EIKON Technology

kolaborasi kerja

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Tingkatkan Kolaborasi Kerja dengan Fitur Chat dan Channel Microsoft Teams

Dalam model kerja hybrid baru, kolaborasi berarti bekerja secara sinkron dan asinkron dengan orang-orang yang berada di lokasi terpisah dan pada jadwal kerja yang berbeda. Hal ini sering menimbulkan tantangan. Penting untuk memastikan bahwa seluruh pelaku model kerja hybrid untuk memiliki dukungan terbaik agar mereka dapat tetap fokus di mana pun dan bagaimanapun cara mereka bekerja. Penghujung tahun 2022 lalu Microsoft meluncurkan beberapa fitur baru yang akan membantu pelanggan dalam memprioritaskan hal yang paling penting dan berkolaborasi secara efisien untuk mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Tetap fokus dan tingkatkan efisiensi Anda Photo Credit: Microsoft Teams Blog Balasan yang disarankan di obrolan grup: Daripada menghabiskan waktu mengetik tanggapan untuk pesan masuk, cukup balas dengan satu klik dengan memilih tanggapan yang disarankan untuk obrolan grup Anda. Balasan yang disarankan menggunakan machine learning untuk menghasilkan respons yang paling relevan dengan percakapan. Photo Credit: Microsoft Teams Blog Orang yang direkomendasikan saat membuat pesan baru: Hemat waktu mencari orang yang tepat. Menggunakan AI, obrolan Teams akan membantu Anda memulai percakapan baru dengan merekomendasikan kolega, berdasarkan kolaborasi Anda sebelumnya. Photo Credit: Microsoft Teams Blog Tambahkan orang ke obrolan grup dengan @mention: Tambahkan peserta baru ke obrolan dengan @mention, sehingga tidak perlu menavigasi ke dialog tambahan. Saat menambahkan peserta baru, Anda dapat mengontrol berapa banyak riwayat obrolan yang akan dibagikan. Photo Credit: Microsoft Teams Blog Mention @everyone: Tarik perhatian semua orang dalam obrolan cepat dengan @everyone. Setiap orang di obrolan akan menerima notifikasi. Ini memastikan pengirim bahwa pemberitahuan telah dikirim ke seluruh audiens obrolan dan membantu penerima memprioritaskan pesan. Photo Credit: Microsoft Teams Blog Hapus obrolan: Atur dan hapus percakapan obrolan yang tidak lagi Anda perlukan dengan mudah, tanpa memengaruhi peserta lain dalam percakapan obrolan yang sama. Baca juga: Tips Menciptakan Work-Life Balance di Era Hybrid Bersama Microsoft Hidupkan interaksi virtual Anda Photo Credit: Microsoft Teams Blog Reaksi yang diperluas: Sampaikan umpan balik secara lebih kreatif dengan lebih dari 800 emoji Microsoft Teams untuk berbagai situasi. Komunikasikan reaksi untuk merayakan, mengungkapkan persetujuan, atau untuk menarik perhatian ke daftar tugas. Klip video: Klip video pendek memungkinkan Anda untuk lebih leluasa mengekspresikan diri, memberikan sentuhan yang lebih pribadi, dan memperkuat koneksi. Cukup rekam, kirim, dan bagikan klip video dalam obrolan. Penerima klip video dapat dengan mudah membalas dengan pesan obrolan atau klip video mereka sendiri. Fitur tersedia di desktop dan perangkat seluler. Baca juga: Tips Mengadakan Meeting Virtual Skala Besar dengan Microsoft Teams Membangun kebiasaan kerja yang sehat Dengan lebih banyak orang yang bekerja dari jarak jauh dan di zona waktu yang berbeda, merencanakan waktu kerja Anda terbukti menantang: berkoordinasi seputar jadwal kerja kolega Anda, merencanakan rapat, atau mengirim pesan tanpa mengganggu jam istirahat mereka. Fitur-fitur baru berikut membantu membangun transparansi dan mencapai lebih banyak tanpa mengorbankan keseimbangan kehidupan kerja tim Anda. Photo Credit: Microsoft Teams Blog Jadwalkan pengiriman: Mirip dengan menunda pengiriman email di Outlook, Anda dapat secara manual memilih tanggal dan waktu yang akan datang untuk mengirimkan pesan obrolan. Cukup klik kanan tombol kirim untuk menjadwalkan pengiriman. Selain itu, jika di luar jam kerja penerima, Anda akan otomatis mendapatkan jadwal kirim saran dari Viva Insights. Hanya dengan satu klik, pengguna dapat mengirim pesan obrolan pada awal jam kerja penerima. Jam kerja dan lokasi: Berikan visibilitas kepada rekan kerja dengan menyiapkan lokasi kerja Anda untuk hari itu. Dengan begitu, mereka akan mengetahui hari apa Anda akan berada di kantor atau bekerja dari rumah, sehingga lebih mudah mengoordinasikan rapat tatap muka. Setiap kali muncul sesuatu, perbarui rencana Anda di Outlook atau Teams. Baca juga: Ciptakan Pengalaman Hybrid Learning Baru dengan Canvas dan Microsoft 365 Fitur-fitur yang disebutkan di atas telah diluncurkan oleh Microsoft pada akhir tahun 2022 lalu. Anda dapat memanfaatkannya dalam menerapkan model kerja hybrid yang lebih efisien pada tahun yang baru ini. Nikmati berbagai solusi dari Microsoft untuk mendukung pekerjaan Anda. EIKON Technology sebagai Microsoft Partner siap membantu Anda menghadirkan solusi tanpa proses yang rumit. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi dari Microsoft guna mendukung model kerja hybrid.

Info

Google Workspace FedRAMP High, Bantu Instansi Pemerintah Berkolaborasi secara Efektif

Kolaborasi bisa sangat memengaruhi tingkat retensi karyawan. Google Workspace diciptakan untuk dapat menghubungkan orang-orang sehingga mereka dapat berkreasi dan berkembang bersama. Riset yang dilakukan  International Data Corporation menemukan bahwa Workspace membantu karyawan meningkatkan fokus dan produktivitas mereka hingga 14%. Manfaat ini pun telah dirasakan oleh instansi pemerintah. Laporan dari Nextgov menemukan bahwa alat kolaborasi seperti Workspace dapat membantu instansi dalam mempertahankan talenta terbaik dan mendorong kesuksesan kerja. Google Workspace FedRAMP High Photo Credit: Google Cloud Blog Google Workspace FedRAMP High telah membantu lembaga sektor publik dan dan industri teregulasi memenuhi kebutuhan compliance mereka, sekaligus memberikan pengalaman kerja yang lebih bagi para karyawan. Workspace dapat mendorong kolaborasi dengan membantu dalam aspek: Dorong kolaborasi internal Sangat mudah bagi grup dengan berbagai ukuran untuk berkolaborasi di satu Doc, Slide, atau Sheet, dan melihat kontribusi semua orang. Dengan fitur terbaru Workspace, pengguna dapat mengerjakan tugas bersama tanpa beralih perangkat, misalnya dengan bergabung ke Google Meet langsung dari Doc atau menggunakan smart chip untuk melibatkan orang dan data yang direkomendasikan. Photo Credit: Google Cloud Blog Workspace juga menyediakan transkrip di Meet, memudahkan mereka yang melewatkan rapat. Sesi brainstorming pun menjadi lebih interaktif dengan Jamboard papan tulis virtual Google atau aplikasi pihak ketiga seperti Miro. Integrasi Workspace telah menyederhanakan pengalaman pengguna. Baca juga: Miro X Google Meet: Hadirkan Pengalaman Kolaborasi yang Lebih Interaktif Merampingkan birokrasi Banyak instansi berusaha untuk mengurangi birokrasi dan kemacetan yang dapat ditimbulkannya. Proses yang kompleks mengurangi keefektifan manajemen dan menghambat layanan. Photo Credit: Google Cloud Blog Google Workspace memungkinkan eksekutif untuk mendelegasikan pekerjaan non-sensitif mereka menggunakan Gmail dan Calendar. Untuk proses persetujuan, eksekutif dapat menggunakan Drive Workflows untuk mengizinkan beberapa peninjau atau membatasi akses edit setelah penyelesaian dokumen. Rekaman Meet memudahkan mereka mengetahui konten yang terlewatkan dan Meet Transcription memungkinkan mereka membaca transkrip rapat untuk menyoroti topik penting dalam diskusi dan perilaku pertemuan inklusif yang selaras dengan kebutuhan aksesibilitas. Baca juga: Memanfaatkan Confidential Space untuk Kolaborasi Data yang Lebih Aman Tingkatkan keamanan Mendukung kolaborasi bukan berarti harus mengorbankan keamanan. Google Workspace memberikan lapisan keamanan ekstra untuk membantu karyawan membangun koneksi virtual melalui interoperabilitas sambil memastikan perlindungan dan pengamanan internal tidak disusupi. Melalui Cloud Identity, kontrol domain juga dapat diterapkan untuk menonaktifkan download bagi pengguna eksternal, membatasi penerusan email yang diberi tag ‘confidential‘ untuk mencegah kebocoran data yang tidak disengaja atau disengaja, dan mengonfigurasi kebijakan pencegahan kehilangan data tambahan untuk memastikan data sensitif tidak dibagikan keluar. Pendekatan zero-trust adalah dasar Workspace. Saat menjadi sasaran serangan keamanan siber lebih dari satu dekade lalu, Google mengembangkan alat untuk menangani risiko keamanan yang kompleks. Google Workspace memungkinkan penggunaan alat seperti Security Center, Chronicle untuk deteksi dan respons proaktif terhadap insiden keamanan, dan BeyondCorp Enterprise (BCE) untuk membantu mengamankan titik akhir organisasi. Alat-alat ini membantu memastikan perlindungan DDoS, koneksi latensi rendah, dan akses context-aware sehingga risiko kebocoran data dapat diminimalkan. Baca juga: Cara Lain untuk Berkolaborasi dengan Visitor Sharing di Google Drive Instansi yang berinvestasi pada budaya kolaborasi akan memiliki segalanya, mulai dari produktivitas, keamanan, interoperabilitas, alat yang mendukung kerja hybrid, dan perjalanan transformasi digital yang mempromosikan tenaga kerja adil dan inovatif. Google Workspace akan membantu Anda dalam meningkatkan kolaborasi kerja tanpa harus mengorbankan keamanan. Solusi digital ini kini telah tersedia di EIKON Technology. Kami menerapkan penerapan solusi Workspace secara menyeluruh yang akan membantu Anda melakukan transformasi digital secara mulus. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini! 

Google Workspace

Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces

Dalam upaya berkelanjutan untuk membangun komunitas dan koneksi dalam model kerja hybrid, Google memperkenalkan kapabilitas baru untuk menemukan dan bergabung dengan ruang chat melalui penelusuran Gmail di web. Saat memasukkan kueri sebelumnya di kotak pencarian Gmail, kini Anda bisa langsung melihat email atau percakapan dari aplikasi Chat dan Spaces yang berlaku. Cukup dengan memilih tombol “Mail” atau “Messages”. Per tanggal 24 Agustus 2022, Spaces di domain Anda dengan nama atau deskripsi yang sesuai kueri akan langsung muncul saat Anda mengeklik opsi “Spaces” yang baru ditambahkan. Direktori tidak hanya akan menyertakan Spaces tempat Anda bergabung, tetapi juga Spaces yang dapat ditemukan, dan juga Spaces terbatas tempat Anda diundang, tapi belum bergabung. Pengguna juga memiliki kesempatan untuk melihat pratinjau isi Spaces sebelum memutuskan untuk bergabung dengan mengklik tombol “Preview” yang ada di sebelah Spaces. Kapabilitas pencarian Gmail di web Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas baru dari Gmail web ini memungkinkan Anda untuk bisa segera tergabung dalam percakapan tim atau mencari topik pembahasan yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Anda bahkan tak perlu lagi berpindah aplikasi untuk bisa tergabung dalam Chat atau Spaces. Cukup dengan melakukan pencarian melalui search box Gmail versi web, maka topik yang Anda cari pun akan muncul. Kapabilitas pencarian ini hadir sebagai sebuah solusi ketika ruang percakapan dalam perusahaan Anda terus bertambah. Menggunakan pencarian melalui Gmail di web, Anda bisa langsung menemukan ruang chat yang diinginkan. Selain menampilkan hasil pencarian dengan cepat, kapabilitas ini juga menyediakan jalur praktis untuk bergabung dengan ruang untuk tim, proyek, minat bersama tertentu, dan banyak lagi. Baca juga: Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Mulai menggunakan kapabilitas Kapabilitas ini berlaku untuk seluruh end-user Google Workspace, tanpa pengaturan tambahan dari administrator. Jika ingin mencari sebuah Space dalam perusahaan Anda, cukup mengetikkan kueri ke dalam Gmail Search Box > tekan enter > navigasikan ke daftar hasil Spaces. Untuk Space yang belum pernah Anda masuki, namun telah tersedia undanganya akan dilengkapi dengan tombol “Preview” dan “Join” di sebelah hasil pencarian. Untuk melihat sekilas isi Space, klik opsi Preview. Sedangkan jika Anda ingin langsung bergabung, pilih Join. Apabila merasa kesulitan untuk menggunakan kapabilitas ini, Anda bisa mengunjungi Help Center. Baca juga: Fitur Baru untuk Email Marketing dari Gmail, Apa Saja? Ketersediaan kapabilitas pencarian Photo Credit: Rawpixel Kapabilitas pencarian Gmail ini akan mulai diluncurkan pada tanggal 24 Agustus 2022 secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Anda yang berlangganan Google Workspace versi apa pun, bahkan untuk versi lama G Suite Basic dan G Suite Business. Kapabilitas ini juga tersedia untuk seluruh pemilik akun Google pribadi. Jadi setelah tanggal 24 Agustus 2022 Anda bisa mulai menantikan kapabilitas ini. Namun ada kemungkinan kapabilitas tidak langsung ditampilkan karena keseluruhan visibilitasnya sendiri memakan waktu hingga 15 hari ke depan. Google telah memastikan bahwa kapabilitas ini bisa langsung dinikmati oleh semua penggunanya. Baca juga: Tampilan Terintegrasi Gmail Baru, Terhubung dengan Aplikasi Apa Saja? Untuk memudahkan kolaborasi kerja, Google Workspace tak henti-hentinya menghadirkan fitur dan kapabilitas yang menyederhanakan berbagai proses yang sebelumnya begitu rumit serta memakan waktu. Kapabilitas pencarian baru yang dihadirkan di Gmail versi web ini diharapkan akan memudahkan Anda untuk bergabung dengan ruang chat atau Space sesuai kebutuhan. Google Workspace memang telah terbukti mampu menyederhanakan dan mempermudah produktivitas. Bagi Anda yang belum menggunakan solusi produktivitas ini, EIKON Technology menyediakan produk Workspace resmi yang penggunaannya dapat disesuaikan untuk skala besar, seperti di perusahaan maupun instansi pendidikan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Lain untuk Berkolaborasi dengan Visitor Sharing di Google Drive

Saat ini, Anda dapat menggunakan visitor sharing—kolaborasi berbasis kode pin yang aman—untuk berbagi item dengan akun non-Google. Ini memungkinkan pengguna non-Google untuk melihat, mengomentari, atau mengedit konten di Google Drive, Docs, Sheets, Slides, dan Sites. Mulai tanggal 24 Agustus 2022, Anda dapat menggunakan visitor sharing untuk mengizinkan pengguna non-Google mengunggah konten atau membuat file dalam drive bersama yang dimiliki oleh perusahaan dan pengguna di Google Workspace. Apa itu  visitor sharing? Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui visitor sharing, Anda dapat mengundang orang yang tidak memiliki akun Google untuk berkolaborasi di file dan folder Google Drive Anda sebagai pengunjung. Anda juga dapat mengontrol siapa yang dapat mengedit, mengomentari, atau melihat file. Kapabilitas ini pun dapat dinonaktifkan kapan saja ketika Anda tak lagi perlu membagikan file kepada pengguna non-Google. Baca juga: Sinkronkan File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive for Desktop Cara berbagi dengan pengunjung non-Google Setelah visitor sharing diaktifkan untuk perusahaan Anda, layanan ini bisa langsung digunakan dan Anda pun dapat berbagi dokumen dengan akun non-Google seperti biasa. Pengunjung dapat mengedit, mengomentari, atau melihat dokumen Anda selama 7 hari setelah mereka memverifikasi alamat email. Jika mereka perlu berkolaborasi lebih lama, mereka dapat menggunakan tautan dari email berbagi asli untuk memverifikasi identitas mereka lagi. Hubungi administrator Anda untuk menemukan akun tertentu yang dapat Anda bagikan. Baca juga: Potong Dan Tempel File Lebih Mudah di Google Drive Web dengan Shortcut Keyboard Penting: Jika Anda menggunakan akun Google Workspace Business Starter atau Frontline, Anda dapat berbagi file hingga 5 kali setiap bulan dengan akun non-Google. Satu kali di sini didefinisikan sebagai berbagi satu dokumen dengan satu pengunjung. Untuk mulai membagikan file, ikuti langkah-langkah berikut ini: Di komputer, masuk ke akun kantor atau sekolah Anda. Buka Google Drive, Docs, Sheets, atau Slides. Klik file yang ingin Anda bagikan. Klik Share. Di bawah “Share with people and groups“, masukkan alamat email yang ingin Anda bagikan dan tekan Enter. Untuk mengubah apa yang dapat dilakukan orang pada dokumen Anda, di sebelah kanan, klik menu dropdown, lalu klik Viewer, Commenter, or Editor. Klik Send. Ketersediaan kapabilitas visitor sharing Photo Credit: rawpixelcom (Freepik) Kapabilitas visitor sharing menawarkan peluncuran yang diperpanjang (extended rollout), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (berpotensi lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas keseluruhan fitur). Peluncuran kapabilitas dimulai pada tanggal 24 Agustus 2022. Kapabilitas ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Education Plus, Enterprise Standard, dan Enterprise Plus. Namun tidak tersedia bagi para pelanggan Google Workspace Business Starter, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Frontline, dan Nonprofits, termasuk mereka yang masih berlangganan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business. Penting untuk diingat juga, kapabilitas visitor sharing ini juga tidak berlaku bagi Anda yang menggunakan Google Accounts pribadi dan tidak terhubung dengan paket berlangganan apa pun. Baca juga: 5 Fungsi Google Drive Selain untuk Menyimpan File Dengan hadirnya visibilitas visitor sharing ini, Anda dapat membagikan file kepada orang lain di luar perusahaan maupun kepada mereka yang tidak memiliki akun Google. Artinya, kolaborasi kerja pun lebih mudah dan setiap orang yang terlibat tidak perlu membuat akun baru terlebih dulu. Apakah Anda tertarik dengan kapabilitas ini? Visitor sharing bisa Anda nikmati dengan berlangganan paket Google Workspace for Business melalui EIKON Technology yang menyediakan solusi implementasi secara menyeluruh, dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa klik di sini!

Collaboration, Google Workspace, Productivity

Google Workspace Tingkatkan Sistem Keamanan untuk Memperkuat Kolaborasi Kerja

Di tengah budaya kerja yang semakin bergeser ke arah hybrid, peran teknologi pun jadi semakin penting bagi banyak pekerja. Dengan tingkat fleksibilitas yang semakin tinggi, di mana banyak dari Anda yang bekerja secara remote dari tempat masing-masing, kebutuhan akan teknologi yang aman dan mengedepankan privasi pun ikut meningkat. Sebagai program andalan untuk menunjang produktivitas kerja, Google Workspace sejak awal dirancang dengan sistem keamanan dan privasi yang optimal. Seiring berjalannya waktu, berbagai update dan inovasi terus dilakukan demi memberikan rasa aman kepada para pengguna. Baru-baru ini, sistem keamanan Google Workspace kembali mendapatkan peningkatan. Tujuannya agar kolaborasi kerja menggunakan Google Workspace bisa semakin kuat karena para pengguna tak perlu khawatir akan privasi dan keamanan mereka. Inovasi apa saja yang diberikan Google terhadap sistem keamanan Workspace? Cek selengkapnya di bawah ini! Trust Rules, kontrol lebih bagi admin untuk mengatur data Photo Credit: Google Kolaborasi online dapat berjalan efektif apabila pertukaran ide dan informasi dapat berlangsung kondusif. Tak hanya membutuhkan pengelolaan file atau data secara tepat, tapi Anda juga harus memastikan bahwa data tersebut selalu berada di tangan yang tepat. Untuk memenuhi kebutuhan ini, sistem keamanan Google Workspace mendapatkan fitur baru bernama Trust Rules for Drive. Melalui Trust Rules, pihak administrator (admin) akan memiliki kontrol lebih dalam menentukan data yang dapat dibagikan, baik ke sesama karyawan internal maupun pihak eksternal. Berkat adanya aturan-aturan tersebut, admin berhak menerapkan pembatasan akses sharing secara spesifik untuk grup karyawan tertentu. Versi beta dari Trust Rules for Drive akan dirilis dalam beberapa bulan mendatang. Nantinya, fitur keamanan satu ini hanya akan tersedia untuk pengguna langganan Google Workspace Enterprise dan Google Workspace Education Plus. Memperkuat privasi dan keamanan data dengan client-side encryption Photo Credit: Google Pada dasarnya, Google Workspace telah menggunakan sistem cryptography standar untuk mengenkripsi sejumlah data yang tersimpan dalam Google Cloud. Inovasi terbaru pada sistem keamanan Google Workspace akan memberikan Anda kontrol langsung terhadap kunci-kunci enkripsi tersebut serta layanan identitas yang Anda pilih untuk mengaksesnya. Dinamakan client-side encryption, fitur ini membuat data pengguna jadi tidak bisa diuraikan atau “dipecah” oleh Google. Namun, tenang saja, Anda tetap bisa menikmati beragam layanan Google Workspace seperti mengakses file di Drive dari perangkat mobile hingga berbagi file kepada pihak eksternal. Didukung dengan sistem enkripsi lain yang diterapkan Google, pengguna Google Workspace pun akan mendapatkan proteksi lebih terhadap data-data mereka. Hal ini tentu akan sangat membantu Anda dalam menyimpan data sensitif seperti riwayat medis pasien dan data finansial perusahaan. Lebih efektif mencegah data hilang melalui Drive Labels  Photo Credit: Google Sistem keamanan Google Workspace yang baru juga hadir dalam fitur bernama Drive Labels, yang memungkinkan Anda untuk mengklasifikasikan data-data di Drive. Dengan begini, Anda pun bisa mengelola dan menangani data-data tersebut secara tepat. Terintegrasi dengan sistem Data Loss Prevention (DLP), Drive Labels memberi kemampuan pada pihak admin untuk menetapkan aturan yang sesuai dengan level sensitivitas data. Jadi, semakin tinggi tingkat sensitivitas suatu data, maka akan semakin sulit untuk diakses sembarangan. Jika seandainya Anda lupa mengklasifikasikan data, tak perlu khawatir karena Drive Labels memiliki fitur klasifikasi otomatis yang dilakukan berdasarkan aturan DLP dari admin. Namun, fitur klasifikasi otomatis ini hanya akan tersedia pada edisi Google Workspace Enterprise Standard, Enterprise Plus, dan Education Plus.   Berbagai inovasi pada sistem keamanan Google Workspace tersebut memberikan kepercayaan lebih kepada para penggunanya. Dengan begini, kolaborasi kerja pun bisa dilakukan tanpa mengkhawatirkan privasi dan keamanan. Namun, pastikan untuk berlangganan Google Workspace terlebih dulu agar dapat menggunakan fitur-fitur keamanan tersebut. Setidaknya ada empat edisi yang bisa Anda pilih untuk berlangganan Google Workspace sesuai kebutuhan. Jika bingung menentukan pilihan, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku partner resmi produk Google di Indonesia. Tim EIKON Technology akan memberikan penjelasan kepada Anda dan membantu melakukan pendaftaran untuk berlangganan.

Scroll to Top