EIKON Technology

IT service

Frehservice

Cara Menata Ulang IT Self-Service untuk Meningkatkan Performa Karyawan

Sudah saatnya untuk mengevaluasi portal IT service perusahaan Anda. Coba tanyakan kepada para karyawan bagaimana penilaian mereka terhadap portal IT self-service yang Anda sediakan. Apakah mereka benar-benar puas dengan kinerjanya? Atau justru merasa terpaksa menggunakannya karena memang tidak ada opsi lain? Sebuah temuan dari Freshservice menemukan bahwa 42% dari karyawan yang disurvey menyatakan bahwa mereka kurang menyukai kinerja portal IT self-service yang digunakan perusahaan. Meski begitu, mereka tetap menggunakannya karena memang tidak tersedia pilihan lain. Lalu jika sudah demikian, apa yang sebaiknya dilakukan perusahaan? Pengaruh IT service terhadap performa karyawan Masih dari temuan yang sama, diketahui bahwa setidaknya 23% dari karyawan yang diteliti, mengungkapkan bahwa mereka tidak menyukai portal IT service dari perusahaan karena user experience yang buruk. Jumlah tersebut memang bukanlah mayoritas dari karyawan yang disurvey oleh Freshservice. Walau demikian, tidak menutup kemungkinan angka tersebut akan bertambah jika tak kunjung ada perubahan dari perusahaan. Beralih pada survey lain yang masih berhubungan. Sebuah studi yang dilakukan tim peneliti Harvard Business Review menemukan bahwa 77% karyawan menyatakan, mereka akan mempertimbangkan tawaran dari perusahaan lain jika perusahaan yang sekarang tidak mampu menyediakan kebutuhan tools, teknologi atau informasi untuk menunjang pekerjaan. Baca juga: Mengintip Masa Depan IT Service Dan Operations Management Perkembangan teknologi yang begitu pesat juga ternyata mempengaruhi penilaian karyawan terhadap portal IT service yang digunakan perusahaan. Dari 91% karyawan yang diteliti, 91% mengungkapkan bahwa mereka punya ekspektasi yang lebih besar terhadap kemampuan teknologi masa kini dibandingkan 10 tahun lalu. Lalu, bagaimana solusi yang harus diambil perusahaan? Menerapkan layanan bebas friksi Photo Credit: Rawpixel Saat ini sudah ada beberapa saluran akses yang bisa dianggap sebagai alternatif langsung untuk mengganti portal tradisional seperti: Aplikasi seluler yang mampu memberi karyawan akses menuju dukungan IT “dalam genggaman”. Meski terkadang solusi ini punya hambatan berupa desain portal yang masih begitu sederhana. Akses dari aplikasi kolaborasi kerja seperti Slack dan Microsoft Teams. Akses suara seperti Alexa Amazon, Google Home atau melalui antarmuka suara yang ada pada perangkat Android dan iOS. Kapabilitas cerdas sebagai dukungan Untuk mengoptimalkan kinerja solusi di atas, sekarang Anda juga bisa menemukan beberapa kapabilitas cerdas yang digunakan untuk memberikan layanan dan dukungan melalui saluran akses alternatif tersebut (bisa juga digabungkan dengan saluran tradisional). Beberapa contoh yang sudah mulai banyak dipakai di antaranya: Kemampuan percakapan dengan bantuan kecerdasan buatan Dapat digunakan baik untuk teks maupun chatbot berbasis suara dan asisten virtual. Kapabilitas ini dapat membantu mengoptimalkan performa karyawan dengan bantuan pengetahuan, otomatisasi atau bahkan menangkap permintaan bantuan berbasis manusia (bisa juga melalui penyediaan layanan). Otomatisasi cerdas Kapabilitas ini melakukan pengiriman otomatis langsung untuk membantu kebutuhan karyawan seperti perbaikan masalah atau penyediaan perangkat lunak baru. Mencakup kemampuan pembelajaran mesin dan otomatisasi proses robotik (RPA)6). Penjawab otomatis cerdas Photo Credit: Rawpixel Merupakan otomatisasi cerdas yang ditambahkan ke saluran akses tradisional. Dengan layanan ini, email karyawan kepada bagian dukungan IT akan ditanggapi secara otomatis. Respons yang diberikan adalah hasil pembelajaran mesin yang merinci kemungkinan adanya tindakan dan/atau tautan menuju otomatisasi cerdas guna memberikan apa yang dibutuhkan karyawan. Dari sini bisa disimpulkan bahwa dengan menggabungkan saluran akses alternatif dan kompatibilitas cerdas, perusahaan akan dapat memberikan layanan serta dukungan langsung yang bebas hambatan. Baca juga: 5 Tips Untuk Merancang Manajemen IT Dengan Penerapan AI Melakukan evaluasi terhadap IT service pada perusahaan sebaiknya dilakukan secara rutin. Bagaimanapun juga, layanan tersebut punya peranan penting dalam menunjang performa karyawan. Makin baik performa IT service yang Anda sediakan, maka makin baik pula performa karyawan. Jika merasa IT service yang Anda gunakan di perusahaan saat ini punya performa yang kurang baik, tidak ada salahnya untuk mulai mencari alternatif lain. Freshservice, sebuah IT service berbasis cloud bisa menjadi pilihan tepat. Dengan kemampuan mengelola insiden, melakukan change management, hingga release management, layanan ini akan membantu Anda meningkatkan performa karyawan dengan efisien. Coba gratis layanan Freshservice sekarang juga di sini!

Frehservice

Mengintip Masa Depan IT Service dan Operations Management

Belakangan, AI (Artificial Intelligence) tidak hanya sekadar menjadi kata kunci yang ramai dibicarakan. Jumlah perusahaan yang sudah mengadopsi AI ke dalam strategi  manajemen layanan mereka juga mengalami peningkatan signifikan. Bahkan diketahui juga, sudah ada banyak perusahaan yang mulai menuai manfaat dari penerapan AI. Fakta tersebut membuktikan bahwa investasi perusahaan kepada Intelligence Service Management bukanlah suatu kesia-siaan. Investasi penerapan Intelligence Service Management bahkan berhasil memenuhi ekspektasi para praktisi IT di dalam perusahaan. Tak jarang pula, implementasi tersebut melampaui ekspektasi awal. Baru-baru ini Freshservice berkolaborasi dengan Frost & Sullivan yang merupakan perusahaan konsultasi bisnis Amerika Serikat untuk mengidentifikasi perkembangan terbaru pada IT Service Management (ITSM) dan IT Operations Management (ITOM). Dari situ bisa diketahui apa yang mungkin terjadi nanti dan ke mana arah transformasi. Artikel kali ini akan membahas bagaimana kolaborasi antara Freshservice dengan Frost & Sullivan dalam meningkatkan kinerja bisnis yang efektif. Secara garis besar, peran IT dalam perusahaan sangat besar. IT harus bisa menjadi inovator yang berpusat pada karyawan dengan pengalaman layanan mandiri yang cerdas. Mari pelajari bersama. Intelligent Service Management Whitepaper Kerja sama antara Freshservice dengan Frost & Sullivan melahirkan sebuah temuan yang kemudian diberi nama Intelligent Service Management Whitepaper. Temuan tersebut mengungkapkan cara untuk: Melakukan integrasi layanan dan manajemen operasi dengan sistem otomatisasi cerdas. Meningkatkan skalabilitas dan efisiensi dengan memanfaatkan chatbot, agen virtual, serta orkestrasi IT. Menunjukkan nilai bisnis dan juga return on investment (ROI) yang cepat melalui platform ITSM yang lebih modern dan cerdas. Temuan tersebut juga menyatakan pentingnya upaya memodernkan ITSM. Dari riset berbasis bisnis yang dilakukan oleh Frost & Sullivan diketahui bahwa penerapan platform ITSM yang lebih modern dan cerdas dapat meningkatkan rasio keuntungan atas investasi yang dilakukan perusahaan. Baca juga: IT Service Management Modern Bernama Freshservice Kemungkinan perkembangan ITSM dan ITOM Photo Credit: Rawpixel Penelitian tersebut kemudian digunakan untuk mengukur sejauh mana perkembangan teknologi cerdas. Dari situ bisa diketahui kemungkinan perkembangan teknologi cerdas di masa depan di antaranya: Adanya sebuah sistem ITSM modern yang lebih intuitif sehingga mudah digunakan. Diprediksi, produk ini dapat menghasilkan ROI yang bagus dalam beberapa bulan. Menariknya lagi, sistem ini juga tidak akan memerlukan waktu lama untuk diadopsi, dipelajari, dan mulai diterapkan. Meningkatkan performa AI dan layanan mandiri dengan dukungan omnichannel. Tools layanan mandiri dan orkestrasi untuk membebaskan agen sevice desk agar bisa menangani masalah yang jauh lebih kompleks. Operasi terpadu yang menggabungkan ITSM dan juga ITOM. Tujuannya adalah untuk mengurangi dampak pemadaman, memastikan kelangsungan bisnis, dan merampingkan layanan yang sudah ada. Peningkatan tools kolaborasi tim yang terintegrasi dengan mulus memanfaatkan infrastruktur IT yang sudah ada. Enterprise Service Management (ESM) untuk merampingkan sejumlah tugas untuk tim, meningkatkan nilai bisnis, serta menambah ROI. Baca juga: Modernkan Manajemen Layanan IT Perusahaan Anda dengan Freshservice! Pengaruh perkembangan makroekonomi Tanpa disadari, perkembangan makroekonomi di masa sekarang telah mempercepat transformasi digital banyak perusahaan. Termasuk di dalamnya adalah penyebaran layanan digital cerdas serta pengalaman dukungan. Pada akhirnya, masa depan ITSM akan menjadi sebuah kombinasi yang memadukan teknologi dan sentuhan manusia. Dalam sebuah survei yang dilakukan Harvard Business Review Analytic Service, ditemukan bahwa 77% perusahaan mengatakan, karyawan akan cenderung memilih untuk resign jika perusahaan tidak menyediakan alat, teknologi, serta informasi yang mereka butuhkan untuk bekerja. Photo Credit: Rawpixel Semantara itu, 82% perusahaan menyatakan bahwa kebahagiaan karyawan di tempat kerja secara signifikan dipengaruhi oleh seberapa baik kinerja teknologi di tempat kerja mereka. Oleh karena itu, perusahaan harus siap untuk memasukkan kecerdasan ke dalam sistem manajemen layanan mereka untuk tetap relevan dengan lingkungan bisnis yang terus berubah. Pembahasan kali ini menunjukkan bahwa masa depan ITSM dan ITOM akan masih sangat panjang, terlebih jika kita memperhitungkan kemungkinan masuknya AI. Masih belum terlambat untuk sekarang jika Anda ingin mulai menerapkan IT service yang modern seperti Freshservice. Dengan Freshservice, Anda bisa akan lebih leluasa dalam change management, release management, dan tentunya asset management. Anda bisa mendapatkan platform Freshservice resmi melalui EIKON Technology. Belum familier dengan Freshservice, coba gratis sekarang juga di sini!

Scroll to Top