EIKON Technology

google docs

Info

Gemini untuk Aplikasi Google Docs Kini Tersedia di iPhone

Google baru saja mengumumkan bahwa kini kecanggihan Gemini di Docs dapat dinikmati di perangkat iOS. Kapabilitas baru ini akan membantu Anda dalam memahami, meringkas, dan mengajukan pertanyaan tentang dokumen secara lebih efektif di perangkat seluler. Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini! Gemini di aplikasi Google Docs di iPhone Photo Credit: Google Workspace Updates Gemini disertakan dalam paket bisnis Google Workspace, memungkinkan Anda bekerja dengan mudah di mana saja tanpa perlu berpindah aplikasi atau mengunduh solusi AI terpisah. Solusi ini hadir dengan pilihan lebih dari 20 jenis bahasa.  Kini Anda dapat menggunakan Gemini di Docs pada perangkat iOS untuk:       Memahami inti laporan riset yang panjang dengan ringkasan yang dihasilkan AI yang dapat Anda baca di ponsel saat bepergian.       Mengajukan pertanyaan kepada Gemini tentang detail spesifik yang terpendam dalam dokumen anggaran agar Anda dapat menemukan jawaban yang dibutuhkan sebelum rapat.       Membuat draf pertama rencana peluncuran dengan cepat menggunakan perintah sederhana setelah sesi brainstorm tim, selagi detailnya masih segar dalam ingatan Anda. Baca juga: Memahami Video Lebih Cepat dengan Gemini di Google Drive Penting untuk diingat Beberapa fitur tertentu, seperti Help me write, Help me create, dan image generation, saat ini tidak tersedia di perangkat seluler. Untuk mengakses Gemini, Anda cukup mengetuk ikon percikan di bilah aplikasi bagian atas. Anda kemudian dapat menavigasi berbagai tindakan seperti opsi “ringkas dokumen ini”, “sarankan perbaikan”, atau kirimkan permintaan Anda sendiri. Fitur ini hanya tersedia di tablet dan ponsel iOS yang menjalankan iOS 16+. Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang berkolaborasi dengan Gemini di Google Docs. Baca juga: Makin Mudah Akses Gemini di Google Drive dengan Tautan Simpel Ketersediaan Gemini untuk Docs di iPhone dirilis secara extended untuk domain rilis cepat mulai dari tanggal 16 Juli 2025 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 untuk visibilitas fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal akan dirilis secara utuh mulai dari tanggal 18 Agustus 2025 (1-3 hari untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Business Standard and Plus, Enterprise Standard and Plus, serta pemilik add-on Gemini Education, Gemini Education Premium, Gemini Business, atau Gemini Enterprise. Baca juga: Lebih dari 20 Bahasa Tambahan di Gemini Penampil PDF Google Drive, Apa Saja? Pembaruan ini akan membantu Anda melakukan banyak hal, seperti membuat ringkasan file dalam bahasa pilihan di perangkat seluler. Perluasan fitur Gemini ini tersedia gratis bagi Anda pelanggan Google Workspace for Business. Belum berlangganan? Anda bisa langsung mendapatkannya di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Workspace untuk distribusi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Tambahan Dukungan Bahasa Pemrograman untuk Fitur Smart Canvas Google Docs, Apa Saja?

Tahun 2022 lalu, Google memperkenalkan smart canvas, sebuah fitur yang memungkinkan Anda untuk menampilkan dan memformat kode di Docs dengan code blocks. Pada tahun 2025 ini, Docs menghadirkan pembaruan berupa tambahan bahasa pemrograman yang didukung di smart canvas. Apa saja tambahan bahasa pemrograman yang dihadirkan? Mari cari tahu jawabannya di sini! Tentang smart canvas Smart canvas merupakan fitur canggih Google Docs yang meningkatkan kolaborasi dan produktivitas dengan mengintegrasikan berbagai komponen seperti building blocks, templat, dan smart chips. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas-tugas seperti menyusun email, membuat catatan rapat, hingga melacak kemajuan proyek secara langsung di Docs tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi, seperti Google Tasks, Calendar, dan tools manajemen proyek. Baca juga: Smart Canvas, Kolaborasi Terbaru Milik Google Workspace Tambahan bahasa pemrograman yang didukung Photo Credit: Google Workspace Updates Google Docs menambahkan bahasa pemrograman untuk smart canvas agar lebih banyak pengguna dapat memvisualisasikan kode dengan mudah, sehingga kode lebih mudah dibaca dan kolaborasi menjadi lebih mudah. Mulai 14 April 2025, pengguna dapat memformat code blocks dalam bahasa pemrograman tambahan berikut: C#  Go  Kotlin  PHP  Rust  TypeScript  HTML  CSS  XML  JSON  Protobuf  Textproto  SQL  Bash/Shell  Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Mengaktifkan bahasa tambahan smart canvas Tambahan bahasa pemrograman yang didukung ini akan muncul secara otomatis setelah pembaruan tanpa memerlukan pengaturan dari administrator. Untuk menampilkan dan memformat kode di Google Docs, pilih Insert > Building blocks > Code blocks > pilih bahasa pemrograman yang diinginkan atau ketik @ > Code blocks > pilih bahasa pemrograman yang diinginkan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menyisipkan smart chips dan building blocks di Google Docs, silakan kunjungi halaman Help Center ini. Ketersediaan Photo Credit: Pexels Pembaruan smart canvas Docs ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat mulai tanggal 14 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 29 April 2025 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tambahan dukungan bahasa pemrograman ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard dan Plus, Enterprise Starter, Standard, dan Plus, Enterprise Essentials Plus, serta Education Standard dan Plus. Baca juga: Buat Dokumen dan Balas Email Kini Jadi Makin Cepat dengan Dukungan Duet AI for Google Workspace Agar tidak tertinggal fitur baru dari smart canvas Google Docs, pastikan Anda telah berlangganan. Telah tersedia beberapa edisi Workspace yang khusus ditujukan untuk penggunaan skala besar seperti Business dan Education. Tingkatkan produktivitas di lingkungan kerja Anda dengan Google Workspace. Kini telah tersedia di EIKON Technology, Untuk mulai memilih paket berlangganan, silakan klik di sini.

Google Workspace

Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace

Google resmi meluncurkan Gemini AI pada berbagai aplikasi Google Workspace. Gemini AI dapat membantu pengguna untuk merangkum, menganalisis, dan membuat konten dengan mengumpulkan data dari emails dan berbagai dokumen. Pengguna tidak perlu berpindah tabs atau aplikasi karena Gemini AI hadir di dalam interface aplikasi Google Workspace. Simak detail informasinya berikut ini! Muncul sebagai panel samping di aplikasi Google Workspace Google mengintegrasikan Gemini AI sebagai panel samping pada aplikasi Google Docs, Google Sheets, Google Slides, dan Google Drive. Panel samping ini menggunakan model teknologi terbaru Google, termasuk Gemini 1.5 Pro dengan kemampuan penalaran yang lebih canggih. Berikut beberapa contoh penggunaan Gemini AI pada aplikasi Google Workspace: Google Docs: menulis dan memperbaiki konten, merangkum informasi, membantu pengguna untuk brainstorming ide, membuat konten berdasarkan dokumen lain, dan masih banyak lagi;  Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Tips Menggunakan Google Workspace DLP Untuk Mencegah Kehilangan Data Google Slides: membuat slides baru, menghasilkan gambar-gambar custom, hingga merangkum presentasi; Photo Credit: Google Workspace Update Google Sheets: melacak dan mengatur data, membuat tabel dengan cepat, menyusun suatu rumus, dan menanyakan cara menyelesaikan suatu tugas di Sheets; Photo Credit: Google Workspace Update Google Drive: merangkum satu atau lebih dokumen, memberikan fakta singkat tentang proyek tertentu, hingga mendalami suatu topik tanpa harus mencari dan membuka banyak dokumen. Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace For Education Cara mengakses Gemini AI di Google Workspace Fitur Gemini AI tidak memiliki kontrol administrator. Artinya, pengguna tidak membutuhkan akses izin dari administrator untuk menggunakan Gemini AI di aplikasi Google Workspace. Untuk mengakses fitur baru ini, pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Buka Google Docs, Google Slides, Google Sheets, atau Google Drive pada perangkat web; Klik tombol “Ask Gemini” di bagian pojok kanan atas layar; Fitur Gemini AI akan langsung muncul sebagai panel samping di bagian kanan. Gemini AI juga telah tersedia di Gmail Google tidak hanya meluncurkan Gemini AI pada Google Docs, Google Slides, Google Sheets, dan Google Drive. Para pengguna Gmail kini juga dapat menikmati kecanggihan fitur Gemini AI melalui panel samping aplikasi. Di Gmail, Anda bisa memanfaatkan panel samping Gemini AI untuk merangkum rangkaian email, menulis draft, memberi kalimat respons pada rangkaian email, dan masih banyak lagi. Baca juga: Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual Saat Mengakses Workspace Applications Kehadiran Gemini AI di panel samping aplikasi Google Workspace diharapkan bisa meningkatkan produktivitas kerja. Google telah merilis Gemini AI untuk beberapa pengguna terpilih mulai 24 Juni 2024. Fitur ini akan diluncurkan secara berkala ke lebih banyak pengguna mulai 8 Juli 2024. Namun, panel samping Gemini AI hanya tersedia bagi para pengguna Google Workspace dengan add-on Gemini Business and Enterprise, Gemini Education and Education Premium, serta Google One AI Premium. Anda bisa menambahkan add-on tersebut melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi Google Workspace secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Segera hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya!

Info

Proofread: Fitur Baru dari Google Docs yang Telah Didukung Teknologi AI

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010, Google Docs terus berkembang dengan berbagai fitur dan kapabilitas untuk membantu Anda menulis lebih cepat dan lebih percaya diri, seperti grammar suggestions, smart compose, dan smart reply. Kini, tahun 2023, Google Docs kembali dengan gebrakan baru, yakni fitur writing suggestion yang didukung oleh AI: Proofread. Proofread, fitur saran penulisan dengan dukungan kecerdasan buatan Setelah sebelumnya hadir dengan fitur penulisan canggih seperti grammar suggestions, smart compose, dan smart reply, kini Google Docs memperkenalkan fitur saran penulisan yang tak kalah canggih, yakni Proofread. Fitur baru ini telah didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) yang akan menyederhanakan alur kerja Anda selama menggunakan Docs. Photo Credit: Google Workspace Updates Tidak hanya membantu dalam masalah ejaan dan tata bahasa, Proofread juga memberikan daftar saran yang dapat Anda tinjau dan gunakan, termasuk: Conciseness: Saran agar tulisan Anda lebih ringkas dan padat.  Active voice: Saran agar tulisan Anda lebih mudah dipahami dan jelas bagi pembaca. Wording: Saran untuk membuat kata terdengar lebih dinamis atau formal dalam konteksnya. Sentence Split: Saran untuk memisahkan kalimat-kalimat rumit agar tulisan Anda lebih mudah dibaca. Proofread merupakan inovasi terbaru Google yang akan membantu Anda membuat konten berkualitas tinggi dengan lebih mudah dan cepat di Google Docs. Fitur ini dapat membantu meningkatkan keringkasan serta membuat dokumen Anda lebih jelas dan mudah dibaca. Baca juga: Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Client-Side Encryption Google Docs Saran yang dihasilkan oleh Proofread tidak mengganggu dan tidak akan mengacaukan dokumen saat Anda menulis maupun berkolaborasi—Anda bisa dengan mudah meninjau semua saran langsung dari sidebar Proofread kapan pun Anda siap dan memutuskan saran mana yang paling tepat untuk diterima. Selain itu, Anda dapat menyesuaikan jenis saran yang akan muncul melalui opsi filter, membantu memastikan AI memberikan saran yang paling relevan. Mulai menggunakan fitur Untuk bisa menggunakan fitur Proofread di Google Docs tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Fitur akan AKTIF secara default setelah peluncuran dan bisa dinonaktifkan di Docs dengan masuk ke menu Tools > Proofread. Untuk mulai menggunakan fitur Proofread, Anda bisa membukanya dengan mengeklik ikon berikut: Saat AI mendeteksi adanya saran penulisan untuk dokumen Anda, ikon tersebut akan memiliki titik biru di bagian kanan atas: ​Baca juga: Cara Membuat Custom Building Block di Google Docs Ketersediaan Fitur Proofread Google Docs dirilis penuh baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai dari tanggal 29 Agustus 2023 (memerlukan waktu 1-3 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini merupakan bagian dari add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise. Informasi tambahan Photo Credit: drobotdean (Freepik) Jika saat ini Anda berpartisipasi dalam alpha testing untuk fitur Proofread ini, maka Anda harus membeli add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise agar bisa terus menggunakannya. Jika tidak, maka Anda tidak dapat lagi mengakses fitur Proofread mulai tanggal 29 Agustus 2023. Baca juga: Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs Untuk Rapikan Tampilan Dokumen Hadirnya fitur Proofread yang telah didukung oleh kecerdasan buatan (AI) ini akan menyederhanakan alur kerja Anda selama merancang dokumen dengan Google Docs. Untuk mengoptimalkan Proofread dan berbagai fitur serta kapabilitas Docs, Anda dapat berlangganan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi kami di sini!

Google Workspace

Buat Dokumen dan Balas Email Kini Jadi Makin Cepat dengan Dukungan Duet AI for Google Workspace

Google Workspace baru saja memperkenalkan fitur penulisan yang didukung oleh artificial intelligence (AI). Fitur ini hadir untuk membantu Anda menyempurnakan pekerjaan dengan cepat, maupun memulai pekerjaan baru di Google Docs dan Gmail menggunakan teknologi Duet AI for Google Workspace. Bagaimana cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut! Fitur penulisan canggih dengan dukungan Duet AI for Google Workspace Fitur penulisan baru untuk Google Docs dan Gmail ini telah didukung oleh teknologi kecerdasan buatan milik Google yakni Duet AI for Google Workspace. Di web maupun seluler, Anda dapat membuat draf dan membalas pesan di Gmail. Setelah mengeklik tombol Help me write, Anda bisa memilih opsi berikut: Write your draft: Menggunakan kata-kata Anda sendiri untuk mendeskripsikan draf yang ingin dibuat. Fitur ini akan mempelajari konteks dari pesan sebelumnya untuk menyusun draf balasan yang relevan dengan keseluruhan percakapan. Formalize your draft: Mengubah nada tulisan Anda agar terdengar lebih formal. Elaborate on your draft: Menambahkan detail lebih lanjut ke email Anda untuk mengembangkan draf. Shorten your draft: Mengurangi panjang draf email Anda. I’m feeling Lucky: Menghadirkan variasi nada dan gaya tulisan yang menyenangkan untuk email Anda.  Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur Help me write di Gmail akan menghemat waktu dengan menghilangkan alur kerja yang kerap membuat Anda merasa buntu, seperti menentukan kalimat pertama atau memberikan nada dan gaya tulisan yang tepat untuk tiap email yang dikirimkan dalam berbagai kesempatan. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Sama seperti Gmail, penggunaan fitur Help me write di Google Docs pun sama mudahnya. Anda cukup mengetikkan beberapa kata kunci untuk mendeskripsikan topik yang ingin dituliskan, AI kemudian akan menyusun draf secara otomatis. Fitur ini juga hadir dengan saran sesuai kebutuhan, sekaligus menyempurnakan konten yang dihasilkan lebih lanjut menggunakan opsi berikut: Tone: Mengubah nada tulisan menjadi lebih santai atau formal.  Summarize: Menghasilkan ringkasan untuk keseluruhan dokumen atau beberapa bagiannya saja.  Bulletize: Menyusun dokumen Anda dalam poin-poin ringkas. Elaborate: Menambahkan detail lebih lanjut untuk mengembangkan teks yang sudah dihasilkan.  Shorten: Menjadikan dokumen Anda lebih ringkas dengan mengurangi panjangnya.  Retry: Menyusun ulang draf yang sudah dihasilkan, tapi tetap berdasarkan deskripsi Anda.  Custom: Pada opsi ini Anda dapat menyusun instruksi sendiri untuk menyempurnakan draf yang dihasilkan. Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur Help me write ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda dalam menulis rancangan pertama dokumen. Dengan demikian, Anda bisa lebih fokus dalam menuangkan ide-ide ke dalam tulisan, tanpa perlu menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kalimat pertama.  Photo Credit: Google Workspace Updates Selain itu Google juga menggabungkan Help me write ini dengan kapabilitas smart canvas melalui fitur smart chips, variables, dan building blocks. Kombinasi ini akan membantu saat Anda perlu menyertakan informasi seperti status atau menambahkan variabel untuk detail yang ingin disesuaikan, seperti nama rekan satu tim, jabatan, dan lainnya. Dengan memberikan data terstruktur dan pintasan untuk mengambil tindakan saat membuat rencana atau pesan komprehensif, pembaruan ini akan membantu Anda beralih dari konsep hingga penyelesaian lebih cepat tanpa harus meninggalkan dokumen Anda. Baca juga: ESignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya Mulai menggunakan fitur Fitur Help me write akan AKTIF secara default, baik itu di Google Docs maupun Gmail (bekerja di versi web dan juga aplikasi seluler). End-user tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator untuk mulai menggunakannya. Ketersediaan Fitur Help me write untuk Google Docs dan Gmail kini sudah tersedia bagi pelanggan yang sudah memiliki add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise. Untuk mengajukan trial add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise, Anda bisa mengunjungi halaman ini. Baca juga: Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs untuk Rapikan Tampilan Dokumen Dengan dukungan Duet AI for Google Workspace, Anda dapat meringkas alur kerja. Pekerjaan pun jadi lebih cepat selesai, termasuk saat harus membalas email maupun merancang dokumen. Sederhanakan alur kerja Anda mulai dari sekarang dengan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi resmi bergaransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

eSignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya

Sejak bulan Juni 2022 lalu, Google memulai alpha testing kemampuan untuk meminta dan menyimpan eSignature di Google Docs. Dari pengetesan tersebut, Google melakukan beberapa peningkatan. Pada bulan Agustus 2023 ini, Google secara resmi meluncurkan eSignature di ekosistem Workspace mereka. Bagaimana cara kerjanya? Mengenal eSignature Google Workspace eSignature di Google Drive – Photo Credit: Google Workspace Updates Memantau kontrak dan perjanjian pelanggan bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri karena Anda harus terus-menerus berpindah dokumen dan aplikasi untuk menyelesaikan pekerjaan. Berangkat dari situ, Google kemudian mengintegrasikan tanda tangan elektronik (eSignature) di Docs, sehingga Anda bisa dengan cepat mengerjakan dokumen perjanjian langsung dari Docs tanpa harus berpindah tab atau aplikasi. eSignature di Docs memanfaatkan infrastruktur yang didesain dengan perlindungan bawaan Google untuk membantu mengamankan informasi sekaligus melindungi privasi data Anda. Baca juga: Pentingnya Menggunakan Signature untuk Email Perusahaan Kini eSignature telah tersedia dalam format open beta untuk pelanggan Google Workspace Individual (tidak dibutuhkan pendaftaran ulang untuk bisa menggunakan fitur baru ini). Nantinya, eSignature akan tersedia dalam format beta untuk pelanggan Google Workspace edisi tertentu. eSignature di Google Docs – Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi pemilik usaha skala kecil atau UMKM, menelusuri kontrak, perjanjian dengan pelanggan, dan dokumen penting lainnya bisa sangat menantang. Untuk memperlancar arus kerja pengelolaan dokumen, Google meluncurkan fitur eSignature di Docs. Fitur ini memungkinkan Anda untuk meminta dan menambahkan tanda tangan elektronik di dokumen resmi langsung di Google Docs. Fitur eSignature ini akan memudahkan Anda untuk: Meminta tanda tangan elektronik, memantau status tanda tangan yang masih tertunda, hingga menemukan kontrak yang sudah berhasil ditandatangani. Menandatangani kontrak resmi langsung dari Google Drive tanpa perlu berpindah aplikasi atau bahkan tab. Membuat salinan baru kontrak untuk tiap permintaan. Dengan begitu, Anda bisa menggunakan dokumen tertentu sebagai sebuah templat sekaligus membuat beberapa eSignature sekaligus. Baca juga: Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs untuk Rapikan Tampilan Dokumen Akhir tahun 2023 ini, Google akan memperkenalkan beberapa dukungan tambahan untuk eSignature yang berupa: Audit trail: Semua dokumen kontrak yang telah selesai secara otomatis akan memiliki laporan jejak audit untuk memudahkan Anda melakukan pemantauan. Multi-signer: Kemampuan untuk meminta eSignature kepada lebih dari satu pengguna. Non-Gmail users: Kemampuan untuk meminta eSignature dari non-pengguna Gmail. Initiating eSignature on PDF: Kemampuan untuk memulai eSignature pada file PDF yang telah tersimpan di Drive, Ketersediaan eSignature versi beta untuk pelanggan Google Workspace Edisi Google Workspace tertentu dapat mengajukan permohonan untuk uji beta eSignature menggunakan formulir ini. Fitur eSignature akan tersedia sebagai bagian dari versi beta yang lebih besar, yang akan mencakup akses ke layout email khusus di Gmail. Layout baru tersebut memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan templat yang ada, menggunakan kembali layout khusus untuk email campaign, atau membuat layout baru dari awal. Setelah mendaftar ke versi beta, Anda akan melihat eSignature dan beberapa fitur baru Gmail dalam beberapa minggu mendatang. eSignature tersedia bagi pelanggan Google Workspace individu. Fitur dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 8 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk edisi Google Workspace yang dapat mengajukan permohonan uji beta eSignature ialah Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Education Plus, dan Nonprofits. Permohonan akan mulai diproses pada minggu kedua bulan Agustus 2023. Baca juga: Cara Membuat Custom Building Block di Google Docs Hadirnya fitur eSignature di Google Docs dan Drive ini akan memudahkan Anda untuk menambahkan tanda tangan elektronik secara mudah tanpa berpindah dokumen dan aplikasi. Agar performa fitur baru ini lebih optimal, jangan lupa berlangganan edisi Workspace yang memenuhi syarat pengajuan eSignature versi beta, seperti Workspace for Business dan Workspace for Education. Keduanya bisa Anda dapatkan di EIKON Technology, partner resmi Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Docs, Google Workspace

Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs untuk Rapikan Tampilan Dokumen

Salah satu aplikasi andalan Workspace, Google Docs, kembali memperkenalkan sebuah fitur baru. Fitur yang dihadirkan pada update terbaru Docs tersebut akan membantu Anda merapikan tampilan dokumen, sehingga lebih mudah dilihat dan dibaca. Dengan memanfaatkan fitur ini, dokumen Anda pun bisa terlihat lebih ringkas dan memiliki lebih sedikit halaman. Seperti apa fitur baru dari Google Docs ini? Mari simak ulasannya berikut! Collapsible heading Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Google Docs memperkenalkan fitur baru yang membantu Anda meringkas dan memperjelas konten. Fitur yang dinamakan collapsible headings ini mempermudah penggunaan konten dengan memungkinkan Anda menyembunyikan bagian dokumen yang lebih besar, lebih mudah. Fitur ini akan membantu Anda membuat dan membaca konten yang lebih mudah dicerna di Docs. Akun yang ditunjuk sebagai Editor dokumen akan memiliki kemampuan untuk mengatur status default header menjadi expanded (diperluas) atau collapsed (diciutkan) untuk semua pengguna. Pengguna dengan akses sebagai Viewer atau Commenter dapat meluaskan dan menciutkan konten ketika mereka membuka dokumen, dan ketika mereka menutup dokumen, perubahan perluasan/penciutan mereka tidak akan disimpan. Baca juga: Fitur Split Cell untuk Tabel Kini Tersedia di Google Docs, Begini Cara Menggunakannya Cara menggunakan collapsible headings di Google Docs Jika dokumen dalam mode pageless, Anda dapat memperluas dan menciutkan title dan heading untuk mengatur konten atau menyembunyikan bagian tertentu. Siapa pun yang memiliki akses untuk mengedit, memberi komentar, atau melihat dokumen dapat menggunakan fitur ini, Buka Google Docs yang ada dalam mode pageless. Arahkan kursor ke headings yang ingin diperluas atau diciutkan. Di sebelah kiri headings, klik Expand heading atau Collapse heading. Cara memperluas atau menciutkan beberapa headings Jika ada banyak judul dalam satu dokumen, Anda dapat memilih untuk menciutkan atau memperluas semua judul dengan gaya yang sama. Buka Google Docs yang berada dalam mode pageless. Klik kanan pada satu judul. Klik opsi Expand all headings of the same style atau Collapse all headings of the same style. Baca juga: Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah Dengan Google Docs, Bagaimana Caranya? Ketersediaan fitur Fitur collapsible headings ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat, perilisan dimulai pada tanggal 16 Mei 2023, sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 30 Mei 2023. Fitur baru dari Google Docs ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi mereka yang masih menggunakan rangkaian produktivitas G Suite (pendahulu Workspace), baik itu edisi Basic maupun Business. Fitur collapsible headings juga tersedia bagi seluruh pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Building Block Baru Google Docs, Lebih Mudah Memasukkan dan Memformat Kode Dengan fitur collapsible headings Google Docs ini, tampilan dokumen Anda akan lebih ringkas dan mudah dibaca. Pemanfaatan fitur ini juga akan membuat dokumen terlihat lebih singkat tanpa mengurangi keseluruhan konten. Anda bisa mulai menggunakannya langsung setelah tanggal perilisan tanpa perlu pengaturan tambahan apa pun. Agar pemanfaatan collapsible headings dan berbagai fitur Docs lainnya lebih optimal, gunakan rangkaian produktivitas Google Workspace di lingkungan kerja Anda. EIKON Technology menyediakan paket Business dan juga Education untuk penggunaan bisnis dan institusi pendidikan. Tertarik? Silakan hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Google Docs, Google Workspace

Cara Membuat Custom Building Block di Google Docs

Untuk menyederhanakan alur kerja dengan petunjuk yang lebih mudah digunakan, Google Workspace memperkenalkan smart canvas. Inovasi ini telah hadir di berbagai aplikasi Workspace, salah satunya adalah Google Docs. Paling baru, Docs memperkenalkan fitur custom building block sebagai pelengkap kapabilitas smart canvas. Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Custom building block Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur terbaru smart canvas Google Docs ini memungkinkan Anda untuk menyimpan blok teks, tabel, dan juga chip khusus yang nantinya dapat digunakan kembali di lain waktu. Custom building block ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya, membuat sebuah templat permulaan proyek untuk melacak pencapaian dan tugas para pegawai, templat checklist peluncuran produk, atau bahkan blok teks tertentu yang memang sering digunakan di lingkungan kerja Anda. Dengan custom building block ini, Anda tidak perlu membuat ulang building block tiap memulai proyek baru. Cukup dengan beberapa langkah sederhana, Anda bisa menyimpan building block yang sudah dibuat, untuk kemudian digunakan pada proyek selanjutnya. Docs juga menyediakan opsi untuk menyimpan sebagian atau keseluruhan dokumen sebagai custom building block. Blok yang sudah tersimpan nantinya bisa langsung digunakan di dokumen lain. Baca juga: Peningkatan Fitur Pengaturan Konten Google Docs Cara menggunakan custom building block Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur custom building block Google Docs ini tidak memerlukan kontrol tambahan apa pun dari administrator, end-user bisa langsung menggunakannya setelah perilisan. Untuk mulai membuat custom building block, pilih bagian mana pun dari dokumen yang dapat Anda akses untuk disimpan > klik kanan dan pilih “Save as custom building block” > beri nama blok tersebut dan klik tombol Save. Photo Credit: Google Workspace Updates Jika Anda ingin menyisipkan custom building block yang sudah dibuat sebelumnya ke dokumen baru, ketik “@” dan nama blok tersebut > tekan enter atau gulir ke bawah ke opsi “custom building block” > pilih nama custom building block Anda. Baca juga: Building Block Baru Google Docs, Lebih Mudah Memasukkan dan Memformat Kode Penting untuk diingat, custom building block nantinya akan disimpan sebagai dokumen di Google Drive Anda dalam sebuah folder bernama “Custom Building Block”. Folder ini dibuat secara otomatis oleh sistem ketika Anda membuat custom building block. Di folder tersebut, Anda bebas untuk mengatur ulang, mengedit, atau menghapus dokumen sesuai keinginan. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai custom building block Google Docs, silakan kunjungi halaman ini. Ketersediaan fitur Custom building block Google Docs dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 16 Mei 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal rilis cepat dimulai pada tanggal 5 Juni 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, serta Nonprofits. Namun fitur tidak tersedia untuk Google Workspace edisi Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, dan juga Frontline. Fitur juga belum tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Buat Dokumen Khusus Lebih Mudah dengan Variable Chips Google Docs Dengan hadirnya fitur custom building block ini, Anda tidak perlu lagi menyusun ulang building block yang sudah pernah dibuat sebelumnya untuk diterapkan ke dokumen baru. Cukup dengan beberapa langkah sederhana, building block di Google Docs kini dapat disimpan dan digunakan kembali. Tertarik dengan fitur baru smart canvas Google Docs ini? Anda bisa menemukannya di Google Works edisi Business dan Education yang telah tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Workspace Indonesia, kami menyediakan produk resmi bergaransi dengan implementasi menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Google Workspace, hubungi kami di sini!

Google Docs, Google Workspace

Kini Susun Undangan untuk Calendar Makin Mudah dengan Google Docs, Bagaimana Caranya?

Setelah sebelumnya melengkapi kapabilitas smart canvas dengan fitur custom building blocks dan collapsible headings, kini Google Docs menambahkan sebuah elemen penyusun baru yang memungkinkan Anda berkolaborasi dengan orang lain untuk membuat draf undangan kalender. Bagaimana cara menggunakannya? Mari simak ulasannya berikut ini. Undangan Calendar di Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk meningkatkan kemampuan smart canvas, Google terus melakukan pembaruan dengan menghadirkan beragam fitur menarik. Salah satu fitur terbarunya bisa Anda temukan di Google Docs dan terintegrasi langsung dengan Calendar. Fitur baru ini berupa elemen penyusun yang memungkinkan Anda berkolaborasi dengan orang lain untuk membuat draf undangan kalender. Fitur ini akan berguna ketika beberapa pihak yang terlibat dalam sebuah acara memiliki masukan baru mengenai tanggal, waktu, peserta, deskripsi acara, dan banyak lagi. Mirip dengan fitur templat draf email, setelah selesai membuat undangan, cukup klik ikon Calendar di Docs untuk memasukkan seluruh detail acara ke Google Calendar saat Anda siap mengirimkannya. Baca juga: Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Client-Side Encryption Google Docs Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur draf Calendar di Google Docs tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya setelah peluncuran. Pastikan Anda sudah memiliki akses untuk mengedit file di Google Docs sebelum menggunakan fitur ini. Tanpa akses, fitur tidak akan bisa digunakan. Jika sudah memiliki akses, cukup ketik “@” di halaman Docs dan kemudian pilih opsi “Calendar event draft”, lalu tekan Enter. Alternatif lainnya adalah dengan masuk ke menu Insert > Building blocks > Calendar event draft. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai cara membuat undangan acara Google Calendar dengan Docs, Anda bisa mengunjungi halaman dokumentasi ini. Selanjutnya, Anda bisa mulai menambahkan tamu atau peserta acara. Cukup ketik “@” dan kemudian pilih akun yang ingin Anda tambahkan sebagai tamu undangan. Anda juga bisa menambahkan tamu dengan mengetikkan alamat email. Melalui Google Docs, Anda juga bisa menambahkan judul, waktu, lokasi, serta deskripsi acara pada draf undangan. Selain itu, Anda juga dapat berkolaborasi dengan orang lain untuk menyusun draf tersebut. Cukup berikan akses untuk menyunting dokumen pada kolaborator. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Ketersediaan fitur Pembaruan smart canvas untuk Google Docs ini diluncurkan secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 17 Mei 2023 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur), sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 30 Mei 2023 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Photo Credit: Freepik Fitur baru ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan Nonprofit. Namun fitur masih belum tersedia untuk pelanggan Google Workspace edisi Essentials Starter, Business Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, Frontline Starter, dan Frontline Standard, serta Google Account pribadi Baca juga: Building Block Baru Google Docs, Lebih Mudah Memasukkan dan Memformat Kode Google terus mengembangkan kapabilitas canggih smart canvas di ekosistem Workspace mereka untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Dengan hadirnya draf undangan yang terintegrasi langsung dengan Calendar ini, Anda bisa menyusun undangan acara lebih cepat dan akurat hanya dengan beberapa klik saja. Fitur ini telah tersedia bagi pelanggan Workspace for Business dan Workspace for Education. Kedua edisi Google Workspace ini telah tersedia di EIKON Technology, official reseller untuk Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini.

Google Workspace, Info

Buat Dokumen Khusus Lebih Mudah dengan Variable Chips Google Docs

Awal tahun 2023 ini, Google meluncurkan kapabilitas smart canvas untuk aplikasi Docs yang membantu Anda menyederhanakan alur kerja dan menyelesaikan tugas umum dengan perintah sederhana. Kini, kapabilitas tersebut diperluas dengan hadirnya fitur variable chips. Seperti apa cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut. Fitur variable chips smart canvas Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk menyederhanakan alur kerja Anda selama menggunakan Docs, Google memperkenalkan smart canvas. Kapabilitas ini akan membantu Anda menyelesaikan tugas umum dengan perintah yang lebih sederhana. Selain Docs, kapabilitas ini juga berjalan di aplikasi Google lainnya, seperti Slides dan Sheets. Google baru saja meluncurkan fitur baru untuk smart canvas Docs, yakni variable chips. Ini merupakan sebuah fitur baru yang akan menyederhanakan proses pembuatan dokumen, seperti faktur dan kontrak, sekaligus membuat proses komunikasi yang luas menjadi lebih mudah. Baca juga: Peningkatan Fitur Pengaturan Konten Google Docs Untuk menggunakannya pun mudah, Anda cukup menentukan terlebih dahulu dan masukkan placeholder seperti nama klien, nomor kontrak, atau Alamat, lalu perbarui di seluruh dokumen dengan mengedit nilainya di satu tempat. Menggunakan variabel sebagai placeholder dinamis akan menyederhanakan proses pembuatan templat, baik melalui custom building blocks atau menggunakan dokumen yang sudah disimpan sebagai templat. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur variable chips smart canvas Google Docs ini tidak memerlukan pengaturan apa pun dari administrator, pengguna bisa langsung menggunakannya setelah perilisan. Untuk mulai menggunakan fitur, ikuti langkah-langkah berikut ini: Di komputer Anda, buka dokumen dengan Google Docs. Untuk mengakses variable chips Anda dapat: Masuk ke menu Insert > Variables. Ketik “@” dan pilih Variable. Anda dapat mengubah nama chip di panel sebelah kanan Docs. Cukup arahkan kursor ke variable chip dan klik Edit name. Menetapkan nilai ke variable chip Temukan variable chip yang ingin Anda tetapkan nilainya. Jika variable chip belum memiliki nilai yang ditetapkan, chip tersebut akan memiliki garis hitam di sekitar teks. Klik variable chip tersebut dan masukkan nilainya. Baca juga: Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Client-Side Encryption Google Docs Ketersediaan Fitur variable chips smart canvas Google Docs ini dirilis secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 23 Mei 2023 (membutuhkan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 5 Juni 2023 membutuhkan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan Nonprofits. Namun sayangnya, fitur ini belum tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Essentials Starter, Business Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, Frontline Starter, dan Frontline Standard. Fitur juga masih belum tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi.  Baca juga: Peningkatan Fitur Suara Google Workspace untuk Docs Dan Slides Hadirnya fitur variable chips sebagai perluasan smart canvas di Google Docs ini akan meringkas lebih banyak waktu dan tenaga Anda saat menyusun dokumen khusus, seperti faktur dan juga kontrak. Cukup dengan beberapa perintah sederhana saja, maka Anda bisa menghasilkan dokumen yang dibutuhkan dengan tampilan yang lebih rapi. Fitur variable chips ini telah tersedia di Google Docs Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan Google Workspace resmi bergaransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi, silakan hubungi kami di sini.

Scroll to Top