EIKON Technology

Frehservice

Frehservice

Cara Menata Ulang IT Self-Service untuk Meningkatkan Performa Karyawan

Sudah saatnya untuk mengevaluasi portal IT service perusahaan Anda. Coba tanyakan kepada para karyawan bagaimana penilaian mereka terhadap portal IT self-service yang Anda sediakan. Apakah mereka benar-benar puas dengan kinerjanya? Atau justru merasa terpaksa menggunakannya karena memang tidak ada opsi lain? Sebuah temuan dari Freshservice menemukan bahwa 42% dari karyawan yang disurvey menyatakan bahwa mereka kurang menyukai kinerja portal IT self-service yang digunakan perusahaan. Meski begitu, mereka tetap menggunakannya karena memang tidak tersedia pilihan lain. Lalu jika sudah demikian, apa yang sebaiknya dilakukan perusahaan? Pengaruh IT service terhadap performa karyawan Masih dari temuan yang sama, diketahui bahwa setidaknya 23% dari karyawan yang diteliti, mengungkapkan bahwa mereka tidak menyukai portal IT service dari perusahaan karena user experience yang buruk. Jumlah tersebut memang bukanlah mayoritas dari karyawan yang disurvey oleh Freshservice. Walau demikian, tidak menutup kemungkinan angka tersebut akan bertambah jika tak kunjung ada perubahan dari perusahaan. Beralih pada survey lain yang masih berhubungan. Sebuah studi yang dilakukan tim peneliti Harvard Business Review menemukan bahwa 77% karyawan menyatakan, mereka akan mempertimbangkan tawaran dari perusahaan lain jika perusahaan yang sekarang tidak mampu menyediakan kebutuhan tools, teknologi atau informasi untuk menunjang pekerjaan. Baca juga: Mengintip Masa Depan IT Service Dan Operations Management Perkembangan teknologi yang begitu pesat juga ternyata mempengaruhi penilaian karyawan terhadap portal IT service yang digunakan perusahaan. Dari 91% karyawan yang diteliti, 91% mengungkapkan bahwa mereka punya ekspektasi yang lebih besar terhadap kemampuan teknologi masa kini dibandingkan 10 tahun lalu. Lalu, bagaimana solusi yang harus diambil perusahaan? Menerapkan layanan bebas friksi Photo Credit: Rawpixel Saat ini sudah ada beberapa saluran akses yang bisa dianggap sebagai alternatif langsung untuk mengganti portal tradisional seperti: Aplikasi seluler yang mampu memberi karyawan akses menuju dukungan IT “dalam genggaman”. Meski terkadang solusi ini punya hambatan berupa desain portal yang masih begitu sederhana. Akses dari aplikasi kolaborasi kerja seperti Slack dan Microsoft Teams. Akses suara seperti Alexa Amazon, Google Home atau melalui antarmuka suara yang ada pada perangkat Android dan iOS. Kapabilitas cerdas sebagai dukungan Untuk mengoptimalkan kinerja solusi di atas, sekarang Anda juga bisa menemukan beberapa kapabilitas cerdas yang digunakan untuk memberikan layanan dan dukungan melalui saluran akses alternatif tersebut (bisa juga digabungkan dengan saluran tradisional). Beberapa contoh yang sudah mulai banyak dipakai di antaranya: Kemampuan percakapan dengan bantuan kecerdasan buatan Dapat digunakan baik untuk teks maupun chatbot berbasis suara dan asisten virtual. Kapabilitas ini dapat membantu mengoptimalkan performa karyawan dengan bantuan pengetahuan, otomatisasi atau bahkan menangkap permintaan bantuan berbasis manusia (bisa juga melalui penyediaan layanan). Otomatisasi cerdas Kapabilitas ini melakukan pengiriman otomatis langsung untuk membantu kebutuhan karyawan seperti perbaikan masalah atau penyediaan perangkat lunak baru. Mencakup kemampuan pembelajaran mesin dan otomatisasi proses robotik (RPA)6). Penjawab otomatis cerdas Photo Credit: Rawpixel Merupakan otomatisasi cerdas yang ditambahkan ke saluran akses tradisional. Dengan layanan ini, email karyawan kepada bagian dukungan IT akan ditanggapi secara otomatis. Respons yang diberikan adalah hasil pembelajaran mesin yang merinci kemungkinan adanya tindakan dan/atau tautan menuju otomatisasi cerdas guna memberikan apa yang dibutuhkan karyawan. Dari sini bisa disimpulkan bahwa dengan menggabungkan saluran akses alternatif dan kompatibilitas cerdas, perusahaan akan dapat memberikan layanan serta dukungan langsung yang bebas hambatan. Baca juga: 5 Tips Untuk Merancang Manajemen IT Dengan Penerapan AI Melakukan evaluasi terhadap IT service pada perusahaan sebaiknya dilakukan secara rutin. Bagaimanapun juga, layanan tersebut punya peranan penting dalam menunjang performa karyawan. Makin baik performa IT service yang Anda sediakan, maka makin baik pula performa karyawan. Jika merasa IT service yang Anda gunakan di perusahaan saat ini punya performa yang kurang baik, tidak ada salahnya untuk mulai mencari alternatif lain. Freshservice, sebuah IT service berbasis cloud bisa menjadi pilihan tepat. Dengan kemampuan mengelola insiden, melakukan change management, hingga release management, layanan ini akan membantu Anda meningkatkan performa karyawan dengan efisien. Coba gratis layanan Freshservice sekarang juga di sini!

Frehservice

Mulai Mengelola Service Desk Anda: SDM, Proses, dan Teknologi yang Diperlukan

Service desk merupakan mekanisme dukungan utama yang bertugas mengelola kontak pelanggan untuk menyediakan bantuan dan akses menuju layanan dari perusahaan Anda. Fungsi utamanya mencakup: Menerima dan menanggapi permintaan dukungan di berbagai saluran komunikasi. Menyusun prioritas pekerjaan berdasarkan dampaknya terhadap bisnis. Mengkomunikasikan masalah dan insiden. Mendukung manajemen insiden dengan melakukan eskalasi masalah, bekerja dengan tim manajemen insiden untuk mengadakan panggilan konferensi, dan memberikan pengingat kepada tim kapan harus menindaklanjuti tindakan. Service desk dapat mengelola tantangan harian dengan banyak cara. Meski begitu, untuk bisa beroperasi dengan optimal, mekanisme ini harus didukung oleh rangkaian SDM, proses, dan teknologi yang kuat. Artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara mengelola service desk secara keseluruhan mulai dari SDM, proses, hingga teknologi yang diperlukan. Mari pelajari bersama. Bagian pertama: Merekrut SDM yang tepat Untuk mengelola sekaligus mengoperasikan service desk dengan baik, setidaknya Anda memerlukan dua posisi: staf dan manajer. Kriteria staf Photo Credit: Piqsels Mampu menerima panggilan telepon dengan baik. Staf tidak harus punya pengalaman di bidang service desk, Anda bisa memilih mereka yang bisa memberikan respons baik saat menerima panggilan telepon. Memiliki latar belakang teknologi yang cukup untuk memperbaiki masalah konfigurasi sederhana dan mau mempelajari solusi mengatasi masalah yang lebih kompleks Memiliki pengetahuan teknis karena banyak service desk yang mencakup spesialisasi dukungan tingkat dua seperti dukungan desktop dan administrasi sistem. Kriteria manajer Memiliki jiwa kepemimpinan dan berorientasi pada teamwork untuk membangun tim yang solid. Memiliki skill di bidang customer service. Memiliki keterampilan teknis dasar untuk membantu eskalasi dan manajemen insiden besar dengan tepat. Berpengalaman dalam hal manajemen pengetahuan serta mengetahui cara membangun dan mengelola basis pengetahuan. Memiliki pandangan yang visioner dan inovatif karena teknologi service desk saat ini sedang berada pada periode transformasi. Baca juga: IT Service Management Modern Bernama Freshservice Bagian kedua: Meminimalisir risiko proses Saat mengelola service desk, ada beberapa hal yang berpotensi menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Anda dapat mempelajarinya untuk merancang proses yang minim risiko. Berikut adalah beberapa di antaranya: Terlalu cepat mematikan saluran. Menu suara yang membingungkan atau terlalu panjang. Gagal dalam membangun pengetahuan. Terlalu banyak menekankan pada waktu tunggu dan durasi panggilan. Bagian ketiga: Memilih teknologi service desk Photo Credit: Rawpixel Selain SDM dan proses, kesuksesan service desk tidak bisa dilepaskan dari penggunaan tools yang tepat. Kami telah merangkumkan untuk Anda beberapa teknologi yang diperlukan untuk membangun service desk. Sistem telepon Sistem yang paling umum digunakan adalah ACD atau automated call distribution. ACD digemari karena dapat menggabungkan menu suara dan perutean berbasis keterampilan untuk mengirimkan panggilan secara efektif. Platform dan portal manajemen layanan Platform manajemen layanan atau terkadang disebut sistem tiket modern akan menawarkan aplikasi manajemen insiden. Terkadang ada juga yang sudah menyediakan aplikasi menuju katalog layanan bawaan untuk mengelola permintaan yang dikirim melalui katalog layanan. Chat, Chatbots Ada baiknya juga untuk mulai mempertimbangkan penggunaan chatbots yang menyediakan integrasi dengan asisten pribadi virtual seperti Siri atau Cortana. Sebab, tambahan fitur tersebut akan meringkas tugas staf. Social Feed Social feeds diperlukan untuk mendukung swarming sekaligus berperan sebagai dukungan peer-to-peer. Pusat dukungan berjalan Untuk membangun pusat dukungan berjalan yang baik, perhatikan beberapa aspek berikut ini: Dukungan untuk masuk dari portal layanan Dukungan untuk masuk melalui tablet yang ada di pusat dukungan berjalan. Kemampuan untuk melihat antrian atau in-line. Kemampuan staf untuk menarik tiket dan mengatur antrian Dukungan integrasi Alat manajemen layanan terbaik sekalipun tidak akan berfungsi dengan baik kecuali alat tersebut dapat berinteraksi dengan aplikasi lain (baik yang berada di dalam platform maupun di sistem eksternal). Pertimbangkan beberapa kapabilitas berikut ini: Manajemen Aset dan software penyediaan, Data Manajemen Konfigurasi dan tools penemuan. Sistem pemantauan, Papan tampilan eksternal untuk menampilkan statistik panggilan, informasi insiden besar terkini, dan tugas lain yang serupa. Sistem notifikasi dan SMS untuk rotasi panggilan serta insiden besar. Kemampuan untuk mengimpor email secara otomatis. Baca juga: 5 Tips Untuk Merancang Manajemen IT Dengan Penerapan AI Kunci utama dalam membangun dan mengelola service desk yang baik adalah ketelitian. Tidak perlu terburu-buru dalam mengambil keputusan, baik itu yang berhubungan dengan pemilihan SDM operator, cara kerja proses, dan teknologinya, Masih belum menemukan teknologi yang tepat untuk merancang service desk Anda? Freshservice bisa dijadikan pilihan. IT service berbasis cloud ini memiliki fitur yang lengkap dan mudah dioperasikan. Jika masih merasa ragu, Anda bisa mencoba free trial Freshservice dari EIKON Technology. Cek detail lengkapnya di sini!

Frehservice

5 Tips untuk Merancang Manajemen IT dengan Penerapan AI

Kemajuan teknologi machine learning dan Natural Language Processing (NLP) telah mendorong kemunculan AI (Artificial Intelligence) sebagai sebuah teknologi transformasi definitive. Sebuah riset dari IDG menemukan bahwa 93% profesional IT mulai mengeksplorasi atau bahkan telah menerapkan AI sebagai upaya modernisasi ITOM  (IT Operations Management) dan ITSM (IT Service Management). Membuktikan bahwa penerapan AI telah menjadi bagian dari hidup manusia. Dengan seluruh antusiasme seputar penerapan AI, tidak mengherankan jika tingkat implementasi dan adopsinya tinggi. Sayangnya, penerapan yang terburu-buru justru gagal memberikan hasil yang diharapkan. Sebab, agar AI memberi hasil realistis, praktisi IT harus memahami potensi AI, termasuk keterbatasannya. Artikel kali ini akan membahas tentang tips merancang manajemen IT yang dilengkapi dengan penerapan AI. Mari simak penjelasannya berikut ini. Identifikasi kebutuhan dan tujuan Photo Credit: Rawpixel Sebelum terjun dan mulai menerapkan AI dalam manajemen IT Anda, pahami terlebih dulu apa yang sebenarnya dibutuhkan dan masih perlu ditingkatkan. Evaluasi seperti ini akan membantu Anda mengidentifikasi metode penerapan yang tepat serta menyusun daftar prioritas untuk diikuti. Banyak yang menganggap bahwa membangun sistem AI mahal dan rumit. Hal tersebut memang mungkin terjadi jika Anda tidak memahami metode penerapan yang tepat atau tidak memiliki strategi implementasi yang dipikirkan dengan matang. Untuk mencegahnya, pastikan Anda sudah memiliki pemahaman mendalam terkait tujuan yang ingin dicapai dengan penerapan AI. Kenali opsi AI yang tepat untuk lingkungan ITSM Anda Sebelum merangkul teknologi baru, sebaiknya Anda juga mengetahui apa yang seharusnya dilakukan ITSM dengan kemampuan AI. Katakanlah Anda ingin menerapkan teknologi AI pada suatu proses yang kurang optimal performanya. Padahal jika dievaluasi kembali, penerapan AI kurang sesuai untuk proses tersebut. Jadi, alih-alih implementasi AI, penerapan ITSM modern lebih cocok untuk situasi tersebut. Untuk itu, sebelum terburu-buru mengadopsi teknologi AI, pahami terlebih dulu beberapa opsi lain yang sesuai dengan lingkungan ITSM Anda. Baca juga: Mengenal IT Service Management Modern Bernama Freshservice Tetapkan ekspektasi yang realistis Menerapkan AI memiliki hit and miss tersendiri. Meski AI bisa membantu manajemen IT Anda untuk bekerja lebih cepat dan cerdas, perlu diperhatikan juga bahwa AI perlu infrastruktur yang sesuai, metode penerapan yang tepat, dan data yang relevan untuk mendukung ekspektasi Anda. Memiliki pemahaman yang baik mengenai AI beserta keterbatasannya akan membantu Anda menetapkan ekspektasi realistis. Ada baiknya untuk mulai dari penerapan yang sederhana terlebih dulu sebelum mendalami penerapan yang lebih kompleks. Saat Anda menemukan kesuksesan, coba optimalkan. Miliki praktik manajemen data yang kuat Photo Credit: Rawpixel Tantangan utama bagi proyek AI dimulai dengan tugas untuk mengumpulkan data yang tepat dan relevan. Pada dasarnya, pengumpulan data sendiri tidak terlalu kompleks, namun mengelola dan memiliki data relevan yang berkualitas adalah tantangan tersendiri bagi manajemen IT. Problem tersebut biasanya disebabkan oleh kurangnya praktik pengelolaan data yang kuat dan gagal mendungkung penerapan AI dengan sukses. Anda haru melihat bahwa strategi dan praktik data yang jelas harus sudah ada sebelum mengadopsi teknologi AI. Pilih vendor penyedia AI yang tepat Pada studi terbaru IDG, diketahui bahwa kecepatan implementasi dan integrasi dengan teknologi yang ada termasuk sebagai salah satu tantangan besar dalam penerapan teknologi AI di ITSM. Ini karena perusahaan memposisikan diri dalam proses integrasi AI rumit dengan memilih vendor yang tidak tepat. Akibatnya, perusahaan harus menghabiskan beberapa waktu untuk beralih dari penerapan awal hingga operasi penuh. Sebagai solusi, perusahaan harus teliti saat memilih vendor AI. Jika menurut perkiraan Anda akan menghadapi tantangan integrasi, pilih vendor AI yang memiliki pengaturan integrasi kode rendah atau tanpa kode. Sebagian besar vendor menawarkan alur kerja siap pakai yang dilengkapi plug-in IT umum. Vendor modern membantu Anda mengintegrasi solusi AI dengan sistem yang ada untuk dapat merasakan keuntungan AI sejak penerapan hari pertama. Baca juga: Yuk Kenalan dengan Freshservice untuk Modernkan Manajemen IT Anda Sebagai kesimpulan, sebelum mulai melakukan penerapan AI untuk manajemen IT perusahaan, pastikan Anda menetapkan tujuan yang realistis, pahami lingkungan IT Anda saat ini, dan pilih vendor yang tepat. Masih belum menemukan sistem IT yang tepat untuk perusahaan Anda? Freshservice bisa menjadi solusi. Freshservice merupakan IT service desk berbasis cloud yang menyediakan set up sistem IT yang simpel, efisien, dan tentunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Dapatkan Freshservice resmi hanya di EIKON Technology. Klik di sini untuk free trial Freshservice!

Frehservice

Mengintip Masa Depan IT Service dan Operations Management

Belakangan, AI (Artificial Intelligence) tidak hanya sekadar menjadi kata kunci yang ramai dibicarakan. Jumlah perusahaan yang sudah mengadopsi AI ke dalam strategi  manajemen layanan mereka juga mengalami peningkatan signifikan. Bahkan diketahui juga, sudah ada banyak perusahaan yang mulai menuai manfaat dari penerapan AI. Fakta tersebut membuktikan bahwa investasi perusahaan kepada Intelligence Service Management bukanlah suatu kesia-siaan. Investasi penerapan Intelligence Service Management bahkan berhasil memenuhi ekspektasi para praktisi IT di dalam perusahaan. Tak jarang pula, implementasi tersebut melampaui ekspektasi awal. Baru-baru ini Freshservice berkolaborasi dengan Frost & Sullivan yang merupakan perusahaan konsultasi bisnis Amerika Serikat untuk mengidentifikasi perkembangan terbaru pada IT Service Management (ITSM) dan IT Operations Management (ITOM). Dari situ bisa diketahui apa yang mungkin terjadi nanti dan ke mana arah transformasi. Artikel kali ini akan membahas bagaimana kolaborasi antara Freshservice dengan Frost & Sullivan dalam meningkatkan kinerja bisnis yang efektif. Secara garis besar, peran IT dalam perusahaan sangat besar. IT harus bisa menjadi inovator yang berpusat pada karyawan dengan pengalaman layanan mandiri yang cerdas. Mari pelajari bersama. Intelligent Service Management Whitepaper Kerja sama antara Freshservice dengan Frost & Sullivan melahirkan sebuah temuan yang kemudian diberi nama Intelligent Service Management Whitepaper. Temuan tersebut mengungkapkan cara untuk: Melakukan integrasi layanan dan manajemen operasi dengan sistem otomatisasi cerdas. Meningkatkan skalabilitas dan efisiensi dengan memanfaatkan chatbot, agen virtual, serta orkestrasi IT. Menunjukkan nilai bisnis dan juga return on investment (ROI) yang cepat melalui platform ITSM yang lebih modern dan cerdas. Temuan tersebut juga menyatakan pentingnya upaya memodernkan ITSM. Dari riset berbasis bisnis yang dilakukan oleh Frost & Sullivan diketahui bahwa penerapan platform ITSM yang lebih modern dan cerdas dapat meningkatkan rasio keuntungan atas investasi yang dilakukan perusahaan. Baca juga: IT Service Management Modern Bernama Freshservice Kemungkinan perkembangan ITSM dan ITOM Photo Credit: Rawpixel Penelitian tersebut kemudian digunakan untuk mengukur sejauh mana perkembangan teknologi cerdas. Dari situ bisa diketahui kemungkinan perkembangan teknologi cerdas di masa depan di antaranya: Adanya sebuah sistem ITSM modern yang lebih intuitif sehingga mudah digunakan. Diprediksi, produk ini dapat menghasilkan ROI yang bagus dalam beberapa bulan. Menariknya lagi, sistem ini juga tidak akan memerlukan waktu lama untuk diadopsi, dipelajari, dan mulai diterapkan. Meningkatkan performa AI dan layanan mandiri dengan dukungan omnichannel. Tools layanan mandiri dan orkestrasi untuk membebaskan agen sevice desk agar bisa menangani masalah yang jauh lebih kompleks. Operasi terpadu yang menggabungkan ITSM dan juga ITOM. Tujuannya adalah untuk mengurangi dampak pemadaman, memastikan kelangsungan bisnis, dan merampingkan layanan yang sudah ada. Peningkatan tools kolaborasi tim yang terintegrasi dengan mulus memanfaatkan infrastruktur IT yang sudah ada. Enterprise Service Management (ESM) untuk merampingkan sejumlah tugas untuk tim, meningkatkan nilai bisnis, serta menambah ROI. Baca juga: Modernkan Manajemen Layanan IT Perusahaan Anda dengan Freshservice! Pengaruh perkembangan makroekonomi Tanpa disadari, perkembangan makroekonomi di masa sekarang telah mempercepat transformasi digital banyak perusahaan. Termasuk di dalamnya adalah penyebaran layanan digital cerdas serta pengalaman dukungan. Pada akhirnya, masa depan ITSM akan menjadi sebuah kombinasi yang memadukan teknologi dan sentuhan manusia. Dalam sebuah survei yang dilakukan Harvard Business Review Analytic Service, ditemukan bahwa 77% perusahaan mengatakan, karyawan akan cenderung memilih untuk resign jika perusahaan tidak menyediakan alat, teknologi, serta informasi yang mereka butuhkan untuk bekerja. Photo Credit: Rawpixel Semantara itu, 82% perusahaan menyatakan bahwa kebahagiaan karyawan di tempat kerja secara signifikan dipengaruhi oleh seberapa baik kinerja teknologi di tempat kerja mereka. Oleh karena itu, perusahaan harus siap untuk memasukkan kecerdasan ke dalam sistem manajemen layanan mereka untuk tetap relevan dengan lingkungan bisnis yang terus berubah. Pembahasan kali ini menunjukkan bahwa masa depan ITSM dan ITOM akan masih sangat panjang, terlebih jika kita memperhitungkan kemungkinan masuknya AI. Masih belum terlambat untuk sekarang jika Anda ingin mulai menerapkan IT service yang modern seperti Freshservice. Dengan Freshservice, Anda bisa akan lebih leluasa dalam change management, release management, dan tentunya asset management. Anda bisa mendapatkan platform Freshservice resmi melalui EIKON Technology. Belum familier dengan Freshservice, coba gratis sekarang juga di sini!

Freshservice
Frehservice

IT Service Management Modern Bernama Freshservice

Apa itu Freshservice? Aplikasi berbasis cloud yang digunakan untuk tim IT dalam mengelola insiden, masalah, aset yang ada di dalam internal perusahaan. Dengan kata lain Freshservice digunakan untuk internal perusahaan. Mengapa perlu menggunakan Freshservice? Freshservice dapat menjadi solusi untuk perusahaan yang sering mengalami masalah seputar IT Sebuah aplikasi yang mudah untuk di kustomisasi sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dapat meningkatkan efisiensi terhadap budget IT. Dapat meningkatkan produktivitas Agent (Tim IT) Fitur fitur Fitur Ticketing Pada tab “Ticket” menampilkan semua daftar informasi tiket (baik tiket insiden maupun permintaan layanan). Untuk mengaksesnya Anda dapat dengan mudah klik salah satu tiket dan dapatkan informasi detailnya. Anda dapat menambahkan catatan, meneruskan, dan membalas tiket. Pada fitur canned response, Anda dapat menjawab query berulang dengan template jawaban yang telah tersedia. Ini akan sangat menghemat waktu Anda. Anda dapat membuat, menambahkan, dan mengelola knowledge base sebagai solusi mandiri untuk pelanggan Anda. Anda pun memiliki kewenangan untuk menjadikannya private hanya digunakan oleh agen/pihak internal. Manajemen Aset Dalam manajemen aset tersedia berbagai fitur inventory management, contract management, auto asset discovery, software licence management, dan configuration management. Anda dapat mengelola, melacak, dan mengevaluasi semua inventaris Anda baik software maupun hardware dengan mudah. Dengan pengelolaan yang baik, Anda dapat menghindari kerugian dan merencanakan pembelian inventaris melalui informasi asset lifecycle pada Freshservice. Service Catalog Dengan portal katalog layanan, saat karyawan melakukan permintaan layanan mereka seakan-akan sedang membeli sebuah layanan. Ini akan mengotomatiskan dan menyederhanakan proses permintaan karyawan dan menghindari kesalahan. Misal, Mike adalah karyawan departemen Design membutuhkan versi terbaru dari Adobe Creative Cloud. Mike cukup mengunjungi portal katalog layanan, memilih aplikasi tersebut dan klik request now. Maka, proses permintaan dan pemenuhan akan otomatis terbentuk secara otomatis. Gamification Terdapat fitur gamification, dimana agen dengan kinerja terbaik akan muncul pada kolom Leaderboard. Ini akan memotivasi agen lain meningkatkan produktivitasnya. Anda pun dapat membuat “Quests” untuk setiap tugas, layaknya bermain game. Sehingga, mengerjakan tugas tidak membosankan seperti biasanya. Release Management manajemen masalah dapat mengurangi hingga 40% terjadinya insiden pada helpdesk Anda. Ini akan membantu perusahaan Anda meminimalkan resiko gangguan pada bisnis. Anda dapat dengan mudah merencanakan pembuatan, pengujian, dan mengurangi risiko menggunakan data yang telah disediakan dan mengubah modul manajemen. Semua orang akan mendapatkan update informasi yang sama mengenai penetapan tanggal mulai dan berakhirnya perencanaan. https://www.youtube.com/watch?v=Lnc3dmenJJY EIKON Technology adalah partner resmi dari freshservice. Jika Anda berminat melakukan trial silahkan klik tombol dibawah ini.

Fitur-fitur Freshservice :
Frehservice, Productivity

Yuk Kenalan dengan Freshservice! Modernkan Manajemen Layanan IT Perusahaan Anda

Fitur-fitur Freshservice – Seberapa penting IT Service Management untuk perusahaan Anda? Anda pasti sudah mengetahui bahwa masalah-masalah IT perlu memiliki sistem penanganan khusus. IT Service Management menghadirkan solusi yang tepat dengan cara mengelola proses-proses manajemen insiden, pemenuhan layanan IT, serta manajemen perubahan melalui service desk. IT Service Management atau bisa disebut Manajemen Layanan IT adalah kumpulan proses yang memungkinkan IT untuk dapat merancang, membuat, mengirim, mendukung dan mengelola layanan IT. Manajemen layanan IT dibuat berdasarkan konsep IT yaitu bahwa IT adalah sebuah layanan. Layanan IT yang dimaksud disini adalah segala hal yang dikonsumsi oleh para pengguna informasi teknologi itu sendiri, karyawan, maupun pelanggan. IT Service Management yang disingkat menjadi ITSM bertujuan agar informasi teknologi dapat berjalan dengan baik dan lancar untuk : Operasional bisnis Para karyawan Para pelanggan dan Departemen IT itu sendiri Sedangkan, proses Manajemen Layanan Teknologi Informasi meliputi : Manajemen Insiden ( berkaitan dengan permasalahan IT, yang biasanya dikelola melalui helpdesk atau service desk) Pemenuhan Layanan IT (berkaitan dengan permintaan dan penyediaan layanan IT melalui helpdesk atau service desk) Manajemen perubahan (memastikan bahwa perubahan-perubahaan pada ekosistem IT terkendali, untuk mengurangi dan mempercepat prosesnya) Salah satu implementasi dari Manajemen Layanan IT adalah dibuatnya IT Service Desk software. Maka, kami memperkenalkan Freshservice kepada Anda, para IT sebagai sebuah solusi penerapan IT Service Management di perusahan Anda. IT service desk berfungsi sebagai sebagai titik utama keterlibatan pengguna dan organisasi. Freshservice adalah IT service desk berbasis cloud yang bertujuan untuk mengelola insiden, change management, release management, dan asset di perusahaan dimanapun dan kapanpun. Jadi, jika perusahaan Anda mengalami masalah seperti : Service desk software yang sulit untuk dikustomisasi Kurangnya produktivitas kinerja agen Sulit untuk menjaga bisnis terus berkembang dengan sumber daya terbatas Memerlukan efisiensi yang lebih besar akibat ketergantungan pada pekerjaan manual Rendahnya kepuasan pelanggan akan layanan perusahaan Teknologi ITSM yang payah, sulit untuk dikustom Ingin meningkatkan persepsi perusahaan tentang dukungan dan layanan IT Maka, Freshservice menjawab dan menyelesaikan berbagai permasalahan Anda di atas. Bagaimana Freshservice menghadirkan teknologi modern IT service desk? Simak fitur-fitur Freshservice dan lihat apa saja manfaat yang akan perusahaan Anda nikmati. Fitur-fitur Freshservice : 1. Buat Sebuah Resolusi Cerdas untuk IT, Pelanggan, dan Karyawan dengan Manajemen Insiden Modern Pada tab “Ticket” menampilkan semua daftar informasi tiket (baik tiket insiden maupun permintaan layanan). Untuk mengaksesnya Anda dapat dengan mudah klik salah satu tiket dan dapatkan informasi detailnya. Anda dapat menambahkan catatan, meneruskan, dan membalas tiket. Pada fitur canned response, Anda dapat menjawab query berulang dengan template jawaban yang telah tersedia. Ini akan sangat menghemat waktu Anda. Anda dapat membuat, menambahkan, dan mengelola knowledge base sebagai solusi mandiri untuk pelanggan Anda. Anda pun memiliki kewenangan untuk menjadikannya private hanya digunakan oleh agen/pihak internal. 2. Pantau Semua Inventaris Anda dengan Manajemen Asset Freshservice Dalam manajemen asset Freshservice tersedia berbagai fitur inventory management, contract management, auto asset discovery, software licence management, dan configuration management. Anda dapat mengelola, melacak, dan mengevaluasi semua inventaris Anda baik software maupun hardware dengan mudah. Dengan pengelolaan yang baik, Anda dapat menghindari kerugian dan merencanakan pembelian inventaris melalui informasi asset lifecycle pada Freshservice. 3. Berikan Pengalaman Yang Memudahkan Karyawan Memperoleh Layanan Tepat dengan Portal Service Catalog Dengan portal katalog layanan, saat karyawan melakukan permintaan layanan mereka seakan-akan sedang membeli sebuah layanan. Ini akan mengotomatiskan dan menyederhanakan proses permintaan karyawan dan mengindari kesalahan. Misal, Mike adalah karyawan departemen Design membutuhkan versi terbaru dari Adobe Creative Cloud. Mike cukup mengunjungi portal katalog layanan, memilih aplikasi tersebut dan klik request now. Maka, proses permintaan dan pemenuhan akan otomatis terbentuk secara otomatis. 4. Tingkatkan Kinerja Agen dengan Fitur Gamification Terdapat fitur gamification, dimana agen dengan kinerja terbaik akan muncul pada kolom Leaderboard. Ini akan memotivasi agen lain meningkatkan produktivitasnya. Anda pun dapat membuat “Quests” untuk setiap tugas, layaknya bermain game. Sehingga, mengerjakan tugas tidak membosankan seperti biasanya. 5. Analisa, Rencanakan, dan Sebarkan Perubahan dengan Nyaman pada Fitur Problem, Change, and Release Management Dengan Freshservice manajemen masalah dapat mengurangi hingga 40% terjadinya insiden pada helpdesk Anda. Ini akan membantu perusahaan Anda meminimalkan resiko gangguan pada bisnis. Anda dapat dengan mudah merencanakan pembuatan, pengujian, dan mengurangi risiko menggunakan data yang telah disediakan dan mengubah modul manajemen. Semua orang akan mendapatkan update informasi yang sama mengenai penetapan tanggal mulai dan berakhirnya perencanaan. 6. Akses dan Selesaikan Tugas Dimanapun dan Kapanpun dengan Mobile Application Freshservice Dengan aplikasi mobile dari Freshservice, tim dapat mengakses, mendelegasikan, dan menyelesaikan tiket meskipun agen tidak menghadap desktop komputer. Fitur ini akan membantu para manajer mengelola permintaan approval ‘persetujuan’ di kotak masuk mereka. Setiap terjadi permintaan maka secara otomatis manajer mendapatkan notifikasi. Hanya dengan hitungan detik permintaan dapat disetujui atau ditolak dimanapun dan kapanpun manajer berada. Ini akan sangat membantu tim Anda bekerja lebih cepat, efisien, tanpa penundaan. 7. Optimalkan Pekerjaan Anda dengan Mengintegrasikan Freshservice dengan Aplikasi Lain Freshservice didukung dengan integrasi dengan aplikasi lain. Alih-alih berdiri sebagai software tersendiri, Freshservice menawarkan kemudahan untuk menyesuaikan ekosistem bisnis Anda dengan mengintegrasikan aplikasi bisnis populer lainnya. Jadi, bagaimana pendapat Anda mengenai Fitur-fitur Freshservice? Saya yakin Anda pasti tertarik dengan kemudahan dan kesederhanaan yang ditawarkan Freshservice untuk memodernkan cara Anda bekerja. Menerapkan IT Service Management tak lagi membosankan dan rumit secara manual. Berikan kepuasan pelanggan, karyawan, tim IT Anda dengan semua manfaat yang ada di dalam IT service desk, Freshservice. EIKON Technology sebagai Local Partner Freshworks siap melayani Anda untuk membantu mempersiapkan akun Freshservice Anda dengan mudah. Hubungi konsultan  IT kami sekarang juga untuk mengkonsultasikan masalah di perusahaan Anda. Dan kami akan selalu siap membantu.

Scroll to Top