EIKON Technology

Google Workspace

Info

Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Unggulan

AppSheet merupakan platform terintegrasi Google Workspace yang memungkinkan siapa pun untuk dapat mengembangkan aplikasi tanpa kode. Seiring dengan berubahnya model kerja, kebutuhan terhadap tool tanpa kode yang memungkinkan kerja hybrid semakin meningkat. Sebagai pemain utama dalam platform tanpa kode, AppSheet terus-menerus melahirkan inovasi dan membangun solusi baru untuk memecahkan tantangan yang dihadapi pengguna. Berikut beberapa “bocoran” pengembangan AppSheet pada semester kedua tahun 2024 ini! Bagaimana AppSheet mengubah dinamika kerja para pelanggannya Mempercepat transformasi digital skala besar AppSheet telah menjadi kunci keberhasilan strategi pengembangan aplikasi di Globe Telecom. Program mereka mencakup penerapan lebih dari 200 aplikasi yang dikembangkan oleh karyawan, menghasilkan pengurangan waktu pemrosesan sebesar 79.8% dan penghematan hingga US$6,7 juta pada tahun pertama penerapannya. Memberdayakan pengembang pemula Photo Credit: Freepik Perusahaan material asal Jepang, Lixil, memberdayakan karyawan mereka untuk menggunakan tool digital. Ini terbukti menjadi sebuah pendekatan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dalam setahun, karyawan dari berbagai divisi dapat menciptakan ~850 aplikasi untuk memecahkan masalah bisnis dan meningkatkan produktivitas dengan bantuan AppSheet. Baca juga: Kenalan dengan Apps Script Connector for AppSheet untuk Otomatisasi Alur Kerja Google Workspace Rencana AppSheet Photo Credit: Freepik Berikut adalah beberapa fokus utama AppSheet untuk waktu mendatang: Pengembangan aplikasi yang mudah dengan AppSheet Database Kunci keberhasilan strategi transformasi digital adalah memastikan semua orang memiliki pemberdayaan yang sama. Tahun lalu, Asana meluncurkan preview AppSheet Database untuk menyederhanakan pembuatan aplikasi dan mengintegrasikannya dengan platform lain. Tingkatkan kolaborasi dan pengalaman pengguna AppSheet memperkenalkan aplikasi Chat untuk membantu mendigitalkan proses komunikasi Anda. Buat Chat Apps (chatbots) dan terapkan dalam perusahaan Anda, tentunya tanpa menulis satu baris kode pun. Selain itu, AppSheet juga akan memudahkan proses pembuatan aplikasi desktop dengan membangun Desktop User Experience. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Tata kelola dan kepatuhan AppSheet menyederhanakan tata kelola dalam skala besar. Pada tahun 2022 lalu, AppSheet memperkenalkan kebijakan tata kelola yang diperluas untuk mengontrol perilaku dan batasan platform. Selain itu, administrator AppSheet kini dapat memiliki kontrol hierarki atas manajemen tim dalam akun mereka untuk memungkinkan pengawasan terpusat. Kemitraan Pada tahun 2022 lalu, AppSheet mengumumkan investasi mereka pada budaya pengembangan masyarakat. Kemudian pada awal tahun 2023, AppSheet telah berhasil mencapai silver tier level dari Project Management Institute (PMI) Citizen Developer™  Partner Program. Baca juga: Mengintip Rencana Pengembangan AppSheet untuk 2023, Seperti Apa? AppSheet telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan menyederhanakan alur kerja Anda. Kapabilitas pembuatan aplikasi ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang memiliki AppSheet edisi Starter, Core, maupun Enterprise. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace for Education dan Workspace for Business untuk Anda dengan implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

5 Pembaruan dari AppSheet dengan Dukungan AI yang Akan Mudahkan Pembuatan Aplikasi

Agar tetap kompetitif, perusahaan perlu membangun aplikasi yang dapat mengotomatiskan alur kerja, meningkatkan produktivitas, dan terhubung dengan pelanggan. Inovasi terbaru dalam AI semakin memudahkan pengembangan aplikasi tanpa kode. Artikel ini akan membahas bagaimana AppSheet memudahkan Anda membuat aplikasi dan otomatisasi alur kerja dengan tools intuitif tanpa perlu kode apa pun. 1. Pembuatan aplikasi dengan dukungan AI Photo Credit: Google Workspace Blog AppSheet baru saja meluncurkan pengembangan aplikasi bertenaga AI melalui Duet AI, tool canggih yang mengubah deskripsi natural language dari solusi yang Anda perlukan menjadi aplikasi fungsional. Duet AI menghadirkan kemampuan AI generatif ke AppSheet, memungkinkan siapa pun, apa pun keahlian teknisnya, membuat aplikasi transformatif yang mengotomatiskan alur kerja, menyederhanakan proses, dan meningkatkan produktivitas. 2. Manfaatkan AI untuk dukung proses bisnis Photo Credit: Google Workspace Blog AppSheet telah memperkenalkan beberapa fitur yang didukung AI. Salah satunya adalah fitur untuk mengotomatiskan input suara dan data sehingga tak perlu lagi melakukan entri data manual. Input suara dan data yang didukung AI secara signifikan mengurangi risiko kesalahan manusia, memastikan keakuratan dan konsistensi data. 3. Smart chips untuk tingkatkan produktivitas tim Photo Credit: Google Workspace Blog Smart chips adalah konektor data transformatif, yang dirancang untuk memudahkan proses pengambilan keputusan. Tool ini secara intuitif mengintegrasikan informasi real-time dari aplikasi AppSheet Anda ke Google Docs. 4. Menyusun built-in database yang aman AppSheet kini menawarkan built-in database yang dapat diskalakan untuk membantu mendukung aplikasi yang Anda buat. Antarmukanya yang ramah pengguna memudahkan untuk berbagi dan mengelola data secara aman dengan kontrol akses untuk manajer dan tim TI. Database AppSheet menyederhanakan proses pembuatan aplikasi dengan integrasi mendalam dengan platform AppSheet. Setiap aplikasi yang dibuat oleh Duet AI di AppSheet menggunakan database AppSheet, menjadikannya sumber data pilihan untuk pengembangan yang didukung AI di AppSheet. 5. Mengontrol dan menjaga data Anda AppSheet telah membuat kemajuan signifikan dalam tata kelola data, menawarkan berbagai fitur baru kepada pelanggan untuk mengelola data secara aman. Pengguna dapat memilih untuk menyimpan dan memproses data AppSheet mereka di UE, untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan regional. AppSheet juga memungkinkan domain Workspace sekunder disertakan sebagai pengguna internal, sehingga menyederhanakan kolaborasi dan kontrol akses. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Dengan pembaruan di atas, perusahaan Anda bisa mendapat lebih banyak manfaat dibanding sebelumnya. Ini akan membukan peluang untuk merombak sistem lama, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, hingga mendorong pertumbuhan bisnis. Seluruh kemudahan AppSheet dapat Anda nikmati dengan berlangganan Google Workspace for Business melalui EIKON Technology. Kami menyediakan paket implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace

Google resmi meluncurkan Gemini AI pada berbagai aplikasi Google Workspace. Gemini AI dapat membantu pengguna untuk merangkum, menganalisis, dan membuat konten dengan mengumpulkan data dari emails dan berbagai dokumen. Pengguna tidak perlu berpindah tabs atau aplikasi karena Gemini AI hadir di dalam interface aplikasi Google Workspace. Simak detail informasinya berikut ini! Muncul sebagai panel samping di aplikasi Google Workspace Google mengintegrasikan Gemini AI sebagai panel samping pada aplikasi Google Docs, Google Sheets, Google Slides, dan Google Drive. Panel samping ini menggunakan model teknologi terbaru Google, termasuk Gemini 1.5 Pro dengan kemampuan penalaran yang lebih canggih. Berikut beberapa contoh penggunaan Gemini AI pada aplikasi Google Workspace: Google Docs: menulis dan memperbaiki konten, merangkum informasi, membantu pengguna untuk brainstorming ide, membuat konten berdasarkan dokumen lain, dan masih banyak lagi;  Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Tips Menggunakan Google Workspace DLP Untuk Mencegah Kehilangan Data Google Slides: membuat slides baru, menghasilkan gambar-gambar custom, hingga merangkum presentasi; Photo Credit: Google Workspace Update Google Sheets: melacak dan mengatur data, membuat tabel dengan cepat, menyusun suatu rumus, dan menanyakan cara menyelesaikan suatu tugas di Sheets; Photo Credit: Google Workspace Update Google Drive: merangkum satu atau lebih dokumen, memberikan fakta singkat tentang proyek tertentu, hingga mendalami suatu topik tanpa harus mencari dan membuka banyak dokumen. Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace For Education Cara mengakses Gemini AI di Google Workspace Fitur Gemini AI tidak memiliki kontrol administrator. Artinya, pengguna tidak membutuhkan akses izin dari administrator untuk menggunakan Gemini AI di aplikasi Google Workspace. Untuk mengakses fitur baru ini, pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Buka Google Docs, Google Slides, Google Sheets, atau Google Drive pada perangkat web; Klik tombol “Ask Gemini” di bagian pojok kanan atas layar; Fitur Gemini AI akan langsung muncul sebagai panel samping di bagian kanan. Gemini AI juga telah tersedia di Gmail Google tidak hanya meluncurkan Gemini AI pada Google Docs, Google Slides, Google Sheets, dan Google Drive. Para pengguna Gmail kini juga dapat menikmati kecanggihan fitur Gemini AI melalui panel samping aplikasi. Di Gmail, Anda bisa memanfaatkan panel samping Gemini AI untuk merangkum rangkaian email, menulis draft, memberi kalimat respons pada rangkaian email, dan masih banyak lagi. Baca juga: Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual Saat Mengakses Workspace Applications Kehadiran Gemini AI di panel samping aplikasi Google Workspace diharapkan bisa meningkatkan produktivitas kerja. Google telah merilis Gemini AI untuk beberapa pengguna terpilih mulai 24 Juni 2024. Fitur ini akan diluncurkan secara berkala ke lebih banyak pengguna mulai 8 Juli 2024. Namun, panel samping Gemini AI hanya tersedia bagi para pengguna Google Workspace dengan add-on Gemini Business and Enterprise, Gemini Education and Education Premium, serta Google One AI Premium. Anda bisa menambahkan add-on tersebut melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi Google Workspace secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Segera hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya!

Google Workspace

Pesan Berbintang Kini Tersedia untuk Google Chat Mobile

Tahun lalu, Google Chat memperkenalkan fitur pesan berbintang (starred message) yang akan membantu Anda menandai pesan penting. Pada peluncuran tersebut, ketersediaan fitur masih terbatas untuk versi web saja. Kini, fitur tersebut hadir untuk versi mobile. Bagaimana cara menggunakan fitur ini di Chat mobile? Tentang pesan berbintang Pesan berbintang atau starred message merupakan sebuah fitur dari Google Chat yang memungkinkan Anda untuk mengakses pesan penting lebih cepat. Fitur ini diluncurkan Google Chat versi web akhir tahun 2023 lalu. Baca juga: Update Terbaru Space Google Chat, Kini Makin Mudah Dibuat Pesan berbintang Google Chat mobile Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah versi web, kini fitur pesan berbintang hadir untuk Google Chat versi mobile. Untuk dapat menggunakan fitur ini tidak diperlukan pengaturan tambahan dari administrator. Artinya, fitur bisa langsung digunakan oleh end user setelah perilisan. Untuk menggunakan fitur ini, Anda cukup tekan lama pada pesan dan kemudian klik ikon bintang. Berikut langkah-langkahnya: Memberi bintang atau menghapus bintang pada pesan Buka Google Chat mobile Anda. Buka percakapan yang ingin ditandai. Tekan pesan yang ingin Anda bintangi, tahan hingga muncul opsi “More” lalu pilih “Star” untuk membintangi pesan atau “Unstar” untuk menghapus bintang pada pesan. Membuka kembali pesan yang sudah diberi bintang Buka Google Chat mobile Anda. Di sebelah kiri halaman pada menu “Shortcuts”, klik Starred. Sistem akan menampilkan seluruh pesan yang sudah Anda bintangi. Penting untuk diingat: Anda dapat menghapus bintang dari pesan asli maupun pesan yang dijadikan pintasan (shortcut). Pesan yang dibintangi tidak tersedia di Space yang disusun berdasarkan topik percakapan (utas lama). Kunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut tentang fitur pesan berbintang Google Chat mobile. Baca juga: Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah? Ketersediaan Photo Credit: Freepik Fitur pesan berbintang untuk versi mobile bisa langsung digunakan setelah perilisan. Starred message tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Berikut jadwal perilisan lengkapnya: Android Perilisan dilakukan secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal dan dimulai pada tanggal 19 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). iOS Untuk iOS, Google Chat menerapkan extended rollout, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai tanggal 16 Januari 2024 (kemungkinan memakan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Baca juga: Kembangkan Kolaborasi di Google Chat dengan Smart Chip Fitur pesan berbintang ini akan memudahkan Anda untuk menandai pesan penting di Google Chat. Selain pesan berbintang, aplikasi perpesanan Chat masih memiliki berbagai fitur dan kapabilitas menarik yang akan mengoptimalkan performa Anda. Terlebih, Chat juga telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi produktivitas lain dari Google Workspace. Belum berlangganan Workspace? Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Cara Mengirim Pesan Suara di Google Chat

 Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, Google Chat meluncurkan kapabilitas pesan suara atau voice message. Kapabilitas ini hadir sekaligus agar Chat dapat menjadi platform komunikasi yang andal dan dapat digunakan kapan saja, termasuk saat Anda bepergian. Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Mari simak penjelasannya berikut. Fitur pesan suara di Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Mengirim pesan suara alih-alih mengetiknya, memungkinkan Anda untuk menghemat waktu, menyampaikan lebih banyak informasi, dan menekankan informasi paling penting bagi penerima pesan. Fitur ini akan membantu Anda berkomunikasi dengan orang lain secara efektif, bahkan saat bepergian atau saat hanya tersedia perangkat mobile. Baca juga: Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah? Cara menggunakan fitur pesan suara Fitur pesan suara ini akan aktif secara default setelah perilisan. Administrator dapat menonaktifkan fitur, baik di level domain maupun organizational unit (OU), cukup dengan mematikan semua lampiran (attachments disabled). Untuk keperluan tool moderasi Google Vault, Google Takeout, dan Security Investigation Tool (SIT), pesan suara akan dianggap sebagai lampiran (seperti jenis pesan lainnya di Chat). End user dapat mengirim pesan suara di ponsel (melalui direct messages, obrolan grup, dan Space) dan menerima pesan di seluruh platform (ponsel maupun web). Namun untuk saat ini, Anda tidak dapat mengirim pesan suara melalui Chat versi web (untuk saat ini, fitur pesan suara di Chat versi web tengah dalam pengembangan). Untuk merekam pesan suara di perangkat mobile Anda, ketuk ikon mikrofon > mulai berbicara > suara Anda akan divisualisasikan sebagai animasi gelombang (visualisasi ini akan muncul selama Anda berbicara). Pengatur waktu menghitung sehingga Anda tahu persis durasi pesan suara yang terekam. Sebelum mengirimkan pesan, Anda dapat melihat preview yang Anda dapat melihat pratinjau lalu mengirimkan pesan suara Anda atau menghapusnya dan mencoba lagi jika diperlukan. Pesan suara dapat diajak berinteraksi (dikutip, ditanggapi, dibalas di thread, dll.) sama seperti pesan Obrolan lainnya. Baca juga: Kembangkan Kolaborasi di Google Chat dengan Smart Chip Keterssediaan Photo Credit: Freepik Fitur pesan suara ini akan dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada 26 Maret 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada 15 April 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur pesan suara Google Chat tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna Google Workspace Individual. Baca juga: Quick Reaction Google Chat, Kirim Reaksi Kini Jadi Lebih Cepat Dengan hadirnya fitur pesan suara ini, Anda dapat berkomunikasi secara lebih efektif menggunakan Google Chat. Menariknya lagi, fitur ini telah tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Dapatkan rangkaian produktivitas terbaik Workspace melalui EIKON Technology sekarang juga, informasi selengkapnya di sini!

Info

Kini Log Audit Ekspor Workspace di BigQuery Dilengkapi dengan Label Metadata Drive, Apa Bedanya?

Log audit Google Workspace di BigQuery memungkinkan administrator mengetahui aktivitas data mereka (misalnya, saat data dibagikan atau diunduh oleh user), kapan aktivitas tersebut terjadi, dan siapa saja di dalam domain yang melakukan aktivitas tersebut. Kabar baik bagi administrator BigQuery, kini seluruh aktivitas tersebut telah dilengkapi dengan label metadata Google Drive. Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini! Log audit Workspace di BigQuery Adanya log audit Workspace di BigQuery membantu administrator mendapatkan visibilitas yang lebih baik terkait data mereka—utamanya yang berhubungan dengan Google Workspace. Ini juga mencakup visibilitas terhadap seluruh aktivitas di Google Drive, mulai dari konten yang dibuat oleh user di Docs, Sheets, Slides, hingga konten yang diunggah oleh user ke Drive (seperti file PDF dan Microsoft Word). Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Label metadata Drive di BigQuery Dalam update terbaru BigQuery pada bulan Maret 2024, seluruh log audit Workspace akan dilengkapi dengan label metadata Drive. Dengan label Drive ini, administrator dapat menerapkan metadata deskriptif, seperti sensitivitas file ke item Google Drive yang ada di BigQuery. Selain itu, dengan pengayaan label metadata pada log events, administrator kini dapat memfokuskan analisis mereka pada aktivitas yang terjadi di file terpenting mereka dengan memfilter kondisi label. Baca juga: Mengoptimalkan Penggunaan BigQuery BI Engine Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik Label metadata Drive ini akan muncul dengan sendirinya setelah update diluncurkan. Namun pastikan Anda sudah mengatur konfigurasi ekspor BigQuery dengan langkah-langkah berikut ini: Masuk ke konsol Google Admin dengan akun super administrator. Di konsol Admin, buka Menu > Reporting > Data integrations. Pilih BigQuery Export dan klik Edit. Untuk mengaktifkan log BigQuery, beri tanda centang pada “Enable Google Workspace data export” di kotak Google BigQuery. Di bawah ID project BigQuery, pilih lokasi yang Anda inginkan untuk menyimpan logs. Pilih lokasi dengan akses edit. Di bawah dataset baru yang ada dalam project, masukkan nama dataset yang Anda gunakan untuk menyimpan logs. Klik Save. Ketersediaan Photo Credit: Freepik Fitur ini telah tersedia di BigQuery. Tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard dan Enterprise Plus, serta Education Standard dan Education Plus. Baca juga: 5 Cara Mengatur Biaya BigQuery Anda Peningkatan kapabilitas log audit BigQuery ini telah tersedia untuk Google Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Info

Peningkatan pada Fitur Space Google Chat, Apa yang Berubah?

Space Google Chat merupakan sebuah fitur yang memudahkan Anda berkomunikasi dalam grup. Google terus melakukan peningkatan pada fitur ini untuk menghadirkan pengalaman komunikasi online yang lebih mulus. Paling baru, Google Chat menyederhanakan proses pembuatan Space. Seperti apa perubahannya? Pencegahan duplikat nama Space Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mencegah duplikat nama Space, kini Chat tidak memperbolehkan Anda membuat Space dalam domain perusahaan jika nama tersebut sudah digunakan sebelumnya. Akan muncul pesan error jika nama yang Anda gunakan merupakan duplikat. Perubahan ini tidak akan langsung berlaku pada Space yang dibuat melalui Chat API, melainkan akan mulai diterapkan pada 3 Juni 2024 nanti. Baca juga: Cara Meningkatkan Interoperabilitas Google Chat dengan Platform Perpesanan Lain Opsi jenis Space Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Selain itu, Chat juga memperbarui halaman awal pembuatan Space. Kini saat Anda membuat Space, akan muncul dua opsi: Collaboration (untuk berdiskusi) dan Announcement (untuk komunikasi satu arah seperti menyampaikan pengumuman). Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk opsi Collaboration, pengguna akan mendapat opsi untuk menambahkan anggota, berbagi file, menetapkan tugas, dan membuat pesan selamat datang yang muncul saat anggota baru bergabung ke Space tersebut. Anda juga dapat mengaktifkan kapabilitas “History on” dan mendapat rekomendasi aplikasi Google Marketplace yang sesuai kebutuhan (berdasarkan aplikasi populer di domain Anda) untuk kemudian ditambahkan ke Space. Kemudian untuk Announcement, pengguna akan mendapat opsi untuk menambahkan grup, mengelola izin Space, dan menambahkan pedoman tentang cara menggunakan Space. Baca juga: Notifikasi Khusus Data Loss Prevention Google Chat Kini Telah Tersedia, Begii Cara Kerjanya Ketersediaan Peningkatan fitur Space ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna Google Workspace Individual. Update diluncurkan mulai: Duplikasi nama Space Update dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Dimulai pada tanggal 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Opsi pembuatan Space baru Versi web: Perilisan dilakukan secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Domain rilis cepat dimulai 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), sementara domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 12 Februari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Versi mobile: Fitur baru ini akan tersedia di Space Google Chat versi mobile pada akhir kuarter pertama tahun 2024. Baca juga: Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Mengganggu Hadirnya pembaruan ini akan memudahkan Anda dalam pembuatan Space Google Chat baru. Untuk komunikasi kolaboratif, Anda dapat mengombinasikan Chat dengan aplikasi lain dalam rangkaian produktivitas Google Workspace. Tidak perlu bingung mencari karena Anda bisa mendapatkan rangkaian lengkap Workspace melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi resmi bergaransi dengan proses menyeluruh. Informasi lengkap hubungi kami di sini!

Info

Update Terbaru Space Google Chat, Kini Makin Mudah Dibuat

Space merupakan fitur Google Chat yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan sekelompok orang. Sejak diperkenalkan pada tahun 2023 lalu, Space terus mengalami peningkatan. Paling baru, Chat menyederhanakan alur pembuatan Space. Apa yang berubah? Alur pembuatan Space Google Chat yang lebih efisien Dalam update terbarunya, Google Chat menghadirkan dua peningkatan pada alur pembuatan Space: meminimalkan risiko nama ganda dan menyediakan konfigurasi khusus untuk penggunaan tertentu. Untuk mencegah nama ganda, kini Anda tidak bisa lagi membuat Space dalam domain perusahaan jika nama tersebut sudah dipakai. Hal ini juga berlaku jika Anda mengedit nama suatu Space menjadi nama lain yang sudah ada. Namun fitur ini tidak akan berlangsung untuk nama Space yang dibuat melalui Chat API. Perubahan akan berlaku pada Space Chat API mulai 3 Juni 2024. Photo Credit: Google Workspace Blog Per 25 Januari, selain kapabilitas untuk menentukan konfigurasi akses dengan mudah, kini Space dibagi menjadi dua jenis sesuai fungsinya: Collaboration (untuk berdiskusi) dan Announcements (untuk pemberitahuan) Photo Credit: Google Workspace Blog Setelah selesai memilih, tampilan halaman muka akan menyesuaikan jenis Space yang sudah Anda pilih. Untuk Collaboration, Anda akan diberi opsi untuk menambah anggota, berbagi file, menetapkan tugas, dan membuat pesan selamat datang. Kemudian untuk Announcements, Anda akan diberi opsi untuk menambahkan grup, mengelola izin Space, dan menambahkan pedoman tentang cara menggunakan Space.  Baca juga: Era Baru Google Chat, Apa Saja yang Berubah? Photo Credit: Google Workspace Blog Mulai menggunakan fitur Peningkatan ini tersedia secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. End-user akan menerima pesan error saat mengedit atau membuat Space dengan nama yang sudah pernah dipakai. Developer perlu memperbarui aplikasi yang dibuat melalui Chat API agar bisa tetap berjalan dan tidak bertentangan dengan error code baru untuk duplikat nama Space ini paling lambat 3 Juni 2024. Baca juga: Tingkatkan Interoperabilitas Google Chat dan Platform Perpesanan Lain Ketersediaan Duplikat nama Space: Rilis bertahap mulai tanggal 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), berlaku untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Opsi jenis Space sesuai fungsi Web: Rilis bertahap mulai tanggal 25 Januari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), berlaku untuk domain rilis cepat dan 12 Februari 2024 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) untuk domain rilis terjadwal. Mobile: Tersedia pada akhir Q1 2024. Update Google Chat ini tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace dan pelanggan Google Workspace Individual. Baca juga: Lebih Mudah Kelola Percakapan Google Chat dengan Opsi Bisukan Notifikasi Update terbaru Google Chat ini akan menyederhanakan proses pembuatan Space. Optimalkan penggunaan Chat dengan berlangganan Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan paket berlangganan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Kini Lebih Mudah Atur Jadwal dengan Fitur Baru Google Calendar

Google Calendar merupakan sebuah layanan manajemen waktu yang dapat Anda manfaatkan untuk penjadwalan. Guna menyempurnakan pengalaman penggunanya, Calendar terus meluncurkan fitur penunjang. Artikel ini akan membahas 4 fitur yang baru saja diluncurkan Calendar. Apa saja? Menambahkan lebih banyak co-host Photo Credit: Google Workspace Updates Kini Anda bisa menambahkan hingga 20 co-host ke jadwal temu selama proses setup. Artinya, Anda dapat menyusun jadwal dengan lebih banyak orang. Kalender sekunder Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, Anda hanya dapat membuat jadwal di kalender utama. Kini, Anda juga dapat membuat jadwal dan menerima janji yang dibuat di kalender sekunder. Fitur ini akan membantu saat beberapa pengguna memerlukan akses ke waktu yang sama. Tiap user yang memiliki izin untuk menggunakan kalender sekunder dapat mengubah jadwal dan melihat janji baru masuk, Delegate access Saat ini, fitur delegate access memungkinkan Anda memberi izin pada orang lain untuk mengakses akun Google Workspace Anda untuk mengirim email atau mengelola undangan Calendar dan acara atas nama Anda. Sekarang, pengguna yang memiliki akses dapat mengedit atau menghapus jadwal di kalender utama Anda. Baca juga: Migrasi Reminders Calendar dan Assistant ke Google Tasks Ketersediaan jadwal Photo Credit: Google Workspace Updates Google Calendar menambahkan opsi “Check calendars for availability”, yang memungkinkan Anda memeriksa ketersediaan waktu dari pihak yang ditambahkan ke jadwal. Opsi ini akan membantu Anda saat ingin memprioritaskan janji baru di atas acara yang sudah ada lebih dulu. Mulai menggunakan fitur Co-host tidak dapat melihat atau mengubah rincian jadwal janji temu. Namun jika jadwal dibuat di kalender bersama, co-host akan memiliki akses untuk melihat atau mengubah detail. Booking jadwal akan terlihat di kalender utama host dan co-host lainnya. Fitur “Check calendars for availability” akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan dengan menghapus centang di editor jadwal janji temu. Kalender co-host tidak akan diperiksa ketersediaannya secara otomatis. Anda dapat memilih kalender co-host di Fitur “Check calendars for availability” untuk memeriksa ketersediaannya. Baca juga: Susun Undangan untuk Calendar dengan Google Docs Ketersediaan fitur Fitur co-host, kalender sekunder, dan delegate access tersedia untuk edisi Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, the Teaching and Learning Upgrade, and Nonprofits  Fitur “Check calendars for availability” tersedia untuk edisi Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, the Teaching and Learning Upgrade, Nonprofits, Google Workspace Individual subscribers, dan pengguna dengan akun Google pribadi. Baca juga: Terhubung Secara Efektif dengan Interoperabilitas Google Calendar Fitur-fitur baru dari Google Calendar ini akan membantu Anda menyederhanakan proses pembuatan jadwal. Optimalkan penggunaan Calendar dengan berlangganan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Ini merupakan edisi Workspace yang dirancang khusus untuk kebutuhan perusahaan. Untuk detail selengkapnya, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Penyimpanan Data Lokal Google Workspace, Ekspor Data ke Lokasi Geografis Pilihan Anda

Google Workspace baru saja memperkenalkan sebuah fitur baru yaitu penyimpanan data lokal (local data storage). Fitur ini memungkinkan administrator mengekspor data Workspace perusahaan ke lokasi geografis atau lokasi pilihan mereka. Mari simak detailnya berikut! Local data storage Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur penyimpanan data lokal Google Workspace ini memungkinkan administrator perusahaan untuk mengekspor data Workspace ke lokasi geografis pilihan Anda. Berikut adalah opsi yang tersedia untuk fitur ini: User data: Tentukan data yang diekspor, dari pengguna, grup, unit organisasi, atau keseluruhan data perusahaan Anda. Export frequency: Pilih frekuensi ekspor, berulang atau satu kali saja. Storage settings: Tentukan lokasi geografis keranjang penyimpanan (bucket) Google Cloud tempat data diekspor, siapa yang dapat mengakses data, dan setelan lainnya dalam bucket Google Cloud. Baca juga: Storage Transfer Service Google Cloud Kini Mendukung Kapabilitas Replikasi Real-time Pembaruan ini memungkinkan administrator mengekspor data Workspace mereka ke bucket Google Cloud Storage (GCS) perusahaan yang terletak di lokasi geografis pilihan mereka untuk memenuhi kebutuhan kedaulatan (sovereignty), kepatuhan (compliance), dan pengarsipan (archival) data. Tentang ekspor data dengan Google Cloud Storage Anda dapat mengekspor semua, atau sebagian, data perusahaan ke arsip Google Cloud Storage (GCS) dan kemudian mengunduhnya. Tool Data Export GCS mengekspor semua data yang didukung untuk seluruh pengguna. Anda kemudian dapat secara selektif mengunduh data yang sudah diekspor berdasarkan pengguna dan layanan. Pengguna pun dapat mengunduh data mereka melalui dukungan Google Takeout yang telah terintegrasi dengan GCS. Baca juga: Cara Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual Saat Mengakses Workspace Applications Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Pexels Fitur ini tersedia bagi para pelanggan Google Workspace Enterprise Plus yang telah memiliki Assured Controls add-on. Saat ini Workspace tengah membuka pengajuan beta test untuk fitur penyimpanan data lokal. Bagi Anda yang berminat, bisa langsung mengisi formulir pengajuannya di sini. Baca juga: Pembaruan Alat Storage Management di Konsol Admin, Apa Saja yang Berubah? Dengan hadirnya fitur penyimpanan data lokal ini Anda dapat mengekspor data Workspace milik perusahaan dan kemudian menyimpannya di lokasi geografis yang diinginkan. Tak perlu lagi menggunakan layanan pihak ketiga yang dapat mengancam keamanan dan kerahasiaan data milik perusahaan Anda. Selain fitur penyimpanan data lokal, Workspace juga masih memiliki berbagai fitur dan kapabilitas andalan yang siap memudahkan pekerjaan Anda. Belum menggunakan Workspace? Tak perlu bingung mencari, EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dirancang khusus untuk penggunaan skala besar sehingga cocok untuk perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top