EIKON Technology

Workspace for Education

Info

Google Classroom Hadirkan Kapabilitas untuk Menilai dan Menetapkan Label Penilaian Massal, Seperti Apa?

Baru-baru ini Google Classroom memperkenalkan sebuah update yang memungkinkan pengajar untuk dapat memberikan penilaian massal di halaman Student work selain di bagian Gradebook. Pembaruan ini memungkinkan pengajar untuk menilai sekaligus menetapkan label penilaian secara massal, yang pada akhirnya membuat penilaian lebih efisien dan menghemat waktu. Simak ulasan berikut untuk mengetahui cara menggunakannya! Kapabilitas penilaian massal Google Classroom Photo Credit: Freepik Untuk lebih meningkatkan opsi penilaian bagi pengajar yang menggunakan sistem penilaian di Classroom, baru-baru ini Google memperkenalkan kapabilitas untuk melakukan penilaian massal melalui fitur “grade all”. Dengan fitur baru ini pengajar dapat menilai semua pekerjaan siswa dengan cepat dan efisien di halaman Gradebook. Anda juga dapat memilih untuk mengganti nilai yang ada dan secara otomatis mengembalikannya kepada siswa setelah penilaian selesai. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mulai menggunakan fitur grade all Fitur ini bisa langsung digunakan tanpa perlu melalui pengaturan tambahan oleh administrator. Bagi pengajar sebagai end-user, setelah Anda selesai melakukan penilaian, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini: Buka Google Classroom > masuk ke halaman Student Work > pilih beberapa siswa yang ingin dinilai > klik menu “bulk actions” dan pilih opsi yang diinginkan (misalnya “grade all” untuk menilai beberapa tugas siswa sekaligus). Baca juga: Practice Sets: Fitur Baru Google Classroom untuk Pembelajaran yang Lebih Personal Ketersediaan Photo Credit: Freepik Kapabilitas baru Google Classroom ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 16 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terbatas. Kapabilitas untuk memberikan penilaian massal kepada beberapa siswa sekaligus ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan Workspace Individual, dan juga pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Dengan adanya kapabilitas tambahan pada kapabilitas penilaian Google Classroom, pengajar bisa menghemat lebih banyak waktu. Terlebih, kini pelabelan nilai pun dapat dilakukan secara massal. Seperti yang telah disebutkan, aplikasi Google Classroom telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi lain yang ada dalam jaringan Google for Education. Nikmati kelas online berbasis cloud yang lebih optimal dan seamless dengan Workspace for Education. Dapatkan paket Google Workspace Education yang terbaik untuk institusi pendidikan Anda hanya di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

7 Bahasa Baru di Google Classroom, Apa Saja?

Bulan Maret lalu, Google Classroom mengumumkan beberapa bahasa tambahan untuk layanan mereka. Bahasa tambahan tersebut hadir untuk versi aplikasi, kini Classroom menghadirkan 7 bahasa tambahan lagi. Menariknya, bahasa tambahan tersebut juga dapat dinikmati oleh pengguna layanan versi web. Mari simak penjelasannya berikut! 7 Tambahan bahasa baru di Google Classroom Setelah meluncurkan beberapa tambahan bahasa untuk aplikasi mereka, kini Classroom menambahkan 7 bahasa baru untuk layanan web mereka. Tujuh bahasa baru tersebut di antaranya adalah Bahasa Afrikaans, Assam, Estonia, Prancis Kanada, Islandia, Kazakh, dan Swahili. Perlu diketahui, beberapa fitur Google Classroom tertentu mungkin tidak dapat diakses dalam semua bahasa. Ini termasuk fitur Classroom Read Along, Practice sets, Originality reports, dan juga Gemini untuk Classroom. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mengubah bahasa di layanan Classroom Photo Credit: Pexels Untuk mulai menggunakan 7 bahasa tambahan baru di layanan Classroom tidak diperlukan pengaturan dari administrator. Bahasa baru akan muncul secara otomatis setelah Anda melakukan pembaruan sistem. Jika ingin mengubah bahasa pada layanan web Classroom, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini: Masuk ke Google Account Anda. Di sebelah kiri, klik Personal info. Di bawah “General preferences for the web”, klik Language kemudian pilih Edit. Cari dan pilih bahasa yang Anda inginkan. Klik Select. Apabila Anda membutuhkan beberapa bahasa sekaligus untuk digunakan dalam layanan Classroom, klik (+) Add another language. Setelah mengubah preferensi bahasa, tutup dan buka kembali browser Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengaturan bahasa di Classroom, baik dalam versi web maupun aplikasi, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Baca juga: Cara Mengakses Tools Teknologi Pendidikan Populer Langsung di Google Classroom Ketersediaan Photo Credit: Pexels Penambahan bahasa baru ini dilakukan secara bertahap mulai dari tanggal 15 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis terjadwal maupun domain rilis cepat. Ketujuh bahasa tambahan baru Classroom ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi: Education Fundamentals, Standard, Plus, serta untuk pemilik add-ons Teaching and Learning dan Endpoint Education. Pemilik add-ons Gemini Education atau Gemini Education Premium. Baca juga: Aplikasi Google Classroom Kini Bisa Jadwalkan Beberapa Kelas Sekaligus Dengan hadirnya tambahan bahasa ini, layanan Google Classroom menjadi semakin inklusif, baik untuk layanan web maupun layanan aplikasi mereka. Untuk dapat menikmati layanan Classroom dalam berbagai bahasa, Anda dapat berlangganan  Google Workspace for Education melalui EIKON Technology. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami siap memberikan layanan menyeluruh. Informasi lebih lanjut, silakan klik di sini

Info

Cara Menggunakan Gemini di Google Classroom untuk Membuat Pertanyaan Kuis

Google memperkenalkan kemampuan untuk membuat daftar kosakata dengan bantuan generative AI Gemini di Google Classroom. Kini, Google menambahkan alat pembuat pertanyaan berbasis teks untuk membantu pengajar menghemat waktu, menciptakan pengalaman belajar yang menarik, dan menginspirasi kreativitas. Berikut penjelasannya! Memanfaatkan Gemini di Google Classroom untuk menyusun pertanyaan Photo Credit: Google Workspace Updates Pengajar dapat memilih file Google Drive atau memasukkan teks secara manual, memilih keterampilan yang ingin ditunjukkan kepada siswa, lalu membuat pertanyaan untuk menilai pemahaman dan keterampilan penalaran kritis siswa berdasarkan tingkat kelas. Setelah dibuat, pengajar dapat mengekspor pertanyaan ke Google Form atau Google Doc untuk diberikan kepada siswa. Opsi baru ini dapat sangat berguna dalam berbagai kesempatan, seperti membuat kuis untuk mengukur pemahaman siswa. Baca juga: 10 Fitur Baru Google for Education untuk Pembelajaran yang Lebih Personal Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Jika administrator telah menetapkan lisensi Gemini Education untuk Anda, masuk ke tab “Gemini Education” di bilah navigasi di Google Classroom untuk menggunakan alat pembuat pertanyaan berbasis teks dari Gemini. Gemini in Classroom adalah rangkaian tools generative AI yang tersedia di Google Classroom. Generative AI adalah jenis kecerdasan buatan baru yang dapat menghasilkan konten baru dan unik, alih-alih sekadar menganalisis atau bertindak berdasarkan data yang ada. Gemini in Classroom tersedia bagi pemegang lisensi Gemini Education atau Gemini Education Premium. Perlu diketahui, fitur-fitur generative AI di Classroom ini hanya tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas dalam bahasa Inggris. Baca juga: Google Vids Kini Tersedia untuk Workspace for Education, Apa Keunggulannya? Ketersediaan Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas generative AI untuk membuat pertanyaan kuis berdasarkan teks ini telah tersedia bagi pengguna Google Classroom. Fitur tersedia bagi pelanggan Google Workspace for Education dengan add-ons Gemini Education dan Gemini Education Premium. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Dengan Classroom yang dibekali dengan generative AI canggih, pengajar dapat meningkatkan kreativitas tanpa menghabiskan banyak waktui. Gemini juga telah diintegrasikan ke dalam konteks alur kerja di seluruh platform, perangkat, dan aplikasi Google Workspace untuk membantu institusi pendidikan dalam menyederhanakan alur kerja mereka. Akan lebih banyak lagi fitur inovatif yang hadir. Pastikan untuk tidak tertinggal inovasi terbaru dari Google Classroom. Kini telah tersedia di EIKON Technology, melalui paket berlangganan Workspace for Education. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mode Silent Reading di Fitur Read Along Google Classroom, Apa Fungsinya?

Selain pengumuman terbaru tentang pengajar yang dapat mengunggah konten ke Read Along, kini Google Classroom juga menghadirkan mode Silent Reading yang memungkinkan siswa membaca buku secara senyap. Seperti apa cara kerjanya? Mode Silent Reading di Read Along Google Classroom Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, siswa hanya dapat membaca dengan suara keras di Read Along. Mode Silent Reading memungkinkan siswa membaca buku dalam diam tanpa harus menarik perhatian atau mengganggu teman sekelas mereka. Mode baru ini berguna saat siswa mengerjakan tugas membaca di tempat yang sama secara serentak. Dengan lebih sedikit kebisingan dan lebih sedikit gangguan, siswa pun dapat membangun keterampilan membaca mandiri dan akan terus: Menerima bantuan dari teman baca AI saat dibutuhkan dengan mengeklik kata-kata yang tidak dikenal. Diberi pertanyaan untuk membantu pemahaman bacaan mereka. Menerima bintang saat mereka membaca dengan sedikit kesalahan atau bantuan dan menjawab pertanyaan dengan benar. Baca juga: Read Along: Bantu Siswa Belajar Membaca Lebih Cepat Penting untuk diketahui Ketika menggunakan mode membaca senyap, sistem tidak akan memberikan informasi mengenai perform abaca siswa (terutama yang berhubungan dengan akurasi, jumlah kata per menit, atau fonik). Pengajar hanya akan menerima informasi mengenai pemahaman siswa terhadap bacaan. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom Mengaktifkan mode Silent Reading Bagi Anda yang sudah berlangganan Workspace (berlangganan Workspace for Education sebelum 7 Juli 2024): Fitur Read Along Classroom akan tersedia bagi seluruh pelanggan Workspace for Education sebagai bagian dari Workspace for Education Terms of Service. Administrator dapat mengaktifkan Read Along di Konsol Admin agar pengguna di domain Anda dapat mengakses layanann ini. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengaktifkan dan menonaktifkan Read Along bagi pengguna. Bagi pelanggan baru Workspace (berlangganan Workspace for Education pada atau setelah 7 Juli 2024): Read Along akan otomatis diaktifkan di Konsol Admin dan semua pengguna yang memenuhi syarat akan memiliki akses untuk menggunakan fitur, berikut dengan mode Silent Reading di dalamnya. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengaktifkan dan menonaktifkan Read Along bagi pengguna. Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Mode Silent Reading di Read Along Classroom ini telah tersedia bagi seluruh pengguna, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur Read Along tersedia di Google Workspace edisi Education Plus dan bagi pengguna yang telah membeli add-on Teaching and Learning. Baca juga: 5 Fitur Google Classroom Terbaru Penuhi Kebutuhan Belajar-Mengajar Masa Kini Dengan hadirnya mode Silent Reading ini, siswa dapat berlatih membaca tanpa perlu mengganggu teman-teman mereka sehingga pembelajaran menjadi lebih terfokus. Mode ini tersedia di fitur Read Along Google Classroom yang bisa Anda dapatkan dengan berlangganan Google Workspace for Education. melalui EIKON Technology. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami siap memberikan layanan menyeluruh mulai dari konsultasi perencanaan hingga penerapan solusi. Informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Education

10 Fitur Baru Google for Education untuk Pembelajaran yang Lebih Personal

Banyak siswa memerlukan cara yang lebih personal untuk belajar secara efektif. Google Workspace for Education memperkenalkan beberapa fitur yang dirancang untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan siswa. Apa saja?     Google Vids untuk kreasi video Photo Credit: Google The Keyword Google Vids, aplikasi pembuatan video dari Google, kini tersedia untuk Education Plus dan Gemini Education. Aplikasi ini akan membantu para pendidik dan siswa membuat video dengan mudah.     Google AI di Learning Management System (LMS) Anda Gemini Learning Tools Interoperability (LTI) menggabungkan produk berbasis AI langsung ke dalam software LMS pihak ketiga, dimulai dari Canvas by Instructure dan Powerschool Schoology Learning.     Latih keterampilan fonik dengan Read Along Read Along akan segera memperluas kontennya untuk mencakup seluruh pustaka decodable Heggerty, dengan buku untuk taman kanak-kanak hingga kelas tiga. Baca juga: Google Vids Kini Tersedia untuk Workspace for Education, Apa Keunggulannya?     Integrasi lebih banyak tools di Classroom Ada empat add-on baru yang dapat diakses langsung dari Classroom: FigJam, Education Perfect, Discovery Education, dan Autodesk Tinkercad.     Playwrite Guides untuk berlatih menulis Photo Credit: Freepik Google Workspace for Education menghadirkan Playwrite Guides yang menyediakan bantuan visual bagi siswa sekolah dasar dalam memahami proporsi bentuk hurf.     Membuat presentasi makin mudah dengan templat Google Slides Slides baru saja meluncurkan library baru yang berisi templat presentasi profesional untuk menyusun rencana belajar, laporan perkemmbangan siswa, dan banyak lagi. Baca juga: Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education, Amankah untuk Siswa?     Fitur aksesibilitas baru Chromebooks Chromebook akan segera meluncurkan Face control, sebuah fitur aksesibilitas yang memungkinkan pengguna mengontrol  kursor dengan menggerakkan kepala saja.     Aplikasi baru untuk meningkatkan fokus Chromebook memiliki fitur fokus yang menawarkan opsi “Do Not Disturb”. Saat mode ini aktif,  Anda dapat memilih tugas, durasi waktu untuk menonaktifkan notifikasi, dan bahkan musik untuk membantu fokus.     Lebih dari 20 perangkat Chromebook baru Tahun 2025 ini Google meluncurkan lebih dari 20 perangkat baru, baik untuk siswa maupun pendidik. Perangkat-perangkat baru tersebut bahkan telah dibekali dengan aplikasi generative AI Google, Gemini. Ubah layar biasa Anda menjadi ChromeOS Ruang kelas memiliki layar panel namun kegunaanya belum optimal? Dengan perangkat plug-in Chromebox OPS yang simpel, layar panel atau smart board di ruang kelas akan berubah menjadi perangkat ChromeOS dalam sekejap. Baca juga: Solusi Modernisasi Perangkat dengan ChromeOS Flex Berbagai fitur canggih di atas dapat Anda nikmati cukup dengan berlangganan layanan Workspace for Education. EIKON Technology sebagai reseller resmi produk Google menyediakan layanan berlangganan Google for Education yang aman dan tepercaya untuk Anda. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Education

Dashboard Analisis Fonik Kini Hadir di Read Along Google Classroom, Apa Fungsinya?

 Tahun 2024 lalu, Google Classroom memperkenalkan Read Along, sebuah fitur yang membantu siswa membangun keterampilan membaca mereka. Fitur ini dibekali beberapa kapabilitas yang memudahkan pengajar menetapkan konten bacaan mengikuti pengukuran Lexile®, tingkat kelas, maupun keterampilan fonik siswa. Tahun 2025 ini, Google meluncurkan pembaruan untuk menyempurnakannya. Seperti apa? Tentang Read Along Google Classroom Photo Credit: Google Workspace Updates Read Along juga memiliki akses ke pustaka buku yang dapat dikodekan dari Heggerty. Pustaka ini akan terus bertambah dan dapat dikelola oleh pengajar untuk melatih keterampilan decoding tertentu. Untuk meningkatkan pengalaman dashboard analitik yang sudah ada sekarang dan untuk memberi pengajar wawasan kinerja berbasis fonik untuk buku yang dapat dikodekan, Classroom menambah bagan analisis baru. Denggan pembaruan ini, pengajar dapat melihat detail tentang kinerja siswa atau kelas pada keterampilan fonik individual yang tercantum dalam buku yang dapat dikodekan dan kata-kata yang perlu dilatih. Baca juga: Add-ons Google Classroom Kini Tersedia untuk Seluruh Developers Google Workspace Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Admins Pelanggan lama Workspace (mereka yang berlangganan Workspace for Education sebelum 7 Juli 2024): Read Along di Classroom akan tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace for Education sebagai layanan yang akan tercakup dalam Workspace for Education Terms of Service. Anda dapat mengaktifkan Read Along di Admin Console agar pengguna dalam domain dapat mengakses layanan ini. Untuk pelanggan baru Workspace (mereka yang berlangganan Workspace for Education pada atau setelah 7 Juli 2024): Read Along akan otomatis diaktifkan di konsol, dan semua pengguna yang memenuhi syarat akan memiliki akses langsung ke fitur ini. Baca juga: 5 Tips Simpel untuk Mengoptimalkan Penggunaan Google Classroom End users Dashboard analisis fonik hanya akan muncul untuk tugas buku yang baru saja dibuat dan untuk buku yang dapat dikode. Kapabilitas ini dapat diakses dengan mengeklik nama tugas di bagian “Grades” di Google Classroom. Tugas yang sudah ada akan tetap menampilkan data seperti sebelumnya. Kunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut tentang Read Along di Google Classroom. Ketersediaan Kapabilitas dashboard analisis fonik Read Along ini telah tersedia, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur Read Along tersedia untuk Google Workspace edisi Education Plus dan pengguna dengan add-on Teaching and Learning. Baca juga: Kini Fitur Berbagi Classwork di Google Classroom Tersedia bagi Umum, Berikut Cara Menggunakannya? Dengan hadirnya peningkatan ini, pengajar akan lebih mudah menilai performa siswa dalam tugas membaca. Untuk menggunakannya pun tidak diperlukan aplikasi tambahan karena fitur ini telah tersedia di Workspace for Education Plus yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Tertarik? Hubungi kami di sini untuk info lebih lanjut!

Info

Google Vids Kini Tersedia untuk Workspace for Education, Apa Keunggulannya?

Awal tahun 2024 ini, Google mengumumkan akan meluncurkan Vids—sebuah aplikasi yang akan membantu para pengajar serta siswa untuk membuat video dengan mudah. Tanggal 7 November lalu, Google Vids resmi diluncurkan untuk pelanggan Education Plus dan Gemini for Workspace. Begini cara menggunakannya! Google Vids untuk Workspace for Education Photo Credit: Workspace for Education Vids dapat membantu memperdalam pembelajaran, memudahkan pemberian instruksi, dan menyederhanakan proses storytelling dalam berbagai skenario, misalnya: Pengajar dapat menciptakan beragam gaya belajar dan membantu siswa mengingat informasi dengan video instruksional. Siswa dapat mengerjakan proyek video dan mempelajari kembali pelajaran yang direkam. Sekolah dapat dengan mudah memasukkan video ke dalam buletin sekolah dan membuat video pelatihan internal untuk staf. Serupa dengan tool produktivitas Google lainnya seperti Docs dan Slides, Vids menyertakan antarmuka sederhana serta kemampuan untuk berkolaborasi secara real-time dengan aman dari browser Anda. Anda dapat dengan mudah memulai dengan berbagai templat yang tersedia. Dari sana, Anda dapat menambahkan gerakan dengan animasi, transisi, dan efek foto maupun menyertakan media Anda sendiri langsung dari Drive atau Photos. Vids juga terintegrasi dengan alat Workspace seperti Classroom, yang memudahkan pengajar untuk mendistribusikan video pengajaran mereka. Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace for Education Mulai menggunakan Vids   Photo Credit: Workspace for Education Vids akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan di tiap unit organisasi. Namun, jika Docs dimatikan di domain Anda, maka akses Vids tidak akan tersedia. Untuk memulai, buka Vids dan pilih opsi untuk membuat video baru. Anda dapat membuat video baru atau membuat salinan video yang sudah ada untuk diedit. Anda dapat menggunakan Vids di komputer dengan dua versi terbaru dari Chrome atau Firefox (Edge tersedia hanya untuk Windows). Pelajari Vids dengan tutorial gratis yang dirancang khusus untuk pengajar di sini. Anda juga dapat memanfaatkan halaman ini untuk mendapatkan ringkasan singkat tentang apa saja yang bisa dilakukan dengan Vids. Baca juga: Perangkat Google Workspace for Education untuk Kembali Memulai Pembelajaran Saat ini, Vids tersedia dalam bahasa lokal pengguna, tetapi untuk saat ini, fitur AI dan templat hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Catatan: Akses create and copy tersedia bagi pelanggan Education Plus dan Gemini for Google Workspace, sedangkan akses view and collaborate tersedia bagi siapa saja yang memiliki lisensi Google Workspace for Education. Ketersediaan Google menerapkan extended rollout untuk Vids dan berlaku untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Perilisan dimulai tanggal 7 November 2024 (kemungkinan akan berjalan lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Vids tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace for Education edisi Plus serta pengguna add-on Gemini Education atau Gemini Education Premium. Baca juga: Belajar Lebih Aman dengan Google for Education Google Vids akan memudahkan pengajar untuk membuat konten pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi para siswa.  Kini, telah tersedia untuk Workspace for Education Plus yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini

Info

Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education, Amankah untuk Pengguna Pelajar?

Administrator Google Workspace for Education kini dapat mengaktifkan Gemini dengan perlindungan data tambahan sebagai layanan tambahan bagi pengguna remaja (usia 13+). Dengan perlindungan ini, obrolan dalam aplikasi tidak akan dapat digunakan oleh reviewer maupun digunakan untuk meningkatkan model AI. Aplikasi Gemini nantinya akan menjadi layanan inti dalam beberapa minggu mendatang bagi pengguna Education Standard dan Plus. Kapabilitas baru ini dikembangkan dengan mempertimbangkan keamanan pengguna di bawah umur. Google berkonsultasi dengan pakar ilmu perkembangan anak dan pembelajaran serta melakukan pengujian bersama panel penasihat remaja selama pengembangannya. Tentang Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Google berkomitmen untuk menjadikan AI bermanfaat bagi semua orang. Peluncuran Gemini di Workspace for Education bertujuan untuk membekali siswa dengan tools yang mereka butuhkan untuk berkembang di masa depan. GenAI hadir dan membantu mereka mempelajari bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk membuka kreativitas dan memfasilitasi pembelajaran. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman di Dunia Maya Mulai menggunakan Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Untuk mempermudah penyesuaian pengalaman bagi siswa pengguna, administrator dapat menyetel akses ke beberapa layanan Google berdasarkan usia. Setelan akses berbasis usia default bergantung pada jenis institusi: Institusi pendidikan dasar dan menengah: Seluruh siswa pengguna yang tidak berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkan pengalaman yang dibatasi untuk beberapa layanan Google. Institusi pendidikan tinggi: Pengguna berusia 18 tahun ke atas tidak memiliki batasan untuk layanan Google. Namun administrator tetap diharuskan untuk mengidentifikasi setiap pengguna yang usianya di bawah 18 tahun. Baca juga: Merancang Sistem Belajar Online yang aman dengan Google for Education Ketersediaan Aplikasi Gemini telah tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace for Education edisi Fundamentals, Standard, Plus, serta Teaching & Learning Upgrade. Aplikasi akan langsung muncul secara otomatis di akun Education pada saat tanggal peluncuran (8 November 2024). Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Generative AI menawarkan teknologi yang akan menyederhanakan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan belajar-mengajar. Meski begitu, tak dapat ditampik bahwa inovasi teknologi tersebut juga memiliki potensi bahaya, terutama bagi pengguna di bawah umur. Google mengembangkan teknologi generative AI mereka, Gemini, dengan mempertimbangkan keamanan penggunanya, termasuk pengguna di bawah umur. Aplikasi Gemini untuk Workspace for Education hadir dengan batasan usia sehingga pengguna remaja (13+) dapat fokus memanfaatkan teknologi genAI dalam pembelajaran. Hadirkan pengalaman belajar-mengajar yang lebih intuitif dan interaktif dengan aplikasi Gemini di Workspace for Education. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait biaya berlangganan dan teknis penerapan, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace for Education

Bulan Juni 2023 lalu, Google memperkenalkan pembaruan pada pemutar YouTube yang dapat disematkan (embeddable player) dalam layanan Workspace for Education. Pembaruan tersebut juga termasuk URL baru (www.youtubeeducation.com) agar pemutar YouTube dapat menayangkan konten yang tersemat dalam aplikasi Google Workspace for Education. Pada bulan November 2023 ini, kapabilitas tersebut mengalami beberapa perubahan. Seperti apa perubahannya? Mari simak penjelasannya berikut ini. Perubahan pada embeddable player YouTube Google Workspace for Education Pembaruan terhadap embeddable player YouTube untuk layanan Google Workspace for Education pada bulan Juni 2023 lalu telah memunculkan perubahan. Apabila institusi Anda mengizinkan atau memblokir suatu video YouTube dalam layanan Google Workspace for Education, maka pengguna nantinya akan diminta untuk menambahkan www.youtubeeducation.com ke daftar yang diizinkan atau tidak diizinkan. Langkah ini mempertahankan cara institusi Anda selama menggunakan video YouTube dalam aplikasi Google Workspace for Education, seperti Google Classroom atau Slides. Google Workspace menghapus fitur tersebut untuk sementara guna mengevaluasi kinerja dan kualitasnya. Sebagai langkah selanjutnya, ketika  pengguna memperbarui daftar yang diizinkan atau daftar blokir untuk menyertakan www.youtube.com, maka diharuskan untuk mengembalikan daftar yang diizinkan atau daftar blokir untuk menyertakan URL tersebut. Tujuannya tak lain adalah agar Anda bisa tetap mempertahankan bagaimana video YouTube bekerja dalam aplikasi Google Workspace for Education di lingkungan kerja Anda. Jika Anda tak segera mengembalikan daftar yang diizinkan atau daftar blokir untuk menyertakan www.youtube.com, maka ke depannya akses institusi Anda ke video YouTube kemungkinan besar akan berubah. Baca juga: Update Transformation Reports Google for Education untuk Implementasi yang Lebih Optimal Mulai mengaktifkan kapabilitas Photo Credit: Freepik Memperbarui daftar yang diizinkan atau daftar blokir hanya dapat dilakukan oleh administrator Google Workspace for Education. Pastikan administrator telah menambahkan nama yang ditunjuk sebagai host ke dalam daftar agar Workspace API dapat berfungsi dengan benar. Di Workspace API, buka port konektivitas berikut: Port Tujuan TCP port 443 (HTTPS) Mengakses URL utama untuk autentikasi dan panggilan API TCP port 80 (HTTP) Mengizinkan pemeriksaan CRL dan OCSP Penting untuk diingat, Anda mungkin perlu mengizinkan beberapa aturan tambahan mengikuti penyiapan dan aplikasi yang akan dituju, misalnya jika Anda menggunakan klien Microsoft Windows, maka perlu untuk mengizinkan aturan yang berhubungan dengan penyiapan Microsoft. Selanjutnya, izinkan atau blokir URL www.youtubeeducation.com untuk mengizinkan atau memblokir penggunaan embeddable player YouTube dalam lingkungan Anda. Baca juga: Google for Education Hadirkan Laporan Transformasi untuk Customer Ketersediaan Perubahan ini telah berjalan di aplikasi Google Classroom, Slides, Sites, dan Forms (per tanggal 7 November 2023). Lalu, untuk Workspace edisi apa sajakah perubahan ini berlaku? Perubahan ini berlaku untuk Google Workspace for Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, serta Teaching and Learning Upgrade. Baca juga: Perangkat Google Workspace for Education untuk Kembali Memulai Pembelajaran Jangan lupa untuk segera memperbarui daftar yang diizinkan atau daftar blokir Anda agar pemutar YouTube yang dapat disematkan (embeddable player) bisa tetap beroperasi sesuai kebutuhan institusi Anda.  Google Workspace telah menyediakan panduan lengkap bagi administrator untuk memperbarui daftar Anda melalui Workspace API di sini. Google Workspace for Education merupakan rangkaian produktivitas kerja yang dirancang khusus untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar. Anda bisa mendapatkan rangkaian produktivitas ini melalui EIKON Technology yang merupakan official partner Google Workspace Indonesia. Kami menyediakan layanan menyeluruh mulai dari perencanaan hingga penerapan solusi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top