EIKON Technology

Bisnis

Collaboration, Gmail, Google Meet, Google Workspace, Info, Rapat online

Mengatur Jadwal Meeting dengan Google Kalender

  Rapat atau meeting menjadi salah satu bagian yang tidak pernah lepas dari bisnis. Melalui aktivitas satu ini, para pelaku bisnis atau anggota tim bisa berkolaborasi untuk menghasilkan banyak hal positif. Namun, dengan begitu banyaknya hal yang harus dibahas, jumlah meeting yang harus Anda hadiri pun tak kalah padat. Karenanya, dibutuhkan bantuan tool yang dapat membantu Anda mengatur jadwal meeting secara terperinci. Di sinilah Google Kalender bisa memberikan solusi atas kebutuhan tersebut. Baik untuk jadwal meeting offline maupun online, Google Kalender akan mengatur jadwalnya untuk Anda! Pastikan Anda sudah punya akun Google Photo Credit: Solen Feyissa (Unsplash) Google Kalender termasuk salah satu bagian dari rangkaian program Google Workspace. Oleh sebab itu, untuk bisa menggunakannya, Anda diwajibkan memiliki akun Google terlebih dulu. Dengan menggunakan akun Google inilah Anda bisa sign in untuk mengakses Google Kalender. Jika memang belum punya akun Google, Anda dapat membuatnya melalui Gmail di alamat mail.google.com. Hanya dengan satu akun Google tersebut, nantinya Anda tak hanya bisa mengakses Google Kalender, tapi juga produk-produk Google lain seperti Drive, Docs, Sheets, Slides, dan Meet.   Cara mengatur jadwal meeting offline Photo Credit: fauxels (Pexels) Mengatur jadwal meeting offline pada Google Kalender sangatlah mudah. Ketikkan alamat calendar.google.com pada browser Anda, lalu lakukan login menggunakan akun Google yang telah Anda buat sebelumnya. Jika sudah, halaman akan menampilkan kalender dalam format hari yang dibagi berdasarkan jam. Apabila ingin mengubah format tampilan menjadi mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan, Anda bisa klik opsi Day di bagian kanan atas, lalu pilihlah format sesuai preferensi. Sedangkan untuk cara mengatur jadwal meeting offline melalui Google Kalender, berikut langkah-langkahnya: Klik pada hari, tanggal, dan jam yang dipilih untuk meeting offline. Klik Create di bagian kiri atas halaman. Google Kalender akan memunculkan kotak khusus yang bisa Anda isi dengan detail jadwal meeting, mulai dari waktu, peserta, hingga lokasi. Jika seandainya ada dokumen atau materi yang harus dipelajari peserta meeting, Anda bisa melampirkannya pada kotak yang sama tersebut. Nantinya, begitu Anda membagikan jadwal meeting ke peserta lain melalui Google Kalender, peserta tersebut dapat langsung mengunduh dokumen terlampir. Cara mengatur jadwal meeting online di Google Meet Photo Credit: Surface (Unsplash) Aktivitas meeting tak hanya bisa dilakukan secara offline atau bertemu langsung, melainkan juga bisa melalui online conference. Mengatur jadwal online meeting pada Google Kalender akan lebih praktis jika Anda menggunakan Google Meet sebagai perangkat video meeting. Caranya pun sama dengan pengaturan jadwal untuk offline meeting: Klik pada hari, tanggal, dan jam yang dipilih untuk meeting offline. Klik Create di bagian kiri atas halaman. Pada kotak yang muncul, klik opsi Add Google Meet video conferencing.  Pada jadwal meeting yang telah ditentukan, peserta bisa langsung klik opsi Join with Google Meet untuk bergabung dengan video meeting. Bagi yang mengatur jadwal online meeting di Google Meet versi gratis, penting diketahui bahwa jumlah maksimal pesertanya adalah seratus dengan durasi maksimal enam puluh menit. Namun, dengan upgrade ke Google Meet premium melalui langganan Google Workspace for Business, kapasitas jumlah peserta bisa bertambah hingga 250 dan durasi video meeting mencapai 24 jam.   Mengatur jadwal meeting, baik yang bersifat offline maupun online, kini bisa mudah dan praktis dilakukan melalui Google Kalender. Agar bisa memanfaatkan seluruh fiturnya secara optimal, ada baiknya untuk segera upgrade ke versi premium dengan berlangganan Google Workspace for Business. Tak hanya Google Kalender, dengan Google Workspace for Business Anda juga mendapatkan akses maksimal untuk produk-produk unggulan Google lain seperti Drive, Gmail, Meet, Docs, Sheets, dan Slides. Jadi, tunggu apa lagi? Segera daftar langganan Google Workspace for Business melalui reseller resmi Google di Indonesia, EIKON Technology!   Meta desc: Dengan jadwal meeting yang begitu padat, gunakan Google Kalender untuk mengatur jadwal agar tak ada meeting yang terlewat.

Collaboration, Google Workspace, Produktivitas, Security, Technology

Keunggulan Google Workspace untuk Membantu Bisnis

    Menjalankan bisnis bukanlah hal yang mudah dilakukan, terlebih jika Anda merupakan pemilik bisnis berskala kecil. Biasanya tanggung jawab Anda jadi berlipat ganda, mulai dari menjadwalkan meeting, mengirimkan email kepada pelanggan, hingga menyusun laporan keuangan.  Namun, walaupun terdengar menantang, hal tersebut tak mustahil dilakukan selama Anda menggunakan tools atau perangkat yang tepat. Google Workspace hadir sebagai solusi untuk membantu Anda dalam menjalankan bisnis tersebut. Aksesibilitas tinggi, kapan pun dan dari mana pun Photo Credit: cottonbro (Pexels) Merupakan platform berbasis cloud, Google Workspace dapat Anda akses selama 24 jam penuh dari mana saja. Kabar baiknya lagi, berbagai aplikasi Google Workspace sudah kompatibel dengan seluruh browser. Anda bisa menggunakan perangkat apa pun untuk mengakses konten dan fitur yang ditawarkan Google Workspace, baik itu dari smartphone Android, PC atau Mac, hingga iPhone. Aksesibilitas tinggi tentunya akan sangat memudahkan pekerjaan, terutama jika anggota tim Anda tersebar di berbagai kota. Terlebih, Google Workspace juga sangat mendukung kolaborasi kerja. Aplikasi seperti Google Docs, Sheets, dan Slides memungkinkan Anda untuk melakukan editing dalam waktu bersamaan pada satu file. Selain itu, melalui fitur Offline, Anda dan tim bisa tetap mengakses data atau bekerja menggunakan Google Workspace tanpa harus terhubung dengan internet. Dengan begini, produktivitas kerja pun bisa terus terjaga. Tingkatkan kredibilitas dengan kustomisasi alamat email Photo Credit: Stephen Phillips (Unsplash) Salah satu aplikasi unggulan dari Google Workspace adalah Gmail. Layanan email ini bisa Anda gunakan secara gratis untuk keperluan bisnis, tapi tentunya dengan berbagai batasan. Anda tidak bisa mengubah domain Gmail menjadi nama bisnis Anda. Namun, dengan upgrade ke Google Workspace versi premium, Anda dapat melakukan hal tersebut. Misalnya, dari yang semula menggunakan alamat ade@gmail.com, Anda bisa mengubahnya jadi ade@bisniscuan.com. Mungkin memang terkesan sederhana, tapi dengan mengubah domain email, bisnis Anda akan terlihat lebih kredibel di mata pelanggan. Tak hanya itu, branding bisnis pun juga jadi lebih kuat. Saat pelanggan menerima email dari alamat yang mencantumkan nama bisnis Anda, lambat laun bisnis Anda akan terpatri dalam benak mereka. Data bisnis lebih aman di dalam Vault Photo Credit: Lukas Blazek (Unsplash) Selama ini, Anda mungkin telah mengenal Google Drive sebagai platform penyimpanan data berbasis cloud yang dikembangkan Google. Di samping itu, ada pula Vault yang bisa dikatakan sebagai versi lebih canggih dari Drive. Vault merupakan layanan pengarsipan buatan Google. Fungsinya pun serupa, yakni menyimpan dan melindungi data, termasuk data bisnis. Hanya saja, Vault dilengkapi dengan sistem teknologi keamanan yang lebih advanced. Pada Vault, Anda bisa menentukan berapa lama data akan disimpan dan siapa saja yang berhak mengaksesnya. Mengingat banyaknya data penting bisnis yang harus dilindungi, Vault dapat menjadi perangkat terbaik untuk memenuhi kebutuhan Anda. Namun, untuk bisa menggunakan Vault, Anda harus terlebih dulu berlangganan Google Workspace edisi Business Plus atau Enterprise. Mengetahui efektivitas kerja melalui Work Insights Photo Credit: Carlos Muza (Unsplash) Produktivitas menjadi salah satu kunci penting kesuksesan suatu bisnis. Memahami betul hal tersebut, Google Workspace pun hadir dengan fitur Work Insights. Melalui fitur ini, Anda bisa mendapatkan insight atau data terkait penggunaan Google Workspace oleh para anggota tim. Tak hanya menyediakan informasi tentang intensitas pemakaian Google Workspace, Work Insights bahkan menyajikannya secara detail berdasarkan level produktivitas, kolaborasi, dan adopsi. Dengan begini, akan mudah bagi Anda untuk mengetahui preferensi tim. Misalnya, data dari Work Insights menunjukkan bahwa hanya ada 58% anggota tim yang menggunakan Sheets. Sementara itu, pemakaian Gmail justru mencapai 96%. Hal ini menunjukkan bahwa tim bisnis Anda nyaman menggunakan Gmail untuk keperluan kerja sehari-hari.   Melalui berbagai aplikasi dan fitur-fitur pendukungnya, Google Workspace hadir untuk membantu para pelaku bisnis dalam mempermudah pekerjaan. Agar bisa menggunakannya secara optimal tanpa batasan, Anda bisa upgrade langganan Google Workspace ke versi premium. Google Workspace menawarkan beberapa edisi premium yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan bisnis. Untuk mengetahui perbedaan masing-masing edisi tersebut, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Sebagai alternatif, Anda juga bisa klik di sini untuk mempelajari lebih jauh tentang Google Workspace for Business!    

Collaboration, Google Meet, Rapat online

Device Google Meet Hardware yang Sesuai untuk Bisnis Anda

Berkat kehadiran Google Meet, kini aktivitas meeting bisnis tak harus selalu dilakukan secara tatap muka langsung. Terlebih, Google Meet telah dilengkapi berbagai fitur penunjang untuk memaksimalkan pengalaman online meeting Anda. Contohnya fitur digital whiteboarding, hand raising, bahkan hingga Q&A. Terdapat berbagai device Google Meet Hardware yang sesuai untuk bisnis Anda.  Pada dasarnya, Google Meet dapat diakses dari banyak perangkat, baik desktop, laptop, maupun mobile. Namun, bagi Anda yang sehari-hari menggunakan Google Meet untuk keperluan meeting bisnis, sangat dianjurkan untuk upgrade menggunakan perangkat khusus Google Meet hardware. Dirancang khusus untuk Google Meet, perangkat tersebut mampu memberikan kualitas video conference yang sangat baik. Lantas, perangkat Google Meet hardware apa saja yang sebaiknya Anda gunakan? Berikut rekomendasinya. Google Hangouts Meet Hardware Kit (Chromebox 3) Photo Credit: EIKON Technology Sebagai pengembang aplikasi Meet, tentunya Google juga turut memproduksi hardware sendiri untuk menunjang aktivitas video conference. Versi terbaru yang bisa Anda temukan di pasaran adalah Google Hangouts Meet Hardware Kit (Chromebox 3). Sesuai namanya, Google Meet hardware satu ini ditenagai Chromebox 3 dengan prosesor Intel Core i7 yang performanya begitu cepat dan lancar. Didukung fitur update otomatis, Anda pun tak perlu repot melakukan update system secara manual. Hardware lain yang juga termasuk dalam Google Hangouts Meet Hardware Kit (Chromebox 3) adalah 4K UHD camera dengan fitur auto zoom dan tampilan lebar 120 derajat, touchscreen control panel untuk memudahkan akses masuk ke online meeting, serta speaker mic yang mampu menekan kebisingan sehingga suara yang terkirim pun dapat terdengar jelas. Series One Google Meet Hardware Kit Photo Credit: meetingdevices.withgoogle.com Selain merancang Google Meet hardware sendiri, Google juga bekerja sama dengan sejumlah produsen ternama dunia untuk memproduksi perangkat lainnya. Salah satu produsen tersebut adalah Lenovo, yang menghadirkan Series One Google Meet. Mereka menyediakan tiga jenis paket, yakni untuk kebutuhan ruangan meeting kecil, sedang, dan besar. Berikut perbedaan isi perangkatnya:   Small Room (maksimal 6 partisipan): sistem computing Series One Meet (RAM 4 GB, 128GB SSD), Smart Camera, Smart Audio Bar, dan remote control. Medium Room (6-10 partisipan): sistem computing Series One Meet (RAM 4 GB, 128GB SSD), Smart Camera, Smart Audio Bar, touch controller, mic pod. Large Room (lebih dari 10 partisipan): sistem computing Series One Meet (RAM 4 GB, 128GB SSD), Smart XL Camera, Dual Smart Audio Bar, touch controller, 2 mic pods.   Logitech Tap Photo Credit: meetingdevices.withgoogle.com Google juga bekerja sama dengan Logitech dalam memproduksi Google Meet hardware. Bernama Logitech Tap, perangkat satu ini tersedia pula dalam tiga paket yang terbagi berdasarkan kebutuhan ruangan meeting kecil, sedang, dan besar. Perbedaan masing-masing isi perangkat dapat Anda lihat di bawah ini:   Small Room: sistem computing khusus Meet dengan Chrome OS, kamera Logitech MeetUp, Logitech Tap, mounting plate dan metal stand, serta dokumentasi.   Medium Room: sistem computing khusus Meet dengan Chrome OS, Logitech Tap, Logitech Rally (1 mic pod, 1 speaker), mounting plate dan metal stand, Rally Mounting Kit, serta dokumentasi. Large Room: sistem computing khusus Meet dengan Chrome OS, Logitech Tap Touch Controller, Logitech Rally Plus (1 kamera, 2 mic pods, 2 speakers, kabel), mounting plate dan metal stand, Rally Mounting Kit, Rally Mic Pod Hub, serta dokumentasi.   Dengan menggunakan Google Meet hardware, kualitas tampilan kamera dan audio akan lebih optimal sehingga online meeting pun berjalan lancar. Tak ada lagi kendala gambar buram atau suara kurang jelas karena berbagai perangkat di atas telah dirancang khusus untuk kebutuhan online meeting melalui Google Meet. Pastikan Anda membeli Google Meet hardware hanya di reseller resmi produk Google di Indonesia seperti EIKON Technology. Tim dari EIKON Technology akan membantu Anda memilih perangkat Google Meet yang sesuai kebutuhan bisnis. Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan Google Meet hardware berkualitas terbaik!  

Calender, Collaboration, G Suite, Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise, Produktivitas, Rapat online

Manfaat Google Calendar untuk Bisnis

  Lebih dari sekadar aplikasi kalender, Google Calendar dapat menjadi sebuah platform manajemen waktu yang efektif. Penggunaannya tidak terbatas hanya untuk personal, tapi juga keperluan bisnis. Berbagai fitur Google Calendar bahkan dirancang untuk mempermudah aktivitas bisnis Anda. Salah satu manfaat Google Calendar yaitu untuk kolaborasi jadwal bisnis Terlebih jika menggunakan Google Calendar versi premium dengan berlangganan Google Workspace, akan ada semakin banyak manfaat yang bisa dirasakan bisnis Anda. Memangnya, apa saja manfaat Google Calendar untuk bisnis? Cari tahu daftarnya di bawah ini! Penjadwalan meeting secara lebih canggih Photo Credit: workspace.google.com Umumnya, aplikasi kalender memang digunakan untuk membantu para penggunanya dalam melakukan scheduling atau penjadwalan aktivitas harian. Bisa juga berfungsi sebagai reminder untuk deadline pekerjaan. Fungsi dasar tersebut juga dapat Anda temukan pada Google Calendar. Hanya saja, Google Calendar menawarkan kelebihan yang membuat aktivitas penjadwalan jadi lebih efisien. Saat menjadwalkan meeting, misalnya, Google Calendar akan terlebih dulu mengecek apakah para anggota tim Anda dapat menghadiri meeting pada waktu yang ditetapkan. Jika seandainya tidak, Anda bisa menggunakan fitur Find a Time atau Suggested Time untuk mencari tanggal dan waktu yang sudah pasti dapat dihadiri seluruh peserta meeting. Berkat manfaat Google Calendar satu ini, Anda jadi tak perlu menghubungi tiap peserta meeting secara manual untuk menanyakan jadwal mereka dan mencocokkannya dengan satu sama lain. Dengan kata lain, Google Calendar membantu menghemat waktu dan tenaga Anda. Melampirkan dokumen untuk materi meeting Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Sebelum meeting, idealnya Anda dan peserta lain harus mempelajari materi yang akan dibahas nanti. Materi tersebut juga biasanya akan dibawa saat meeting berlangsung. Namun, tak jarang ada peserta meeting yang kesulitan menemukan materi tersebut karena tertimbun di inbox email atau terselip di suatu folder.  Sebagai solusinya, Google Calendar menyediakan fitur Attachment yang memungkinkan Anda untuk melampirkan dokumen pada kalender. Jadi, Anda dan seluruh peserta meeting bisa langsung mengunduh dokumen materi dari kalender masing-masing. Review materi sebelum meeting pun dapat dilakukan secara mudah tanpa perlu menghabiskan waktu lama untuk mencari dokumen yang dimaksud. Mengetahui jadwal rekan kerja lain melalui fitur Share Photo Credit: Nadeena Granville (Unsplash) Manfaat Google Calendar juga dapat Anda rasakan melalui fitur Share. Selama sama-sama menggunakan aplikasi Google Calendar, Anda dan anggota tim lain bisa saling berbagi kalender kerja masing-masing. Dengan begini, sebelum mengajak mereka meeting atau menghadiri event bisnis pada tanggal tertentu, Anda bisa mengecek kalender mereka terlebih dulu untuk memastikan bahwa jadwal mereka kosong. Tenang saja, walaupun fitur Share memungkinkan Anda dan anggota tim untuk saling melihat jadwal kerja masing-masing, pemegang kontrol akses tetap berada pada Anda. Artinya, sebagai pemilik akun Google Calendar, Anda punya kontrol untuk menentukan siapa saja yang dapat melihat kalender Anda dan konten apa yang bisa mereka lihat. Sebaliknya, saat Anda hendak melihat konten Google Calendar milik rekan kerja, Anda harus mengajukan request akses terlebih dulu melalui aplikasi. Begitu mendapat approve, jadwal mereka akan muncul pada bagian Other Calendars. Jika mereka menghapus akses Anda, maka Anda pun tidak lagi bisa melihat konten Google Calendar mereka. Dapat ditampilkan pada website Photo Credit: Domenico Loia (Unsplash) Mungkin belum banyak yang tahu soal manfaat Google Calendar satu ini. Padahal, bagi Anda para pemilik website untuk keperluan bisnis, hal ini dapat membantu memudahkan pengunjung website untuk menjangkau atau menghubungi Anda. Dengan menampilkan Google Calendar pada website, Anda bisa menginformasikan event spesial kepada pelanggan. Lalu, bagi Anda yang menawarkan layanan berbentuk jasa, fitur ini tak kalah bermanfaat. Berdasarkan jadwal di Google Calendar yang Anda tampilkan di website, pengunjung pun tahu kapan mereka bisa menghubungi Anda untuk berkonsultasi atau melakukan keperluan lain.   Setelah mengetahui betapa efektifnya manfaat Google Calendar untuk bisnis, sudah saatnya Anda dan tim mulai menggunakan aplikasi tersebut. Rasakan manfaat optimalnya dengan beralih ke Google Calendar premium dan berlangganan Google Workspace. Google Workspace memungkinkan Google Calendar Anda untuk terintegrasi dengan berbagai produk premium Google lainnya seperti Gmail dan Meet. Cara berlangganannya pun sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Tim EIKON Technology siap menjawab setiap pertanyaan terkait Google Calendar dan Google Workspace dari Anda. Hubungi EIKON Technology untuk berlangganan Google Workspace sekarang juga!

Info, Technology

Presentasi Bisnis dengan Fitur Google Slides yang Menarik

Presentasi tidak bisa dilepaskan dari aktivitas bisnis. Entah untuk pitching di hadapan klien, menjabarkan strategi marketing baru kepada anggota tim, atau menjelaskan tentang laporan keuangan kepada stakeholder, presentasi bisnis penting dilakukan demi mencapai tujuan perusahaan. Agar tujuan presentasi bisa tercapai, konten yang disajikan pun harus menarik dan tepat sasaran. Anda membutuhkan perangkat seperti Google Slides untuk menyusun konten presentasi secara optimal. Dibekali berbagai fitur, Google Slides akan membantu Anda menyajikan presentasi bisnis sesuai kebutuhan dan tujuan. Co-editing bersama anggota tim dari tempat masing-masing Photo Credit: Marvin Meyer (Unsplash) Membuat materi presentasi bisnis di Google Slides begitu mudah dilakukan berkat adanya template beraneka tema. Namun, di tengah prosesnya, wajar apabila Anda merasa bingung harus menyertakan materi yang mana saja. Anda pun membutuhkan masukan dari sesama rekan kerja atau atasan. Tak perlu khawatir, Anda dan anggota tim bisa melakukan co-editing bersama melalui Google Slides. Artinya, beberapa orang bisa mengerjakan materi presentasi pada satu file Google Slides yang sama dalam satu waktu. Saat salah satu rekan kerja Anda melakukan editing, akan muncul kursor dalam warna tertentu yang bergerak mengikuti perubahan atau aktivitas editing tersebut. Tidak hanya itu, Google Slides juga telah dibekali dengan fitur chat dan comment. Jadi, dalam file presentasi yang sedang dikerjakan, Anda dan tim dapat saling berkomunikasi melalui teks berbentuk chat. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan komentar pada bagian tertentu dengan mengetikkan alamat email anggota tim. Nantinya, mereka akan menerima notifikasi melalui email. Kontrol pengaturan sharing secara mudah Photo Credit: Ono Kosuki (Pexels) Lalu, bagaimana caranya agar anggota tim bisa melakukan co-editing bersama Anda pada satu file Google Slides yang sama? Apakah lantas semua orang bisa mengakses file presentasi bisnis tersebut? Tenang saja, kontrol akses terhadap file tersebut sepenuhnya berada di tangan Anda. Sebagai pemilik file, Anda bisa menentukan siapa saja yang dapat mengakses file presentasi melalui fitur Share. Tak hanya itu, bahkan Anda juga bisa mengontrol jenis aksesnya. Misalnya, anggota X dapat mengedit file, sedangkan anggota Y hanya bisa mengecek (view). File presentasi dapat diakses dari perangkat apa pun Photo Credit: Canva Studio (Pexels) Kemudahan akses materi presentasi bisnis di Google Slides tidak hanya hadir melalui fitur Share, tapi juga penggunaan pada perangkat. Anda dapat membuka, mengedit, dan bahkan mempresentasikan file Google Slides buatan Anda melalui perangkat desktop, tablet, maupun smartphone. Alhasil, Anda pun bisa tetap mempelajari materi presentasi hingga menit-menit terakhir secara praktis. Kabar baiknya lagi, file presentasi di Google Slides juga dapat di-convert atau diubah menjadi file berformat PowerPoint. Begitu juga sebaliknya, Anda bisa mengubah file PowerPoint dalam bentuk Google Slides melalui aplikasi atau extension Chrome. Cek riwayat revisi file dengan mudah Photo Credit: Canva Studio (Pexels) Dalam mengerjakan suatu dokumen, salah satu kekhawatiran yang kerap muncul adalah perangkat tiba-tiba mati dan progress kerja tidak tersimpan. Alhasil, Anda pun terpaksa harus mengulangnya dari awal. Kabar baiknya, hal seperti itu bisa Anda hindari jika menggunakan Google Slides untuk mengerjakan materi presentasi bisnis. Selama perangkat terhubung dengan koneksi internet yang stabil, Google Slides akan secara otomatis menyimpan progress kerja Anda. Penyimpanan tersebut dilakukan pada akun Google Drive Anda. Menariknya lagi, Google Slides tidak menghapus riwayat revisi file presentasi Anda. Artinya, Anda dan tim masih bisa mengakses berbagai versi lama dari file tersebut. Riwayat revisi ini telah disusun berdasarkan tanggal dan pengguna yang melakukan editing atau perubahan. Optimalkan konten presentasi bisnis Anda dengan menyusunnya menggunakan Google Slides. Agar bisa mengakses seluruh fitur Google Slides secara lebih leluasa, saatnya berlangganan Google Workspace premium melalui EIKON Technology. Tak hanya Google Slides, Google Workspace juga menyediakan berbagai produk Google lain untuk menunjang bisnis Anda, mulai dari Docs, Sheets, Drive, Calendar, Meet, hingga Gmail. Tersedia dalam tiga paket langganan, Anda bisa memilih yang paling sesuai kebutuhan. Tim EIKON Technology akan membantu Anda dalam menentukan pilihan. Segera daftar Google Workspace sekarang juga melalui EIKON Technology, reseller resmi produk Google di Indonesia!

Scroll to Top