EIKON Technology

data Google Workspace.

Google Workspace

Menggunakan Access Approvals untuk Mengontrol Akses Data Selama Pemeliharaan Sistem

Google Workspace baru saja meluncurkan Access Approvals, yang didesain berdasarkan Access Transparency dan Access Management. Fitur baru ini memungkinkan pelanggan Workspace untuk secara eksplisit menyetujui atau menolak akses ke data selama pemeliharaan umum berlangsung. Sebelumnya Google memang telah merancang sistem mereka untuk membatasi jumlah karyawan yang memiliki akses ke data pelanggan dan secara aktif memantau aktivitas karyawan tersebut. Access Approvals memungkinkan pelanggan Workspace menyiapkan kontrol terperinci, baik di tingkat organizational unit atau grup admin, untuk meminta izin eksplisit bagi Google agar dapat mengakses konten dalam jangka waktu terbatas. Fitur Access Approvals Photo Credit: Google Workspace Updates Access Approvals memberikan kontrol kepada admin atas cara Google mengakses data saat pemeliharaan sedang berlangsung. Yang paling penting, fitur baru ini memberi pelanggan kemampuan untuk menyetujui atau menolak akses atas permintaan individu. Update ini, bersama dengan Sovereign Controls for Google Workspace, Client-side encryption, region data, dan kemampuan Access Management, memberikan solusi bagi para pelanggan untuk mencapai kedaulatan digital mereka. Baca juga: Pelanggan Google Workspace, Jangan Lupa Migrasikan Sites Lama Anda Sebelum 30 Januari 2023 Ketentuan Access Approvals Untuk menggunakan Access Approvals, Anda memerlukan add-on Google Workspace Assured Controls. Untuk mendapatkan manfaat penuh dari Access Approvals, sebaiknya memilih paker berlangganan, karena Access Approvals events akan muncul di log Access Transparency. Bagi administrator dengan Enterprise Plus, masing-masing OU dapat memiliki pengguna di beberapa tingkat langganan. Jika Anda menggunakan Access Approvals dan menetapkan kebijakan untuk OU tertentu, kebijakan tersebut hanya berlaku untuk pengguna dalam OU berlisensi Assured Controls. Sebagai administrator, Access Approvals for Google Workspace mewajibkan staf Google yang dapat mengambil tindakan dukungan terkait data perusahaan Anda untuk meminta persetujuan sebelum melihat data yang diperlukan untuk pemeliharaan. Perlu diingat, staf Google hanya dapat mengakses data Anda untuk menyediakan layanan dukungan, memenuhi kewajiban kontrak dan hukum, serta melindungi atau memelihara sistem. Access Approvals hanya mencakup data layanan inti tertentu. Baca juga: Inovasi Google Workspace untuk Bantu Optimalkan Ekosistem Kerja Hybrid Anda Mulai menggunakan Access Approvals Photo Credit: DCStudio (Freepik) Masuk ke konsol Google Admin Anda di admin.google.com. Pastikan untuk masuk menggunakan akun administrator Anda, dan bukan akun Gmail pribadi Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Account > Account settings > Access Approvals. Untuk menyiapkan Access Approvals di seluruh domain Anda, biarkan OU teratas dipilih. Jika tidak, pilih OU atau grup turunan. Centang kotak berikut: “Require Google staff to request approval before viewing data necessary for support services” Klik Save. Klik Override jika Anda menyiapkan Access Approvals untuk OU turunan. Ketersediaan fitur Access Approvals dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan untuk kedua domain dimulai pada tanggal 15 November 2022 (kemungkinan besar akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur. Access Approvals sendiri merupakan adalah bagian dari Google Workspace Assured Controls, yang tersedia sebagai add-on khusus untuk pelanggan Google Workspace Enterprise Plus. Baca juga: Cara Google Workspace Membangun Platform Terbuka untuk Menunjang Pekerjaan Hybrid Google Workspace terus berkomitmen untuk mendukung kedaulatan digital perusahaan Anda sambil tetap mempertahankan keamanannya. Optimalkan keamanan data dan kolaborasi kerja Anda dengan paket berlangganan Workspace dari EIKON Technology. Kami menawarkan solusi menyeluruh untuk Anda, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk mulai pemasangan, hubungi kami di sini!

Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise, Technology

Data Regions Fundamental Kini Tersedia untuk Lebih Banyak Pelanggan Google Workspace

Kabar baik bagi para pelanggan Google Workspace yang selama ini ingin menggunakan layanan data regions, tapi belum bisa melakukannya karena alasan keterbatasan akses. Mulai 21 Juli 2021 lalu, layanan data regions fundamental dapat dinikmati oleh lebih banyak pelanggan Google Workspace.  Siapa sajakah pelanggan Google Workspace yang dimaksud? Apa bedanya data regions fundamental dari layanan data regions lain? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. Membantu Anda mengontrol lokasi penyimpanan data Photo Credit: Christine Morillo (Pexels) Infrastruktur cloud Google Workspace, yang didistribusikan secara global, mampu melindungi data sekaligus mengurangi latensi berkat adanya teknologi geo redundancy. Itulah kenapa mayoritas perusahaan memilih untuk tidak membatasi penyimpanan data mereka secara geografis. Namun, jika Anda ingin mengontrol lokasi penyimpanan data, maka dapat membantu Anda. Pada dasarnya, memungkinkan Anda untuk memilih lokasi penyimpanan data Google Workspace. Data yang dimaksud adalah data yang sedang dalam keadaan nonaktif (at rest) serta data backup pada Gmail, Drive, Calendar, Docs, Sheets, Slides, Chat, Sites, Vault, Forms, dan Keep. Fitur penuh tersebut tersedia untuk pelanggan Google Workspace yang berlangganan edisi Enterprise Plus dan Education Plus. Kini, Google juga menyediakan versi terbatas (limited) dari yang dikenal dengan nama data regions fundamental. Berbeda dari data regions enterprise Photo Credit: Markus Spiske (Unsplash) Istilah yang populer di kalangan para pelanggan adalah data regions enterprise. Nah, data regions fundamental bisa dikatakan sebagai versi yang lebih terbatas dari edisi enterprise tersebut. Karena lebih terbatas, maka layanannya pun juga berbeda. Jika menggunakan versi enterprise, maka Anda bisa mengatur kebijakan untuk beberapa lokasi (region) sekaligus. Anda juga bisa mengustomisasi untuk kelompok atau unit organisasi berbeda di dalam perusahaan Anda. Sementara itu, versi fundamental hanya menawarkan satu opsi region. Karena hal ini pula, edisi fundamental hanya memperbolehkan Anda untuk mengatur satu kebijakan region pada level unit organisasi. Tersedia untuk beberapa edisi langganan Google Workspace Photo Credit: Daniel Romero (Unsplash) Perbedaan antara versi enterprise dan fundamental tak hanya terletak pada kebijakannya, tapi juga ketersediaan untuk para pelanggan. Dalam hal ini, data fundamental bisa dibilang lebih unggul karena cakupannya yang cenderung lebih luas. Versi fundamental tersedia untuk pelanggan Google Workspace yang berlangganan edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, dan Frontline. Sementara itu, versi enterprise hanya tersedia untuk pelanggan Google Workspace yang berlangganan edisi Enterprise Plus dan Education Plus. Dengan kata lain, layanan ini tidak tersedia untuk para pelanggan Google Workspace yang berlangganan edisi Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Nonprofits, Business, dan G Suite Basic.   Melalui layanan data regions fundamental, Anda dapat mengatur kebijakan lokasi penyimpanan data pada Google Workspace. Untuk mulai menggunakannya, Anda harus terlebih dulu berlangganan Google Workspace edisi Frontline, Business Standard, Business Plus, atau Enterprise Standard. Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi partner premium resmi Google yang tepercaya di Indonesia, EIKON Technology. Tim dari EIKON Technology akan membantu Anda memahami perbedaan tiap edisi langganan Google Workspace. Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan layanan data regions fundamental Google Workspace!

Scroll to Top