EIKON Technology

Google Workspace

Info

Kini Log Audit Ekspor Workspace di BigQuery Dilengkapi dengan Label Metadata Drive, Apa Bedanya?

Log audit Google Workspace di BigQuery memungkinkan administrator mengetahui aktivitas data mereka (misalnya, saat data dibagikan atau diunduh oleh user), kapan aktivitas tersebut terjadi, dan siapa saja di dalam domain yang melakukan aktivitas tersebut. Kabar baik bagi administrator BigQuery, kini seluruh aktivitas tersebut telah dilengkapi dengan label metadata Google Drive. Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini! Log audit Workspace di BigQuery Adanya log audit Workspace di BigQuery membantu administrator mendapatkan visibilitas yang lebih baik terkait data mereka—utamanya yang berhubungan dengan Google Workspace. Ini juga mencakup visibilitas terhadap seluruh aktivitas di Google Drive, mulai dari konten yang dibuat oleh user di Docs, Sheets, Slides, hingga konten yang diunggah oleh user ke Drive (seperti file PDF dan Microsoft Word). Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Label metadata Drive di BigQuery Dalam update terbaru BigQuery pada bulan Maret 2024, seluruh log audit Workspace akan dilengkapi dengan label metadata Drive. Dengan label Drive ini, administrator dapat menerapkan metadata deskriptif, seperti sensitivitas file ke item Google Drive yang ada di BigQuery. Selain itu, dengan pengayaan label metadata pada log events, administrator kini dapat memfokuskan analisis mereka pada aktivitas yang terjadi di file terpenting mereka dengan memfilter kondisi label. Baca juga: Mengoptimalkan Penggunaan BigQuery BI Engine Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik Label metadata Drive ini akan muncul dengan sendirinya setelah update diluncurkan. Namun pastikan Anda sudah mengatur konfigurasi ekspor BigQuery dengan langkah-langkah berikut ini: Masuk ke konsol Google Admin dengan akun super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Reporting > Data integrations. Pilih BigQuery Export dan klik Edit. Untuk mengaktifkan log BigQuery, beri tanda centang pada “Enable Google Workspace data export” di kotak Google BigQuery. Di bawah ID project BigQuery, pilih lokasi yang Anda inginkan untuk menyimpan logs. Pilih lokasi dengan akses edit. Di bawah dataset baru yang ada dalam project, masukkan nama dataset yang Anda gunakan untuk menyimpan logs. Klik Save. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Fitur ini telah tersedia di BigQuery. Tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard dan Enterprise Plus, serta Education Standard dan Education Plus. Baca juga: 5 Cara Mengatur Biaya BigQuery Anda Peningkatan kapabilitas log audit BigQuery ini telah tersedia untuk Google Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Info

Peningkatan pada Fitur Space Google Chat, Apa yang Berubah?

Space Google Chat merupakan sebuah fitur yang memudahkan Anda berkomunikasi dalam grup. Google terus melakukan peningkatan pada fitur ini untuk menghadirkan pengalaman komunikasi online yang lebih mulus. Paling baru, Google Chat menyederhanakan proses pembuatan Space. Seperti apa perubahannya? Pencegahan duplikat nama Space Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mencegah duplikat nama Space, kini Chat tidak memperbolehkan Anda membuat Space dalam domain perusahaan jika nama tersebut sudah digunakan sebelumnya. Akan muncul pesan error jika nama yang Anda gunakan merupakan duplikat. Perubahan ini tidak akan langsung berlaku pada Space yang dibuat melalui Chat API, melainkan akan mulai diterapkan pada 3 Juni 2024 nanti. Baca juga: Cara Meningkatkan Interoperabilitas Google Chat dengan Platform Perpesanan Lain Opsi jenis Space Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Selain itu, Chat juga memperbarui halaman awal pembuatan Space. Kini saat Anda membuat Space, akan muncul dua opsi: Collaboration (untuk berdiskusi) dan Announcement (untuk komunikasi satu arah seperti menyampaikan pengumuman). Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk opsi Collaboration, pengguna akan mendapat opsi untuk menambahkan anggota, berbagi file, menetapkan tugas, dan membuat pesan selamat datang yang muncul saat anggota baru bergabung ke Space tersebut. Anda juga dapat mengaktifkan kapabilitas “History on” dan mendapat rekomendasi aplikasi Google Marketplace yang sesuai kebutuhan (berdasarkan aplikasi populer di domain Anda) untuk kemudian ditambahkan ke Space. Kemudian untuk Announcement, pengguna akan mendapat opsi untuk menambahkan grup, mengelola izin Space, dan menambahkan pedoman tentang cara menggunakan Space. Baca juga: Notifikasi Khusus Data Loss Prevention Google Chat Kini Telah Tersedia, Begii Cara Kerjanya Ketersediaan Peningkatan fitur Space ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna Google Workspace Individual. Update diluncurkan mulai: Duplikasi nama Space Update dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Dimulai pada tanggal 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Opsi pembuatan Space baru Versi web: Perilisan dilakukan secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Domain rilis cepat dimulai 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sementara domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 12 Februari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Versi mobile: Fitur baru ini akan tersedia di Space Google Chat versi mobile pada akhir kuarter pertama tahun 2024. Baca juga: Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Mengganggu Hadirnya pembaruan ini akan memudahkan Anda dalam pembuatan Space Google Chat baru. Untuk komunikasi kolaboratif, Anda dapat mengombinasikan Chat dengan aplikasi lain dalam rangkaian produktivitas Google Workspace. Tidak perlu bingung mencari karena Anda bisa mendapatkan rangkaian lengkap Workspace melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi resmi bergaransi dengan proses menyeluruh. Informasi lengkap hubungi kami di sini!

Info

Update Terbaru Space Google Chat, Kini Makin Mudah Dibuat

Space merupakan fitur Google Chat yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan sekelompok orang. Sejak diperkenalkan pada tahun 2023 lalu, Space terus mengalami peningkatan. Paling baru, Chat menyederhanakan alur pembuatan Space. Apa yang berubah? Alur pembuatan Space Google Chat yang lebih efisien Dalam update terbarunya, Google Chat menghadirkan dua peningkatan pada alur pembuatan Space: meminimalkan risiko nama ganda dan menyediakan konfigurasi khusus untuk penggunaan tertentu. Untuk mencegah nama ganda, kini Anda tidak bisa lagi membuat Space dalam domain perusahaan jika nama tersebut sudah dipakai. Hal ini juga berlaku jika Anda mengedit nama suatu Space menjadi nama lain yang sudah ada. Namun fitur ini tidak akan berlangsung untuk nama Space yang dibuat melalui Chat API. Perubahan akan berlaku pada Space Chat API mulai 3 Juni 2024. Photo Credit: Google Workspace Blog Per 25 Januari, selain kapabilitas untuk menentukan konfigurasi akses dengan mudah, kini Space dibagi menjadi dua jenis sesuai fungsinya: Collaboration (untuk berdiskusi) dan Announcements (untuk pemberitahuan) Photo Credit: Google Workspace Blog Setelah selesai memilih, tampilan halaman muka akan menyesuaikan jenis Space yang sudah Anda pilih. Untuk Collaboration, Anda akan diberi opsi untuk menambah anggota, berbagi file, menetapkan tugas, dan membuat pesan selamat datang. Kemudian untuk Announcements, Anda akan diberi opsi untuk menambahkan grup, mengelola izin Space, dan menambahkan pedoman tentang cara menggunakan Space.  Baca juga: Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah? Photo Credit: Google Workspace Blog Mulai menggunakan fitur Peningkatan ini tersedia secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. End-user akan menerima pesan error saat mengedit atau membuat Space dengan nama yang sudah pernah dipakai. Developer perlu memperbarui aplikasi yang dibuat melalui Chat API agar bisa tetap berjalan dan tidak bertentangan dengan error code baru untuk duplikat nama Space ini paling lambat 3 Juni 2024. Baca juga: Tingkatkan Interoperabilitas Google Chat dan Platform Perpesanan Lain Ketersediaan Duplikat nama Space: Rilis bertahap mulai tanggal 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), berlaku untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Opsi jenis Space sesuai fungsi Web: Rilis bertahap mulai tanggal 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), berlaku untuk domain rilis cepat dan 12 Februari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) untuk domain rilis terjadwal. Mobile: Tersedia pada akhir Q1 2024. Update Google Chat ini tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace dan pelanggan Google Workspace Individual. Baca juga: Lebih Mudah Kelola Percakapan Google Chat dengan Opsi Bisukan Notifikasi Update terbaru Google Chat ini akan menyederhanakan proses pembuatan Space. Optimalkan penggunaan Chat dengan berlangganan Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan paket berlangganan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Kini Lebih Mudah Atur Jadwal dengan Fitur Baru Google Calendar

Google Calendar merupakan sebuah layanan manajemen waktu yang dapat Anda manfaatkan untuk penjadwalan. Guna menyempurnakan pengalaman penggunanya, Calendar terus meluncurkan fitur penunjang. Artikel ini akan membahas 4 fitur yang baru saja diluncurkan Calendar. Apa saja? Menambahkan lebih banyak co-host Photo Credit: Google Workspace Updates Kini Anda bisa menambahkan hingga 20 co-host ke jadwal temu selama proses setup. Artinya, Anda dapat menyusun jadwal dengan lebih banyak orang. Kalender sekunder Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, Anda hanya dapat membuat jadwal di kalender utama. Kini, Anda juga dapat membuat jadwal dan menerima janji yang dibuat di kalender sekunder. Fitur ini akan membantu saat beberapa pengguna memerlukan akses ke waktu yang sama. Tiap user yang memiliki izin untuk menggunakan kalender sekunder dapat mengubah jadwal dan melihat janji baru masuk, Delegate access Saat ini, fitur delegate access memungkinkan Anda memberi izin pada orang lain untuk mengakses akun Google Workspace Anda untuk mengirim email atau mengelola undangan Calendar dan acara atas nama Anda. Sekarang, pengguna yang memiliki akses dapat mengedit atau menghapus jadwal di kalender utama Anda. Baca juga: Migrasi Reminders Calendar dan Assistant ke Google Tasks Ketersediaan jadwal Photo Credit: Google Workspace Updates Google Calendar menambahkan opsi “Check calendars for availability”, yang memungkinkan Anda memeriksa ketersediaan waktu dari pihak yang ditambahkan ke jadwal. Opsi ini akan membantu Anda saat ingin memprioritaskan janji baru di atas acara yang sudah ada lebih dulu. Mulai menggunakan fitur Co-host tidak dapat melihat atau mengubah rincian jadwal janji temu. Namun jika jadwal dibuat di kalender bersama, co-host akan memiliki akses untuk melihat atau mengubah detail. Booking jadwal akan terlihat di kalender utama host dan co-host lainnya. Fitur “Check calendars for availability” akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan dengan menghapus centang di editor jadwal janji temu. Kalender co-host tidak akan diperiksa ketersediaannya secara otomatis. Anda dapat memilih kalender co-host di Fitur “Check calendars for availability” untuk memeriksa ketersediaannya. Baca juga: Susun Undangan untuk Calendar dengan Google Docs Ketersediaan fitur Fitur co-host, kalender sekunder, dan delegate access tersedia untuk edisi Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, the Teaching and Learning Upgrade, and Nonprofits  Fitur “Check calendars for availability” tersedia untuk edisi Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, the Teaching and Learning Upgrade, Nonprofits, Google Workspace Individual subscribers, dan pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Terhubung Secara Efektif dengan Interoperabilitas Google Calendar Fitur-fitur baru dari Google Calendar ini akan membantu Anda menyederhanakan proses pembuatan jadwal. Optimalkan penggunaan Calendar dengan berlangganan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Ini merupakan edisi Workspace yang dirancang khusus untuk kebutuhan perusahaan. Untuk detail selengkapnya, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Penyimpanan Data Lokal Google Workspace, Ekspor Data ke Lokasi Geografis Pilihan Anda

Google Workspace baru saja memperkenalkan sebuah fitur baru yaitu penyimpanan data lokal (local data storage). Fitur ini memungkinkan administrator mengekspor data Workspace perusahaan ke lokasi geografis atau lokasi pilihan mereka. Mari simak detailnya berikut! Local data storage Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur penyimpanan data lokal Google Workspace ini memungkinkan administrator perusahaan untuk mengekspor data Workspace ke lokasi geografis pilihan Anda. Berikut adalah opsi yang tersedia untuk fitur ini: User data: Tentukan data yang diekspor, dari pengguna, grup, unit organisasi, atau keseluruhan data perusahaan Anda. Export frequency: Pilih frekuensi ekspor, berulang atau satu kali saja. Storage settings: Tentukan lokasi geografis keranjang penyimpanan (bucket) Google Cloud tempat data diekspor, siapa yang dapat mengakses data, dan setelan lainnya dalam bucket Google Cloud. Baca juga: Storage Transfer Service Google Cloud Kini Mendukung Kapabilitas Replikasi Real-time Pembaruan ini memungkinkan administrator mengekspor data Workspace mereka ke bucket Google Cloud Storage (GCS) perusahaan yang terletak di lokasi geografis pilihan mereka untuk memenuhi kebutuhan kedaulatan (sovereignty), kepatuhan (compliance), dan pengarsipan (archival) data. Tentang ekspor data dengan Google Cloud Storage Anda dapat mengekspor semua, atau sebagian, data perusahaan ke arsip Google Cloud Storage (GCS) dan kemudian mengunduhnya. Tool Data Export GCS mengekspor semua data yang didukung untuk seluruh pengguna. Anda kemudian dapat secara selektif mengunduh data yang sudah diekspor berdasarkan pengguna dan layanan. Pengguna pun dapat mengunduh data mereka melalui dukungan Google Takeout yang telah terintegrasi dengan GCS. Baca juga: Cara Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual Saat Mengakses Workspace Applications Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Pexels Fitur ini tersedia bagi para pelanggan Google Workspace Enterprise Plus yang telah memiliki Assured Controls add-on. Saat ini Workspace tengah membuka pengajuan beta test untuk fitur penyimpanan data lokal. Bagi Anda yang berminat, bisa langsung mengisi formulir pengajuannya di sini. Baca juga: Pembaruan Alat Storage Management di Konsol Admin, Apa Saja yang Berubah? Dengan hadirnya fitur penyimpanan data lokal ini Anda dapat mengekspor data Workspace milik perusahaan dan kemudian menyimpannya di lokasi geografis yang diinginkan. Tak perlu lagi menggunakan layanan pihak ketiga yang dapat mengancam keamanan dan kerahasiaan data milik perusahaan Anda. Selain fitur penyimpanan data lokal, Workspace juga masih memiliki berbagai fitur dan kapabilitas andalan yang siap memudahkan pekerjaan Anda. Belum menggunakan Workspace? Tak perlu bingung mencari, EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dirancang khusus untuk penggunaan skala besar sehingga cocok untuk perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah?

Tahun 2023 ini, Google memperkenalkan Duet AI for Workspace, dukungan baru untuk Workspace yang ditenagai oleh AI atau kecerdasan buatan. Dukungan baru ini akan membantu pengguna menulis, memvisualisasikan, meningkatkan inklusivitas meeting, dan tentunya menyederhanakan alur kerja mereka. Duet AI hadir di berbagai aplikasi Workspace, termasuk Google Chat, menghadirkan sebuah pengalaman baru dalam berkomunikasi. Lalu, apa saja perubahan yang dihadirkan Chat dengan adanya Duet AI?  Aplikasi perpesanan dengan dukungan AI Photo Credit: Google Workspace Blog Dengan Duet AI, kolaborasi real-time di Chat akan semakin mulus. Anda bisa mendapatkan info terbaru, analisis, dan saran proaktif. Selain itu, Google juga menghadirkan pengalaman pengguna yang disederhanakan, dengan palet warna, tipografi, dan gaya visual yang diperbarui berdasarkan Material 3 Google. Untuk membantu Anda menemukan percakapan yang tepat, Chat menyatukan direct message dan space dalam satu daftar percakapan terpadu. Selain itu, tersedia shortcuts untuk akses yang lebih cepat, tampilan kronologis untuk beranda Anda, @mention, dan starred conversation.  Google Chat juga menghadirkan kemudahan smart canvas melalui smart chips untuk berbagi file dengan cepat langsung dari compose bar. Baca juga: Kembangkan Kolaborasi di Google Chat dengan Smart Chip Mudahkan kolaborasi Chat hadir untuk memudahkan Anda berkolaborasi. Dalam update terbarunya, jangkauan Chat untuk tim dari berbagai ukuran menjadi makin luas. Awal tahun ini, batas keanggotaan dari semula 8.000 menjadi 50.000. Kini, batas tersebut telah ditingkatkan menjadi 10x lipat. Spaces nantinya dapat diisi hingga 500.000 peserta. Photo Credit: Google Workspace Blog Chat juga memperkenalkan sebuah fitur baru, huddles untuk membantu Anda berkomunikasi secara real-time menggunakan audio dan video. Huddles telah terintegrasi dengan Chat dan aplikasi Workspace lain sehingga mudah diakses. Fitur ini akan tersedia akhir tahun 2023 nanti. Kolaborasi yang lebih aman Char terintegrasi dengan ekosistem Workspace. Itu artinya, pengguna dapat menikmati perlindungan bawaan Google yang mencegah lebih dari 99,9% spam, phishing, dan malware. Sealin itu, Chat juga selalu memberi peringatan pencegahan kehilangan data secara real-time untuk mencegah pembagian data rahasia secara tidak sengaja. Baca juga: Quick Reaction Google Chat, Kirim Reaksi Kini Jadi Lebih Cepat Konsol admin Workspace mengelola data pengguna sehingga data tersebut tetap berada di satu lokasi yang aman dan tidak terfragmentasi di beberapa point solutions. Untuk membantu admin mengelola privasi dan keamanan di Chat, akhir tahun 2023 ini, Google Chat akan meluncurkan content moderation di konsol admin, yang memberi administrator tool terpusan untuk meninjau insiden. Terintegrasi dengan cermat Photo Credit: Google Workspace Blog Tidak hanya peningkatan privasi, keamanan, dan perlindungan data, Chat juga telah terintegrasi dengan aplikasi Workspace lainnya untuk menyederhanakan tugas umum. Kapabilitas seperti berbagi file Drive dan mendelegasikan Tasks langsung di space Chat, mematikan notifikasi secara otomatis selama waktu fokus, dan menggunakan Chat di Gmail akan membantu mengurangi hambatan bagi pengguna Workspace. Chat juga telah terintegrasi dengan Google Groups. Akhir tahun 2023 ini, admin Workspace dapat menyinkronkan keanggotaan space saat mereka mengarahkan pengguna baru dan menyederhanakan berbagai tugas penting, seperti menentukan aplikasi untuk frontline, melakukan orientasi karyawan, atau bahkan mengonfigurasi pengumuman di space Chat. Baca juga: Cara Mudah Rapikan Percakapan di Google Chat Dengan hadirnya inovasi dan integrasi Duet AI for Workspace, Google Chat menjadi aplikasi perpesanan yang andal untuk berkolaborasi kapan saja, baik sekarang maupun di masa depan. Tak sabar ingin mencoba keandalan Chat dengan dukungan Duet AI? Anda bisa mencobanya sekarang dengan berlangganan Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Workspace for Business dirancang khusus untuk mendukung kolaborasi kerja skala besar perusahaan. Dengan rangkaian produktivitas ini, Anda dapat mengoptimalkan penggunaan Google Chat untuk berkolaborasi dengan hambatan minim. Untuk informasi mengenai berlangganan Workspace for Business, silakan hubungi kami di sini!

Info

Tingkatkan Interoperabilitas Google Chat dan Platform Perpesanan Lain

Apabila perusahaan Anda menggunakan beberapa aplikasi perpesanan sekaligus, kini telah tersedia Mio. Ini merupakan sebuah interoperabilitas yang akan menjadi “jembatan” untuk menghubungkan Google Chat dengan berbagai platform perpesanan seperti Slack dan Teams. Seperti apa cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut. Memperkenalkan Google Chat generasi terbaru Tahun 2023 ini Google Workspace mengumumkan dukungan kecerdasan buatan Duet AI yang akan menyederhanakan berbagai tugas kerja Anda, mulai dari menyusun dokumen, membuat visualisasi, hingga memperkaya jalannya virtual meeting. Dukungan kecerdasan buatan Duet AI for Google Workspace pun dapat Anda nikmati di aplikasi perpesanan Google Chat. Dengan dukungan kecerdasan buatan, kini Anda dapat berkomunikasi dan berkolaborasi bebas hambatan. Selain dukungan kecerdasan buatan, Google Chat generasi terbaru pun telah didukung oleh interoperabilitas Mio yang akan memudahkan Anda berkomunikasi lintas platform perpesanan. Kolaborasi Google Workspace dengan Mio Saat ini, komunikasi dan kolaborasi terjadi melalui berbagai saluran dan alat. Hal ini dapat menyebabkan pesan tidak terjawab, terjadinya silo komunikasi, dan pengalaman frustasi saat harus memantau beberapa platform perpesanan sekaligus. Berangkat dari pengalaman tersebut, Google Workspace bermitra dengan Mio, sebuah penyedia solusi interoperabilitas kolaboratif terkemuka yang membantu pelanggan meningkatkan produktivitas mereka dengan menyederhanakan komunikasi di berbagai saluran. Anda dapat memanfaatkan Mio untuk menciptakan pengalaman yang lancar antara Google Chat dengan berbagai platform perpesanan lain yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Baca juga: Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Menunggu Meningkatkan interoperabilitas Google Chat dengan Mio Photo Credit: Google Workspace Updates Ada kalanya perusahaan menggunakan beberapa platform perpesanan sekaligus untuk berkomunikasi. Misalnya, divisi A menggunakan Google Chat, kemudian divisi B menggunakan Slack, dan divisi C menggunakan Teams meski semuanya ada di satu perusahaan. Perpindahan data antar platform perpesanan ini terkadang dapat menghambat alur kerja. Katakanlah Anda ingin mengirim gambar yang diterima di Google Chat ke rekan kerja yang menggunakan Teams. Nah, dengan kolaborasi Workspace dan Mio, pertukaran data ini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat, bahkan Anda tak perlu mengunduh gambar terlebih dahulu. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya Mulai menggunakan Mio di Google Workspace Untuk mengakses interoperabilitas Mio dan menerapkannya di ekosistem kerja Anda, administrator data mengajukan akses beta atau mendiskusikan biaya langganan untuk perusahaan, silakan hubungi Mio dengan mengisi formulir berikut ini. Penting untuk diingat, jika Anda ingin memanfaatkan seluruh kapabilitas interoperabilitas Mio, diperlukan lisensi resmi Mio. Lisensi resmi Mio bisa didapatkan melalui kontak Mio. Ketersediaan Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Untuk saat ini, kolaborasi Google Workspace dengan Mio menawarkan dua macam ketersediaan, yakni ketersediaan beta dan ketersediaan umum. Jika Anda ingin mengajukan akses beta, silakan mengisi formulir pengajuan akses di halaman ini. Kemudian untuk ketersediaan umum Google Workspace x Mio hanya tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Starter, Business Standard, Business Plus, Essentials Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Frontline Starter, Frontline Standard, dan Nonprofits. Baca juga: Kini Admin Dapat Menginstal Google Chat untuk Direct Message Workspace, Bagaimana Caranya Hadirnya kolaborasi Google Workspace dengan Mio akan memudahkan Anda berkomunikasi dengan rekan kerja apa pun platform perpesanan yang digunakan, tak hanya terbatas pada Google Chat saja. Ingin segera menikmati berbagai kemudahannya? Anda bisa menikmatinya dengan berlangganan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai langganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mengunci File di Google Drive Kini Jadi Makin Mudah, Bagaimana Caranya?

Untuk menjaga kerahasiaan data Anda, Google Drive telah menggunakan protokol enkripsi yang ditingkatkan. Protokol ini bekerja baik saat Anda mengunggah, mengakses, maupun mengunduh file yang tersimpan di Google Drive. Selain itu. Drive juga menghadirkan beberapa fitur yang dapat Anda manfaatkan untuk mengamankan data, seperti fitur Lock. Dalam update Drive paling baru, Google menghadirkan fitur tersebut dengan kemudahan akses bagi para end-user, Jadi tidak hanya memiliki tingkat pengamanan tinggi, tapi juga mudah untuk diakses. Seperti apa cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut ini. Mengunci file di Google Drive kini jadi makin mudah Photo Credit: Google Workspace Updates Dalam update terbaru Google Drive, Anda dapat menemukan tambahan opsi untuk mengunci file Drive dengan klik kanan pada file tersebut. Selanjutnya, pilih opsi File information dan klik pada pilihan Lock. Hanya dengan tiga langkah sederhana tersebut, Anda sudah bisa mengunci file. Apa yang akan terjadi saat file Drive dikunci (locked)? Saat Anda mengunci file, maka pihak yang menjadi reviewer di Drive tidak akan bisa mengubah file (termasuk memindahkan dan menghapus file). Selain itu, penyuntingan serta penambahan komentar maupun saran tidak akan bisa dilakukan ke file yang berada dalam status dikunci. Sebelumnya, pembatasan akses file di Drive hanya tersedia melalui Google Drive API atau melalui persetujuan file. Prosesnya tentu tidak sesederhana fitur Lock karena membutuhkan pengaturan tambahan dari pihak administrator Workspace. Baca juga: ESignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Mulai menggunakan fitur Lock di Drive Seperti yang telah disebutkan di atas, Anda tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk bisa mengakses fitur Lock di Drive. End-user bisa langsung mengunci file yang tersimpan di Drive mereka dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Sebelum mengunci file di Drive, pastikan Anda sudah memiliki edit-access (akses untuk menyunting) ke file. Arahkan kursor Anda ke file Drive, dan kemudian klik kanan untuk memunculkan menu. Selanjutnya, pilih opsi File information, klik pilihan Lock. Sistem Drive secara otomatis akan menampilkan pesan konfirmasi yang memastikan persetujuan Anda untuk mengunci file. Setujui pesan konfirmasi tersebut dengan mengeklik tombol Lock. Setelah file terkunci, tidak akan ada yang bisa melakukan penyuntingan pada file hingga status berubah menjadi Unlocked. Untuk membuka kunci, Anda bisa mengulangi langkah-langkah di atas. Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Ketersediaan Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Fitur Lock di Google Drive dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 5 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 20 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur Lock Google Drive ini tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace. Baca juga: Cara Mengunduh File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive Android dan IOS Dengan hadirnya fitur Lock di Google Drive ini, Anda dapat memastikan keamanan file. Ini juga akan menyederhanakan alur kerja, karena Anda tak perlu lagi mengajukan penguncian file ke administrator atau menggunakan Google Drive API untuk mengunci file. Selain Drive dan fitur Lock di dalamnya, Google Workspace memiliki berbagai fitur dan kapabilitas yang siap menyederhanakan alur kerja Anda. Penggunaan Workspace pun akan makin optimal jika Anda berlangganan edisi yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, Workspace for Business untuk menjalankan operasional bisnis atau Workspace for Education untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di institusi pendidikan. Keduanya tersedia di EIKON Technology dan bisa Anda dapatkan dengan menghubungi kami di sini!

Google Workspace

Cara Menyematkan Beberapa Presenter Sekaligus dalam Virtual Meeting Google Meet

Saat menyelenggarakan virtual meeting atau rapat online, terkadang ada beberapa orang yang menjadi pembicara (presenter). Tentu akan lebih memudahkan peserta jika masing-masing pembicara mendapat sorotan yang sama. Sebagai solusi, kini Google Meet menyediakan opsi sematan untuk beberapa presenter sekaligus. Bagaimana cara mengaktifkannya? Pin for everyone Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Awal Februari 2024 lalu, Google Meet meluncurkan pembaruan untuk beberapa fitur mereka. Salah satunya adalah penambahan fitur Pin for everyone. Dengan hadirnya fitur ini, saat menjadi host atau co-host virtual meeting Google Meet, Anda dapat menyematkan hingga tiga pembicara untuk ditampilkan kepada seluruh peserta. Fitur ini akan membantu memastikan peserta meeting fokus kepada para pembicara dan presentasi yang sedang mereka sampaikan. Ini akan sangat berguna jika Anda menyelenggarakan virtual meeting berskala besar seperti webinar di mana host perlu mengarahkan fokus peserta pada konten tertentu. Peserta rapat dapat menghentikan sematan di layar mereka jika diinginkan. Baca juga: Tampilan Gallery untuk Interoperabilitas Aplikasi Zoom di Google Meet Hardware Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Marcus Aurelius (Pexels) Fitur baru ini tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. Untuk mulai menyematkan pembicara, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Arahkan kursor ke tile pembicara yang ingin Anda sematkan. Klik Pin. Untuk memasang pin pada diri Anda sendiri: Dari panah bawah, klik For myself only. Untuk memasang pin untuk seluruh peserta: Dari panah bawah, klik For everyone. Baca juga: Portrait Touch-up: Fitur Baru Google Meet Mobile untuk Sempurnakan Penampilan Penting untuk diingat, Anda tidak dapat menyematkan sesuatu dalam companion mode. Sematan juga hanya berlaku pada pembicara dengan audio dan video yang aktif. Apabila Anda menggunakan juru bahasa isyarat, tile presentasi dan juru bahasa dapat disematkan secara bersamaan. Anda dapat menyematkan 3 tile presentasi, peserta, atau item lain sekaligus di Google Meet. Host dan co-host dapat menyematkan hingga 3 tile untuk peserta lain. Ketersediaan fitur Google melakukan extended rollout untuk perilisan fitur Pin for everyone Meet ini. Perilisan dimulai pada tanggal 5 Februari 2024 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Penyempurnaan Viewer Mode Google Meet, Apa yang Berubah? Dengan hadirnya fitur ini, saat menjadi host atau co-host virtual meeting Google Meet, Anda dapat menyematkan hingga tiga pembicara untuk ditampilkan kepada seluruh peserta. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Untuk kolaborasi kerja yang lebih lancar dan seamless, gunakan Google Workspace. Tersedia edisi khusus bisnis (Workspace Business) dan institusi pendidikan (Workspace Education) yang dirancang untuk penggunaan skala besar. Dapatkan sekarang juga melalui EIKON Technology. Kami menyediakan Workspace resmi yang telah dilengkapi dengan berbagai aplikasi produktivitas, seperti Google Meet. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini.

Google Workspace

Administrator Google Vault Kini Dapat Mengekspor Konten Drive, Bagaimana Caranya?

Per tanggal 8 Desember 2023, administrator Workspace dapat mengekspor file Drive yang ditautkan ke pesan Gmail langsung di Google Vault. Bagaimana cara kerjanya? Anda bisa simak detailnya dalam ulasan berikut ini. Ekspor file Drive langsung di Google Vault Google Workspace terus meningkatkan ekosistemnya agar dapat membantu Anda menyederhanakan alur kerja. Salah satu peningkatan yang baru dihadirkan oleh Workspace adalah kapabilitas untuk mengekspor file Drive yang ditautkan ke pesan Gmail langsung di Google Vault. Kini, saat administrator memilih opsi “export linked Drive files”, Vault akan langsung mencari hyperlink file Drive di badan email yang diekspor dari Gmail. Jika hyperlink Drive ditemukan, maka ekspor file Drive terpisah juga akan dibuat secara otomatis. Photo Credit: Google Workspace Updates Di bagian tab Exports, ekspor Drive akan dikelompokkan menjadi satu dengan kelompok ekspor Gmail yang sesuai. Anda dapat mengeklik tanda panah di sebelah kiri Status untuk membuka opsi tambahan (collapsible menu) seperti gambar berikut: Photo Credit: Google Workspace Updates Konten hyperlink Drive yang diekspor kemudian akan diletakkan di bawah kelompok ekspor Gmail yang sesuai di tab Export. Administrator Vault dapat mencari hubungan antara ekspor Gmail dan ekspor link Drive melalui nama file maupun metadata ekspor. Mengapa fitur ini penting Google Vault memiliki keunggulan untuk menyimpan, menelusuri, dan mengekspor data Google Workspace. Peningkatan ini akan mengurangi kebutuhan administrator dalam menemukan dan mengekstrak file Drive yang tertaut dalam pesan Gmail secara manual. Baca juga: Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API Ketersediaan Perubahan antarmuka Google Vault Fitur baru ini termasuk dalam perubahan antarmuka Google Vault yang dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan bertahap akan dimulai pada tanggal 4 Desember 2023 (visibilitas fitur untuk keseluruhan pengguna akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan). Peningkatan API Sementara untuk peningkatan API sendiri dilakukan perilisan yang diperpanjang (extended rollout), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan bertahap akan dimulai pada tanggal 4 Desember 2023 (visibilitas fitur untuk keseluruhan pengguna akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan). Fitur baru ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, dan Education. Fitur juga tersedia bagi pelanggan dengan lisensi add-on Google Vault. Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Tipe layanan yang didukung Vault mendukung layanan Google Workspace berikut: Layanan Retention Hold Search & export Gmail ✔ ✔ ✔ Google Drive ✔ ✔ ✔ Google Groups ✔ ✔ ✔ Google Chat ✔ ✔ ✔ Classic Hangouts Termasuk dalam aturan Chat Termasuk dalam holds Chat Menggunakan pencarian dan ekspor Gmail Google Meet Termasuk dalam aturan Drive, kecuali aturan Meet tertentu diaktifkan Termasuk dalam holds Drive Menggunakan pencarian dan ekspor Drive Google Voice for Google Workspace ✔ ✔ ✔ Google Sites Termasuk dalam aturan Sites, kecuali aturan Sites tertentu diaktifkan Termasuk dalam holds Drive Menggunakan pencarian dan ekspor Drive Google Calendar ✔ ✔ ✔ Apabila Google Workspace yang Anda miliki tidak menyertakan layanan di atas, Vault kemungkinan besar masih menyediakannya sebagai opsi tambahan. Namun, aturan retention atau holds apa pun yang ditetapkan untuk layanan yang tidak didukung oleh Workspace Anda tidak akan berpengaruh dan penelusuran tidak akan memunculkan hasil apa pun. Baca juga: ESignature Untuk Google Docs Dan Drive, Apa Keunggulannya Dengan hadirnya peningkatan ini, kebutuhan administrator dalam menemukan dan mengekstrak file Drive yang tertaut dalam pesan Gmail secara manual akan berkurang, sehingga alur kerja pun menjadi lebih ringkas. Google Vault telah tersedia untuk Google Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai official partner Workspace Indonesia, kami memastikan produk yang Anda dapat resmi dan bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Google Workspace, silakan hubungi kami di sini.

Scroll to Top