Office 365

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Tips Mengadakan Meeting Virtual Skala Besar dengan Microsoft Teams

Kebutuhan akan meeting virtual meroket karena adanya pandemi COVID-19. Untuk bisa tetap memenuhi kebutuhan pelanggan, aplikasi video conference seperti Microsoft Teams pun terus mengalami pengembangan. Salah satu pengembangan tersebut adalah kapabilitas untuk melakukan meeting skala besar dengan puluhan (bahkan ribuan) peserta. Saat akan menggelar meeting berskala besar, Anda tentu ingin menyiapkan yang terbaik. Sebisa mungkin, seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan bisa terlibat aktif dalam rapat. Di Teams sendiri, saat ini sudah mendukung video conference dengan 10.000 peserta dan 1.000 peserta dapat berinteraksi melalui chat, audio, dan video. Microsoft Teams menawarkan pengalaman kolaboratif sekaligus interaktif dengan menghadirkan opsi untuk menambahkan struktur dalam rapat besar. Di sini Anda dapat mengetahui tips mengoptimalkan layanan tersebut untuk mendukung jalannya meeting virtual berskala besar. Mari simak penjelasannya berikut. Tips mengadakan meeting virtual skala besar dengan Microsoft Teams Untuk menjalankan meeting virtual yang sukses, Microsoft merekomendasikan penggunanya untuk mengikuti cara yang diuraikan pada poin-poin berikut: Penyelenggara dan Presenter Photo Credit: DCStudio (Freepik) Untuk kelancaran meeting, penyelenggara harus sudah menentukan penyaji acara. Langkah ini akan menciptakan struktur rapat yang terorganisir. Setelah rapat dimulai, penyaji dapat menunjuk peserta lain untuk menjadi penyaji. Tentukan co-organizer melalui opsi meeting yang tersedia. Lakukan pra-konfigurasi pengaturan video dan mikrofon untuk mengontrol aktivitas peserta. Nonaktifkan mikrofon peserta untuk menghindari gangguan. Anda bisa menggunakan fitur “raise hand” untuk mempersilakan peserta berbicara. Nonaktifkan video peserta untuk menghindari gangguan visual. Anda bisa mengizinkan penggunaan video untuk peserta pada waktu yang sudah ditentukan. Tentukan fitur tambahan yang akan digunakan selama pertemuan (misalnya polling atau Q&A). Penyelenggara dan penyaji acara harus mematuhi hal-hal berikut agar meeting berjalan optimal: Jalankan tes konektivitas jaringan Microsoft 365 untuk memverifikasi kesesuaian jaringan beberapa hari sebelum acara. Jika melakukan presentasi dari rumah, pastikan perangkat lain menggunakan jumlah bandwidth yang proporsional (layanan streaming, online game, unduhan berukuran besar). Pastikan pengguna menggunakan aplikasi Teams terbaru di desktop atau perangkat seluler. Saat menggunakan laptop, pastikan konektivitas jaringan yang tinggi dan daya yang cukup. Jadwalkan uji coba sebelum acara untuk mengidentifikasi masalah perangkat, pencahayaan atau jaringan, dan memastikan penyelenggara/penyaji memahami fitur yang akan mereka gunakan. Gunakan lobby controls untuk mengontrol entri rapat atau ruang tunggu lobi. Manfaatkan fitur seperti highlight, PowerPoint Live, rekaman rapat, captions, dan transkripsi untuk meningkatkan keterlibatan dan efektivitas. Peserta harus mematikan notifikasi obrolan selama meeting virtual untuk menghindari gangguan. Baca juga: 4 Update Terbaru dari Microsoft Teams Administrator TI dan staf dukungan TI Photo Credit: ArthurHidden (Freepik) Jika dirasa perlu, gunakan pemantauan dan dukungan tambahan oleh administrator TI untuk rapat penting berskala besar. Pastikan bahwa semua Network Connectivity Principles dari Microsoft telah diikuti, baik di kantor maupun di lokasi pekerja remote. Admin TI dapat memeriksa telemetri data real-time untuk memantau tiap kejadian dan mengidentifikasi kemungkinan masalah dan sumbernya. Analisis telemetri secara real-time ini akan memudahkan admin untuk berinteraksi secara real-time dengan pengguna yang memiliki kendala dalam meeting karena metrik melebihi ambang batas yang dapat ditoleransi. Pemantau rapat harus disetel sebagai penyaji sehingga mereka dapat menonaktifkan aliran video jahat, menonaktifkan mikrofon langsung yang tidak disengaja, dan dalam skenario terburuk, menghapus peserta. Penjadwalan rapat dan pembuatan meeting virtual Photo Credit: Rawpixel Saat membuat undangan rapat untuk webinar atau rapat berskala besar, Microsoft merekomendasikan Anda untuk menentukan penyaji terlebih dahulu sehingga mikrofon dan kamera peserta akan dinonaktifkan saat bergabung. Dengan mengikuti metodologi rapat terstruktur ini, Anda dapat menghindari gangguan selama acara berlangsung sambil tetap mengizinkan partisipasi peserta menurut penilaian penyaji selama periode interaktif. Di awal acara, Presenter atau Moderator harus menginformasikan adanya periode tersebut. Jadi, peserta dapat memanfaatkan fitur “raise hand” saat ingin berpartisipasi pada periode waktu tersebut. Baca juga: Peran Microsoft Teams dalam Mendukung Hybrid Working di Bidang Manufaktur Untuk saat ini, Microsoft Teams sudah bisa digunakan untuk menyelenggarakan meeting virtual dengan 10.000 peserta. Aplikasi tersebut dapat ditemukan di rangkaian produktivitas Office 365 dan telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi serta layanan lain seperti Word, Excel, PowerPoint, Outlook, hingga penyimpanan cloud OneDrive. Office 365 cocok digunakan untuk kolaborasi kerja dalam skala besar, misalnya di perusahaan atau institusi pendidikan. Sebagai authorized reseller yang ditunjuk langsung oleh Microsoft, EIKON Technology menyediakan berbagai jenis paket berlangganan 365 legal dan bergaransi resmi. Anda bahkan bisa menyesuaikan paket dengan kebutuhan perusahaan. Optimalkan jalannya meeting virtual Anda dengan dukungan Office 365 yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology. Klik di sini untuk informasi selengkapnya!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Reading Coach, Tool Baru dari Microsoft Education untuk Tingkatkan Literasi

Tanpa disadari, pandemi telah memperlebar kesenjangan literasi siswa. Kelompok siswa yang paling rentan pun semakin sulit untuk mengejar ketertinggalan mereka. Pemanfaatan teknologi bisa menjadi solusi yang tepat untuk situasi ini. Penggunaan perangkat seperti alat pembaca digital dapat membantu siswa mengeksplorasi potensi mereka. Microsoft Education meluncurkan Literacy Solutions untuk menangani beragam kebutuhan siswa. Sebab, semua siswa pada dasarnya berhak mendapatkan kesempatan yang adil untuk mengembangkan keterampilan mereka, terutama dalam hal literasi. Dengan begitu, mereka pun dapat mencapai kesuksesan, baik di dalam maupun di luar kelas. Sebagai gebrakan baru, melalui Literacy Solutions, Microsoft Education meluncurkan Reading Coach, sebuah tool untuk meningkatkan pengalaman literasi siswa. Seperti apa cara kerjanya? Mengenal Reading Coach dari Microsoft Education Photo Credit: Microsoft Education Blog Reading Coach merupakan sebuah alat latihan membaca untuk siswa yang secara otomatis menghasilkan latihan individu berdasarkan kebutuhan spesifik mereka. Tool ini akan mendukung siswa dalam mengembangkan keterampilan literasi kritis yang telah terintegrasi dengan layanan Microsoft lain seperti Reading Progress, Education Insights, dan Immersive Reader. Setelah siswa mengunggah tugas Reading Progress, Reading Coach secara otomatis mengidentifikasi kata-kata yang sulit dipahami oleh siswa dan menciptakan peluang tambahan untuk latihan. Fitur baru ini memberikan panduan tentang pengucapan dan suku kata yang benar, berbagi visual untuk membantu mengingat kosakata, dan membantu membangun kepercayaan diri mereka. Reading Coach dan Reading Progress bekerja secara integral untuk membantu guru memberikan dukungan terhadap perkembangan setiap siswa secara akademis dan emosional. Baca juga: 5 Fitur Baru Microsoft Teams untuk Kegiatan Belajar Daring Kini, Reading Coach pun hadir dalam Immersive Reading, alat membaca gratis yang mendukung pendidikan merata. Siswa di setiap level dapat mengakses pelatihan kelancaran membaca individu yang berkualitas di seluruh aplikasi Microsoft 365. Itu artinya, Reading Coach juga akan terintegrasi dengan layanan Microsoft Translator yang menawarkan bantuan penerjemahan real-time. Pembaruan Reading Progress Photo Credit: Rawpixel Berbicara soal Reading Progress, Microsoft Education juga baru saja mengumumkan sebuah pembaruan. Sekarang, para tenaga pendidik dapat memanfaatkan alat ini untuk membuat tugas kelancaran membaca individual secara otomatis. Artinya, mereka bisa lebih menghemat waktu dan fokus pada hal lain seperti pengembangan minat siswa. Selain mengukur dan mengidentifikasi kata-kata yang benar per menit, tingkat akurasi, dan kata-kata yang menantang, Reading Progress versi baru juga dapat melacak ketiga komponen kelancaran membaca dengan tambahan pendeteksian prosodi secara otomatis. Prosodi sendiri adalah komponen kunci dari kelancaran membaca dan terkait dengan pemahaman bacaan (misalnya, pola ekspresi dan intonasi dalam suatu bahasa). Di samping itu, update tersebut pun telah mencakup dukungan untuk lebih dari 100 bahasa dan wawasan yang lebih dapat ditindaklanjuti. Alat dari Microsoft Education ini memberdayakan semua kelompok pelajar untuk bekerja dengan kecepatan mereka sendiri, dalam lingkungan yang aman, serta membantu guru memberikan dukungan. Ke depannya, Reading Progress juga akan dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan pengajar melihat aturan fonetik yang sedang dihadapi siswa. Baca juga: Kelola Kelas Online Lebih Mudah dengan Fitur Assignments Microsoft Teams Setiap siswa berhak mendapatkan akses menuju teknologi yang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan mereka sebagai pelajar. Saat ini, semua sekolah dengan lisensi Office 365 atau Microsoft 365 dapat mengakses seluruh fitur dan layanan yang tersedia di Reading Progress secara gratis menggunakan Teams Assignments. Pertengahan tahun 2022 ini, Reading Coach juga akan dilengkapi dengan aturan prosodi dan fonik. Photo Credit: Freepik Untuk Anda yang tertarik dengan Reading Coach serta berbagai tool pendidikan dari Microsoft bisa mulai berlangganan lisensi Office 365 atau Microsoft 365. Seluruh tool, fitur, dan layanan Microsoft Education dapat diakses melalui lisensi tersebut. Kami dari EIKON Technology siap mendampingi dalam proses pemasangan dan penerapannya pada instansi Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket langganan lisensi Microsoft, silakan klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Yuk, Intip Bagaimana Ekosistem Partner Microsoft Menskalakan Solusi Cloud!

Dengan terjadinya percepatan transformasi digital di berbagai sektor kehidupan, kebutuhan pelanggan akan solusi cloud terus meningkat secara eksponensial. Hal ini menyebabkan keberadaan perusahaan penyedia solusi cloud (seperti independent software vendor atau ISV, penyedia SaaS, hingga pengembang aplikasi) menjadi sangat penting. Ekosistem partner Microsoft Cloud melihat hal ini sebagai peluang yang besar. Bagi ISV misalnya, transformasi digital akan memudahkan mereka untuk terhubung dengan mitra dan pelanggan yang ada di jaringan Microsoft Cloud dan pasar komersial. Ulasan kali ini akan membahas bagaimana strategi yang dilakukan oleh Microsoft untuk membantu ekosistem partner dalam memanfaatkan peluang tersebut. Mari simak bersama. Penawaran khusus untuk ISV Untuk mendukung seluruh elemen yang ada dalam ekosistem partner mereka, Microsoft menerapkan beberapa strategi, di antaranya: Memberikan penawaran pribadi dengan pembagian margin untuk memotivasi lebih dari 90.000 mitra cloud Penawaran ini kini tersedia untuk publik. Dengan demikian, ISV dapat menggunakannya untuk membuat dan membagikan margin kepada mitra dalam program Cloud Solution Provider. Mereka pun memiliki kesempatan untuk membuat saluran penjualan baru secara instan. Peningkatan kelincahan dengan penawaran pribadi untuk pelanggan Dengan penyempurnaan penawaran pribadi di pasar komersial, ISV dapat membuat penawaran pribadi yang unik per pelanggan dalam waktu kurang dari 15 menit. Ini membantu ISV membuka penawaran tujuh digit dan menjual langsung ke pelanggan dengan komitmen konsumsi cloud (jika solusi ISV memenuhi syarat untuk penjualan bersama Azure IP). Baca juga: What’s Next In Security: Update Keamanan Microsoft untuk Ancaman Kompleks Mempercepat penjualan tujuh digit Photo Credit: jcomp (Freepik) Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan kelincahan, ISV sering menggunakan penawaran pribadi. Penawaran pribadi adalah kunci untuk pembuatan kesepakatan perusahaan di pasar yang memberikan fleksibilitas. Microsoft baru-baru ini membuat peningkatan substansial pada fungsi tersebut. Kini, ISV dapat membuat penawaran unik per pelanggan dalam waktu kurang dari 15 menit. Sedangkan perbaikan tambahan meliputi: Buat penawaran pribadi dalam jumlah tak terbatas. Kemampuan untuk mengikat waktu penawaran pribadi. Tawarkan syarat dan ketentuan khusus. Bundle beberapa produk dalam penawaran pribadi yang sama. Salah satu motivator utama bagi pelanggan untuk membeli melalui pasar B2B adalah dengan mengurangi pengeluaran cloud yang telah ditentukan sebelumnya. Microsoft menawarkan 100% penjualan melalui Azure Marketplace for Azure IP co-sell. Peningkatan terbaru dalam penawaran pribadi akan membantu ISV terhubung dengan pelanggan yang memenuhi syarat Microsoft Azure Consumption Commitment (MACC). Menurut laporan tahunan State of Cloud Marketplaces, 82% ISV mendaftarkan pembelanjaan cloud pra-komitmen untuk membuka kunci sebagai alasan utama mereka untuk menjual melalui pasar komersial. Photo Credit: Freepik Untuk kelincahan dan kecepatan, partner Microsoft dapat memanfaatkan API untuk membuat penawaran pribadi serta melihat semua penawaran pribadi di dasbor terpusat dengan fleksibilitas untuk menyalin, menarik, dan meningkatkan penawaran yang sesuai. Saat pelanggan menerima penawaran pribadi, atau saat penawaran pribadi ditetapkan kedaluwarsa, ISV akan diberitahukan di Microsoft Partner Center. Di sisi lain, pelanggan dapat melihat semua penawaran pribadi yang terkait. Ketika melakukan pembelian, mereka cukup menerima penawaran dengan sekali klik. Tidak perlu menerapkan ulang virtual machine mereka. Solusi ini diterapkan langsung dari portal Azure dan dikonfigurasi untuk bekerja di layanan pelanggan. Microsoft Cloud Partner: Merangkul pasar komersial sebagai saluran penjualan Photo Credit: yanalya (Freepik) Dengan pertumbuhan pesat solusi cloud, pasar komersial menyederhanakan penjualan, menawarkan kenyamanan pelanggan, menyediakan lingkungan tepercaya untuk membeli, dan menerapkan solusi untuk menjalankan bisnis mereka. ISV dapat mempercepat pertumbuhan mereka dengan merangkul pasar pihak ketiga sebagai saluran penjualan utama. Penyempurnaan pada penawaran pribadi memberi ISV kelincahan yang mereka butuhkan baik menjual kepada pelanggan dengan komitmen konsumsi cloud atau menskalakan melalui lebih dari 90.000 partner Microsoft Cloud. Baca juga: Memanfaatkan Microsoft Security Insider Untuk Mencegah Ancaman Keamanan Siber Ekosistem partner Microsoft Cloud merupakan wadah yang diciptakan untuk menghubungkan lebih dari 30.000 solusi dari mitra ke 1 miliar pelanggan yang menggunakan produk Microsoft. Segera aktifkan saluran ini dengan menjadi partner Microsoft. Jika Anda masih belum menemukan paket subscription Microsoft yang cocok, EIKON Technology punya penawaran menarik. Sebagai partner resmi yang ditunjuk oleh Microsoft untuk memasarkan produknya, EIKON Technology menghadirkan produk resmi, legal, dan bergaransi. Selain itu, Anda juga bisa memilih paket yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Untuk informasi selengkapnya, klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Memanfaatkan Microsoft Security Insider untuk Mencegah Ancaman Keamanan Siber

Data dari Microsoft menemukan bahwa terdapat peningkatan hingga 1.070 persen serangan ransomware antara bulan Juli 2020 hingga Juni 2021. Untuk bisa mengatasinya, alat deteksi saja tidak cukup karena ancaman tersebut terus berubah. Microsoft Security Insider sendiri merupakan sebuah situs yang dapat dimanfaatkan oleh para pemilik bisnis untuk mendapatkan berita terbaru, wawasan, serta perspektif mengenai topik-topik paling populer di dunia keamanan siber. Layanan ini hadir setelah Microsoft menemukan bahwa para pengguna menerima setidaknya 24 triliun sinyal ancaman setiap harinya. Dalam artikel kali ini EIKON Technology akan membagikan beberapa insight terbaru mengenai ancaman keamanan siber dalam Microsoft Insider. Mari pelajari bersama. Mempersiapkan serangan Photo Credit: standret (Freepik) Meski tidak semua siap menghadapinya, perubahan selalu menawarkan peluang. Kemajuan teknologi yang sangat pesat memungkinkan manusia untuk dapat bekerja dari jarak jauh dan membantu perusahaan untuk bisa tetap produktif dalam lingkungan kerja yang terus berubah. Sayangnya, lingkungan digital yang semakin kompleks telah memunculkan celah bagi penjahat siber untuk mengeksploitasi keamanan Anda. Laporan terbaru Microsoft Security Insider menemukan bahwa upaya untuk mengelabui pekerja agar mengungkapkan informasi sensitif melalui phishing terkait pekerjaan mereka sedang meningkat. Bahkan, 88% pemilik bisnis mengatakan bahwa serangan phishing telah memengaruhi alur kerja mereka. Seringkali, hal tersebut justru disebabkan oleh kesalahan sederhana dalam dasar-dasar keamanan, seperti tidak mengaktifkan sertifikat (yang kemudian mengarah pada pelanggaran keamanan). Dalam laporan CISO Insider, terdapat tujuh dasar strategi keamanan, termasuk mendapatkan visibilitas, mendidik pengguna, dan mengelola kerentanan. Baca juga: What’s Next in Security: Update Keamanan Microsoft untuk Ancaman Kompleks Mempertahankan rantai pasokan Rantai pasokan yang saling terhubung dan kompleks adalah target yang sangat menarik bagi para penjahat dunia siber. Diketahui, serangan rantai pasokan open-source naik hingga 650% dari tahun ke tahun (mulai tahun 2020). Dalam Microsoft Security Insider, Anda bisa menemukan detail mengenai jumlah rata-rata vendor dalam rantai pasokan perusahaan. Menerapkan sistem keamanan Zero Trust juga akan sangat membantu. Beberapa klien Microsoft mengungkapkan bahwa sistem tersebut telah memberikan “angin segar” bagi keamanan rantai pasokan mereka. Mengatasi kekurangan SDM Masih dari laporan Microsoft Security Insider, diketahui pada November 2021, sekitar 4,5 juta orang di Amerika Serikat berhenti dari pekerjaan mereka. Ini merupakan sebuah rekor baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lebih lanjut, sekitar 40% karyawan di seluruh dunia sedang mempertimbangkan untuk berhenti dari pekerjaan mereka pada 2022. Hal ini secara tidak langsung menjelaskan bahwa dunia saat ini sedang memasuki tren kekurangan tenaga kerja (seringkali disebut dengan istilah Great Resignation). Bahkan sebelum pandemi, divisi keamanan siber perusahaan berjuang dengan kekurangan tenaga kerja. Itu artinya, para pemilik bisnis harus inovatif dalam mengatasi tantangan tersebut. Beberapa sudah menunjukkan “pergerakan” dengan mengeksplorasi konsep “keamanan adalah pekerjaan semua orang” (security is everyone’s job). Dalam konsep ini, perusahaan harus memastikan tim pengembangan, administrator sistem, dan pengguna telah memahami kebijakan dan risiko keamanan. Di Microsoft Security Insider, Anda akan menemukan berbagai insight mengenai berbagai perusahaan dan divisi TI mereka dalam menghadapi ancaman keamanan. Baca juga: Mencapai Observabilitas yang Lebih Baik dengan Azure Monitor Pelajari Microsoft Security Insider lebih lanjut Photo Credit: Freepik Selain temuan yang telah dipaparkan dalam artikel ini, Microsoft Security Insider juga menyajikan berbagai informasi dan update mengenai dunia keamanan siber. Anda bahkan bisa menemukan penjelasan serta perspektif dari para ahli yang berhubungan langsung dengan masalah ancaman keamanan siber terkini. Microsoft Security Insider pada dasarnya dapat diakses melalui browser. Namun alur kerjanya akan lebih optimal jika Anda juga menggunakan layanan Microsoft seperti Azure dan 365. Sebab, langkah mitigasi akan menjadi jauh lebih cepat dan praktis. Anda tak perlu lagi berpindah-pindah perangkat atau membuka banyak aplikasi. Kini Anda dapat berlangganan layanan dan aplikasi produktivitas untuk perusahaan dari Microsoft. Semuanya telah dibekali dengan teknologi keamanan terbaru. Layanan tersebut juga telah terintegrasi dengan Microsoft Security. Dapatkan segera layanan Microsoft untuk perusahaan Anda melalui EIKON Technology. Klik di sini untuk informasi selengkapnya!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

What’s Next in Security: Update Keamanan Microsoft untuk Ancaman Kompleks

 Dalam update keamanan Microsoft terbaru, kompleksitas ancaman menjadi sorotan utama. Akhir-akhir ini, tidak hanya jumlah ancaman yang terus bertambah, tapi pengguna juga belum bisa menemukan solusi menyeluruh. Akibatnya, mereka cenderung menerapkan solusi tambal-sulam yang tidak bekerja sama dengan baik. Jika diamati, pendekatan sedikit demi sedikit ini cenderung lebih mahal, kurang aman, dan menghambat pertumbuhan. Inovasi keamanan terbaru Microsoft Photo Credit: DCStudio (Freepik) Pada 24 Februari 2022, di acara digital What’s Next in Security, Microsoft memaparkan rencana keamanan terbaru mereka. Disebutkan, inovasi keamanan tersebut akan memberi kepercayaan diri kepada pelanggan dalam menghadapi risiko keamanan. Bagi pelanggan yang menggunakan Microsoft dalam skala besar seperti perusahaan dan instansi, diharapkan solusi baru ini juga akan membantu pertumbuhan. Dalam acara tersebut, Vasu Jakkal, Wakil Presiden Perusahaan Microsoft untuk Keamanan, Kepatuhan, dan Identitas, bersama pakar keamanan lainnya juga berbagi berbagai inovasi menarik yang membantu mengurangi risiko dari ancaman terbaru pada keamanan data perusahaan. Baca juga: Harga Microsoft 365 Akan Berubah Maret 2022? Berikut Penjelasannya! Dapatkan informasi tentang tren keamanan terbaru Lanskap keamanan terus berkembang—baik dari perubahan besar seperti adopsi cepat kerja jarak jauh di tahun 2020 atau dari penyebar ancaman keamanan yang mengubah taktik. Untuk membangun strategi keamanan yang kuat, Anda perlu mengetahui tentang risiko yang muncul dan teknologi terbaru. Dalam What’s Next in Security, pengguna dapat mendengar tentang tren keamanan, termasuk apa yang terjadi di pasar saat ini dan proyeksi untuk masa depan. Jeff Pollard, Wakil Presiden dan Analis Utama di Forrester, membahas tentang cara menggabungkan kekuatan pengetahuan manusia dengan teknologi, dan kecerdasan cloud untuk menciptakan solusi keamanan yang inovatif. Perluas perlindungan ke seluruh jaringan cloud Photo Credit: Racool_studio (Freepik) Keamanan yang komprehensif dimulai dengan cakupan. Perusahaan saat ini memindahkan lebih banyak resources dan layanan ke cloud. Perpindahan ini bahkan tidak hanya terjadi pada satu cloud—kebanyakan perusahaan kini menggunakan banyak cloud sekaligus untuk menjalankan bisnis mereka. Untuk bertahan melawan ancaman canggih yang bergerak secara lateral di seluruh sistem dan platform, Anda memerlukan pandangan menyeluruh tentang lingkungan multicloud tersebut. Kelola akses di lingkungan multicloud Akibat adanya pandemi, tempat kerja menjadi lebih fleksibel. Itu artinya, ada lebih banyak orang bekerja dari jarak jauh atau membagi waktu kerjanya antara kantor dan rumah. Di mana pun karyawan Anda berada, mereka perlu dengan mudah mengakses sumber daya dan aplikasi yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan. Melalui What’s Next in Security, Microsoft juga memperkenalkan beberapa teknologi keamanan baru yang membantu pengguna dalam mengelola dan melindungi identitas di lingkungan multicloud. Atasi tantangan keamanan terbesar saat ini Selain kegiatan yang telah disebutkan pada poin-poin sebelumnya, update keamanan Microsoft ini juga menghadirkan informasi mengenai: Pembaruan strategi keamanan yang disesuaikan dengan tren pasar terbaru. Perlindungan identitas, aplikasi, awan, dan end point dengan solusi komprehensif. Cara menghilangkan titik buta (blind spot) dengan pelacakan ancaman proaktif dan deteksi serta extended detection and response (XDR). Penerapan akses hak istimewa paling rendah di seluruh lingkungan cloud. Identifikasi celah keamanan dan cara melindungi lingkungan multicloud dari berbagai ancaman keamanan. Baca juga: Microsoft Viva Kini Tersedia untuk Menunjang Pekerjaan Hybrid Anda Acara What’s Next in Security membuktikan bahwa Microsoft terus memperhatikan perkembangan ancaman keamanan pelanggan. Dalam update keamanan terbarunya, kompleksitas menjadi sorotan utama. Sebab, kini ancaman keamanan bukanlah sekadar serangan yang merugikan suatu aspek saja, tapi juga berpotensi melumpuhkan keseluruhan operasional perusahaan. Produk-produk Microsoft seperti Microsoft 365 dan Azure terus dikembangkan untuk bisa mencegah dan mengatasi ancaman tersebut. Dengan begitu, keamanan pengguna pun tetap terjamin. Tertarik untuk mulai berlangganan produk Microsoft di perusahaan Anda? EIKON Technology menyediakan paket langganan Microsoft yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Azure, Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mencapai Observabilitas yang Lebih Baik dengan Azure Monitor

Transformasi digital kini semakin terasa. Semakin banyak perusahaan yang memigrasikan beban kerja mereka ke layanan cloud seperti Azure atau bahkan membangun aplikasi cloud-native sendiri. Namun ketika mengadopsi cloud, mereka juga harus tetap mempertahankan lingkungan kerja yang sudah ada sebelumnya. Pada tahap ini, penting untuk dapat memantau kesehatan, keamanan, dan kinerja sistem mission-critical mereka. Observabilitas adalah praktik terbaik untuk mewujudkan manajemen yang tertata dengan baik dan efisien. Microsoft memiliki Azure Monitor, sebuah pendekatan terhadap observabilitas yang menekankan pada proses simpel. Seperti apa cara kerjanya? Mengenal Azure Monitor Photo Credit: Microsoft Azure Blog Dalam proses migrasi ke cloud, monitoring adalah proses penting yang tidak boleh dilewatkan. Tujuannya tak lain adalah untuk memastikan bahwa seluruh beban kerja yang dipindahkan benar-benar telah berada dalam jaringan cloud. Akan lebih baik lagi jika monitoring dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Azure Monitor menghadirkan kapabilitas monitoring dengan dukungan teknologi canggih. Pemantauan bisa dilakukan langsung dengan adanya sampel dan rekomendasi. Pengguna juga bisa menemukan peringatan yang efektif, kueri yang optimal, serta laporan yang dapat disesuaikan. Azure Monitor juga telah terintegrasi dengan platform data yang dirancang mampu menangani ribuan terabyte data per hari dengan andal. Tersedia juga opsi perluasan melalui Azure Arc sehingga Anda dapat memiliki fleksibilitas untuk menjalankan aplikasi mereka di mana saja dan memantau atau mengelolanya secara efektif. Baca juga: 4 Update Terbaru dari Microsoft Teams Kemampuan observasi di seluruh level Insight yang kaya: Anda dapat memanfaatkan visualisasi, laporan, dan alat diagnostik yang dikurasi untuk resources tertentu menggunakan insight dari Azure Monitor melalui fitur Application Insights. Pelacakan terdistribusi: Pelacakan adalah pilar utama observabilitas. Dengan Azure Monitor, Anda dapat dengan mudah menghubungkan transaksi end-to-end dari aplikasi hingga dependensi ke infrastruktur. Ada beberapa tampilan topologi bawaan seperti Application Map, VM Map, dan Network Map untuk visualisasi arsitektur atau menelusuri transaksi. Analisis log: Inti dari Azure Monitor adalah platform log terpusat yang menyimpan semua log di seluruh pemantauan, keamanan, dan manajemen Azure. Anda bahkan dapat mengirim log kustom, menentukan skema dan transformasi, dan memanfaatkan kekuatan penuh analitik log. Platform yang terbuka dan dapat diperluas Photo Credit: pressfoto (Freepik) Mitra dan integrasi: Meski Azure Monitor menyediakan kemampuan pengamatan dan analitik yang kaya, pelanggan dapat memilih untuk menggunakan solusi pemantauan atau analitik apa pun yang sesuai dengan kebutuhan. Seluruh resources yang didapat dari Azure dapat diintegrasikan dengan solusi mitra seperti Datadog dan Elastic. Solusi open-source: Jika Anda perlu menggunakan metrik open-source atau solusi logging bersama Azure Monitor, tersedia dukungan untuk beberapa proyek CNCF (Cloud Native Computing Foundation). Anda dapat dengan mulus mengikis metrik Prometheus untuk klaster Kubernetes dengan insight dari Container atau mengirim kustom log ke Azure Monitor. Dasbor operasional: Di luar kemampuan dasbor dan pelaporan yang tersedia di Azure, Grafana menyediakan solusi visualisasi single-pane-of-glass yang sangat kaya untuk lingkungan multi-cloud. Khusus dirancang untuk skenario mission-critical Photo Credit: yanalya (Freepik) Privasi: Azure Monitor sepenuhnya mematuhi GDPR dan tidak mengumpulkan PII secara langsung. Azure juga mendukung pembersihan data berdasarkan permintaan. Keamanan: Untuk semua log di Azure Monitor, tersedia enkripsi data dengan customer-managed keys (CMK) di Azure Key Vaults. Ada lebih banyak keamanan di tingkat infrastruktur dengan enkripsi AES 256-bit. Anda dapat memanfaatkan dukungan tautan pribadi untuk terhubung dengan aman ke salah satu endpoint jaringan pribadi Anda. Kepatuhan: Azure Monitor menyediakan kapabilitas untuk membantu Anda memenuhi persyaratan kepatuhan apa pun di perusahaan, industri atau geografi Anda. Anda dapat memanfaatkan log aktivitas dan log audit untuk kepatuhan keamanan dan menyimpan atau mengarsipkan data tertentu untuk jangka waktu yang lama (hingga 7 tahun) sesuai kebutuhan, dengan dukungan tambahan untuk kekekalan data (di Azure Storage). Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI Tertarik untuk mulai memanfaatkan berbagai fitur dan kapabilitas yang ditawarkan Azure Monitor? Solusi ini bekerja dengan optimal pada infrastruktur cloud milik Microsoft, yakni Azure. EIKON Technology menyediakan beberapa opsi berlangganan Azure yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Anda juga bisa melakukan coba gratis Microsoft Azure terlebih dulu di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Benarkah Desentralisasi Adalah Masa Depan Identitas Digital?

Tanpa disadari, identitas digital perlahan-lahan menjadi identitas utama kita. Makin hari, makin banyak identitas fisik yang berubah menjadi format digital. Kegunaannya pun makin luas, dipakai untuk bekerja, belajar, berbelanja, bahkan bersosialisasi. Transformasi besar ini tidak begitu terasa karena berbagai kemudahan yang ditawarkan. Anda tak perlu lagi khawatir lupa membawa kartu identitas. Sebab semuanya telah tersedia dalam genggaman dan begitu mudah diakses. Namun kini identitas digital disinyalir akan mengalami perubahan. Transisi ini dianggap akan memberikan keamanan, kerahasiaan, dan kepraktisan yang lebih baik lagi. Seperti apa format baru identitas digital ini? Transformasi identitas digital Identitas digital kini tengah berada di ambang transformasi menuju identitas suatu identitas baru yang lebih aman, mementingkan privasi, dan portabel. Sebelumnya, identitas dibangun berdasarkan hubungan tunggal antara perusahaan penyedia layanan dengan masing-masing pengguna. Pengembangan terpisah ini kemudian disimpan dalam sebuah database yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Tanpa banyak disadari, hal ini berpotensi meningkatkan risiko pelanggaran keamanan dan privasi. Di sisi lain, digitalisasi proses bisnis atau identitas fisik tidak mampu meminimalisir risiko tersebut. Pengguna sebenarnya lebih membutuhkan sistem yang dapat menyatukan identitas. Suatu sistem yang dimiliki dan dikelola oleh pengguna sendiri. Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI  Perbedaan antara digitalisasi dengan desentralisasi identitas Photo Credit: Microsoft Security Ada beberapa hal yang membuat digitalisasi dan desentralisasi identitas lebih mudah dibedakan. Berikut adalah beberapa di antaranya: Tingkat keamanan Secara sederhana, digitalisasi adalah bentuk digital dari identitas. Meski begitu, bukan berarti tingkat keamanan yang ditawarkan sama. Katakanlah Anda memindai KTP dan kemudian menyimpan file jpg dari dokumen tersebut. Apakah lantas file tersebut bisa menggantikan KTP asli? Tentu tidak. Begitu pula saat file KTP tersebut kemudian Anda unggah ke sebuah aplikasi, maka data identitas pun akan berpindah ke perusahaan pemilik aplikasi. Namun pada desentralisasi, identitas memiliki tingkat keamanan yang sama. Sebab, identitas tersebut dilindungi oleh kredensial digital pemiliknya. Pengguna dapat menggunakan dompet terenkripsi untuk menyimpan dan mengelola identitas tersebut. Jauh dari risiko pencurian data oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Privasi dan perlindungan data Photo Credit: Freepik Dengan meningkatnya digitalisasi, privasi menjadi prioritas utama. Orang-orang semakin sadar akan keberadaan perusahaan yang mengumpulkan data pengguna dan mengambil untung darinya. Beberapa kemudian beralih ke VPN (virtual private network) atau menggunakan informasi samaran. Di beberapa negara juga muncul kebijakan yang mengatur masalah data pribadi pengguna. Salah satunya adalah General Data Protection Regulation (GDPR) yang berlaku di Eropa. Namun sayangnya kebijakan tersebut belum bisa menyelesaikan masalah tersebut sepenuhnya. Konsep identitas baru menerapkan teknologi zero-knowledge proofs. Teknologi ini memungkinkan satu pihak membuktikan kepada pihak lain bahwa pernyataan yang diberikan benar atau salah. Hal ini akan membatasi data yang dibagikan sesuai dengan kehendak pengguna. Bagi perusahaan, teknologi ini akan mengurangi beban pengelolaan personally identifiable information (PII). Sebab, pengguna memiliki kontrol penuh hal-hal yang mereka bagikan. Portabilitas dan visibilitas Photo Credit: Rawpixel Sebelum penyimpanan cloud sepopuler sekarang, pengguna internet biasanya menyimpan back-up data melalui email. Hal ini memang dapat mencegah risiko kehilangan data. Namun bagaimana jika Anda membuat banyak salinan data sehingga sulit mengetahui mana file yang paling baru? Pada konsep desentralisasi, pengguna dapat menyimpan bagian asli dari data identitas sebagai kredensial di perangkat mereka sendiri. Bahkan nantinya kredensial tersebut dapat ditandatangani secara kriptografis menggunakan kunci pribadi. Kemudian perusahaan dapat memverifikasi bahwa data tersebut berasal dari sumber otoritatif. Pengguna dapat mempertahankan visibilitas mengenai penggunaan data dan durasi akses bagi perusahaan. Penggunaan spesifikasi standar terbuka, seperti kredensial yang dapat diverifikasi dari World Wide Web Consortium (W3C), memudahkan pengguna individu dan perusahaan untuk menerima dan menyajikan kredensial di seluruh platform dan layanan. Hal ini memungkinkan orang untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan perusahaan. Baca juga:  Mengatasi Ancaman Keamanan Siber dengan Cyber Signals Anda dapat menemukan solusi identitas digital melalui Microsoft Security, platform keamanan yang memberikan perlindungan kepada pengguna terhadap serangan siber. Untuk perlindungan komprehensif, Microsoft Security akan berjalan optimal pada ekosistem Microsoft. Sebagai dukungan, Anda bisa menerapkan Microsoft Azure sebagai penyimpanan berbasis awan. EIKON Technology menyediakan solusi penerapan cloud service Azure yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi komputasi awan dari Microsoft, silakan klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mengintip Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise, Infrastruktur Skala Perusahaan Hasil Kolaborasi dengan VMware

Azure Spring Cloud merupakan proyek kerja sama Microsoft dengan VMware. Saat diperkenalkan di tahun 2019 lalu, infrastruktur ini diklaim mampu memecahkan tantangan umum yang dihadapi oleh para developer, operator TI, dan tim DevOps saat menjalankan aplikasi Spring Boot dalam skala besar. Seiring berjalannya waktu, Azure Spring Cloud pun melakukan beberapa pengembangan. Paling baru, infrastruktur ini memperkenalkan tier tertinggi: Enterprise pada event SpringOne tahun 2021 lalu. Azure Spring Cloud Enterprise menyertakan komponen runtime Spring yang didukung secara komersial untuk membantu perusahaan mengirim lebih cepat. Solusi modernisasi Spring Photo Credit: Microsoft Azure Blog Sekarang ini, ada banyak perusahaan yang menjalankan aplikasi Spring Boot on-premises. Otomatis, mereka membutuhkan kemampuan tingkat lanjut untuk mempercepat proyek modernisasi Spring. Lewat Azure Spring Cloud Enterprise, Microsoft menawarkan solusi terbaik untuk mengatasi situasi tersebut.  Kolaborasi yang menggabungkan cloud Microsoft dengan portofolio Tanzu VMware yang inovatif tersebut menghasilkan platform yang memungkinkan pengguna untuk menerapkan aplikasi polyglot yang melekat secara portabel di seluruh layanan Azure, cloud mana pun, dan sistem on-premises apa pun. Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure Kelola Spring dan aplikasi polyglot VMware Tanzu Build Service yang ada pada Azure Spring Cloud Enterprise membuat proses pembuatan, pengelolaan, dan tata kelola container pada skala perusahaan secara otomatis dengan dukungan Cloud Native Buildpacks dan VMware Tanzu Buildpacks komersial. Tanzu Build Service menawarkan abstraksi tingkat lanjut untuk membangun aplikasi dan memberikan keseimbangan kontrol sehingga beban operasional pada developer berkurang. Layanan ini juga mampu mendukung pengelolaan aplikasi dalam skala besar. Sementara itu, Tanzu Buildpacks mempermudah pembuatan aplikasi Spring, Java, NodeJS, Python, Go, dan .NET Core serta menawarkan konfigurasi agen pemantauan kinerja aplikasi seperti Application Insights, New Relic, Dynatrace, AppDynamics, dan Elastic. Merutekan permintaan klien ke aplikasi dengan mudah Photo Credit: Microsoft Azure Blog Kini Anda bisa mengelola serta menemukan rute permintaan dan API yang terekspos aplikasi dengan Spring Cloud Gateway for VMware dan API portal for VMware Tanzu. Spring Cloud Gateway for Tanzu akan merutekan beragam permintaan klien ke aplikasi, baik di Azure Spring Cloud, ekosistem Azure, dan/atau teknologi on-premises perusahaan, serta menangani pertimbangan lintas sektor untuk aplikasi di balik Gateway seperti pengamanan, routing, pembatasan kecepatan, caching, pemantauan, ketahanan, dan bahkan menyembunyikan aplikasi. Anda dapat mengatur: Integrasi sistem masuk tunggal dengan penyedia identitas pilihan Anda (tanpa kode atau dependencies tambahan). Aturan routing dinamis ke aplikasi tanpa pemindahan aplikasi apa pun. Permintaan perlambatan tanpa layanan dukungan. Komponen VMware Tanzu yang fleksibel Photo Credit: Microsoft Azure Blog Dengan Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise, pengguna dapat menggunakan komponen VMware Tanzu yang terkelola sepenuhnya di Azure. Selain itu, Anda juga dapat memilih komponen yang ingin digunakan selama pembuatan instance Enterprise. Komponen VMware Tanzu menawarkan peningkatan nilai kepada pelanggan sehingga Anda dapat: Mengembangkan portofolio aplikasi perusahaan Anda. Dari yang semula hanya beberapa aplikasi menjadi ribuan dengan kemampuan observasi end-to-end sambil mendelegasikan kompleksitas operasional ke Microsoft dan VMware. Terapkan aplikasi Spring di Azure Spring Cloud dan lingkungan komputasi lainnya. Mengontrol dependensi build, menerapkan aplikasi polyglot, dan menggunakan komponen middleware Spring Cloud sesuai kebutuhan. Ke depannya, Microsoft Azure dan VMware akan terus menambahkan lebih banyak fitur skala perusahaan, termasuk berbagai komponen Tenzu seperti Application Live View for VMware Tanzu, Application Accelerator for VMware Tanzu, dan juga Spring Cloud Data Flow for VMware Tanzu. Baca juga: 5 Alasan Mengapa Microsoft Azure Cocok untuk Aplikasi Cloud Anda Microsoft Azure merupakan solusi berbasis cloud yang dirancang untuk kebutuhan pembangunan, pengujian, penerapan, dan pengelolaan aplikasi. Dengan adanya Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise ini, pengguna bisa menemukan solusi yang efisien untuk mengatasi gangguan pada operasional Spring Boot. Dapatkan solusi berbasis komputasi awan, Microsoft Azure yang dipersonalisasi khusus untuk menjawab berbagai kebutuhan perusahaan Anda hanya di EIKON Technology. Masih ragu? Anda bisa berkonsultasi dengan tim EIKON Technology terlebih dulu. Kami juga menyediakan penawaran free trial untuk Anda. Cek informasi selengkapnya di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Project Flash: Proyek Pemantauan Ketersediaan Virtual Machine Azure Terbaru

Project Flash merupakan kumpulan kapabilitas di seluruh Azure Engineering, yang bertujuan untuk mengembangkan ekosistem pemantauan ketersediaan virtual machine (VM) Azure menjadi solusi terpusat, holistik, dan mudah dipahami yang dapat diandalkan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan observabilitas spesifik mereka. Di bulan Februari 2022 lalu, Project Flash berhasil menyelesaikan tahap pertama dengan meluncurkan preview data ketersediaan VM di Azure Resource Graph dan private preview metrik ketersediaan VM di Azure Monitor. Namun sebenarnya, apa itu Project Flash? Apa itu Project Flash Seperti namanya, Project Flash merupakan komitmen Microsoft Azure untuk membangun jalan yang cepat dan kuat untuk memantau ketersediaan virtual machine (VM) selengkap mungkin (hal ini merupakan syarat utama agar aplikasi bekerja dengan efisien). Project Flash merupakan misi Azure untuk memastikan pelanggan dapat: Mengonsumsi data yang akurat dan dapat ditindaklanjuti pada gangguan ketersediaan VM (misalnya, VM reboot dan restart, aplikasi macet karena pembaruan driver jaringan dan pembaruan host OS 30 detik), bersama detail kegagalan yang tepat. Analisis dan waspadai tren ketersediaan VM untuk debug yang cepat dan pelaporan dari bulan ke bulan. Pantau data dalam skala besar secara berkala dan membuat dashboard khusus untuk tetap mendapatkan informasi terbaru tentang status ketersediaan semua sumber daya. Otomatis menerima root cause analyses (RCA) yang merinci VM terdampak, penyebab dan durasi waktu henti, perbaikan konsekuen, dan sejenisnya (semua untuk mengaktifkan investigasi yang ditargetkan dan analisis post-mortem). Menerima pemberitahuan instan mengenai perubahan penting dalam ketersediaan VM untuk memicu tindakan perbaikan dengan cepat dan mencegah dampak terhadap end user. Menyesuaikan dan otomatisasi kebijakan pemulihan platform secara dinamis, berdasarkan sensitivitas beban kerja yang terus berubah dan kebutuhan failover. Baca juga: Mendukung Semua Aplikasi Dengan Infrastructure Azure Opsi pemantauan baru Di fase pertama, Project Flash menyediakan opsi yang berbeda untuk mengakses data ketersediaan virtual machine (VM) secara mudah sehingga kebutuhan observabilitas dapat terpenuhi. Tujuannya adalah untuk menjaga konsistensi data dengan standar kualitas yang sama ketatnya di semua fitur dan solusi yang ada, seperti Resource Health atau Activity Log, untuk memberikan tampilan agnostik yang konsisten dari solusi yang Anda pilih. Analisis skala besar untuk ketersediaan virtual machine Photo Credit: Microsoft Azure Blog Azure Resource Graph merupakan sebuah layanan Azure yang diadopsi secara luas karena kemampuannya yang efisien untuk melakukan query di banyak subscriptions sekaligus dan memiliki latensi rendah. Nantinya, Azure akan menambahkan detail kegagalan dan skenario VM yang diturunkan ke tabel Health Resources di Azure Resource Graphs. Detail ini memastikan Anda bisa mendapat informasi yang tepat mengenai penyebab dan dampak dari setiap kegagalan. Jadi, Anda bisa melakukan failover, reboot in place atau mengambil langkah mitigasi yang sesuai untuk meminimalisir dampak pada end user. Metrik ketersediaan virtual machine di Azure Monitor Photo Credit: Microsoft Azure Blog Metrik di Azure Monitor merupakan platform untuk memantau dan menganalisis representasi deret waktu ketersediaan VM untuk debugging yang cepat dan mudah, menerima peringatan tentang tren terkait, menangkap indikator awal ketersediaan yang menurun, berkolerasi dengan metrik platform lain, dan sebagainya. Metrik ini memungkinkan Anda untuk melacak “denyut nadi” VM (selama perilaku yang diharapkan, metrik akan menampilkan nilai 1). Sebagai respons terhadap gangguan ketersediaan VM, metrik akan turun ke 0 selama dampak berjalan. Jika terjadi pemadaman infrastruktur Azure, sistem akan memunculkan nilai 0 yang ditampilkan sebagai garis putus-putus pada portal. Untuk saat ini, Azure baru meluncurkan private preview metrik sebagai fase pertama dari rencana peluncuran mereka. Pengguna yang sudah mencoba preview bisa memberikan feedback agar nantinya layanan dapat ditingkatkan. Dalam jangka waktu dekat, Azure akan menambahkan detail kegagalan seperti dimensi metrik dan platform log, yang memungkinkan pengguna mengetahui skenario kegagalan. Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI yang Lebih Aman Dengan adanya Project Flash ini, Azure menawarkan kemudahan bagi para penggunanya untuk melakukan pemantauan virtual machine. Microsoft Azure sendiri merupakan sebuah layanan komputasi awan yang dirancang untuk membangun, menguji, meluncurkan, dan mengelola aplikasi serta layanan melalui data center milik Microsoft. Solusi komputasi Azure kini sudah bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Di EIKON Technology, kami menyediakan layanan free trial agar Anda bisa mencoba Azure terlebih dulu sebelum memutuskan untuk membeli. Informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

4 Update Terbaru dari Microsoft Teams

Sejak diperkenalkan kepada publik di tahun 2017 lalu, Microsoft Teams terus melakukan pengembangan. Jika di awal kemunculannya Teams hadir untuk menggantikan Microsoft Classroom dari Office 365 Education, kini platform tersebut telah dilengkapi dengan berbagai kapabilitas yang memungkinkan para pengguna melakukan beragam aktivitas kolaborasi mulai dari chat hingga video meeting. Pengembangan Microsoft Teams menjadi semakin pesat setelah pandemi melanda. Teams menjadi salah satu platform yang mendapatkan banyak pengguna baru karena meeting konvensional beralih ke model virtual. Dalam update Microsoft Teams terbaru, Anda bisa menemukan beberapa fitur baru dan peningkatan kapabilitas. Apa saja? Mari simak penjelasannya berikut. Meetings Urutan angkat tangan Photo Credit: Microsoft Tech Community Update Microsoft Teams yang pertama datang dari Meetings. Pada aplikasi tersebut kini Anda bisa menemukan fitur yang mengurutkan waktu angkat tangan para peserta meeting. Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa setiap pendapat akan didengar dan tidak ada peserta yang terlewat.  Rekaman meetings Fitur rekaman di Teams memungkinkan Anda untuk meninjau apa yang mungkin terlewat dan membantu peserta yang berhalangan hadir agar bisa mengejar ketertinggalan. Selama satu tahun terakhir, Microsoft telah beralih ke OneDrive dan SharePoint untuk menyimpan hasil rekaman yang mudah dibagikan. Selain itu, Anda juga bisa menemukan beberapa peningkatan lain seperti: Pilihan kecepatan pemutaran – Kini Anda bisa menonton rekaman dengan kecepatan lebih lambat atau lebih cepat (0.5x hingga 2x). Transkrip kualitas tinggi – Sekarang tersedia atribusi untuk pembicara pada meeting yang mengaktifkan Live Transcription. Perekaman otomatis – Penyelenggara meeting dapat mengatur rapat agar mulai merekam secara otomatis.  Baca juga: Tetap Terhubung dengan Aplikasi Kolaborasi Microsoft Teams Percakapan dan Kolaborasi Menambahkan deskripsi gambar Dengan fitur ini Anda bisa memudahkan para penyandang disabilitas untuk memahami gambar yang terlampir di Outlook. Caranya pun mudah, cukup klik kanan pada gambar dan pilih opsi “Add alt text”. Perangkat Pemberitahuan kapasitas ruang rapat Microsoft Teams Rooms di Windows Photo Credit: Microsoft Tech Community Teams Rooms kini dapat memberi tahu peserta meeting jika ruangan telah melebihi kapasitas. Operator juga bisa menentukan kapasitas ruang rapat untuk setiap akun Teams Rooms dan menggunakan data dari kamera ruang rapat untuk mengidentifikasi berapa banyak peserta rapat. Memisahkan tata letak video di beberapa layar Maksimalkan pembagian layar di Teams Room melalui kapabilitas untuk membagi galeri video di semua tampilan yang tersedia saat konten tidak dibagikan. Cara ini akan membantu memusatkan perhatian pada peserta yang bergabung dari jarak jauh sehingga meeting pun menjadi lebih inklusif dan menarik. Photo Credit: Microsoft Tech Community Hot Desking untuk tampilan Teams Photo Credit: Microsoft Tech Community Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menemukan dan memesan ruang kerja dengan cepat. Mereka bisa langsung melakukan panggilan, mengatur ad-hoc meetings atau masuk untuk mengakses pengalaman Teams yang telah dipersonalisasi.  Keamanan dan Kepatuhan Opsi enkripsi end-to-end (E2EE) untuk panggilan one-to-one Kini, E2EE untuk panggilan one-to-one dengan Teams telah tersedia untuk umum. Dengan adanya fitur ini operator akan memiliki opsi untuk mengaktifkan dan mengontrol fitur setelah mereka menerima pembaruan. Baca juga: Optimalkan Kerja Kolaborasi dengan Microsoft Collaborative Work Management Dengan adanya update Microsoft Teams terbaru, alur kolaborasi kerja pun terasa lebih mudah. Ingin kolaborasi yang lebih seamless? Manfaatkan berbagai fitur dan kapabilitas yang tersedia di Microsoft 365 for Business. Dapatkan Microsoft 365 for Business resmi dan berlisensi hanya di EIKON Technology. Anda bisa mencoba free trials dengan klik di sini!

Scroll to Top