Microsoft

Info

Microsoft Hadirkan Agentic AI, Otomasi Cerdas di Seluruh Lini Bisnis Ritel

Industri ritel kini memasuki era baru. Microsoft baru saja mengumumkan solusi Agentic AI yang dirancang khusus untuk mempercepat pengambilan keputusan dan menyederhanakan alur kerja—mulai dari manajemen inventaris hingga layanan pelanggan. Teknologi ini mengubah cara ritel beroperasi menjadi lebih tangkas, relevan, dan efisien. Simak ulasan selengkapnya berikut! Revolusi belanja tanpa hambatan dengan Agentic Commerce Photo Credit: Pexels Salah satu terobosan terbesar adalah Copilot Checkout. Fitur ini memungkinkan pelanggan menyelesaikan pembelian langsung di Copilot tanpa perlu diarahkan ke situs eksternal. Selain itu, Microsoft memperkenalkan Brand Agents dan Personalized Shopping Agent. Teknologi ini bertindak sebagai asisten belanja pintar yang memahami katalog produk secara mendalam, mampu menjawab pertanyaan detail pelanggan, bahkan memberikan rekomendasi gaya personal. Baca juga: GPT-5 Hadir di Microsoft 365 Copilot: Era Baru Produktivitas dengan Kecerdasan Buatan Operasional toko yang lebih pintar Photo Credit: Pexels Di sisi operasional, Microsoft meluncurkan Store Operations Agent. Asisten cerdas ini membantu Anda mendapatkan jawaban instan mengenai ketersediaan stok atau kebijakan toko melalui perintah suara atau teks. Hebatnya, AI ini mampu menganalisis tren penjualan, arus pengunjung, hingga faktor eksternal seperti cuaca dan hari libur untuk memberikan rekomendasi penempatan staf dan prioritas operasional harian. Baca juga: Melindungi Data Sensitif dengan Microsoft Purview Information Protection Mengadopsi teknologi Agentic AI dan Copilot memerlukan fondasi digital yang kuat, dan Microsoft 365 adalah pintu gerbang utamanya. Sebagai mitra Microsoft di Indonesia, EIKON Technology siap membantu bisnis ritel Anda mengintegrasikan solusi AI ini ke dalam operasional sehari-hari. Kami menyediakan layanan konsultasi lisensi Microsoft 365 yang tepat, mulai dari paket Business hingga Enterprise, untuk memastikan tim Anda memiliki akses ke alat kolaborasi dan AI tercanggih. Baca juga: Microsoft Build: Era Agen AI dan Membangun Open Agentic Web Siap memacu pertumbuhan bisnis ritel Anda dengan kecerdasan buatan? Hubungi EIKON Technology sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik lisensi Microsoft 365. Bersama kami, transformasi digital ritel Anda bukan lagi sekadar visi, melainkan aksi nyata yang menghasilkan profit.

Info

5 Kisah Sukses Perusahaan dengan Agen AI Microsoft

Agen AI semakin penting bagi perusahaan yang ingin mempercepat transformasi AI. Dengan menggabungkan agen, Copilot, dan ambisi manusia, banyak perusahaan kini mencapai diferensiasi yang nyata. Berikut adalah lima contoh nyata bagaimana agen AI Microsoft membantu perusahaan di berbagai industri: Eneco meningkatkan layanan pelanggan Perusahaan energi asal Belgia, Eneco, menghadapi masalah dengan chatbot lamanya. Mereka membangun agen AI baru menggunakan Copilot Studio yang mengelola 24.000 obrolan per bulan, naik 140% dari sebelumnya. Agen multibahasa ini mampu menyelesaikan 70% percakapan pelanggan tanpa perlu dialihkan ke staf manusia, secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan. Baca juga: Tingkatkan Kolaborasi Kerja dengan Fitur Chat dan Channel Microsoft Teams Dow menghemat jutaan dolar di rantai pasokan Photo Credit: Pexels Dow, sebuah perusahaan kimia, mengotomatiskan analisis 100.000 lebih tagihan pengiriman tahunan. Mereka menggunakan agen dari Copilot Studio untuk memindai ketidakakuratan penagihan. Agen ini membantu karyawan menyelesaikan masalah kerugian tersembunyi dalam hitungan menit, bukan minggu atau bulan. Dow berharap dapat menghemat jutaan dolar pada tahun pertama dengan akurasi yang lebih tinggi. T-Mobile memberdayakan karyawan ritel T-Mobile mengembangkan aplikasi bernama PromoGenius yang dilengkapi dengan agen Copilot Studio. Agen ini membantu staf ritel mendapatkan informasi promosi terbaru secara instan. Hasilnya, PromoGenius menjadi aplikasi kedua yang paling banyak digunakan di T-Mobile, dengan 83.000 pengguna unik dan 500.000 peluncuran per bulan, yang membuktikan bagaimana agen dapat memberdayakan karyawan. Baca juga: Mengenal Fitur Terjemahan di Microsoft Teams untuk Perangkat Seluler KPMG menyederhanakan kepatuhan ESG Photo Credit: Pexels KPMG menciptakan Comply AI, sebuah agen yang membantu mengidentifikasi kepatuhan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Agen ini membantu salah satu pelanggan mencapai peningkatan 70% dalam deskripsi Kontrol dan Risiko, mengurangi jadwal program kepatuhan hingga 18 bulan, dan memotong 50% upaya kepatuhan yang sedang berlangsung. Ini menunjukkan bagaimana agen AI dapat menyederhanakan proses kompleks. Virgin Money meningkatkan interaksi pelanggan Virgin Money mengembangkan Redi, agen digital di aplikasi seluler untuk pelanggan kartu kredit. Agen ini, yang dilatih untuk memahami bahasa sehari-hari, telah menangani lebih dari satu juta interaksi, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan menjadi salah satu saluran layanan bank yang paling dinilai tinggi. Redi membuktikan bahwa agen AI dapat menjadi alat yang efektif untuk melayani pelanggan. Baca juga: Tingkatkan Kolaborasi Kerja dengan Fitur Chat dan Channel Microsoft Teams Agen AI memiliki potensi besar untuk mendorong diferensiasi bagi perusahaan, terutama saat digabungkan dengan Copilot dan ambisi manusia. Nikmati  kecanggihan agen AI Microsoft melalui EIKON Technology.  Sebagai partner resmi, kami menghadirkan produk resmi, legal, dan bergaransi. Selain itu, Anda juga bisa memilih paket yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Untuk informasi selengkapnya, klik di sini.

Info

Sambut Tahun Baru dengan Modernisasi Active Directory Anda

Memasuki usia ke-25 tahun, Active Directory® (AD) dari Microsoft tetap bertahan menjadi komponen inti usaha kecil dan menengah (UKM). Namun sayangnya, AD belum optimal dalam melakukan modernisasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis masa kini. Jika situasi tersebut terus dibiarkan, tentu penggunaan AD bisa menjadi beban. Sebab, pengelolaan teknologi lama membutuhkan biaya besar dan tidak memiliki teknologi keamanan modern berbasis cloud. Oleh karenanya, bisnis UKM tidak boleh mengabaikannya. Untungnya, modernisasi AD tidak sesulit kelihatannya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperbarui AD secara efisien dan mudah. Mari simak ulasan lengkapnya berikut! Alasan mengapa harus melakukan modernisasi AD Keandalan AD membuat penggunanya sering kali tidak menyadari betapa besar pengaruh setelan yang ketinggalan zaman terhadap bisnis mereka, mulai dari keamanan hingga biaya. Fleksibilitas dan produktivitas AD dalam beberapa kasus bisa menjadi sulit untuk dinavigasi. Ini karena AD dirancang untuk melayani penggunaan skala besar. Bagi UKM, ini bisa membuat pengelolaan AD menjadi sulit. Selain itu, AD juga bersifat kompleks dan formal. Pengguna-lah yang harus menyesuaikan diri dengan platform ini, bukan sebaliknya. AD memiliki struktur penggunaan yang kaku dan sulit untuk dioperasikan di luar spesifikasi tersebut. Seluruh hambatan tersebut dapat memperlambat kerja tim secara signifikan dan menghambat pengoptimalan sumber daya. Namun jika Anda melakukan modernisasi AD dengan direktori berbasis cloud, akan tersedia lebih banyak fleksibilitas untuk bekerja sesuai keinginan. Baca juga: Tips Menggunakan Google Workspace DLP untuk Mencegah Kehilangan Data Keamanan Photo Credit: Freepik AD menerapkan keamanan yang berpusat pada domain fisik. Dalam ekosistem kerja yang serba hybrid seperti sekarang, hal tersebut tentu tak lagi relevan. Teknologi keamanan kini telah beralih pada keamanan berbasis identitas atau Zero Trust. Teknologi baru ini memerlukan verifikasi identitas sebelum mengakses tiap sumber daya. Ini akan mengurangi kemungkinan terjadinya pelanggaran (terutama bagi UKM dengan ekosistem kerja hybrid maupun mobile). AD cenderung meninggalkan jejak yang tercecer, tool yang ketinggalan zaman, dan server yang tidak terlindungi. Semuanya merupakan celah sempurna untuk pelanggaran yang dapat merusak jaringan pusat Anda. Direktori berbasis cloud akan membantu UKM beralih dari risiko yang dimiliki AD dengan mengadopsi Zero Trust, sebuah pendekatan yang lebih andalan dalam ekosistem berbasis cloud. Biaya Photo Credit: cookie_studia (Freepik) Memelihara domain lokal tidaklah murah. Selain biaya kepemilikan dan pemeliharaan, lisensi Microsoft yang sangat membingungkan dapat menyebabkan perusahaan membayar lebih. Modernisasi AD dapat membantu Anda mengoptimalkan sumber daya dengan menawarkan lebih banyak fleksibilitas dan kapabilitas sekaligus mengurangi biaya kepemilikan serta pengelolaan. Anda nantinya dapat menikmat fungsionalitas yang lebih canggih, tapi dengan biaya lebih rendah. Baca juga: Aplikasi Sistem Zero Trust Terpadu dengan BeyondCorp dan BeyondProd Modernisasi AD dengan JumpCloud JumpCloud merupakan platform open directory berbasis cloud yang menyediakan opsi untuk memperluas, menggabungkan, atau bahkan mengganti AD. Platform ini dirancang untuk bekerja dengan atau tanpa AD. Jadi, jika Anda ingin mengganti AD, JumpCloud juga menawarkan alat migrasi yang dirancang khusus untuk transisi. Begitu pula jika Anda tidak melakukan transisi penuh, JumpCloud dapat berintegrasi dengan AD secara lancar. Anda dapat mempertahankan AD sebagai identity provider (IdP) inti atau mengalihkan tugas tersebut ke JumpCloud. JumpCloud dapat mendukung hampir semua sumber daya yang Anda perlukan, apa pun sistem operasi atau vendornya. Penetapan harganya pun jelas dan transparan, sehingga tidak diragukan lagi apa yang diperlukan untuk mendukung ekosistem kerja Anda. Baca juga: Umumkan Partnership dengan JumpCloud, EIKON Technology Tingkatkan Efisiensi JumpCloud menyatukan manajemen pengguna dan perangkat serta menawarkan rangkaian alat lengkap yang memungkinkan Anda melakukan pekerjaan dengan aman dan dari mana saja. Ini telah termasuk sistem masuk tunggal, autentikasi multi-faktor, manajemen patch, dan banyak lagi. Coba JumpCloud sekarang juga untuk modernisasi Active Directory Anda melalui EIKON Technology. Silakan klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Tips Menciptakan Work-Life Balance di Era Hybrid bersama Microsoft

 Pandemi telah mengubah cara kerja orang-orang di seluruh dunia. Sejak Februari 2020, rata-rata pengguna Microsoft Teams mengalami peningkatan waktu rapat mingguan sebesar 252% dan jumlah rapat mingguan telah meningkat sebesar 153%. Penelitian Glint menemukan bahwa orang yang tidak mampu menjaga work-life balance dua kali lebih mungkin menunjukkan tanda-tanda kelelahan dibandingkan mereka yang mampu. Berikut beberapa tips menciptakan work-life balance di era hybrid bersama Microsoft. 5 tips untuk para pemimpin perusahaan Photo Credit: Rawpixel Ciptakan norma perilaku baru Membangun budaya kerja yang fleksibel membutuhkan eksperimen dan mindset untuk berkembang. Namun Anda dapat mengambil langkah-langkah di bawah ini untuk memberi sinyal bahwa orang dapat bekerja secara fleksibel tanpa merasa perlu bekerja sepanjang waktu. Rekam rapat Teams bila memungkinkan Dorong penyelenggara acara untuk menekan tombol rekam di bagian atas setiap rapat sehingga siapa pun yang tidak hadir bisa tetap mengikuti perkembangan terbaru. Anda juga dapat menunda pengiriman email di luar jam kerja dengan mengaktifkan fitur Delay delivery di Microsoft Viva. Sampaikan bahwa pesan yang tidak mendesak dapat menunggu Jelaskan kepada pemimpin, manajer, dan karyawan bahwa tidak apa-apa untuk tidak memeriksa email dan mengobrol di luar jam kerja inti. Lindungi waktu fokus. Dorong karyawan untuk mencatat di kalender mereka untuk pekerjaan terfokus atau meeting-free blocks. Viva Insights dapat membantu menyimpan waktu fokus berdasarkan preferensi. Ciptakan norma bahwa orang harus melihat jadwal di sekitar blok waktu tersebut bila memungkinkan. Baca juga: Menciptakan Lingkungan Kerja Inklusif dengan Microsoft Learn Dorong manajer untuk bereksperimen Dalam model kerja yang fleksibel, manajer adalah kunci untuk menyelaraskan kebutuhan individu karyawan dengan prioritas organisasi yang lebih luas, tapi mereka sering merasa buntu. Indeks Tren Kerja 2022 menemukan bahwa 74% manajer yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak memiliki pengaruh atau sumber daya yang mereka butuhkan untuk membuat perubahan atas nama tim mereka. Untuk merangkul pola pikir belajar segalanya yang diperlukan untuk membantu karyawan mengatur ulang work-life balance mereka, manajer sebaiknya diberi izin untuk bereksperimen dengan tim mereka. Dukung karyawan untuk membuat daftar prioritas Prioritas adalah salah satu cara terbaik bagi karyawan untuk mengendalikan waktu kerja mereka. Fokus pada pekerjaan yang paling penting dan biasakan untuk mengatakan tidak pada hal-hal yang kurang penting. Hal ini bisa dimulai dengan memastikan bahwa individu dan tim memahami: Tujuan bisnis yang lebih luas Bagaimana pekerjaan mereka mencapai tujuan tersebut Mengadopsi kerangka penetapan tujuan seperti Objectives and Key Results (OKR) dapat membantu individu dan tim memahami tujuan organisasi yang lebih luas. Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure 4 Langkah penting bagi setiap karyawan Photo Credit: Rawpixel Keterampilan manajemen waktu dapat membantu setiap orang menjaga keseimbangan kehidupan kerja, memberi Anda rasa kontrol sepanjang hari, menurunkan stres, dan meningkatkan kesehatan mental. Anda bisa mengajak tim untuk mulai menerapkan kebiasaan-kebiasaan berikut Menerapkan JOMO, Joy of Missing Out Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membiasakan diri dengan JOMO: Coba tolak rapat yang kehadiran Anda bersifat opsional. Anda bisa mendengarkan rekaman atau membaca transkripnya nanti. Tahan keinginan untuk bekerja selama istirahat makan siang dan waktu senggang. Coba matikan notifikasi atau beralih ke Focus Mode saat mengerjakan dokumen Word. Evaluasi selama apakah Anda menghabiskan waktu untuk proyek yang sebenarnya tidak memerlukan perhatian Anda. Tutup aplikasi dan tab media sosial saat bekerja. Periksa kotak masuk Anda pada waktu yang ditentukan dalam sehari alih-alih mengecek inbox setiap waktu. Jadwalkan waktu fokus Sering kali kita meremehkan betapa kuatnya waktu fokus. Beberapa hal, seperti tugas kreatif atau tugas-tugas yang menuntut kognitif, membutuhkan konsentrasi penuh dan interupsi terbatas. Tetapkan sebagian waktu di kalender Anda untuk pekerjaan yang terfokus sehingga rekan kerja dapat melihat kapan Anda sibuk dan tahu kapan tidak mengganggu Anda dengan permintaan email atau rapat. Butuh waktu untuk memulihkan fokus setelah gangguan apa pun, jadi gunakan Viva dan alat lain untuk menjadwalkan dan melindungi periode kerja yang terfokus. Anda akan mengurangi gangguan dan mendapatkan kembali waktu-waktu paling produktif. Jadwalkan juga waktu untuk dekompresi setelah tugas-tugas yang membuat stres agar Anda tidak merasa kelelahan. Baca juga: Peran Microsoft Teams dalam Mendukung Hybrid Working di Bidang Manufaktur Waktu tim Anda sangat berharga—begitu juga kesehatan mental dan kesejahteraan mereka. Membantu orang mengatur ulang work-life balance mereka adalah sebuah keterampilan kepemimpinan baru yang penting dalam pekerjaan yang fleksibel. Teruslah bereksperimen, dan Anda akan menemukan cara penting untuk membantu individu dan organisasi berkembang selama bertahun-tahun yang akan datang. Manfaatkan berbagai solusi dari Microsoft untuk mendukung pendekatan Anda. EIKON Technology sebagai Microsoft Partner siap membantu Anda menghadirkan solusi tanpa proses yang rumit. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi dari Microsoft guna menciptakan work-life balance.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

15 Tahun OneDrive Microsoft: Hadirkan Pengalaman Baru yang Lebih Intuitif

Pada tanggal 9 Agustus 2022 lalu, OneDrive Microsoft merayakan ulang tahun yang ke-15. Memasuki usia baru ini, apa saja layanan yang telah dihadirkan oleh OneDrive. Bagaimana dengan potensi pengembangannya? Mari simak cerita selengkapnya berikut ini. Sejarah OneDrive Microsoft Photo Credit: Microsoft 365 Blog Sejarah OneDrive dimulai pada Agustus 2007 ketika Microsoft pertama kali meluncurkan sistem penyimpanan cloud yang memungkinkan penggunanya berbagi dan menyinkronkan file di cloud. Setahun kemudian, OneDrive menambahkan kemampuan untuk menyimpan dan mengakses foto dan video. Di 5 tahun pertamanya, OneDrive mengalami pertumbuhan yang begitu cepat. Penyebabnya tak lain adalah karena perusahaan mulai memindahkan solusi produktivitas dan kolaborasi mereka ke cloud dengan Microsoft 365 dan orang-orang mulai mengandalkan perangkat seluler mereka untuk mengelola semuanya, mulai dari foto pribadi ke email dan file kantor mereka. Baca juga: What’s Next In Security: Update Keamanan Microsoft untuk Ancaman Kompleks Sejak tahun 2016, Gartner® telah mengakui Microsoft sebagai Leader in the Content Services Platforms Magic Quadrant. Nilai yang diberikan OneDrive telah berkembang dari sekadar tempat untuk berbagi file menjadi sebuah wadah untuk berkolaborasi dengan anggota tim internal dan kolega eksternal dengan andal, lancar, dan aman di semua faktor baik melalui desktop, seluler, maupun web. Dalam lima tahun terakhir, OneDrive telah meningkatkan pengguna aktif bulanan sebesar 240 persen. Para pelanggan pun mengandalkan OneDrive untuk model kerja hybrid. Memperkenalkan pengalaman OneDrive Home baru Momen anniversary ini juga sekaligus menjadi momen bagi OneDrive untuk memperkenalkan pengalaman OneDrive Home baru. Pembaruan ini dirancang untuk membantu Anda melanjutkan pekerjaan dengan mudah dan mengejar apa yang terlewat. Segera, OneDrive akan menampilkan file Anda yang paling relevan dan mencantumkan file terbaru Anda bersama dengan pembaruan aktivitas apa pun, sehingga Anda dapat melihat semuanya secara sekilas dan dengan cepat menyusun daftar prioritas tugas kerja. file OneDrive Microsoft juga telah menambahkan fitur “Recent” ke OneDrive Home. Ini akan memastikan bahwa ketika Anda mulai bekerja, bisa langsung menemukan file yang perlu dikerjakan terlebih dahulu. Kini Anda juga dapat memfilter menurut jenis file (.docx, .pptx, .xlsx, dan .pdf) menggunakan tombol di bagian atas daftar Recent file. OneDrive Home beru ini akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang. Pengalaman baru di ini akan diluncurkan ke OneDrive untuk pengguna kantor dan sekolah. Hadirkan pengalaman yang konsisten untuk semua jenis file OneDrive berdedikasi untuk memberikan pengalaman kolaboratif yang koheren di seluruh Microsoft 365. Platform ini juga telah mendukung pengalaman berbagi yang lebih intuitif di seluruh aplikasi Office, OneDrive, SharePoint, dan Teams yang memberi Anda cara cepat dan andal untuk memberikan akses ke informasi, menyetel kontrol berbagi terperinci, melihat semua orang yang telah Anda bagikan file, dan mengelola pengaturan akses. Photo Credit: Microsoft 365 Blog OneDrive juga merancang familiar files experience di OneDrive, SharePoint, dan Microsoft Teams, sehingga Anda dapat dengan cepat menemukan file untuk dibagikan dengan rekan kerja. Entah itu untuk menelusuri, memindahkan, atau menyalin file di OneDrive atau saluran Microsoft Teams, menambahkan pintasan ke OneDrive dari pustaka dokumen di situs SharePoint atau Teams, pengalaman Anda akan selalu koheren dan konsisten. Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI yang Lebih Aman Photo Credit: Microsoft 365 Blog Cara baru membagikan kenangan Anda Sejak 2007, OneDrive telah berkomitmen untuk melindungi seluruh file Anda yang tersimpan di cloud. Sekarang, komitmen tersebut ditingkatkan dengan menghadirkan pengalaman berbagi foto yang diperbarui untuk menghidupkan kembali kenangan seumur hidup Photo Credit: Microsoft 365 Blog OneDrive photo story membawa semua kenangan Anda ke dalam feed pribadi yang dapat Anda bagikan dengan keluarga dan teman. Fitur ini juga telah dilengkapi dengan komentar, reaksi, dan pemberitahuan untuk memacu interaksi otentik. OneDrive photo story kini tersedia di Australia melalui aplikasi seluler OneDrive untuk Android dan iOS dan dapat diakses melalui browser web favorit Anda. Nantinya fitur ini juga akan diluncurkan di wilayah lain nanti pada tahun 2023. Baca juga: Reading Coach, Tool Baru dari Microsoft Education untuk Tingkatkan Literasi Menyambut usia barunya, OneDrive Microsoft menghadirkan beberapa pembaruan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Bagi Anda yang berminat untuk menggunakan OneDrive sebagai solusi penyimpanan berbasis cloud, kami dari EIKON Technology siap membantu. Sebagai Microsoft Partner, EIKON Technology telah berpengalaman dalam implementasi solusi yang ditawarkan oleh Microsoft. Tertarik? Silakan hubungi kami di sini!

Microsoft, Microsoft office 365

Ciptakan Pengalaman Hybrid Learning Baru dengan Canvas dan Microsoft 365

 Tuntutan pengajaran dan pembelajaran terus berubah akhir-akhir ini. Hal tersebut mau tak mau mendorong para pendidik untuk terus menyesuaikan solusi teknologi yang mereka gunakan, terlebih jika melihat model hybrid learning yang semakin sering digunakan. Berangkat dari permasalahan tersebut, Microsoft meluncurkan sebuah solusi yang menggabungkan Canvas and Microsoft 365 untuk memudahkan Anda dalam menyiapkan materi. Canvas + Microsoft Teams Kini tenaga pendidik dapat menggunakan Learning Management System (LMS) yang kaya fitur dari Canvas di Microsoft Teams. Menggabungkan kolaborasi dan alat produktivitas terbaik di kelasnya, Canvas + Microsoft Teams menghadirkan pengalaman belajar yang tak tertandingi. Photo Credit: Microsoft Education Blog Ratusan ribu perusahaan dan institusi pendidikan telah menggunakan Microsoft Teams untuk menyediakan panggilan video, fungsionalitas obrolan yang kompleks, dan kolaborasi berbasis grup. Fitur Microsoft Teams seperti Education Insights juga mendukung kesuksesan siswa. Alat tim seperti Viva Learning membantu staf berkoordinasi dan berkembang secara profesional. Dengan mengintegrasikan Teams dengan Canvas, Anda dapat mengakses pengalaman kolaborasi kelas dunia dan memberi siswa Anda keterampilan teknologi yang akan mereka butuhkan dalam karier mereka. Baca juga: Reading Coach, Tool Baru dari Microsoft Education untuk Tingkatkan Literasi Fitur LTI baru dilengkapi Canvas Microsoft telah menambahkan Canvas ke Learning Tools Interoperability (LTI). Ini juga telah mencakup Teams Classes LTI baru, Teams Meetings LTI baru, dan OneDrive LTI with Canvas baru. Teams Classes LTI memungkinkan guru dan siswa berpindah dengan mulus dari kelas mereka di Canvas ke tim kelas yang sesuai di Microsoft Teams. Dengan Teams Meetings LTI, pengguna dapat membuat, melihat, mengatur, dan bergabung dengan rapat Teams dari dalam Canvas. OneDrive LTI memungkinkan guru membuat tugas, menambahkan konten menggunakan Rich Content Editor (RCE) dan modul, serta membuat dokumen kolaboratif di Canvas. Baca juga: Menciptakan Lingkungan Kerja Inklusif dengan Microsoft Learn Akses situs Teams dan file bersama dari OneDrive LTI Pendidik dan siswa sekarang dapat mengakses file bersama dan file Teams mereka secara langsung dalam LTI OneDrive di Canvas. Ini membuatnya lebih mudah untuk membawa pekerjaan kolaboratif Anda ke dalam Canvas. Dengan menggunakan OneDrive LTI, Anda dapat membuat tugas, memulai kolaborasi, atau menambahkan file cloud ke kerangka dan halaman kursus di Canvas. Photo Credit: Microsoft Education Blog Dukungan untuk Channel Meetings di Microsoft Teams Meetings LTI Fitur baru lainnya memungkinkan Anda membuat channel meeting dari dalam Canvas di Teams Meetings LTI. Hal ini memungkinkan rapat berlangsung dalam Class Team, yang otomatis memberikan akses s ke semua fitur kolaborasi Teams dalam satu saluran. Photo Credit: Microsoft Education Blog Lihat pemberitahuan Teams Anda di Canvas Pendidik dan siswa kini dapat melihat pemberitahuan Teams secara langsung di dalam Canvas sehingga mereka dapat mengikuti obrolan atau diskusi penting tanpa harus berpindah aplikasi. Photo Credit: Microsoft Education Blog Buat postingan Teams langsung di Canvas Photo Credit: Microsoft Education Blog Aplikasi Teams Classes LTI di dalam Canvas membantu memfasilitasi kolaborasi pengajar dan siswa. Untuk menciptakan pengalaman yang lebih lancar, Microsoft kini mendukung kemampuan pembuatan konten dalam Canvas menggunakan aplikasi Teams Classes LTI, semuanya dengan cara yang intuitif dan tanpa harus meninggalkan Canvas untuk membuat konten. Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure Hybrid learning memunculkan beragam tantangan baru, bukan hanya bagi institusi pendidikan, tapi juga bagi pengajar dan siswa. Solusi baru yang dihadirkan Microsoft memudahkan para pengajar dan siswa untuk berkolaborasi. Tertarik untuk menggunakan berbagai solusi dari Microsoft untuk institusi pendidikan Anda? EIKON Technology siap membantu Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Microsoft, Microsoft office 365

5 Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Compliance Risk Management

Compliance risk management adalah sebuah proses yang kompleks. Proses ini bahkan akan semakin rumit seiring dengan pertumbuhan perusahaan. Brian Armstrong, General Manager Risk and Compliance Microsoft menyebutkan bahwa compliance management akan jauh lebih mulus dengan pola pikir inklusif dan alat digital. Compliance risk management berarti merencanakan cara menghadapi kejadian tak terduga. Hal ini sama artinya dengan berarti menyelaraskan orang, proses, dan teknologi yang ada. Armstrong membagikan 5 hal yang ia dapat di Microsoft terkait manajemen kepatuhan. Mari simak bersama. Nilai postur kepatuhan Anda Mempertahankan postur kepatuhan yang baik dapat membantu Anda menghindari hukuman, reputasi yang negatif, denda, dan kerugian finansial. Mengingat betapa cepatnya peraturan berubah, ini bisa menjadi tantangan besar. Terlebih kini melacak masalah kepatuhan secara manual di spreadsheet sering kali tidak cukup. Sebagai langkah pertama, evaluasi kembali status kepatuhan saat ini dengan alat visual yang membantu mengukur posisi Anda saat ini sekaligus melacak kemajuan kolektif Anda dari waktu ke waktu. Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure Libatkan semua orang Melibatkan banyak orang sangat masuk akal jika mengingat bagaimana seluruh orang di perusahaan akan mendapat manfaat dari apa yang dimungkinkan oleh manajemen kepatuhan yang kuat. Pemerintah Kota Marion, Australia menggunakan Microsoft Purview Records Management untuk mengelola data dari 90 layanan yang disediakannya dengan lebih baik. Langkah tersebut kemudian mendorong para staf untuk lebih terlibat dalam proses pembuatan dan penanganan informasi. Mereka dapat mengatur diri mereka sendiri dan alur kerja mereka di Microsoft Teams, menyiapkan situs SharePoint, membuat dan menautkan informasi, menyusun laporan Power BI mereka sendiri, mengonfigurasi alur kerja, hingga menghubungkan berbagai informasi dengan lebih mudah. Perluas pemahaman Anda mengenai kepatuhan Photo Credit: Rawpixel Ketika orang mendengar istilah “compliance”, banyak yang langsung berpikir tentang kepatuhan terhadap peraturan. Tidak mengherankan jika mengingat beberapa jenis peraturan seperti California Consumer Protection Act (CCPA) dan General Data Protection Regulation (GDPR) yang memang begitu menarik perhatian. Namun compliance risk management lebih dari sekadar peraturan. Compliance management bahkan dapat mengarah pada inovasi. Visionary Wealth Advisors, sebuah perusahaan manajemen keuangan di Amerika Serikat, mengembangkan compliance management mereka agar pelanggan dapat berkomunikasi dengan perusahaan melalui pesan teks dengan pengelolaan data yang aman. Visionary Wealth Advisors mampu memaksimalkan keamanan dan kepatuhan mereka dengan Microsoft Purview Data Lifecycle Management dan CellTrust SL2. Baca juga: Menciptakan Lingkungan Kerja Inklusif dengan Microsoft Learn Lacak data dan lakukan identifikasi risiko Jika perusahaan Anda mengalami merger atau akuisisi, audit internal atau eksternal, dan berbagai tindakan hukum lainnya, solusi teknologi dapat membantu menemukan data relevan yang dibutuhkan secara lebih efisien. Terlebih kini data mengalami proliferasi dengan cepat. Padahal, terlalu banyak data bisa menimbulkan sebuah tantangan baru. Solusi teknologi seperti Microsoft Purview eDiscovery dapat membantu Anda menghemat waktu dan biaya saat melacak data. Melalui solusi seperti Kepatuhan Komunikasi Microsoft Purview, perusahaan dapat mengurangi risiko yang terkait dengan kewajiban kepatuhan terhadap peraturan. Sederhanakan dan otomatisasi compliance Photo Credit: Rawpixel Solusi teknologi yang efektif memiliki cara yang luar biasa untuk menyederhanakan proses yang kompleks. Beberapa penyedia solusi dapat membuat rumit proses kepatuhan yang sudah menantang dan menghasilkan pendekatan yang terfragmentasi dan tidak efisien. Memilih solusi yang komprehensif, seperti Microsoft Purview, dapat membantu Anda dalam memantau perubahan kepatuhan dan mengotomatiskan proses pembaruan. Frost Bank Texas harus mengikuti berbagai peraturan perbankan dan karyawan menyadari betapa pentingnya mematuhi aturan tersebut. Mengikuti semua peraturan tersebut terbukti menantang sebelum mengadopsi Microsoft Purview Compliance Manager, yang diperbarui setiap hari, menambahkan setidaknya 200 pembaruan dari lebih dari 1.000 badan pengatur dan memungkinkan bank untuk membuat laporan terperinci untuk regulator dan auditor. Mengenal Microsoft Purview Microsoft Purview adalah serangkaian solusi compliance risk management komprehensif yang membantu organisasi mengatur, melindungi, dan mengelola data, serta meningkatkan risiko dan postur kepatuhan perusahaan Anda. Solusi ini mencakup eDiscovery, yang membantu Anda menemukan, melestarikan, mengumpulkan, memproses, memisahkan, dan menganalisis data Anda di satu tempat; Compliance Manager, yang membantu Anda menyederhanakan kepatuhan dan mengurangi risiko; serta Communication Compliance, yang membantu mendorong komunikasi yang sesuai di seluruh media perusahaan. Kami ingin menawarkan dukungan dalam perjalanan Anda. Baca juga: Reading Coach, Tool Baru dari Microsoft Education untuk Tingkatkan Literasi Dengan Microsoft Purview Anda dapat menjalankan strategi compliance risk management dengan mudah dan efisien. Keamanan data perusahaan Anda pun terjamin, Nah, agar performa rangkaian solusi ini dapat bekerja dengan optimal, Anda bisa memanfaatkan solusi lain dari Microsoft seperti Azure dan Microsoft 365. Cara ini akan membantu Anda menciptakan suatu ekosistem keamanan yang lebih stabil. Implementasi solusi dari Microsoft ini bisa Anda lakukan melalui EIKON Technology, Microsoft Partner yang telah berpengalaman mendampingi penerapan berbagai produk original Microsoft. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365

Apa yang Baru dalam Aksesibilitas Microsoft 365?

Sebagai sebuah platform produktivitas, Microsoft 365 terus menghadirkan aplikasi dengan kapabilitas yang inklusif. Salah satunya adalah Office dengan fitur-fitur aksesibilitasnya. Anda bisa menemukan fitur seperti Editor, Immersive Reader, hingga Thesaurus, untuk bisa bekerja tanpa harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga. Microsoft 365 bahkan terus melakukan pengembangan dan pembaruan yang akan meningkatkan fokus serta produktivitas pengguna. Berikut adalah beberapa di antaranya: Meningkatkan fokus pengguna Photo Credit: Microsoft Blog Notifikasi yang datang terus-menerus adalah salah satu sumber gangguan terbesar di lingkungan kerja hybrid. Ini juga merupakan salah satu hal yang menjadi sorotan pengguna Microsoft Teams. Beberapa bulan yang lalu, Microsoft meluncurkan opsi untuk melakukan konfigurasi notifikasi feed aktivitas dengan klik kanan item individual di feed. Sebelum ini, Microsoft 365 juga menambahkan opsi untuk menonaktifkan notifikasi selama rapat berlangsung. Baca juga: Menciptakan Lingkungan Kerja Inklusif dengan Microsoft Learn Dukungan untuk tingkatkan pekerjaan baca-tulis Photo Credit: Microsoft Blog Prediksi teks dan tanggapan yang disarankan (Text prediction and suggested responses) dapat membantu menghindari kesalahan dan menyederhanakan proses penulisan. Microsoft terus-menerus melakukan integrasi alat tersebut di lebih banyak tempat. Baru-baru ini, prediksi teks telah diluncurkan ke Outlook untuk perangkat iOS dan Android. Telah tersedia pula, dukungan untuk balasan yang disarankan di Outlook dalam bahasa Jepang, Thailand, dan Turki (beberapa bahasa tambahan sedang dalam proses pengembangan). Di Excel, Microsoft telah menambahkan kapabilitas AutoComplete untuk menu dropdown. Anda dapat memanfaatkannya untuk membuat entri data dan validasi lebih cepat. Microsoft telah menyediakan halaman bantuan untuk menggunakan kapabilitas tersebut di sini. Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure Pengembangan fitur aksesibilitas pada Microsoft 365 Sejauh ini, memanfaatkan perangkat suara dan audio terbukti dapat membantu pengguna untuk bekerja lebih efektif daripada mengandalkan teks tertulis. Bagi mereka yang menderita GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas), input suara dapat membantu menangkap gagasan dari orang lain dan membantu mereka tetap dalam pembahasan. Perangkat tersebut juga meningkatkan akses bagi penyandang disabilitas penglihatan dan motorik, serta mereka yang menghadapi keterbatasan sementara seperti mencoba bekerja sambil menggendong anak. Aplikasi Office telah lama menyertakan sejumlah fitur pendikte. Di pertengahan tahun 2022 ini, Microsoft 365 menambahkan kemampuan untuk mencari dengan suara di Microsoft Word untuk Windows. Cukup katakan apa yang Anda cari dan sistem akan menemukannya. Di samping itu, Microsoft juga menawarkan beberapa alat text-to-speech seperti Read Aloud, yang dapat digunakan sendiri atau sebagai bagian dari Immersive Reader untuk “mendengarkan” kesalahan dokumen Anda. Pengembangan lainnya berupa perluasan fitur text-to-speech ke Word untuk iOS dan Android. Selengkapnya bisa Anda simak di sini. Baca juga: Reading Coach, Tool Baru dari Microsoft Education untuk Tingkatkan Literasi Bagi para penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan dalam penggunaan produk-produk Microsoft, bisa menghubungi Disability Answer Desk (DAD) untuk mendapatkan dukungan. Sejauh ini, Microsoft juga telah menyediakan opsi dukungan melalui aplikasi Be My Eyes. Pelanggan perusahaan juga dapat menghubungi Enterprise Disability Answer Desk (eDAD) dengan pertanyaan tentang fitur aksesibilitas, kepatuhan produk, dan teknologi bantuan. Dari sini bisa dilihat bahwa inklusivitas memang menjadi salah satu perhatian utama Microsoft 365 dalam mengembangkan produk, aplikasi, hingga fitur untuk pengguna. Ke depannya, diharapkan Microsoft dapat menghadirkan berbagai inovasi yang dapat mendukung penggunaan aplikasi secara inklusif. Bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan produk Microsoft 365, EIKON Technology menyediakan produk berlisensi resmi yang implementasinya dapat menyesuaikan kebutuhan Anda. EIKON Technology sendiri merupakan Microsoft Partner yang telah berpengalaman mendampingi penerapan berbagai produk original Microsoft seperti Microsoft 365 dan Azure. Kami juga menyediakan konsultasi menyeluruh mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk terhubung dengan tim EIKON Technology, silakan klik di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Membaca Peluang AI dalam Mendorong Inovasi Perangkat Asisten Pribadi dan Bahasa Isyarat

Salah satu fokus utama Program AI for Accesibility dari Microsoft adalah untuk memajukan inovasi teknologi AI dan mengurangi hambatan data yang berkaitan dengan bahasa isyarat. Oleh karenanya, di tahun 2019 lalu, Microsoft menyelenggarakan sebuah workshop bahasa isyarat. Dari acara tersebut, Abraham Glasser, Ph.D., seorang mahasiswa Ilmu Komputer dan Informasi, serta penutur asli ASL (American Sign Language) berhak atas hibah penelitan 3 tahun. Karya Glasser fokus pada kebutuhan dan peluang yang amat pragmatis: mendorong inklusi dengan berkonsentrasi pada interaksi umum dengan asisten pintar rumahan untuk orang-orang yang menggunakan bahasa isyarat sebagai bentuk komunikasi utama. Segera bentuk tim peneliti Tindak lanjut dari proposal yang diajukan Glasser adalah sebuah penelitian intensif yang diselenggarakan di CAIR (Center for Accesibility and Inclusion Research) oleh para peneliti dari ces at Rochester Institute of Technology (RIT). CAIR menerbitkan penelitian tentang aksesibilitas komputasi siswa Tuli dan Sulit Mendengar yang menggunakan dua bahasa, Inggris sekaligus ASL.  Untuk memulai penelitian ini, tim menyelidiki bagaimana siswa Tuli dan Sulit Mendengar lebih senang berinteraksi dengan perangkat asisten pribadi mereka, baik itu speaker pintar maupun perangkat lain di rumah yang dapat merespons perintah lisan. Baca juga: Reading Coach, Tool Baru dari Microsoft Education untuk Tingkatkan Literasi Ruang pengembangan teknologi AI dengan bahasa isyarat Sayangnya, saat ini, belum ada perangkat yang memahami perintah dalam ASL atau bahasa isyarat lain; sehingga memperkenalkan kemampuan tersebut merupakan pengembangan teknologi masa depan yang penting untuk mendorong inklusi. Glasser mengeksplorasi skenario simulasi di mana, melalui kamera pada perangkat, teknologi akan dapat melihat penutur, memproses permintaan mereka, dan menampilkan hasil di layar perangkat. Beberapa penelitian sebelumnya fokus pada fase interaksi dengan perangkat asisten pribadi, tapi masih sedikit yang menyertakan pengguna Tuli dan Sulit Mendengar. Tampak bahwa penerapan dan bahkan pengumpulan data yang relevan, masih menjadi hambatan utama dalam pengembangan teknologi AI berbahasa isyarat. Wizard-of-Oz Untuk membuka jalan ke depan bagi kemajuan teknologi, sangat penting untuk memahami kebutuhan pengguna. Glasser menyiapkan pengaturan konferensi video “Wizard-of-Oz.”, seorang “penyihir” juru bahasa isyarat dalam perangkat asisten pribadi pengguna yangbergabung dengan panggilan tanpa terlihat di kamera. Layar dan output perangkat akan muncul di jendela panggilan dan setiap peserta dipandu oleh moderator. Photo Credit: Microsoft Blog Abraham mampu mengidentifikasi cara-cara baru pengguna akan berinteraksi dengan perangkat, seperti perintah “bangun” yang tidak ditangkap dalam penelitian sebelumnya. Tangkapan layar dari berbagai tanda “bangun” yang dihasilkan oleh peserta selama penelitian yang dilakukan dari jarak jauh oleh para peneliti dari RIT. Peserta berinteraksi dengan perangkat asisten pribadi, menggunakan perintah ASL yang diterjemahkan oleh juru bahasa dan mereka secara spontan menggunakan ASL untuk mengaktifkan perangkat asisten pribadi sebelum memberi perintah. Baca juga: What’s Next In Security: Update Keamanan Microsoft untuk Ancaman Kompleks  Kategori yang paling banyak dibutuhkan Photo Credit: Microsoft Blog Selain itu, ringkasan frekuensi perintah menunjukkan kategori yang paling populer adalah “perintah dan kontrol” di mana pengguna menyesuaikan pengaturan perangkat, menavigasi hasil, dan menjawab gaya pertanyaan ya/tidak. Kategori populer berikutnya terkait pertanyaan hiburan, diikuti gaya hidup dan belanja. Pengamatan lain adalah penggunaan tanda tanya di awal pertanyaan ya atau tidak, untuk menarik perhatian perangkat, karena biasanya lebih sering digunakan di akhir pertanyaan. Ketika muncul kesalahan, kebanyakan pengguna hanya akan mengabaikannya dan melanjutkan dengan perintah berbeda. Metode kedua adalah mengulangi perintah dengan kata-kata dan gaya yang sama persis, diikuti dengan menulis ulang perintah. Misalnya, beberapa menyusun ulang pertanyaan mereka atau mengeja untuk menunjukkan penekanan. Hasil penelitian Photo Credit: Microsoft Blog Makalah dengan rincian lengkap penelitian telah dipresentasikan dan diterbitkan dalam Prosiding Konferensi CHI 2022 tentang Faktor SDM dalam Sistem Komputasi, berjudul “Analyzing Deaf and Hard-of-Hearing Users’ Behavior, Usage, and Interaction with a Personal Assistant Device that Understands Sign-Language Input”. Pengetahuan yang diperoleh melalui penelitian ini kemudian menjadi dasar untuk membangun dataset video rekaman penyandang Tuli dan Sulit Mendengar yang membuat perintah ASL dan berinteraksi dengan perangkat asisten pribadi mereka. Nantinya, kumpulan data tersebut dapat dimanfaatkan lebih lanjut oleh komunitas riset untuk melatih teknologi pengenalan ASL. Bisa juga dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi asisten pribadi dan teknologi bahasa isyarat. Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI yang Lebih Aman Penelitian yang dilakukan oleh Glasser dan tim menunjukkan bahwa masih ada ruang yang begitu luas untuk pengembangan teknologi AI dengan dukungan bahasa isyarat. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa Microsoft terus berupaya untuk bisa menghadirkan teknologi, terutama AI yang lebih inklusif. Untuk mengikuti perkembangan teknologi maupun update dari Microsoft, Anda bisa mengikuti blog EIKON Technology. Kami juga menyediakan berbagai solusi dari Microsoft seperti Microsoft 365 dan Azure. Menariknya lagi, Anda pun dapat memilih paket berlangganan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan atau instansi. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Reading Coach, Tool Baru dari Microsoft Education untuk Tingkatkan Literasi

Tanpa disadari, pandemi telah memperlebar kesenjangan literasi siswa. Kelompok siswa yang paling rentan pun semakin sulit untuk mengejar ketertinggalan mereka. Pemanfaatan teknologi bisa menjadi solusi yang tepat untuk situasi ini. Penggunaan perangkat seperti alat pembaca digital dapat membantu siswa mengeksplorasi potensi mereka. Microsoft Education meluncurkan Literacy Solutions untuk menangani beragam kebutuhan siswa. Sebab, semua siswa pada dasarnya berhak mendapatkan kesempatan yang adil untuk mengembangkan keterampilan mereka, terutama dalam hal literasi. Dengan begitu, mereka pun dapat mencapai kesuksesan, baik di dalam maupun di luar kelas. Sebagai gebrakan baru, melalui Literacy Solutions, Microsoft Education meluncurkan Reading Coach, sebuah tool untuk meningkatkan pengalaman literasi siswa. Seperti apa cara kerjanya? Mengenal Reading Coach dari Microsoft Education Photo Credit: Microsoft Education Blog Reading Coach merupakan sebuah alat latihan membaca untuk siswa yang secara otomatis menghasilkan latihan individu berdasarkan kebutuhan spesifik mereka. Tool ini akan mendukung siswa dalam mengembangkan keterampilan literasi kritis yang telah terintegrasi dengan layanan Microsoft lain seperti Reading Progress, Education Insights, dan Immersive Reader. Setelah siswa mengunggah tugas Reading Progress, Reading Coach secara otomatis mengidentifikasi kata-kata yang sulit dipahami oleh siswa dan menciptakan peluang tambahan untuk latihan. Fitur baru ini memberikan panduan tentang pengucapan dan suku kata yang benar, berbagi visual untuk membantu mengingat kosakata, dan membantu membangun kepercayaan diri mereka. Reading Coach dan Reading Progress bekerja secara integral untuk membantu guru memberikan dukungan terhadap perkembangan setiap siswa secara akademis dan emosional. Baca juga: 5 Fitur Baru Microsoft Teams untuk Kegiatan Belajar Daring Kini, Reading Coach pun hadir dalam Immersive Reading, alat membaca gratis yang mendukung pendidikan merata. Siswa di setiap level dapat mengakses pelatihan kelancaran membaca individu yang berkualitas di seluruh aplikasi Microsoft 365. Itu artinya, Reading Coach juga akan terintegrasi dengan layanan Microsoft Translator yang menawarkan bantuan penerjemahan real-time. Pembaruan Reading Progress Photo Credit: Rawpixel Berbicara soal Reading Progress, Microsoft Education juga baru saja mengumumkan sebuah pembaruan. Sekarang, para tenaga pendidik dapat memanfaatkan alat ini untuk membuat tugas kelancaran membaca individual secara otomatis. Artinya, mereka bisa lebih menghemat waktu dan fokus pada hal lain seperti pengembangan minat siswa. Selain mengukur dan mengidentifikasi kata-kata yang benar per menit, tingkat akurasi, dan kata-kata yang menantang, Reading Progress versi baru juga dapat melacak ketiga komponen kelancaran membaca dengan tambahan pendeteksian prosodi secara otomatis. Prosodi sendiri adalah komponen kunci dari kelancaran membaca dan terkait dengan pemahaman bacaan (misalnya, pola ekspresi dan intonasi dalam suatu bahasa). Di samping itu, update tersebut pun telah mencakup dukungan untuk lebih dari 100 bahasa dan wawasan yang lebih dapat ditindaklanjuti. Alat dari Microsoft Education ini memberdayakan semua kelompok pelajar untuk bekerja dengan kecepatan mereka sendiri, dalam lingkungan yang aman, serta membantu guru memberikan dukungan. Ke depannya, Reading Progress juga akan dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan pengajar melihat aturan fonetik yang sedang dihadapi siswa. Baca juga: Kelola Kelas Online Lebih Mudah dengan Fitur Assignments Microsoft Teams Setiap siswa berhak mendapatkan akses menuju teknologi yang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan mereka sebagai pelajar. Saat ini, semua sekolah dengan lisensi Office 365 atau Microsoft 365 dapat mengakses seluruh fitur dan layanan yang tersedia di Reading Progress secara gratis menggunakan Teams Assignments. Pertengahan tahun 2022 ini, Reading Coach juga akan dilengkapi dengan aturan prosodi dan fonik. Photo Credit: Freepik Untuk Anda yang tertarik dengan Reading Coach serta berbagai tool pendidikan dari Microsoft bisa mulai berlangganan lisensi Office 365 atau Microsoft 365. Seluruh tool, fitur, dan layanan Microsoft Education dapat diakses melalui lisensi tersebut. Kami dari EIKON Technology siap mendampingi dalam proses pemasangan dan penerapannya pada instansi Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket langganan lisensi Microsoft, silakan klik di sini.

Scroll to Top