EIKON Technology

Info

Info

Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education, Amankah untuk Pengguna Pelajar?

Administrator Google Workspace for Education kini dapat mengaktifkan Gemini dengan perlindungan data tambahan sebagai layanan tambahan bagi pengguna remaja (usia 13+). Dengan perlindungan ini, obrolan dalam aplikasi tidak akan dapat digunakan oleh reviewer maupun digunakan untuk meningkatkan model AI. Aplikasi Gemini nantinya akan menjadi layanan inti dalam beberapa minggu mendatang bagi pengguna Education Standard dan Plus. Kapabilitas baru ini dikembangkan dengan mempertimbangkan keamanan pengguna di bawah umur. Google berkonsultasi dengan pakar ilmu perkembangan anak dan pembelajaran serta melakukan pengujian bersama panel penasihat remaja selama pengembangannya. Tentang Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Google berkomitmen untuk menjadikan AI bermanfaat bagi semua orang. Peluncuran Gemini di Workspace for Education bertujuan untuk membekali siswa dengan tools yang mereka butuhkan untuk berkembang di masa depan. GenAI hadir dan membantu mereka mempelajari bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk membuka kreativitas dan memfasilitasi pembelajaran. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman di Dunia Maya Mulai menggunakan Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Untuk mempermudah penyesuaian pengalaman bagi siswa pengguna, administrator dapat menyetel akses ke beberapa layanan Google berdasarkan usia. Setelan akses berbasis usia default bergantung pada jenis institusi: Institusi pendidikan dasar dan menengah: Seluruh siswa pengguna yang tidak berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkan pengalaman yang dibatasi untuk beberapa layanan Google. Institusi pendidikan tinggi: Pengguna berusia 18 tahun ke atas tidak memiliki batasan untuk layanan Google. Namun administrator tetap diharuskan untuk mengidentifikasi setiap pengguna yang usianya di bawah 18 tahun. Baca juga: Merancang Sistem Belajar Online yang aman dengan Google for Education Ketersediaan Aplikasi Gemini telah tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace for Education edisi Fundamentals, Standard, Plus, serta Teaching & Learning Upgrade. Aplikasi akan langsung muncul secara otomatis di akun Education pada saat tanggal peluncuran (8 November 2024). Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Generative AI menawarkan teknologi yang akan menyederhanakan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan belajar-mengajar. Meski begitu, tak dapat ditampik bahwa inovasi teknologi tersebut juga memiliki potensi bahaya, terutama bagi pengguna di bawah umur. Google mengembangkan teknologi generative AI mereka, Gemini, dengan mempertimbangkan keamanan penggunanya, termasuk pengguna di bawah umur. Aplikasi Gemini untuk Workspace for Education hadir dengan batasan usia sehingga pengguna remaja (13+) dapat fokus memanfaatkan teknologi genAI dalam pembelajaran. Hadirkan pengalaman belajar-mengajar yang lebih intuitif dan interaktif dengan aplikasi Gemini di Workspace for Education. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait biaya berlangganan dan teknis penerapan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Tampilan Baru Google Calendar, Seperti Apa?

Mengikuti peluncuran Material Design 3, Google meluncurkan pembaruan tampilan untuk Calendar. Pembaruan ini mengubah tampilan antar muka Calendar bagi seluruh pengguna Workspace. Seperti apa perubahannya? Pembaruan antarmuka Google Calendar Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai 23 Oktober 2024, Anda akan melihat perubahan antarmuka Google Calendar yang sejalan dengan Material Design 3 dan mencakup update pada: Kontrol (seperti tombol, dialog, dan sidebars) yang lebih modern dan mudah diakses; Tipografi antarmuka dengan jenis huruf yang dirancang khusus agar sangat mudah dibaca dari Google; Ikonografi yang mudah dibaca dan tajam, dengan nuansa baru. Photo Credit: Google Workspace Updates Google juga memperkenalkan kapabilitas untuk beralih antara mode terang, mode gelap, atau opsi mengikuti tema default perangkat. Ini akan memberi Anda pengalaman menggunakan Calendar yang lebih nyaman dan dapat disesuaikan, serta dapat mengurangi penggunaan baterai. Pembaruan ini berlaku di seluruh bagian Calendar versi web, termasuk untuk tampilan task list. Ketika menggunakan URL tasks.google.com, Anda akan diarahkan ke antarmuka pengguna yang diperbarui dan memiliki kemampuan untuk memilih antara mode terang atau mode gelap. Baca juga: Peleburan Tool Appointment Slots dan Appointment Schedules di Google Calendar, Apa yang Berubah? Memperbarui tampilan Google Calendar Untuk mendapatkan tampilan baru dari Google Calendar ini tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Bagi end-user, perubahan tampilan antarmuka akan langsung muncul mulai tanggal 23 Oktober 2024. Jika Anda ingin mengaktifkan mode gelap Calendar, klik ikon Settings di bagian ujung kanan > Appearance > pilih Light, Dark atau Device default (tampilan mengikuti tema perangkat). Mengingat peluncuran ini merupakan penyegaran visual untuk Google Calendar, kemungkinan dapat memengaruhi pengalaman ekstensi Chrome yang terpasang dan aktif saat menggunakan Calendar. Akibatnya, ekstensi mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Disarankan untuk menghubungi developer ekstensi tersebut untuk melaporkan potensi masalah apa pun. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Ketersediaan update Pembaruan tampilan update ini dirilis dalam dua kelompok, yaitu domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal.  Untuk domain rilis cepat berlaku perilisan bertahap, mulai dari tanggal 23 Oktober 2024 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain berlaku perilisan yang diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) dimulai pada tanggal 2 Desember 2024. Update tampilan antarmuka Google Calendar ini tersedia untuk seluruh pelanggan Workspace Individual dan pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Reminder Google Calendar dan Assistant Reminders Akan Bermigrasi ke Tasks, Seperti Apa Perubahannya? Produktivitas di lingkungan kerja Anda akan semakin meningkat dengan dukungan Google Calendar. Optimalkan fungsinya dengan berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology yang juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja?

Akhir Agustus ini, Google mengumumkan ketersediaan umum beberapa fitur Gemini di BigQuery, termasuk pembuatan dan penjelasan kode SQL, pembuatan kode Python, partisi data, serta rekomendasi pengelompokan. Mari simak ulasannya berikut ini! What makes Gemini in BigQuery different? Gemini di BigQuery menghadirkan kemampuan terbaik Google di seluruh manajemen data dan infrastruktur AI dengan model canggih yang dioptimalkan untuk kebutuhan bisnis Anda. Context aware: mengartikan maksud Anda, memahami tujuan Anda, dan terlibat secara proaktif dengan Anda untuk mempercepat alur kerja. Grounded in your data: terus belajar dan beradaptasi dengan data Anda untuk mengungkap peluang baru dan mengantisipasi masalah. Integrated experience: dapat diakses langsung dalam antarmuka BigQuery. Baca juga:  Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Memulai dengan data insights Photo Credit: Google Cloud Blog Analisis data biasanya dimulai dengan penemuan data dan penilaian insight mana yang nantinya bisa didapat dari aset data. Data Insights dari Gemini memiliki database mendalam yang akan membantu Anda mengeliminasi dugaan dengan kueri yang telah divalidasi sebelumnya. Kueri yang dapat ditindaklanjuti tersebut disertakan dalam BigQuery Studio, menyediakan wawasan, tepat di tempat yang dibutuhkan, untuk mengolah analisis data Anda cukup dengan satu klik saja. Tingkatkan produktivitas dengan bantuan kode SQL dan Python Gemini for BigQuery membantu Anda menulis dan memodifikasi kode SQL atau Python menggunakan perintah natural language yang mudah dipahami. Ini akan membantu mengurangi kesalahan dan inkonsistensi dalam kode Anda. Photo Credit: Google Cloud Blog Gemini di BigQuery memahami struktur dan hubungan dalam data, sehingga Anda dapat menerima saran kode yang disesuaikan dari perintah natural language yang mudah dipahami. Photo Credit: Google Cloud Blog Gemini di BigQuery juga dapat memberikan penjelasan untuk membantu Anda memahami kueri SQL dan Python yang kompleks, sehingga memudahkan pengguna dari seluruh tingkat keterampilan dalam memahami logika di balik kode. Baca juga: Mengoptimalkan Penggunaan BigQuery BI Engine Alur kerja analitik yang ditata ulang dengan natural language Gemini di BigQuery mencakup data canvas, antarmuka berbasis natural language yang inovatif untuk eksplorasi, kurasi, pengolahan, analisis, dan visualisasi data. Data canvas memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi dan menyusun perjalanan data melalui alur kerja grafis, untuk eksplorasi dan analisis data yang lancar dan intuitif. Optimalkan analitik  untuk performa dan kecepatan Seiring bertambahnya volume data, Anda kemungkinan besar akan menghadapi tantangan dalam mengelola kapasitas secara efektif dan meningkatkan performa kueri. Untuk mengatasi tantangan ini, Gemini di BigQuery menawarkan rekomendasi yang didukung AI untuk mempartisi dan mengelompokkan tabel. Rekomendasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan tabel untuk hasil yang lebih cepat dan biaya kueri yang lebih rendah tanpa memerlukan modifikasi apa pun pada kueri. Baca juga: Mengenal Fitur Data Praprocessing dari BigQuery ML Ketersediaan umum Gemini di BigQuery akan diluncurkan secara bertahap selama beberapa bulan ke depan. Saat ini, fitur yang tersedia untuk umum tersedia bagi seluruh pelanggan Google Cloud tanpa biaya tambahan. Belum menggunakan Cloud sebagai solusi komputasi awan Anda? Dapatkan segera melalui EIKON Technology dan nikmati kemudahan Gemini di BigQuery! Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini.

Info

Gemini (gemini.google.com) Kini Menampilkan Link Sumber dalam Responsnya

Mulai tanggal 4 September 2024 ini Anda dapat mengakses informasi tambahan mengenai topik yang ditanyakan dalam respons Gemini (gemini.google.com). Untuk mengetahui seperti apa tampilannya,  mari simak ulasan berikut ini. Peningkatan respons Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Secara khusus, kini dalam responsnya, Gemini akan menampilkan link ke konten terkait dalam permintaan pencarian fakta yang Anda minta. Di bagian akhir respons akan terdapat tanda panah ke bawah yang bisa Anda klik untuk menyelami topik lebih dalam. Jika Anda memiliki lisensi Gemini for Workspace dan ekstensi Google Workspace di Gemini sudah diaktifkan, maka fitur tersebut juga akan menyertakan link sebaris ke email relevan yang dirujuk dalam respons tempat ekstensi Gmail digunakan. Menyertakan informasi tambahan seperti ini menawarkan cara mudah untuk menggali lebih dalam respons yang diberikan Gemini. Anda juga bisa menggunakan fitur pemeriksaan ganda Gemini untuk memverifikasi respons dengan menggunakan Google Search untuk menyorot pernyataan mana yang didukung atau dibantah di web. Detail tambahan terkait fitur Untuk saat ini, pemunculan link tambahan dalam respons Gemini masih terbatas pada pertanyaan berbahasa Inggris saja. Namun Google masih terus mengembangkan kemampuan generative AI mereka agar bisa segera menampilkan respons yang lebih lengkap pada pertanyaan di luar bahasa Inggris. Fitur ini tersedia di sebagian besar negara tempat Gemini (gemini.google.com) tersedia. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik Administrator: Kunjungi halaman Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengaktifkan atau menonaktifkan Gemini (gemini.google.com) ini dan cara mengaktifkan atau menonaktifkan ekstensi Google Workspace untuk perusahaan Anda di sini. End-user: Anda akan secara otomatis melihat link konten terkait saat dibutuhkan dalam respons Gemini. Apabila Anda memiliki lisensi Gemini for Workspace dan administrator telah mengaktifkan ekstensi Google Workspace, maka pengguna mungkin akan melihat konten terkait dari email untuk permintaan yang menggunakan ekstensi Gmail. Silakan lihat FAQ Gemini Apps di sini untuk mempelajari detail selengkapnya. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Ketersediaan Peningkatan fitur Gemini ini dirilis secara langsung, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 4 September 2024. Fitur tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace dengan akses ke gemini.google.com. Pengguna dengan akses ke lisensi add-on Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium akan mendapatkan notifikasi  melalui Gmail saat ekstensi Google Workspace di Gemini telah diaktifkan oleh administrator. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Peningkatan fitur ini cara mudah untuk menggali lebih dalam respons yang diberikan Gemini terhadap pertanyaan Anda. Ini akan memudahkan Anda untuk memahami materi yang ditanyakan tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi. Kini Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah

Awal tahun 2024 ini, Google mengumumkan bahwa pengajar dan siswa berusia 18 tahun ke atas yang tidak memiliki lisensi Gemini Education akan segera mendapatkan perlindungan data tambahan saat menggunakan Gemini sebagai Additional Service dengan akun sekolah mereka. Kini, perlindungan tersebut telah tersedia untuk umum. Bagaimana cara mengaktifkannya? Perlindungan data tambahan Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Dengan adanya perlindungan tambahan ini, data yang dibagikan hanya akan digunakan untuk menanggapi perintah dan tidak digunakan untuk meningkatkan kemampuan Gemini atau model generative AI lainnya. Perlindungan data tambahan ini tersedia untuk pengguna Google Workspace for Education dalam setiap bahasa. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan perlindungan data tambahan Perlindungan data diaktifkan oleh administrator melalui Konsol Admin, kemudian masuk ke Menu > Generative AI > Gemini. Pada halaman Gemini, klik Service status. Untuk mengaktifkan layanan bagi seluruh pengguna di perusahaan Anda, pilih opsi On for everyone; Jika ingin menonaktifkan layanan, pilih opsi Off for everyone. Untuk menyimpan pengaturan, klik Save. Klik User access, dan konfirmasikan bahwa opsi Allow all users access to Gemini dipilih. Opsi aktif secara default saat Anda mengaktifkan Gemini sebagai layanan tambahan. Dengan opsi ini, pengguna tanpa lisensi Gemini for Google Workspace dapat tetap mengakses Gemini sebagai layanan tambahan. Penting untuk diingat, jangan mengaktifkan opsi Only allow users with a Gemini Enterprise or Gemini Business license to access Gemini with Customer Data protections. Sebab, opsi ini memerlukan add-on Gemini for  Google Workspace. Opsi ini mencegah pengguna Anda mengakses Gemini. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman Ketersediaan layanan Perlindungan data tambahan Gemini untuk Workspace for Education ini telah tersedia dan bisa langsung digunakan. Pembaruan pada halaman pengaturan Gemini di Konsol Admin untuk mencatat perlindungan data akan diluncurkan beberapa minggu ke depan. Pembaruan ini berlaku bagi seluruh pelanggan Google Workspace Education Fundamentals, Education Fundamentals Standard, dan Education Fundamentals Plus.  Sebelum menggunakan layanan Photo Credit: Pexels Apabila Anda menggunakan Gemini (gemini.google.com) dengan lisensi Gemini Education atau Gemini Education Premium, maka lisensi tersebut tercakup dalam persyaratan layanan Google Workspace for Education. Kemudian apabila Anda menggunakan Gemini (gemini.google.com) dengan akun sekolah tanpa lisensi Gemini Education atau Gemini Education Premium, maka lisensi tersebut tercakup dalam Google Terms of Service sebagai Additional Service. Lisensi ini tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas. Baca juga: Google for Education Hadirkan Laporan Transformasi untuk Customer Perluasan layanan dari Gemini ini memastikan keamanan data pribadi pelanggan Google Workspace for Education, termasuk bagi siswa di bawah umur. Ini menunjukkan komitmen Google untuk melindungi keamanan data penggunanya, terutama bagi pengguna dengan risiko keamanan tinggi. Nikmati perlindungan data terbaik dari Google dengan berlangganan Workspace for Education yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut terkait berlangganan layanan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Ini Cara Menggunakannya

Mulai hari ini, pengguna Google Workspace dengan lisensi Gemini Business, Enterprise, Education, atau Education Premium kini dapat mengunggah berbagai file dari Google Drive atau dari perangkat Anda ke Gemini (gemini.google.com). Mari simak penjelasannya berikut. Perluasan opsi jenis dokumen di Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Gemini memungkinkan analisis data dari dokumen yang Anda miliki. Kini, pilihan jenis dokumen yang dapat Anda unggah ke Gemini untuk kemudian dianalisis semakin banyak, di antaranya: File dokumen dan teks, seperti TXT, DOC, DOCX, PDF, RTF, DOT, DOTX, HWP, HWPX, dan Google Docs; File Data, seperti XLS, XLSX, CSV, TSV, dan Google Sheets, Gemini dapat menggunakan file yang diunggah untuk mendapatkan konteks dan menganalisis konten Anda. Hal ini dapat membantu meningkatkan pemahaman, penelitian, dan tulisan Anda melalui ringkasan materi pelajaran yang kompleks, identifikasi tren dan wawasan, serta rekomendasi untuk meningkatkan penulisan dan pengaturan dokumen. Mengunggah dokumen juga dapat membantu Gemini memberikan respons yang lebih personal dan relevan. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Penting untuk diketahui Saat ini, Context-Aware Access (CAA) untuk file yang diunggah dari Google Drive masih belum didukung. CAA memberi kontrol atas aplikasi mana yang dapat diakses berdasarkan konteksnya. Pengunggahan file tidak tersedia bagi pengguna Google Workspace yang mengakses Gemini sebagai layanan Google tambahan. Pengguna dengan lisensi Gemini for Google Workspace yang mengakses Gemini sebagai layanan inti tunduk pada Persyaratan Layanan Google Workspace atau Persyaratan Layanan Google Workspace for Education. Saat pengguna menggunakan Gemini sebagai layanan inti, obrolan, dan file yang diunggah tidak akan digunakan untuk meningkatkan model generative AI Google. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan fitur Administrator Pengunggahan berkas lokal akan tersedia di Gemini secara default untuk semua pengguna Gemini Enterprise, Business, Education, dan Education Premium. Pengunggahan berkas dari Google Drive di Gemini mengharuskan Anda mengaktifkan ekstensi Workspace di Gemini. End user Pengguna dapat mengunggah hingga 10 file sekaligus, dan tiap file dapat berukuran hingga 100 MB. Untuk mengunggah file dari Google Drive di Gemini, Anda harus menghubungkan aplikasi & layanan Google Workspace di setelan Ekstensi. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Kapabilitas baru Gemini ini dirilis penuh mulai tanggal 27 Agustus 2024 (1-3 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Tersedia untuk pelanggan Workspace dengan add-ons Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Anda dapat mencoba kapabilitas baru Gemini ini cukup dengan memasang add-ons yang telah tersedia di Google Workspace. Belum menggunakan Workspace? Tak perlu khawatir karena Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace untuk Indonesia, kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan biaya, silakan hubungi kami di sini!

Info

Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun

Saat Anda membuat akun pengguna baru di Google Cloud Directory Sync (GCDS), akan ada kemungkinan akun tersebut akan bentrok dengan akun yang tidak terkelola. Kini, GCDS telah memperbaiki setelan pengelolaan tersebut. Mari simak detail selengkapnya berikut ini! Setelan pengelolaan akun Google Cloud Directory Sync Sebagai solusi terkait permasalahan tersebut, Google Cloud Directory Sync (GCDS) menyediakan setelan pengelolaan akun yang bentrok melalui Konsol Admin. Pembaruan ini membantu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk memigrasikan akun pengguna ke akun bisnis, sehingga mempercepat adopsi Google Workspace dan Google Cloud. Untuk mempelajari informasi spesifik tentang cara GCDS menangani akun yang bentrok berdasarkan setelan yang Anda konfigurasikan, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI di Google Cloud dengan Aman Mulai menggunakan layanan Photo Credit: Pexels Google Cloud Directory Sync akan secara otomatis mengikuti setelan Konsol Admin Anda yang ada untuk menangani akun yang tidak terkelola dan saling bertentangan. Tidak disarankan untuk menonaktifkan fitur ini di GCDS, namun Anda harus mengonfigurasi setelan ini sesuai keinginan di Konsol Admin. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penanganan akun yang tidak terkelola dan saling bertentangan dengan GCDS, serta akun yang tidak terkelola secara umum di halaman Help Center berikut ini. Penggunaan layanan oleh end user akan bergantung pada konfigurasi yang ditentukan admin: Anda akan diundang untuk mentransfer akun—jika diterima, maka admin akan diberi kapabilitas untuk mengelola akun Anda. Namun jika Anda tidak menerima permintaan tersebut, maka admin dapat mengganti akun yang tidak dikelola dengan akun yang sudah dikelola. Dalam hal tersebut, Anda akan menerima Alamat @gmail.com baru dan mempertahankan konten Anda di akun Google pribadi yang tidak dikelola. Baca juga: Membangun Aplikasi Gen AI untuk Perusahaan dengan LLM dari Database Google Cloud Ketersediaan layanan GCDS Photo Credit: Pexels Perluasan layanan Google Cloud Directory Sync ini telah tersedia, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Layanan tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Google Cloud Meluncurkan Produk Baru untuk Pengembangan Aplikasi, Lengkap dengan Dukungan Generative AI Bangun keamanan lingkungan cloud Anda sekarang juga dengan perlindungan canggih Google Cloud. Caranya cukup dengan berlangganan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi komputasi awan Google Cloud yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mengenal Log Scopes Baru untuk Peningkatan Observabilitas Cloud Logging

Pernah merasa kesulitan menemukan data  yang tepat di antara semua data dalam alat observabilitas Anda? Hal ini tentu dapat menyulitkan Anda untuk fokus. Tidak perlu khawatir, Google baru saja meluncurkan log scopes baru untuk Cloud Logging. Ini merupakan kumpulan log penting dalam proyek yang sama maupun berbeda. Mari simak contoh penggunaannya berikut. Mengenal log scopes Log scopes terdiri dari kelompok log of interest yang mengontrol dan memberikan izin ke sebagian kecil log dalam log bucket. Katakanlah perusahaan Anda memiliki dua buah log buckets:  A dengan log of interest X, Y, dan Z; serta B dengan log of interest M dan N. Dengan log scopes, Anda dapat membuat log Q yang mencakup log of interest X dan Y dari bucket A beserta log of interest M dan N dari B. Baca juga: Mengenal Fitur Log Analytics dari Cloud Logging yang Telah Didukung oleh BigQuery Contoh penggunaan Berikut adalah beberapa contoh penggunaan log scopes. Contoh 1: Mengorelasikan metrik dengan log dari aplikasi yang sama dengan penyimpanan log terpusat Dalam penyimpanan log terpusat, Anda dapat merutekan semua log dari aplikasi ke proyek terpusat menggunakan bucket sink, untuk mengelola konfigurasi, kontrol akses, dan biaya dengan mudah. Dengan pengaturan ini, Anda mungkin ingin membuat tampilan observabilitas khusus untuk aplikasi dalam proyek. Metrics scopes dan log scopes memungkinkan Anda melakukan hal tersebut. Untuk ini, Anda akan membuat log scopes dalam proyek (Project App1) yang terhubung ke tampilan log App1 di Project Central. Photo Credit: Google Cloud Blog Baca juga: Update Google Voice, Makin Banyak Data Performa di Log Audit Contoh 2: Mengorelasikan metrik dengan log untuk lingkungan terisolasi Perusahaan Anda mungkin ingin memantau aplikasi berdasarkan lingkungan yang terisolasi, seperti produksi, staging, dan pengembangan.  Log untuk setiap lingkungan yang terisolasi kini dapat dikelompokkan dengan mudah sebagai log scopes seperti di bawah ini: Photo Credit: Google Cloud Blog Baca juga: Kini Log Audit Ekspor Workspace di BigQuery Dilengkapi dengan Label Metadata Drive, Apa Bedanya? Log scopes kini tersedia di konsol Google Cloud. Tersedia log scopes default untuk tiap proyek yang ada di konsol dan Anda pun dapat membuat log baru sesuai kebutuhan. Untuk membuat log scopes, navigasikan ke halaman Cloud Observability seperti Logging, Monitoring, Trace, atau Error Reporting, dan kemudian pilih opsi Settings di bilah navigasi sebelah kiri. Ikuti petunjuk di layar untuk membuat dan mengelola log scopes. Kemudahan log scopes ini dapat Anda nikmati cukup dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait biaya berlangganan dan tahap penerapan, silakan hubungi kami di sini!

Info

CIS Benchmark 1.0, Panduan Keamanan Baru untuk ChromeOS

Seiring dengan terus berkembangnya cara orang bekerja—terlebih saat pekerjaan remote menjadi semakin populer—menjaga kebijakan keamanan yang mampu melindungi data perusahaan tanpa memberi beban tambahan kepada pekerja, menjadi lebih penting dari sebelumnya. Sebagai solusi, Google ChromeOS bekerja sama dengan Center for Internet Security dan merilis CIS Benchmark 1.0.  Apa fungsinya?  Mari simak ulasannya berikut ini! CIS Benchmark 1.0 untuk Google ChromeOS CIS Benchmark 1.0 menawarkan rekomendasi independen tentang kebijakan ChromeOS mana yang harus dikonfigurasi untuk membantu mendukung kebutuhan keamanan dan kepatuhan perusahaan Anda. Berkat ChromeOS yang dibangun dengan keamanan sebagai intinya, dalam banyak kasus, pengaturan default ChromeOS telah selaras dengan rekomendasi CIS. ChromeOS pada dasarnya telah aman secara default, namun Google juga telah menyediakan pengaturan tambahan bagi perusahaan agar sistem operasi ini  dapat lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Dengan lebih dari 600 pengaturan yang tersedia melalui ChromeOS device management, keseluruhan kendali pengaturan ada di tangan tim TI perusahaan Anda—tanpa campur tangan dari Google. Baca juga: Menggapai Masa Depan Berkelanjutan dengan ChromeOS Profil konfigurasi CIS Benchmark 1.0 Photo Credit: Pexels Di dalam panduan CIS,  Anda nantinya dapat menemukan beberapa  sebutan untuk  profil konfigurasi. Profil yang diberi label  Level  1 (L1) merupakan profil konfigurasi dasar  yang bisa menjadi awal  bagi perusahaan Anda. Profil  Level  2 (L2) direkomendasikan untuk  penerapan yang memerlukan tingkat keamanan tertinggi, tapi perlu diingat bahwa pengaturan ini  dapat memengaruhi performa sistem operasi. Disarankan untuk melihat setiap profil konfigurasi yang tersedia lebih dulu agar Anda dapat mengetahui mana pengaturan yang lebih cocok. 4 Bagian CIS Benchmark 1.0 Benchmark dari CIS untuk Chrome OS ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu: Directory: Bagian Directory dari konsol admin Google beserta konfigurasi kebijakan yang direkomendasikan. Chrome: Merinci rekomendasi kebijakan keamanan untuk setelan User & Browser, setelan perangkat ChromeOS, dan setelan managed guest session. Apps: Rekomendasi keamanan untuk setelan aplikasi pada perangkat ChromeOS. Rules: Berisi setelan yang dapat membantu mencegah kehilangan data dan melindungi data perusahaan Anda. Perusahaan dapat menggunakan tolok ukur ini untuk mengoptimalkan cara terbaik mengamankan ChromeOS di perangkat mereka. Baca juga: 5 Cara Google Melindungi Privasi dan Keamanan Chrome Anda Mendapatkan CIS Benchmark 1.0 Photo Credit: Pexels Benchmark bisa Anda dapatkan secara  gratis cukup dengan mendaftar di website resmi CIS. Setelah mendaftar, silakan unduh benchmark CIS di sini. Tentang CIS Benchmark CIS Benchmark™ disusun melalui proses peninjauan konsensus—komunitas global yang terdiri dari para ahli di bidangnya.  Proses ini menggabungkan pengalaman dunia nyata dengan informasi berbasis data untuk membuat panduan khusus teknologi guna membantu pengguna mengamankan lingkungan kerja mereka.  Peserta konsensus memberikan perspektif dari berbagai latar belakang, termasuk konsultasi, pengembangan software, audit dan kepatuhan, penelitian keamanan, operasi, pemerintahan, dan hukum. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Siap untuk memulai dengan ChromeOS? Anda bisa mengoptimalkan performa ChromeOS dengan menggunakan perangkat Chromebook yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait ketersediaan dan pembelian, silakan hubungi kami di sini!

Info

Gemini Q&A untuk Gmail: Cara Baru Menelusuri Kotak Masuk Anda dengan Cepat

Beberapa bulan yang lalu, Google Workspace meluncurkan Gemini di panel samping Gmail. Fitur baru ini tidak hanya memungkinkan pengguna untuk meringkas rangkaian email, tapi juga dapat digunakan untuk  mengajukan pertanyaan dan menemukan informasi tertentu dari kotak masuk atau  file Google Drive Anda. Bulan Agustus ini, Workspace mengumumkan bahwa fitur Gemini Q&A untuk Gmail kini diluncurkan di perangkat mobile. Anda dapat mengajukan aneka perintah kepada Gemini, mulai dari menemukan detail tertentu dalam email, hingga meringkas email mengenai suatu topik di kotak masuk. Fitur Gemini Q&A di Gmail Hadirnya fitur Gemini Q&A di aplikasi Gmail versi mobile ini akan membantu pengguna dalam meningkatkan produktivitas mereka. Pengguna akan mendapat lebih banyak kapabilitas untuk membantu mereka menyelesaikan lebih banyak pekerjaan, baik saat berada di meja kerja, maupun saat sedang melakukan perjalanan dinas. Setelah fitur ini aktif di aplikasi Gmail, Anda dapat mengajukan pertanyaan kepada Gemini tentang kotak masuk atau melakukan hal-hal seperti menemukan detail spesifik dalam suatu email panjang, memperlihatkan pesan yang belum dibaca, melihat pesan dari pengirim tertentu, atau meringkas rangkaian email mengenai suatu topik yang ada di kotak masuk. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Mulai menggunakan fitur Administrator: Untuk mengakses Gemini Q&A untuk Gmail di Android, pengguna harus mengaktifkan smart features dan personalisasi. Admin dapat mengaktifkan setelan personalisasi default untuk pengguna di dalam domain mereka melalui konsol Admin. End-user: Buka Gemini di aplikasi Gmail melalui ikon bintang Gemini hitam di kanan atas aplikasi Anda atau dari chip “summarize this email”. Untuk memulai, Gemini Q&A untuk Gmail dapat menemukan informasi dari kotak masuk Anda. Di masa mendatang, fitur ini juga akan dapat menemukan informasi dari Drive Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana Gemini bekerja di Gmail, Anda dapat mengunjungi dokumentasi khusus di halaman Help Center Google Workspace ini. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Fitur Gemini Q&A untuk aplikasi Gmail versi Android dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 29 Agustus 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk aplikasi Gmail versi iOS akan dirilis menyusul nanti. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace yang menggunakan add-ons Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium, serta Google One AI Premium. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Fitur Gemini Q&A untuk aplikasi Gmail versi Android ini akan memudahkan Anda menemukan dan mengumpulkan informasi dalam email melalui perangkat seluler. Terlebih, Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top