EIKON Technology

kerja online.

Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise

Google Workspace, “Kantor” Baru untuk Sistem Kerja Hybrid

Bagi para pelaku bisnis atau pimpinan divisi yang menjalankan sistem remote working, baik secara sebagian atau keseluruhan, Anda pasti paham betapa pentingnya menjaga para karyawan untuk tetap terhubung dengan satu sama lain. Baik untuk menyelesaikan tugas individu hingga kolaborasi tim secara virtual, penting bagi perusahaan untuk membekali karyawan mereka dengan perangkat teknologi yang dapat mengakomodasi kebutuhan operasional kerja karyawan. Google Workspace merupakan solusi tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Berbasis pada sistem cloud, Google Workspace menawarkan serangkaian aplikasi untuk mendukung para karyawan dalam menjalankan sistem kerja hybrid. Kabar baiknya lagi, tak peduli seberapa besar maupun kecil skala perusahaan, Google Workspace dapat memenuhi kebutuhan Anda. Seluruh solusi kerja dalam satu tempat terpusat Photo Credit: Vlada Karpovich (Pexels) Hadir sebagai platform kerja terpusat, Google Workspace memberikan layanan berisi sejumlah aplikasi untuk mempermudah aktivitas kerja, khususnya bagi yang menjalankan sistem hybrid working. Sejumlah aplikasi yang dimaksud adalah Docs, Sheets, dan Slides yang dilengkapi dengan program bernama Smart Canvas. Program tersebut berisi fitur-fitur yang membuat Anda dan tim bisa lebih mudah berkolaborasi kerja melalui ketiga aplikasi tersebut. Bahkan Anda dan tim dapat melakukan panggilan video langsung dari aplikasi Docs, Sheets, atau Slides untuk membahas konten yang dikerjakan. Tentu tidak hanya itu, aplikasi lain yang juga bisa Anda gunakan adalah Gmail, Drive, Meet, Calendar, Form, Chat, dan Keep. Seluruh aplikasi ini berbasis cloud sehingga mempermudah kolaborasi antar anggota tim walaupun sedang berada di berbagai lokasi berbeda. Dapat memenuhi kebutuhan kerja berbagai skala perusahaan Photo Credit: Priscilla Du Preez (Unsplash) Untuk mempermudah perusahaan dalam menggunakan layanannya, Google Workspace telah menyediakan beberapa pilihan edisi untuk berlangganan. Jadi, baik untuk perusahaan dengan anggota kurang dari seratus orang hingga yang skalanya mencapai enterprise, Anda bisa memilih edisi berlangganan yang paling sesuai kebutuhan perusahaan. Tentunya setiap edisi langganan tersebut menawarkan kapasitas layanan yang berbeda, mulai dari kapasitas video meeting dengan 100-250 partisipan hingga penyimpanan cloud berkapasitas 2-30 TB. Semua dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala perusahaan Anda. Workspace dengan sistem keamanan terjamin Photo Credit: Pixabay (Pexels) Agar bisa menjadi “kantor” yang dapat mengakomodasi kebutuhan kerja bersistem hybrid, Workspace tak hanya mengutamakan layanan pada berbagai aplikasi, tapi juga memberi perhatian lebih pada sistem keamanannya. Google Workspace paham betul bahwa keamanan data perusahaan merupakan hal yang menjadi prioritas utama. Tak perlu khawatir, Google Workspace telah dilengkapi dengan sistem keamanan dan kontrol admin yang kuat, bahkan untuk edisi berlangganan paling basic sekali pun.  Sistem keamanan tersebut mencakup teknologi two-factor identification, kontrol terhadap kebijakan grup, hingga program perlindungan bersifat advanced. Tidak ketinggalan sistem penyimpanan bersistem cloud untuk memastikan agar seluruh data Anda selalu ter-back up, sehingga keamanan data pun terjamin. Sistem kerja hybrid menuntut banyak perusahaan untuk beradaptasi. Namun, dengan menggunakan Google Workspace, proses adaptasi tersebut akan jadi lebih mudah dan aktivitas operasional sehari-hari pun bisa berjalan lancar. Karenanya, mulailah perjalanan hybrid working dengan berlangganan Google Workspace. Pastikan Anda hanya berlangganan melalui partner Google resmi di Indonesia seperti EIKON Technology. Bersama tim EIKON Technology, Anda bisa bertanya lebih lanjut seputar paket langganan Google Workspace sehingga dapat menentukan yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mulai berlangganan Google Workspace!

Collaboration, Google Workspace, Productivity

Google Workspace Tingkatkan Sistem Keamanan untuk Memperkuat Kolaborasi Kerja

Di tengah budaya kerja yang semakin bergeser ke arah hybrid, peran teknologi pun jadi semakin penting bagi banyak pekerja. Dengan tingkat fleksibilitas yang semakin tinggi, di mana banyak dari Anda yang bekerja secara remote dari tempat masing-masing, kebutuhan akan teknologi yang aman dan mengedepankan privasi pun ikut meningkat. Sebagai program andalan untuk menunjang produktivitas kerja, Google Workspace sejak awal dirancang dengan sistem keamanan dan privasi yang optimal. Seiring berjalannya waktu, berbagai update dan inovasi terus dilakukan demi memberikan rasa aman kepada para pengguna. Baru-baru ini, sistem keamanan Google Workspace kembali mendapatkan peningkatan. Tujuannya agar kolaborasi kerja menggunakan Google Workspace bisa semakin kuat karena para pengguna tak perlu khawatir akan privasi dan keamanan mereka. Inovasi apa saja yang diberikan Google terhadap sistem keamanan Workspace? Cek selengkapnya di bawah ini! Trust Rules, kontrol lebih bagi admin untuk mengatur data Photo Credit: Google Kolaborasi online dapat berjalan efektif apabila pertukaran ide dan informasi dapat berlangsung kondusif. Tak hanya membutuhkan pengelolaan file atau data secara tepat, tapi Anda juga harus memastikan bahwa data tersebut selalu berada di tangan yang tepat. Untuk memenuhi kebutuhan ini, sistem keamanan Google Workspace mendapatkan fitur baru bernama Trust Rules for Drive. Melalui Trust Rules, pihak administrator (admin) akan memiliki kontrol lebih dalam menentukan data yang dapat dibagikan, baik ke sesama karyawan internal maupun pihak eksternal. Berkat adanya aturan-aturan tersebut, admin berhak menerapkan pembatasan akses sharing secara spesifik untuk grup karyawan tertentu. Versi beta dari Trust Rules for Drive akan dirilis dalam beberapa bulan mendatang. Nantinya, fitur keamanan satu ini hanya akan tersedia untuk pengguna langganan Google Workspace Enterprise dan Google Workspace Education Plus. Memperkuat privasi dan keamanan data dengan client-side encryption Photo Credit: Google Pada dasarnya, Google Workspace telah menggunakan sistem cryptography standar untuk mengenkripsi sejumlah data yang tersimpan dalam Google Cloud. Inovasi terbaru pada sistem keamanan Google Workspace akan memberikan Anda kontrol langsung terhadap kunci-kunci enkripsi tersebut serta layanan identitas yang Anda pilih untuk mengaksesnya. Dinamakan client-side encryption, fitur ini membuat data pengguna jadi tidak bisa diuraikan atau “dipecah” oleh Google. Namun, tenang saja, Anda tetap bisa menikmati beragam layanan Google Workspace seperti mengakses file di Drive dari perangkat mobile hingga berbagi file kepada pihak eksternal. Didukung dengan sistem enkripsi lain yang diterapkan Google, pengguna Google Workspace pun akan mendapatkan proteksi lebih terhadap data-data mereka. Hal ini tentu akan sangat membantu Anda dalam menyimpan data sensitif seperti riwayat medis pasien dan data finansial perusahaan. Lebih efektif mencegah data hilang melalui Drive Labels  Photo Credit: Google Sistem keamanan Google Workspace yang baru juga hadir dalam fitur bernama Drive Labels, yang memungkinkan Anda untuk mengklasifikasikan data-data di Drive. Dengan begini, Anda pun bisa mengelola dan menangani data-data tersebut secara tepat. Terintegrasi dengan sistem Data Loss Prevention (DLP), Drive Labels memberi kemampuan pada pihak admin untuk menetapkan aturan yang sesuai dengan level sensitivitas data. Jadi, semakin tinggi tingkat sensitivitas suatu data, maka akan semakin sulit untuk diakses sembarangan. Jika seandainya Anda lupa mengklasifikasikan data, tak perlu khawatir karena Drive Labels memiliki fitur klasifikasi otomatis yang dilakukan berdasarkan aturan DLP dari admin. Namun, fitur klasifikasi otomatis ini hanya akan tersedia pada edisi Google Workspace Enterprise Standard, Enterprise Plus, dan Education Plus.   Berbagai inovasi pada sistem keamanan Google Workspace tersebut memberikan kepercayaan lebih kepada para penggunanya. Dengan begini, kolaborasi kerja pun bisa dilakukan tanpa mengkhawatirkan privasi dan keamanan. Namun, pastikan untuk berlangganan Google Workspace terlebih dulu agar dapat menggunakan fitur-fitur keamanan tersebut. Setidaknya ada empat edisi yang bisa Anda pilih untuk berlangganan Google Workspace sesuai kebutuhan. Jika bingung menentukan pilihan, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku partner resmi produk Google di Indonesia. Tim EIKON Technology akan memberikan penjelasan kepada Anda dan membantu melakukan pendaftaran untuk berlangganan.

Scroll to Top