EIKON Technology

Info

Info

Makin Mudah Akses Gemini di Google Drive dengan Tautan Simpel

Sebelumnya, Google meluncurkan panel samping Gemini di Drive untuk memudahkan Anda mengakses kapabilitas generative AI tersebut. Kini, akses menuju Gemini menjadi lebih simpel dengan tautan baru yang bisa Anda klik kapan pun di Drive. Seperti apa? Tautan baru Gemini di Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, dengan panel samping Gemini di Google Drive, Anda dapat meringkas satu atau beberapa dokumen, mendapatkan fakta singkat tentang suatu file, berinteraksi dengan PDF, melakukan percakapan terfokus mengenai folder Drive tertentu, membuat file maupun folder, dan banyak lagi. Untuk membantu Anda memulai Gemini di Drive lebih cepat, kini Anda akan melihat sebuah tautan yang dapat diklik di bagian atas beranda dan folder Drive. Tautan ini akan terus berkembang dan dapat mencakup dorongan untuk mempelajari tentang Gemini di Drive, merangkum folder di Drive, hingga mempelajari suatu file yang tersimpan di Drive. Baca juga: Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja? Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi administrator: Untuk mengakses Gemini di panel samping aplikasi Workspace, pengguna harus mengaktifkan fitur cerdas dan personalisasi. Admin dapat mengaktifkan pengaturan personalisasi default untuk pengguna mereka di konsol Admin. Bagi end-user: Harap perhatikan bahwa tautan spesifik yang muncul didasarkan pada konten Drive Anda, oleh karenanya, tautan mungkin tidak akan muncul di setiap opsi di beranda Drive atau Folder View. Anda juga dapat mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang berkolaborasi dengan Gemini di Google Drive. Baca juga: Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Begini Cara Menggunakannya Ketersediaan Kapabilitas baru Gemini di Google Drive ini diluncurkan dalam perilisan diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) yang dimulai pada tanggal 24 Maret 2025 bagi domain rilis cepat. Kemudian untuk domain rilis cepat diluncurkan dalam perilisan penuh (1-3 hari untuk visibilitas fitur) yang dimulai pada 24 April 2025, Tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, pelanggan dengan add-on Gemini Education atau Gemini Education Premium, pengguna Google One AI Premium, serta bagi Anda yang sebelumnya telah membeli add-on Gemini Business maupun Gemini Enterprise. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Fitur baru ini akan memudahkan Anda untuk mengakses Gemini di Google Drive. Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Presentasi Makin Cakep dengan Kapabilitas Skala Proporsional Google Slides

Saat membuat presentasi, Anda tentu perlu menyesuaikan ukuran objek item presentasi (seperti gambar atau ikon). Namun terkadang, penyesuaian tersebut akan membuat tampilan visual terlihat kurang jelas. Tidak perlu khawatir, kini Google Slides telah menyediakan kapabilitas skala proporsional untuk Anda. Seperti apa cara kerjanya? Skala proporsional Google Slides Photo Credit: Google Workspace Updates Kini, saat Anda memilih beberapa objek di Google Slides, opsi “resizing your selection” akan menskalakan objek tersebut secara proporsional dengan tetap mempertahankan kejelasan visual. Ini memastikan font, border, dan atribut lainnya diskalakan secara halus dan menghilangkan kerumitan dalam menyesuaikan elemen satu per satu. Selain itu, Slides juga telah mempermudah pemilihan item tertentu pada silde dengan banyak objek yang tumpeng tindih. Saat mengarahkan kursor ke suatu objek, pengguna kini akan melihat garis tepi (outline) muncul, sehingga memudahkan pemilihan objek yang berlapis. Baca juga: Update Library Google Slides: Sediakan Lebih Banyak Templat Layout Menarik Dengan perluasan kapabilitas ini, Anda tak perlu lagi menghabiskan waktu terlalu lama untuk memasukkan objek ke dalam slide dengan skala proporsional, berapa pun item yang ingin dimasukkan ke dalam slide presentasi. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi administrator: Tidak perlu pengaturan tambahan dari administrator untuk dapat menggunakan fitur baru ini. Bagi end-user: Harap perhatikan bahwa fitur-fitur ini hanya akan berfungsi saat Anda berada dalam mode penyuntingan (edit mode), bukan saat slide dipresentasikan. Selain itu, penskalaan proporsional hanya akan berlaku untuk grup objek atau beberapa objek yang dipilih menggunakan corner handles (side handles akan tetap berfungsi). Pilihan objek juga dapat diskalakan dengan menggunakan kontrol sidebar pengubahan ukuran dari opsi Format. Silakan kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menyisipkan dan mengatur teks, bentuk, diagram, hingga garis. Baca juga: Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides Ketersediaan Perluasan kapabilitas Google Slides ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 21 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal akan dimulai pada tanggal 5 Mei 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Google Workspace Individual, serta pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms Untuk mengoptimalkan penggunaan Google Slides dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, Anda dapat berlangganan Google Workspace for Education atau Google Workspace for Business. Keduanya tersedia di EIKON Technology yang merupakan official partner Workspace Indonesia. Untuk informasi mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Lebih dari 20 Bahasa Tambahan di Gemini Penampil PDF Google Drive, Apa Saja?

Tahun 2024 lalu, Google menghadirkan Gemini di penampil file PDF Google Drive yang kemudian ditingkatkan dengan mengintegrasikan Gemini di panel samping penampil PDF overlay Google Drive. Kini, kapabilitas untuk berinteraksi dengan file PDF di Drive kini hadir dalam beberapa bahasa tambahan. Apa saja? Tambahan pilihan bahasa untuk penampil PDF di Gemini Google Drive Photo Credit: Freepik Gemini di penampil file PDF Google Drive kini menghadirkan lebih dari 20 bahasa tambahan, di antaranya: Spanyol, Portugis, Jepang, Korea, Italia, Prancis, Jerman, Mandarin, Belanda, Melayu, Ibrani Modern, Polandia, Turki, Ceko, Indonesia, Swedia Baku, Denmark Baku, Norwegia, Vietnam, Thailand, Ukraina, Finlandia, Arab, Yunani, Rusia, Hongaria, Katalan Valencia, dan Rumania. Dengan begitu, kini Anda dapat menggunakan Gemini di Drive dalam lebih banyak bahasa untuk melakukan berbagai macam hal, seperti mendapatkan ringkasan cepat dari PDF yang panjang dan rumit hingga menggunakan konten PDF untuk membuat sesuatu yang baru, seperti panduan belajar atau draf email. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Mulai menggunakan fitur Bagi administrator: Untuk mengakses Gemini di panel sampeng aplikasi Workspace, pengguna harus mengaktifkan smart features dan personalisasi. Admin dapat mengaktifkan pengaturan personalisasi default untuk pengguna mereka di konsol Admin. Bagi end user: Untuk mengakses fitur ini, klik dua kali pada PDF dari daftar file Drive dan klik “Ask Gemini” (ikon bintang) di sudut kanan atas. Perlu diketahui, jika Anda membuka Gemini dari Workspace, file PDF yang dilihat di Drive akan dibuka di tab browser, tapi dengan pembaruan ini, file akan dibuka di overlay preview. Apabila Anda lebih suka file dibuka di tab baru secara default, Google menyediakan opsi pengubahan di pengaturan Drive. Jika sebelumnya Anda menetapkan perilaku default pembukaan PDF yang disukai di pengaturan Drive, perilaku pembukaan default akan tetap sama. Baca juga: Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum Ketersediaan Photo Credit: Freepik Fitur baru Gemini ini diluncurkan secara bertahap baik untuk perilisan cepat maupun perilisan terjadwal mulai dari tanggal 26 Maret 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia untuk Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, Google One AI Premium, serta bagi pelanggan yang telah memiliki add-on Gemini Education atau Gemini Education Premium. Selain itu, fitur juga tersedia bagi Anda yang telah membeli add-on Gemini Business dan Gemini Enterprise. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Penambahan opsi bahasa Gemini di penampil PDF Google Drive ini akan membantu Anda melakukan banyak hal, seperti membuat ringkasan file dalam bahasa pilihan. Perluasan fitur Gemini ini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mencoba Kemudahan Inference-as-a-Service dengan Cloud Run dan Vertex AI

Untuk meningkatkan kecepatan pengembangan aplikasi bertenaga large language model (LLM), Anda dapat mempertimbangkan Inference-as-a-Service. Mari kita bahas bagaimana pendekatan ini dapat membantu Anda! Apa itu Inference-as-a-Service? Dengan “Inference-as-a-Service”, aplikasi perusahaan berinteraksi dengan model pembelajaran mesin (dalam hal ini, LLM), dengan overhead operasional yang rendah. Ini berarti Anda dapat menjalankan kode untuk berinteraksi dengan LLM tanpa berfokus pada infrastruktur. Cloud Run sebagai Inference-as-a-Service Cloud Run adalah platform serverless container milik Google Cloud yang memanfaatkan runtime kontainer tanpa harus memikirkan infrastrukturnya. Inilah sebabnya mengapa Cloud Run cocok untuk menjalankan aplikasi bertenaga LLM–Anda hanya membayar saat layanan berjalan. Ada banyak cara untuk menggunakan Cloud Run untuk melakukan inferensi dengan LMM. Hari ini, kita akan membahas cara hosting LLM terbuka di Cloud Run dengan GPU. Pertama, kenali Vertex AI. Vertex AI adalah platform AI/ML lengkap milik Google Cloud yang menawarkan primitif yang diperlukan bagi perusahaan untuk melatih dan menyajikan model ML. Di Vertex AI, Anda dapat mengakses Model Garden, yang menawarkan lebih dari 160 model dasar termasuk model pihak pertama (Gemini), pihak ketiga, dan model sumber terbuka. Baca juga: Google Cloud Directory Sync Kini Menyediakan Setelan Pengelolaan Akun Sementara Vertex AI menyediakan titik akhir inferensi terkelola, Google Cloud juga menawarkan tingkat fleksibilitas baru dengan GPU untuk Cloud Run. Hal ini pada dasarnya mengubah paradigma inferensi. Mengapa? Karena alih-alih hanya mengandalkan infrastruktur Vertex AI, Anda sekarang dapat mengontainerisasi LLM (atau model lain) dan menerapkannya langsung ke Cloud Run. Ini berarti Anda tidak hanya membangun lapisan tanpa server di sekitar LLM, tetapi Anda menghosting LLM itu sendiri pada arsitektur tanpa server. Model diskalakan ke nol saat tidak aktif, dan diskalakan secara dinamis sesuai permintaan, mengoptimalkan biaya dan performa. Dengan akselerasi GPU, layanan Cloud Run dapat siap untuk inferensi dalam waktu kurang dari 30 detik. Sesuaikan LLM Anda dengan RAG Photo Credit: Google Cloud Selain menjalankan dan menskalakan LLM, sering kali untuk  perlu menyesuaikan respons dengan domain atau kumpulan data tertentu. Di sinilah Retrieval-Augmented Generation (RAG) berperan, komponen inti untuk memperluas pengalaman LLM Anda – dan komponen yang dengan cepat menjadi standar untuk kustomisasi kontekstual. Baca juga: Meningkatkan Interpretabilitas LLM dengan Evaluation Service Vertex AI Photo Credit: Google Cloud Ada beberapa cara Inference-as-a-Service berperan. Misalnya, saat melihat arsitektur ini, kita melihat bahwa Cloud Run menangani logika inferensi inti, mengatur interaksi antara Vertex AI dan AlloyDB. Secara khusus, ia berfungsi sebagai jembatan untuk mengambil data dari AlloyDB dan meneruskan kueri ke Vertex AI, yang secara efektif mengelola seluruh aliran data RAG. Baca juga: Layanan Zero-touch Enrollment untuk Perangkat Chrome OS Untuk memulai, kunjungi codelab ini yang akan menunjukkan cara membangun AI Python Application generatif menggunakan Cloud Run. Jika Anda ingin menguji Cloud Run dengan GPU, cobalah codelab ini. Kemudahan Cloud Run sebagai Inference-as-a-Service ini bisa Anda nikmati cukup dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI

Saat perusahaan berlomba-lomba mengadopsi chatbot yang digerakkan oleh AI generatif, penting untuk mengurangi risiko terpapar pelaku ancaman yang memaksa model AI untuk membuat konten berbahaya. Google melalui  Vertex AI dapat membantu mengelola risiko tersebut. Lalu,  bagaimana cara menggunakannya? Model Gemini pada Vertex AI menggunakan dua jenis filter konten Filter keamanan yang tidak dapat dikonfigurasi secara otomatis memblokir keluaran yang berisi konten terlarang, seperti materi pelecehan seksual anak dan informasi identitas pribadi. Filter konten yang dapat dikonfigurasi memungkinkan Anda menentukan ambang batas pemblokiran dalam empat kategori bahaya (ujaran kebencian, pelecehan, konten seksual eksplisit, dan konten berbahaya) berdasarkan skor probabilitas dan tingkat keparahan. Filter ini dinonaktifkan secara default, tetapi Anda dapat mengonfigurasinya sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Cloud Blog Penting untuk dicatat bahwa, seperti sistem otomatis lainnya, filter ini terkadang dapat menghasilkan hasil positif palsu, yang secara keliru menandai konten yang tidak berbahaya. Hal ini dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna, terutama dalam pengaturan percakapan. System instructions: Pengarahan model proaktif untuk keamanan khusus Petunjuk sistem untuk model Gemini di Vertex AI memberikan panduan langsung kepada model tentang cara berperilaku dan jenis konten yang akan dibuat. Dengan memberikan petunjuk khusus, Anda dapat secara proaktif mengarahkan model agar tidak membuat konten yang tidak diinginkan untuk memenuhi kebutuhan unik perusahaan. Baca juga: Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah System instructions memiliki keuntungan berikut dibandingkan filter konten: Anda dapat menentukan bahaya dan topik tertentu yang ingin dihindari dan tidak terbatas pada sekumpulan kategori kecil. Lebih detail. Misalnya, alih-alih hanya mengatakan “hindari ketelanjangan”, Anda dapat menentukan apa yang dimaksud dengan ketelanjangan dalam konteks budaya dan menguraikan pengecualian yang diizinkan. Anda dapat mengulangi instruksi untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya, jika Anda melihat bahwa instruksi “hindari konten berbahaya” menyebabkan model menjadi terlalu berhati-hati atau menghindari topik yang lebih luas dari yang dimaksudkan, Anda dapat membuat instruksi lebih spesifik, seperti “hindari diskusi tentang penggunaan narkoba ilegal”. Baca juga: Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja? Namun, system instructions memiliki batasan sebagai berikut: Lebih rentan terhadap zero-shot dan teknik jailbreak rumit lainnya. Menyebabkan model menjadi terlalu berhati-hati pada topik-topik yang tidak jelas. Dalam beberapa situasi, system instruction yang rumit untuk keselamatan dapat secara tidak sengaja memengaruhi kualitas keluaran secara keseluruhan. Evaluasi konfigurasi keamanan Anda Photo Credit: Freepik Anda dapat membuat set evaluasi dan menguji performa model dengan konfigurasi spesifik Anda sebelumnya. Disarankan untuk membuat set yang berbahaya dan tidak berbahaya secara terpisah, sehingga Anda dapat mengukur seberapa efektif konfigurasi Anda dalam menangkap konten yang berbahaya dan seberapa sering konfigurasi tersebut secara tidak tepat memblokir konten yang tidak berbahaya. Baca juga: Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum Fitur Vertex AI berperan dalam memastikan penggunaan Gemini yang aman dan bertanggung jawab. Pendekatan terbaik bergantung pada persyaratan khusus dan toleransi  risiko Anda. Untuk memulai, Anda bisa melihat dokumentasi tentang content filters dan system instructions ini. Kemudahan Vertex AI ini bisa Anda nikmati cukup dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

3 Cara Google for Education Lindungi Keamanan Siswa di Era AI

Google for Education tidak hanya menghadirkan ekosistem pembelajaran yang canggih, tapi juga memperhatikan aspek keamanan. Berikut tiga cara bagaimana rangkaian produktivitas ini melindungi siswa dan tenaga pengajar dari ancaman kejahatan siber.     Generative AI Generative AI dengan cepat menciptakan kemungkinan-kemungkinan baru dalam dunia pendidikan.  Penting untuk memastikan bahwa AI tidak sekadar bermanfaat bagi siswa, tapi juga aman bagi mereka. Khusus untuk edisi Education, Google membuat aplikasi Gemini yang ramah untuk remaja. Transparansi dan kontrol: Perangkat generative AI Google memiliki akses yang dikontrol oleh admin dan tidak ada ada Google for Education yang digunakan untuk melatih model AI. Resources untuk literasi AI: Google menyediakan dokumentasi dan panduan untuk membantu siswa memahami cara menggunakan AI secara bertanggung jawab. Baca juga: Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education     Dukung literasi media Photo Credit: Freepik Dalam era informasi yang begitu cepat menyebar seperti sekarang, penting untuk membekali siswa dengan keterampilan untuk membedakan antara fakta dan fiksi. Berikut beberapa pendekatan Google untuk mendukung literasi media. Konten tepercaya: Setelan default Google Search dan YouTube membatasi konten yang mungkin tidak pantas bagi siswa di bawah usia 18 tahun. Verifikasi sumber: Google tengah mengembangkan beberapa tools keamanan, seperti fitur pemeriksaan Gemini, yang akan mengevaluasi apakah respons  yang dimunculkan memiliki data-data pendukung. Konten pendidikan: Google bermitra dengan ConnectSafely untuk menyediakan resources yang membantu siswa mengidentifikasi misinformasi. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman     Mempromosikan wellbeing di sekolah dan rumah Wellbeing siswa sangat penting untuk keberhasilan akademis dan perkembangan mereka. Google for Education mendukung hal tersebut dengan: Konten tentang digital wellbeing: Google menyediakan tools untuk membantu siswa mengembangkan kebiasaan digital yang sehat, seperti fitur Focus di Chromebook atau admin yang dapat menetapkan batasan time screen saat perangkat dibawa pulang. Photo Credit: Freepik Lingkungan belajar digital yang lebih aman: Layanan inti Google for Education bebas iklan  dan menyediakan fitur seperti pemfilteran serta pemantauan konten untuk membantu memastikan bahwa siswa tidak terpapar konten yang berbahaya. Aksesibilitas: Google membangun fitur aksesibilitas ke dalam Workspace dan Chromebook, seperti text-to-speech, live captions, dan noise cancellation, sehingga setiap siswa memiliki kesempatan untuk belajar dan mengakses informasi dengan cara yang sesuai untuk mereka. Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace for Education Menciptakan internet yang lebih aman merupakan tanggung jawab bersama, dan kami akan terus berfokus pada cara-cara untuk membuat teknologi meningkatkan proses pembelajaran. Kerja sama dengan pendidik, orang tua, dan siswa, kita dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih aman. Google for Education selalu memastikan keamanan para penggunanya, terutama anak-anak dan remaja. Lindungi keamanan digital instansi pendidikan Anda dengan Workspace for Education yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Tips Memperkuat Keamanan IT untuk Tahun 2025

Usaha kecil menengah (UKM) telah lama mengandalkan managed service providers (MSP) untuk menangani keamanan TI mereka. Namun, menurut Laporan Tren TI UKM JumpCloud 2025 terbaru, 44% UKM (naik dari 39% hanya enam bulan lalu) kini mempertanyakan apakah MSP mereka benar-benar menjaga keamanan mereka. Jadi, apa yang melatarbelakangi naiknya keraguan tersebut? Mulai dari hambatan keamanan hingga teknologi yang ketinggalan zaman, bisnis punya banyak alasan untuk merasa tidak nyaman. Mari selami perjuangan keamanan siber utama yang dihadapi MSP pada tahun 2025—dan apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja mereka. Ancaman siber yang terus meningkat Photo Credit: Freepik Dunia teknologi berkembang dengan sangat cepat, dan UKM merasakan dampaknya. Ancaman siber yang dinilai paling berbahaya di antaranya: Kerentanan software; Serangan jaringan; Jaringan yang tidak aman; Ransomware; dan TI bayangan (alias karyawan yang menggunakan aplikasi & perangkat tidak sah). Dengan meningkatnya ancaman siber, hampir setengah dari UKM kini menyisihkan 10-25% dari anggaran mereka untuk keamanan siber—dan 75% memperkirakan pengeluaran ini akan meningkat selama tahun depan. Namun, itu juga berarti mereka akan lebih cermat mengawasi MSP mereka daripada sebelumnya. Baca juga: AI bagi MSP: Kesempatan atau Hambatan? Mengapa UKM kehilangan kepercayaan terhadap UKM? MSP mengalami perjalanan keamanan yang sulit selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2023, 46,2% UKM tidak sepenuhnya memercayai MSP terkait keamanan mereka. Angka tersebut melonjak menjadi 50% sebelum turun menjadi 39% pada akhir tahun 2024—dan naik lagi menjadi 44% pada tahun 2025. Apa alasannya? MSP tidak mengikuti perkembangan teknologi keamanan terkini; Langkah-langkah keamanan mengganggu pengalaman pengguna; Terlalu banyak penawaran layanan yang tidak perlu; Ketidakcocokan dengan tumpukan teknologi yang ada; dan Pengalaman buruk sebelumnya dengan MSP. Baca juga: Mengenal JumpCloud Device Monitoring & Alerting Bagaimana MSP dapat meningkatkan keamanan sibernya? Kabar baiknya, UKM masih mencari MSP untuk keahlian keamanan. 72% bisnis kini memiliki pakar keamanan siber internal, sementara 17% mengandalkan MSP mereka untuk dukungan keamanan. Namun, hanya memiliki tim keamanan saja tidak cukup—MSP perlu bekerja lebih keras dengan: Menawarkan paket keamanan yang fleksibel dan dapat diskalakan Setiap UKM berbeda, jadi satu solusi untuk semua tidak akan berhasil. MSP harus menyesuaikan layanan mereka agar sesuai dengan kebutuhan setiap klien sekaligus menunjukkan return on investment (ROI) yang sebenarnya. Prioritaskan pengalaman pengguna Keamanan tidak boleh memperlambat pengguna. MSP harus menyediakan langkah-langkah keamanan yang lancar dan efisien serta menawarkan pelatihan untuk membantu staf menyesuaikan diri dengan protokol baru dengan lancar. Photo Credit: Freepik Menyediakan pelatihan keamanan siber MSP dapat menugaskan spesialis keamanan untuk klien dan menawarkan pelatihan kesadaran keamanan siber. Ada baiknya juga jika MSP menjaga ketajaman tim mereka dengan sertifikasi tingkat lanjut seperti CISSP, CISA, dan Security+. Baca juga: Tentang PCI DSS 4.01 2025 dan Apa Saja yang Harus Diketahui MSP? Ancaman siber tidak akan hilang begitu saja, UKM membutuhkan MSP yang dapat mereka percaya sebagai solusinya. Dengan solusi seperti JumpCloud, MSP Anda dapat muncul sebagai pemimpin industri, yang siap menangani kompleksitas AI secara langsung. Platform direktori berbasis cloud ini telah tersedia di EIKON Technology. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Info

Melihat Bagaimana Fitur Enhanced Protection Google Safe Browsing Melindungi Anda

Google Safe Browsing membantu menjaga keamanan Anda saat menjelajahi web dengan mengidentifikasi phishing, malware, penipuan, dan ancaman online lainnya secara real–time. Diluncurkan pada tahun 2005, fitur ini digunakan oleh Chrome dan banyak browser lainnya untuk menjaga keamanan perangkat. Kali ini, mari membahas tentang kapabilitas Enhanced Protection Google Safe Browsing! Apa itu Enhanced Protection? Photo Credit: Freepik Tahun 2020, Google meluncurkan mode Enhanced Protection pada fitur Safe Browsing di Chrome untuk mengatasi ancaman siber yang semakin canggih. Kini, lebih dari 1 miliar pengguna Chrome menggunakan mode ini, sehingga mereka dua kali lebih aman dari phishing dan penipuan lainnya jika dibandingkan dengan mode Standard Protection. Baca juga: 5 Cara Google Melindungi Privasi dan Keamanan Chrome Anda Cara kerja Enhanced Protection di Google Chrome Jika Anda mengaktifkan Enhanced Protection, sebagian besar perlindungan tambahan yang Anda terima berasal dari model AI dan machine learning (ML) canggih yang dirancang untuk menemukan URL berbahaya yang terlibat dalam teknik phishing dan penipuan. Model-model ini dilatih untuk membedakan antara situs web asli dan berbahaya berdasarkan jutaan contoh di dunia nyata. Enhanced Protection memperingatkan pengguna saat URL dan situs yang dibuka mencurigakan. Enhanced Protection mengidentifikasi situs penipuan dengan membandingkan URL dan kontennya dengan situs yang aman. Model Enhanced Protection dapat mengidentifikasi URL yang dirancang agar terlihat mirip dengan domain tepercaya. Selain itu, halaman yang mencurigakan dibandingkan dengan pola serangan yang diketahui untuk mengidentifikasi potensi risiko. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Dibekali dengan AI Photo Credit: Freepik Enhanced Protection tidak hanya menjaga keamanan Anda saat menjelajahi situs. Fitur ini juga menggunakan AI dan ML tingkat lanjut untuk melindungi Anda dari unduhan yang berbahaya. Dengan mengaktifkan Enhanced Protection, Safe Browsing menjalankan lebih dari 300.000 pemindaian mendalam terhadap file yang mencurigakan terhadap pemindai tingkat lanjut setiap bulan, membantu menemukan bentuk malware baru yang belum pernah terlihat sebelumnya. Enhanced Protection bahkan dapat membantu melindungi Anda dari ancaman baru yang tersembunyi dalam arsip terenkripsi. Enhanced Protection memindai file dan memperingatkan pengguna bahwa file tersebut mungkin berisi malware. Mode Enhanced Protection secara otomatis memindai unduhan untuk mencari malware. Mode Enhanced Protection juga melindungi privasi Anda. Data Anda, termasuk URL, konten halaman, file, dan lainnya, dianonimkan jika memungkinkan. Data tersebut hanya digunakan untuk tujuan keamanan, dan disimpan hanya selama diperlukan. Baca juga: Menggapai Masa Depan Berkelanjutan dengan ChromeOS Mengaktifkan Enhanced Protection tidak hanya meningkatkan keamanan untuk Anda, tapi juga untuk semua orang di web. Setelah mendeteksi halaman atau unduhan sebagai konten berbahaya, informasi tersebut dapat melindungi semua pengguna mendatang yang mengunjungi situs tersebut. Enhanced Protection diaktifkan di setelan privasi dan keamanan Chrome. Anda juga dapat mengaktifkan mode Enhanced Protection di setelan privasi dan keamanan Chrome. Anda bisa mengoptimalkan performanya dengan menggunakan perangkat Chromebook yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait ketersediaan dan pembelian, silakan hubungi kami di sini!

Info

5 Cara Chrome Enterprise Mengamankan Data Perusahaan Anda

Browser merupakan gerbang menuju banyak hal. Di samping hal-hal bermanfaat, browser juga bisa menjadi gerbang masuk bagi ancaman siber yang mengancam keamanan data Anda. Chrome Enterprise menawarkan solusi atas problem tersebut dengan tools yang Anda butuhkan untuk melindungi Anda dari risiko siber. Berikut 5 cara utama Chrome Enterprise melindungi bisnis Anda. Menghentikan ancaman sebelum menyerang Chrome Enterprise didukung oleh teknologi keamanan berkelanjutan Google terhadap web, seperti Google Safe Browsing yang melindungi 5 miliar perangkat mencegah karyawan mengunjungi situs web berbahaya. Perusahaan pun dapat memperoleh manfaat dari keamanan dalam skala yang tidak dapat diperoleh di tempat lain dengan memilih mode Enhanced Protection dari Safe Browsing untuk karyawan mereka, yang menggunakan teknik AI dan pembelajaran mesin tingkat lanjut. Baca juga: Peningkatan Fitur untuk Pelanggan Google Workspace dengan Chrome Enterprise Core Memberikan perlindungan ekstra untuk  data perusahaan Photo Credit: Google The Keyword Bahkan dengan fitur keamanan bawaan Chrome, karyawan mungkin secara tidak sengaja membocorkan data perusahaan. Untuk membantu perusahaan menghindari risiko ini, Chrome Enterprise memberi Anda opsi untuk menerapkan perlindungan kehilangan data langsung di Chrome. Baik itu menerapkan watermark pada konten perusahaan yang sensitif, atau membatasi fungsi salin dan tempel di situs atau aplikasi yang memerlukan kontrol tambahan, Chrome membantu perusahaan dan karyawan membuat pilihan yang lebih aman saat menangani data perusahaan. Menggunakan AI di tempat kerja dengan aman Chrome Enterprise menawarkan kontrol bagi bisnis untuk semua kapabilitas AI baru di browserSementara Chrome membangun peningkatan yang bermanfaat ini dengan mempertimbangkan produktivitas karyawan, perusahaan dapat memutuskan layanan AI mana yang mereka inginkan agar digunakan karyawan mereka untuk bekerja. Baca juga: Solusi Modernisasi Perangkat dengan ChromeOS Flex Menyatukan komunitas pakar keamanan dan web Google berkolaborasi dengan komunitas keamanan, termasuk para peneliti dan vendor keamanan lainnya. Google juga telah menciptakan transparansi seputar zero-day di seluruh industri software dengan tim peneliti keamanan di Project Zero dan bangga dapat mengurangi waktu untuk perbaikan zero-day. Menerapkan keamanan Zero Trust Google pertama kali menerapkan konsep zero trust beberapa tahun yang lalu. Premisnya sederhana: menjaga keamanan data perusahaan dengan membuat keputusan secara real-time tentang siapa yang dapat mengakses aplikasi dan data apa berdasarkan serangkaian persyaratan khusus yang menentukan tingkat kepercayaan orang dan perangkatnya. Selama bertahun-tahun, Google telah menerapkan banyak praktik terbaik ke berbagai bisnis, dan inilah yang dapat dilakukan perusahaan dengan Chrome Enterprise Premium. Baca juga: 3 Fitur Baru Google Chrome untuk Memudahkan Hidup Anda Chrome Enterprise telah menyediakan tools dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk melindungi keamanan data perusahaan Anda. Agar pekerjaan semakin efisien dan produktivitas kerja meningkat, gunakan Google Workspace resmi berlisensi, seperti paket Google Workspace yang ditawarkan oleh EIKON Technology. Kami menyediakan solusi menyeluruh, dari tahap perencanaan hingga penerapan akhir. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Info

Rilis Terbaru Asana: Muluskan Eksekusi Rencana Anda

Setiap tim ingin beralih dari perencanaan ke eksekusi dengan lancar. Namun, tanpa alat yang tepat, strategi tingkat tinggi dapat terasa terputus dari pekerjaan sehari-hari, dan permintaan yang masuk dapat terlupakan. Rilis terbaru Asana memperkenalkan fitur-fitur baru yang canggih yang dirancang untuk membantu Anda. Seperti apa? Merealisasikan perencanaan Anda Photo Credit: Asana Visualisasikan bagaimana tujuan di seluruh perusahaan terhubung dengan pekerjaan dengan peta strategi. Misalnya, tim pemasaran dapat memetakan inisiatif kampanye mereka ke tujuan perusahaan yang lebih luas untuk memastikan setiap upaya berkontribusi pada keberhasilan bisnis. Informasikan keputusan strategis dengan laporan eksekutif dalam ekspor PowerPoint dan PDF. Buat deck dan laporan yang dipoles dengan cepat untuk pelaporan eksekutif, sehingga mudah untuk berbagi pembaruan dalam rapat kepemimpinan dan tinjauan bisnis triwulanan Tambahkan konteks ke dasbor dengan widget teks yang dapat disesuaikan. Tingkatkan tinjauan bisnis dengan anotasi dan penjelasan di samping data penting. Baca juga: Tools Baru dari Asana untuk Membantu Anda Mencapai Kepemimpinan yang Optimal Sederhanakan permintaan tracking Photo Credit: Asana Lacak dan kelola permintaan dengan lancar. Jaga agar semua permintaan masuk tetap terpusat dan terstruktur untuk penerimaan dan persetujuan pekerjaan yang lebih baik. Terus beri tahu peminta dengan pembaruan status otomatis. Pastikan transparansi dan kurangi tindak lanjut dengan memberikan pembaruan waktu nyata tentang kemajuan project. Sesuaikan alur kerja dengan jenis dan status tugas. Standarisasi proses di seluruh pelacakan permintaan dan alur kerja khusus tim untuk memastikan eksekusi yang lancar. Baca juga: Solusi Manajemen Tugas Asana Kini Tersedia di EIKON Technology Sinkronkan pekerjaan di seluruh tools Photo Credit: Asana Sinkronkan Salesforce dan Asana secara real-time. Sederhanakan perencanaan kampanye dan alur kerja penjualan dengan memperbarui data Salesforce secara otomatis di Asana. Tim penjualan dapat memastikan status transaksi diperbarui secara real-time untuk langkah selanjutnya yang diperlukan. Jaga agar tim tetap selaras dengan tampilan proyek Asana di Microsoft Teams. Tingkatkan kolaborasi lintas fungsi dengan menyematkan proyek Asana langsung ke saluran Teams untuk meningkatkan visibilitas. Tampilkan wawasan dengan Smart Chat di Microsoft Teams. Dapatkan rekomendasi bertenaga AI instan untuk meningkatkan perencanaan dan pelaksanaan strategis. Otomatiskan pembaruan dengan pengingat khusus di Microsoft Teams. Pantau perkembangan project dengan mengirimkan pembaruan otomatis untuk tugas-tugas penting dalam manajemen kampanye dan peluncuran produk. Baca juga: Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Unggulan Asana telah membantu lebih dari 93.000 perusahaan dalam mengelola pekerjaan mereka, baik itu proyek kecil maupun inisiatif strategis. Perusahaan terkemuka mengandalkan Asana untuk mengelola segalanya mulai dari tujuan perusahaan hingga transformasi digital, baik peluncuran produk maupun kampanye pemasaran. Dengan merilis fitur-fitur baru pada tahun 2025 ini, EIKON Technology mengembangkan layanan yang memenuhi kebutuhan pelanggan untuk mendapatkan hasil optimal dari platform manajemen kerja Asana. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Scroll to Top