EIKON Technology

Info

Info

Fitur Baru Looker Studio yang Akan Mudahkan Proses Analisis Data

Seperti yang sudah Anda ketahui, Looker Studio mendukung analitik mandiri untuk data ad hoc. Paling baru, Looker memperkenalkan cara baru dalam menganalisis dan mengeksplorasi data untuk dapat mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat. Mari simak  ulasannya berikut! Memperkenalkan tautan laporan pribadi Photo Credit: Google Cloud Blog Laporan pribadi Looker Studio dilengkapi dengan sandbox pribadi untuk eksplorasi sehingga pengguna dapat menjawab pertanyaan mereka sendiri dan menemukan wawasan lebih cepat—tanpa mengubah laporan asli yang dikurasi. Laporan pribadi Looker Studio dirancang agar bersifat sementara. Artinya, Anda tidak perlu khawatir membuat konten yang tidak diinginkan, tapi jika Anda menemukan wawasan berharga yang ingin disimpan, maka kapabilitas ini dapat menyimpan dan membagikan laporan tersebut dengan tautan baru, terpisah dari laporan asli. Pembaruan laporan otomatis Photo Credit: Google Cloud Blog Pengguna kini dapat mengaktifkan laporan mereka untuk memperbarui data secara otomatis pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga keputusan bisnis penting akan selalu didasarkan pada informasi terkini dan terbaru. Baca juga: Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker Pemfilteran yang lebih cepat Photo Credit: Google Cloud Blog Filter cepat memungkinkan eksplorasi yang canggih untuk mengiris data serta mengungkap pola dan wawasan tersembunyi dalam konteks laporan Anda. Menariknya, fitur ini tidak memengaruhi tampilan pengguna lain, jadi baik Anda menjelajah dalam laporan bersama atau pribadi, tampilan unik Anda hanya dibagikan setelah siap. Jeda pembaruan Mengonfigurasi beberapa filter dan bagan untuk eksplorasi dapat dengan cepat menambah volume kueri. Looker telah menambahkan kemampuan untuk menjeda pembaruan, memberi Anda fleksibilitas untuk mengonfigurasi sepenuhnya elemen bagan seperti kolom, filter, parameter, pengurutan, dan rumus terhitung sebelum menjalankan pembaruan data apa pun. Baca juga: Looker Studio, Eksplorasi Data Canggih dengan Pemfilteran Ringkas Melihat dasar data Photo Credit: Google Cloud Blog Saat analis mengonfigurasi bagan untuk membuat laporan dan merancang hierarki informasi, pratinjau data yang mendasarinya penting untuk memahami konteks dan melihat data apa yang tersedia serta strukturnya sehingga Anda dapat membuat keputusan terbaik tentang apa yang akan disertakan dalam analisis. Fitur ini juga berguna saat memecahkan masalah atau menyesuaikan laporan Anda. Baca juga: Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya? Dengan pembaruan ini, pengguna Looker Studio bisa dengan mudah mengetahui apakah data yang mereka bagikan adalah data terkini, memeriksanya secara mendetail, membuat filter dengan cepat, dan membagikan tautan pribadi ke laporan. Seluruh fitur unggulan Looker Studio ini dapat Anda nikmati dengan berlangganan Google Cloud yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Silakan klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

Zoho Calendar Kini Terintegrasi dengan MS Teams, Webex, dan Google Meet

Integrasi Zoho Calendar dengan MS Teams, Webex, konferensi Zoom, dan Google Meet memberi Anda fleksibilitas untuk menjadwalkan dan mengelola semua rapat dari satu tempat, apa pun alat konferensi yang digunakan. Mari kita lihat lebih dekat manfaat dari integrasi baru ini! MS Teams Photo Credit: Freepik Dengan integrasi MS Teams yang baru, Anda dapat melakukan penjadwalan sekali klik, membuat undangan dengan mudah, bergabung ke rapat dengan cepat, hingga menyimpan semua rapat di satu tempat sekaligus memanfaatkan fitur kolaborasi tangguh yang disediakan MS Teams. Baca juga: Mengenal 5 Tools Kolaborasi yang Telah Terintegrasi dengan Zoho CRM Webex Integrasi Zoho Calendar dengan Webex memungkinkan Anda untuk dapat menjadwalkan rapat secara instan, mengundang peserta dengan mudah, hingga bergabung dalam rapat cukup dengan satu klik. Cocok bagi tim yang mengandalkan Webex untuk kebutuhan konferensi mereka. Baca juga: AI Forms: Sederhanakan Proses Pembuatan Formulir di Zoho Forms Google Meet Photo Credit: Freepik Google Meet telah menjadi andalan bagi banyak bisnis.  Integrasi baru ini memungkinkan Anda untuk melakukan penjadwalan dan pengelolaan rapat secara mudah.  Anda bahkan dapat menyinkronkan Zoho dengan Google Calendar untuk memastikan semua orang tetap mendapat informasi dan jadwal yang sesuai. Untuk bergabung pun, Anda cukup mengeklik integrasi Meet di Zoho Calendar. Baca juga: Zoho ZeptoMail Kini Memiliki IP Khusus untuk Pengiriman Frekuensi Tinggi Integrasi baru dengan MS Teams, Webex, dan Google Meet dirancang untuk memudahkan para pengguna dengan menyediakan semua kebutuhan rapat di bawah satu atap. Baik Anda menjadwalkan rapat atau bergabung, Zoho Calendar memastikan bahwa prosesnya lancar, efisien, dan sesuai kebutuhan. Semua integrasi ini juga tersedia di aplikasi seluler, sehingga sangat mudah untuk menjadwalkan rapat saat Anda sedang bepergian! Mulai gunakan integrasi baru Zoho Calendar hari ini, dan ucapkan selamat tinggal pada kerepotan mengelola banyak platform. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Zoho Workplace melalui EIKON Technology!

Info

Apa Itu Three-Factor Authentication?

Two-factor authentication (2FA) menambahkan lapisan keamanan yang sangat dibutuhkan di luar sekadar kata sandi. Sayangnya, 2FA masih menyisakan ruang untuk kerentanan. Di sinilah three-factor authentication (3FA) berperan. 3FA menggabungkan tiga lapisan verifikasi identitas untuk membuat akses yang tidak sah hampir mustahil, Simak ulasan selengkapnya berikut! Tentang Three-Factor Authentication? Photo Credit: Freepik Di saat 2FA mengandalkan dua faktor identitas untuk memverifikasi akses, 3FA menambahkan lapisan jaminan lain dengan mengharuskan pengguna untuk mengautentikasi menggunakan data biometrik unik mereka juga. Lapisan tambahan ini memastikan bahwa meskipun dua faktor dikompromikan—misalnya, seseorang mencuri kata sandi dan kunci keamanan Anda—mereka tetap tidak dapat memperoleh akses tanpa informasi biometrik Anda. Baca juga: Mengatasi Ancaman Keamanan Siber dengan Cyber Signals Keuntungan 3FA Keamanan yang lebih kuat Dengan mewajibkan tiga lapisan verifikasi yang independen, 3FA membuat penyerang kesulitan untuk membobol sistem Anda. Compliance terhadap peraturan Banyak industri memiliki peraturan perlindungan data yang ketat, seperti GDPR, HIPAA, atau PCI DSS. Menerapkan 3FA dapat membantu perusahaan memenuhi persyaratan ini dan menghindari denda yang besar. Peningkatan kepercayaan Baik itu karyawan, pelanggan, atau mitra kerja Anda, semua ingin memastikan bahwa data mereka aman. Penggunaan 3FA menunjukkan komitmen terhadap keamanan, yang meningkatkan kepercayaan terhadap perusahaan Anda. Cara kerja 3FA Bayangkan seorang manajer TI sedang masuk ke sistem mereka yang berisi data pelanggan yang sensitif. Proses 3FA umumnya akan berjalan seperti ini: Manajer mengetikkan kata sandi mereka. Memasukkan kunci keamanan atau membuka aplikasi autentikator untuk membuat one-time code. Mereka menyelesaikan proses masuk dengan memindai sidik jari atau menggunakan pengenalan wajah. Baca juga: 5 Langkah Penting untuk Menjaga Keamanan Data bagi Google Apps Admin Hambatan 3FA Photo Credit: Freepik Kegunaan: Menambahkan langkah autentikasi ketiga mungkin terasa seperti pemborosan waktu bagi pengguna. Untuk mengatasinya, Anda dapat berinvestasi pada tool, seperti pengenalan wajah yang akan menyederhanakan proses tanpa mengorbankan keamanan. Biaya: Untuk tool seperti pemindai biometrik atau token hardware yang aman, penerapan 3FA memerlukan investasi finansial. Ini mungkin terasa menakutkan, tapi manfaat jangka panjang dari menghindari pelanggaran dan membangun kepercayaan sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Kompatibilitas: Tidak semua sistem dan perangkat saat ini mendukung 3FA secara langsung, perusahaan perlu menilai infrastruktur mereka dan melakukan peningkatan jika diperlukan. Baca juga: Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud Dengan meningkatnya ancaman keamanan siber, tim TI perusahaan membutuhkan solusi dasar dan three-factor authentication adalah salah satu solusi canggih tersebut. Jika Anda ingin memperkuat keamanan TI dan mencegah pelanggaran, penerapan 3FA adalah keharusan. JumpCloud membuatnya lebih mudah dengan mengintegrasikan metode autentikasi canggih, termasuk 3FA, ke dalam alur kerja Anda yang sudah ada. Tertarik? Anda bisa mencobanya langsung melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi JumpCloud Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk free trial, silakan klik di sini!

Info

Mengenal 5 Tools Kolaborasi yang Telah Terintegrasi dengan Zoho CRM

Zoho CRM dirancang untuk membantu bisnis meningkatkan konversi pemasaran, mendorong penjualan, dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. CRM (customer relationship management) ini dibuat dengan cermat dan dibekali fitur-fitur yang membantu Anda menangani tiap tahap siklus penjualan. Artikel kali ini akan membahas tentang tools kolaborasi yang telah terintegrasi dengan Zoho CRM. Zoho CRM untuk efektivitas perjalanan transaksi pelanggan Dengan Zoho CRM, tim marketing Anda dapat mengelola transaksi dengan melacak perjalanan transaksi pelanggan. Menggunakan tools kolaborasi yang terintegrasi dengan Zoom  CRM tidak hanya membantu tim marketing bekerja secara efektif, tapi juga membantu mereka lebih memahami pelanggan, menganalisis situasi, dan mencapai hasil penjualan terbaik, serta memastikan perjalanan transaksi pelanggan berjalan lancar. 5 Tools kolaborasi yang telah terintegrasi dengan Zoho CRM Berikut lima tools kolaborasi paling populer yang telah terintegrasi dengan Zoho CRM:     Slack  Slack telah populer sebagai tools kolaborasi yang andal untuk melacak perkembangan proyek. Integrasinya dengan Zoho CRM akan meningkatkan efisiensi kolaborasi tim Anda dengan pembaruan real-time.  Aktifkan fitur instant record sharing di seluruh tim, pemberitahuan SalesSignals, dan pencarian catatan yang mudah melalui slash commands yang telah tersedia di Zoho CRM. Baca juga: Kelola Dokumen Lebih Mudah dengan Ekstensi SharePoint for Zoho CRM     Asana Buat tugas atau penugasan dengan mudah menggunakan Asana dan delegasikan tugas tersebut kepada anggota tim. Saat mengelola transaksi Anda di Zoho CRM, gunakan templat yang telah ditentukan sebelumnya dan otomatisasi alur kerja untuk menangani tugas di seluruh modul secara efisien dengan Asana.     Zoom Jadwalkan rapat Zoom tim marketing Anda langsung dari Zoho CRM. Gunakan fitur seperti screen sharing dan automated invites untuk pengaturan yang lancar. Lacak riwayat rapat, bagikan rekaman, dan simpan detail dalam Events module Zoho CRM untuk penyelesaian transaksi yang efektif. Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Karyawan dengan UI Terpadu Zoho One     Dropbox Sederhanakan kolaborasi dokumen menggunakan Dropbox yang menyediakan kapabilitas untuk menyinkronkan file, berbagi tautan, dan mengatur folder langsung dalam Zoho CRM. Dengan integrasi Zoho CRM-Dropbox yang menyediakan pengelolaan konten penyimpanan cloud, Anda dapat menghilangkan pertukaran email bolak-balik.     Airtable Siapkan sinkronisasi data dua arah otomatis atau manual antara Zoho CRM dan Airtable. Lihat data kontekstual Airtable langsung dalam antarmuka Zoho CRM dan buat rekaman secara otomatis dalam satu platform berdasarkan tindakan di platform lainnya. Baca juga: Tips Menyusun Dashboard KPI Penjualan yang Optimal Maksimalkan performa tim marketing Anda dengan berkolaborasi secara efisien menggunakan aplikasi bisnis yang tepat, seperti plaform manajemen Zoho CRM yang telah terintegrasi dengan berbagai tool kolaborasi populer. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Klik di sini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut!

Info

Zoho ZeptoMail Kini Memiliki IP Khusus untuk Pengiriman Frekuensi Tinggi

Layanan email transaksional dari Zoho yang dirancang untuk mengirim email otomatis, ZeptoMail baru saja meluncurkan fitur baru, yakni layanan IP khusus. Bagaimana cara mendapatkannya? Mari simak ulasannya berikut ini! Tentang IP khusus Zoho ZeptoMail Photo Credit: Freepik Zoho ZeptoMail mengirimkan email dari IP bersama yang dikelola dengan baik. Pengguna email akan dikelompokkan dengan tiap kelompok berbagi IP yang sama untuk mengirimkan email. IP dikelola dengan cermat ZeptoMail untuk memastikan pengiriman yang efektif bagi pengguna. Setiap akun baru melalui proses pemeriksaan dan bahkan setelah disetujui, aktivitas pengiriman email pengguna dipantau untuk memastikan bahwa IP tersebut tidak disalahgunakan. Dengan cara ini, pengguna dapat membangun reputasi di mata penerima email mereka tanpa perlu khawatir tentang pemeliharaan dan biaya IP. Terdapat dua manfaat utama dari IP khusus ZeptoMail ini: Memungkinkan Anda untuk tetap memegang kendali penuh atas reputasi IP Anda; dan Mudah untuk memecahkan masalah pengiriman. Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Karyawan dengan UI Terpadu Zoho One Siapa saja yang cocok menggunakan IP khusus? IP khusus difungsikan bagi pengirim tertentu. Bahkan, jika Anda adalah pengirim dengan volume rendah atau pengirim yang tidak konsisten, menggunakan IP khusus justru akan lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Berikut adalah beberapa kasus di mana IP khusus akan membantu pengiriman Anda: Anda adalah pengirim dengan volume tinggi dengan frekuensi yang konsisten. (Lebih dari 10.000 email dalam sehari); Anda yakin dengan kebiasaan mengirim email Anda (terdapat rutinitas target pengiriman tertentu); Anda memiliki reputasi yang terbukti serta mampu membangunnya dengan IP khusus; dan Anda menghadapi masalah pengiriman dengan IP bersama dari penyedia lain. Baca juga: Tips Menyusun Dashboard KPI Penjualan yang Optimal Cara mendapatkan IP khusus Zoho Photo Credit: Freepik IP khusus dapat dibeli di ZeptoMail dengan biaya tambahan per tahun. Anda dapat mengajukan permintaan untuk IP khusus di ZeptoMail menggunakan langkah-langkah berikut: Login ke akun Zoho ZeptoMail Anda. Dari panel kiri, navigasikan ke halaman Dedicated IP. Klik Request Dedicated IP. Pilih jumlah IP yang Anda inginkan. Baca syarat dan ketentuan dan pilih kotak centang di sebelahnya untuk menyetujuinya. Klik Request untuk mengirimkan permintaan. Setelah permintaan diajukan, akun Anda dan aktivitas pengiriman email akan dievaluasi berdasarkan metrik utama seperti volume, frekuensi pengiriman, konsistensi, rasio pentalan, dan lainnya. Jika permintaan lolos evaluasi, pembayaran untuk IP khusus akan dimulai. Setelah pembayaran tuntas, proses perilisan IP akan dimulai. Baca juga: Kelola Dokumen Lebih Mudah dengan Ekstensi SharePoint for Zoho CRM Zoho ZeptoMail memastikan pengiriman email Anda terlaksana dengan baik, termasuk saat menggunakan IP khusus. Fitur IP khusus dari ZeptoMail memberikan kebebasan kepada pengirim bervolume tinggi untuk memilih jenis IP untuk pengiriman email mereka. Dapatkan solusi email transaksional ini dengan berlangganan solusi email hosting Zoho Mail melalui EIKON Technology. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

Cara Mengoptimalkan Manajemen Software Anda dengan JumpCloud Application Catalog & Application Patch Management

Perusahaan bisa dengan mudah mengizinkan karyawannya menggunakan lusinan aplikasi untuk bekerja. Namun, mengelola berbagai aplikasi tersebut bukanlah hal yang mudah dan dapat membuka celah kerentanan. Penyerang siber sering kali memanfaatkan kerentanan tersebut untuk menyerang sistem. Untuk membantu mengatasi kesulitan dalam mengelola aplikasi secara efektif, JumpCloud kini menawarkan dua tambahan penting pada solusi manajemen software mereka. Seperti apa? Tentang JumpCloud Application Catalog Photo Credit: JumpCloud Blog JumpCloud Application Catalog adalah daftar aplikasi pihak ketiga yang dikurasi yang dapat diinstal, diperbarui, dan dikelola melalui Admin Console JumpCloud. Berikut adalah aplikasi awal yang didukung: Slack, Chrome, Zoom, Google Drive, OneDrive, Firefox, 1Password, OpenVPN, Webex, dan Adobe Acrobat Reader. Baca juga: Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud Fitur utama Application Catalog Photo Credit: JumpCloud Blog Aplikasi yang dikurasi: Aplikasi divalidasi dari biner instalasi, signature, dan checksum, langsung dari sumbernya. Aplikasi yang diperbarui: Aplikasi diperbarui dengan versi dan/atau patch terbaru (biasanya dalam 1 hari kerja) setelah dirilis dari vendor software pihak ketiga. Katalog aplikasi: Aplikasi dapat diinstal, dikelola, dan diperbarui pada satu, beberapa, atau beberapa perangkat yang dikelola JumpCloud. Apa itu Application Patch Management? JumpCloud Application Patch Management memungkinkan Anda menyederhanakan dan mengotomatiskan manajemen patch aplikasi dan kontrol versi untuk aplikasi Windows pihak ketiga dari satu konsol. Hal ini tidak hanya memberikan visibilitas dan pelaporan yang lebih baik, tapi juga memfasilitasi pengiriman informasi kepada end-user. Hal ini membantu memperkuat postur keamanan perangkat dan memenuhi kebutuhan compliance. Baca juga: Cara Mengintegrasikan Active Directory dengan JumpCloud Fitur utama Application Patch Management Dasbor visibilitas patch pada semua aplikasi Windows. Kebijakan pembaruan aplikasi Windows dengan kontrol baru untuk menginstal dan memberlakukan pembaruan aplikasi Windows secara otomatis dengan pemberitahuan kepada end-user. Tampilan terpusat dari konfigurasi kebijakan dan pengaturan yang direkomendasikan. Dengan kapabilitas ini, Anda dapat: Mengelola aplikasi pihak ketiga: Menginstal dan mengelola aplikasi pihak ketiga dengan mudah. Menawarkan berbagai aplikasi Windows: Menginstal, mengelola, dan menambal aplikasi pelanggan populer dari konsol JumpCloud Anda. Ini memungkinkan tim TI untuk menggabungkan tools sekaligus menyederhanakan stacks TI. Mengoptimalkan aplikasi: Memungkinkan karyawan Anda dengan aplikasi yang diperlukan untuk tetap produktif sekaligus memastikan keamanan untuk akses, kontrol, dan mitigasi kerentanan. Meningkatkan postur keamanan Anda setiap saat: Meningkatkan keamanan perangkat dengan aplikasi Windows terbaru yang diperbarui secara otomatis setiap saat. Dengan memastikan semua aplikasi Windows mutakhir untuk mengurangi potensi serangan permukaan. Baca juga: Memanfaatkan ADI untuk Integrasi JumpCloud ke Active Directory Kedua kapabilitas canggih di atas bisa Anda dapatkan cukup dengan berlangganan JumpCloud sebagai platform direktori. JumpCloud memungkinkan operasional teknologi di seluruh identitas, akses, dan manajemen perangkat, dengan efisiensi biaya yang tidak mengorbankan keamanan atau fungsionalitas. Coba gratis sekarang di sini!

Info

Mengenal JumpCloud Device Monitoring & Alerting

Masalah produktivitas akibat downtime menjadi perhatian utama bagi Managed Service Provider (MSP). Gangguan sistem akan menimbulkan kelelahan, mempertaruhkan efisiensi operasional, dan dapat menimbulkan kerugian finansial. Riset terbaru dari Forbes mengklaim bahwa rata-rata biaya yang dikeluarkan perusahaan bisnis untuk downtime adalah sekitar US$9,000 per menit. Salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya pemantauan perangkat secara real-time. Pemantauan berkala akan mendeteksi penyimpangan sebelum membesar menjadi masalah yang lebih signifikan dan menjadi downtime. JumpCloud menawarkan solusi untuk hambatan tersebut melalui Device Monitoring & Alerting. Bagaimana cara kerjanya? JumpCloud Device Monitoring & Alerting Tahun 2023 lalu, JumpCloud memperkenalkan Remote Access dengan kemampuan bantuan jarak jauh dan kapabilitas background tools untuk membantu MSP memecahkan kesalahan sistem dengan cepat guna mencegah downtime. Photo Credit: JumpCloud Blog Langkah utama berikutnya untuk selalu mengetahui kesehatan dan keselamatan armada perangkat, JumpCloud memperkenalkan Device Monitoring & Alerting. Kapabilitas ini memungkinkan Anda  untuk terus memantau seluruh armada perangkat guna meningkatkan efisiensi operasional dan mengatasi risiko keamanan. Baca juga: Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud Photo Credit: JumpCloud Blog Dengan pemantauan real-time dan visibilitas berkelanjutan atas perangkat, Anda bisa dengan cepat menemukan serta mengatasi masalah sebelum memengaruhi operasi, mengurangi downtime, dan meningkatkan kesehatan sistem secara keseluruhan. Tim TI juga dapat memastikan perangkat mematuhi kebijakan keamanan dan persyaratan compliance dengan pemantauan berkelanjutan. Fitur utama Device Monitoring and Alerting  Fleet Wide Monitoring: Mendeteksi masalah penyimpanan, kesalahan ketersediaan sistem, dan potensi risiko keamanan sebelumnya dengan peringatan bawaan untuk memantau penggunaan disk, status offline dan uptime sistem, pembaruan peningkatan izin pengguna, dan metrik penting; Software Monitoring: Menjaga software compliance dan mengidentifikasi aplikasi tidak sah dan tidak diinginkan yang diinstal pada perangkat end-user; Agent Activity Monitoring: Memastikan konfigurasi sistem yang tepat dan memverifikasi tindakan manajemen yang berhasil dengan memantau hasil penerapan kebijakan JumpCloud, eksekusi perintah, dan instalasi software; Configurable Alert Rules: Memanfaatkan aturan peringatan yang dapat disesuaikan yang dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan khusus perusahaan. Menetapkan aturan peringatan dengan prioritas dan ambang batas khusus untuk memantau metrik perangkat; Baca juga: Menyeimbangkan Produktivitas dan Keamanan Data Custom Script Based Monitoring: Sesuaikan script Anda untuk memantau dan menilai karakteristik perangkat guna menghasilkan peringatan; Centralized View to Manage Alerts: Menampilkan visibilitas peringatan terpusat di konsol admin JumpCloud Anda. Melihat detail peringatan yang komprehensif dan mengatasi kesalahan secara instan;  Alert Prioritization: Menampilkan peringatan berdasarkan tingkat prioritas yang ditetapkan admin. Bertindak pada masalah yang paling kritis terlebih dahulu dan meminimalkan kelelahan peringatan. Auto Resolution of Alerts: Menutup peringatan secara otomatis ketika kondisi pemicu tidak lagi terpenuhi dan meminimalkan upaya manual. Baca juga: Memanfaatkan ADI untuk Integrasi JumpCloud ke Active Directory Device Monitoring and Alerting tersedia sebagai bagian dari paket JumpCloud Platform, Platform Prime, dan Device Management tanpa biaya tambahan. Jika Anda bukan pelanggan JumpCloud atau mitra MSP saat ini, Anda dapat mendaftar untuk uji coba gratis hari ini untuk merasakan manfaat Device Monitoring and Alerting melalui EIKON Technology. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Info

Tentang PCI DSS 4.01 2025 dan Apa Saja yang Harus Diketahui MSP?

PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) 4.0.1 baru saja dirilis, managed service provider (MSP) dan profesional TI berada di garis terdepan dalam memastikan compliance. Ketidakpatuhan dapat menyebabkan pelanggaran, denda, dan akhirnya kehilangan kepercayaan. Artikel ini menguraikan apa yang perlu diketahui sebagai antisipasi. Tentang update PCI DSS 4.0.1 2025 Photo Credit: Freepik Dalam upaya memperkuat keamanan data kartu pembayaran dan menyelaraskannya dengan standar global, PCI Security Standards Council memperkenalkan PCI DSS 4.0.1. Pembaruan ini bukan perombakan total, melainkan penyempurnaan PCI DSS 4.0. Penyempurnaan tersebut di antaranya meliputi persyaratan keamanan sisi klien serta header dan scripts HTTP. Baca juga: Menyeimbangkan Produktivitas dan Keamanan Data Risiko tinggi ketidakpatuhan Gagal memenuhi pedoman dalam jangka waktu yang telah ditetapkan (31 Maret 2025) akan membuat klien Anda terpapar risiko ketidakpatuhan—seperti pelanggaran data dan denda yang besar. Ini bukan sekadar mengambil pilihan, tapi tentang melindungi data dan kepercayaan klien. Tantangan yang paling mendesak adalah memastikan bahwa klien Anda memahami tanggung jawab mereka dan potensi akibat ketidakpatuhan. Ini termasuk menavigasi kompleksitas seputar manajemen skrip dan persyaratan DMARC baru, langkah penting untuk mengautentikasi email dan mencegah serangan phishing. Bagaimana MSP dapat menavigasi lanskap compliance Mengedukasi klien Anda Photo Credit: Freepik Mulailah dengan memberi edukasi kepada klien Anda tentang implikasi PCI DSS 4.0.1. Uraikan persyaratan menjadi langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti dan pastikan mereka memahami tanggung jawab mereka, khususnya dalam mengelola script dan header HTTP. Dengan memberi mereka pengetahuan, Anda memperkuat pertahanan mereka terhadap potensi ancaman. Manfaatkan JumpCloud untuk compliance yang efisien JumpCloud menawarkan cara yang mulus untuk menyelaraskan dengan banyak persyaratan PCI DSS. Fitur-fiturnya, seperti keamanan Zero Trust, menyediakan dasar yang kuat untuk kepatuhan, sehingga kepatuhan terhadap standar PCI tidak terlalu membebani. Baca juga: Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud Memantau secara proaktif Mulailah dengan mengaudit lingkungan klien Anda sekarang. Pantau compliance mereka terhadap persyaratan yang diperbarui dan tawarkan solusi untuk mengatasi potensi kesenjangan. Menjadi proaktif menempatkan Anda sebagai penasihat tepercaya, bukan sekadar teknisi yang reaktif. PCI DSS 4.01 sebagai peluang Update PCI 4.0.1 2025 sebaiknya tidak dipandang sebagai hambatan regulasi, melainkan kesempatan bagi MSP untuk menunjukkan kepemimpinan. Dengan membimbing klien melalui perubahan compliance, Anda tidak hanya melindungi bisnis mereka, tapi juga memosisikan Anda sebagai pemain kunci dalam kesuksesan mereka. Baca juga: Cara Mengintegrasikan Active Directory dengan JumpCloud JumpCloud menawarkan solusi yang dapat diintegrasikan dengan strategi compliance Anda. Dengan tool canggih yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan saat ini, JumpCloud akan membantu peran Anda sebagai MSP. Kini, platform direktori berbasis cloud ini telah tersedia di EIKON Technology. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Info

AI bagi MSP: Kesempatan atau Hambatan?

Artificial intelligence (AI) telah mengubah industri, menawarkan peluang menarik sekaligus tantangan signifikan bagi Managed Service Provider (MSP). Ini karena kecerdasan buatan menjadi bagian integral dari operasi bisnis, MSP perlu mempertimbangkan apakah mereka siap menangani risiko baru yang terkait dengan adopsi AI pada tahun 2025 ini. Mari simak ulasannya berikut! Keamanan data sensitif Platform AI menjadi tool penting bagi bisnis dan sering kali diadopsi tanpa pemahaman menyeluruh tentang cara data disimpan dan diproses. Kurangnya kesadaran ini dapat menyebabkan klien secara tidak sengaja mengungkap informasi sensitif atau hak milik, yang membuat mereka berisiko mengalami pelanggaran data dan ketidakpatuhan terhadap peraturan seperti GDPR atau CCPA. MSP perlu meningkatkan dan mendidik klien mereka tentang penggunaan AI yang aman. Menerapkan kebijakan yang mencegah pengunggahan data sensitif sangat penting untuk menjaga keamanan informasi klien. Baca juga: 4 Praktik Terbaik untuk Membangun Keamanan AI Polemik “shadow IT” Photo Credit: Freepik Munculnya “shadow IT” merupakan masalah mendesak lainnya. Karyawan dapat menggunakan perangkat AI yang tidak sah untuk meningkatkan produktivitas, tetapi hal ini menimbulkan risiko serius, seperti menggunakan aplikasi yang keamanannya buruk sehingga data yang diunggah dapat tersebar ke sumber yang tidak tepercaya. Untuk mengatasi hal ini, MSP harus melakukan audit TI secara berkala dan menggunakan perangkat identifikasi aplikasi untuk mengelola aplikasi yang tidak sah dalam perusahaan klien. Phishing dengan dukungan AI Penyalahgunaan AI dapat dimanfaatkan sebagai senjata oleh penjahat siber. Serangan phishing canggih yang didukung AI menggunakan audio dan video deepfake untuk menyamar sebagai eksekutif perusahaan, sehingga mereka lebih sulit dideteksi dan lebih mudah menipu karyawan yang tidak menaruh curiga. MSP dapat memerangi ancaman ini dengan menawarkan pelatihan kesadaran keamanan untuk membantu klien mengenali dan menanggapi ancaman yang digerakkan oleh AI secara efektif Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Keamanan proaktif sebagai solusi Photo Credit: Freepik Kunci untuk mengatasi tantangan ini terletak pada penerapan sikap keamanan proaktif. Dengan memanfaatkan JumpCloud untuk MSP, Anda dapat menemukan, mengelola, dan mengamankan akses ke setiap tool SaaS dalam perusahaan klien Anda. JumpCloud menerapkan aristektur single source of truth (SSOT), yang memungkinkan pengguna mengakses tool SaaS resmi dengan aman dan mudah, sekaligus menawarkan alternatif yang aman sebagai pengganti aplikasi yang tidak disetujui. Baca juga: Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud AI merupakan inovasi yang hebat, tetapi memiliki risiko tersendiri. MSP yang membekali diri dengan strategi yang tepat dapat mengubah tantangan ini menjadi peluang, menjaga klien mereka tetap aman sambil tetap menikmati manfaat AI. Dengan solusi seperti JumpCloud, MSP Anda dapat muncul sebagai pemimpin industri, yang siap menangani kompleksitas AI secara langsung. Platform direktori berbasis cloud ini telah tersedia di EIKON Technology. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Info

4 Tips Pemasaran MSP yang Mudah dan Terjangkau

Penjualan dan pemasaran merupakan tantangan umum bagi Managed Service Provider (MSP). Salah satu tantangan yang kerap dihadapi adalah “menonjolkan citra” karena masih banyak calon klien yang menganggap bahwa semua MSP sama saja. Sebagian besar MSP memulai dengan pemasaran dari mulut ke mulut. Sayangnya, metode ini punya cakupan yang terbatas. Ulasan kali ini akan membahas beberapa hal mendasar yang dapat Anda lakukan untuk memasarkan MSP. Trik pemasaran MSP mudah yang dapat dicoba Photo Credit: Freepik Berikut beberapa langkah yang dapat membantu Anda membangun fondasi pemasaran yang kuat: Manfaatkan content marketing Content marketing membangun kepercayaan dengan menyediakan informasi yang berharga dan relevan bagi audiens. Saat mereka berinteraksi dengan konten tersebut, mereka akan mengenal perusahaan Anda. Saat tiba saatnya bagi anggota audiens ini untuk mempertimbangkan bekerja sama atau beralih MSP, perusahaan Anda akan menjadi yang teratas dalam pilihan mereka. Baca juga: Menyeimbangkan Produktivitas dan Keamanan Data Cobalah media sosial Membangun kehadiran perusahaan Anda di media sosial sangat penting untuk memberikan kesan yang baik pada calon pembeli. Ini akan membantu memosisikan perusahaan Anda sebagai perusahaan yang tepercaya dan menarik. Media sosial juga membantu calon pembeli untuk lebih mengenal layanan yang Anda tawarkan. Beriklan di media sosial Sebagian besar platform media sosial memungkinkan Anda untuk menetapkan anggaran beriklan. Menariknya, Anda bahkan memiliki kendali penuh atas apa yang akan dibelanjakan, menetapkan jangka waktu untuk anggaran tersebut, hingga menyesuaikannya berdasarkan performa iklan. Anda pun dapat memperluas audiens dan menjangkau prospek baru. Baca juga: Tips Menyusun Dashboard KPI Penjualan yang Optimal Memulai campaign pemasaran Photo Credit: Freepik Campaign merupakan upaya penjualan dan pemasaran terpadu. Teknik ini akan membantu menyusun strategi dan angka di balik suatu upaya pemasaran. Campaign bertindak sebagai sebuah struktur tempat Anda menentukan target audiens dan pesan yang sesuai untuk mereka, menguraikan keseluruhan “daftar bahan”, merencanakan urutan kejadian dalam hal publikasi, pengiriman email, dan prosedur tindak lanjut, serta melacak kemajuan strategi pemasaran Anda. Ini akan memberi metrik yang lebih nyata untuk mengukur return on investment (ROI) dan menyempurnakannya untuk campaign mendatang. Baca juga: Cara Mengintegrasikan Active Directory dengan JumpCloud JumpCloud menawarkan layanan manajemen identitas dan akses yang mudah digunakan bagi MSP. Platform ini memungkinkan Anda mengelola identitas klien, perangkat, dan lainnnya dari satu platform direktori berbasis cloud. Dengan JumpCloud, Anda dapat memperluas pemasaran, sambil tetap meningkatkan pendapatan, dan menjaga keamanan. Tingkatkan kualitas layanan MSP Anda dengan JumpCloud. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Scroll to Top