikan pelayanan terbaik untuk para pasien. Skrining COVID-19 Photo Credit: CDC (Unsplash) Virus COVID-19 memberikan sejumlah tantangan baru kepada layanan kesehatan karena Anda harus melakukan screening terhadap pasien berdasarkan gejalanya. Hanya dengan beginilah Anda dan tim dapat mengukur potensi paparan penyakit tersebut. Teknologi no-code automation seperti AppSheet dapat membantu Anda menyederhanakan proses ini. Sudah banyak klinik yang menggunakan chatbots dan aplikasi komunikasi lain untuk melakukan skrining pasien. Setelah itu, sistem akan secara otomatis membantu pasien menjadwalkan tes COVID atau konsultasi dengan dokter. Automasi workflow tak hanya mempercepat transformasi digital pada layanan kesehatan, tapi juga membantu mengurangi proses manual, mendukung efisiensi operasional, hingga akhirnya meningkatkan kepuasan pasien. Sebagai salah satu tenaga layanan kesehatan, Anda bisa mencapai tujuan transformasi digital dengan mengadopsi teknologi no-code automation dari AppSheet. Mengombinasikan artificial intelligence (AI) dengan teknologi pengembangan bersifat no-code, kini seluruh tenaga di layanan kesehatan dapat mengautomasi workflow tanpa harus melakukan coding sedikit pun. AppSheet bisa Anda gunakan dengan mulai berlangganan melalui EIKON Technology, partner resmi produk Google di Indonesia. Nantinya, Anda bisa memilih edisi langganan yang paling sesuai dengan kebutuhan layanan kesehatan di organisasi Anda!

Scroll to Top