EIKON Technology

AI

Info

3 Pembaruan Fitur Take Notes for Me di Google Meet, Rapat Makin Efektif!

Google Meet kembali memanjakan para profesional dengan memperbarui fitur notulensi otomatis berbasis AI mereka, yaitu Take notes for me. Mulai diluncurkan secara bertahap pada 30 April 2026, pembaruan ini memberikan kendali penuh bagi pengguna untuk mengatur format catatan rapat agar lebih ringkas dan mudah dipahami. Berikut adalah 3 pembaruan utama yang akan membuat jalannya rapat Anda jauh lebih produktif: Pilihan bagian catatan yang fleksibel Photo Credit: Google Workspace Updates Kini Anda tidak perlu lagi menerima hasil notulensi yang terlalu panjang. Pengguna bisa memilih dan mengaktifkan (toggle on/off) bagian tertentu saja selama panggilan berlangsung, seperti Summary, Decisions, Next steps, hingga Details. Pengaturan ini hanya berlaku untuk rapat yang sedang berjalan tanpa mengubah preferensi bawaan Anda. Baca juga: Google Meet Gratis Kini Dibatasi Satu Jam, Adakah Cara Mengatasinya? Hadirnya bagian Decisions yang lebih jelas Fitur ini memperkenalkan bagian Decisions baru untuk melacak status dari setiap keputusan rapat secara spesifik. Status tersebut meliputi Aligned, Needs further discussion, Disagreed, hingga Shelved. Untuk tahap awal, bagian Decisions ini baru tersedia dalam bahasa Inggris. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! 2. Ringkasan (Summary) yang Lebih Ringkas Photo Credit: Pexels Format bagian Summary telah ditingkatkan agar menjadi jauh lebih padat dan mudah dipindai. Hal ini memudahkan siapa pun yang terlambat atau berhalangan hadir untuk menangkap poin-poin penting rapat dalam sekejap tanpa repot merapikan dokumen secara manual pasca-panggilan. Baca juga: Pengalaman Baru Akses Google Meet dari Glass Enterprise Fitur cerdas ini tersedia bagi pengguna Google Workspace paket Business (Standard & Plus), Enterprise, hingga beberapa edisi pendidikan. Agar bisnis Anda tidak tertinggal dalam memanfaatkan efisiensi AI mutakhir ini, pastikan Anda mendapatkan lisensi resmi Google Workspace melalui EIKON Technology. Sebagai mitra resmi tepercaya di Indonesia, EIKON Technology siap membantu proses migrasi, setup, hingga memberikan dukungan teknis terbaik demi kelancaran operasional perusahaan Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang dan rasakan kemudahan kerja digital masa kini!

Info

4 Pembaruan Google Workspace Developer untuk Masa Depan Agen AI

Pada ajang Cloud Next ‘26, Google mengumumkan suite agent tools dan pembaruan keamanan baru untuk ekosistem Google Workspace. Inovasi ini dirancang agar teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat bekerja lebih cerdas dan aman di lingkungan kerja. Berikut adalah 4 poin penting dari pembaruan Google Workspace yang perlu Anda ketahui: Server Workspace MCP kini hadir dalam pratinjau untuk publik Google kini membuka akses server Model Context Protocol (MCP) Workspace untuk pratinjau publik. Fitur ini menjadi jembatan standar bagi agen AI agar dapat mengakses data konteks kerja secara aman dan efisien di dalam Workspace. Baca juga: Memanfaatkan Google Cloud Contact Center AI untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan Integrasi alat yang komprehensif Photo Credit: Pexels Melalui MCP server, developer kini bisa memberikan instruksi kepada agen AI untuk berinteraksi langsung dengan data pengguna, seperti mengelola draf di Gmail, mengunggah file di Drive, menjadwalkan acara di Calendar, hingga mengelola kontak di People dictionary. Baca juga: AI Generatif, Teknologi Kecerdasan Buatan Masa Depan untuk Developer dan Google Workspace Sistem keamanan dan model tiering baru Untuk mengantisipasi risiko penyalahgunaan API dan kebocoran data (data egress) skala besar, Google memperkenalkan model tingkatan tiering kuota penggunaan. Menariknya, sistem ini dirancang fleksibel sehingga hanya kurang dari 1% pengembang aktif yang perlu beralih ke tingkat di atas standar. Kontrol penuh bagi Administrator Meskipun pembaruan kuota API dan MCP ini telah digulirkan secara bertahap sejak 1 Mei 2026, para admin IT perusahaan tidak perlu khawatir. Akses kontrol tetap berada di tangan Anda dan dapat dikelola dengan mudah melalui Admin console di menu Security > API Controls. Baca juga: Membangun Aplikasi Gen AI untuk Perusahaan dengan LLM dari Database Google Cloud Teknologi AI dan sistem keamanan terintegrasi di atas menunjukkan bagaimana Google Workspace terus berevolusi menjadi platform kerja masa depan yang tak tergantikan. Agar perusahaan Anda dapat mengadopsi seluruh fitur canggih ini dengan lancar, EIKON Technology siap menjadi mitra strategis Anda. Sebagai partner resmi Google Workspace di Indonesia, EIKON Technology tidak hanya menyediakan lisensi resmi, tetapi juga layanan migrasi yang aman, pelatihan, serta dukungan teknis premium yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Hubungi EIKON Technology sekarang dan transformasikan cara kerja tim Anda menjadi lebih cerdas dan aman!

Info

Era Baru Personal Intelligence: Update Fitur AI Tercanggih di Chrome

Google baru saja merilis rangkaian inovasi AI terbaru yang menandai transisi besar menuju era Personal Intelligence. Melalui pembaruan di bulan Januari ini, Google tidak lagi sekadar menjadi mesin pencari, melainkan mitra produktivitas yang proaktif, memahami konteks, dan mampu mengantisipasi kebutuhan penggunanya. Gebrakan Gemini 3 dan Personal Intelligence Photo Credit: Pexels Inovasi paling mencolok hadir pada Gemini 3 yang kini menjadi model standar untuk AI Overviews secara global. Berikut adalah poin-poin kunci dari pembaruan Januari: Integrasi aplikasi personal: Pengguna kini dapat menghubungkan Gemini secara aman dengan Gmail, Google Photos, dan Drive. Hasilnya? Gemini bisa memberikan rekomendasi perjalanan atau belanja yang sangat personal berdasarkan data Anda. Chrome sebagai asisten aktif: Dengan fitur auto browse, Chrome kini bisa melakukan tugas kompleks seperti memesan tiket perjalanan atau mengatur jadwal pertemuan secara otomatis atas nama Anda. Baca juga: Gemini di Chrome: 5 Hal yang Perlu Diketahui Administrator Workspace Revolusi Gmail: Fitur Help me write dan AI Overviews kini tersedia untuk membantu Anda memilah email penting di tengah tumpukan kotak masuk melalui fitur AI Inbox. Agentic Vision pada Gemini 3 Flash: Berbeda dengan AI biasa yang hanya melihat gambar secara statis, fitur ini membuat AI bertindak sebagai “investigator” aktif untuk meminimalkan halusinasi dan meningkatkan akurasi analisis visual. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini AI untuk pendidikan dan kreativitas Photo Credit: Pexels Google juga memperluas akses Gemini di Google Workspace for Education tanpa biaya tambahan bagi institusi pendidikan. Selain itu, hadirnya Veo 3.1 memungkinkan pembuatan video vertikal berkualitas 4K yang lebih konsisten, sangat cocok bagi para konten kreator di platform seperti YouTube Shorts. Baca juga: Gemini Kini Menyediakan Perlindungan Data Tambahan untuk Akun Sekolah Pembaruan AI yang masif ini membuktikan bahwa Google Workspace adalah investasi terbaik untuk masa depan bisnis Anda. Namun, implementasi fitur canggih seperti Gemini Enterprise membutuhkan strategi yang tepat agar memberikan dampak maksimal bagi tim Anda. Jangan biarkan bisnis Anda tertinggal di era AI! EIKON Technology menyediakan solusi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. Hubungi kami di sini untuk memulai konsultasi!

Info

Gemini API Kini Mendukung Input Data Skala Besar: Lebih Cepat, Tanpa Duplikasi

Bagi para pengembang dan arsitek data, proses pemindahan data antar-platform sering kali menjadi hambatan dalam pengembangan AI. Memahami kebutuhan efisiensi di tingkat produksi, Google Cloud baru saja merilis pembaruan signifikan pada Gemini API. Pembaruan ini fokus pada kemudahan ingest data melalui dukungan Google Cloud Storage (GCS) object registration, HTTPS/Signed URLs, serta peningkatan batas ukuran file inline. Efisiensi tanpa batas dengan “Bring Your Own Data” Sebelumnya, penggunaan file besar seperti video durasi panjang atau dokumen masif mengharuskan pengguna mengunggah data ke Files API yang bersifat sementara (48 jam). Kini, hambatan tersebut dihilangkan melalui dua metode input baru: URL eksternal (Public/Signed): Gemini API kini dapat mengambil konten secara langsung dari URL publik maupun penyimpanan privat (via signed URLs) seperti AWS S3 atau Azure Blob Storage. Tak perlu lagi mengunduh data ke backend hanya untuk meneruskannya ke API. Baca juga: Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI 2. Registrasi file GCS: Jika data Anda sudah berada di Google Cloud Storage, Anda tidak perlu lagi memindahkan satu byte pun. Cukup daftarkan file GCS Anda ke Files API, dan Gemini akan mengaksesnya secara langsung. Ini sangat krusial untuk menjaga integritas data dan mempercepat skalabilitas aplikasi ke tahap produksi. Baca juga: Gemini Kini Tersedia di BigQuery, Bisa Apa Saja? Batas inline yang lebih luas Photo Credit: Google The Keyword Bagi pengembang yang mengejar kecepatan dalam fase prototyping, Google meningkatkan batas ukuran data inline dari 20MB menjadi 100MB. Peningkatan ini sangat ideal untuk aplikasi real-time yang memproses gambar resolusi tinggi atau klip audio tanpa memerlukan penyimpanan perantara. Pembaruan ini memastikan bahwa infrastruktur data Anda tetap ramping, aman, dan siap untuk menangani beban kerja AI yang paling menuntut sekalipun. Baca juga: Perlindungan Kebijakan API untuk Menghadapi Era Generative AI Mengelola integrasi data skala besar di cloud membutuhkan keahlian teknis yang mendalam agar tetap efisien dari sisi biaya dan keamanan. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud, siap mendampingi perusahaan Anda dalam mengimplementasikan fitur terbaru Gemini API ini. Siap mempercepat alur kerja AI Anda? Jangan biarkan data Anda terhambat oleh proses unggah yang manual. Hubungi EIKON Technology hari ini untuk konsultasi dan pembelian layanan Google Cloud. Kunjungi situs kami di eikontechnology.com untuk info lebih lanjut!

Info

Nano Banana Pro, Standar Baru Kreasi Visual Berbasis AI untuk Perusahaan

Dalam dunia pemasaran dan desain yang bergerak cepat, konsistensi merek dan kecepatan produksi adalah segalanya. Setelah sukses dengan Nano Banana, Google Cloud kini menghadirkan Nano Banana Pro (Gemini 3 Pro Image), model pembangkit dan penyunting gambar paling mutakhir yang kini tersedia di Vertex AI dan Google Workspace. Kreativitas tanpa batas dengan kontrol presisi Photo Credit: Pexels Nano Banana Pro bukan sekadar pembuat gambar biasa. Model ini dirancang untuk memenuhi standar kebutuhan perusahaan (enterprise-grade) melalui tiga pilar utama: Lokalisasi global instan: Kini, tim kreatif dapat meluncurkan kampanye global lebih cepat. Nano Banana Pro mendukung pembuatan teks dalam gambar dalam berbagai bahasa. Anda bahkan dapat menerjemahkan teks langsung di dalam aset visual Anda tanpa merusak komposisi aslinya. Akurasi berbasis Google Search: Berbeda dengan model lain, Nano Banana Pro terhubung dengan Google Search. Hal ini memastikan diagram, peta, atau infografis yang dihasilkan memiliki fakta dan detail dunia nyata yang akurat. Fidelitas merek yang kuat: Menjaga konsistensi produk atau karakter sering kali sulit dengan AI. Namun, fitur Advanced Composition pada Nano Banana Pro memungkinkan Anda mengunggah hingga 14 gambar referensi (seperti panduan gaya, logo, dan palet warna) untuk memastikan hasil akhir tetap sesuai dengan identitas merek Anda. Transformasi alur kerja kreatif Photo Credit: Google Cloud Blog Dengan resolusi hingga 4K, Nano Banana Pro memungkinkan penyuntingan gambar menggunakan bahasa alami. Cukup instruksikan untuk “menambah”, “menghapus”, atau “mengganti” elemen tertentu, AI akan melakukannya dalam hitungan menit. Perusahaan global seperti Adobe, Canva, dan Figma telah mengintegrasikan teknologi ini untuk memberikan kontrol penuh bagi penggunanya. Implementasikan Nano Banana Pro bersama EIKON Technology Menghadirkan teknologi AI mutakhir seperti Nano Banana Pro ke dalam alur kerja perusahaan membutuhkan mitra yang berpengalaman. EIKON Technology, sebagai mitra resmi Google Cloud di Indonesia, siap membantu Anda mengadopsi solusi ini melalui platform Google Workspace. Kami memberikan dukungan teknis dan strategis untuk memastikan tim kreatif Anda dapat bekerja lebih efisien, aman, dan tetap inovatif. Jadilah yang terdepan dalam ekonomi kreatif berbasis AI. Siap mengubah ide menjadi visual kelas dunia? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk konsultasi dan pembelian layanan Google Cloud. Kunjungi kami di eikontechnology.com untuk informasi lebih lanjut!

Info

Jaga Keamanan Data dengan Fitur Apple Intelligence Writing Tools di Google Workspace

Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa kemudahan besar, namun bagi perusahaan dengan standar keamanan data yang ketat, hal ini juga menghadirkan tantangan baru. Dengan peluncuran Apple Intelligence pada iOS 18.1 ke atas, pengguna kini memiliki akses ke Writing Tools untuk melakukan proofread, menulis ulang, hingga merangkum teks secara otomatis. Untuk memastikan data perusahaan tetap terlindungi, Google menghadirkan kontrol administratif baru yang memungkinkan Admin untuk mengelola penggunaan fitur AI pihak ketiga ini di dalam aplikasi Google Workspace pada perangkat iOS. Berikut ulasannya! Perlindungan data yang lebih granular Photo Credit: Google Workspace Updates Google menyadari bahwa pengelolaan data sensitif memerlukan ketelitian tinggi. Melalui pengaturan baru di Admin Console, administrator kini dapat memitigasi risiko kebocoran data yang mungkin terjadi akibat pemrosesan teks oleh sistem eksternal. Baca juga: Gems Kini Hadir di Panel Samping Aplikasi Google Workspace, Apa Fungsinya? Ketika pengaturan “Allow Writing Tools for work data” dinonaktifkan oleh Administrator, opsi Writing Tools milik Apple tidak akan muncul saat pengguna memilih teks di dalam aplikasi Google Workspace yang terpasang di perangkat iOS (termasuk iPadOS). Fitur ini memperkuat postur keamanan perusahaan dan mencegah potensi konflik dengan kebijakan Data Loss Prevention (DLP) yang telah ditetapkan sebelumnya. Detail penting untuk Administrator Photo Credit: Google Workspace Updates Cakupan luas: Pengaturan ini berlaku untuk perangkat di bawah manajemen seluler dasar maupun lanjutan (basic and advanced mobile management). Aplikasi terintegrasi: Kontrol ini mencakup aplikasi utama seperti Gmail, Drive, Docs, Sheets, Slides, Meet, dan Chat. Status default: Secara standar, pengaturan ini dalam posisi aktif (ON by default). Admin harus menonaktifkannya secara manual jika ingin membatasi akses. Waktu propagasi: Perubahan pengaturan biasanya berlangsung cepat, namun dapat memakan waktu hingga 24 jam untuk tersebar ke seluruh perangkat. Baca juga: Cara Sinkronisasi Server Apple DEP dan Google Mobile Device Management Optimalkan keamanan Google Workspace Anda bersama EIKON Technology Mengelola ekosistem perangkat seluler di tengah pesatnya perkembangan AI memerlukan strategi yang tepat. Sebagai Partner Google Cloud Indonesia, EIKON Technology siap mendampingi Anda dalam mengonfigurasi keamanan Google Workspace tingkat lanjut. Baca juga: Meminimalkan Risiko Keamanan AI, Apa yang Bisa Anda Lakukan Sekarang? Fitur kendali Apple Intelligence ini tersedia bagi pengguna lisensi Enterprise, Education Standard/Plus, Frontline Standard, hingga Enterprise Essentials Plus. Tim ahli kami dapat membantu Anda memilih lisensi yang tepat dan memastikan kebijakan keamanan data terimplementasi dengan sempurna. Ingin tingkatkan keamanan data di perangkat iOS perusahaan Anda? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mendapatkan panduan lengkap mengenai fitur keamanan terbaru Google Workspace dan konsultasi lisensi yang sesuai dengan skala bisnis Anda. Amankan data sensitif Anda bersama pakarnya. Hubungi EIKON Technology sekarang juga!

Info

40% Email Phishing Kini Dihasilkan AI, Siapkah Keamanan Anda?

Dunia keamanan TI berubah dengan cepat. Jika tim masih dilatih untuk mengidentifikasi email phishing berdasarkan tata bahasa yang buruk atau salam yang generik, pelatihan itu harus dihentikan. Sebab, para pelaku kejahatan siber tidak lagi membuat kesalahan sepele tersebut. Fakta yang sederhana dan menakutkan adalah: 40% dari semua email phishing yang menargetkan bisnis kini dihasilkan oleh Kecerdasan Buatan (AI). Angka yang mengejutkan ini berarti hampir separuh serangan yang masuk ke kotak masuk telah disesuaikan dengan sempurna, tata bahasanya tanpa cela, dan dirancang agar terlihat persis seperti komunikasi resmi. Ini adalah era baru ancaman siber yang menuntut strategi pertahanan baru. Keuntungan AI bagi penyerang Photo Credit: Pexels AI telah menghilangkan hambatan bagi para pelaku kejahatan siber. Penyerang tidak lagi perlu merekrut penulis terampil; mereka hanya perlu menggunakan Large Language Model (LLM) untuk mengeksekusi kampanye yang masif dan sangat personal secara instan. Pergeseran ini menciptakan ancaman ganda: Skala dan kecepatan masif: AI menghemat biaya kampanye hingga 95% bagi para spammer, mendorong volume serangan secara eksponensial. Personalisasi canggih: AI menganalisis data publik dari LinkedIn, situs web perusahaan, dan media sosial untuk menyusun pesan yang dengan sempurna meniru rekan kerja, manajemen, atau vendor tepercaya. Serangan tersebut bukan lagi berupa permintaan faktur umum, tapi juga permintaan mendesak yang waktunya tepat dari orang yang dikenal. Hasilnya adalah gelombang phishing, vishing (suara), dan smishing (teks) yang berkali-kali lipat lebih berbahaya. Baca juga: Mengenal JumpCloud Device Monitoring & Alerting Dua pilar pertahanan AI Photo Credit: Pexels Melawan ancaman yang ditingkatkan AI membutuhkan pendekatan berlapis, yaitu meningkatkan pertahanan manusia dan teknologi secara simultan. Melatih karyawan untuk mengenali tautan berbahaya tidak lagi cukup; mereka perlu dilatih untuk mempertanyakan konteks dan legitimasi permintaan. Fokus harus bergeser dari memeriksa kualitas email menjadi memeriksa keabsahan permintaan. Hal ini melibatkan simulasi phishing yang berevolusi untuk menguji karyawan dengan peniruan AI yang canggih terhadap kepemimpinan. Baca juga: Mengenal Apa Itu System Management JumpCloud Ketika email yang dihasilkan AI yang canggih berhasil lolos, stack teknologi harus menjadi jaring pengaman. Tiga solusi yang harus ada adalah: Multi-Factor Authentication (MFA)—kontrol teknis tunggal yang paling efektif, Advanced Threat Protection (ATP) & SEG—untuk menyaring solusi yang menggunakan AI/ML untuk mencari perilaku dan niat berbahaya, serta DNS Filtering—lapisan penting yang mencegah pengguna mencapai situs curang yang diketahui. Baca juga: Cara Mengintegrasikan Active Directory dengan JumpCloud Menghentikan AI yang membangun serangan yang lebih baik daripada pertahanan adalah prioritas. Untuk mulai mengamankan stack teknologi dan mengimplementasikan MFA sebagai jaring pengaman utama, pertimbangkan solusi manajemen identitas terpadu seperti JumpCloud. Dapatkan lisensi JumpCloud yang aman melalui EIKON Technology, mitra tepercaya yang membantu Anda menghentikan serangan canggih sebelum terjadi. Daftar sekarang juga di sini, gratis!

Info

Flow, Tool Fillmaking yang Dibekali AI Tercanggih Google

Flow merupakan satu-satunya alat pembuat film AI yang dirancang khusus untuk model-model tercanggih Google—Veo, Imagen, dan Gemini. Tool ini dapat membantu Anda mengeksplorasi ide-ide tanpa batas dan menciptakan klip serta adegan sinematik. Mari simak ulasannya berikut! Tentang Flow Photo Credit: Google The Keyword Flow dirancang khusus untuk Veo, model video generatif mutakhir Google, dengan ketepatan waktu yang luar biasa dan hasil sinematik memukau yang unggul dalam fisika dan realisme. Di balik layar, model Gemini membuat proses prompt menjadi intuitif, sehingga Anda dapat menggambarkan visi dalam bahasa sehari-hari. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Fitur utama Flow juga dilengkapi dengan serangkaian fitur, baik untuk para profesional maupun mereka yang baru memulai: Camera Controls: Kuasai pengambilan gambar Anda dengan kontrol langsung atas gerakan, sudut, dan perspektif kamera. Photo Credit: Google The Keyword Scenebuilder: Edit dan perluas pengambilan gambar Anda yang sudah ada dengan mulus—tampilkan lebih banyak aksi atau transisi ke adegan selanjutnya dengan gerakan berkelanjutan dan karakter yang konsisten. Asset Management: Kelola dan atur semua elemen dan prompt Anda dengan mudah. Flow TV: Anda dapat melihat prompt dan teknik tepat yang digunakan untuk klip yang Anda sukai, memberikan cara praktis untuk mempelajari dan mengadaptasi gaya baru. Baca juga: Mengoptimalkan Kinerja Gemini secara Aman dengan Fitur System Instructions Vertex AI Mulai menggunakan tool Photo Credit: Google The Keyword Flow merupakan evolusi dari VideoFX, sebuah eksperimen Google Labs yang diluncurkan tahun lalu. Mulai hari ini, Flow tersedia bagi pelanggan paket Google AI Pro dan Google AI Ultra kami di AS, dan akan segera hadir di negara-negara lain. Google AI Pro memberi Anda fitur-fitur utama Flow dan 100 generasi per bulan, sementara Google AI Ultra memberi Anda batas penggunaan tertinggi dan akses awal ke Veo 3 dengan pembangkitan audio asli, yang menghadirkan suara lingkungan dan dialog karakter langsung ke dalam pembuatan video. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Flow, aplikasi pembuat video dan film yang telah dibekali dengan teknologi AI tercanggih dari Google ini akan membantu Anda menciptakan konten audiovisual menarik secara efisien dan seamless Tertarik untuk menggunakannya? Anda bisa mendapatkannya dengan berlangganan Google AI Pro atau Google AI Ultra. Untuk alur kerja pembuatan konten audiovisual yang lebih mulus, jadikan Google Workspace for Business sebagai ekosistem kerja Anda. Dapatkan hanya melalui EIKON Technology, partner resmi Google untuk Indonesia. Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Info

Mengenal Google AI Ultra for Business yang Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Anda

Workspace kini makin canggih dengan hadirnya add-on Google AI Ultra for Business. Add-on baru ini menyediakan akses tertinggi ke model AI dan tools AI generasi berikutnya. Apa saja? Fitur unggulan Google AI Ultra for Business Photo Credit: Pixabay Aplikasi Gemini dengan model AI terbaru, yang menyediakan batas penggunaan yang lebih tinggi untuk Gemini 2.5 Pro, Veo 3 (model pembuatan video terbaru Google), dan Deep Research. NotebookLM dengan batas penggunaan yang lebih tinggi dan kemampuan model terbaik (akan diluncurkan akhir tahun 2025 ini), serta batas yang lebih tinggi untuk Audio Overviews, notebooks, queries, dan sumber per notebook. Akses ke Gemini in Workspace: Pengguna Business atau Enterprise Standard dan Plus akan mendapat akses ke aplikasi Gemini di Workspace, seperti Gmail, Docs, dan Sheets. Pengguna yang berlangganan edisi Workspace lain yang memenuhi syarat juga akan memperoleh akses ke sebagian besar fitur ini cukup dengan menambahkan Google AI Ultra for Business.  Akses ke Flow, alat pembuatan film AI Google yang memungkinkan Anda untuk membuat adegan dan cerita sinematik, dengan akses ke Veo 3 dan fitur-fitur premium. Akses ke Whisk, alat pembuatan gambar dan video AI baru yang membantu Anda mengeksplorasi dan memvisualisasikan ide-ide baru dengan cepat menggunakan perintah teks dan gambar. Dengan Whisk Animate, Anda dapat mengubah gambar menjadi video berdurasi 8 detik menggunakan Veo 2. Akses ke Project Mariner (saat ini hanya tersedia di AS): Sebuah prototipe penelitian untuk mengeksplorasi masa depan interaksi manusia dengan menggunakan natural language prompts.  Baca juga: Aplikasi Gemini dan Fitur-fiturnya di Google Workspace Meraih Sertifikasi BSI C5 Jerman Perlu diketahui Pengguna Workspace yang mengakses Gemini in Workspace, aplikasi Gemini, dan NotebookLM dengan Google AI Ultra for Business mengakses layanan ini sebagai layanan inti dengan perlindungan data tingkat perusahaan yang tunduk pada persyaratan layanan Google. Sebagai pengingat, konten Anda tidak akan ditinjau manusia atau digunakan untuk pelatihan model AI generatif di luar domain tanpa izin.  Beberapa tools ini, termasuk Whisk dan Flow tidak dicakup oleh persyaratan layanan Workspace dan memiliki kebijakan privasi sendiri.  Mulai menggunakan add-on Akses ke Flow dan Whisk akan aktif secara default bagi pengguna Google AI Ultra for Business berlisensi dan dapat dinonaktifkan dengan cara: klik opsi menu Apps > Additional Google services > Access to additional services without individual control pada konsol Google Admin. Baca juga: Model Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Umum Ketersediaan Photo Credit: Pixabay Add-on Google AI Ultra for Business tersedia untuk pembelian mulai dari tanggal 26 Juni 2025 bagi pengguna Google Workspace edisi Business (Starter, Standard, dan Plus) serta Enterprise (Starter, Standard, dan Plus). Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Dengan hadirnya add-on Google AI Ultra for Business ini, Anda bisa dengan mudah mengakses fitur-fitur AI terbaik Workspace lebih cepat. Untuk menggunakannya pun mudah, telah tersedia secara otomatis setelah add-on ini diluncurkan di Workspace.  Menariknya lagi, add-on tersedia gratis bagi pelanggan Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Akses Terbatas Fitur Alpha Gemini untuk Aplikasi Google Workspace, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Tahun lalu, Google meluncurkan akses versi beta ke Workspace melalui Gemini bagi pelanggan edisi Business dan Enterprise. Pada tahun 2025, akses ditingkatkan menjadi alpha yang memungkinkan Anda untuk dapat memanfaatkan fitur Google AI sebelum fitur kontrol ini diluncurkan untuk umum. Lalu, bagaimana cara mengaksesnya? Mengontrol akses pengguna ke fitur Workspace baru Photo Credit: Google Workspace Updates Selain menghadirkan peningkatan dari beta access yang diluncurkan tahun lalu, alpha access ini juga memungkinkan Anda untuk memanfaatkan fitur-fitur terbaru Google AI untuk kemudian menentukan mana saja kapabilitas yang dapat diterapkan di lingkungan kerja. Akses ke fitur alpha Gemini dapat diaktifkan untuk seluruh pengguna atau sebagian pengguna di organizational unit (OU) maupun grup tertentu. Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Alur Kerja Anda dengan Asisten AI Google, Gemini Penting untuk diingat Alpha mendapatkan standar perlindungan data yang sama kuatnya dengan semua layanan Workspace. Alpha bersifat eksperimental dan mungkin tidak selalu berfungsi dengan baik sebelum diluncurkan untuk umum. Namun, perlu diingat bahwa fitur dapat diubah, ditangguhkan, atau dihentikan kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya. Baca juga: Panel Samping Gmail Kini Dilengkapi Gemini, Apa Fungsinya? Mulai menggunakan alpha Photo Credit: Freepik Administrator Fitur ini akan NONAKTIF dalam setelan default dan dapat diaktifkan untuk tingkat domain, OU, maupun grup. Sebelum mengaktifkan akses, harap pertimbangkan hal-hal berikut: Dengan peluncuran ini, lisensi add-on Gemini tidak lagi diperlukan untuk mengakses fitur alpha Gemini di Workspace. Pastikan pengaturan alpha diaktifkan hanya untuk grup atau OU yang Anda inginkan. Setelah pengaturan alpha aplikasi Gemini in Workspace diaktifkan, admin dapat memberikan akses ke fitur alpha baru kapan saja. Disarankan agar admin dan pengguna akhir mendaftar ke halaman komunitas alpha Google Workspace. Fitur dapat ditambahkan ke, dimodifikasi, dan dihapus kapan saja tanpa pemberitahuan. Beberapa fitur alpha mungkin tidak diluncurkan ke semua pengguna yang Anda pilih. Karena fitur-fitur ini belum tersedia secara umum, Google tidak menawarkan dukungan penuh. End-user Ketika fitur telah diaktifkan oleh administrator. End-user bisa langsung mencoba fitur-fitur alpha Gemini di aplikasi Workspace. Ketersediaan Akses menuju fitur alpha Gemini untuk aplikasi Workspace melalui perilisan diperpanjang (extended rollout) mulai tanggal 22 April 2025 (kemungkinan akan lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Pembaruan ini akan berlaku bagi Google Workspace edisi Business (Starter, Standard, dan Plus) serta Enterprise (Starter, Standard, dan Plus). Baca juga: Gemini for Workspace Makin Canggih dengan Dukungan Generative AI Terbukanya akses ke fitur-fitur alpha Gemini di aplikasi Workspace ini memungkinkan Anda untuk bisa mencobanya sebelum peluncuran umum. Anda bahkan bisa memberikan umpan balik agar Google dapat meningkatkan kemampuan Gemini. Tak sabar untuk mencoba? Anda bisa langsung mencobanya cukup dengan berlangganan Google Workspace for Business melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi Google Workspace secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Segera hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya!

Scroll to Top