EIKON Technology

Info

Info

5 Prediksi Pengembangan Chatbot Tahun 2025, Apa Saja?

Meski penggunaannya semakin meluas, chatbot dukungan pelanggan masih sering dianggap kurang membantu. Contoh sederhananya, chatbot yang tidak bisa memberi jawaban gamblang saat pelanggan menghadapi masalah. Tahun 2025 ini, diprediksi akan muncul beberapa pengembangan chatbot yang akan memberi pengalaman pelanggan lebih baik dan empatik. Berikut adalah beberapa di antaranya. Chatbots sebagai pembicara Seiring dengan semakin canggihnya natural language processing (NLP), chatbot akan menjadi pembicara yang lebih efektif. Dengan memahami konteks di hampir setiap chat,  teknologi ini akan menjawab pertanyaan rumit secara akurat dan cepat. Baca juga: Manfaat Penggunaan Chatbot AI untuk E-commerce EQ yang lebih baik Dengan makin matangnnya emotional intelligence (EQ) chatbot, cara mereka berinteraksi pun akan berubah—baik itu menggunakan nuansa bahasa yang lebih formal saat menghadapi pelanggan yang menyampaikan keluhan, maupun menggunakan kalimat yang lebih santai saat ada calon pelanggan yang ingin mengetahui produk lebih dalam. Melalui analisis pola bahasa, bot dapat mendeteksi kapan pelanggan perlu dialihkan ke customer support manusia dengan cepat. Peningkatan ini akan membuat layanan pelanggan tak lagi bersifat transaksional dan lebih fokus pada hubungan dengan konsumen. Dukungan pelanggan yang prediktif Photo Credit: Freepik Diprediksi, pada tahun 2025 ini, chatbot tidak hanya akan menanggapi masalah—tapi juga memprediksinya. Dengan menganalisis perilaku pelanggan, bot dapat menyarankan solusi bahkan sebelum pelanggan bertanya. Chatbot akan mulai memberi rekomendasi yang lebih akurat mengenai pembelian berikutnya. Layanan otonom Chatbot juga belajar bekerja dengan perangkat Internet of Things (IoT), mulai dari mesin cuci pintar hingga robot penyedot debu. Bot akan menawarkan dukungan dan pemecahan masalah secara langsung, yang akan memudahkan pelanggan. Baca juga: AI Generatif, Teknologi Kecerdasan Buatan Masa Depan untuk Developer Keamanan yang lebih baik Photo Credit: Freepik Banyak yang menganggap chatbot dengan personalisasi berbahaya karena dapat mengakses informasi dan data pelanggan. Maka tidak mengherankan jika kemudian pelanggan menuntut keamanan data mereka. Enkripsi dan deteksi penipuan terbaik yang tertanam di seluruh jaringan akan menjadi prioritas utama bagi bisnis yang ingin membangun dan menjaga kepercayaan. Itu artinya, perusahaan perlu mempertimbangkan nilai personalisasi dengan risiko informasi terbuka. Keamanan data sangat penting untuk memastikan kepercayaan pelanggan. Baca juga: Tips Meningkatkan Performa Single-page Application untuk Meningkatkan User Experience dengan Freshchat Seiring dengan terus berkembangnya dan semakin baiknya teknologi ini, diprediksikan pada tahun 2025, pelanggan akan mulai mempercayai chatbot untuk memecahkan masalah mereka. Seiring berjalannya waktu, mereka bahkan mungkin lebih menyukainya dibanding solusi konvensional. Curi start dengan menerapkan solusi chatbot pada bisnis Anda sekarang! Anda dapat mempertimbangkan Freshchat dan Freshworks untuk mencapai keunggulan dalam solusi dukungan pelanggan otomatis. EIKON Technology sebagai authorized reseller partner Freshworks, menyediakan Freshchat resmi dan bergaransi. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

5 Keuntungan Personalisasi bagi Perusahaan Jasa Keuangan dan Asuransi

Meningkatnya ekspektasi pelanggan dan persaingan bisnis yang makin ketat membuat perusahaan jasa keuangan mulai melirik solusi digital, seperti AI dan analitik. Di era digital, konsumen mengharapkan lebih dari sekadar interaksi transaksional, tapi juga pengalaman yang disesuaikan dengan preferensi mereka. Artikel kali ini akan membahas tentang keunggulan penerapan personalisasi dalam solusi digital bagi perusahaan jasa keuangan dan asuransi. Memenuhi ekspektasi pelanggan Photo Credit: Freepik Konsumen masa kini cenderung berharap penyedia jasa dapat mengenali dan memahami preferensi  mereka. Pergeseran ini pun terjadi di sektor  jasa keuangan. Nasabah kini tak lagi ingin lagi datang ke kantor cabang untuk melakukan transaksi. Sebaliknya, mereka mencari layanan keuangan yang dipersonalisasi yang sesuai dengan kebutuhan, preferensi, dan perilaku mereka—baik melalui platform daring maupun aplikasi seluler. Baca juga: Yuk, Kenalan Apa itu Freshdesk dan Manfaat untuk Customer Support Sebagai poin plus dalam persaingan jasa keuangan digital Dengan maraknya fintech startup dan bank berbasis digital, lanskap persaingan industri jasa keuangan telah berubah. Para pemain baru ini memanfaatkan teknologi untuk memberikan pengalaman personal berkualitas tinggi. Dalam menghadapi ekspektasi yang meningkat dan persaingan yang ketat, personalisasi bukan lagi sesuatu yang sekadar “menjadi alternatif”, melainkan “wajib dimiliki” bagi penyedia jasa keuangan. Menangani problem dengan efisien Tanpa disadari, AI dan analisis prediktif tengah merevolusi industri keuangan. Melalui AI, lembaga keuangan dapat menganalisis sejumlah besar data nasabah untuk memperoleh wawasan berharga tentang preferensi mereka. Misalnya, chatbot bertenaga AI dapat membalas pertanyaan yang sering ditanyakan, sehingga customer service (CS) manusia dapat menangani masalah nasabah yang lebih kompleks. Begitu pula, analisis prediktif dapat membantu CS mengantisipasi perubahan dalam situasi keuangan nasabah, sehingga memungkinkan mereka untuk menawarkan saran proaktif. Baca juga: Cara Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Hingga 75% dengan Freshdesk Mengelola interaksi nasabah dengan cepat Photo Credit: Freepik Untuk memberikan pengalaman yang dipersonalisasi, lembaga keuangan harus mengelola interaksi nasabah secara efisien dan efektif. Contoh sederhananya, menetapkan protokol yang jelas untuk menangani keluhan nasabah, serta memastikan bahwa nasabah dapat memilih alternatif yang sesuai kebutuhan mereka. Kemudahan dalam menganalisis data pelanggan Strategi omnichannel dapat meningkatkan personalisasi penyedia jasa keuangan. Mengintegrasikan infrastruktur komputasi awan yang tangguh seperti Amazon Web Services (AWS) dengan software pelanggan seperti Freshdesk akan membantu perusahaan mengelola dan menganalisis sejumlah besar data pelanggan secara efisien. Hasilnya adalah pengalaman pelanggan yang lancar dan personal di semua saluran, baik online maupun offline, yang memastikan bahwa pelanggan merasa dihargai dan dipahami. Baca juga: 7 Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Solusi Alert Management Nasabah jasa keuangan mengharapkan perlindungan privasi data yang tinggi, serta layanan yang cepat dan andal. Berikan dukungan yang cepat dan personal dengan Freshdesk, software layanan pelanggan yang mudah digunakan dan tentunya aman. EIKON Technology sebagai partner resmi menyediakan solusi produktivitas customer support Freshdesk dengan garansi. Silakan klik di sini untuk Trial Freshdesk gratis!

Info

Penambahan Opsi Kontrol Granular pada Google Forms, Begini Cara Menggunakannya

Tahun 2023 lalu, Google memperkenalkan opsi kontrol granular untuk berbagi di Google Forms. Hanya saja, opsi tersebut diluncurkan dalam versi beta sehingga penggunaannya masih terbatas. Kini, opsi tersebut tersedia untuk umum. Bagaimana cara menggunakannya? Opsi kontrol granular untuk respons Google Forms Sebelumnya, pembuat form di Google Forms memiliki dua opsi berbagi, yaitu membatasi respons kepada pengguna dalam domain mereka (dan domain tepercaya) atau membuat form dapat diakses publik (artinya, siapa pun yang memiliki URL dapat merespons). Dengan hadirnya opsi baru yang tersedia bagi publik ini, pembuat form dapat membatasi akses respons ke pengguna, grup, atau audiens target tertentu—mirip dengan cara pemilik file dapat membatasi pembagian file Google Docs, Sheets, Slides, atau Sites di Drive. Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur ini berguna dalam kondisi apa pun saat Anda ingin mengontrol siapa saja yang dapat menanggapi form. Misalnya, pemilik bisnis dapat mengumpulkan feedback dari divisi tertentu di perusahaannya dengan lebih baik, sekaligus mencegah form tersebut ditanggapi oleh divisi atau tim lain. Demikian pula, pengajar dapat menggunakan fitur ini untuk memastikan suatu materi pelajaran hanya dapat diakses oleh siswa tertentu yang menerima tautan. Baca juga: Mengenal Data Loss Prevention (DLP), Kebijakan untuk Melindungi Data Sensitif di Google Forms Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur baru ini, tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Pembuat form harus menerbitkan form mereka sebelum responden dapat melihat atau memberikan respons. Tidak hanya menentukan siapa saja yang bisa mengakses form, pembuat form juga dapat membagikan akses respons kepada pengguna, grup, atau audiens tertentu sesuai kebutuhan. Baca juga: Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms Ketersediaan Photo Credit: Freepik Peningkatan kapabilitas Google Forms ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 3 Desember 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal akan dimulai pada tanggal 6 Januari 2025 (1-3 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kapabilitas baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk Workspace Individual dan pengguna dengan akun Google pribadi. Penting untuk diingat kapabilitas untuk membagikan akses respons kepada audiens tertentu hanya tersedia untuk layanan Google Drive, Docs, dan Chat. Edisi Workspace yang mendukung kapabilitas ini di Drive, Docs, dan Chat, di antaranya adalah Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, Enterprise Essentials, dan Enterprise Essentials Plus. Sementara pada edisi Business Standard, Nonprofits, dan G Suite Business, kapabilitas hanya berlaku pada Drive dan Docs. Baca juga: Cara Menerapkan Rich Text Format pada Google Forms Peningkatan kapabilitas Google Forms ini akan membantu Anda dalam membatasi akses respons sebuah form. Dengan begitu, respons yang didapat akan lebih terfilter dan sesuai kebutuhan Anda. Untuk mengoptimalkan penggunaan Forms dan berbagai aplikasi Workspace lain, terutama jika Anda menggunakannya dalam skala besar, jangan lupa berlangganan Workspace for Business. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi penerapan menyeluruh dengan garansi resmi. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Kapabilitas Konfigurasi Aplikasi Pihak Ketiga Google Workspace dengan Cakupan API tertentu Kini Tersedia untuk Umum

Awal tahun 2024 ini, Google Workspace meluncurkan kapabilitas untuk mengonfigurasi aplikasi pihak ketiga dengan cakupan API tertentu untuk open beta. Mulai Desember ini, kapabilitas tersebut sekarang tersedia untuk umum. Berikut ulasan selengkapnya! Kapabilitas untuk konfigurasi aplikasi pihak ketiga Google API Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memberikan kontrol yang lebih detail bagi administrator. Kini administrator dapat membatasi akses aplikasi pihak ketiga ke cakupan OAuth 2.0 tertentu untuk Google API, seperti Drive dan Gmail. Kapabilitas ini akan mencegah aplikasi memperoleh akses tambahan tanpa persetujuan administrator, meski mereka meminta cakupan API baru di masa mendatang. Dengan demikian, administrator dapat membantu administrator membatasi akses data. Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Mulai menggunakan kapabilitas Untuk mulai mengelola akses app, buka konsol Admin dan klik menu Security > API Controls > App Access Controls. Selanjutnya, pilih opsi Manage Third-Party App Access Ini akan menampilkan daftar aplikasi yang dikonfigurasi. Untuk melihat aplikasi yang diakses, di bagian Accessed apps, klik View list. Dari daftar Configured apps atau Accessed apps, klik aplikasi yang ingin diberi akses. Untuk mengunduh informasi aplikasi dalam format file CSV, di bagian atas daftar Configured apps atau Accessed apps, klik Download list. Seluruh data dalam tabel dapat diunduh (termasuk data yang tidak Anda tampilkan). Untuk configured apps, file CSV menyertakan kolom tambahan berikut: Verification status, Number of users, Organizational unit, Requested services, dan API scopes yang terkait dengan setiap layanan. Jika aplikasi yang dikonfigurasi belum diakses, jumlah penggunanya adalah nol (0), dan 2 kolom lainnya kosong. Untuk accessed apps, file CSV memiliki kolom tambahan berikut: Verification status, Organizational unit, dan API scopes. Baca juga: Alasan Mengapa Google Workspace Adalah Pilihan Terbaik dalam Menghadapi Serangan Siber via Email Ketersediaan kapabilitas Photo Credit: Freepik Kapabilitas ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), mulai dari tanggal 3 Desember 2024. Kapabilitas ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Cloud Identity Free, dan Cloud Identity Premium. Baca juga: Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API Verifikasi aplikasi adalah program Google untuk memastikan bahwa aplikasi pihak ketiga yang mengakses data sensitif pelanggan lolos pemeriksaan privasi dan keamanan. Pengguna mungkin diblokir sehingga tidak dapat mengaktifkan aplikasi yang belum diverifikasi dan tidak dipercaya. Untuk menggunakan aplikasi ini, Anda cukup berlangganan Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai Google Partner Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Informasi lebih lanjut terkait berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja?

Mulai tanggal 7 November 2024, seluruh pengguna dapat menggunakan Gemini di side panel Google Docs, Google Sheets, Google Drive, dan Gmail dalam tujuh tambahan pilihan bahasa. Apa saja? Tambahan opsi bahasa side panel Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Pada tanggal 7 November 2024, Google meluncurkan tujuh opsi bahasa tambahan untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail. Ketujuh opsi bahasa tersebut, yaitu Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol. Dengan Gemini di side panel aplikasi Workspace, Anda bisa mendapatkan bantuan untuk meringkas, menganalisis, dan membuat konten menggunakan insight yang dikumpulkan generative AI dari email, dokumen, dan lainnya—semuanya tanpa perlu beralih aplikasi atau tab. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Penting untuk diketahui, meskipuin Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail, secara umum tersedia dalam bahasa-bahasa tambahan ini, seiring dengan terus diluncurkannya lebih banyak fitur “alpha” Gemini yang diaktifkan, kemungkinan Anda akan terus melihat lencara “Alpha”. Untuk saat ini, kapabilitas pembuatan gambar (image generation) Gemini masih belum tersedia pada tambahan bahasa baru. Khusus untuk Google Slides, Gemini hanya tersedia dalam bahasa Inggris sementara ini. Mulai menggunakan fitur Kapabilitas bahasa tambahan Gemini ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk bisa  digunakan. End-user dapat mengakses side panel Gemini dengan mengeklik “Ask Gemini” (ikon percikan) di sudut kanan atas Docs, Sheets, Drive, dan Gmail.  Perlu diingat bahwa untuk mengakses fitur Gemini for Google Workspace lainnya yang hanya didukung dalam bahasa Inggris, Anda perlu menyetel bahasa Google Account Anda ke bahasa Inggris. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Tambahan opsi bahasa untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Slides, Drive, dan Gmail ini dirilis secara bertahap (gradual rollout), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat, peluncuran dimulai pada tanggal 7 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur); sedangkan untuk domain rilis terjadwal, peluncuran dimulai pada tanggal 21 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Opsi tambahan bahasa ini  tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan add-on Gemini Business atau Gemini Enterprise, Gemini Education atau Gemini Education Premiun, dan Google One AI Premium. Baca juga: Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Ini Cara Menggunakannya Panel samping Gemini akan menyederhanakan alur kerja Anda, memudahkan akses ke file atau dokumen  yang dibutuhkan, tanpa berpindah tab maupun aplikasi. Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Kini Pesan In-meeting Chat Google Meet Memiliki Notifikasi, Bagaimana Mengaktifkannya?

Per tanggal 18 November 2024, saat menonton tayangan live streaming Google Meet, Anda bisa langsung melihat pesan chat yang dikirim oleh peserta meeting yang bergabung melalui tautan rapat. Bagaimana cara mengaktifkan fitur baru ini? Mari simak penjelasannya berikut ini. Opsi tampilan pesan chat saat live streaming Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan dari Google Meet ini membantu memastikan bahwa informasi yang dibagikan melalui pesan chat Meet—seperti tautan ke dokumen yang relevan, pesan time-keeping, dan lainnya—juga dapat dilihat oleh peserta live streaming, sehingga rapat menjadi lebih adil. Sebelumnya, pesan chat dalam panggilan (in-meeting chat message) hanya dapat dilihat oleh host, co-host, peserta, dan penonton yang berada di meeting utama. Setelah menerima pembaruan, Anda bisa langsung melihat pemberitahuan saat pesan chat dikirim selama live streaming. Ketika Anda mengeklik pemberitahuan, panel chat pun akan langsung terbuka. Baca juga: Google Meet Kini Sediakan Email Terkonsolidasi untuk Seluruh Berkas Rapat Mulai mengaktifkan fitur Fitur ini akan aktif secara otomatis setelah peluncuran resmi. Pengguna bisa langsung menggunakannya tanpa perlu melalui host atau co-host selama live streaming berlangsung. Baca juga: Portrait Touch-up: Sempurnakan Penampilan Anda selama Meeting dengan Google Meet Web Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Perlu diketahui bahwa fitur baru ini diluncurkan dengan kecepatan yang jauh lebih lambat dari biasanya menjelang akhir tahun 2024. Berikut daftar waktu  rilis untuk domain rilis cepat dan juga domain rilis terjadwal: Domain rilis cepat:  Extended rollout mulai dari tanggal 18 November 2024 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Google mengantisipasi bahwa peluncuran akan selesai sekitar tanggal 5 Desember 2024. Domain rilis terjadwal: Extended rollout mulai dari tanggal 6 Januari 2025 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Google mengantisipasi bahwa peluncuran akan selesai sekitar akhir Q1 2025. Fitur ini tersedia untuk edisi Google Workspace yang bisa melangsungkan live stream, yaitu Google Workspace Enterprise Starter, Standard, Plus, dan Enterprise Essentials Plus, kemudian edisi Education Plus dan Teaching & Learning Upgrade. Sedangkan untuk penonton live stream sendiri tidak terbatas pada siapa pun. Baca juga: Cara Menyematkan Beberapa Presenter Sekaligus dalam Virtual Meeting Google Meet Dengan hadirnya fitur baru ini, seluruh audiens live streaming akan langsung mendapatkan notifikasi pesan chat masuk, tak hanya terbatas pada host dan co-host streaming. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Workspace Education Plus yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan paket berlangganan Workspace for Education dengan garansi berlisensi resmi.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Update Library Google Slides: Sediakan Lebih Banyak Templat Layout Menarik

Google baru saja meluncurkan pembaruan untuk Slides yang menghadirkan beberapa templat baru. Didesain secara profesional, kumpulan templat tersebut akan membantu Anda membuat presentasi lebih cepat. Bagaimana cara menggunakannya? Templat baru Google Slides Photo Credit: Freepik Pilihan templat baru dari Google Slides ini dapat digunakan untuk beberapa kasus penggunaan, antara lain sebagai berikut: Templat promosi penjualan, roadmap produk, hingga rencana strategis yang cocok bagi pengguna bisnis. Templat rencana pembelajaran, laporan buju, dan laporan tugas untuk pengguna dari institusi pendidikan. Templat perayaan, fasilitasi lokakarya, hingga permainan tim bagi siapa saja yang ingin Menyusun materi presentasi kolaboratif. Baca juga: Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker Mulai menggunakan templat Fitur baru ini aktif secara default untuk domain yang tidak mengaktifkan templat dan tema default. Domain yang mengaktifkan templat dan tema default akan tetap melihat templat khusus yang sudah dipilih sebelumnya. Penting untuk diingat, fitur ini hanya tersedia bagi pengguna yang menggunakan pengaturan bahasa “English (United States)”. Apabila pengaturan bahasa diatur ke bentuk bahasa Inggris lainnya (misalnya, “English (United Kingdom)” atau “English (Australia)”, maka Anda tidak akan memiliki akses ke templat baru ini. Mengakses templat baru Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mengakses templat baru ini Anda cukup mengeklik tombol “Templates” yang ada pada bilah tools atau dengan membuka menu Insert > Templates. Dari sana Anda bisa langsung menelusuri koleksi, memilih templat sesuai keinginan, dan memilih untuk menyisipkan semua slide atau hanya beberapa yang diperlukan sebelum kemudian melakukan personalisasi templat. Baca juga: Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides Ketersediaan fitur Fitur ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 7 November 2024. Kemudian untuk domain rilis terjadwal akan dilakukan perilisan penuh (1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 21 November 2024. Templat baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Workspace Individual Subscribers, dan pengguna dengan akun Google pribadi (yang menggunakan pengaturan Bahasa “English (United States)”. Baca juga: Menambahkan Anotasi di Google Slides Kini Jadi Makin Mudah dengan Pen Tool Dengan hadirnya lebih banyak pilihan templat Google Slides ini Anda dapat mendesain materi presentasi yang lebih menarik tanpa memakan banyak waktu. Terlebih, penggunaannya mudah dan dapat dikombinasikan dengan elemen presentasi milik Anda  sendiri seperti gambar, video, audio, dan ikon perusahaan. Untuk mengoptimalkan performa Google Slides dalam ekosistem kerja perusahaan Anda, jangan lupa berlangganan Workspace for Business. Kini telah tersedia di EIKON Technology, partner resmi Google untuk Indonesia yang menyediakan penerapan solusi menyeluruh dengan harga bersaing. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Update eSignature Workspace: Kini Tersedia Opsi Pengajuan Tanda Tangan untuk File PDF

Sebelumnya, awal tahun 2024 ini, Google memperkenalkan fitur tanda tangan elektronik (eSignature) di Docs. Pada peluncuran awal tersebut, eSignature Google Docs dapat digunakan untuk mengajukan permintaan tanda tangan, melacak permintaan tanda tangan, hingga menambahkan tanda tangan elektronik pada kontrak resmi. Kini, kapabilitas tersebut telah ditingkatkan, seperti apa? Anda bisa simak penjelasannya berikut ini! eSignature Google Workspace Fitur baru dari Workspace ini hadir untuk membantu Anda menyederhanakan alur kerja saat berhubungan dengan dokumen elektronik. sSignature Workspace dapat digunakan untuk mengajukan tanda tangan, membubuhkan tanda tangan, hingga mengelola dokumen elektronik secara aman tanpa proses panjang. Baca juga: eSignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Mengajukan eSignature di dokumen PDF Photo Credit: Google Workspace Updates Bulan Desember 2024 ini, Workspace meningkatkan kapabilitas eSignature mereka. Kini Anda dapat mengajukan permintaan eSignature untuk file PDF yang tersimpan di Google Drive. Kapabilitas ini juga mencakup kustomisasi informasi pelengkap tanda tangan, seperti jabatan, nama perusahaan, hingga nomor telepon. Dengan pembaruan ini, permintaan dan pengambilan tanda tangan akan menjadi lebih mudah tanpa harus meninggalkan Workspace. Baca juga: Kelola eSignature di Google Workspace Kini Jadi Makin Mudah, Begini Caranya! Mulai menggunakan fitur Setelah Anda menambahkan seluruh informasi pelengkap tanda tangan, klik Request Signature. Masukkan judul untuk file PDF yang dihasilkan. Masukkan alamat email untuk setiap penanda tangan. Anda juga bisa menambahkan pesan yang menyertai permintaan tanda tangan. Selanjutnya, tinjau dan terima Terms of Service jika ditampilkan dalam dialog permintaan. Klik Request Signature. Setelah permintaan tanda tangan elektronik berhasil dibuat: Dari dokumen, file PDF akan dibuat dan dibagikan kepada penanda tangan dengan akses tampilan. Anda dapat menemukan file yang dibuat di My Drive. Pemberitahuan email akan dikirim ke penanda tangan dengan tautan ke dokumen. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Peningkatan fitur ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 4 Desember 2024 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Kapabilitas untuk mengajukan permintaan eSignature pada file PDF ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi: Business Standard and Plus; Enterprise Starter, Standard and Plus; Essentials and Enterprise Essentials Plus; Education Plus; dan Google Workspace Individual. Baca juga: eSignature Kini Tersedia bagi Pelanggan Google Workspace Individual, Bagaimana Cara Kerjanya? Pembaruan ini akan memudahkan Anda untuk menambahkan tanda tangan elektronik secara mudah pada file PDF. Agar performa fitur baru ini lebih optimal, jangan lupa berlangganan edisi Workspace yang memenuhi syarat pengajuan eSignature, seperti Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology, partner resmi Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Cara Menetapkan Resources Google Calendar ke OU Anda

Per 4 Desember 2024, administrator dapat menetapkan resources untuk Google Calendar dalam ekosistem kerja mereka ke organizational unit (OU) tertentu. Resources tersebut di antaranya adalah ketersediaan ruangan atau perlengkapan rapat. Bagaimana caranya? Menetapkan resources Google Calendar ke OU Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi perusahaan dengan unit-unit kecil di dalamnya, menetapkan jadwal resources seperti ruangan atau perlengkapan rapat secara umum tentu akan merepotkan. Sebagai solusi, Workspace menghadirkan kapabilitas pengaturan resources pada tingkatan OU, yang juga mencakup kebijakan lokasi data. Baca juga: Tampilan Baru Google Calendar, Seperti Apa? Mengaktifkan kapabilitas Resources Calendar akan terhubung pada unit induk—tidak ada perubahan yang perlu dilakukan hingga administrator menetapkan kembali resources ke OU lain. Namun penting untuk diingat bahwa fitur ini memerlukan hak istimewa administrator untuk membaca OU yang dapat diaktifkan dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Masuk ke konsol Google Admin menggunakan akun dengan hak istimewa super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Account > Admin roles. Di sebelah kiri, klik role yang ingin Anda tetapkan. Klik Admin. Klik Assign users (Anda dapat memilih hingga 20 pengguna sebagai admin). Klik Assign role. Baca juga: Peleburan Tool Appointment Slots dan Appointment Schedules di Google Calendar, Apa Saja yang Berubah? Untuk menonaktifkan hak istimewa, ikuti langkah-langkah berikut: Masuk ke konsol Google Admin menggunakan akun dengan hak istimewa super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Account > Admin roles. Di sebelah kiri, klik salah satu role kustom dalam daftar. Klik Admin. Centang kotak nama administrator yang ingin Anda nonaktifkan. Klik Unassign roles (Anda dapat memilih hingga 20 pengguna sebagai admin). Klik Unassign role untuk mengonfirmasi pilihan Anda. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Pembaruan kapabilitas administrator Google Calendar ini dirilis secara bertahap (memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 4 Desember 2024, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perlu diketahui bahwa kapabilitas ini hanya tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Plus dan Assured Controls. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Google terus mengembangkan fitur dan kapabilitas Calendar di ekosistem Workspace untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Dengan hadirnya opsi untuk menetapkan resources sesuai kebutuhan, administrator akan memiliki keleluasaan dalam mengatur jadwal secara terstruktur. Fitur ini telah tersedia bagi pelanggan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology, official reseller untuk Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut terkait paket berlangganan, hubungi kami di sini.

Info

Google Vids Kini Tersedia untuk Workspace for Education, Apa Keunggulannya?

Awal tahun 2024 ini, Google mengumumkan akan meluncurkan Vids—sebuah aplikasi yang akan membantu para pengajar serta siswa untuk membuat video dengan mudah. Tanggal 7 November lalu, Google Vids resmi diluncurkan untuk pelanggan Education Plus dan Gemini for Workspace. Begini cara menggunakannya! Google Vids untuk Workspace for Education Photo Credit: Workspace for Education Vids dapat membantu memperdalam pembelajaran, memudahkan pemberian instruksi, dan menyederhanakan proses storytelling dalam berbagai skenario, misalnya: Pengajar dapat menciptakan beragam gaya belajar dan membantu siswa mengingat informasi dengan video instruksional. Siswa dapat mengerjakan proyek video dan mempelajari kembali pelajaran yang direkam. Sekolah dapat dengan mudah memasukkan video ke dalam buletin sekolah dan membuat video pelatihan internal untuk staf. Serupa dengan tool produktivitas Google lainnya seperti Docs dan Slides, Vids menyertakan antarmuka sederhana serta kemampuan untuk berkolaborasi secara real-time dengan aman dari browser Anda. Anda dapat dengan mudah memulai dengan berbagai templat yang tersedia. Dari sana, Anda dapat menambahkan gerakan dengan animasi, transisi, dan efek foto maupun menyertakan media Anda sendiri langsung dari Drive atau Photos. Vids juga terintegrasi dengan alat Workspace seperti Classroom, yang memudahkan pengajar untuk mendistribusikan video pengajaran mereka. Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace for Education Mulai menggunakan Vids   Photo Credit: Workspace for Education Vids akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan di tiap unit organisasi. Namun, jika Docs dimatikan di domain Anda, maka akses Vids tidak akan tersedia. Untuk memulai, buka Vids dan pilih opsi untuk membuat video baru. Anda dapat membuat video baru atau membuat salinan video yang sudah ada untuk diedit. Anda dapat menggunakan Vids di komputer dengan dua versi terbaru dari Chrome atau Firefox (Edge tersedia hanya untuk Windows). Pelajari Vids dengan tutorial gratis yang dirancang khusus untuk pengajar di sini. Anda juga dapat memanfaatkan halaman ini untuk mendapatkan ringkasan singkat tentang apa saja yang bisa dilakukan dengan Vids. Baca juga: Perangkat Google Workspace for Education untuk Kembali Memulai Pembelajaran Saat ini, Vids tersedia dalam bahasa lokal pengguna, tetapi untuk saat ini, fitur AI dan templat hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Catatan: Akses create and copy tersedia bagi pelanggan Education Plus dan Gemini for Google Workspace, sedangkan akses view and collaborate tersedia bagi siapa saja yang memiliki lisensi Google Workspace for Education. Ketersediaan Google menerapkan extended rollout untuk Vids dan berlaku untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Perilisan dimulai tanggal 7 November 2024 (kemungkinan akan berjalan lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Vids tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace for Education edisi Plus serta pengguna add-on Gemini Education atau Gemini Education Premium. Baca juga: Belajar Lebih Aman dengan Google for Education Google Vids akan memudahkan pengajar untuk membuat konten pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi para siswa.  Kini, telah tersedia untuk Workspace for Education Plus yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini

Scroll to Top