Sheets

Google Docs, Google sheets, Google Slide, Google Workspace

“Facelift” Aplikasi Google Workspace, Apa Saja yang Berubah?

 Google baru saja mengumumkan pembaruan untuk aplikasi Workspace. Pembaruan tersebut menyasar beberapa aspek namun fokus pada upaya untuk menghilangkan batas antara berbagai aplikasi di dalamnya. Ini termasuk aplikasi andalan mereka, seperti Drive, Docs, Sheets, dan Slides. Seperti apa kira-kira “facelift” yang diberikan Google pada aplikasi Workspace? Custom building blocks Photo Credit: Google Workspace Blog Pembaruan ini memungkinkan Anda membuat komponen yang dapat digunakan kembali untuk tugas umum dan mengaksesnya dari @-menu. Misalnya, Anda dapat membuat template untuk melacak pencapaian dan tugas, checklist peluncuran produk, atau bahkan blok kode atau teks yang umum digunakan oleh tim Anda. Baca juga: Cara Menambahkan Trusted Types ke Google Workspace Template undangan kalender baru Photo Credit: Google Workspace Blog Google juga menghadirkan template undangan kalender baru yang akan memudahkan untuk berkolaborasi dengan tim. Kini Anda dapat membuat draf undangan kalender di Docs dengan mengakses “calendar draft” di bawah building blocks, mirip dengan tampilan Gmail. Menu drop-down Google Drive Pengguna Google Drive kini bisa lebih mudah mengakses berbagai jenis dokumen melalui menu drop-down di bagian atas setiap halaman. Tersedia juga in-line action bar untuk berbagi, mengunduh, atau mengedit dokumen saat mengarahkan kursor ke file. Baca juga: Tips Meningkatkan Fokus saat Kerja Hybrid dengan Google Workspace Desain yang lebih simpel Elemen pendukung di Docs, Slides, dan Sheets, seperti toolbar di bagian atas, kolom komentar, hingga tombol “Share” kini didesain menjadi lebih bulat agar tampak lebih menonjol dibanding bagian putih halaman aplikasi. Fitur seperti companion bar dan ruler juga akan disembunyikan secara default. Dengan begitu, tampilan aplikasi pun menjadi lebih simpel. Penyempurnaan Google Drive Google menyempurnakan Drive untuk membantu Anda menyelesaikan tugas yang paling sering dilakukan dengan lebih cepat. Misalnya, kini berbagi, mengunduh, dan menghapus beberapa file sekaligus menjadi lebih sederhana dan cepat. Drive juga akan menampilkan tindakan utama (seperti berbagi, mengunduh, dan mengedit) secara langsung saat Anda mengarahkan kursor ke file. Tersedia juga search chip yang memungkinkan Anda memfilter menurut kriteria seperti jenis file, pemilik, dan tanggal modifikasi terakhir untuk membantu Anda menemukan file lebih cepat. Ekstraksi data smart chip Photo Credit: Google Workspace Blog Pembaruan ini memungkinkan Anda memperkaya Sheets dengan informasi mengenai orang, file, dan event. Katakanlah Anda memerlukan detail kontak utama untuk suatu proyek, maka cukup klik kanan sel yang berhubungan dengan chip orang. Selanjutnya, pilih “data extraction” untuk menarik informasi tersebut langsung ke Sheet. Baca juga: Google Workspace FedRAMP High, Bantu Instansi Pemerintah Berkolaborasi secara Efektif Seluruh pembaruan di atas hadir dengan beberapa integrasi pihak ketiga, termasuk kemampuan smart chip pada Docs untuk perusahaan seperti Asana, Figma, Tableau, dan ZenDesk. Tahun lalu, Vishnu Sivaji, Direktur Manajemen Produk Google Workspace, juga membicarakan bagaimana Google mulai memasukkan ringkasan AI machine learning ke dalam Docs. “Facelift” Workspace sudah diluncurkan mulai akhir Februari 2023 lalu. Beberapa pembaruan masih berlangsung hingga saat ini. Hadirnya pembaruan ini sekaligus membuktikan komitmen Google Workspace untuk menghadirkan solusi kerja yang lebih efektif, apa pun model kerja yang Anda terapkan, baik itu bekerja langsung di kantor, di rumah, maupun secara hybrid. Untuk penerapan Workspace skala besar, Anda bisa berlangganan Google Workspace for Business. Sebagai authorized partner Google untuk Indonesia, EIKON Technology tidak hanya menyediakan produk Google Workspace, tapi juga menawarkan konsultasi perencanaan hingga pasca-implementasi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Menambahkan Trusted Types ke Google Workspace

Google baru saja mengumumkan bahwa mereka meningkatkan keamanan client-side pada Google Docs, Sheets, Slides, Forms, Sites, Jamboard, Drawings, Drive, dan Calendar dengan Trusted Types. Peningkatan ini akan memberi lapisan perlindungan tambahan di sekitar API Document Object Model (DOM) yang digunakan pada aplikasi tersebut maupun pada extension dari pihak ketiga. Mari simak ulasan lengkapnya berikut! Keamanan Trusted Types Mode penerapan baru ini akan membutuhkan ekstensi pihak ketiga untuk menggunakan objek yang diketik, bukan string saat menetapkan nilai ke API DOM, dan sudah mulai diluncurkan pada tanggal 23 Maret 2023. Setelah Trusted Types diterapkan sepenuhnya, arahan Trusted Types akan hadir di tajuk Content Security Policy (CSP) sebagai berikut: Photo Credit: Google Workspace Updates Trusted Types merupakan sebuah fitur yang akan menyempurnakan kontrol pelindungan data lanjutan dari Google. Fitur ini berfungsi sebagai penjaga keamanan pengguna dan data di lebih banyak aplikasi yang mereka gunakan setiap hari. Penambahan Trusted Types ini akan berdampak langsung pada developer (yang mengandalkan extension Chrome apa pun yang mengubah API DOM). Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Penting untuk diingat Pembaca layar, perangkat braille, dan pembesaran layar tidak akan berubah dengan adanya penambahan Trusted Types. Namun ada baiknya administrator dan developer memeriksa extension pihak ketiga untuk pelanggaran Trusted Types. Anda dapat mengunjungi Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang Aksesibilitas Docs, Sheets, Slides, dan Drawings. Mulai menambahkan Trusted Types Untuk menambahkan Trusted Types di aplikasi Google Workspace tidak dibutuhkan pengaturan dari administrator, begitu juga dengan end-user. Namun bagi Anda developer, bisa mengikuti tahapan-tahapan berikut ini: Untuk membuat kode Trusted Type dengan tepat, beri sinyal ke browser bahwa data yang digunakan dalam konteks API DOM ini dapat dipercaya dengan membuat objek khusus Trusted Type. Ada beberapa cara untuk mematuhi Trusted Type, seperti menghapus kode yang mengganggu, menggunakan libraries, atau membuat kebijakan Trusted Type. Untuk memastikan pengalaman yang mulus bagi pengguna, teknik ini dapat digunakan sebelum penerapan Trusted Type diluncurkan. Kunjungi blog Chrome DevTools untuk mempelajari lebih lanjut tentang penerapan proses debug CSP dan Trusted Type di Chrome DevTools. Baca juga: Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya? Ketersediaan fitur Penambahan Trusted Types ke Google Workspace dilakukan secara bertahap untuk domain rilis cepat dan dimulai pada tanggal 23 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 ke depan untuk visibilitas fitur). Untuk domain rilis terjadwal, dilakukan perilisan utuh pada tanggal 23 April 2023 (namun kemungkinan tetap memakan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur). Photo Credit: katemangostar (Freepik) Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business lama. Trusted Types juga dapat dimanfaatkan oleh pengguna Workspace dengan Google Account pribadi. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Penambahan Trusted Types ini akan meningkatkan keamanan pengguna selama mereka menggunakan aplikasi-aplikasi Google Workspace. Dengan begitu, bekerja dengan aplikasi seperti Docs, Slides, dan Sheets pun akan lebih aman. Belum menggunakan Workspace? Dengan Google Workspace, Anda akan lebih leluasa dalam bekerja, termasuk untuk model kerja hybrid. Untuk mulai berlangganan, Anda dapat menghubungi EIKON Technology. Kami menawarkan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan solusi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Scroll to Top