EIKON Technology

spam

Gmail, Google Workspace, Info

Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru

Google baru saja meluncurkan pengaturan tambahan bagi admin Workspace untuk mengontrol warning banner email Gmail yang masuk. Dengan pengaturan tambahan ini, admin dapat menentukan apakah warning banner akan dimunculkan atau tidak pada Workspace end-user. Bagaimana caranya? Mari simak penjelasan berikut! Pengaturan warning banner Gmail email melalui kontrol admin Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, warning banner akan muncul secara otomatis setiap pesan spam atau pesan yang terindikasi sebagai phishing masuk ke inbox Gmail. Namun kini administrator dapat mengatur untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut sesuai kebutuhan. Pengaturan baru tersebut tersedia di Admin console dapat diakses melalui langkah-langkah berikut:  Apps > Google Workspace > Settings for Gmail > Spam, Phishing, and Malware > Add Another Rule  Sebagai administrator, Anda dapat mempertimbangkan untuk menonaktifkan peringatan ini saat melakukan pelatihan anti-phishing dengan end-user. Opsi baru ini memberikan lebih banyak fleksibilitas seputar visibilitas peringatan ini, bagaimanapun pilihan konfigurasi yang Anda pilih. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Telah Hadir dalam Versi Beta Pengaturan filter spam di Gmail Secara default, Gmail memindai semua email untuk mencari spam. Saat Gmail mendeteksi adanya spam, maka pesan akan langsung dikirim ke folder spam penerima. Administrator tidak dapat menonaktifkan pemindaian spam Gmail. Namun, administrator dapat menggunakan Spam setting untuk membuat filter spam guna menyesuaikan perilaku pemindaian spam Gmail. Dengan menyesuaikan filter spam Gmail, maka Anda dapat mengatur: Pesan dari pengirim pada daftar pengirim yang disetujui tidak ditandai sebagai spam. Pesan dari pengirim di domain Anda tidak ditandai sebagai spam. Pesan spam dikarantina, sehingga Anda dapat meninjaunya sebelum dikirim ke penerima. Pesan dari pengirim massal dipindai lebih dalam untuk mencari spam. Cara menambahkan filter spam di Gmail Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Masuk ke konsol Google Admin. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Gmail > Spam, Phishing and Malware. Di sebelah kiri, pilih organizational unit (OU). Gulir ke Spam dan klik Configure atau Add another rule. Di kotak Add setting dan masukkan nama unik untuk setelan tersebut. Pilih opsi pemfilteran spam. Gmail menyediakan enam opsi yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Di bagian bawah kotak Add setting, klik Save. Verifikasi bahwa setelan baru telah tercantum di tabel Spam setting. Perubahan kemungkinan akan memerlukan waktu hingga 24 jam, tapi biasanya terjadi lebih cepat. Anda juga dapat melacak perubahan di log audit konsol Admin. Baca juga: Perubahan Tampilan Antarmuka Gmail Versi Web, Makin Terintegrasi Mulai menggunakan fitur Warning banner Gmail kini dapat diaktifkan atau dinonaktifkan pada level domain atau OU. Anda cukup mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya untuk mengaktifkan atau menonaktifkan warning banner di Gmail end-user. Pengaturan baru ini dirilis secara bertahap di mulai pada tanggal 17 Februari 2023, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Ketersediaan fitur Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace yang dikelola oleh administrator. Itu artinya, fitur tidak berlaku bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Pengaturan tambahan ini juga tidak tersedia bagi pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business (pendahulu Google Workspace). Baca juga: Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces Pengaturan tambahan ini memungkinkan administrator untuk mengelola warning banner di setiap akun Gmail end-user mereka. Ini akan sangat memudahkan jika Anda ingin melakukan pelatihan anti-phishing atau untuk sekadar menunjukkan contoh pesan phishing dan malware untuk menjaga keamanan end-user. Seperti yang telah disebutkan, fitur baru ini hadir untuk penggunaan Workspace yang dikelola oleh administrator. Bagi Anda yang membutuhkan Workspace untuk penggunaan skala besar, EIKON Technology menyediakan paket langganan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk mulai konsultasi pemasangan, silakan hubungi kami di sini!

Gmail, Google Meet, Google sheets, Google Workspace

Bagaimana Sebenarnya Cara Filter Spam Gmail Bekerja?

Bisa dibilang, kapabilitas filter spam yang dimiliki Gmail adalah garda terdepan yang melindungi pengguna dari ancaman kejahatan siber. Data dari Google Cloud menunjukkan bahwa kemampuan filtrasi tersebut mampu memblokir lebih dari 99,9% spam, phishing, dan malware agar tidak bisa mencapai kotak masuk pengguna. Seiring waktu, Google juga terus meningkatkan keamanan sistem mereka agar bisa tetap memberi perlindungan yang relevan. Namun sebenarnya, bagaimana cara filter spam yang ada di Gmail bekerja? Mari simak penjelasannya berikut ini. Mengenal filter spam Photo Credit: master1305 (Freepik) Kapabilitas filter spam hadir untuk menghentikan pesan yang tidak diinginkan, tidak diminta atau berbahaya agar tidak masuk ke inbox, sehingga pengguna bisa tetap fokus pada konten yang ingin mereka terima. Perlindungan dan sistem Gmail dirancang mengikuti prinsip tersebut. Pengguna pada dasarnya sudah sangat familier dengan kapabilitas ini. Hanya saja, terkadang timbul pertanyaan mengenai cara kerja alat klasifikasi email buatan Google tersebut. Dalam blog resmi Google disebutkan bahwa pengguna dari berbagai spektrum, mulai dari pengguna individu hingga perusahaan kerap mempertanyakan cara kerja penyaringan spam di Gmail. Sebab, baru-baru ini, muncul beberapa kesalahpahaman mengenai cara kerja penyaringan spam Gmail. Ada yang menilai bahwa filter spam Gmail memang bekerja, tapi tidak konsisten. Umumnya, filter berhasil menyaring spam, namun tak jarang pesan berbahaya tetap masuk ke inbox pengguna. Untuk mengetahui penjelasan mengenai fenomena ini, Anda bisa simak penjelasan pada poin selanjutnya. Baca juga:  8 Tips Memilih Email Hosting yang Teraman dan Terpercaya Cara kerja filter spam Gmail Untuk melindungi pengguna dalam skala besar, Gmail mengandalkan pembelajaran mesin (machine learning) yang didukung oleh umpan balik dari pengguna untuk menangkap spam. Sistem kemudian mengidentifikasi pola dalam kumpulan data besar sehingga lebih mudah untuk beradaptasi dengan cepat saat menghadapi taktik spam yang terus berubah. Gmail menggunakan sejumlah filter berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menentukan pesan yang dianggap sebagai spam. Kapabilitas ini menimbang berbagai sinyal, termasuk karakteristik alamat IP, domain/subdomain, otentikasi untuk pesan massal, serta input pengguna. Umpan balik pengguna, seperti ketika pengguna menandai email tertentu sebagai spam atau sinyal bahwa mereka menginginkan email pengirim di kotak masuk mereka, juga merupakan elemen krusial dalam proses pemfilteran Gmail. Baca juga:  Update Google Workspace untuk Cegah Email Phishing Jaminan untuk pengirim email Photo Credit: Rawpixel Di waktu yang bersamaan, para pengirim email juga ingin mendapat kepastian bahwa pesan yang mereka kirim telah sampai ke inbox yang dimaksud. Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, Gmail menawarkan beberapa tools serta resources gratis untuk memastikan email benar-benar terkirim dan masuk ke inbox penerima. Untuk meningkatkan pengiriman email ke inbox, tool yang direkomendasikan untuk pengiriman massal adalah Postmaster Tools milik Google. Dengan tool ini, setiap pengirim email massal dapat memastikan kesehatan domain mereka. Disarankan bagi pengirim email massal menggunakan tool ini untuk mengakses data dan melakukan diagnostic. Jadi, sistem dapat membantu menemukan cara yang tepat untuk bisa menjangkau penerima yang dituju. Baca juga: 6 Langkah Meningkatkan Keamanan Email dari Serangan Cyber Kapabilitas filter spam dan perlindungan keamanan Gmail dirancang untuk dapat memberikan pengalaman berkirim email terbaik kepada pengguna. Dengan adanya filter, pengguna bisa tetap fokus pada konten yang ingin mereka lihat. Di waktu yang sama, pengirim juga mendapat kepastian bahwa email yang dikirimnya sampai ke tujuan. Photo Credit: Rawpixel Sebagai penyedia layanan email terkemuka, Gmail terus mengembangkan cara untuk memberi perlindungan terbaik. Meski begitu, ada baiknya Anda juga melakukan pengaturan filter spam agar tetap sesuai dengan kebutuhan. Begitu juga dengan pengirim email massal yang disarankan untuk memanfaatkan tool tambahan agar bisa meningkatkan kemampuan pengiriman. Gmail sendiri sekarang merupakan bagian dari Google Workspace. Itu berarti, layanan pengiriman email ini telah terintegrasi dengan aplikasi produktivitas Google seperti Docs, Sheets, dan Slides. Optimalkan kinerja Anda dengan berbagai aplikasi, layanan, serta fitur Google Workspace. Untuk paket berlangganan dalam skala besar, silakan hubungi EIKON Technology!

Scroll to Top