EIKON Technology

Google Workspace

Info

Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah?

Tahun 2023 ini, Google memperkenalkan Duet AI for Workspace, dukungan baru untuk Workspace yang ditenagai oleh AI atau kecerdasan buatan. Dukungan baru ini akan membantu pengguna menulis, memvisualisasikan, meningkatkan inklusivitas meeting, dan tentunya menyederhanakan alur kerja mereka. Duet AI hadir di berbagai aplikasi Workspace, termasuk Google Chat, menghadirkan sebuah pengalaman baru dalam berkomunikasi. Lalu, apa saja perubahan yang dihadirkan Chat dengan adanya Duet AI?  Aplikasi perpesanan dengan dukungan AI Photo Credit: Google Workspace Blog Dengan Duet AI, kolaborasi real-time di Chat akan semakin mulus. Anda bisa mendapatkan info terbaru, analisis, dan saran proaktif. Selain itu, Google juga menghadirkan pengalaman pengguna yang disederhanakan, dengan palet warna, tipografi, dan gaya visual yang diperbarui berdasarkan Material 3 Google. Untuk membantu Anda menemukan percakapan yang tepat, Chat menyatukan direct message dan space dalam satu daftar percakapan terpadu. Selain itu, tersedia shortcuts untuk akses yang lebih cepat, tampilan kronologis untuk beranda Anda, @mention, dan starred conversation.  Google Chat juga menghadirkan kemudahan smart canvas melalui smart chips untuk berbagi file dengan cepat langsung dari compose bar. Baca juga: Kembangkan Kolaborasi di Google Chat dengan Smart Chip Mudahkan kolaborasi Chat hadir untuk memudahkan Anda berkolaborasi. Dalam update terbarunya, jangkauan Chat untuk tim dari berbagai ukuran menjadi makin luas. Awal tahun ini, batas keanggotaan dari semula 8.000 menjadi 50.000. Kini, batas tersebut telah ditingkatkan menjadi 10x lipat. Spaces nantinya dapat diisi hingga 500.000 peserta. Photo Credit: Google Workspace Blog Chat juga memperkenalkan sebuah fitur baru, huddles untuk membantu Anda berkomunikasi secara real-time menggunakan audio dan video. Huddles telah terintegrasi dengan Chat dan aplikasi Workspace lain sehingga mudah diakses. Fitur ini akan tersedia akhir tahun 2023 nanti. Kolaborasi yang lebih aman Char terintegrasi dengan ekosistem Workspace. Itu artinya, pengguna dapat menikmati perlindungan bawaan Google yang mencegah lebih dari 99,9% spam, phishing, dan malware. Sealin itu, Chat juga selalu memberi peringatan pencegahan kehilangan data secara real-time untuk mencegah pembagian data rahasia secara tidak sengaja. Baca juga: Quick Reaction Google Chat, Kirim Reaksi Kini Jadi Lebih Cepat Konsol admin Workspace mengelola data pengguna sehingga data tersebut tetap berada di satu lokasi yang aman dan tidak terfragmentasi di beberapa point solutions. Untuk membantu admin mengelola privasi dan keamanan di Chat, akhir tahun 2023 ini, Google Chat akan meluncurkan content moderation di konsol admin, yang memberi administrator tool terpusan untuk meninjau insiden. Terintegrasi dengan cermat Photo Credit: Google Workspace Blog Tidak hanya peningkatan privasi, keamanan, dan perlindungan data, Chat juga telah terintegrasi dengan aplikasi Workspace lainnya untuk menyederhanakan tugas umum. Kapabilitas seperti berbagi file Drive dan mendelegasikan Tasks langsung di space Chat, mematikan notifikasi secara otomatis selama waktu fokus, dan menggunakan Chat di Gmail akan membantu mengurangi hambatan bagi pengguna Workspace. Chat juga telah terintegrasi dengan Google Groups. Akhir tahun 2023 ini, admin Workspace dapat menyinkronkan keanggotaan space saat mereka mengarahkan pengguna baru dan menyederhanakan berbagai tugas penting, seperti menentukan aplikasi untuk frontline, melakukan orientasi karyawan, atau bahkan mengonfigurasi pengumuman di space Chat. Baca juga: Cara Mudah Rapikan Percakapan di Google Chat Dengan hadirnya inovasi dan integrasi Duet AI for Workspace, Google Chat menjadi aplikasi perpesanan yang andal untuk berkolaborasi kapan saja, baik sekarang maupun di masa depan. Tak sabar ingin mencoba keandalan Chat dengan dukungan Duet AI? Anda bisa mencobanya sekarang dengan berlangganan Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Workspace for Business dirancang khusus untuk mendukung kolaborasi kerja skala besar perusahaan. Dengan rangkaian produktivitas ini, Anda dapat mengoptimalkan penggunaan Google Chat untuk berkolaborasi dengan hambatan minim. Untuk informasi mengenai berlangganan Workspace for Business, silakan hubungi kami di sini!

Info

Tingkatkan Interoperabilitas Google Chat dan Platform Perpesanan Lain

Apabila perusahaan Anda menggunakan beberapa aplikasi perpesanan sekaligus, kini telah tersedia Mio. Ini merupakan sebuah interoperabilitas yang akan menjadi “jembatan” untuk menghubungkan Google Chat dengan berbagai platform perpesanan seperti Slack dan Teams. Seperti apa cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut. Memperkenalkan Google Chat generasi terbaru Tahun 2023 ini Google Workspace mengumumkan dukungan kecerdasan buatan Duet AI yang akan menyederhanakan berbagai tugas kerja Anda, mulai dari menyusun dokumen, membuat visualisasi, hingga memperkaya jalannya virtual meeting. Dukungan kecerdasan buatan Duet AI for Google Workspace pun dapat Anda nikmati di aplikasi perpesanan Google Chat. Dengan dukungan kecerdasan buatan, kini Anda dapat berkomunikasi dan berkolaborasi bebas hambatan. Selain dukungan kecerdasan buatan, Google Chat generasi terbaru pun telah didukung oleh interoperabilitas Mio yang akan memudahkan Anda berkomunikasi lintas platform perpesanan. Kolaborasi Google Workspace dengan Mio Saat ini, komunikasi dan kolaborasi terjadi melalui berbagai saluran dan alat. Hal ini dapat menyebabkan pesan tidak terjawab, terjadinya silo komunikasi, dan pengalaman frustasi saat harus memantau beberapa platform perpesanan sekaligus. Berangkat dari pengalaman tersebut, Google Workspace bermitra dengan Mio, sebuah penyedia solusi interoperabilitas kolaboratif terkemuka yang membantu pelanggan meningkatkan produktivitas mereka dengan menyederhanakan komunikasi di berbagai saluran. Anda dapat memanfaatkan Mio untuk menciptakan pengalaman yang lancar antara Google Chat dengan berbagai platform perpesanan lain yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Baca juga: Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Menunggu Meningkatkan interoperabilitas Google Chat dengan Mio Photo Credit: Google Workspace Updates Ada kalanya perusahaan menggunakan beberapa platform perpesanan sekaligus untuk berkomunikasi. Misalnya, divisi A menggunakan Google Chat, kemudian divisi B menggunakan Slack, dan divisi C menggunakan Teams meski semuanya ada di satu perusahaan. Perpindahan data antar platform perpesanan ini terkadang dapat menghambat alur kerja. Katakanlah Anda ingin mengirim gambar yang diterima di Google Chat ke rekan kerja yang menggunakan Teams. Nah, dengan kolaborasi Workspace dan Mio, pertukaran data ini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat, bahkan Anda tak perlu mengunduh gambar terlebih dahulu. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya Mulai menggunakan Mio di Google Workspace Untuk mengakses interoperabilitas Mio dan menerapkannya di ekosistem kerja Anda, administrator data mengajukan akses beta atau mendiskusikan biaya langganan untuk perusahaan, silakan hubungi Mio dengan mengisi formulir berikut ini. Penting untuk diingat, jika Anda ingin memanfaatkan seluruh kapabilitas interoperabilitas Mio, diperlukan lisensi resmi Mio. Lisensi resmi Mio bisa didapatkan melalui kontak Mio. Ketersediaan Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Untuk saat ini, kolaborasi Google Workspace dengan Mio menawarkan dua macam ketersediaan, yakni ketersediaan beta dan ketersediaan umum. Jika Anda ingin mengajukan akses beta, silakan mengisi formulir pengajuan akses di halaman ini. Kemudian untuk ketersediaan umum Google Workspace x Mio hanya tersedia bagi pelanggan Google Workspace edisi Business Starter, Business Standard, Business Plus, Essentials Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Frontline Starter, Frontline Standard, dan Nonprofits. Baca juga: Kini Admin Dapat Menginstal Google Chat untuk Direct Message Workspace, Bagaimana Caranya Hadirnya kolaborasi Google Workspace dengan Mio akan memudahkan Anda berkomunikasi dengan rekan kerja apa pun platform perpesanan yang digunakan, tak hanya terbatas pada Google Chat saja. Ingin segera menikmati berbagai kemudahannya? Anda bisa menikmatinya dengan berlangganan Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai langganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Mengunci File di Google Drive Kini Jadi Makin Mudah, Bagaimana Caranya?

Untuk menjaga kerahasiaan data Anda, Google Drive telah menggunakan protokol enkripsi yang ditingkatkan. Protokol ini bekerja baik saat Anda mengunggah, mengakses, maupun mengunduh file yang tersimpan di Google Drive. Selain itu. Drive juga menghadirkan beberapa fitur yang dapat Anda manfaatkan untuk mengamankan data, seperti fitur Lock. Dalam update Drive paling baru, Google menghadirkan fitur tersebut dengan kemudahan akses bagi para end-user, Jadi tidak hanya memiliki tingkat pengamanan tinggi, tapi juga mudah untuk diakses. Seperti apa cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut ini. Mengunci file di Google Drive kini jadi makin mudah Photo Credit: Google Workspace Updates Dalam update terbaru Google Drive, Anda dapat menemukan tambahan opsi untuk mengunci file Drive dengan klik kanan pada file tersebut. Selanjutnya, pilih opsi File information dan klik pada pilihan Lock. Hanya dengan tiga langkah sederhana tersebut, Anda sudah bisa mengunci file. Apa yang akan terjadi saat file Drive dikunci (locked)? Saat Anda mengunci file, maka pihak yang menjadi reviewer di Drive tidak akan bisa mengubah file (termasuk memindahkan dan menghapus file). Selain itu, penyuntingan serta penambahan komentar maupun saran tidak akan bisa dilakukan ke file yang berada dalam status dikunci. Sebelumnya, pembatasan akses file di Drive hanya tersedia melalui Google Drive API atau melalui persetujuan file. Prosesnya tentu tidak sesederhana fitur Lock karena membutuhkan pengaturan tambahan dari pihak administrator Workspace. Baca juga: ESignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Mulai menggunakan fitur Lock di Drive Seperti yang telah disebutkan di atas, Anda tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator untuk bisa mengakses fitur Lock di Drive. End-user bisa langsung mengunci file yang tersimpan di Drive mereka dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Sebelum mengunci file di Drive, pastikan Anda sudah memiliki edit-access (akses untuk menyunting) ke file. Arahkan kursor Anda ke file Drive, dan kemudian klik kanan untuk memunculkan menu. Selanjutnya, pilih opsi File information, klik pilihan Lock. Sistem Drive secara otomatis akan menampilkan pesan konfirmasi yang memastikan persetujuan Anda untuk mengunci file. Setujui pesan konfirmasi tersebut dengan mengeklik tombol Lock. Setelah file terkunci, tidak akan ada yang bisa melakukan penyuntingan pada file hingga status berubah menjadi Unlocked. Untuk membuka kunci, Anda bisa mengulangi langkah-langkah di atas. Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Ketersediaan Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Fitur Lock di Google Drive dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 5 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 20 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur Lock Google Drive ini tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace. Baca juga: Cara Mengunduh File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive Android dan IOS Dengan hadirnya fitur Lock di Google Drive ini, Anda dapat memastikan keamanan file. Ini juga akan menyederhanakan alur kerja, karena Anda tak perlu lagi mengajukan penguncian file ke administrator atau menggunakan Google Drive API untuk mengunci file. Selain Drive dan fitur Lock di dalamnya, Google Workspace memiliki berbagai fitur dan kapabilitas yang siap menyederhanakan alur kerja Anda. Penggunaan Workspace pun akan makin optimal jika Anda berlangganan edisi yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, Workspace for Business untuk menjalankan operasional bisnis atau Workspace for Education untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di institusi pendidikan. Keduanya tersedia di EIKON Technology dan bisa Anda dapatkan dengan menghubungi kami di sini!

Google Workspace

Cara Menyematkan Beberapa Presenter Sekaligus dalam Virtual Meeting Google Meet

Saat menyelenggarakan virtual meeting atau rapat online, terkadang ada beberapa orang yang menjadi pembicara (presenter). Tentu akan lebih memudahkan peserta jika masing-masing pembicara mendapat sorotan yang sama. Sebagai solusi, kini Google Meet menyediakan opsi sematan untuk beberapa presenter sekaligus. Bagaimana cara mengaktifkannya? Pin for everyone Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Awal Februari 2024 lalu, Google Meet meluncurkan pembaruan untuk beberapa fitur mereka. Salah satunya adalah penambahan fitur Pin for everyone. Dengan hadirnya fitur ini, saat menjadi host atau co-host virtual meeting Google Meet, Anda dapat menyematkan hingga tiga pembicara untuk ditampilkan kepada seluruh peserta. Fitur ini akan membantu memastikan peserta meeting fokus kepada para pembicara dan presentasi yang sedang mereka sampaikan. Ini akan sangat berguna jika Anda menyelenggarakan virtual meeting berskala besar seperti webinar di mana host perlu mengarahkan fokus peserta pada konten tertentu. Peserta rapat dapat menghentikan sematan di layar mereka jika diinginkan. Baca juga: Tampilan Gallery untuk Interoperabilitas Aplikasi Zoom di Google Meet Hardware Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Marcus Aurelius (Pexels) Fitur baru ini tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. Untuk mulai menyematkan pembicara, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Arahkan kursor ke tile pembicara yang ingin Anda sematkan. Klik Pin. Untuk memasang pin pada diri Anda sendiri: Dari panah bawah, klik For myself only. Untuk memasang pin untuk seluruh peserta: Dari panah bawah, klik For everyone. Baca juga: Portrait Touch-up: Fitur Baru Google Meet Mobile untuk Sempurnakan Penampilan Penting untuk diingat, Anda tidak dapat menyematkan sesuatu dalam companion mode. Sematan juga hanya berlaku pada pembicara dengan audio dan video yang aktif. Apabila Anda menggunakan juru bahasa isyarat, tile presentasi dan juru bahasa dapat disematkan secara bersamaan. Anda dapat menyematkan 3 tile presentasi, peserta, atau item lain sekaligus di Google Meet. Host dan co-host dapat menyematkan hingga 3 tile untuk peserta lain. Ketersediaan fitur Google melakukan extended rollout untuk perilisan fitur Pin for everyone Meet ini. Perilisan dimulai pada tanggal 5 Februari 2024 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Baca juga: Penyempurnaan Viewer Mode Google Meet, Apa yang Berubah? Dengan hadirnya fitur ini, saat menjadi host atau co-host virtual meeting Google Meet, Anda dapat menyematkan hingga tiga pembicara untuk ditampilkan kepada seluruh peserta. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Untuk kolaborasi kerja yang lebih lancar dan seamless, gunakan Google Workspace. Tersedia edisi khusus bisnis (Workspace Business) dan institusi pendidikan (Workspace Education) yang dirancang untuk penggunaan skala besar. Dapatkan sekarang juga melalui EIKON Technology. Kami menyediakan Workspace resmi yang telah dilengkapi dengan berbagai aplikasi produktivitas, seperti Google Meet. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini.

Google Workspace

Administrator Google Vault Kini Dapat Mengekspor Konten Drive, Bagaimana Caranya?

Per tanggal 8 Desember 2023, administrator Workspace dapat mengekspor file Drive yang ditautkan ke pesan Gmail langsung di Google Vault. Bagaimana cara kerjanya? Anda bisa simak detailnya dalam ulasan berikut ini. Ekspor file Drive langsung di Google Vault Google Workspace terus meningkatkan ekosistemnya agar dapat membantu Anda menyederhanakan alur kerja. Salah satu peningkatan yang baru dihadirkan oleh Workspace adalah kapabilitas untuk mengekspor file Drive yang ditautkan ke pesan Gmail langsung di Google Vault. Kini, saat administrator memilih opsi “export linked Drive files”, Vault akan langsung mencari hyperlink file Drive di badan email yang diekspor dari Gmail. Jika hyperlink Drive ditemukan, maka ekspor file Drive terpisah juga akan dibuat secara otomatis. Photo Credit: Google Workspace Updates Di bagian tab Exports, ekspor Drive akan dikelompokkan menjadi satu dengan kelompok ekspor Gmail yang sesuai. Anda dapat mengeklik tanda panah di sebelah kiri Status untuk membuka opsi tambahan (collapsible menu) seperti gambar berikut: Photo Credit: Google Workspace Updates Konten hyperlink Drive yang diekspor kemudian akan diletakkan di bawah kelompok ekspor Gmail yang sesuai di tab Export. Administrator Vault dapat mencari hubungan antara ekspor Gmail dan ekspor link Drive melalui nama file maupun metadata ekspor. Mengapa fitur ini penting Google Vault memiliki keunggulan untuk menyimpan, menelusuri, dan mengekspor data Google Workspace. Peningkatan ini akan mengurangi kebutuhan administrator dalam menemukan dan mengekstrak file Drive yang tertaut dalam pesan Gmail secara manual. Baca juga: Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API Ketersediaan Perubahan antarmuka Google Vault Fitur baru ini termasuk dalam perubahan antarmuka Google Vault yang dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan bertahap akan dimulai pada tanggal 4 Desember 2023 (visibilitas fitur untuk keseluruhan pengguna akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan). Peningkatan API Sementara untuk peningkatan API sendiri dilakukan perilisan yang diperpanjang (extended rollout), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan bertahap akan dimulai pada tanggal 4 Desember 2023 (visibilitas fitur untuk keseluruhan pengguna akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan). Fitur baru ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, dan Education. Fitur juga tersedia bagi pelanggan dengan lisensi add-on Google Vault. Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Tipe layanan yang didukung Vault mendukung layanan Google Workspace berikut: Layanan Retention Hold Search & export Gmail ✔ ✔ ✔ Google Drive ✔ ✔ ✔ Google Groups ✔ ✔ ✔ Google Chat ✔ ✔ ✔ Classic Hangouts Termasuk dalam aturan Chat Termasuk dalam holds Chat Menggunakan pencarian dan ekspor Gmail Google Meet Termasuk dalam aturan Drive, kecuali aturan Meet tertentu diaktifkan Termasuk dalam holds Drive Menggunakan pencarian dan ekspor Drive Google Voice for Google Workspace ✔ ✔ ✔ Google Sites Termasuk dalam aturan Sites, kecuali aturan Sites tertentu diaktifkan Termasuk dalam holds Drive Menggunakan pencarian dan ekspor Drive Google Calendar ✔ ✔ ✔ Apabila Google Workspace yang Anda miliki tidak menyertakan layanan di atas, Vault kemungkinan besar masih menyediakannya sebagai opsi tambahan. Namun, aturan retention atau holds apa pun yang ditetapkan untuk layanan yang tidak didukung oleh Workspace Anda tidak akan berpengaruh dan penelusuran tidak akan memunculkan hasil apa pun. Baca juga: ESignature Untuk Google Docs Dan Drive, Apa Keunggulannya Dengan hadirnya peningkatan ini, kebutuhan administrator dalam menemukan dan mengekstrak file Drive yang tertaut dalam pesan Gmail secara manual akan berkurang, sehingga alur kerja pun menjadi lebih ringkas. Google Vault telah tersedia untuk Google Workspace for Business yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai official partner Workspace Indonesia, kami memastikan produk yang Anda dapat resmi dan bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Google Workspace, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Setelan Client-side Encryption Kini Tersedia dalam Mode Default

Google Workspace baru saja meluncurkan update terkait client-side encryption atau CSE. Kini administrator dapat menetapkan CSE sebagai enkripsi default untuk beberapa tindakan. Mari simak ulasannya berikut ini. Setelan client-side encryption sebagai default Administrator kini dapat menetapkan client-side encryption atau CSE sebagai setelan default bagi pengguna di tingkat organizational unit (OU) yang secara rutin menangani data sensitif dan perlu enkripsi tambahan. Ini akan memberi fleksibilitas bagi perusahaan untuk memenuhi persyaratan kepatuhan (compliance) dan peraturan serta mengurangi beban program change management. Pengguna diminta untuk membuat objek CSE di setiap aplikasi yang berarti email, event, dan file mereka dienkripsi secara default dengan kunci dari Google yang dikelola pelanggan dan bersifat privat. Bagi perusahaan yang memiliki kebutuhan peraturan atau kedaulatan yang ketat, hal ini dapat membantu mereka menutup kesenjangan kepatuhan dengan menetapkan setelan CSE ke mode default untuk menangani data sensitif. Kesimpulannya, kini administrator dapat menerapkan setelan CSE sebagai default untuk: Pesan Gmail yang baru dibuat, event Google Calendar; File Google Docs, Sheets, dan Slides yang baru dibuat; File Google Drive yang baru diunggah. Baca juga: Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Client-side Encryption Google Docs Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Gmail Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk saat ini, setelan CSE sebagai mode default hanya tersedia untuk versi web. Versi aplikasi mobile akan segera tersedia dalam update selanjutnya. Mengapa setelan CSE penting bagi end user Hadirnya fitur ini akan membantu administrator dalam meningkatkan keamanan pengguna tanpa perlu mengorbankan produktivitas, sekaligus meningkatkan kontrol bagi mereka yang perlu menerapkan kebijakan kontrol data. Ini juga mencakup log audit yang ditingkatkan sehingga memberi lebih banyak detail bagi administrator yang menyusun laporan kepatuhan terhadap peraturan (regulatory compliance reports). Google Workspace telah menerapkan standar kriptografi terbaru untuk mengenkripsi data secara default, baik saat rest maupun transit. CSE lebih dari itu, mampu memberikan kontrol otoritatif dan privasi kepada perusahaan sebagai pemilik tunggal enkripsi privat dan penyedia identitas kunci enkripsi. Ini akan memberi kepercayaan yang lebih tinggi bagi perusahaan, bahwa pihak ketiga mana pun, termasuk Google dan pemerintah asing, tidak dapat mengakses data sensitif mereka. Pengguna dapat terus berkolaborasi di seluruh aplikasi pilihan mereka di Workspace, sementara tim TI dan kepatuhan bisa terus memastikan bahwa data sensitif pengguna tetap mematuhi peraturan. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Mulai menggunakan fitur Fitur ini akan NONAKTIF secara default dan hanya dapat dikonfigurasi di tingkat grup atau OU. Anda dapat mengunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut mengenai client-side encryption Google Workspace. Ketersediaan Fitur ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 5 Desember 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Google Workspace Assured Controls hanya tersedia sebagai add-on bagi pelanggan Google Workspace Enterprise Plus. Baca juga: Cara Mengunduh File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive Android dan IOS Dengan hadirnya opsi untuk menetapkan setelan client-side encryption sebagai setelan default, administrator dapat meningkatkan keamanan pengguna tanpa perlu mengorbankan produktivitas, sekaligus meningkatkan kontrol bagi mereka yang perlu menerapkan kebijakan kontrol data. Google Workspace merupakan rangkaian produktivitas yang tidak hanya memiliki aplikasi untuk mendukung pekerjaan Anda, tapi juga telah dibekali dengan tingkat keamanan tertinggi seperti client-side encryption. Pastikan keamanan kolaborasi kerja Anda dengan menggunakan Workspace. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business untuk perusahaan dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Cara Mengaktifkan Snippets untuk Aturan Data Loss Prevention

Google Workspace baru saja meluncurkan pembaruan untuk Admin Console. Kini, administrator dapat melihat “Sensitive Content Snippets” atau cuplikan konten sensitif untuk aturan data loss prevention (DLP). Bagaimana cara menampilkan cuplikan tersebut untuk menambahkan konteks pada pelanggaran aturan DLP di lingkungan kerja Anda? Simak detail selengkapnya di sini. Sensitive Content Snippets DLP Photo Credit: Google Workspace Updates Sensitive Content Snippets yang baru saja diluncurkan Google Workspace di Admin Console ini berlaku untuk events data loss prevention (DLP) yang berjalan di Drive, Chat, dan Chrome. Apabila fitur tersebut diaktifkan, maka snippets akan mencatat konten yang dinilai dapat memicu pelanggaran aturan DLP pada alat investigasi keamanan (security investigation tool). Nantinya administrator dapat menggunakan informasi yang diambil dari snippets tersebut untuk mengidentifikasi risiko keamanan secara aktual, memastikan kebenaran hasil deteksi (kemungkinan munculnya hasil positif palsu), sehingga dapat mengambil tindak lanjut yang akurat. Baca juga: Notifikasi Khusus Data Loss Prevention Google Chat Kini Telah Tersedia, Begini Cara Kerjanya Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelum menggunakan fitur ini, pastikan administrator yang perlu memeriksa snippet sudah diberi hak untuk melihat konten sensitif (view sensitive content). Hanya super admin yang dapat menyembunyikan dan menampilkan data sensitif. Saat pertama diluncurkan, fitur akan NONAKTIF secara default dan dapat diaktifkan melalui Admin Console. Administrator cukup masuk ke menu Security > Data Protection Settings > Sensitive Content Storage. Fitur ini tidak berlaku bagi end user. Untuk melihat snippets di alat investigasi keamanan, pilih baris mana pun dari kolom Description dan gulir ke bawah pada opsi Sensitive Content Snippets. Di sini Anda akan menemukan detector ID (pendeteksi identitas) yang sesuai, content starting character yang sesuai, dan panjang konten yang sesuai. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Kunjungi Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara melihat cuplikan konten yang memicu pelanggaran aturan DLP, menggunakan DLP Workspace untuk mencegah risiko kehilangan data, dan alat investigasi keamanan. Ketersediaan fitur Fitur Sensitive Content Snippets ini diluncurkan dalam perilisan yang diperpanjang (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Peluncuran dimulai pada tanggal 6 Desember 2023. Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Frontline Standard, Enterprise Standard and Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, and Education Plus, dan Enterprise Essentials Plus. Tersedia juga bagi pelanggan Cloud Identity Premium dan BeyondCorp Enterprise. Baca juga: Pembaruan Google Workspace untuk Peningkatan Pengalaman Data Ekspor Hadirnya fitur Sensitive Content Snippets ini memungkinkan administrator untuk dapat mengidentifikasi risiko keamanan secara aktual, memastikan kebenaran hasil deteksi (kemungkinan munculnya hasil positif palsu), sehingga dapat mengambil tindak lanjut yang akurat. Dengan begitu, munculnya risiko pelanggaran aturan Data Loss Prevention (DLP) di lingkungan kerja dapat ditangani secara tepat. Fitur Sensitive Content Snippets tersedia bagi pelanggan Workspace Education, rangkaian produktivitas Google yang dirancang khusus untuk kebutuhan institusi pendidikan. Edisi Workspace ini telah tersedia di EIKON Technology. Kami merupakan official partner Google Workspace yang menyediakan produk resmi berlisensi dengan proses implementasi Solusi menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Workspace Education, hubungi kami di sini.

Google Workspace

Lebih Mudah Kelola Percakapan Google Chat dengan Opsi Bisukan Notifikasi

Google memperkenalkan sebuah kapabilitas baru di Google Chat yang akan membantu Anda memprioritaskan dan mengelola pesan. Fitur ini merupakan bagian dari penyempurnaan pengalaman baru Chat yang hadir untuk membantu pengguna meningkatkan konsentrasi, menghilangkan gangguan, dan tentunya lebih fokus pada percakapan penting. Lalu, bagaimana cara menggunakan fitur baru ini? Mengelola notifikasi Google Chat kini jadi lebih mudah Photo Credit: Google Workspace Updates Notifikasi diperlukan agar Anda bisa langsung memeriksa isi sebuah percakapan. Namun terkadang ada beberapa pesan tidak mendesak yang muncul ketika Anda harus mengerjakan hal lain. Tentu saja pesan tersebut akan mengganggu alur kerja Anda. Sebagai solusi, kini Google Chat menghadirkan opsi untuk membisukan notifikasi percakapan (mute notification). Jika Anda memilih untuk membisukan percakapan, maka Chat tidak akan mengirimkan push notification, memunculkannya di beranda, dan menurunkan level prioritasnya secara visual (notifikasi pesan akan dipindahkan ke bagian bawah percakapan). Namun lencana notifikasi akan tetap berlaku pada percakapan yang dibisukan ketika muncul @mention untuk Anda atau semua orang yang ada dalam percakapan tersebut. Photo Credit: Google Workspace Updates Dengan memanfaatkan kapabilitas baru dari Google Chat ini, Anda yang sering merasa kewalahan dengan banyaknya percakapan yang sangat aktif, kini bisa punya opsi untuk menghilangkan kebisingan tersebut, menghemat waktu untuk pekerjaan individu, dan tentunya fokus pada percakapan penting yang lebih mendesak. Penting untuk diingat, jika Anda kemudian memilih untuk mengaktifkan kembali percakapan atau unmute, maka penurunan prioritas secara visual yang diterapkan pada percakapan pun akan dibatalkan, begitu pula dengan pengaturan notifikasi sebelum dibisukan pun akan diterapkan kembali pada percakapan. Baca juga: Kembangkan Kolaborasi di Google Chat Dengan Smart Chip Mulai menggunakan kapabilitas Untuk membisukan notifikasi Google Chat tidak diperlukan pengaturan tambahan dari administrator. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk membisukan atau mengaktifkan kembali notifikasi percakapan: Membisukan notifikasi Klik menu tiga titik Chat yang ada di panel sebelah kiri jendela percakapan apa pun. Pilih opsi mute. Cara lainnya adalah dengan membuka pengaturan notification yang ada di jendela percakapan apa pun dan kemudian centang opsi mute. Baca juga: Quick Reaction Google Chat, Kirim Reaksi Kini Jadi Lebih Cepat Mengaktifkan kembali notifikasi Klik menu tiga titik Chat yang ada di panel sebelah kiri jendela percakapan apa pun. Pilih opsi unmute. Cara lainnya adalah dengan membuka pengaturan notification yang ada di jendela percakapan apa pun dan kemudian hapus centang pada opsi mute. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kapabilitas pembisuan notifikasi Google Chat, Anda bisa mengunjungi halaman Help Center Google Workspace ini. Ketersediaan Google Chat versi web Kapabilitas bisukan notifikasi ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur ke seluruh pengguna). Domain rilis cepat dimulai pada tanggal 6 Desember 2023, sementara rilis terjadwal mulai tanggal 18 Desember 2023. Google Chat versi mobile Versi mobile juga dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur ke seluruh pengguna) dan dimulai pada tanggal 28 November 2023. Kapabilitas ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga:  Perluasan Konsol Admin untuk Mengelola Space Google Chat Fitur baru dari Google Chat ini hadir untuk membantu pengguna meningkatkan konsentrasi, menghilangkan gangguan, dan tentunya lebih fokus pada percakapan penting. Selain Chat, Google Workspace juga telah menyediakan berbagai aplikasi produktivitas kerja yang saling terintegrasi, seperti Gmail, Docs, Sheets, dan Slides. Segera nikmati berbagai kemudahannya dengan berlangganan Workspace melalui EIKON Technology. Kami siap menemukan solusi terbaik untuk kebutuhan Anda. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut.

Info

Notifikasi Khusus Data Loss Prevention Google Chat Kini Telah Tersedia, Begini Cara Kerjanya

Pada bulan Juli 2023 lalu, Google memperkenalkan kapabilitas untuk menampilkan notifikasi khusus ketika pesan Google Chat diblokir atau disadap sesuai aturan data loss prevention (pencegahan kehilangan data). Kapabilitas tersebut diluncurkan dalam versi beta untuk administrator. Per 7 Desember 2023, kapabilitas tersebut tersedia secara umum di Chat web maupun seluler. Lalu, bagaimana cara kerjanya? Notifikasi khusus data loss prevention Google Chat Notifikasi khusus atau custom notifications akan membantu administrator untuk memberikan lebih banyak konteks kepada para pengguna mengenai alasan mereka diblokir dari tindakan tertentu, apa yang dapat mereka lakukan untuk membuka blokir secara mandiri, hingga menyertakan tautan ke konteks lain yang lebih lengkap agar dapat membantu pengguna, seperti pedoman perlindungan data sensitif milik perusahaan atau dokumentasi dari Google Chat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai notifikasi khusus data loss prevention ini, silakan kunjungi halaman pengumuman Google ini. Baca juga: Kapabilitas Data Loss Prevention Google Chat Kini Tersedia untuk Umum Mulai menggunakan kapabilitas Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas notifikasi khusus data loss prevention Google Chat akan langsung tersedia di konsol Admin secara otomatis setelah perilisan. Notifikasi khusus dapat diatur menyesuaikan aturan data loss prevention di tiap tingkat domain, organizational unit (OU), maupun grup. Baca juga: Kembangkan Kolaborasi di Google Chat Dengan Smart Chip Saat menyusun aturan baru, tepat di Step 4: Actions under “User Message”, pilih “customize message”. Notifikasi khusus juga dapat diterapkan pada aturan data loss prevention yang ada. Jika administrator tidak menyesuaikan notifikasi, yang akan ditampilkan kepada pengguna adalah notifikasi umum Google Chat. Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Menyesuaikan setelan dari administrator, pengguna nantinya dapat menemukan informasi yang lebih terperinci saat mengirim pesan Chat yang sesuai dengan ketentuan dari aturan data loss prevention. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kapabilitas ini, kunjungi halaman Help Center ini. Ketersediaan kapabilitas Kapabilitas notifikasi khusus Google Chat ini dirilis penuh mulai tanggal 7 Desember 2023 (memerlukan 1-3 hari untuk visibilitas fitur ke seluruh pengguna). Rilis penuh berlaku bagi domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Kapabilitas tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, the Teaching and Learning Upgrade, Education Plus, dan juga Frontline Standard. Data loss prevention untuk Google Chat juga tersedia bagi pengguna Cloud Identity Premium yang juga memiliki lisensi untuk edisi Workspace yang mencakup Google Chat serta Audit and investigation. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan bagi pengguna Cloud Identity Premium, Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini. Baca juga: Melindungi Jaringan Cloud Anda di Masa Mendatang dengan Keamanan Data Otonom Dengan hadirnya kapabilitas baru yang memungkinkan administrator untuk menyusun notifikasi khusus sesuai aturan data loss prevention ini, pengguna bisa langsung mengetahui konteks mengapa mereka mendapatkan peringatan dari administrator. Ini akan mempersingkat waktu penanganan saat muncul risiko kehilangan data di perusahaan Anda. Ingin menikmati berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh rangkaian produktivitas Google Workspace? Anda bisa mulai berlangganan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan Workspace edisi Business untuk perusahaan dan Education untuk institusi pendidikan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Google Workspace, silakan hubungi kami di sini

Google Workspace

eSignature Kini Tersedia bagi Pelanggan Google Workspace Individual, Bagaimana Cara Kerjanya?

Awal tahun 2023 ini, Google memperkenalkan eSignature (tanda tangan elektronik) untuk Docs dan Drive dalam versi beta.Per 7 Desember 2023, Google resmi meluncurkan eSignature untuk Docs dan Drive secara umum bagi seluruh pelanggan Workspace Individual. Bagaimana cara kerjanya? eSignature untuk Docs dan Drive Google Workspace Individual   eSignature Google ditanamkan langsung ke dalam Docs sehingga memudahkan para wirausahawan dan pelaku UMKM (Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro). Anda dapat memanfaatkannya untuk meminta tanda tangan, melacak dan mengelola kontrak seperti perjanjian pelanggan, kontrak vendor, persetujuan pemangku kepentingan, dan banyak lagi. Secara garis besar, eSignature Google dapat digunakan untuk: Meminta tanda tangan, melacak status tanda tangan yang tertunda, dan melihat kontrak yang sudah selesai. Menandatangani kontrak resmi langsung di dalam Google Drive, sehingga tidak perlu lagi berpindah aplikasi atau bahkan tab. Membuat salinan kontrak tertentu sehingga dapat digunakan sebagai templat untuk memulai beberapa permintaan eSignature sekaligus. Photo Credit: Google Workspace Updates Bukan hanya itu, eSignature yang diluncurkan untuk umum ini juga sudah mengalami beberapa peningkatan dari versi sebelumnya dan memiliki beberapa fitur baru seperti: Audit trail: Semua kontrak yang diselesaikan secara otomatis akan disertai dengan laporan jejak audit. Multi-signer: Kapabilitas untuk meminta tanda tangan lebih dari satu pengguna. Non-Gmail users: Kapabilitas untuk meminta eSignature dari non pengguna Gmail. Initiating eSignature on PDF (beta): Kapabilita untuk memulai eSignature pada file PDF yang tersimpan di Drive pengguna. Baca juga: eSignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya? Google pun berencana untuk menambahkan fitur eSignature yang rencananya akan dirilis beberapa bulan mendatang, seperti: PDF templates: Kapabilitas untuk menggunakan kembali file PDF sebagai templat kontrak dengan mudah. Custom text fields: Kapabilitas untuk meminta penandatangan (signers) menambahkan informasi yang berhubungan (misalnya jabatan atau alamat email) ke dalam kontrak.  Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Mulai menggunakan eSignature Anda bisa melihat ketersediaan eSignature pada poin mengenai “Ketersediaan” di bawah. Apabila edisi Workspace yang Anda gunakan tercantum, silakan lakukan pendaftaran beta test dengan mengisi formulir ini. Google membuka pendaftaran beta test hingga tanggal 18 Desember 2023 nanti. eSignature Docs dan Drive ini tersedia sebagai bagian dari versi beta yang lebih besar. Versi beta yang lebih besar tersebut akan mencakup akses ke layout baru Gmail. Layout baru Gmail ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan templat yang ada, menggunakan layout khusus untuk menyusun email tertentu (misalnya promosi produk), atau membuat layout baru dari awal. Setelah Google menyetujui pengajuan beta test Anda, maka eSignature dan beberapa fitur Gmail baru akan langsung muncul dalam beberapa minggu mendatang. Untuk mulai menggunakan eSignature, Anda bisa mengikuti panduan dari halaman Help Center Google Workspace ini. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Fitur eSignature untuk umum ini dirilis dalam format extended rollout, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 7 Desember 2023 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur pada keseluruhan pengguna). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Individual. Pelanggan yang memenuhi syarat untuk eSignature adalah pelanggan Workspace edisi Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Education Plus, dan Nonprofits. Baca juga: Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API Dengan diluncurkannya eSignature untuk umum, pelanggan Google Workspace Individual pun kini bisa menggunakannya. Untuk bisa segera menggunakan fitur ini, Anda cukup mengisi formulir pengajuan beta test di sini. Untuk pemanfaatan eSignature dan berbagai fitur lainnya, Anda dapat berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami menyediakan edisi Workspace yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda, seperti Workspace for Education untuk institusi pendidikan dan Workspace for Business untuk perusahaan. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini.

Scroll to Top