Calender

Calender, Google Workspace

Calendar User Availability API Meluncurkan Versi Beta, Bagaimana Cara Mendapatkan Aksesnya?

Calendar User Availability API akan segera hadir dalam versi beta. Nantinya, dukungan ini dapat digunakan untuk mengakses fitur lokasi kerja yang ada di Google Calendar secara terprogram. Untuk akses versi beta bisa Anda peroleh melalui Google Workspace Developer Preview Program. Sebelum mengajukan akses, ada baiknya Anda menyimak dokumentasi API terlebih dahulu sebagai persiapan. Langkah ini juga akan memudahkan Anda untuk memberikan feedback pengembangan API.  Cara kerja Calendar User Availability API Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur working location yang ada di Google Calendar merupakan cara yang mudah bagi pengguna untuk berbagi tempat mereka akan bekerja pada hari atau periode waktu tertentu. Hingga saat ini, hanya end-user yang dapat membuat entri kalender ini. Sekarang, informasi tersebut dapat dibaca dan ditulis menggunakan API untuk mengelola dan mengakomodasi kebutuhan karyawan Anda. Pelanggan mengandalkan aplikasi lain untuk mengatur konteks lokasi mereka, seperti memesan meja dengan alat pemesanan hot desk atau meminta dan mengatur hari untuk WFHdi alat manajemen SDM. Prosedur ini membuat end-user harus melakukan langkah-langkah yang sama secara berulang. Dengan API, lokasi kerja pengguna dapat diatur secara terprogram atau diakses langsung dari kalender pengguna ke aplikasi pihak ketiga lainnya. Baca juga: Tips Gunakan Google Cloud Search Query API untuk Menyempurnakan Hasil Cloud Search Selain itu, dengan memunculkan konteks lokasi kerja ke dalam sistem dan alat lain seperti direktori tim internal, pelanggan dapat mengoptimalkan arus karyawan yang datang ke lokasi fisik kantor mereka. Anda juga dapat menggunakan API untuk mempersiapkan permintaan layanan makan, ruang konferensi, dan lainnya, berdasarkan data tersebut. Mulai menggunakan API Perlu diingat, Calendar User Availability API hanya dapat digunakan oleh administrator Workspace dan juga developer program, end-user tidak diperkenankan untuk mendapat aksesnya. Namun end-user bisa melakukan pengaturan pada fitur working location pada akun Google Workspace miliknya. Nah, sekarang mari simak panduan memulai Calendar User Availability API bagi administrator dan developer program. Untuk mulai menggunakan Working Location API, developer dapat mengajukan permohonan akses melalui Google Workspace Developer Preview Program. Nantinya Anda dapat menggunakan Calendar User Availability API untuk membaca dan menulis lokasi kerja pengguna. Penting untuk diingat, meski semua developer dapat menggunakan API, aplikasi yang dibuat menggunakan API hanya dapat diakses oleh mereka yang memiliki edisi Workspace yang memenuhi syarat. Di samping itu, Google juga telah menyediakan Help Center yang dapat diakses oleh para administrators jika mengalami kesulitan selama melakukan pengaturan working location bagi perusahaan mereka. End-user juga dapat mengakses Help Center untuk informasi lebih lanjut mengenai fitur working location di Google Calendar. Baca juga: Mengenal Fungsionalitas API “UserInvitation” dari Google Workspace Ketersediaan API  Photo Credit: DCStudio (Freepik) Meski semua pengembang dapat menggunakan API, aplikasi yang dibuat menggunakan API hanya dapat diakses oleh mereka yang memiliki edisi Workspace yang memenuhi syarat, yakni: Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, the Teaching and Learning Upgrade dan Nonprofits, termasuk rangkaian produktivitas G Suite Business.  Adapun edisi Workspace yang tidak dapat mengakses aplikasi dari API adalah Google Workspace Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Frontline, serta rangkaian produktivitas lama G Suite Basic. Baca juga: Text-To-Speech API Google Cloud Kini Mendukung Custom Voice Calendar User Availability API versi beta ini membuktikan bahwa Google Workspace merupakan solusi produktivitas yang lengkap dan bisa terus dikembangkan. Tertarik untuk mulai menggunakan Google Workspace dalam ekosistem pengembangan program dan aplikasi Anda? EIKON Technology siap mendampingi Anda mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Sebagai authorized reseller Google, EIKON Technology menyediakan solusi produktivitas Workspace yang resmi dan berlisensi. Untuk mulai konsultasi mengenai implementasi Google Workspace, silakan klik di sini!

Calender, Google Workspace

Upgrade Otorisasi OAuth 2.0 agar Calendar Interop Tetap Berjalan

Di tahun 2020 lalu, Google Workspace sempat mengumumkan dukungan OAuth 2.0 untuk memastikan Calendar Interop tetap tersedia meski Microsoft sudah menonaktifkan autentikasi dasar di Exchange Online mereka. Pada tanggal 1 Oktober 2022 nanti, Microsoft secara resmi akan mulai menghapus kemampuan untuk menggunakan autentikasi dasar di Exchange Online untuk Exchange Web Services. Ini akan memengaruhi pelanggan Workspace yang menggunakan Calendar Interop dengan autentikasi dasar Microsoft Office 365 untuk menjalankan Microsoft Exchange dan Google Calendar bekerja bersama.  Mengenal Calendar Interop Photo Credit: mamewmy (Freepik) Calendar Interop memungkinkan administrator untuk dapat menjalankan Microsoft Exchange dan Google Calendar bersamaan. Dengan begitu, pengguna kedua sistem kalender tersebut dapat berbagi ketersediaan mereka sehingga semua orang dapat melihat jadwal masing-masing. Dengan Calendar Interop administrator dapat: Mengaktifkan sistem di skala domain. Mengizinkan pengguna Calendar memesan item yang ada di Exchange, seperti ruang rapat, saat mereka menjadwalkan rapat. Menggunakan alat otomatis untuk memverifikasi penyiapan. Melihat pesan kesalahan dan saran untuk mengatasi kesalahan tersebut. Melacak permintaan pengguna lintas sistem untuk informasi ketersediaan di konsol Google Admin. Baca juga: Update Google Calendar: Lebih Banyak Opsi Tersedia untuk Working Location Sedangkan pengguna Calendar dan Exchange yang telah terhubung melalui Calendar Interop dapat: Melihat informasi ketersediaan pengguna, kalender grup atau tim, dan item pada kalender (seperti ruang rapat) di seluruh sistem. Telah mendukung ketersediaan dan pencarian informasi acara tambahan. Untuk ketersediaan, hanya blok “busy” yang terlihat oleh pengguna. Untuk informasi acara tambahan, hanya “title” dan “location” acara yang dapat dilihat. Informasi kalender dapat dilihat untuk peserta rapat di seluruh sistem saat menjadwalkan acara (misalnya, menggunakan opsi “Find a time” di Google Calendar atau “Scheduling Assistant” di Exchange). Selain itu, pengguna Exchange 2016 atau yang lebih baru dapat menambahkan kalender ke Google Calendar dalam tampilan utama mereka. Penting: Interop Kalender menghormati pengaturan privasi tingkat acara. Jika acara ditandai sebagai “private” di Exchange, detail acara tidak akan terlihat di Google Calendar. Demikian pula, jika acara ditandai sebagai “private” di Google Calendar, detailnya tidak akan terlihat di Exchange. Memesan item di Exchange (seperti ruang rapat) saat membuat acara di Google Calendar. Menggunakan Calendar Interop dengan Google Calendar di Android, Apple iOS, dan klien web. Menggunakan Calendar Interop dengan Microsoft Exchange 2013 atau yang lebih baru, atau klien Exchange Online (Microsoft 365). Ini juga termasuk versi Outlook komputer, seluler, dan web. Baca juga: Cara Menampilkan Lokasi Kerja di Google Calendar Meningkatkan autentikasi OAuth 2.0 untuk bisa terus gunakan Calendar Interop Photo Credit: Google Workspace Updates Seperti yang telah disebutkan di bagian awal, untuk bisa terus menggunakan Calendar Interop, administrator perlu melakukan upgrade ke OAuth 2.0. Namun perlu diingat, hal ini hanya berdampak pada implementasi Microsoft Exchange Online (Microsoft 365). Jika saat ini Anda menggunakan implementasi Exchange lokal, maka tidak perlu melakukan upgrade apa pun. Google Workspace telah menyusun sebuah panduan di Help Center untuk membantu administrator dalam menyiapkan Calendar Interop dan langkah-langkah yang diperlukan dalam upgrade ke OAuth 2.0. End-user tidak perlu melakukan pengaturan mandiri karena setelah administrator selesai menyiapkan, Calendar Interop bisa langsung digunakan. Baca juga: Berbagi Janji Temu di Google Calendar Kini Lebih Mudah, Bagaimana Caranya? Dengan Calendar Interop, Anda dapat mengakses informasi yang tersedia di dua sistem kalender sekaligus: Google Calendar sekaligus Microsoft Exchange. Agar tidak kehilangan kapabilitas tersebut, jangan lupa untuk melakukan upgrade ke OAuth 2.0 sebelum tanggal 1 Oktober 2022. Selain Calendar untuk menyusun jadwal Anda, Google Workspace juga menawarkan sejumlah aplikasi produktivitas lainnya seperti Docs dan Slides. Rangkaian produktivitas ini bahkan dapat digunakan untuk skala besar seperti di perusahaan atau instansi pendidikan. Dapatkan rangkaian Google Workspace for Business untuk bisnis Anda hanya di EIKON Technology. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Calender, Google Workspace

Update Google Calendar: Lebih Banyak Opsi Tersedia untuk Working Location

Pada tahun 2021, GCal atau Google Calendar meluncurkan sebuah fitur yang memungkinkan Anda untuk membagikan lokasi kerja melalui menu Working location. Lewat fitur tersebut Anda bisa memberitahukan lokasi kerja, entah itu sedang bekerja di rumah atau di kantor. Kini, GCal menambahkan lebih banyak opsi untuk memperjelas posisi Anda. Pilihan lokasi kerja di Google Calendar  Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, Google Calendar hanya menyediakan dua opsi untuk menu Working location: rumah (home) dan kantor (office). Namun kini opsi kantor dibuat lebih spesifik. Anda bisa mencantumkan gedung atau ruangan kerja. Selain itu, tersedia juga pilihan “Another office” jika Anda bekerja di kantor lain dan “Somewhere else” yang bisa dipilih ketika tidak bekerja di rumah atau pun kantor. Penambahan opsi gedung dan ruang diperhitungkan sebagai saran untuk rekan kerja Anda. Dengan melihat detail lokasi kerja, mereka bisa langsung tahu di mana Anda berada pada hari tertentu. Kolaborasi pun menjadi lebih praktis karena setiap orang memberikan detail lokasi kerjanya. Dengan fitur baru ini, mereka yang mengelola kalender orang lain, seperti asisten eksekutif atau sekretaris juga dapat memperbarui lokasi kerja kalender tersebut selama mereka memiliki akses untuk melakukan perubahan kalender. Baca juga: Cara Menampilkan Lokasi Kerja di Google Calendar Mulai menggunakan fitur Untuk bisa menggunakan fitur, Anda perlu mendapat persetujuan dari administrator Workspace terlebih dulu. Bagi administrator, berikut panduan untuk mengaktifkan fitur Working location: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka menu Apps > Google Workspace > Calendar. Klik Sharing settings. Klik Working location. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan OU (organizational unit) teratas dipilih. Jika tidak, pilih OU yang diinginkan. Centang atau hapus centang pada pilihan Allow users to set their daily working location. Klik Save. Jika Anda mengonfigurasi unit organisasi turunan, akan muncul opsi tambahan yaitu Inherit dan Override. Opsi ini digunakan untuk mengatur setelan OU, apakan mengikuti setelan induk (Inherit) atau justru menggantinya (Override). Apabila Anda menonaktifkan fitur ini, dibutuhkan waktu maksimal 36 jam untuk menghilangkan tampilan working location dan menghapus lokasi pengguna. Bagaimana working location ditampilkan? Photo Credit: Racool_studio (Freepik) Working location saat ini hanya muncul di permukaan Google Calendar, bukan di direktori profil. Jika Anda: Menonaktifkan lokasi kerja: Orang lain masih melihat bagian lokasi kantor utama, yang Anda kontrol dengan pengaturan berbeda. Mengaktifkan lokasi kerja: Orang dengan status “free” atau “busy” pada event di GCal bisa melihat nama lokasi kerja di kalender tersebut. Baca juga: Berbagi Janji Temu di Google Calendar Kini Lebih Mudah, Bagaimana Caranya? Mengaktifkan fitur untuk end-user Setelah fitur diaktifkan oleh administrator, Anda bisa langsung menggunakannya Klik jadwal GCal Anda tepat di bawah tanggal, navigasikan ke tab “Working location” > “Choose a location” > klik ikon “+” > “Another office“> pilih gedung kantor Anda. Buka “Working hours & location” di pengaturan GCal Anda. Di bawah menu drop-down lokasi kerja > klik “Another office” > pilih gedung kantor Anda. Ketersediaan fitur Update fitur Google Calendar ini tersedia untuk Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, dan Nonprofits, termasuk seri G Suite Business lama. Namun belum tersedia untuk Google Workspace Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Frontline dan G Suite Basic. Fitur ini juga tidak tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Perilisan fitur diperpanjang (kemungkinan besar lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas fitur) yang dimulai pada tanggal 8 Agustus 2022. Ini berlaku untuk domain rilis cepat maupun untuk domain rilis terjadwal. Jadi, jika fitur belum muncul di tempat Anda, ada kemungkinan visibilitas fitur belum utuh. Baca juga: Tampilan Email Undangan Google Calendar Berubah, Jadi Seperti Apa? Update fitur Google Calendar ini dimaksudkan untuk memudahkan Anda dalam berkolaborasi. Dengan mencantumkan lokasi kerja maka kolega Anda pun bisa lebih mudah menyesuaikan jadwal. Agar fitur Working location Google Calendar bekerja dengan optimal, gunakan Google Workspace for Business untuk mendukung lingkungan kerja Anda. Selain Calendar, suite ini juga memiliki aplikasi serta layanan produktivitas seperti Gmail, Docs, Sheets, hingga Slides, tentu saja semuanya telah disesuaikan dengan penggunaan skala besar. Dapatkan segera melalui EIKON Technology, authorized reseller untuk produk-produk Google. Informasi selengkapnya, klik di sini!

Calender, Collaboration, G Suite, Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise, Produktivitas, Rapat online

Manfaat Google Calendar untuk Bisnis

  Lebih dari sekadar aplikasi kalender, Google Calendar dapat menjadi sebuah platform manajemen waktu yang efektif. Penggunaannya tidak terbatas hanya untuk personal, tapi juga keperluan bisnis. Berbagai fitur Google Calendar bahkan dirancang untuk mempermudah aktivitas bisnis Anda. Salah satu manfaat Google Calendar yaitu untuk kolaborasi jadwal bisnis Terlebih jika menggunakan Google Calendar versi premium dengan berlangganan Google Workspace, akan ada semakin banyak manfaat yang bisa dirasakan bisnis Anda. Memangnya, apa saja manfaat Google Calendar untuk bisnis? Cari tahu daftarnya di bawah ini! Penjadwalan meeting secara lebih canggih Photo Credit: workspace.google.com Umumnya, aplikasi kalender memang digunakan untuk membantu para penggunanya dalam melakukan scheduling atau penjadwalan aktivitas harian. Bisa juga berfungsi sebagai reminder untuk deadline pekerjaan. Fungsi dasar tersebut juga dapat Anda temukan pada Google Calendar. Hanya saja, Google Calendar menawarkan kelebihan yang membuat aktivitas penjadwalan jadi lebih efisien. Saat menjadwalkan meeting, misalnya, Google Calendar akan terlebih dulu mengecek apakah para anggota tim Anda dapat menghadiri meeting pada waktu yang ditetapkan. Jika seandainya tidak, Anda bisa menggunakan fitur Find a Time atau Suggested Time untuk mencari tanggal dan waktu yang sudah pasti dapat dihadiri seluruh peserta meeting. Berkat manfaat Google Calendar satu ini, Anda jadi tak perlu menghubungi tiap peserta meeting secara manual untuk menanyakan jadwal mereka dan mencocokkannya dengan satu sama lain. Dengan kata lain, Google Calendar membantu menghemat waktu dan tenaga Anda. Melampirkan dokumen untuk materi meeting Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Sebelum meeting, idealnya Anda dan peserta lain harus mempelajari materi yang akan dibahas nanti. Materi tersebut juga biasanya akan dibawa saat meeting berlangsung. Namun, tak jarang ada peserta meeting yang kesulitan menemukan materi tersebut karena tertimbun di inbox email atau terselip di suatu folder.  Sebagai solusinya, Google Calendar menyediakan fitur Attachment yang memungkinkan Anda untuk melampirkan dokumen pada kalender. Jadi, Anda dan seluruh peserta meeting bisa langsung mengunduh dokumen materi dari kalender masing-masing. Review materi sebelum meeting pun dapat dilakukan secara mudah tanpa perlu menghabiskan waktu lama untuk mencari dokumen yang dimaksud. Mengetahui jadwal rekan kerja lain melalui fitur Share Photo Credit: Nadeena Granville (Unsplash) Manfaat Google Calendar juga dapat Anda rasakan melalui fitur Share. Selama sama-sama menggunakan aplikasi Google Calendar, Anda dan anggota tim lain bisa saling berbagi kalender kerja masing-masing. Dengan begini, sebelum mengajak mereka meeting atau menghadiri event bisnis pada tanggal tertentu, Anda bisa mengecek kalender mereka terlebih dulu untuk memastikan bahwa jadwal mereka kosong. Tenang saja, walaupun fitur Share memungkinkan Anda dan anggota tim untuk saling melihat jadwal kerja masing-masing, pemegang kontrol akses tetap berada pada Anda. Artinya, sebagai pemilik akun Google Calendar, Anda punya kontrol untuk menentukan siapa saja yang dapat melihat kalender Anda dan konten apa yang bisa mereka lihat. Sebaliknya, saat Anda hendak melihat konten Google Calendar milik rekan kerja, Anda harus mengajukan request akses terlebih dulu melalui aplikasi. Begitu mendapat approve, jadwal mereka akan muncul pada bagian Other Calendars. Jika mereka menghapus akses Anda, maka Anda pun tidak lagi bisa melihat konten Google Calendar mereka. Dapat ditampilkan pada website Photo Credit: Domenico Loia (Unsplash) Mungkin belum banyak yang tahu soal manfaat Google Calendar satu ini. Padahal, bagi Anda para pemilik website untuk keperluan bisnis, hal ini dapat membantu memudahkan pengunjung website untuk menjangkau atau menghubungi Anda. Dengan menampilkan Google Calendar pada website, Anda bisa menginformasikan event spesial kepada pelanggan. Lalu, bagi Anda yang menawarkan layanan berbentuk jasa, fitur ini tak kalah bermanfaat. Berdasarkan jadwal di Google Calendar yang Anda tampilkan di website, pengunjung pun tahu kapan mereka bisa menghubungi Anda untuk berkonsultasi atau melakukan keperluan lain.   Setelah mengetahui betapa efektifnya manfaat Google Calendar untuk bisnis, sudah saatnya Anda dan tim mulai menggunakan aplikasi tersebut. Rasakan manfaat optimalnya dengan beralih ke Google Calendar premium dan berlangganan Google Workspace. Google Workspace memungkinkan Google Calendar Anda untuk terintegrasi dengan berbagai produk premium Google lainnya seperti Gmail dan Meet. Cara berlangganannya pun sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Tim EIKON Technology siap menjawab setiap pertanyaan terkait Google Calendar dan Google Workspace dari Anda. Hubungi EIKON Technology untuk berlangganan Google Workspace sekarang juga!

Scroll to Top