EIKON Technology

Info

Info

Side Panel Gemini Google Workspace Hadir dengan Lebih Banyak Opsi Bahasa, Apa Saja?

Mulai tanggal 7 November 2024, seluruh pengguna dapat menggunakan Gemini di side panel Google Docs, Google Sheets, Google Drive, dan Gmail dalam tujuh tambahan pilihan bahasa. Apa saja? Tambahan opsi bahasa side panel Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Pada tanggal 7 November 2024, Google meluncurkan tujuh opsi bahasa tambahan untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail. Ketujuh opsi bahasa tersebut, yaitu Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol. Dengan Gemini di side panel aplikasi Workspace, Anda bisa mendapatkan bantuan untuk meringkas, menganalisis, dan membuat konten menggunakan insight yang dikumpulkan generative AI dari email, dokumen, dan lainnya—semuanya tanpa perlu beralih aplikasi atau tab. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Penting untuk diketahui, meskipuin Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Drive, dan Gmail, secara umum tersedia dalam bahasa-bahasa tambahan ini, seiring dengan terus diluncurkannya lebih banyak fitur “alpha” Gemini yang diaktifkan, kemungkinan Anda akan terus melihat lencara “Alpha”. Untuk saat ini, kapabilitas pembuatan gambar (image generation) Gemini masih belum tersedia pada tambahan bahasa baru. Khusus untuk Google Slides, Gemini hanya tersedia dalam bahasa Inggris sementara ini. Mulai menggunakan fitur Kapabilitas bahasa tambahan Gemini ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk bisa  digunakan. End-user dapat mengakses side panel Gemini dengan mengeklik “Ask Gemini” (ikon percikan) di sudut kanan atas Docs, Sheets, Drive, dan Gmail.  Perlu diingat bahwa untuk mengakses fitur Gemini for Google Workspace lainnya yang hanya didukung dalam bahasa Inggris, Anda perlu menyetel bahasa Google Account Anda ke bahasa Inggris. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Tambahan opsi bahasa untuk Gemini di side panel Google Docs, Sheets, Slides, Drive, dan Gmail ini dirilis secara bertahap (gradual rollout), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat, peluncuran dimulai pada tanggal 7 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur); sedangkan untuk domain rilis terjadwal, peluncuran dimulai pada tanggal 21 November 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Opsi tambahan bahasa ini  tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan add-on Gemini Business atau Gemini Enterprise, Gemini Education atau Gemini Education Premiun, dan Google One AI Premium. Baca juga: Gemini Kini Menambah Opsi Jenis Dokumen untuk Analisis, Ini Cara Menggunakannya Panel samping Gemini akan menyederhanakan alur kerja Anda, memudahkan akses ke file atau dokumen  yang dibutuhkan, tanpa berpindah tab maupun aplikasi. Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Kini Pesan In-meeting Chat Google Meet Memiliki Notifikasi, Bagaimana Mengaktifkannya?

Per tanggal 18 November 2024, saat menonton tayangan live streaming Google Meet, Anda bisa langsung melihat pesan chat yang dikirim oleh peserta meeting yang bergabung melalui tautan rapat. Bagaimana cara mengaktifkan fitur baru ini? Mari simak penjelasannya berikut ini. Opsi tampilan pesan chat saat live streaming Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan dari Google Meet ini membantu memastikan bahwa informasi yang dibagikan melalui pesan chat Meet—seperti tautan ke dokumen yang relevan, pesan time-keeping, dan lainnya—juga dapat dilihat oleh peserta live streaming, sehingga rapat menjadi lebih adil. Sebelumnya, pesan chat dalam panggilan (in-meeting chat message) hanya dapat dilihat oleh host, co-host, peserta, dan penonton yang berada di meeting utama. Setelah menerima pembaruan, Anda bisa langsung melihat pemberitahuan saat pesan chat dikirim selama live streaming. Ketika Anda mengeklik pemberitahuan, panel chat pun akan langsung terbuka. Baca juga: Google Meet Kini Sediakan Email Terkonsolidasi untuk Seluruh Berkas Rapat Mulai mengaktifkan fitur Fitur ini akan aktif secara otomatis setelah peluncuran resmi. Pengguna bisa langsung menggunakannya tanpa perlu melalui host atau co-host selama live streaming berlangsung. Baca juga: Portrait Touch-up: Sempurnakan Penampilan Anda selama Meeting dengan Google Meet Web Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Perlu diketahui bahwa fitur baru ini diluncurkan dengan kecepatan yang jauh lebih lambat dari biasanya menjelang akhir tahun 2024. Berikut daftar waktu  rilis untuk domain rilis cepat dan juga domain rilis terjadwal: Domain rilis cepat:  Extended rollout mulai dari tanggal 18 November 2024 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Google mengantisipasi bahwa peluncuran akan selesai sekitar tanggal 5 Desember 2024. Domain rilis terjadwal: Extended rollout mulai dari tanggal 6 Januari 2025 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Google mengantisipasi bahwa peluncuran akan selesai sekitar akhir Q1 2025. Fitur ini tersedia untuk edisi Google Workspace yang bisa melangsungkan live stream, yaitu Google Workspace Enterprise Starter, Standard, Plus, dan Enterprise Essentials Plus, kemudian edisi Education Plus dan Teaching & Learning Upgrade. Sedangkan untuk penonton live stream sendiri tidak terbatas pada siapa pun. Baca juga: Cara Menyematkan Beberapa Presenter Sekaligus dalam Virtual Meeting Google Meet Dengan hadirnya fitur baru ini, seluruh audiens live streaming akan langsung mendapatkan notifikasi pesan chat masuk, tak hanya terbatas pada host dan co-host streaming. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Workspace Education Plus yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan paket berlangganan Workspace for Education dengan garansi berlisensi resmi.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Update Library Google Slides: Sediakan Lebih Banyak Templat Layout Menarik

Google baru saja meluncurkan pembaruan untuk Slides yang menghadirkan beberapa templat baru. Didesain secara profesional, kumpulan templat tersebut akan membantu Anda membuat presentasi lebih cepat. Bagaimana cara menggunakannya? Templat baru Google Slides Photo Credit: Freepik Pilihan templat baru dari Google Slides ini dapat digunakan untuk beberapa kasus penggunaan, antara lain sebagai berikut: Templat promosi penjualan, roadmap produk, hingga rencana strategis yang cocok bagi pengguna bisnis. Templat rencana pembelajaran, laporan buju, dan laporan tugas untuk pengguna dari institusi pendidikan. Templat perayaan, fasilitasi lokakarya, hingga permainan tim bagi siapa saja yang ingin Menyusun materi presentasi kolaboratif. Baca juga: Pembuat Google Slides Otomatis dan Formula AI Assistant dengan Dukungan AI Kini Hadir di Looker Mulai menggunakan templat Fitur baru ini aktif secara default untuk domain yang tidak mengaktifkan templat dan tema default. Domain yang mengaktifkan templat dan tema default akan tetap melihat templat khusus yang sudah dipilih sebelumnya. Penting untuk diingat, fitur ini hanya tersedia bagi pengguna yang menggunakan pengaturan bahasa “English (United States)”. Apabila pengaturan bahasa diatur ke bentuk bahasa Inggris lainnya (misalnya, “English (United Kingdom)” atau “English (Australia)”, maka Anda tidak akan memiliki akses ke templat baru ini. Mengakses templat baru Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mengakses templat baru ini Anda cukup mengeklik tombol “Templates” yang ada pada bilah tools atau dengan membuka menu Insert > Templates. Dari sana Anda bisa langsung menelusuri koleksi, memilih templat sesuai keinginan, dan memilih untuk menyisipkan semua slide atau hanya beberapa yang diperlukan sebelum kemudian melakukan personalisasi templat. Baca juga: Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides Ketersediaan fitur Fitur ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 7 November 2024. Kemudian untuk domain rilis terjadwal akan dilakukan perilisan penuh (1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 21 November 2024. Templat baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, Workspace Individual Subscribers, dan pengguna dengan akun Google pribadi (yang menggunakan pengaturan Bahasa “English (United States)”. Baca juga: Menambahkan Anotasi di Google Slides Kini Jadi Makin Mudah dengan Pen Tool Dengan hadirnya lebih banyak pilihan templat Google Slides ini Anda dapat mendesain materi presentasi yang lebih menarik tanpa memakan banyak waktu. Terlebih, penggunaannya mudah dan dapat dikombinasikan dengan elemen presentasi milik Anda  sendiri seperti gambar, video, audio, dan ikon perusahaan. Untuk mengoptimalkan performa Google Slides dalam ekosistem kerja perusahaan Anda, jangan lupa berlangganan Workspace for Business. Kini telah tersedia di EIKON Technology, partner resmi Google untuk Indonesia yang menyediakan penerapan solusi menyeluruh dengan harga bersaing. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Update eSignature Workspace: Kini Tersedia Opsi Pengajuan Tanda Tangan untuk File PDF

Sebelumnya, awal tahun 2024 ini, Google memperkenalkan fitur tanda tangan elektronik (eSignature) di Docs. Pada peluncuran awal tersebut, eSignature Google Docs dapat digunakan untuk mengajukan permintaan tanda tangan, melacak permintaan tanda tangan, hingga menambahkan tanda tangan elektronik pada kontrak resmi. Kini, kapabilitas tersebut telah ditingkatkan, seperti apa? Anda bisa simak penjelasannya berikut ini! eSignature Google Workspace Fitur baru dari Workspace ini hadir untuk membantu Anda menyederhanakan alur kerja saat berhubungan dengan dokumen elektronik. sSignature Workspace dapat digunakan untuk mengajukan tanda tangan, membubuhkan tanda tangan, hingga mengelola dokumen elektronik secara aman tanpa proses panjang. Baca juga: eSignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Mengajukan eSignature di dokumen PDF Photo Credit: Google Workspace Updates Bulan Desember 2024 ini, Workspace meningkatkan kapabilitas eSignature mereka. Kini Anda dapat mengajukan permintaan eSignature untuk file PDF yang tersimpan di Google Drive. Kapabilitas ini juga mencakup kustomisasi informasi pelengkap tanda tangan, seperti jabatan, nama perusahaan, hingga nomor telepon. Dengan pembaruan ini, permintaan dan pengambilan tanda tangan akan menjadi lebih mudah tanpa harus meninggalkan Workspace. Baca juga: Kelola eSignature di Google Workspace Kini Jadi Makin Mudah, Begini Caranya! Mulai menggunakan fitur Setelah Anda menambahkan seluruh informasi pelengkap tanda tangan, klik Request Signature. Masukkan judul untuk file PDF yang dihasilkan. Masukkan alamat email untuk setiap penanda tangan. Anda juga bisa menambahkan pesan yang menyertai permintaan tanda tangan. Selanjutnya, tinjau dan terima Terms of Service jika ditampilkan dalam dialog permintaan. Klik Request Signature. Setelah permintaan tanda tangan elektronik berhasil dibuat: Dari dokumen, file PDF akan dibuat dan dibagikan kepada penanda tangan dengan akses tampilan. Anda dapat menemukan file yang dibuat di My Drive. Pemberitahuan email akan dikirim ke penanda tangan dengan tautan ke dokumen. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Peningkatan fitur ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 4 Desember 2024 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Kapabilitas untuk mengajukan permintaan eSignature pada file PDF ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi: Business Standard and Plus; Enterprise Starter, Standard and Plus; Essentials and Enterprise Essentials Plus; Education Plus; dan Google Workspace Individual. Baca juga: eSignature Kini Tersedia bagi Pelanggan Google Workspace Individual, Bagaimana Cara Kerjanya? Pembaruan ini akan memudahkan Anda untuk menambahkan tanda tangan elektronik secara mudah pada file PDF. Agar performa fitur baru ini lebih optimal, jangan lupa berlangganan edisi Workspace yang memenuhi syarat pengajuan eSignature, seperti Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology, partner resmi Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Cara Menetapkan Resources Google Calendar ke OU Anda

Per 4 Desember 2024, administrator dapat menetapkan resources untuk Google Calendar dalam ekosistem kerja mereka ke organizational unit (OU) tertentu. Resources tersebut di antaranya adalah ketersediaan ruangan atau perlengkapan rapat. Bagaimana caranya? Menetapkan resources Google Calendar ke OU Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi perusahaan dengan unit-unit kecil di dalamnya, menetapkan jadwal resources seperti ruangan atau perlengkapan rapat secara umum tentu akan merepotkan. Sebagai solusi, Workspace menghadirkan kapabilitas pengaturan resources pada tingkatan OU, yang juga mencakup kebijakan lokasi data. Baca juga: Tampilan Baru Google Calendar, Seperti Apa? Mengaktifkan kapabilitas Resources Calendar akan terhubung pada unit induk—tidak ada perubahan yang perlu dilakukan hingga administrator menetapkan kembali resources ke OU lain. Namun penting untuk diingat bahwa fitur ini memerlukan hak istimewa administrator untuk membaca OU yang dapat diaktifkan dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Masuk ke konsol Google Admin menggunakan akun dengan hak istimewa super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Account > Admin roles. Di sebelah kiri, klik role yang ingin Anda tetapkan. Klik Admin. Klik Assign users (Anda dapat memilih hingga 20 pengguna sebagai admin). Klik Assign role. Baca juga: Peleburan Tool Appointment Slots dan Appointment Schedules di Google Calendar, Apa Saja yang Berubah? Untuk menonaktifkan hak istimewa, ikuti langkah-langkah berikut: Masuk ke konsol Google Admin menggunakan akun dengan hak istimewa super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Account > Admin roles. Di sebelah kiri, klik salah satu role kustom dalam daftar. Klik Admin. Centang kotak nama administrator yang ingin Anda nonaktifkan. Klik Unassign roles (Anda dapat memilih hingga 20 pengguna sebagai admin). Klik Unassign role untuk mengonfirmasi pilihan Anda. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Pembaruan kapabilitas administrator Google Calendar ini dirilis secara bertahap (memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 4 Desember 2024, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perlu diketahui bahwa kapabilitas ini hanya tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Plus dan Assured Controls. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Google terus mengembangkan fitur dan kapabilitas Calendar di ekosistem Workspace untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Dengan hadirnya opsi untuk menetapkan resources sesuai kebutuhan, administrator akan memiliki keleluasaan dalam mengatur jadwal secara terstruktur. Fitur ini telah tersedia bagi pelanggan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology, official reseller untuk Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut terkait paket berlangganan, hubungi kami di sini.

Info

Google Vids Kini Tersedia untuk Workspace for Education, Apa Keunggulannya?

Awal tahun 2024 ini, Google mengumumkan akan meluncurkan Vids—sebuah aplikasi yang akan membantu para pengajar serta siswa untuk membuat video dengan mudah. Tanggal 7 November lalu, Google Vids resmi diluncurkan untuk pelanggan Education Plus dan Gemini for Workspace. Begini cara menggunakannya! Google Vids untuk Workspace for Education Photo Credit: Workspace for Education Vids dapat membantu memperdalam pembelajaran, memudahkan pemberian instruksi, dan menyederhanakan proses storytelling dalam berbagai skenario, misalnya: Pengajar dapat menciptakan beragam gaya belajar dan membantu siswa mengingat informasi dengan video instruksional. Siswa dapat mengerjakan proyek video dan mempelajari kembali pelajaran yang direkam. Sekolah dapat dengan mudah memasukkan video ke dalam buletin sekolah dan membuat video pelatihan internal untuk staf. Serupa dengan tool produktivitas Google lainnya seperti Docs dan Slides, Vids menyertakan antarmuka sederhana serta kemampuan untuk berkolaborasi secara real-time dengan aman dari browser Anda. Anda dapat dengan mudah memulai dengan berbagai templat yang tersedia. Dari sana, Anda dapat menambahkan gerakan dengan animasi, transisi, dan efek foto maupun menyertakan media Anda sendiri langsung dari Drive atau Photos. Vids juga terintegrasi dengan alat Workspace seperti Classroom, yang memudahkan pengajar untuk mendistribusikan video pengajaran mereka. Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace for Education Mulai menggunakan Vids   Photo Credit: Workspace for Education Vids akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan di tiap unit organisasi. Namun, jika Docs dimatikan di domain Anda, maka akses Vids tidak akan tersedia. Untuk memulai, buka Vids dan pilih opsi untuk membuat video baru. Anda dapat membuat video baru atau membuat salinan video yang sudah ada untuk diedit. Anda dapat menggunakan Vids di komputer dengan dua versi terbaru dari Chrome atau Firefox (Edge tersedia hanya untuk Windows). Pelajari Vids dengan tutorial gratis yang dirancang khusus untuk pengajar di sini. Anda juga dapat memanfaatkan halaman ini untuk mendapatkan ringkasan singkat tentang apa saja yang bisa dilakukan dengan Vids. Baca juga: Perangkat Google Workspace for Education untuk Kembali Memulai Pembelajaran Saat ini, Vids tersedia dalam bahasa lokal pengguna, tetapi untuk saat ini, fitur AI dan templat hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Catatan: Akses create and copy tersedia bagi pelanggan Education Plus dan Gemini for Google Workspace, sedangkan akses view and collaborate tersedia bagi siapa saja yang memiliki lisensi Google Workspace for Education. Ketersediaan Google menerapkan extended rollout untuk Vids dan berlaku untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Perilisan dimulai tanggal 7 November 2024 (kemungkinan akan berjalan lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Vids tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace for Education edisi Plus serta pengguna add-on Gemini Education atau Gemini Education Premium. Baca juga: Belajar Lebih Aman dengan Google for Education Google Vids akan memudahkan pengajar untuk membuat konten pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi para siswa.  Kini, telah tersedia untuk Workspace for Education Plus yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini

Info

Aplikasi Gemini Kini Telah Hadir di Workspace for Education, Amankah untuk Pengguna Pelajar?

Administrator Google Workspace for Education kini dapat mengaktifkan Gemini dengan perlindungan data tambahan sebagai layanan tambahan bagi pengguna remaja (usia 13+). Dengan perlindungan ini, obrolan dalam aplikasi tidak akan dapat digunakan oleh reviewer maupun digunakan untuk meningkatkan model AI. Aplikasi Gemini nantinya akan menjadi layanan inti dalam beberapa minggu mendatang bagi pengguna Education Standard dan Plus. Kapabilitas baru ini dikembangkan dengan mempertimbangkan keamanan pengguna di bawah umur. Google berkonsultasi dengan pakar ilmu perkembangan anak dan pembelajaran serta melakukan pengujian bersama panel penasihat remaja selama pengembangannya. Tentang Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Google berkomitmen untuk menjadikan AI bermanfaat bagi semua orang. Peluncuran Gemini di Workspace for Education bertujuan untuk membekali siswa dengan tools yang mereka butuhkan untuk berkembang di masa depan. GenAI hadir dan membantu mereka mempelajari bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk membuka kreativitas dan memfasilitasi pembelajaran. Baca juga: 5 Cara Google Workspace for Education Membantu Pengajar dan Siswa Tetap Aman di Dunia Maya Mulai menggunakan Gemini di Workspace for Education Photo Credit: Google for Education Untuk mempermudah penyesuaian pengalaman bagi siswa pengguna, administrator dapat menyetel akses ke beberapa layanan Google berdasarkan usia. Setelan akses berbasis usia default bergantung pada jenis institusi: Institusi pendidikan dasar dan menengah: Seluruh siswa pengguna yang tidak berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkan pengalaman yang dibatasi untuk beberapa layanan Google. Institusi pendidikan tinggi: Pengguna berusia 18 tahun ke atas tidak memiliki batasan untuk layanan Google. Namun administrator tetap diharuskan untuk mengidentifikasi setiap pengguna yang usianya di bawah 18 tahun. Baca juga: Merancang Sistem Belajar Online yang aman dengan Google for Education Ketersediaan Aplikasi Gemini telah tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace for Education edisi Fundamentals, Standard, Plus, serta Teaching & Learning Upgrade. Aplikasi akan langsung muncul secara otomatis di akun Education pada saat tanggal peluncuran (8 November 2024). Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Generative AI menawarkan teknologi yang akan menyederhanakan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan belajar-mengajar. Meski begitu, tak dapat ditampik bahwa inovasi teknologi tersebut juga memiliki potensi bahaya, terutama bagi pengguna di bawah umur. Google mengembangkan teknologi generative AI mereka, Gemini, dengan mempertimbangkan keamanan penggunanya, termasuk pengguna di bawah umur. Aplikasi Gemini untuk Workspace for Education hadir dengan batasan usia sehingga pengguna remaja (13+) dapat fokus memanfaatkan teknologi genAI dalam pembelajaran. Hadirkan pengalaman belajar-mengajar yang lebih intuitif dan interaktif dengan aplikasi Gemini di Workspace for Education. Kini telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi terkait biaya berlangganan dan teknis penerapan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Tampilan Baru Google Calendar, Seperti Apa?

Mengikuti peluncuran Material Design 3, Google meluncurkan pembaruan tampilan untuk Calendar. Pembaruan ini mengubah tampilan antar muka Calendar bagi seluruh pengguna Workspace. Seperti apa perubahannya? Pembaruan antarmuka Google Calendar Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai 23 Oktober 2024, Anda akan melihat perubahan antarmuka Google Calendar yang sejalan dengan Material Design 3 dan mencakup update pada: Kontrol (seperti tombol, dialog, dan sidebars) yang lebih modern dan mudah diakses; Tipografi antarmuka dengan jenis huruf yang dirancang khusus agar sangat mudah dibaca dari Google; Ikonografi yang mudah dibaca dan tajam, dengan nuansa baru. Photo Credit: Google Workspace Updates Google juga memperkenalkan kapabilitas untuk beralih antara mode terang, mode gelap, atau opsi mengikuti tema default perangkat. Ini akan memberi Anda pengalaman menggunakan Calendar yang lebih nyaman dan dapat disesuaikan, serta dapat mengurangi penggunaan baterai. Pembaruan ini berlaku di seluruh bagian Calendar versi web, termasuk untuk tampilan task list. Ketika menggunakan URL tasks.google.com, Anda akan diarahkan ke antarmuka pengguna yang diperbarui dan memiliki kemampuan untuk memilih antara mode terang atau mode gelap. Baca juga: Peleburan Tool Appointment Slots dan Appointment Schedules di Google Calendar, Apa yang Berubah? Memperbarui tampilan Google Calendar Untuk mendapatkan tampilan baru dari Google Calendar ini tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Bagi end-user, perubahan tampilan antarmuka akan langsung muncul mulai tanggal 23 Oktober 2024. Jika Anda ingin mengaktifkan mode gelap Calendar, klik ikon Settings di bagian ujung kanan > Appearance > pilih Light, Dark atau Device default (tampilan mengikuti tema perangkat). Mengingat peluncuran ini merupakan penyegaran visual untuk Google Calendar, kemungkinan dapat memengaruhi pengalaman ekstensi Chrome yang terpasang dan aktif saat menggunakan Calendar. Akibatnya, ekstensi mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Disarankan untuk menghubungi developer ekstensi tersebut untuk melaporkan potensi masalah apa pun. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Ketersediaan update Pembaruan tampilan update ini dirilis dalam dua kelompok, yaitu domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal.  Untuk domain rilis cepat berlaku perilisan bertahap, mulai dari tanggal 23 Oktober 2024 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain berlaku perilisan yang diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) dimulai pada tanggal 2 Desember 2024. Update tampilan antarmuka Google Calendar ini tersedia untuk seluruh pelanggan Workspace Individual dan pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Reminder Google Calendar dan Assistant Reminders Akan Bermigrasi ke Tasks, Seperti Apa Perubahannya? Produktivitas di lingkungan kerja Anda akan semakin meningkat dengan dukungan Google Calendar. Optimalkan fungsinya dengan berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology yang juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja?

Akhir Agustus ini, Google mengumumkan ketersediaan umum beberapa fitur Gemini di BigQuery, termasuk pembuatan dan penjelasan kode SQL, pembuatan kode Python, partisi data, serta rekomendasi pengelompokan. Mari simak ulasannya berikut ini! What makes Gemini in BigQuery different? Gemini di BigQuery menghadirkan kemampuan terbaik Google di seluruh manajemen data dan infrastruktur AI dengan model canggih yang dioptimalkan untuk kebutuhan bisnis Anda. Context aware: mengartikan maksud Anda, memahami tujuan Anda, dan terlibat secara proaktif dengan Anda untuk mempercepat alur kerja. Grounded in your data: terus belajar dan beradaptasi dengan data Anda untuk mengungkap peluang baru dan mengantisipasi masalah. Integrated experience: dapat diakses langsung dalam antarmuka BigQuery. Baca juga:  Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Memulai dengan data insights Photo Credit: Google Cloud Blog Analisis data biasanya dimulai dengan penemuan data dan penilaian insight mana yang nantinya bisa didapat dari aset data. Data Insights dari Gemini memiliki database mendalam yang akan membantu Anda mengeliminasi dugaan dengan kueri yang telah divalidasi sebelumnya. Kueri yang dapat ditindaklanjuti tersebut disertakan dalam BigQuery Studio, menyediakan wawasan, tepat di tempat yang dibutuhkan, untuk mengolah analisis data Anda cukup dengan satu klik saja. Tingkatkan produktivitas dengan bantuan kode SQL dan Python Gemini for BigQuery membantu Anda menulis dan memodifikasi kode SQL atau Python menggunakan perintah natural language yang mudah dipahami. Ini akan membantu mengurangi kesalahan dan inkonsistensi dalam kode Anda. Photo Credit: Google Cloud Blog Gemini di BigQuery memahami struktur dan hubungan dalam data, sehingga Anda dapat menerima saran kode yang disesuaikan dari perintah natural language yang mudah dipahami. Photo Credit: Google Cloud Blog Gemini di BigQuery juga dapat memberikan penjelasan untuk membantu Anda memahami kueri SQL dan Python yang kompleks, sehingga memudahkan pengguna dari seluruh tingkat keterampilan dalam memahami logika di balik kode. Baca juga: Mengoptimalkan Penggunaan BigQuery BI Engine Alur kerja analitik yang ditata ulang dengan natural language Gemini di BigQuery mencakup data canvas, antarmuka berbasis natural language yang inovatif untuk eksplorasi, kurasi, pengolahan, analisis, dan visualisasi data. Data canvas memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi dan menyusun perjalanan data melalui alur kerja grafis, untuk eksplorasi dan analisis data yang lancar dan intuitif. Optimalkan analitik  untuk performa dan kecepatan Seiring bertambahnya volume data, Anda kemungkinan besar akan menghadapi tantangan dalam mengelola kapasitas secara efektif dan meningkatkan performa kueri. Untuk mengatasi tantangan ini, Gemini di BigQuery menawarkan rekomendasi yang didukung AI untuk mempartisi dan mengelompokkan tabel. Rekomendasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan tabel untuk hasil yang lebih cepat dan biaya kueri yang lebih rendah tanpa memerlukan modifikasi apa pun pada kueri. Baca juga: Mengenal Fitur Data Praprocessing dari BigQuery ML Ketersediaan umum Gemini di BigQuery akan diluncurkan secara bertahap selama beberapa bulan ke depan. Saat ini, fitur yang tersedia untuk umum tersedia bagi seluruh pelanggan Google Cloud tanpa biaya tambahan. Belum menggunakan Cloud sebagai solusi komputasi awan Anda? Dapatkan segera melalui EIKON Technology dan nikmati kemudahan Gemini di BigQuery! Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini.

Info

Gemini (gemini.google.com) Kini Menampilkan Link Sumber dalam Responsnya

Mulai tanggal 4 September 2024 ini Anda dapat mengakses informasi tambahan mengenai topik yang ditanyakan dalam respons Gemini (gemini.google.com). Untuk mengetahui seperti apa tampilannya,  mari simak ulasan berikut ini. Peningkatan respons Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Secara khusus, kini dalam responsnya, Gemini akan menampilkan link ke konten terkait dalam permintaan pencarian fakta yang Anda minta. Di bagian akhir respons akan terdapat tanda panah ke bawah yang bisa Anda klik untuk menyelami topik lebih dalam. Jika Anda memiliki lisensi Gemini for Workspace dan ekstensi Google Workspace di Gemini sudah diaktifkan, maka fitur tersebut juga akan menyertakan link sebaris ke email relevan yang dirujuk dalam respons tempat ekstensi Gmail digunakan. Menyertakan informasi tambahan seperti ini menawarkan cara mudah untuk menggali lebih dalam respons yang diberikan Gemini. Anda juga bisa menggunakan fitur pemeriksaan ganda Gemini untuk memverifikasi respons dengan menggunakan Google Search untuk menyorot pernyataan mana yang didukung atau dibantah di web. Detail tambahan terkait fitur Untuk saat ini, pemunculan link tambahan dalam respons Gemini masih terbatas pada pertanyaan berbahasa Inggris saja. Namun Google masih terus mengembangkan kemampuan generative AI mereka agar bisa segera menampilkan respons yang lebih lengkap pada pertanyaan di luar bahasa Inggris. Fitur ini tersedia di sebagian besar negara tempat Gemini (gemini.google.com) tersedia. Baca juga: Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik Administrator: Kunjungi halaman Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengaktifkan atau menonaktifkan Gemini (gemini.google.com) ini dan cara mengaktifkan atau menonaktifkan ekstensi Google Workspace untuk perusahaan Anda di sini. End-user: Anda akan secara otomatis melihat link konten terkait saat dibutuhkan dalam respons Gemini. Apabila Anda memiliki lisensi Gemini for Workspace dan administrator telah mengaktifkan ekstensi Google Workspace, maka pengguna mungkin akan melihat konten terkait dari email untuk permintaan yang menggunakan ekstensi Gmail. Silakan lihat FAQ Gemini Apps di sini untuk mempelajari detail selengkapnya. Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Ketersediaan Peningkatan fitur Gemini ini dirilis secara langsung, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 4 September 2024. Fitur tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace dengan akses ke gemini.google.com. Pengguna dengan akses ke lisensi add-on Gemini Business, Enterprise, Education, dan Education Premium akan mendapatkan notifikasi  melalui Gmail saat ekstensi Google Workspace di Gemini telah diaktifkan oleh administrator. Baca juga: Berbagai Penawaran Training untuk Mempelajari Gemini for Workspace Peningkatan fitur ini cara mudah untuk menggali lebih dalam respons yang diberikan Gemini terhadap pertanyaan Anda. Ini akan memudahkan Anda untuk memahami materi yang ditanyakan tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi. Kini Gemini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top