EIKON Technology

Microsoft Azure

Info

Microsoft Entra ID: Autentikasi Workload Identity

Microsoft Entra tak hanya menjadi identity system, tapi juga identity and access management (IAM) system untuk layanan berbasis Azure, layanan infrastruktur internal Microsoft, dan workload identity pengguna. Tahun 2021, Microsoft memperkenalkan sistem autentikasi cadangan yang secara otomatis dan transparan menangani autentikasi workload yang didukung saat layanan utama Microsoft Entra ID mengalami degradasi. Layanan ini terus dikembangkan cakupannya ke seluruh cloud dan beragam jenis aplikasi. Resiliensi workload identity dari endpoint autentikasi yang terisolasi secara regional Endpoint autentikasi ini diisolasi secara regional ke wilayah Azure. Seluruh identitas yang sering digunakan akan dapat diautentikasi tanpa ketergantungan pada wilayah Azure lainnya. Pada dasarnya, ini adalah endpoint utama untuk layanan infrastruktur Azure serta endpoint utama untuk identitas terkelola di Azure. Cara kerja endpoint autentikasi yang terisolasi secara regional Photo Credit: Microsoft Blog Setiap wilayah Azure diberi endpoint unik untuk autentikasi workload identity. Wilayah ini dilayani oleh instance khusus Microsoft Entra ID yang ditempatkan secara regional. Instance regional bergantung pada metadata cache untuk merespons permintaan autentikasi workload identity secara efisien dan tangguh. Baca juga: Melindungi Data Sensitif dengan Microsoft Purview Information Protection Desain ringan ini akan mengurangi ketergantungan pada layanan lain sekaligus meningkatkan ketahanan dengan memungkinkan seluruh autentikasi diselesaikan dalam satu wilayah. Data dalam cache lokal akan selalu diperbarui secara proaktif. Layanan regional bergantung pada layanan global Microsoft Entra ID untuk memperbarui dan mengisi ulang cache ketika data yang diperlukan tidak mencukupi (cache hilang) atau ketika mendeteksi perubahan dalam postur keamanan untuk layanan yang didukung. Baca juga: Berbagi Spreadsheet Microsoft Teams Kini Makin Mudah dengan Excel Live Sistem autentikasi cadangan untuk autentikasi infrastruktur workload identity Photo Credit: Microsoft Blog Untuk autentikasi workload identity yang tidak bergantung pada identitas terkelola, Microsoft memanfaatkan sistem autentikasi cadangan untuk menambah ketahanan toleransi kesalahan. Sebelumnya, Microsoft telah memperkenalkan pendekatan autentikasi pengguna yang beroperasi di cloud Microsoft, namun ada pada sistem dan jalur jaringan yang terpisah dengan sistem utama Microsoft Entra ID. Artinya, layanan ini bisa terus beroperasi saat terjadi masalah layanan, jaringan, atau kapasitas. Pendekatan ini sekrang diterapkan pada workload identity. Baca juga: Mengenal Fitur Terjemahan di Microsoft Teams untuk Perangkat Seluler Manfaat dari endpoint yang terisolasi secara regional dan juga sistem autentikasi cadangan telah terintegrasi dalam platform Microsoft Entra ID. Untuk lebih mengoptimalkan fungsinya dalam mendukung ketahanan serta keamanan sistem Anda, gunakan layanan Microsoft Authentication Library (MSAL) yang akan memaksimalkan pemanfaatan identitas terkelola. Lindungi perusahaan Anda dengan solusi cloud identity dan manajemen akses yang menghubungkan karyawan, pelanggan, dan partner ke aplikasi, perangkat, serta data mereka dengan Microsoft Entra ID. Optimalkan kapabilitasnya dengan berlangganan Microsoft Azure yang kini telah tersedia di EIKON Technology. Klik di sini untuk free trial!

Info, Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Peningkatan Metrik Azure Postgres Flexible Server, Seperti Apa?

PostgreSQL adalah database terpopuler di dunia dan telah mendukung data untuk beberapa perusahaan besar dunia. Baru-baru ini, Microsoft mengumumkan peningkatan untuk teknologi andalan tersebut bersamaan dengan Azure, menghasilkan peningkatan metrik Azure Postgres Flexible Server. Seperti apa? Anda bisa simak detail selengkapnya di sini! Metrik yang disempurnakan Azure Postgres Flexible Server memudahkan pelanggan untuk menyiapkan, menjalankan, menskalakan, dan memantau beban kerja Postgres mereka. Teknologi ini pun tidak dibebani biaya operasional (sama seperti desain Azure lainnya yang berpusat pada pelanggan), memberi keleluasaan bagi pelanggan untuk lebih fokus membangun logika bisnis mereka. Salah satu fitur utama yang ditawarkan layanan ini adalah kemampuan untuk mengoptimalkan kinerja menggunakan metrik. Azure telah menyediakan lebih dari 20 metrik database seperti CPU, IOPS, dan Memory. Kini, Azure Postgres Flexible Server meluncurkan public preview Enhanced Metrics yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Baca juga: 5 Tips Gunakan Microsoft Education untuk Upgrade Skill Digital SDM Metrik monitor Azure memberikan visibilitas real-time ke dalam performa database PostgreSQL. Anda dapat menggunakan metrik ini untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, dan meningkatkan keseluruhan performa database. Setelah mengaktifkan metrik yang ditingkatkan, pelanggan bisa mendapatkan akses ke lebih dari 27 database baru, replikasi, sesi, dan metrik terkait disk I/O. Anda dapat mengonfigurasi lansiran pada seluruh metrik tersebut dan juga dapat mengakses dimensi metrik baru, memungkinkan Anda memisahkan dan memfilter data metrik dengan menggunakan dimensi yang tersedia seperti nama basis data, hingga status. Baca juga: Google Workspace Vs. Microsoft 365, Mana Lebih Unggul? Pelanggan dapat memanfaatkan metrik yang disempurnakan ini untuk memvisualisasikan dengan lebih baik kesehatan database dan menghubungkan performa Database Azure Anda untuk PostgreSQL, database Flexible Server dengan aplikasinya. Di bawah ini adalah contoh dasbor metrik yang disempurnakan untuk salah satu database instance. Untuk daftar lengkap metrik yang disempurnakan, Anda bisa mengunjungi dokumentasi Monitoring Azure Postgres berikut ini. Photo Credit: Microsoft Blog Anda dapat mengaktifkan metrik yang disempurnakan untuk database instance yang ada dengan mengaktifkan parameter server metrics.collector_database_activity. Parameter ini dinamis dan tidak memerlukan instance restart. Photo Credit: Microsoft Blog Menerapkan filter dan pemisahan pada metrik yang disempurnakan Sebagian besar metrik yang disempurnakan kini hadir dengan dimensi seperti nama database dan status. Filtering dan Splitting tersedia untuk metrik yang memiliki dimensi. Anda dapat menggunakannya untuk mengidentifikasi outlier. Filtering memungkinkan Anda memilih nilai dimensi mana yang disertakan dalam diagram. Misalnya, saat Anda ingin menampilkan koneksi yang menganggur saat memetakan metrik Sessions-by-State. Anda dapat menerapkan filter pada dimensi siaga status. Splitting mengontrol apakah diagram menampilkan garis terpisah untuk setiap nilai dimensi atau menggabungkan nilai menjadi satu garis. Misalnya, Anda dapat melihat satu baris untuk metrik Sessions-by-State di semua sesi. Anda juga dapat melihat baris terpisah untuk setiap sesi yang dikelompokkan berdasarkan statusnya. Terapkan pemisahan pada dimensi status untuk melihat baris terpisah. Pada contoh di bawah ini, Anda dapat melihat contoh pemisahan berdasarkan State dimension. Photo Credit: Microsoft Blog Secara keseluruhan, metrik yang ditingkatkan di server fleksibel Azure Database for Postgres memberikan wawasan berharga tentang performa dan kesehatan database, membantu Anda mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan meningkatkan kinerja keseluruhan database. Untuk mulai menggunakan metrik yang disempurnakan, silakan lihat kunjungi Monitoring Azure Postgres Flexible Server. Baca juga: Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Sistem Operasi Terbaru dari Microsoft Peningkatan metrik Azure Database for Postgres ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pemantauan database Anda, sehingga dapat bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih produktif. Anda bisa memulai langkah peningkatan ini dengan berlangganan solusi cloud computing Microsoft Azure melalui EIKON Technology. EIKON Technology merupakan Microsoft Partner yang selalu menyediakan berbagai solusi resmi dari Microsoft. Kami menawarkan penerapan menyeluruh, yang juga mencakup perencanaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Azure

Memanfaatkan Azure Confidential Computing dan Sarus Smart Privacy Solution untuk Melacak Kejahatan Finansial

Solusi confidential computing semakin populer untuk memanipulasi data sensitif. Teknologi ini menghadirkan keamanan tingkat tinggi untuk memproses data pribadi di lingkungan cloud. Mengambil data dari banyak pihak ke platform confidential computing untuk melindungi dari kebocoran ke vendor cloud dan ke pihak lain. Data hanya berguna jika dapat ditanyakan, namun confidential computing saja hanya memberi sedikit perlindungan untuk hasil kueri. Lantas, bagaimana seseorang dapat menjamin bahwa output tidak akan membocorkan informasi rahasia? Masalah ini biasanya disebut sebagai output privacy dan telah menjadi bidang penelitian intensif selama beberapa dekade terakhir. Pada tahun 2006, Microsoft memperkenalkan konsep Differential Privacy sebagai definisi matematis dari risiko kebocoran informasi pribadi dalam output komputasi. Differential Privacy menawarkan universalitas yang membuatnya menjadi alat sempurna untuk meningkatkan akses data sambil meminimalkan risiko kebocoran. Sarus mengimplementasikannya dalam semua manipulasi data sehingga output tidak pernah mengungkapkan informasi sensitif kepada konsumen data. Arsitektur yang memecahkan privasi input dan output Azure Confidential Computing menyediakan layanan berikut ini: Database SQL Server yang berjalan di VM rahasia, menerapkan fitur tambahan seperti Transparent Data Encryption, sehingga data dienkripsi—baik saat digunakan maupun saat istirahat. Azure Key Vault Managed HSM untuk menyimpan kunci enkripsi. Instance Sarus yang berjalan pada VM rahasia terpisah, di subnet terisolasi. VM data science standar untuk praktisi data. Azure Bastion yang disiapkan untuk semua tugas administrasi. Pengguna masuk ke VM data science melalui antarmuka web menggunakan kredensial lokal atau Azure AD mereka. Photo Credit: Microsoft Blog Pengaturan jaringan menerapkan standar keamanan tertinggi berdasarkan prinsip zero-trust yang menggunakan Microsoft Defender for Cloud dan memastikan seluruh traffic tetap pribadi. Instance SQL Server hanya dapat ditanyakan oleh instance Sarus. Sarus API hanya dapat ditanyakan dari VM data science dan disiapkan agar hasilnya sesuai kebijakan privasi yang ketat. Output pun tidak dapat membawa informasi rahasia apa pun keluar. Baca juga: Memanfaatkan Microsoft Security Insider untuk Mencegah Ancaman Keamanan Siber Membuat alur kerja data science yang menjaga privasi sepenuhnya Setelah penyerapan selesai, data scientist dapat mulai mengerjakan data jarak jauh menggunakan Sarus API. API dapat ditanyakan baik dalam SQL maupun python SDK. Setiap kueri pemrosesan data diperiksa terhadap kebijakan privasi dan ditulis ulang untuk mematuhi tujuan privasi diferensial. Kueri yang dimodifikasi kemudian dikirim ke Database SQL Server untuk dieksekusi. Data scientist dapat memanfaatkan Sarus Private Learning SDK untuk membangun alur pemrosesan data yang komprehensif dan merancang model deteksi. SDK sudah mencakup libraries manipulasi data yang paling umum (numpy, pandas, scikit-learn). Photo Credit: Microsoft Blog Data scientist secara progresif membangun data pipeline mereka sambil berinteraksi dengan data jarak jauh melalui Sarus. Mereka dapat menggunakan alat yang sama dan menulis kode yang identik. Perbedaan penting adalah bahwa seluruh proyek dilakukan tanpa memberikan akses menuju informasi tingkat pengguna. Baca juga: Mengenal Azure Healthcare APIs, Platform Layanan Kesehatan dari Microsoft Cloud Demonstrasi sukses yang dapat diskalakan ke lebih banyak kasus penggunaan Data dari Microsoft menunjukkan bahwa kolaborasi dengan data sensitif dapat disampaikan dalam skala besar dengan memanfaatkan arsitektur cloud modern yang disediakan oleh Azure. Perlindungan data end-to-end tidak menghalangi kreativitas data scientist dan data analyst untuk memecahkan tantangan baru. Aplikasinya dapat meminimalkan kejahatan finansial, yang cocok diterapkan pada industri asuransi, perawatan kesehatan, smart city, dan bahkan mobilitas. Baca juga: Yuk, Intip Bagaimana Ekosistem Partner Microsoft Menskalakan Solusi Cloud! Sarus sendiri merupakan startup privasi yang memungkinkan penelitian dan data science terhadap data rahasia. Mereka mengimplementasikan penelitian terbaru dalam teknologi privasi dan membawanya langsung ke data warehouse. Sarus juga merupakan bagian dari batch Y Combinator W22 sekaligus Microsoft Partner yang tersedia di Azure Marketplace. Solusi komputasi awan Microsoft Azure kini sudah tersedia di EIKON Technology. Sebagai Microsoft Partner, EIKON Technology memastikan bahwa solusi yang Anda dapatkan resmi dan lisensi. Anda juga dapat menyesuaikan solusi ini sesuai dengan kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Azure, Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mencapai Observabilitas yang Lebih Baik dengan Azure Monitor

Transformasi digital kini semakin terasa. Semakin banyak perusahaan yang memigrasikan beban kerja mereka ke layanan cloud seperti Azure atau bahkan membangun aplikasi cloud-native sendiri. Namun ketika mengadopsi cloud, mereka juga harus tetap mempertahankan lingkungan kerja yang sudah ada sebelumnya. Pada tahap ini, penting untuk dapat memantau kesehatan, keamanan, dan kinerja sistem mission-critical mereka. Observabilitas adalah praktik terbaik untuk mewujudkan manajemen yang tertata dengan baik dan efisien. Microsoft memiliki Azure Monitor, sebuah pendekatan terhadap observabilitas yang menekankan pada proses simpel. Seperti apa cara kerjanya? Mengenal Azure Monitor Photo Credit: Microsoft Azure Blog Dalam proses migrasi ke cloud, monitoring adalah proses penting yang tidak boleh dilewatkan. Tujuannya tak lain adalah untuk memastikan bahwa seluruh beban kerja yang dipindahkan benar-benar telah berada dalam jaringan cloud. Akan lebih baik lagi jika monitoring dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Azure Monitor menghadirkan kapabilitas monitoring dengan dukungan teknologi canggih. Pemantauan bisa dilakukan langsung dengan adanya sampel dan rekomendasi. Pengguna juga bisa menemukan peringatan yang efektif, kueri yang optimal, serta laporan yang dapat disesuaikan. Azure Monitor juga telah terintegrasi dengan platform data yang dirancang mampu menangani ribuan terabyte data per hari dengan andal. Tersedia juga opsi perluasan melalui Azure Arc sehingga Anda dapat memiliki fleksibilitas untuk menjalankan aplikasi mereka di mana saja dan memantau atau mengelolanya secara efektif. Baca juga: 4 Update Terbaru dari Microsoft Teams Kemampuan observasi di seluruh level Insight yang kaya: Anda dapat memanfaatkan visualisasi, laporan, dan alat diagnostik yang dikurasi untuk resources tertentu menggunakan insight dari Azure Monitor melalui fitur Application Insights. Pelacakan terdistribusi: Pelacakan adalah pilar utama observabilitas. Dengan Azure Monitor, Anda dapat dengan mudah menghubungkan transaksi end-to-end dari aplikasi hingga dependensi ke infrastruktur. Ada beberapa tampilan topologi bawaan seperti Application Map, VM Map, dan Network Map untuk visualisasi arsitektur atau menelusuri transaksi. Analisis log: Inti dari Azure Monitor adalah platform log terpusat yang menyimpan semua log di seluruh pemantauan, keamanan, dan manajemen Azure. Anda bahkan dapat mengirim log kustom, menentukan skema dan transformasi, dan memanfaatkan kekuatan penuh analitik log. Platform yang terbuka dan dapat diperluas Photo Credit: pressfoto (Freepik) Mitra dan integrasi: Meski Azure Monitor menyediakan kemampuan pengamatan dan analitik yang kaya, pelanggan dapat memilih untuk menggunakan solusi pemantauan atau analitik apa pun yang sesuai dengan kebutuhan. Seluruh resources yang didapat dari Azure dapat diintegrasikan dengan solusi mitra seperti Datadog dan Elastic. Solusi open-source: Jika Anda perlu menggunakan metrik open-source atau solusi logging bersama Azure Monitor, tersedia dukungan untuk beberapa proyek CNCF (Cloud Native Computing Foundation). Anda dapat dengan mulus mengikis metrik Prometheus untuk klaster Kubernetes dengan insight dari Container atau mengirim kustom log ke Azure Monitor. Dasbor operasional: Di luar kemampuan dasbor dan pelaporan yang tersedia di Azure, Grafana menyediakan solusi visualisasi single-pane-of-glass yang sangat kaya untuk lingkungan multi-cloud. Khusus dirancang untuk skenario mission-critical Photo Credit: yanalya (Freepik) Privasi: Azure Monitor sepenuhnya mematuhi GDPR dan tidak mengumpulkan PII secara langsung. Azure juga mendukung pembersihan data berdasarkan permintaan. Keamanan: Untuk semua log di Azure Monitor, tersedia enkripsi data dengan customer-managed keys (CMK) di Azure Key Vaults. Ada lebih banyak keamanan di tingkat infrastruktur dengan enkripsi AES 256-bit. Anda dapat memanfaatkan dukungan tautan pribadi untuk terhubung dengan aman ke salah satu endpoint jaringan pribadi Anda. Kepatuhan: Azure Monitor menyediakan kapabilitas untuk membantu Anda memenuhi persyaratan kepatuhan apa pun di perusahaan, industri atau geografi Anda. Anda dapat memanfaatkan log aktivitas dan log audit untuk kepatuhan keamanan dan menyimpan atau mengarsipkan data tertentu untuk jangka waktu yang lama (hingga 7 tahun) sesuai kebutuhan, dengan dukungan tambahan untuk kekekalan data (di Azure Storage). Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI Tertarik untuk mulai memanfaatkan berbagai fitur dan kapabilitas yang ditawarkan Azure Monitor? Solusi ini bekerja dengan optimal pada infrastruktur cloud milik Microsoft, yakni Azure. EIKON Technology menyediakan beberapa opsi berlangganan Azure yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Anda juga bisa melakukan coba gratis Microsoft Azure terlebih dulu di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mengintip Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise, Infrastruktur Skala Perusahaan Hasil Kolaborasi dengan VMware

Azure Spring Cloud merupakan proyek kerja sama Microsoft dengan VMware. Saat diperkenalkan di tahun 2019 lalu, infrastruktur ini diklaim mampu memecahkan tantangan umum yang dihadapi oleh para developer, operator TI, dan tim DevOps saat menjalankan aplikasi Spring Boot dalam skala besar. Seiring berjalannya waktu, Azure Spring Cloud pun melakukan beberapa pengembangan. Paling baru, infrastruktur ini memperkenalkan tier tertinggi: Enterprise pada event SpringOne tahun 2021 lalu. Azure Spring Cloud Enterprise menyertakan komponen runtime Spring yang didukung secara komersial untuk membantu perusahaan mengirim lebih cepat. Solusi modernisasi Spring Photo Credit: Microsoft Azure Blog Sekarang ini, ada banyak perusahaan yang menjalankan aplikasi Spring Boot on-premises. Otomatis, mereka membutuhkan kemampuan tingkat lanjut untuk mempercepat proyek modernisasi Spring. Lewat Azure Spring Cloud Enterprise, Microsoft menawarkan solusi terbaik untuk mengatasi situasi tersebut.  Kolaborasi yang menggabungkan cloud Microsoft dengan portofolio Tanzu VMware yang inovatif tersebut menghasilkan platform yang memungkinkan pengguna untuk menerapkan aplikasi polyglot yang melekat secara portabel di seluruh layanan Azure, cloud mana pun, dan sistem on-premises apa pun. Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure Kelola Spring dan aplikasi polyglot VMware Tanzu Build Service yang ada pada Azure Spring Cloud Enterprise membuat proses pembuatan, pengelolaan, dan tata kelola container pada skala perusahaan secara otomatis dengan dukungan Cloud Native Buildpacks dan VMware Tanzu Buildpacks komersial. Tanzu Build Service menawarkan abstraksi tingkat lanjut untuk membangun aplikasi dan memberikan keseimbangan kontrol sehingga beban operasional pada developer berkurang. Layanan ini juga mampu mendukung pengelolaan aplikasi dalam skala besar. Sementara itu, Tanzu Buildpacks mempermudah pembuatan aplikasi Spring, Java, NodeJS, Python, Go, dan .NET Core serta menawarkan konfigurasi agen pemantauan kinerja aplikasi seperti Application Insights, New Relic, Dynatrace, AppDynamics, dan Elastic. Merutekan permintaan klien ke aplikasi dengan mudah Photo Credit: Microsoft Azure Blog Kini Anda bisa mengelola serta menemukan rute permintaan dan API yang terekspos aplikasi dengan Spring Cloud Gateway for VMware dan API portal for VMware Tanzu. Spring Cloud Gateway for Tanzu akan merutekan beragam permintaan klien ke aplikasi, baik di Azure Spring Cloud, ekosistem Azure, dan/atau teknologi on-premises perusahaan, serta menangani pertimbangan lintas sektor untuk aplikasi di balik Gateway seperti pengamanan, routing, pembatasan kecepatan, caching, pemantauan, ketahanan, dan bahkan menyembunyikan aplikasi. Anda dapat mengatur: Integrasi sistem masuk tunggal dengan penyedia identitas pilihan Anda (tanpa kode atau dependencies tambahan). Aturan routing dinamis ke aplikasi tanpa pemindahan aplikasi apa pun. Permintaan perlambatan tanpa layanan dukungan. Komponen VMware Tanzu yang fleksibel Photo Credit: Microsoft Azure Blog Dengan Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise, pengguna dapat menggunakan komponen VMware Tanzu yang terkelola sepenuhnya di Azure. Selain itu, Anda juga dapat memilih komponen yang ingin digunakan selama pembuatan instance Enterprise. Komponen VMware Tanzu menawarkan peningkatan nilai kepada pelanggan sehingga Anda dapat: Mengembangkan portofolio aplikasi perusahaan Anda. Dari yang semula hanya beberapa aplikasi menjadi ribuan dengan kemampuan observasi end-to-end sambil mendelegasikan kompleksitas operasional ke Microsoft dan VMware. Terapkan aplikasi Spring di Azure Spring Cloud dan lingkungan komputasi lainnya. Mengontrol dependensi build, menerapkan aplikasi polyglot, dan menggunakan komponen middleware Spring Cloud sesuai kebutuhan. Ke depannya, Microsoft Azure dan VMware akan terus menambahkan lebih banyak fitur skala perusahaan, termasuk berbagai komponen Tenzu seperti Application Live View for VMware Tanzu, Application Accelerator for VMware Tanzu, dan juga Spring Cloud Data Flow for VMware Tanzu. Baca juga: 5 Alasan Mengapa Microsoft Azure Cocok untuk Aplikasi Cloud Anda Microsoft Azure merupakan solusi berbasis cloud yang dirancang untuk kebutuhan pembangunan, pengujian, penerapan, dan pengelolaan aplikasi. Dengan adanya Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise ini, pengguna bisa menemukan solusi yang efisien untuk mengatasi gangguan pada operasional Spring Boot. Dapatkan solusi berbasis komputasi awan, Microsoft Azure yang dipersonalisasi khusus untuk menjawab berbagai kebutuhan perusahaan Anda hanya di EIKON Technology. Masih ragu? Anda bisa berkonsultasi dengan tim EIKON Technology terlebih dulu. Kami juga menyediakan penawaran free trial untuk Anda. Cek informasi selengkapnya di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Project Flash: Proyek Pemantauan Ketersediaan Virtual Machine Azure Terbaru

Project Flash merupakan kumpulan kapabilitas di seluruh Azure Engineering, yang bertujuan untuk mengembangkan ekosistem pemantauan ketersediaan virtual machine (VM) Azure menjadi solusi terpusat, holistik, dan mudah dipahami yang dapat diandalkan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan observabilitas spesifik mereka. Di bulan Februari 2022 lalu, Project Flash berhasil menyelesaikan tahap pertama dengan meluncurkan preview data ketersediaan VM di Azure Resource Graph dan private preview metrik ketersediaan VM di Azure Monitor. Namun sebenarnya, apa itu Project Flash? Apa itu Project Flash Seperti namanya, Project Flash merupakan komitmen Microsoft Azure untuk membangun jalan yang cepat dan kuat untuk memantau ketersediaan virtual machine (VM) selengkap mungkin (hal ini merupakan syarat utama agar aplikasi bekerja dengan efisien). Project Flash merupakan misi Azure untuk memastikan pelanggan dapat: Mengonsumsi data yang akurat dan dapat ditindaklanjuti pada gangguan ketersediaan VM (misalnya, VM reboot dan restart, aplikasi macet karena pembaruan driver jaringan dan pembaruan host OS 30 detik), bersama detail kegagalan yang tepat. Analisis dan waspadai tren ketersediaan VM untuk debug yang cepat dan pelaporan dari bulan ke bulan. Pantau data dalam skala besar secara berkala dan membuat dashboard khusus untuk tetap mendapatkan informasi terbaru tentang status ketersediaan semua sumber daya. Otomatis menerima root cause analyses (RCA) yang merinci VM terdampak, penyebab dan durasi waktu henti, perbaikan konsekuen, dan sejenisnya (semua untuk mengaktifkan investigasi yang ditargetkan dan analisis post-mortem). Menerima pemberitahuan instan mengenai perubahan penting dalam ketersediaan VM untuk memicu tindakan perbaikan dengan cepat dan mencegah dampak terhadap end user. Menyesuaikan dan otomatisasi kebijakan pemulihan platform secara dinamis, berdasarkan sensitivitas beban kerja yang terus berubah dan kebutuhan failover. Baca juga: Mendukung Semua Aplikasi Dengan Infrastructure Azure Opsi pemantauan baru Di fase pertama, Project Flash menyediakan opsi yang berbeda untuk mengakses data ketersediaan virtual machine (VM) secara mudah sehingga kebutuhan observabilitas dapat terpenuhi. Tujuannya adalah untuk menjaga konsistensi data dengan standar kualitas yang sama ketatnya di semua fitur dan solusi yang ada, seperti Resource Health atau Activity Log, untuk memberikan tampilan agnostik yang konsisten dari solusi yang Anda pilih. Analisis skala besar untuk ketersediaan virtual machine Photo Credit: Microsoft Azure Blog Azure Resource Graph merupakan sebuah layanan Azure yang diadopsi secara luas karena kemampuannya yang efisien untuk melakukan query di banyak subscriptions sekaligus dan memiliki latensi rendah. Nantinya, Azure akan menambahkan detail kegagalan dan skenario VM yang diturunkan ke tabel Health Resources di Azure Resource Graphs. Detail ini memastikan Anda bisa mendapat informasi yang tepat mengenai penyebab dan dampak dari setiap kegagalan. Jadi, Anda bisa melakukan failover, reboot in place atau mengambil langkah mitigasi yang sesuai untuk meminimalisir dampak pada end user. Metrik ketersediaan virtual machine di Azure Monitor Photo Credit: Microsoft Azure Blog Metrik di Azure Monitor merupakan platform untuk memantau dan menganalisis representasi deret waktu ketersediaan VM untuk debugging yang cepat dan mudah, menerima peringatan tentang tren terkait, menangkap indikator awal ketersediaan yang menurun, berkolerasi dengan metrik platform lain, dan sebagainya. Metrik ini memungkinkan Anda untuk melacak “denyut nadi” VM (selama perilaku yang diharapkan, metrik akan menampilkan nilai 1). Sebagai respons terhadap gangguan ketersediaan VM, metrik akan turun ke 0 selama dampak berjalan. Jika terjadi pemadaman infrastruktur Azure, sistem akan memunculkan nilai 0 yang ditampilkan sebagai garis putus-putus pada portal. Untuk saat ini, Azure baru meluncurkan private preview metrik sebagai fase pertama dari rencana peluncuran mereka. Pengguna yang sudah mencoba preview bisa memberikan feedback agar nantinya layanan dapat ditingkatkan. Dalam jangka waktu dekat, Azure akan menambahkan detail kegagalan seperti dimensi metrik dan platform log, yang memungkinkan pengguna mengetahui skenario kegagalan. Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI yang Lebih Aman Dengan adanya Project Flash ini, Azure menawarkan kemudahan bagi para penggunanya untuk melakukan pemantauan virtual machine. Microsoft Azure sendiri merupakan sebuah layanan komputasi awan yang dirancang untuk membangun, menguji, meluncurkan, dan mengelola aplikasi serta layanan melalui data center milik Microsoft. Solusi komputasi Azure kini sudah bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Di EIKON Technology, kami menyediakan layanan free trial agar Anda bisa mencoba Azure terlebih dulu sebelum memutuskan untuk membeli. Informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Info

Mengenal Resources dan Tools baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI yang Lebih Aman

Mengetahui cara implementasi AI yang aman dan bertanggung jawab kini menjadi semakin penting. Sebab, tanpa disadari, AI atau Artificial Intelligence kian sulit untuk dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Relevansi AI dengan kehidupan manusia menjadi semakin tinggi, sehingga rasanya tidak ada bidang yang tidak tersentuh perkembangan AI. Agar tidak terjadi penyalahgunaan dalam perkembangan AI, perusahaan IT banyak meluncurkan resources dan tools untuk memastikan agar proses implementasi tetap bertanggung jawab dan tidak menyalahi aturan yang ada. Salah satunya Microsoft Azure. Dalam event bertajuk “Put Responsible AI into Practice” Azure memperkenalkan beberapa resource dan tool baru untuk membantu implementasi AI yang lebih bertanggung jawab. Seperti apa? Panduan implementasi AI Azure Meski kesadaran untuk melakukan implementasi AI dengan aman dan bertanggung jawab sudah tumbuh dalam masyarakat, sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana caranya. Masih banyak perusahaan yang menggunakan teknologi AI tidak memiliki pemahaman mendalam tentang “tanggung jawab” dalam implementasi AI. Tidak jarang, perusahaan terlalu mengandalkan AI mereka. Sebagian besar karena tidak adanya kejelasan tentang bagaimana menjalankan prinsip-prinsip mereka. Baca juga: Cara Back Up Data Menggunakan Azure Back Up Untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, Azure bekerja sama dengan BCG mengembangkan “10 Panduan Pimpinan Produk dalam Implementasi AI yang Bertanggung Jawab”, sebuah resource yang berisi panduan jelas dan dapat ditindaklanjuti oleh para pimpinan teknis perusahaan dalam menilai, merancang, dan melakukan validasi tanggung jawab sistem AI. “Sepuluh Panduan Implementasi AI” Photo Credit: Rawpixel Panduan tersebut kemudian dikelompokkan dalam tiga fase besar yaitu: Menilai dan mempersiapkan Mengevaluasi manfaat produk, teknologi, potensi risiko, dan kesiapan tim. Merancang, membangun, dan mendokumentasikan Meninjau dampak, pertimbangan unik, dan praktik dokumentasi. Validasi dan dukungan Memilih prosedur pengujian dan dukungan untuk memastikan produk berfungsi sebagaimana seharusnya. Dengan adanya resource baru tersebut, Azure berharap akan ada lebih banyak lagi perusahaan yang menerapkan AI dan bertanggung jawab dalam setiap prosesnya. Responsible AI dashboard Dalam event tersebut, Azure juga memperkenalkan Responsible AI (RAI) dashboard yang dirancang untuk membantu para data scientist dan developers dalam memahami, melindungi, dan mengendalikan data serta model AI. Dashboard tersebut berisi kumpulan kemampuan AI seperti interpretasi, analisis kesalahan, kontrafaktual, dan inferensi biasa. Layanan tersebut sudah dapat diakses khalayak umum melalui Azure Machine Learning. Photo Credit: Microsoft Azure Blog Perusahaan yang telah menerapkan Responsible AI Photo Credit: Rawpixel Data dari Azure menunjukkan bahwa sudah ada banyak perusahaan dari berbagai industri, yang bekerja dengan memanfaatkan kemampuan AI dari Azure, termasuk di dalamnya adalah pemanfaatan tools AI. Novartis Salah satunya datang dari industri kesehatan yakni Novartis yang merupakan perusahaan obat-obatan asal Swiss. Pada awal tahun 2021 lalu, Novartis secara resmi mengumumkan delapan prinsip penggunaan AI secara etis. Hingga tahun 2021, Novartis telah menanamkan AI dalam alur kerja mereka, termasuk untuk alur kerja yang melibatkan partner mereka (eksternal perusahaan). Perwakilan dari Novartis menyebutkan bahwa penggunaan RAI dashboard memungkinkan tim mereka untuk dapat menilai akurasi dan keandalan dari sebuah sistem AI. Dengan begitu, keberadaan tools tersebut berhasil membantu Novartis untuk melaksanakan prinsip mereka terkait penggunaan AI secara etis. Philips Selain itu, ada juga Philips yang merupakan perusahaan teknologi. Dengan menggabungkan Azure dan perangkat Fairlearn, Philips berhasil mengurangi bias yang muncul pada keseluruhan model pembelajaran mesin mereka. Hasilnya, Philips berhasil memproduksi mesin peralatan kesehatan yang membantu pengelolaan kesejahteraan dan perawatan pasien lebih baik. Scandinavian Airlines Implementasi AI yang aman dan bertanggung jawab juga sudah berlaku di Scandinavian Airlines, perusahaan penerbangan yang berkantor di tiga negara: Denmark, Norwegia, dan Swedia. Scandinavian Airlines sendiri merupakan pelanggan Azure Machine Learning dan menggunakan kemampuan interpretasi AI di unit deteksi penipuan. Baca juga: 5 Fitur Microsoft Azure Yang Perlu Anda Ketahui Perkembangan AI memang terbukti bisa meringankan kehidupan manusia. Namun di satu sisi, inovasi teknologi tersebut juga rentan terhadap penyalahgunaan. Untuk mengatasi masalah tersebut, Azure terus memperbaharui resources dan tools mereka. Dalam update terbarunya, Azure meluncurkan panduan implementasi AI yang bertanggung jawab serta RAI atau Responsible AI dashboard. Tertarik dengan solusi implementasi AI yang bertanggung jawab dari Azure? Tidak sulit, Anda cukup berlangganan Microsoft Azure karena seluruh kemudahan tersebut telah tersedia di dalamnya. Untuk berlangganan pun mudah, Anda bisa mendapatkan produk Azure resmi dan bersertifikat Microsoft melalui EIKON Technology. Klik di sini untuk free trial Azure selama 30 hari!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mendukung Semua Aplikasi dengan Infrastructure Azure

Beberapa waktu belakangan, Microsoft Azure cukup banyak digunakan oleh perusahaan untuk menyimpan data dan file secara aman dan nyaman. Platform komputasi awan ini membantu dalam pengelolaan tujuan organisasi dan target perusahan. Maka dari itu, tak heran jika banyak perusahaan di bidang keuangan maupun e-commerce menggunakannya. Keunggulan Microsoft Azure ini juga berkat teknologi infrastruktur yang dimilikinya. Apa sajakah? Simak ulasannya berikut ini. Pemantauan Performa, Keamanan dan Skalabilitas Photo: Vuzion Infrastruktur Microsoft Azure mendukung performa, keamanan, dan skalabilitas pada jaringan cloud. Terutama dalam untuk infrastruktur yang penting. Untuk itu Microsoft Azure berfokus pada kemampuannya melalui  Infrastructure as a Service (IaaS) untuk memperkuat jaringan cloud di antaranya adalah dengan: Performa infrastruktur semakin meningkat dengan Azure Virtual Machines (VM). Misalnya dengan dukungan New AMD-based Dv5 dan Ev5 VM untuk media penympanan lokal. Kini, Microsoft Azure juga mengembangkan optimasi memori penyimpanan Ebsv5 VM Series yang memungkinkan pengiriman lebih cepat hingga 4.000 Mbps dibandingkan generasi sebelumnya. Meningkatkan kemampuan aplikasi dengan Azure Virtual Machine Scale Sets yang mudah dimoderasi. Platform dan layanan ini memberikan kontrol penuh pada VM yang mumpuni dalam menambahkan VM hingga ribuan. Tingkatkan performa penyimpanan data-data penting bagi perusahaan dengan menggunakan Azure Disk Storage. Anda pun dapat menambahkan dan mentransfer data dengan aman dan cepat tanpa khawatir downtime. Dengan Gateway Load Balancer terbaru, memungkinkan pengguna lebih mudah dalam membagikan data maupun jaringan dengan pihak ketiga secara otomatis yang memiliki kandalan tinggi. Adanya Azure Virtual Network Manager membuat Anda lebih mudah dalam mengelola jaringan. Selain itu, juga menjadi lebih aman dalam melindungi jaringan data. VM Azure generasi terbaru memudahkan Anda dalam melindungi serangan yang berbahaya dan mengalihkan beban kerja ke VM baru. Misalnya saja Azure Kubernetes pada VM Intel SGX dan VM AMD SEV-NP.  Keamanan data semakin baik dengan dukungan IPv6 yang bisa digunakan untuk peering secara individu maupun dukungan MACsec. Microsoft Azure Mendukung dalam Migrasi, Modernisasi, dan Optimasi Beban Kerja Photo: Inovflow Selanjutnya, selain mampu untuk memantau performa, infrastruktur Microsoft Azure juga mendukung tim IT perusahaan dalam melakukan migrasi, modernisasi, hingga optimasi beban kerja. Keunggulan infrastruktur Microsoft Azure dalam melakukan migrasi dan modernisasi antara lain adalah: Menyederhanakan operasional IT untuk meminimalisir beban kerja Windows Server dan Linux melalui Azure Automanage. Mulai dari profil konfigurasi khusus dengan dukungan server yang mumpuni untuk Azure Arc dan lebih fleksibel. Cakupan lebih luas berkat dukungan Azure VMware Solution hingga 18 area secara global.  Pengoperasian jarak jauh lebih optimal dengan peningkatan infrastruktur Microsoft Azure Virtual Desktop. Infrastruktur ini menjadi solusi dari cloud VDI yang memberikan dukungan secara penuh untuk Windows 10 dan Windows 11. Pengelolam aplikasi menjadi lebih mudah dengan menggunakan Azure Kubernetes Services. Di samping itu, untuk kemudahan skenario ketika melakukan migrasi Anda dapat menggunakan Azure Migration and Modernization Program (AMMP). Termasuk juga menggunakan SAP dan Azure Arc. Penutup Photo: Nextmedia Itulah beberapa keunggulan dari infrastruktur Microsoft Azure yang bisa Anda gunakan untuk menunjang kinerja jaringan maupun penyimpanan data perusahaan lebih aman dan mudah. Kini, untuk berlangganan Microsoft Azure bisa Anda dapatkan di vendor terpercaya seperti EIKON Technology dengan lisensi resmi dari Microsoft pusat.  Selain itu kami memiliki layanan purna-jual yang bisa Anda dapatkan. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan pemesanan untuk penggunaan, hubungi kami di sini.

Cloud Computing, Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure

Sebagai perusahaan teknologi yang sudah dipercaya sejak dulu, Microsoft terus mengembangkan inovasinya untuk memudahkan pengguna dalam pengelolaan jaringan dan data. Salah satunya adalah melalui cloud Microsoft Azure. Cloud Microsoft Azure memiliki banyak keunggulan. Hal ini karena dapat dikombinasikan dengan jaringan berbeda. Dengan kata lain, Azure tidak hanya bisa digunakan untuk jaringan berbasis cloud saja, melainkan juga untuk hybrid. Dengan begitu, proses pengelolaan manajemen IT di perusahaan Anda menjadi lebih mudah dan aman.  Hal itu semakin baik dengan dukungan lima fitur unggulannya. Yakni Azure SQL, Azure Redis Cache, dan Azure Website Gallery.  Fitur yang ada di dalamnya pun bisa ditingkatkan dengan menggunakan cara yang bisa Anda lakukan. Cara Meningkatkan Cloud Microsoft Azure Photo: Netpluz Asia Ada tiga cara utama yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan pengalaman terbaik bagi perusahaan. Berikut di antaranya yang perlu Anda ketahui. Cloud Microsoft Azure Chaos Studio Pertama adalah dengan menggunakan cloud Microsoft Azure Chaos Studio. Layanan ini diluncurkan untuk mengatasi permasalahan yang kerap terjadi ketika Anda menggunakan dan mencoba aplikasi. Mulai dari melacak hingga memetakan kegagalan pada aplikasi tersebut. Jadi, melalui platform ini, Anda bisa mengatasi permasalahan di aplikasi melalui beberapa simulasi skenario kegagalan. Chaos Studio memungkinkan Anda untuk menggunakannya dan melihat aplikasi lebih baik, terutama dalam mengatasi permasalahan dan kegagalan yang ada. Keunggulannya antara lain, Anda dapat lebih banyak waktu dalam menganalisis aplikasi, memulainya dengan cepat, hingga validasi produk atau aplikasi sebelum diluncurkan nantinya. Cloud Microsoft Azure Landing Zone Photo: Linktech Australia Kedua adalah cloud Microsoft Azure Landing Zone yang bisa Anda gunakan untuk membuat aplikasi untuk cloud. Termasuk saat Anda melakukan moderasi aplikasi tersebut pada lingkungan multisubskripsi Azure. Keunggulan dari cloud Microsoft Azure ini di antaranya adalah lebih scalable dan digunakan dalam mode modular. Adapun yang dimaksud scalable di sini adalah mendukung untuk konfigurasi pada lingkungan jaringan cloud. Sementara itu, semua fitur pada Microsoft Azure Landing Zone ini menggunakan pendekatan modular untuk membangun lingkungan dengan berdasarkan pada desain area yang sudah dibuat. Dengan begitu, mudah untuk dikonfigurasikan dengan platform lainnya seperti Azure SQL Database, Azure Kubernetes Service, dan Azure Virtual Desktop. Cloud Economics Ketiga ada cloud Microsoft Azure Economics. Platform ini memang dikhususkan bagi perusahaan yang ingin menginvestasikan jaringan cloud mereka. Menggunakan platform dan layanan ini akan membuat pengeloaan menjadi lebih mudah.  Agar lebih nyaman, pihak Microsoft pun juga menambahkan dukungan dengan template Power BI berbasis model Excel. Template tersebut akan menguntungkan pengguna sebagaimana mereka menggunakan Azure Hybrid. Dari Azure Cost Management Portal ke Power BI ini bisa Anda gunakan untuk melakukan kustomisasi dan pelaporan. Terlebih lagi adanya integrasi API ini membuat sistem data lebih mudah dan aman. Penutup Photo: Medium.com Itulah beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan pengalaman dalam menggunakan cloud Microsoft Azure. Kini, mendapatkan Microsoft Azure untuk keperluan bisnis Anda lebih baik. Salah satunya adalah membelinya di vendor terpercaya seperti EIKON Technology. Kami menyediakan platform Microsoft resmi dengan lisensi dari Microsoft. Anda juga bisa memilhnya sesuai dengan kebutuhan. Dapatkan pula layanan purna-jual dan maintenance yang ditawarkan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk Microsoft dari kami, Anda bisa hubungi kami di sini.

Scroll to Top